BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, tentu saja penggunaancomputer mempunyai peranan penting di berbagai bidang yang saling mendukung dalam aspek kehidupan. Dengan adanya computer, maka pengolahan data akan lebih cepat, kesalahan relative kecil serta dapat menyimpan data yang relative besar. Penggunaan computer dalam dunia usaha sangat di perlukan oleh perusahaan yang sedang berkembang, untuk memperoleh hasil yang maksimal. Dalam bidang jasa pengiriman misalnya, sistem dan peralatan yang digunakan akan sangat mempengaruhi pelayanan terhadap pelanggan. Keberadaan computer juga akan sangat membantu dalam proses pengolahan data. Data tersebut harus diolah secara cepat, tepat dan akurat ditambah dengan ketelitian dan keamanan yang lebih terjamin. Penulis melakukan observasi ke salah satu toko bibit toga yang ada di jakarta timur. Pemasaran dan penjualan bibit toga ini masih sebatas dari toko atau datang langsung ke tempat tersebut.
Kendala yang dialami oleh pemilik bibit toga tersebut dalam pemasaran produk penjualannya meliputi :
2. Belum adanya cabang dari tempat lain, sehingga apabila ingin membeli bibit toga tersebut, maka konsumen harus datang ke satu toko tersebut.
Dari kendala-kendala tersebut di atas di simpulkan bahwa dibutuhkan sebuah media pemasaran yang sudah lumrah dipakai, seperti contohnya Web E-commerce.
Oleh karena itu, maka penulis tertarik untuk membuat suatu rancangan
website yang dapat digunakan oleh distributor outlet bibit toga yang akan di pasarkan melalui lewat internet dengan tampilan yang menarik, bisa digunakan oleh siapapun dan diakses dimana saja.
Berdasarkan hal tersebut di atas maka penulis mencoba membuat Tugas Akhir
yang berjudul :
“PERANCANGAN PENJUALAN BIBIT TOGA
BERBASIS WEB”.
1.2. Maksud Dan Tujuan
Maksud dari penulisan Tugas Akhir ini adalah :
1. Merancang web e-commerce pada toko bibit toga tersebut yang menyediakan informasi produk yang terdiri dari gambar,nama produk, jenis produk, serta harga produk.
Sedangkan tujuan tugas akhir ini adalah sebagai syarat kelulusan Program Diploma III (D3) jurusan Manajemen Informatika di Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika (AMIK BSI).
1.3. Metode Penelitian
Dalam penyusunan Tugas Akhir ini, dibutuhkan beberapa data yang menunjang dalam penulisan dan pengumpulan data. Dalam pengumpulan data, penulis melakukan penelitian dengan cara sebagai berikut :
A. Metode Pengembangan Perangkat Lunak
Metode yang digunakan pada pengembangan perangkat lunak ini menggunakan model waterfall (Al-Bahra Bin Ladjamudin (2006:37), yaitu;
1. Model Waterfall
pengembangan ini bersifat linear dari tahap awal pengembangan system yaitu tahap perencanaan sampai tahap akhir pengembangan system yaitu tahap pemeliharaan. Tahapan berikutnya tidak akan dilaksanakan sebelum tahapan sebelumnya selesai dilaksanakan dan tidak bisa kembali atau mengulang ke tahap sebelumnya.
Waterfall Model pertama kali diperkenalkan oleh Winston Royce tahun 1970.Waterfall Model merupakan model klasik yang sederhana dengan aliran sistem yang linear.Output dari setiap tahap merupakan input bagi tahap berikutnya.
Model ini telah diperoleh dari proses rekayasa lainnya dan menawarkan cara pembuatan perangkat lunak secara lebih nyata. Model ini melibatkan tim SQA
(Software Quality Assurance) dengan lima tahap, dimana setiap tahapan selalu dilakukan verifikasi atau testing. Tahapan model ini meliputi :
a. Requirement
Dalam tahapan ini jasa, kendala dan tujuan dihasilkan dari konsultasi dengan pengguna sistem.Kemudian semuanya itu dibuat dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh user dan staf pengembang. Dengan kata lain dalam tahapan ini dilakukan analisa kebutuhan, kemudian di verifikasi oleh klien dalam tim SQA.
b. Specification
klien dan pengembangan software.Selanjutnya merencanakan jadwal pengembangan software. Jika disetujui tim SQA, tahap desain baru dilakukan.
c. Design
Proses desain sistem membagi kebutuhan-kebutuhan menjadi sistem perangkat lunak atau perangkat keras. Proses tersebut menghasilkan sebuah arsitektur sistem keseluruhan. Desain perangkat lunak termasuk menghasilkan fungsi sistem perangkat lunak dalam bentuk yang mungkin ditransformasi kedalam satu atau lebih program yang dapat dijalankan.Tahapan ini telah menentukan alur software hingga pada tahap algoritma yang detail. Diakhir tahap ini, kembali diperiksa oleh tim SQA.
d. Implementation
Selama tahap ini desain perangkat lunak disadari sebagai sebuah program lengkap atau unit program desain yang telah disetujui, diubah dalam bentuk kode-kode program.Tahap ini kode-kode-kode-kode program yang dihasilkan masih pada tahap modul-modul.Diakhir tahap ini tiap modul ditesting tanpa diintegrasikan.
e. Integration
f. Operation mode & retirement
Normalnya, ini adalah tahap yang terpanjang.Sistem dipasang dan digunakan.Pemeliharaan termasuk pembetulan kesalahan yang tidak ditemukan pada langkah sebelumnya.Perbaikan implementasi unit sistem dan peningkatan jasa sistem sebagai kebutuhan baru ditemukan.
Setiap tahap dari model ini menggunakan Document Driven, yaitu tahap selanjutnya selalu bekerja berdasarkan dokumen yang diberikan sebelumnya.
B. Teknik Pengumpulan Data
1. Studi Pustaka
Untuk menunjang kelengkapan data dalam hal pembuatan web dan penulisan, penulis melakukan studi pustaka, dimana penulis mencari, membaca buku-buku referensi dan tulisan-tulisan yang berhubungan dengan Tugas Akhir ini.
2. Observasi
3. Wawancara
Wawancara yang dilakukan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi secara lengkap, dan untuk mendapatkan hal itu penulis melakukan metode tanya jawab mengenai proses transaksi penjualan pada toko bibit toga tersebut.
