SKRIPSI
PENINGKATAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SANTRI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STS (SCIENCE, TECHNOLOGY AND
SOCIETY) DI PONDOK PESANTREN AL-MUJADDADIYYAH DEMANGAN MADIUN
PENELITIAN QUASY EXPERIMENT
Oleh:
Nama : Arifin Kolillu Anam NIM. 131011136
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN NERS
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
SKRIPSI
PENINGKATAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SANTRI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STS (SCIENCE, TECHNOLOGY AND
SOCIETY) DI PONDOK PESANTREN AL-MUJADDADIYYAH DEMANGAN MADIUN
PENELITIAN QUASY EXPERIMENT
Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep) Dalam Program Studi Pendidikan Ners
Pada Program Studi Pendidikan Ners Fakultas Keperawatan UNAIR
Oleh:
Nama : Arifin Kolillu Anam NIM. 131011136
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN NERS
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
2014
MOTTO
“Apa yang Anda alami hari ini adalah dampak pikiran Anda kemarin.
Apa yang akan Anda alami esok hari adalah dampak pikiran Anda hari ini.
Pikiran yang sedang Anda bayangkan saat ini sedang menciptakan kehidupan masa depan Anda.”
(Mind Power – John Kehoe)
“Percayalah pada diri sendiri bahwa saya bisa, bukan saya akan bisa.”
UCAPAN TERIMA KASIH
Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan ridho-Nya saya dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “PENINGKATAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SANTRI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STS (SCIENCE, TECHNOLOGY AND SOCIETY) DI PONDOK PESANTREN AL-MUJADDADIYYAH DEMANGAN MADIUN”. Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana keperawatan (S.Kep) pada Program Studi Pendidikan Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.
Bersama ini perkenankanlah saya mengucapkan terimakasih yang sebesar- besarnya dengan hati yang tulus kepada:
1. Purwaningsih, S.Kp., M.Kes selaku dekan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas kepada saya untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan Program Studi Pendidikan Ners.
2. Mira Triharini, S.Kp., M,Kep selaku wakil dekan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya yang telah memberikan kesempatan dan dorongan kepada saya untuk menyelesaikan pendidikan Program Studi Pendidikan Ners.
3. Dr. Ah. Yusuf, S.Kp., M.Kes selaku dosen pembimbing satu yang telah memberikan bantuan, petunjuk, koreksi, saran dalam pembuatan skripsi ini.
4. Praba Diyan Rachmawati, S.Kep., Ns., M.Kep selaku dosen pembimbing dua yang telah memberikan bantuan, petunjuk, koreksi dan saran dalam pembuatan skripsi ini.
5. Abah Shoffa (KH. Agus Mushoffa Izz, M.Pd.I) selaku pengasuh pondok pesantren Al-Mujaddadiyyah Demangan Madiun yang telah memberikan ijin penelitian, petunjuk, saran dan doa dalam pembuatan skripsi ini.
6. Ibu Tasmi ibunda tercinta serta adikku tersayang Fatimatul Azizah yang senantiasa memberikan dukungan, semangat dan doa kepada putra-putri tercintanya selama perjalanan menyelesaikan penulisan skripsi ini. Restu Ibunda turut memudahkan setiap langkah selama menempuh pendidikan Program Studi Pendidikan Ners.
7. Seluruh keluargaku yang telah memberikan dukungan, bantuan dan doa selama perjalanan menyelesaikan penulisan skripsi ini.
8. Teman-teman terdekatku Nikein Trisna Hartini, Rosidatus Salimah, Dita Dresti Wardani, Danik Iga Prasiska, Yayuk Debi Nilasari, Vita Nurrohmah &
Sabir Odex yang telah memberikan bantuan, dukungan, pemikiran serta semangat dan doa selama perjalanan menyelesaikan penulisan skripsi ini.
9. Santriwan dan santriwati pondok pesantren Al-Mujaddadiyyah Demangan Madiun yang telah memberikan bantuan, dukungan dan semangat selama perjalanan menyelesaikan penulisan skripsi ini.
10. Saudara-saudara GEN Corps FKp UNAIR (GEN 0, GEN 1, GEN 2, GEN 3, GEN 4, GEN 5, GEN 6 dan GEN 7) yang telah memberikan semangat, bantuan, doa, refresing selama perjalanan menyelesaikan penulisan skripsi ini.
