• Tidak ada hasil yang ditemukan

Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita Stunting

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita Stunting"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 menunjukkan bahwa sebagian besar responden  kelompok balita stunting berusia 25–36 bulan sebanyak  12 responden (46,2%), usia 12–24 bulan sebanyak  5 responden (19,2%), usia 37–48 bulan sebanyak
Tabel 3.  Frekuensi Konsumsi Makan pada Balita Stunting Jenis Makanan Frekuensi1234 5 6 Total (n = 26) (n = 26) (n = 26) (n = 26) (n = 26) (n = 26) (n = 26) Makanan Pokok Nasi   0 (0,0) 26 (100,0)   0 (0,0)   0 (0,0)   0 (0,0)   0 (0,0) 26 (100,0) Roti   0
Tabel 4.  Frekuensi konsumsi makan pada balita normal  Jenis Makanan Frekuensi1234 5 6 Total (n = 26) (n = 26) (n = 26) (n = 26) (n = 26) (n = 26) (n = 26) Makanan Pokok Nasi 12 (46,2) 14 (53,8)   0 (0,0)   0 (0,0)   0 (0,0)   0 (0,0) 26 (100,0) Roti  1 (3

Referensi

Dokumen terkait

Yang dimaksud dengan shalat sebagai barometer dari amalan shalat seseorang yaitu karena shalat merupaka tiangnya/pondasi agama. analoginya, sama halnya seperti rumah yang

Laporan Tugas Akhir dengan judul : “ Mengurangi Riak Arus Output Inverter Satu Fasa Kendali PI dengan Metode Virtual L “ diajukan untuk memenuhi sebagian dari

Menurut Sanjaya (2008: 235 ) Tes hasil belajar adalah tes yang terdiri atas item-item yang secara langsung mengukur tingkah laku yang harus dicapai oleh suatu proses

Tujuan penelitian ialah Untuk mengetahui tingkat efisiensi dosis pupuk nitrogen dalam pembudidayaan tanaman jagung secara tumpangsari dan untuk mengetahui

Pengujian ini dilakukan pada saat kondisi rumah dalam kondisi malam hari atau lampu mati dengan sudut pengambilan 40 derajat, didapatkan data sebagai berikut

[r]

Dari hasil penelitian dan pembahasan seperti telah diuraikan di atas menjelaskan bahwa dengan penerapan metode dua tinggal dua tamu yang tepat pada siswa kelas

melestarikan identitas kultural masyarakat, pemahaman akan nilai-nilai kultural dari suatu aktivitas produksi hingga peran berbagai jenis pohon atau tanaman lainnya di