ANALISIS HUKUM TENTANG PEMBATALAN HIBAH (STUDI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA
NO : 887/PDT.G/2009/PA. MDN)
TESIS
Oleh
PUTRI TIKA LARASARI CATURANGGA SITUMEANG 097011014/M.Kn
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN
2012
ANALISIS HUKUM TENTANG PEMBATALAN HIBAH (STUDI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA
NO : 887/PDT.G/2009/PA. MDN)
TESIS
Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Magister Kenotariatan Pada Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum
Universitas Sumatera Utara
Oleh
PUTRI TIKA LARASARI CATURANGGA SITUMEANG 097011014/M.Kn
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN
2012
Judul Tesis : ANALISIS HUKUM TENTANG PEMBATALAN HIBAH (STUDI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA NO. 887/PDT.G/2009/P.A.MEDAN)
Nama Mahasiswa : PUTRI TIKA LARASARI CATURANGGA S.
Nomor Pokok : 097011014 Program Studi : Kenotariatan
Menyetujui Komisi Pembimbing
(Prof. Dr. Abdullah Syah, MA)
Pembimbing Pembimbing
(Prof. Dr. Muhammad Yamin, SH, MS, CN) (Prof. H. M. Hasballah Thaib, MA, PhD)
Ketua Program Studi, Dekan,
(Prof. Dr. Muhammad Yamin, SH, MS, CN) (Prof. Dr. Runtung, SH, MHum)
Tanggal lulus : 22 Desember 2012
Telah diuji pada
Tanggal : 22 Desember 2012
PANITIA PENGUJI TESIS
Ketua : Prof. Dr. Abdullah Syah, MA
Anggota : 1. Prof. Dr. Muhammad Yamin, SH, MS, CN 2. Prof. H. M. Hasballah Thaib, MA, PhD 3. Dr. T. Keizerina Devi A, SH, CN, MHum 4. Dr. Idha Aprilyana Sembiring, SH, MHum
SURAT PERNYATAAN
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : PUTRI TIKA LARASARI CATURANGGA SITUMEANG
Nim : 097011014
Program Studi : Magister Kenotariatan FH USU
Judul Tesis : ANALISIS HUKUM TENTANG PEMBATALAN HIBAH (STUDI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA NO.
887/PDT.G/2009/P.A.MEDAN)
Dengan ini menyatakan bahwa Tesis yang saya buat adalah asli karya saya sendiri bukan Plagiat, apabila dikemudian hari diketahui Tesis saya tersebut Plagiat karena kesalahan saya sendiri, maka saya bersedia diberi sanksi apapun oleh Program Studi Magister Kenotariatan FH USU dan saya tidak akan menuntut pihak manapun atas perbuatan saya tersebut.
Demikianlah surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan dalam keadaan sehat.
Medan,
Yang membuat Pernyataan
Nama :PUTRI TIKA LARASARI CATURANGGA SITUMEANG
Nim : 097011014
i ABSTRAK
Harta tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan pribadi, namun bisa dijadikan sarana membantu atau menyenangkan orang lain, salah satunya dengan berhibah. Hibah merupakan pemberian harta kepada orang lain tanpa imbalan, dimana harta diberikan sewaktu pemilik harta masih hidup. fungsi hibah yang sebenarnya merupakan suatu pemupukan tali silaturahmi akan tetapi banyak menimbulkan permasalahan-permasalahan apabila dilakukan tidak sesuai aturan yang berlaku. Di Indonesia Kompilasi Hukum Islam pengaturan mengenai hibah, yakni dalam Pasal 210 sampai dengan Pasal 214 dan sebelumnya dalam Pasal 171 butir g.
Hibah hanya bisa dibatalkan yaitu hibah orang tua kepada anaknya.
Metode penelitian ini bersifat Deskriptif Analitis, dengan Metode pendekatan adalah dengan pendekatan yuridis normatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengambil bahan hukum primer, sekunder dan tertier yang merupakan data sekunder dan wawancara dengan informan informan diantaranya Pihak Pengadilan Agama yang merupakan data primer. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara yang diharapkan dapat memberikan gambaran tentang pembatalan hibah.
Yang selanjutnya dianalisis secara kulitatif.