11. Teman-teman Pramuka UNAIR (Kemah Bencana) yang telah memberikan semangat serta rekreasi selama perjalanan menyelesaikan penulisan skripsi ini.
12. Rekan-rekan mahasiswa Angkatan 2010 dan Angkatan 2011 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga yang telah memberikan bantuan dan semangat selama perjalanan menyelesaikan penulisan skripsi ini.
13. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Semoga Allah SWT membalas budi baik semua pihak yang telah memberi kesempatan, dukungan dan bantuan dalam menyelesaikan skripsi ini.
Kami sadari bahwa skripsi ini jauh dari sempurna, tetapi saya berharap skripsi ini bermanfaat bagi pembaca dan bagi keperawatan.
Surabaya, 29 Desember 2014
Penulis
ABSTRACT
THE INCREASING OF STUDENTS PERSONAL HYGIENE BEHAVIOR THROUGH STS (SCIENCE, TECHNOLOGY AND SOCIETY) LEARNING MODEL IN AL-MUJADDADIYYAH ISLAMIC BOARDING
SCHOOL, DEMANGAN, MADIUN
Quasy Experiment Research By : Arifin Kolillu Anam
Personal hygiene is a way to maintain cleanliness and heartiness to avoid illness due to poor personal hygiene and prevent psychosocial impact. The right personal hygiene must be applied in everyday life, especially to children and young adolescents because they are more susceptible about disease. This study was conducted to analyze the increase in knowledge, attitudes and actions of students through STS learning model in Al-Mujaddadiyyah Islamic Boarding School, Demangan, Madiun.
Design of this study was quasy-experiment with pretest-posttest control group design. The population in this study were young students who were studying Islamic Junior High School (MTs) in Al-Mujaddadiyyah Islamic Boarding School. Sampling method using stratified random sampling according inclusion and exclusion criteria, separated by the treatment group and control group respectively totaled 24 respondents each class (VII, VIII, IX) consists of 8 respondents with 4 men and 4 women. Data collected by using a questionnaire, and statistical analysis used the wilcoxon sign rank test and mann-whitney u test with a significance level ≤ 0.05.
The results showed that there were significant increased in knowledge, attitude and action of personal hygiene students with STS learning model.
Wilcoxon significant level of knowledge for treatment group was p = 0.000, the control group p = 0.317 and posttest mann-whitney test p = 0.000. Wilcoxon significant level of attitudinal for treatment group was p = 0.002, the control group p = 0.317 and posttest mann-whitney test p = 0.004. Wilcoxon significant level of action for the treatment group p = 0.000, the control group p = 0.317 and posttest mann-whitney test p = 0.000.
It can be concluded that health education with STS learning model can improve knowledge, attitude, and, action in the treatment of adolescent personal hygiene. So, as health care, nurses can use STS learning model to obtain effective influence when providing health education to adolescents.
Keywords: personal hygiene, STS learning model, adolescent, islamic boarding school
DAFTAR ISI
Halaman
Halaman Judul dan Prasyarat Gelar ... i
Lembar Pernyataan... ii
Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi ... iii
Lembar Persetujuan ... iv
Lembar Penetapan Panitia Penguji... v
Motto ... vi
Ucapan Terima Kasih ... vii
Abstract ... ix
Daftar Isi... x
Daftar Tabel ... xiii
Daftar Gambar ... xiv
Daftar Lampiran ... xv
Daftar Arti Lambang ... xvi
Daftar Singkatan... xvii
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Identifikasi Masalah ... 7
1.3 Rumusan Masalah ... 8
1.4 Tujuan ... 9
1.4.1 Tujuan umum ... 9
1.4.2 Tujuan khusus ... 9
1.5 Manfaat ... 10
1.5.1 Manfaat teoritis ... 10