1.4. Ruang Lingkup
Ruang lingkup penulisan Tugas Akhir ini adalah mengenai proses jual beli dan pengolahan data yang dilakukan melalui media internet. Maka penulis membatasi penulisan ini hanya sebatas pendaftaran member, melihat produk, melakukan pemesanan, mengecek pemesanan, melakukan konfirmasi pembayaran. Kemudian
administrator (admin) mempunyai fasilitas melihat data pemesanan, menambah data produk, mengedit profil, menghapus data member, serta melakukan proses konfirmasi pembayaran member.
1.5. Sistematika Penulisan
BAB I PENDAHULUAN
Pada bab ini penulis menjelaskan tentang latar belakang masalah, maksud dan tujuan, metode penelitian, ruang lingkup, serta sistematika penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Pada bab ini, penulis menjelaskan tentang konsep dasar web, bahasa pemrograman, basis data, model pembangunan perangkat lunak dan teori pendukung yang menunjang dalam pembuatan web tersebut.
BAB III PEMBAHASAN
Penulis menjelaskan tentang analisis kebutuhan yang dibutuhkan dalam web ini, perancangan perangkat lunak yang terdiri dari rancangan antar muka, basis data, struktur navigasi, implementasi serta pengujian unit.
BAB IV PENUTUP
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. Konsep Dasar Web
Sebagai salah satu hal terpenting, web sudah mulai berkembang menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam perkembangan internet. Menurut Rudyanto (2011 : 8) “Web statis adalah web yang isinya atau content tidak berunah-ubah, maksudnya adalah isi dari dokumen web tersebut tidak dapat diubah secara cepat dan mudah” ini karena teknologi yang digunakan untuk membuat web statis tidak memungkinkan dilakukan perubahan isi atau data. Teknologi yang digunakan untuk membuat web statis ini seperti HTML dan (PHP).Perubahan isi dokumen pada web statis harus mengubah isi file HTML atau PHP tersebut. Mengubah dokumen web statis harus benar-benar mengerti tentang teknologi HTML atau PHP yang sering disebut
programmer dimana programmer dapat melakukan perubahan isi dari dokumen web statis tersebut.
A. Website
baik itu yang bersifat statis maupun yang dinamis, yang dimana membentuk satu rangkaian bangunan yang saling berkaitan dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan halaman atau hyperlink.
Menurut Rudyanto (2011 : 9) “Web dinamis adalah jenis web yang content
atau isinya dapat berubah-ubah setiap saat”. Dalam teknologi pembuatan web dinamis sudah dirancang semudah mungkin bagi user, untuk perubahan content atau isi dokumen web dinamis user hanya perlu masuk kebagian Control Panel atau bagian
Administrator web yang telah disediakan oleh teknologi web dinamis. Pengubahan content atau isi dokumen dalam web dinamis tidak perlu memiliki keahlian
programming atau seorang programmer yang dapat mengubah isi dokumen web dinamis.
1. Internet
Internet (Interconnection-Networking) juga merupakan media yang menghubungkan semua informasi di web. Meurut Triton (2006 : 12) “internet adalah jaringan komputer yang sangat besar yang terbentuk oleh jaringan-jaringan yang ada di seluruh dunia yang saling terhubung atau sama lainnya”. Media yang menghubungkan bisa berupa kabel, kanal satelit, maupun frekuensi radio.
Sistem global jaringan internet yang saling terhubung menggunakan standar
internet protocol (TCP/IP). TCP kependekan dari Transmission Control Protocol
komputer ke komputer lain didalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju.
a. Istilah dalam internet
1. Word Wide Web (WWW)
Menurut Rudyanto (2011 : 8) “WWW (Word Wide Website) merupakan kumpulan situs web yang dapat diakses di internet yang berisikan semua informasi yang dibutuhkan semua pengguna internet”. World Wide Website
(WWW) lebih dikenal dengan istilah website, merupakan salah satu layanan yang didapat oleh pemakai komputer yang terhubung ke internet.Internet
yang identik dengan website, karena popularitasnya sebagai penyedia informasi dan interface yang dibutuhkan oleh pengguna internet dari masalah informasi sampai dengan komunikasi. Pada saat sekarang ini website telah di gunakan oleh perusahaan atau instansi sebagai bagian dari strategi teknologi informasinya, karena beberapa alasan seperti: akses informasi yang mudah, informasi mudah didistribusikan dan lain sebagainya.
2. Web Site (situs web)
Merupakan tempat penyimpanan data informasi dengan berdasarkan topik tertentu.Dapat diumpamakan sebagai buku yang memiliki tema tertentu.
Web Server adalah program aplikasi yang memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan dokumen-dokumen web.Semua dokumen web baik yang ditulis menggunakan Client Side Scripting maupun Server Side Scripting tersimpan didalam direktori utama web server(Document Root). Beberapa contoh web server: web server Apache yang mendukung PHP, web server Microsoft Internet Service (IIS) yang mendukung ASP dan PHP, dan masih banyak lagi.
4. Browser
Merupakan program aplikasi yang digunakan untuk memudahkan melakukan pencarian, berfungsi untuk menterjemahkan tag HTML menjadi halam web.Browser yang paling sering digunakan adalah Intrenet Explore, Mozila Firefox, Opera, Netscape, Google Chrome.
5. Hyper Text Transfer Protocol (HTTP)
Salah satu protokol yang biasa kita gunakan adalah HTTO.Protokol ini digunakan untuk berkomunikasi antar web browser yang satu dengan web browser yang lainnya. HTTP ini akan digunakan jika kita hendak mengakses suatu dokumen berupa hyper text atau yang biasa disebut HTML. Dengan demikian HTTP akan mentransfer HTML ke browser dari servertempat HTML tersebut disimpan.
HTML adalah suatu sistem penulisan perintah dan formatting hypertext
sederhana yang ditulis dalam dokumen text ASCII agar dapat menghasilkan tampilan visual yang terintegrasi.
7. File Transfer Protocol (FTP)
Untuk dapat mengirimkan dan mengambil data yang disimpan dalam bentuk
file, digunakan aplikasi FTP antara pemakai dengan FTP server. Dengan FTP ini, dapat melakukan transfer file, seperti data aplikasi, gambar, database, dan lain sebagainya.