Penelitian menunjukkan selain peraturan yang ada di Kompilasi Hukum Islam ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan yaitu telah nyata sudah wujud si penerima hibah maupun hartanya, harta itu pula harus dapat dimiliki zatnya, mampu untuk diserahkan.Faktor pembatalan hibah di Pengadilan Agama Medan ialah karena terbukti harta bukan hak milik penuh pemberi hibah. Pertimbangan hakim Pengadilan Agama Medan atas kasus Nomor: 887/pdt.g/2009/pa.mdn mengabulkan pembatalan hibah istri ke suami ini adalah karena bukti pembagian harta tidak ada yang tertulis,sehingga Tergugat sangat lemah mempertahankan perlawanannya.
Kata kunci: Hibah, Harta, Pembatalan, Syarat
ii ABSTRACT
Property not only functions as the fullfillment of personal needs but also a facility to help or make somebody else happy through grant provision. Grant is to give property to another person without asking anything in return and the property is given when the owner of the propertry is still alive. The actual function of grant is to foster ties of relationship but many of this activity have resulted in problems if it is not done according to existing applicable regulation. In Indonesia, providing grant is regulated in the Article 171 (g) and Article 210 through Article 214 of the Compilation of Islamic Law. The grant that can be cancelled is the grant given by parents to their children.
The data for this descriptive analytical study with normative juridical apoproach were the secondary data in the forms of primary, secondary and tertiary legal materials obtained through library research and the primary data obtained through the interviews with informants such as the staff of the Religious (Islamic) Court. The data obtained were analyzed through qualitative method.
The result of this study showed that, in addition to the regulations found in the Compilation of Islamic Law, several rerquirements need to be paid attention to are whether or not the grant recepients, the property to be granted are available, and the property can be owned and be safe to be given. The factor of cancelling a grant known at Medan Religious (Islamic) Court was that it was proven that the property did not belong to the grant provider. The decision made by the judge of Medan Religious (Islamic) Court against the case No: 887/pdt.g/2009/pa.mdn was the grant given by the wife to her husband was cancelled because of the absence of written evidence of property distribution that it was hard for the defendant to defend her resistance.
Keywords: Grant, Property, Cancellation, Requirement
iii
KATA PENGANTAR
Puji syukur Penulis Panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan berkat dan Rahmat-Nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan Penulisan Hukum/Tesis yang berjudul “ANALISIS HUKUM TENTANG PEMBATALAN HIBAH (Studi Putusan Pengadilan Agama No : 887/Pdt.G/2009/PA. Mdn). Tesis ini disusun guna memenuhi syarat untuk memperoleh gelar Sarjana S-2 pada Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara. Penulis berharap tesis ini menambah wawasan dan pengetahuan bagi pembaca, khususnya mengenai Hukum Agraria/Pertanahan.
Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, maka penulisan Hukum/Tesis ini tidak dapat dengan baik. Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, MSc (CTM), SpA(K), selaku Rektor Universitas Sumatera Utara atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan kepada Penulis untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan Program Studi Magister Kenotariatan pada Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.
2. Bapak Prof. Dr. Runtung, SH. M.Hum selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara atas kesempatan yang diberikan kepada penulis untuk menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, sekaligus ketua komisi pembimbing yang dengan penuh perhatian memberi dorongan, bimbingan dan saran kepada penulis
iv
Bapak Prof. Dr. Muhammad Yamin, SH, MS, CN, selaku Ketua Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara sekaligus anggota komisi pembimbing yang telah memberikan dukungan, semangat, dan masukan kepada penulis;
3. Ibu Dr. T. Keizerina Devi Azwar, SH, CN, M.Hum., selaku Sekretaris Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara sekaligus penguji yang telah memberikan masukan kepada penulis;
4. Bapak Prof. Dr. Abdullah Syah. MA selaku Ketua Komisi Pembimbing yang selalu memberi semangat, arahan serta kritik yang membangun kepada penulis;
5. Bapak Prof. H.M. Hasballah Thaib, MA, PhD selaku anggota komisi pembimbing selalu memberi arahan serta kritik yang membangun kepada penulis;
6. Ibu Dr. Idha Aprilyana Sembiring, SH, MHum selaku Dosen Penguji yang telah memberikan arahan untuk perbaikan dalam tesis ini;
7. Seluruh Staf Pengajar Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan ilmu kepada penulis selama menuntut ilmu pengetahuan di Program Studi Magister Kenotariatan Pascasarjana Universitas Sumatera Utara;
8. Seluruh pegawai Pengadilan Agama Medan
9. Kedua orang tua Ayahanda Drs. Eka Nusa Tri Putra Situmeang dan ibunda Ir. Siti Fatimah Nosar terima Kasih atas segalanya kalian adalah insipirasi dan motivasiku untuk melakukan yang terbaik ( You’re my inspiration and motivation doing the best).