1.5.2 Manfaat praktis... 10
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 11
2.1 Konsep Personal Hygiene ... 11
2.1.1 Definisi personal hygiene ... 11
2.1.2 Tujuan personal hygiene ... 12
2.1.3 Ruang lingkup personal hygiene ... 13
2.1.4 Faktor-faktor yang mempengaruhi personal hygiene ... 19
2.1.5 Dampak personal hygiene ... 21
2.1.6 Macam-macam perawatan personal hygiene ... 25
2.2 Konsep Pesantren ... 33
2.3 Pendidikan Kesehatan ... 36
2.4 Model Pembelajaran STS ... 37
2.4.1 Penerapan model pembelajaran STS ... 38
2.6 Konsep Health Promotion Model ... 55
2.7 Keaslian Penelitian ... 61
BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS ... 62
3.1 Kerangka Konseptual ... 62
3.2 Hipotesis Penelitian ... 64
BAB 4 METODE PENELITIAN ... 65
4.1 Desain Penelitian ... 65
4.2 Populasi, Sampel dan Teknik Sampling ... 66
4.2.1 Populasi ... 66
4.2.2 Sampel ... 66
4.2.3 Teknik pengambilan sampel ... 67
4.3 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ... 68
4.3.1 Variabel independen... 68
4.3.2 Variabel dependen ... 68
4.3.3 Definisi operasional ... 69
4.4 Pengumpulan Data ... 74
4.4.1 Alat dan bahan penelitian ... 74
4.4.2 Instrumen penelitian ... 74
4.4.3 Lokasi dan waktu penelitian... 78
4.4.4 Prosedur pengambilan dan pengumpulan data ... 78
4.4.5 Cara analisa data ... 82
4.5 Kerangka Kerja (Framework) ... 87
4.6 Etika Penelitian ... 88
4.7 Keterbatasan ... 89
BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN ... 90
5.1 Hasil Penelitian ... 90
5.1.1 Gambaran umum lokasi penelitian... 90
5.1.2 Karakteristik demografi responden ... 91
5.1.3 Variabel yang diukur ... 92
5.2 Pembahasan ... 97
5.2.1 Identifikasi perubahan peningkatan pengetahuan personal hygiene santri sebelum dan sesudah dilakukan intervensi .... 97
5.2.2 Identifikasi perubahan peningkatan sikap personal hygiene santri sebelum dan sesudah dilakukan intervensi... 101
5.2.3 Identifikasi perubahan peningkatan tindakan personal hygiene santri sebelum dan sesudah dilakukan intervensi .... 104
5.2.4 Analisis pengaruh model pembelajaran STS terhadap peningkatan pengetahuan personal hygiene santri ... 107
5.2.5 Analisis pengaruh model pembelajaran STS terhadap peningkatan sikap personal hygiene santri ... 109
5.2.6 Analisis pengaruh model pembelajaran STS terhadap peningkatan tindakan personal hygiene santri ... 112
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN ... 116
6.1 Kesimpulan ... 116
6.2 Saran ... 117
Daftar Pustaka ... 119
Lampiran ... 124
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Keaslian Penelitian ... 59 Tabel 4.1 Rancangan Penelitian Pretest-Posttest Control Group Design di
Pondok Pesantren Al-Mujaddadiyyah, Demangan, Madiun, tanggal 9 November 2014 - 7 Desember 2014 ... 65 Tabel 4.2 Definisi Operasional Menjelaskan Peningkatan Perilaku Personal
Hygiene Santri melalui Model Pembelajaran STS di Pondok Pesantren Al-Mujaddadiyyah, Demangan, Madiun, tanggal 9
November 2014 - 7 Desember 2014 ... 70 Tabel 5.1 Distribusi responden berdasarkan usia di Pondok Pesantren Al-
Mujaddadiyyah Demangan Madiun, tanggal 9 November 2014 - 7 Desember 2014 ... 91 Tabel 5.2 Distribusi responden berdasarkan lama menetap di Pondok
Pesantren Al-Mujaddadiyyah Demangan Madiun, tanggal 9
November 2014 - 7 Desember 2014 ... 92 Tabel 5.3 Distribusi model pembelajaran STS tentang personal hygiene pada
kelompok perlakuan di Pondok Pesantren Al-Mujaddadiyyah
Demangan Madiun, tanggal 9 November 2014 - 7 Desember 2014 .. 93
Tabel 5.4 Distribusi pengetahuan remaja santri sebelum dan sesudah
diberikan materi personal hygiene dengan model pembelajaran STS di Pondok Pesantren Al-Mujaddadiyyah Demangan Madiun,
