• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengan Ibu Usia Remaja dalam Merawat Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Kota Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengan Ibu Usia Remaja dalam Merawat Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Kota Medan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

xi Judul : Pengalaman Ibu Usia Remaja dalam Merawat Bayi Berat

Lahir Rendah (BBLR) di Kota Medan Nama Mahasiswa : Widy Santri Ningsih

NIM : 121101092

Jurusan : S1 Ilmu Keperawatan Universitas Sumatera Utara

Tahun : 2016

ABSTRAK

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir yang berat badannya kurang dari 2.500 gram (sampai dengan 2.499 gram). BBLR merupakan penyebab utama dalam mortalitas, morbiditas dan kecacatan pada neonatus, balita dan anak-anak serta memiliki efek yang sangat panjang dalam kesehatan dewasa nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman ibu usia remaja dalam merawat bayi berat lahir rendah di Kota Medan.

Desain penelitian yang digunakan adalah studi fenomenologi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah partisipan sebanyak sepuluh orang. Kriteria partisipan adalah ibu remaja usia 17-20 tahun yang melahirkan bayi berat lahir rendah dan mempunyai pengalaman merawat bayi berat lahir rendah di rumah. Penelitian ini dilaksanakan di satu rumah sakit dan satu klinik bersalin. Penelitian ini dimulai tanggal 16 Februari 2016 sampai 30 April 2016. Analisa data menggunakan metode Colaizzi.

Hasil penelitian ini didapatkan lima tema pengalaman ibu usia remaja dalam merawat bayi berat lahir rendah, yaitu (1) mengupayakan pengobatan untuk BBLR; (2) memberikan perawatan khusus pada BBLR; (3) mengalami keterbatasan dalam kegiatan sosialisasi; (4) menderita secara fisik, psikologis dan emosional saat merawat BBLR; dan (5) mendapat dukungan dari pihak keluarga dan tenaga kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan agar pelayanan keperawatan dapat memberikan asuhan keperawatan secara holistik pada ibu remaja dalam perawatan bayi berat lahir rendah di rumah.

Kata Kunci : pengalaman, ibu usia remaja, bayi berat lahir rendah

(2)

xii Title of the Research : Young Mother’s Experience in Taking Care of a BBLR

Low Birth Weight Baby) in Medan Name of Student : Widy Santri Ningsih

Student ID Number : 121101092

Department : S1 (Undergraduate) Nursing Science Academic Year : 2016

ABSTRACT

BBLR is a new-born baby whose weight less than 2,500 grams (up to 2,499 grams). It is the main cause of mortality, morbidity, and physical disability in neonatal, balita (below five year-old children), and children. In the long run, it also has the effect on adults’ health. The objective of the research was to explore a mother’s experience in taking care of her BBLR in Medan. The research used phenomenological study. The samples were 10 respondents, taken by using purposive sampling technique. The criteria of the respondents were 17-20 year-old mothers who had BBLRs and had the experience in taking care of them at home. The research was conducted at a hospital and a maternity clinic from February 16 until April 30, 2016. The data were analyzed by using Colaizzi method. The result of the research showed that there were five themes of a young mother’s experience in taking care a low birth weight baby: (1) attempting to get medication for BBLR, (2) providing special care for BBLR, (3) undergoing limitation in social intercourse, (4) suffering physically, psychologically, and emotionally during the caring, and (5) getting support from families and health care providers. It is recommended that health care providers provide nursing care holistically for young mothers in taking care of their low birth weight babies at home.

Keywords: Experience, Young Mother, Low Birth Weight Baby

Referensi

Dokumen terkait

Cipta Br Ginting : Karakteristik Ibu Yang Melahirkan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di RSU..., 2004.. Cipta Br Ginting : Karakteristik Ibu Yang Melahirkan Bayi Berat Badan

Bayi berat lahir rendah (BBLR) ialah bayi yang lahirnya dengan berat badan kurang dari 2500 gram pada saat lahir dimana sampai saat ini merupakan masalah di

Distribusi frekuensi hubungan antara bayi berat lahir rendah (BBLR) dengan sepsis neonatorum

Hasil : Diperoleh bahwa karakteristik pengalaman ibu nifas dalam melakukan manajemen laktasi pada bayi dengan BBLR memiliki lima tema yaitu perawatan segera setelah kelahiran

Ibu yang berhasil merawat bayi premature dan BBLR di rumah merupakan suatu keadaan yang sangat menarik untuk dipelajari, karena dengan pengalaman yang baru mendapatkan

kemudian dari data antopometri bayi yaitu berat badan bayi 1700 gram sesuai dengan kriteria BBLR yaitu berat bayi lahir kurang dari 2500 gram dan jika berat badan

Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan kesiapan orangtua dalam merawat BBLR sebelum dan sesudah diberikan edukasi perawatan BBLR dan ada pengaruh

Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang atau sama dengan 2500 gram tanpa memandang masa