• Tidak ada hasil yang ditemukan

buku akidah akhlak MA 10 guru

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "buku akidah akhlak MA 10 guru"

Copied!
124
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Abdurrohim
    • Usman
    • Noek Aenul Latifah
  • Pengajar:
    • Fuad Thahari
  • Sekolah: Kementerian Agama Republik Indonesia
  • Mata Pelajaran: Akidah Akhlak
  • Topik: Akidah Akhlak MA Kelas X
  • Tipe: buku
  • Tahun: 2014
  • Kota: Jakarta

I. Memahami Akidah Islam

Bagian ini membahas tentang pengertian akidah, dalil-dalil yang mendasari akidah Islam, serta tujuan dan metode peningkatan kualitas iman. Akidah diartikan sebagai tali pengikat batin manusia dengan Tuhan. Pengetahuan tentang akidah sangat penting untuk membebaskan pikiran dari keraguan dan mencapai ketenangan jiwa. Metode peningkatan kualitas akidah meliputi pendidikan dan pembiasaan. Hal ini relevan dengan tujuan pendidikan agama untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki akidah yang kokoh dalam kehidupan sehari-hari.

1.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam memahami akidah Islam mencakup penghayatan dan pengamalan ajaran agama. Hal ini bertujuan agar siswa memiliki akidah yang kuat dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

1.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang kesempurnaan akidah Islam, serta kemampuan untuk menganalisis dan mempraktikkan metode peningkatan kualitas iman. Ini bertujuan untuk memastikan siswa dapat menginternalisasi ajaran akidah dengan baik.

II. Ayo Bertauhid

Di bagian ini, siswa diajak untuk memahami dan mengamalkan tauhid dalam kehidupan sehari-hari. Tauhid dijelaskan sebagai keyakinan akan keesaan Allah, yang menjadi dasar dari semua ajaran Islam. Pembelajaran ini mencakup pengertian tauhid, nama-nama ilmu tauhid, serta hikmah dan manfaat dari bertauhid. Melalui pengajaran ini, siswa diharapkan dapat menghindari perbuatan syirik dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.

2.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam bertauhid mencakup penghayatan dan pengamalan ajaran tauhid, serta penerapan nilai-nilai jujur dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

2.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar dalam pembelajaran ini meliputi pemahaman tentang konsep tauhid dan penerapannya, serta kemampuan untuk menunjukkan perilaku bertauhid dalam kehidupan sehari-hari.

III. Menjadi Hamba Allah yang Berakhlak

Bagian ini menjelaskan pentingnya akhlak dalam kehidupan seorang Muslim. Akhlak diartikan sebagai keadaan yang melekat pada jiwa manusia yang melahirkan perbuatan baik. Pembelajaran akhlak mencakup ciri-ciri akhlak Islam dan metode peningkatan kualitas akhlak. Dengan mengamalkan akhlak yang baik, siswa diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan menciptakan lingkungan yang harmonis.

3.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam akhlak mencakup penghayatan dan pengamalan ajaran akhlak Islam, serta penerapan perilaku baik dalam interaksi sosial.

3.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang akhlak dalam Islam dan kemampuan untuk meningkatkan kualitas akhlak melalui berbagai metode pembelajaran.

IV. Memahami Induk-Induk Akhlak Terpuji

Dalam bagian ini, siswa belajar tentang induk-induk akhlak terpuji yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini mencakup pengertian, ciri-ciri, dan contoh akhlak terpuji. Dengan memahami akhlak terpuji, siswa diharapkan dapat membedakan antara akhlak baik dan akhlak buruk, serta menerapkannya dalam kehidupan sosial.

4.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam memahami akhlak terpuji mencakup penghayatan dan pengamalan ajaran akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari.

4.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang induk-induk akhlak terpuji dan kemampuan untuk menerapkannya dalam interaksi sosial.

V. Ayo Kita Pelajari Induk-Induk Akhlak Tercela

Bagian ini membahas tentang induk-induk akhlak tercela yang harus dihindari oleh setiap Muslim. Materi ini mencakup pengertian, ciri-ciri, dan contoh akhlak tercela. Dengan memahami akhlak tercela, siswa diharapkan dapat menghindari perilaku buruk dan membangun karakter yang positif.

5.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam memahami akhlak tercela mencakup penghayatan dan pengamalan ajaran untuk menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari.

5.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang induk-induk akhlak tercela dan kemampuan untuk menghindarinya dalam interaksi sosial.

VI. Alangkah Bahagianya Jika Kita Bersyukur, Qanaah, Ridha dan Sabar

Bagian ini menekankan pentingnya sikap syukur, qanaah, ridha, dan sabar dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini mencakup pengertian dan manfaat dari sikap-sikap tersebut. Dengan mengamalkan sikap-sikap positif ini, siswa diharapkan dapat menghadapi tantangan hidup dengan lebih baik.

6.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam pengamalan sikap positif mencakup penghayatan dan pengamalan sikap syukur, qanaah, ridha, dan sabar.

6.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang sikap positif dan kemampuan untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

VII. Ayo Kita Hormati Orang Tua dan Guru Kita

Bagian ini membahas tentang pentingnya menghormati orang tua dan guru. Materi ini mencakup pengertian, manfaat, dan cara menghormati orang tua dan guru. Dengan memahami pentingnya penghormatan, siswa diharapkan dapat membangun hubungan yang baik dengan orang tua dan guru.

7.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam menghormati orang tua dan guru mencakup penghayatan dan pengamalan sikap hormat dalam interaksi sosial.

7.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang penghormatan kepada orang tua dan guru serta kemampuan untuk menerapkannya.