2. Web Browser
Web browser adalah suatu program atau software yang digunakan untuk menjelajahi internet atau mencari informasi dari suatu seb yang tersimpan didalam komputer. Awalnya web browser berorientasi pada texs dan belum dapat menampilkan gambar. Namun web browser sekarang tidak hanya menampilkan gambar tapi juga dapat menampilkan file multimedia seperti video dan suara. Web browser juga dapat menampilkan email, mengelola HTML, sebagai input dan menjadikan halaman web sebagai hasil output yang informatif. Dengan menggunakan
Fungsi dari web browser adalah untuk menampilkan dan melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh web sever. Beberapa web browser
yang popular saat ini antara lain :
a. Mozilla Firefox
Firefox atau juga bisa dikenal dengan namaMozilla Firefox adalah web browser
yang dikembangkan oleh Mozilla. Sampai saat ini firefox adalah web browser
yang paling popular dan juga handal selain itu firefox dapat menjelajahi internet
dengan cepat dan ringan.Banyak sekali addons/plugins atau extention tambahan yang disediakan oleh firefox untuk meningkat kemampuan browsing di
internet.Dengan fitur yang lengkap tersebutlah Firefox menjadi Web Browser
terpopuler.
b. Internet Explorer
Internet Explorer adalah web browser yang paling tua, bahkan hamper semua pengguna komputer mengenal internet explorer, karena secara default telah tersedia saat pertama kali menginstal windows.
c. Opera
Opera juga merupakan web browseryang tidak kalah populernya dengan kedua
web browser diatas.Kini opera menjadi browser tercepat dalam versi
sebelah mata, namun pada rilis terbarunya opera dapat mengalahkan firefox
dalam segi kecepatan menjelajahnya.
d. Google Chrome
Google Chrome adalah pesaing berat dari Firefox.Walau Google Chrome
sebenarnya adalah web browser yang baru saja dibuat namun Google Chrome
telah bisa menyaingi web browser lainnya.Hal ini dikarenakan Google Chrome
adalah Web Browser yang dibuat oleh penguasa internet saat ini yaitu Google.
Dengan nama besar Google, maka tentu saja Chrome dapat berkembang dengan pesat selain itu kehandalan dan kecepatan dari Google Chrome ini tdak kalah dengan Firefox bahkan dapat melebihi kecepatan dari Firefox. Sehingga banyak pengguna internet yang dulunya memakai web browser firefox berpindah untuk menggunakan web browser Google Chrome.
e. Safari
Berbicara mengenai perkembangan teknologi Apple merupakan perusahaan yang tampil dengan penuh inovasi, Apple menghadirkan sistem operasi yang cantik dan menarik, dan juga membuat web browser yang dikenal dengan namasafari browser. Bahkan lebih jauh dari itu para pengguna Apple mengklaim bahwa
3. Web Server
Web server merupakan aplikasi yang berfungsi untuk melayani permintaan pemanggilan alamat dari pengguna melalui web browser, dimana web server
mengirimkan kembali informasi yang diminta tersebut melalui HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) untuk ditampilkan ke layar monitor komputer. Penggunaan web server dalam mendukung penetrasi layanan teknologi informasi sangat besar, terutama dalam menyampaikan informasi kepada pengguna. Banyak sekali vendor-vendor penyedia web server mulai dari yang berbayar maupun gratis (opensource),
dengan masing-masing menawarkan kelebihan yang dimilikinya.Vendor-vendor
tersebut seperti InternetInformation Service (IIS) yang merupakan kepemilikan
Microsoft, Apache, Nginx dan Google Web Server.Namun yang populer digunakan adalah Apache dan IIS.
a. Apache Web Server
Merupakan web server terbaik berdasarkan riset dari Netcraft dengan pengguna terbanyak. Apache memiliki tingkat kehandalan dan kestabilan yang tinggi serta fitur-fitur yang terbilang lengkap, hal ini yang membuat banyak pemakai mempercayakan apache sebagai web server mereka.Selain itu sifatnya sebagai
open source membuat web server ini menjadi web server yang gratis. Sifat yang
semakin handal. Apache web server dapat berjalan pada sistem operasi Windows
atau Unix.
b. Internet Information Services (IIS)
Adalah web server buatan Microsoft. Berbeda dengan Apache yang open source,
untuk mendapatkan dukungan teknis penuh makna otomatis kita sebagai pengguna harus membeli lisensi IIS dari Microsoft.IIS menawarkan sistem jaringan antar muka yang mudah, aman dan stabil.Sesuai dengan perusahaan dimana IIS dikembangkan, maka IIS hanya bisa berjalan pada sistem operasi berbasis Windows.
c. Nginx Web Server
Alternatif lainweb server yang bersifat open source adalah Nginx (dibaca engine-x). Kelebihan dari Nginx web server hampir sama seperti Apache, bahkan beberapa review dari pengguna adalah konfigurasi Nginx yang lebih mudah daripada apache.Jadi untuk pengguna yang ingin menjalankan web server yang ringan dengan sistem pengoperasian yang mudah, maka cukup menggunakan
Nginx.
d. Google Web Server (GWS)
bisa didapat mengenai web server yang satu ini dikarenakan masih dalam riset
Google.
4. Pengertian E-commerce
Menurut Trition (2006 : 16) “Pengertian E-commerce dapat didefinisikan sebagai perdagangan elektronik dimana bentuk transaksi perdagangan baik membeli maupun menjual dilakukan melalui elektronik pada jaringan internet”. Istilah E-commerce juga dapat digunakan untuk menunjuk pada penggunaan jaringan-jaringan komputer untuk mencari informasi yang menunjang proses pembuatan keputusan oleh individu dan perusahaan. Adapun ruang lingkup aplikasi E-commerce terdiri dari empat bagian yaitu :
a. Business To Business (B2B)
Meliputi transaksi IOS (Inter Organizational System) dan transaksi pasar elektronik (Electronic market transactions) antar organisasi. Tipe-tipe IOS antara lain barupa EDI (Electronic Data Interchange), extranets, electronic, funds transfer, electronic form, intergrated messaging, shared databases, dan supply chain management.
b. Business To Cunsumer (B2C)
Merupakan sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis dengan konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu.
Contoh :www.amazon.com, habbatsonline.com,
www.balidenpasartrading.com
c. Cunsumer To Cunsumer (C2C)
Dimana konsumen menjual produk secara langsung kepada konsumen lainnya.Biasanya individu mengiklankan produk, jasa, pengetahuan, maupun keahliannya disalah satu situs lelang atau classifield ads.
Contoh :www.berniaga.com, www.tokobagus.com, www.tokopedia.com,
d. Cunsumer To Business (C2B)
Merupakan individu yang menjual produk atau jasa kepada organisasi, dan individu yang mencari penjual dan melakukan transaksi.Dengan semakin banyaknya individu yang menawarkan produk dan jasa melalui internet maka pasar C2B semakin potensial.