v
10. Adik tersayangku Angga Sia Putra Situmeang yang telah menjadi motivasi untuk menyelesaikan studi dalam penulisan tesis ini;
11. Kepada rekan-rekan seperjuangan stambuk 2009 Group C dan seluruh rekan- rekan lainnya di Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara
12. Seluruh pihak-pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu, terima kasih atas dukungannya kepada penulis dalam penyelesaian penulisan Tesis ini.
Penulis sadar bahwa Penulisan Hukum/Tesis ini masih jauh dari sempurna dan perlu terus dibenahi untuk hasil yang lebih baik lagi. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak sangat penulis harapkan sebagai masukan dan kesempurnaan Penulisan Hukum/Tesis ini.
Akhir kata, Penulis berharap semoga Tesis ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.
Medan, Desember 2012 Penulis,
Putri Tika Larasari Caturangga Situmeang
vi
RIWAYAT HIDUP
I. DATA PRIBADI
Nama : Putri Tika Larasari Caturangga Situmeang
NIM : 097011014
Tempat/Tanggal Lahir : Medan / 28 Agustus 1987
Alamat : Jl. Kongsi No. 320 A Marindal I Medan
Pekerjaan : Mahasiswi
Agama : Islam
Anak Ke : 1 (satu) dari 2 (dua) bersaudara
II. IDENTITAS KELUARGA
Nama Ayah : Drs. Eka Nusa Tri Putra Situmeang
Nama Ibu : Ir. Siti Fatimah Nosar
Adek : Angga Sia Putra Situmeang
III. LATAR BELAKANG PENDIDIKAN
SD : 1993 sampai 1999 Sekolah Dasar Negeri
No. 101788 Medan
SMP : 1999 sampai 2002 Sekolah Lanjutan
Tingkat Pertama 22 Medan
SMA : 2002 sampai 2005 Sekolah Menengah Atas
Negeri 5 Medan
S1 : 2005 sampai 2009 Fakultas Hukum
Universitas Islam Sumatera Utara Medan
S2 : 2009 sampai 2012 S-2 Program Studi
Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Medan
vii DAFTAR ISI
Halaman
ABSTRAK ... i
ABSTRACT ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
RIWAYAT HIDUP ... vi
DAFTAR ISI ... vii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Perumusan Masalah ... 13
C. Tujuan Penelitian ... 13
D. Manfaat Penelitian ... 14
E. Keaslian Penelitian ... 14
F. Kerangka Teori dan Konsepsi ... 15
1. Kerangka Teori ... 15
2. Kerangka Konsepsi ... 19
G. Metode Penelitian ... 21
1. Spesifikasi Penelitian ... 21
2. Sumber Data Penelitian ... 22
3. Teknik Pengumpulan Data ... 23
4. Metode Analisis Data ... 24
BAB II SYARAT HIBAH MENURUT HUKUM ISLAM ... 25
A. Tinjauan tentang Hibah dan harta dalam Hukum Islam ... 25
B. Syarat Hibah Menurut Hukum Islam... 41
BAB III FAKTOR-FAKTOR PEMBATALAN HIBAH DI PENGADILAN AGAMA MEDAN ... 61
A. Hibah yang Berkembang di Indonesia ... 61 B. Faktor-faktor Pembatalan Hibah di Pengadilan Agama Medan . 68
viii
BAB IV PERTIMBANGAN HAKIM PENGADILAN AGAMA
MEDAN DALAM PUTUSAN NO. 887/PDT.G/2009/PN
MDN MENURUT HUKUM ISLAM ... 78
A. Putusan Hakim Pengadilan Agama ... 78
B. Pertimbangan Hakim Pengadilan Agama Medan dalam Menentukan Putusan Atas Pembatalan Hibah Perkara Nomor 887/Pdt.G/2009/PA Mdn ... 79
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 91
A. Kesimpulan ... 91
B. Saran ... 92
DAFTAR PUSTAKA ... 94 LAMPIRAN