• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hukum Dan Politik Hukum Jabatan Notaris

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Hukum Dan Politik Hukum Jabatan Notaris"

Copied!
190
0
0

Teks penuh

Loading

Referensi

Dokumen terkait

Dimintai keterangannya seperti dimaksud, hanya dapat dijalankan oleh Majelis Pengawas Notaris (Vide Pasal 66 UUJN), hal mana jika perbuatan tersebut melanggar ketentuan UUJN dan

ketentuan Pasal 4, Pasal 16 dan Pasal 54 UUJN maka jelas bahwa untuk merahasiakan isi akta beserta hal-hal yang diberitahukan kepada notaris sehubungan dengan pembuatan akta

Pasal 16 ayat (7) revisi Undang-Undang Jabatan Notaris menentukan: “Pembacaan akta sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf l tidak wajib dilakukan, jika penghadap menghendaki

Jika ketentuan Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Jabatan Notaris dan Pasal 44 Undang-Undang Jabatan Notaris dilanggar oleh Notaris, maka akan dikenakan sanksi sebagaimana tersebut

Akta notaris wajib dibuat dalam bentuk yang sudah ditentukan undang- undang (UUJN).. Akta notaris dibuat karena ada permintaan para pihak dan bukan keinginan notaris. Meskipun

Hasil penelitian Kajian Hukum tentang Rangkap Jabatan Notaris dan PPAT yang tidak satu wilayah kerja adalah berdasar pada UUJN seorang Notaris bisa merangkap jabatan sebagai

Jika ketentuan Pasal 44 ayat (1) UUJN dan Pasal 44 UUJN dilanggar oleh Notaris, maka akan dikenakan sanksi sebagaimana tersebut dalam Pasal 84 UUJN, yaitu akta yang dibuat

Dengan penghapusan ketentuan ini, kewenangan Notaris dalam membuat akta yang berkaitan dengan pertanahan tidak hilang, karena berdasarkan ketentuan Pasal 15 ayat (1) UUJN,