B. Bahasa Pemograman
1. Personal Home Page (PHP)
Menurut Sutaji (2012 : 22) PHP (PHP Hypertext Preprocesor) adalah “kode
script yang akan dieksekusi pada server side”. Skript PHP akan dibuat suatu aplikasi dapat diintegrasikan kedalam HTML, sehingga suatu halaman web tidak lagi bersifat
statis, namun menjadi bersifat server side berarti pengerjaan skript dilakukan di
server, baru kemudian hasilnya dikirim ke browser.
Sedangkan menurut Kustiyahningsih (2011 : 113) PHP(Hypertext Preprocessor) merupakan bahasa yang hanya dapat berjalan pada server yang hasilnya dapat ditampilkan pada klien. Dalam mengeksekusi kode PHP pada isi
server (disebut server side) berbeda dengan mesin maya java yang mengeksekusi program pada sisi klien (clien side). Proses eksekusi kode PHP yang disisipkan pada halaman HTML.PHP merupakan bahasa standar yang digunakan dalam dunia
website.PHP adalah bahasa pemograman yang berbentuk script yang diletakan didalam server web.Sekitar tahun 1994, Rasmus Lerdorf telah meletakan bersama
Perl script untuk membuat siapa yang telah melihat resumenya terkesan.Kemudian sedikit demi sedikit user mulai menyukai script ini.
Sedangkan menurut Peranginangin (2006 : 2) “mengemukakan bahwa PHP
pengembangan web yang disisipkan pada dokumen HTML”. Sistem kerja dari program ini adalah sebagai interpreter dan bukan sebagai compiler.Dikatakan sebagai bahasa interpreter, script mentahnya tidak harus diubah kedalam bentuk source code.
Sehingga pada saat menjalankan program, kode dasar secara langsung akan dijalankan tanpa harus melalui pengubahan kedalam bentuk source code.
Diantara kelebihan-kelebihan dari PHP :
Mudah dibuat dan kecepatan akses tinggi.
a. Dapat berjalan dengan web server yang berbeda dan dalam sistem operasi yang berbeda pula seperti Unix, Windows NT dan Mancitosh.
b. Diterbitkan secara gratis.
c. Dapat berjalan pada web server Microsoft Personal Web Server dan Apache.
d. Termasuk bahasa yang ditempel atau diletakan dalam taq HTML (embedded).
e. Kemampuan untuk mengolah keluaran gambar (seperti file PDF, dan Movie Flash).
2. Hyper Text Markup Languange (HTML)
(SGML).SGML merupakan himpunan bahasa pemformatan dokumen dari HTML diturunkan.
Hyper Text Markup Languange (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman website, menampilkan berbagai informasi didalam sebuah penjelajah web internet dan formatting hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegrasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan kedalam format ASCII normal sehingga menjadi homepage
dengan perintah-perintah HTML. HTML saat ini merupakan standar internet yang di definisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh Word Web Consortium (W3C).
C. Mysql
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user,dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL
Menurut Firdaus (2007 : 12) “MySQL atau yang biasa dibaca “mai-se-kuel” adalah sebuah program membuat database yang bersifat open source, yang artinya siapa saja boleh menggunakannya”. MySQL sebenarnya produk yang berjalan pada platform linux, karena sifatnya yang open source.MySQL dapat dijalankan pada semua platform baik windows maupun linux, MySQL juga merupakan program pengakses database yang bersifat jaringan sehingga dapat digunakan untuk aplikasi multi user (banyak pengguna). Kelebihan dari MySQL adalah dengan menggunakan bahasa query standar yang dimiliki SQL (Structure Query Language). SQL adalah suatu bahasa permintaan yang tersetruktur yang telah distandarkan untuk semua program pengakses database seperti Oracle, Posgres SQL, SQL, Server, dan lain-lain.
D. Adobe Dreamwever CS6
Gambar II.1 Tampilan Awal Adobe Dreamweaver CS6
Beberapa kemampuan bukan hanya sebagai software untuk mendesain web saja, tetapi juga menyunting kode serta pembuatan aplikasi web dengan menggunakan berbagai bahasa pemograman web antara lain : PHP, ASP, dan
JavaScript.
Kemampuan Dreamweaver CS6 selain User Interface baru, Dreamweaver
CS6 memiliki kemampuan untuk menyunting kode dengan lebih baik dan dapat melakukan print kode pada jendela code view, selain itu juga memiliki fasilitas kode hints yang membantu dalam urusan tag-tag, serta tag inspector yang sangat berguna dalam menangani tag-tag HTML.
2. Document Toolbar digunakan sebagai lembar kerja untuk menampilkan file-file
dokumen yang anda buat berupa jendela dokumen.
3. Document Windows berupa jendela dokumen yang digunakan untuk meletakan objek-objek atau komponen untuk membuat dan merancang website.
4. Property Inspector berupa properties tab yang digunakan untuk mengatur properties dari objek-objek yang digunakan seperti mengatur jenis font, warna dan ukuran dari teks dan lain sebagainya.
5. Panel Groups terdiri dari kumpulan panel-panel pelengkap dan berfungsi untuk mengorganisir, mengatur serta pelengkap website yang akan dibuat Contoh : Panel CSS, berfungsi untuk mempercantik tampilan website yang dibuat. Pada Dreamweaver CS6 ini terdapat beberapa panel baru salah satunya seperti
browser labs.
6. Search dan CS Live bagian dari menu toolbar yang digunakan sebagai pencarian informasi yang akanmenuju ke kotak dialog Adobe Community Help. CS Live
merupakan kumpulan menu-menu terbaru dari CS Serviceseperti Adobe Browser Live, CS Review dan sebagainya.
E. CSS (Cascanding Style Sheet)
Menurut Alexander (2013 : 112) “Cascading Style Sheet (CSS) dikembangkan untuk menata gaya peraturan halaman website. Pada awalnya CSS dikembangkan pada SGML pada tahun 1970, dan terus dikembangkan hingga saat ini CSS telah mendukung banyak bahasa Markupseperti : HTML, XHTML, XML, SVG
Mengacu dari arti bahasa, Cascanding Style Sheet (CSS) memiliki arti gaya menata halaman bertingkat, yang berarti setiap satu elemen tersebut secara otomatis mengikuti format elemen induknya.