tanggal 9 November 2014 - 7 Desember 2014 ... 94 Tabel 5.5 Distribusi sikap remaja santri sebelum dan sesudah diberikan materi
personal hygiene dengan model pembelajaran STS di Pondok Pesantren Al-Mujaddadiyyah Demangan Madiun, tanggal 9
November 2014 - 7 Desember 2014 ... 95 Tabel 5.6 Distribusi tindakan remaja santri sebelum dan sesudah diberikan
materi personal hygiene dengan model pembelajaran STS di
Pondok Pesantren Al-Mujaddadiyyah Demangan Madiun, tanggal 9 November 2014 - 7 Desember 2014 ... 96
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Identifikasi Masalah Perilaku Personal Hygiene Santri yang Buruk di Pondok Pesantren Al-Mujaddadiyyah, Demangan,
Madiun Tahun 2013 ... 7 Gambar 2.1 Tahapan Model Pembelajaran STS ... 40 Gambar 2.2 Domain Perilaku Menurut Benyamin Bloom (1908) ... 51 Gambar 2.3 Kerangka Konsep Teori Health Promotion Model (HPM) yang
Telah Direvisi ... 57 Gambar 3.1 Kerangka Konseptual Peningkatan Perilaku Personal Hygiene
Santri melalui Model Pembelajaran STS di Pondok Pesantren Al- Mujaddadiyyah, Demangan, Madiun dengan Pendekatan Teori Health Promotion Model (HPM) ... 62 Gambar 4.1 Kerangka Kerja Peningkatan Perilaku Personal Hygiene Santri
melalui Model Pembelajaran STS pada Santri MTs Pondok Pesantren Al-Mujaddadiyyah, Demangan, Madiun, tanggal 9
November 2014 - 7 Desember 2014 ... 87
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Surat Permohonan Bantuan Fasilitas Penelitian ... 124
Lampiran 2 Surat Keterangan Lolos Kaji Etik ... 125
Lampiran 3 Lembar Penjelasan ... 126
Lampiran 4 Lembar Persetujuan Menjadi Responden (Informed Consent)... 128
Lampiran 5 Lembar Kuesioner ... 129
Lampiran 6 Tabel Skor... 141
Lampiran 7 Satuan Acara Penyuluhan ... 144
Lampiran 8 Tabulasi Nilai Pengetahuan ... 162
Lampiran 9 Tabulasi Nilai Sikap ... 170
Lampiran 10 Tabulasi Nilai Tindakan ... 174
Lampiran 11 Tabulasi Kategori Pengetahuan ... 182
Lampiran 12 Tabulasi Kategori Sikap ... 184
Lampiran 13 Tabulasi Kategori Tindakan ... 186
Lampiran 14 Hasil Uji Statistik Wilcoxon dan Mann-Whitney ... 188
Lampiran 15 Surat Keterangan Penyelesaian Penelitian ... 191
Lampiran 16 Dokumentasi Penelitian ... 192
DAFTAR ARTI LAMBANG
% = Persen
≥ = Lebih dari sama dengan
> = Lebih dari
< = Kurang dari
≤ = Kurang dari sama dengan
/ = Per
± = Kurang lebih
p = Signifikansi/kemaknaan
VII = 7
VIII = 8
IX = 9
X = 10
DAFTAR SINGKATAN
AIETA = Awareness Interest Evaluation Trial Adoption
BAB = Buang Air Besar
BAK = Buang Air Kecil
BKKBN = Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Depkes RI = Departemen Kesehatan Republik Indonesia Dinkes Jatim = Dinas Kesehatan Jawa Timur
FIP-UPI = Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Pendidikan Indonesia
HE = Health Education
HP = Handphone
HPM = Health Promotion Model
IPS = Ilmu Pengetahuan Sosial
ISPA = Infeksi Saluran Pernapasan Akut KBK = Kurikulum Berbasis Kompetensi
Kemenkes RI = Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
MI = Madrasah Ibtidaiyah
MTs = Madrasah Tsanawiyah
MA = Madrasah Aliyah
MAK = Madrasah Aliyah Kejuruan
NIS = Nomor Induk Siswa
NSPP = Nomor Statistik Pondok Pesantren NSTA = National Science Teachers Association
PMK RI = Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Poskestren = Pos Kesehatan Pesantren
Riskesdes = Riset Kesehatan Dasar
SAP = Satuan Acara Penyuluhan
SD = Sekolah Dasar
SK = Surat Keputusan
SMP = Sekolah Menengah Pertama
SMA = Sekolah Menengah Atas
SMK = Sekolah Menengah Kejuruan
SMD = Survei Mawas Diri
STM = Sains Teknologi Masyarakat STS = Science, Technologi and Society
UU = Undang-Undang
UUSPN = Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional WHO = World Health Organization