VIII. Kisah Teladan Nabi Yusuf AS

Dalam bagian ini, siswa belajar tentang kisah teladan Nabi Yusuf AS yang penuh hikmah. Materi ini mencakup pengertian, nilai-nilai yang dapat dipetik dari kisah tersebut, serta relevansinya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami kisah teladan ini, siswa diharapkan dapat meneladani sikap-sikap positif yang ditunjukkan oleh Nabi Yusuf.

8.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam memahami kisah teladan mencakup penghayatan dan pengamalan nilai-nilai dari kisah Nabi Yusuf.

8.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang kisah Nabi Yusuf dan kemampuan untuk menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

IX. Seharusnya Kita Menghindari Perbuatan Syirik

Bagian ini menjelaskan tentang bahaya syirik dan pentingnya menghindarinya. Materi ini mencakup pengertian syirik, jenis-jenisnya, serta dampak negatif dari perbuatan syirik. Dengan memahami bahaya syirik, siswa diharapkan dapat memperkuat akidah dan menjauhi perilaku yang merugikan.

9.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam menghindari syirik mencakup penghayatan dan pengamalan ajaran untuk menjauhi perbuatan syirik.

9.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang syirik dan kemampuan untuk menghindarinya dalam kehidupan sehari-hari.

X. Indahnya Asmaul Husna

Bagian ini membahas tentang Asmaul Husna, nama-nama Allah yang indah. Materi ini mencakup pengertian, manfaat, dan cara mengamalkan Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami Asmaul Husna, siswa diharapkan dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah dan mengaplikasikan nilai-nilai-Nya dalam kehidupan.

10.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam memahami Asmaul Husna mencakup penghayatan dan pengamalan nama-nama Allah dalam kehidupan sehari-hari.

10.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang Asmaul Husna dan kemampuan untuk menerapkannya dalam interaksi sosial.

XI. Membiasakan Akhlak Terpuji Husnuzzan, Raja’ dan Taubat

Bagian ini menjelaskan tentang akhlak terpuji seperti husnuzzan, raja’, dan taubat. Materi ini mencakup pengertian, ciri-ciri, dan cara membiasakan diri untuk berakhlak terpuji. Dengan membiasakan akhlak terpuji, siswa diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang positif dan membangun karakter yang baik.

11.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam membiasakan akhlak terpuji mencakup penghayatan dan pengamalan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

11.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang akhlak terpuji dan kemampuan untuk menerapkannya dalam interaksi sosial.

XII. Menghindari Akhlak Tercela Licik, Tamak, Dzalimi dan Diskriminasi

Bagian ini membahas tentang akhlak tercela yang harus dihindari, seperti licik, tamak, dzalim, dan diskriminasi. Materi ini mencakup pengertian, ciri-ciri, dan cara menghindari akhlak tercela. Dengan memahami akhlak tercela, siswa diharapkan dapat menghindari perilaku buruk dan membangun karakter yang positif.

12.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam menghindari akhlak tercela mencakup penghayatan dan pengamalan ajaran untuk menjauhi perilaku buruk.

12.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang akhlak tercela dan kemampuan untuk menghindarinya dalam kehidupan sehari-hari.

XIII. Ayo Kita Jenguk Saudara Kita yang Sakit

Bagian ini menjelaskan tentang pentingnya menjenguk saudara yang sakit sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang. Materi ini mencakup pengertian, manfaat, dan cara menjenguk yang baik. Dengan memahami pentingnya menjenguk, siswa diharapkan dapat menunjukkan sikap peduli dan empati terhadap sesama.

13.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam menjenguk orang sakit mencakup penghayatan dan pengamalan sikap peduli terhadap sesama.

13.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang menjenguk orang sakit dan kemampuan untuk melakukannya dengan baik.

XIV. Kisah Teladan Rasul Ulul Azmi

Bagian ini membahas tentang kisah teladan para Rasul Ulul Azmi yang memiliki keteguhan dan keimanan yang tinggi. Materi ini mencakup pengertian, nilai-nilai yang dapat dipetik dari kisah tersebut, serta relevansinya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami kisah teladan ini, siswa diharapkan dapat meneladani sikap-sikap positif yang ditunjukkan oleh para Rasul.

14.1 Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti dalam memahami kisah teladan mencakup penghayatan dan pengamalan nilai-nilai dari kisah para Rasul.

14.2 Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi dasar yang ditetapkan mencakup pemahaman tentang kisah para Rasul dan kemampuan untuk menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Referensi Dokumen

  • Buku Saku Tasawuf ( Bagir, Haidar )
  • Rahasia Taubat: Hikmah, Hakikat dan Cara Bertaubat yang Benar ( Al Ghazali )
  • Aqidah Akhlak ( Alfat, Masan )
  • Ensiklopedi Islam ( Tim Redaksi )
  • Ilmu Kalam, Filsafat dan Tasawuf ( Nata, Abuddin )

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan Pendidikan Nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,

Pendidikan di Indonesia bertujuan untuk mengembangkan peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia,

Terwujudnya pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung

Agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kritis, kreatif, inovatif, mandiri, percaya diri, dan menjadi

Pembangunan kepemudaan bertujuan untuk terwujudnya pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif,

Hidup Berkelanjutan BB MB BSH SB Beriman, Bertakwa kepada Allah Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia Menjaga lingkungan - Terbiasa memahami tindakan- tindakan yang ramah

Profil Pelajar Pancasila ● Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia ● Kreatif ● Gotong royong ● Mandiri ● Bernalar kritis Materi Aktivitas kehidupan

Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia Modul ajar ini menekankan peserta didik untuk memiliki akhlak beragama, menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berakhlak