Pada bulan Desember tahun 1996 W3C mengenalkan spesifikasi CSS level 1 atau juga dikenal CSS1 yang mendukung format huruf, warna pada texs. Kemudian bulan Mei tahun 1998 W3C mengeluarkan CSS2 yang didalamnya terdapat fungsi pengaturan tata letak elemen., dan saat ini W3C telah memperbaiki serta meningkatkan kemampuan CSS2 menjadi CSS3. Cascanding Style Sheet (CSS) terdiri dari Selector, Properti dan Nilai.Seperti halnya HTML PHP dan bahasa pemograman lainnya, CSS juga memiliki aturan penulisan.
F. BASIS DATA
1. Pengertian Basis Data
Basis data didefinisikan sebagai kumpulan data yang disatukan di dalam suatu
organisasi.Basis data merupakan susunan atau kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan yang diorganisir atau dikelola dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu, yaitu menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal sesuai yang dibutuhkan pemakai.
Menurut Kristanto (2004 : 10) pengertian Basis Data (Database) adalah
sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan suatu perusahaan instansi, dalam batasan tertentu”.
Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa Basis Data (Database)
merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan atau disimpan komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.
2. Database Management System (DBMS)
Databse Management System adalah kumpulan file yang saling berkaitan bersama dengan program pengelolaanya.
Menurut Kadir (2004 : 17) penegrtian DBMS adalah “Suatu program komputer yang digunakan untuk memasukan, mengubah, menghapus, memanipulasi dan memperoleh data atau informasi dengan praktis dan efisien”.
1. Keuntungan Database management Sistem
a. Kepraktisan
Database Management System menggunakan media penyimpanan sekunder yang berukuran kecil tetapi pada informasi.
Mesin dapat mengambil atau mengubah data jauh lebih cepat dari pada manusia.
2. Komponen Utama Database management System
Komponen utama DBMS dapat dibagi menjadi 4 macam yaitu :
a. Perangkat Keras (hardware)
Perangkat keras berupa komputer dan bagian-bagian di dalamnya, seperti
processor, memory dan harddisk.Komponen inilah yang melakukan pemrosesan dan penyimpanan basis data.
b. Data
Data di dalam basis data mempunyai sifat terpadu atau saling berkaitan dan berbagi bisa dipakai oleh sejumlah pengguna.
c. Perangkat Lunak (software)
Perangkat lunak, dalam hal ini DBMS, berkedudukan antara basis data (data yang disimpan dalam harddisk) dan pengguna.Perangkat lunak inilah yang berperan melayani permintaan pengguna.
Pemograman aplikasi adalah orang yang membuat program aplikasi yang menggunakan basis data.Program aplikasi yang tertentu saja yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.Pengguna aplikasi adalah orang yang mengoperasikan program yang dibuat oleh pemograman aplikasi.
3. Model Basis Data
Model basis data menyatakan hubungan antar rekaman yang tersimpan dalam basis data.Beberapa literature menggunakan istilah struktur data logis untuk menyatakan keadaan ini. Menurut Abdul Kadir (2005 : 22), model dasar yang paling umum ada 3 macam yaitu :
a. Model Hirarkis
Model hirarkis biasanya disebut model pohon karena menyerupai pohon yang dibalik.Model ini menggunakan pola hubungan orang tua dengan anak. Setiap simpulan menyatakan sekumpulan medan. Contoh produk DBMS yang menggunakan Model Hirarkis adalah IMS (Information Management System), yang dikembangkan oleh 2 perusahaan yaitu IBM dan Rockell International Corporation.
Model jaringan distandarisasikan pada tahun 1971 oleh Database Task Group
(DBTG). Model ini juga disebut model CODASYL (Confrence on Data System Languanges), karena DBTG adalah bagian dari CODASYL.
Model ini menyerupai model hirarkis dengan perbedaan suatu simpul anak biasa memiliki lebih dari satu orang tua. Oleh karena itu sifatnya yang demikian, model ini biasa menyatakan hubungan 1:1 (satu orang tua punya anak satu) maupun N:M (beberapa anak bisa mempunyai beberapa orang tua).
c. Model Relasional
Model Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah digunakan dan dipahami oleh pengguna, serta yang paling populer saat ini.Model ini menggunakan sekumpulan table berdimensi dua, dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau baris dan atribut.Relasi ini dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menghilangkan kemubaziran data dan menggunakan kunci tamu untuk berhubungan dengan relasi lain.
Contoh produk DBMS yang menggunakan model relasional adalah CAIDBMS/DB, dari Computer Associates International Inc.
Proses perancangan data, terlepas dari masalah yang ditangani, dibagi menjadi tiga tahapan yaitu :
a. Perancangan Basis Data Secara Konseptual
Perancangan Basis Data Secara Konseptual merupakan upaya untuk membuat model yang masih bersifat konsep.
b. Perancangan Basis Data Secara Logis
Perancangan Basis Data Secara Logis merupakan tahapan untutk memetakan model konseptual ke basis data yang akan dipakai (model relasional, hirarkis atau jaringan).
c. Perancangan Basis Data Secara Fisis
Perancangan Basis Data Secara Fisis merupakan tahapan untuk menuangkan perancangan basis data yang bersifat logis menjadi basis data fisis yang tersimpan pada media eksternal.
Perancangan Basis Data merupakan langkah untuk menentukan basis data yang diterapkan dapat mewakili seluruh kebutuhan pengguna.Penyusunan basis data ini berlandaskan kamus aliran data yang telah dibuat pada tahapan sebelumnya.
Metode yang digunakan pada pengembangan perangkat lunak ini menggunakan model water fall (Al-Bahra Bin Ladjamudin, 2006 : 17), yaitu :
1. Model Waterfall
Waterfall Model pertama kali diperkenalkan oleh Winston Royce tahun 1970.Waterfall Model merupakan model klasik yang sederhana dengan aliran sistem yang linier.Output dari setiap tahap merupakan input bagi tahap berikutnya.
Model ini telah diperoleh dari proses rekayasa lainnya dan menawarkan cara pembuatan perangkat lunak secara lebih nyata. Model ini melibatkan tim SQA
(Software Quality Assurance) dengan lima tahap, dimana setiap tahapan selalu dilakukan verifikasi atau testing. Tahapan model ini meliputi :
a. Requirement
Dalam tahapan ini jasa, kendala dan tujuan dihasilkan dari konsultasi dengan pengguna sistem.Kemudian semuanya itu dibuat dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh user dan staf pengembang. Dengan kata lain dalam tahapan ini dilakukan analisa kebutuhan, kemudian di verifikasi oleh klien dalam tim SQA.
Dokumentasi spesifikasi, kemudian diperiksa oleh tim SQA. Selanjutnya jika disetujui oleh klien, maka dokumen tersebut merupakan kontrak kerja antara klien dan pengembangan software. Jika disetujui tim SQA, tahap desain baru dilakukan.
c. Design
Proses desain sistem membagi kebutuhan-kebutuhan menjadi sistem perangkat lunak atau perangkat keras. Proses tersebut menghasilkan fungsi sistem perangkat lunak dalam bentuk yang mungkin ditransformasi kedalam satu atau lebih program yang dapat dijalankan. Tahapan ini telah menentukan alur software hingga pada tahap algoritma yang detail. Diakhiri tahap ini, kembali diperiksa oleh tim SQA.
d. Implementation
Selama tahap ini desain perangkat lunak disadari sebagai sebuah program lengkap atau unit program desain yang telah disetujui, diubah dalam bentuk kode-kode program yang dihasilkan masih tahap modul-modul.Diakhir tahap ini tiap modul ditesting tanpa diintegrasikan.
Unit program diintegrasikan diuji menjadi sistem yang lengkap untuk menyaksikan bahwa persyaratan lunak telah dipenuhi.Setelah ujicoba, sistem disampaikan ke konsumen.
f. Operation mode & retirement
Normalnya, ini adalah tahap yang terpanjang.Sistem dipasang dan digunakan.Pemeliharaan termasuk pembetulan kesalahan yang tidak ditemukan pada langkah sebelumnya.Perbaikan implementasi unit sistem dan peningkatan jasa sistem sebagai kebutuhan baru ditemukan.
Setiap tahap dari model ini menggunakan Document Driven, yaitu tahap selanjutnya selalu bekerja berdasarkan dokumen yang diberikan sebelumnya.
Sumber : Al-Bahra Bin Ladjamudin (2006 : 37)
2. Kelebihan Waterfall Model :
a. Dituntut bekerja secara disiplin b. Dokumen lengkap
c. Selalu dalam control SQA
d. Maintenance mudah, karena dokumen lengkap
3. Kekurangan Waterfall Model
a. Konsumen kesulitan membaca dokumen. Komunikasi menjadi sulit b. Alur linier, proses lambat
c. Konsumen tidak dapat melihat hasilnya hingga akhir tahapan
d. Personil tidak bekerja optimal, karena ada waktu tunggu sebuah tahapan selesai.
2.2. Peralatan Pendukung (Tools Program)
A. Struktur Navigasi
Menurut Sutopo (2007 : 6) “Dalam pengembangan web, terdapat beberapa model navigasi dasar, yang harus dikenal dengan baik oleh desainer, karena setiap model navigasi dapat memberikan solusi untuk kebutuhan yang berbeda”.
Macam-macam struktur navigasi antara lain :
1. Linear Navigation Model
Sebagian besar website mempergunakan linear navigation model.Informasi diberikan secara sekuensial dimulai dari satu halaman.
Gambar II.3 Struktur Navigasi Linear Navigation Model
2. Hierarchical model
Menurut Sutopo (2007 : 7) menerangkan bahwa “Hierarchical model di adaptasi oleh top-down design. Konsep navigasi ini dimulai dari satu node yang menjadi
Gambar II.4 Struktur Navigasi Hierarchical model
3. Spoke-and-hub model
Dalam spoke-and-hub model hanya ada dua macam link yaitu dari homepage ke halaman tertentu dan dari halaman tertentu ke halaman homepage. Spoke-and-hub model hanya menggunakan satu node untuk menghubungkan satu node ke
node yang lain.
4. Full Web Model
Menurut Sutopo (2007 : 8) menerangkan bahwa “Full web model memberikan kemampuan hyperlink yang banyak. Full web model banyak digunakan karena
user dapat mengakses semua topic dengan subtopic dengan cepat. Namun kelemahan dari model ini, yaitu dapat berakibat user kehilangan cara untuk kembali ke topic sebelumnya”.
Gambar II.6 Struktur Navigasi Full Web Model
B. Entity Relationship Diagram
merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk
database”.
Dalam pembentukan ERD terdapat 4 komponen yang akan dibentuk yaitu :
1. Entitas
Pengertian entity (entitas) yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam databse data.Pengertian lainnya menurut Brady dan Loonam ((2010), “entitas adalah objek yang menarik di bidang organisasi yang dimodelkan”.
Contoh : Mahasiswa, Kartu Anggota Perpustakaan (KAP), dan Buku
2. Hubungan (relasi/relationship)
Suatu hubungan adalah hubungan antara dua jenis entitas dan direpresentasikan sebagai garis lurus yang menghubungkan dua entitas.
Contoh Mahasiswa mendaftar sebagai anggota perpustakaan (KAP), relasinya adalah mendaftar.
3. Atribut
a. Atribut Key
Atribut Keyadalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data (Row/Record) dalam tabel secara unik. Dikatakan unik jika pada atribut yang dijadikan key tidak boleh ada baris data dengan nilai yang sama.
Contoh : Nomor pokok mahasiswa (NPM), NIM dan nomor pokok lainnya.
b. Atribut simple
Atribut yang bernilai atomic, tidak dapat dipecah atau dipilih lagi .
Contoh : Alamat, penerbit, tahun terbit, judul buku.
c. Atribut Multivalue
Nilai dari suatu attribute yang mempunyai lebih dari satu (multivalue) nilai dari attribute yang bersangkutan.
Contoh : dari sebuah buku, yaitu terdapat beberapa pengarang.
d. Atribut Composite
e. Atribut Derivatif
Atribut yang tidak harus disimpan dalam database Ex. Total. Atau atribut yang dihasilkan dari atribut lain atau dari suatu relationship.Atribut ini dilambangkan dengan bentuk oval yang bergaris putus-putus.
Derajat relasi atau kardinalitas rasio menjelaskan jumlah maksimum hubungan antara satu entitas dengan entitas lainnya, yaitu :
1. One to One (1:1)
Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.
2. One to Many (1:M/Many)
Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.
3. Many to Many (M:M)
4. LRS (Logical Record Structure)
LRS (Logical Record Structure) Adalah representasi dari struktur record-record pada tabel-tabel yang terbentuk dari hasil antar himpunan entitas. Menetukan kardinalitas, jumlah table dan Foregin Key (FK).
Logical Record Strurture dibentuk dengan nomor dari tipe record. Beberapa tipe record digambarkan oleh kotak empat persegi panjang dan dengan nama yang unik. Beda LRS dengan diagram entity relationship diagram nama tipe record berada diluar kotak field tipe record ditempatkan. LRS terdiri dari link-link diantara tipe record. Link ini menunjukan arah dari satu tipe record lainnya. Banyak link dari LRS yang diberi tanda filed-filed yang kelihatan pada kedua link tipe record.Penggambaran LRS mulai dengan menggunakan model yang dimengerti.Dua metode yang dapat digunakan, dimulai dengan hubungan kedua model yang dapat dikonversikan ke LRS. Metode yang lain dimulai dengan Entity Relationship diagram dan langsung dikonversikan ke LRS antara lain :
a. Konversi ERD ke LRS, Diagram entity relationship diagram harus diubah ke bentuk LRS (struktur record secara logic). Dari bentuk LRS inilah yang nantinya dapat ditransformasikan ke bentuk relasi (table).
1. Setiap entitas diubah kebentuk kotak dengan nama entitas, berada diluar kotak dan atribut berada didalam kotak
2. Sebuah relationship kadang disatukan, dalam sebuah kotak bersama entitas, kadang sebuah kotak bersama-sama dengan entitas, kadang disatukan dalam sebuah kotak tersendiri
c. Konversi LRS ke relasi (tabel) relasi atau tabel adalah bentuk pernyataan data secara grafis 2 (dua) dimensi, yang terdiri dari kolom dan baris. Relasi adalah bentuk visual dari sebuah file, dan tiap tuple dalam sebuah field, atau yang dalam bentuk lingkaran Diagram entity relationship dikenal dengan sebutan atribut. Konversi dari logical record structure, dilakukan dengan cara :
1. Nama logical record structure menjadi nama relasi 2. Tiap atribut menjadi sebuah kolom didalam relasi
C. Pengujian Web
1. Fungsi-fungsi yang tidak benar atau hilang. 2. Kesalahan interface.
3. Kesalahan dalam struktur data atau akses database eksternal.
4. Kesalahan kinerja.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1. Analisa Kebutuhan
A. Kebutuhan Pengguna
Pengguna yang berperan dalam pembuatan sistem ini adalah :
1. System Analyst, yang bertugas untuk menentukan bentuk sistem yang akan dibangun nantinya.
2. Programmer, yang bertugas untuk mengubah spesifikasi sistem yang diberikan oleh system analyst ke dalam instruksi yang bisa dijalankan oleh komputer.
3. Database administrator, yang bertugas untuk membuat database sesuai dengan spesifikasi dari system analyst, menjamin database terorganisasi dengan baik, menjaga database dari serangan dari pihak luar yang tidak memiliki hak akses.
Sementara untuk pengoperasian sistem, dibutuhkan 2 user, yaitu :
1. Admin, dalam hal ini yang berperan adalah pemilik usaha atau karyawan lain.
2. User, dalam hal ini yang berperan adalah pengunjung website atau pembeli.
User dapat melihat barang, melihat kategori, melakukan pemesanan, dan sebagainya.
B. Kebutuhan Sistem
Analisis kebutuhan sistem dilakukan untuk membantu menjabarkan kebutuhan pengguna menjadi desain sistem yang baru yang kemudian akan dibuat menjadi suatu program aplikasi. Tujuan utama dari tahap analisis adalah untuk memahami dan mendokumentasikan kebutuhan bisnis dan persyaratan proses dari sistem yang baru. Analisis kebutuhan terdiri dari :
1. Analisis Kebutuhan Fungsional
Kebutuhan fungsional adalah kebutuhan yang berhubungan langsung dengan sebuah proses yang harus dilakukan oleh sistem atau informasi yang harus ada di dalam sistem tersebut.
2. Analisis Kebutuhan Non-Fungsional
3.2. Perancangan Perangkat Lunak 3.2.1. Rancangan Antar Muka
A. Rancangan Antar Muka Login Admin
Gambar III.1. Rancangan Antar Muka Login Admin
B. Rancangan Antar Muka Ruang Admin
MASUK RESET
LOGIN ADMIN
Gambar III.2. Rancangan Antar Muka Ruang Admin C. Rancangan Antar Muka Ruang Tabel Barang
Header
Tabel Barang, mengedit isi dari
Tabel Barang dan menghapus
Barang yang dijual, admin juga
Gambar III.3. Rancangan Antar Muka Ruang Tabel Barang D. Rancangan Antar Muka Ruang Tabel Kategori
49
First Previus Next Last
Gambar III.4. Rancangan Antar Muka Ruang Tabel Kategori
E. Rancangan Antar Muka Ruang Tabel Penjualan Beranda
Tabel Barang
Tabel Kategori
Tabel Penjualan Tabel Konfirmasi
Buku Tamu
Kontak Kami
Keluar
Tambah
Id
: ...
Category : ...
Gambar III.5. Rancangan Antar Muka Ruang Tabel Penjualan F. Rancangan Antar Muka Ruang Tabel Konfirmasi
Header
First Previus Next Last Detail
Ubah Hapus Cetak Laporan Penjualan Bibit
Gambar III.6. Rancangan Antar Muka Ruang Tabel Konfirmasi G. Rancangan Antar Muka Ruang Buku Tamu
Header
First Previus Next Last
Gambar III.7. Rancangan Antar Muka Ruang Buku Tamu H. Rancangan Antar Muka Ruang Kontak Kami
Header
First Previus Next Last
Gambar III.8. Rancangan Antar Muka Ruang Kontak Kami I. Rancangan Antar Muka Index
Header
First Previus Next Last
Gambar III.9. Rancangan Antar Muka Index
J. Rancangan Antar Muka Produk
Footer Beranda
Produk di jual
Masuk Member
Daftar Member
Header
Foto Produk
Selamat Datang Di Bibit Tanaman Toga Online
Nama Produk : Rp.
Gambar III.10. Rancangan Antar Muka Produk
K. Rancangan Antar Muka Login Member Footer
Silahkan Masukan Username dan Password yang
benar jika anda mau login harus daftar terlebih
dahulu
Gambar III.11. Rancangan Antar Muka Login Member
L. Rancangan Antar Muka Daftar Member
Username : ... Password : ...
Masuk Reset
Beranda
Header
Gambar III.12. Rancangan Antar Muka Daftar Member
M. Rancangan Antar Muka Ruang Member
Header
Selamat Datang Di Bibit Tanaman Toga Online
Form Daftar MemberDaftar Riset
Gambar III.13. Rancangan Antar Muka Member
N. Rancangan Antar Muka Semua Produk Footer Beranda
Keranjang Belanja
Jumlah Produk yg dibeli Nama-nama
Khasiat Tanaman Obat
Foto Produk
Gambar III.14. Rancangan Antar Muka Semua Produk
O. Rancangan Antar Muka Data Pesanan
Selamat Datang Di Bibit Tanaman Toga Online
Footer
Gambar III.15. Rancangan Antar Muka Data Pesanan
P. Rancangan Antar Muka Konfirmasi Footer
Form Data Pesanan
Header
Data Konfirm Semua jenis
Gambar III.16. Rancangan Antar Muka Konfirmasi
Q. Rancangan Antar Muka Kontak Kami Footer
Form Konfirmasi
Unggah
Gambar III.17. Rancangan Antar Muka Kontak Kami
3.2.2. Rancangan Basis Data
A. Entity Relationship Diagram
Footer
Tulis Pesan
Form Kontak Kami
Perancangan basis data menghasilkan pemetaan tabel-tabel yang digambarkan dengan Entity Relationship Diagram (ERD).
product
Gambar III.19. Logical Relationship Structure (LRS)
B. Spesifikasi File
1. Nama File : File member
Akronim : member
Fungsi : Untuk menyimpan file member
Tipe : File master
Organisasi file : Index Sequential
Akses file : Random
Media : Hard Disk
Panjang record : 60 karakter Kunci field : no_member
Software : Mysql
Tabel III.1. Spesifikasi File Member
No Element Data Akronim Tipe Size Keterangan 1. no_member No_member Int 3 Primary Key 2. nama_member Nama_membe
r
Varchar 20
3. alamat Alamat Text
4. email Email Text
5. telepon Telepon Bigint 12
7. password Password Varchar 10
2. Nama File : File admin
Akronim : admin
Fungsi : Untuk menyimpan file admin
Tipe : File master
Organisasi file : Index Sequential
Akses file : Random
Media : Hard Disk
Panjang record : 27 karakter Kunci field : no_admin
Software : Mysql
Tabel III.2. Spesifikasi File Admin
No Element Data Akronim Tipe Size Keterangan
1. No_admin No_admin int 2 Primary Key 2. Nama_admin Nama_admin Varchar 15
3. Password Password Varchar 10
Akronim : product
Fungsi : Untuk menyimpan file product
Tipe : File master
Organisasi file : Index Sequential
Akses file : Random
Media : Hard Disk
Panjang record : 130 karakter Kunci field : id
Software : Mysql
Tabel III.3. Spesifikasi File Product
No Element Data Akronim Tipe Size Keterangan
1. id Id Int 3 Primary Key
2. Product_name Product_nam e
Varchar 20
3. price Price bigint 5
4. image Image Varchar 100
4. Nama File : File category
Akronim : category
Fungsi : Untuk menyimpan file category
Tipe : File master
Organisasi file : Index Sequential
Akses file : Random
Media : Hard Disk
Panjang record : 37 karakter Kunci field : id
Software : Mysql
Tabel III.4. Spesifikasi File Category
No Element Data Akronim Tipe Size Keterangan
1. id Id Int 2 Primary Key
2. category Category Varchar 35
5. Nama File : File keranjang
Akronim : keranjang
Fungsi : Untuk menyimpan file keranjang
Organisasi file : Index Sequential
Akses file : Random
Media : Hard Disk
Panjang record : 107 karakter Kunci field : nt
Software : Mysql
Tabel III.5.
Spesifikasi File keranjang
No Element Data Akronim Tipe Size Keterangan 1. Id_keranjang Id_keranjang Int 3 Primary Key
2. Id_product Id_product Int 2 3. Id_session Id_session Varchar 100
4. Tgl_keranjang Tgl_keranjang Date
5. Qty Qty Int 2
6. Nama File : order_product
Akronim : order_product
Fungsi : Untuk menyimpan file order_Product
Organisasi file : Index Sequential
Akses file : Random
Media : Hard Disk
Panjang record : 154 karakter Kunci field : id
Software : Mysql
Tabel III.6.
Spesifikasi File Order Product
No Element Data Akronim Tipe Size Keterangan
1. Id Id Int 3 Primary Key
2. Id_product Id_product Int 2 3. Id_pemesanan Id_pemesanan Int 4
4. name Name Varchar 10
5. email Email Varchar 15
6. address Address Varchar 100
7. phone Phone bigint 12
8. status Status Varchar 6
9. jumlah Jumlah Int 2
10 .
7. Nama File : tabel_konfirmasi
Akronim : tabel_konfirmasi
Fungsi : Untuk menyimpan file tabel_konfirmasi
Tipe : File master
Organisasi file : Index Sequential
Akses file : Random
Media : Hard Disk
Panjang record : 153 karakter Kunci field : id
Software : Mysql
Tabel III.7.
Spesifikasi File Tabel Konfirmasi
No Element Data Akronim Tipe Size Keterangan 1. Id_pemesan Id_pemesan Int 3 Primary Key
2. gambar gambar Varchar 150
8. Nama File : buku_tamu
Akronim : buku_tamu
Fungsi : Untuk menyimpan file buku_tamu
Organisasi file : Index Sequential
Akses file : Random
Media : Hard Disk
Panjang record : 62 karakter Kunci field : id
Software : Mysql
Tabel III.8.
Spesifikasi File Buku Tamu
No Element Data Akronim Tipe Siz Keterangan
1. nama nama Varchar 20 Primary Key
2. email email Varchar 15
3. komentar komentar Varchar 15
4. tanggal tanggal Varchar 12
9. Nama File : kontak_kami
Akronim : kontak_kami
Fungsi : Untuk menyimpan file kontak_kami
Organisasi file : Index Sequential
Akses file : Random
Media : Hard Disk
Panjang record : 77 karakter Kunci field : id
Software : Mysql
Tabel III.9.
Spesifikasi File Kontak Kami
No Element Data Akronim Tipe Size Keterangan
1. no no Int 3 Primary Key
2. Nama_toko Nama_toko Varchar 35 3. Call_center Call_center int 12
4. email email Varchar 15
5. Whatchap Whatchap Varchar 12
3.3. Implemetasi dan Pengujian Unit 3.3.1. Implementasi
A. Implemetasi Rancangan Antar Muka
1. Halaman Login Admin
Gambar III.22. Implementasi Login
2. Halaman Ruang Admin
Dimulai dari menginput data, mengubah data, sampai menghapus data yang ada pada website tersebut.
Gambar III.23. Implementasi Ruang Admin
3. Halaman Ruang Tabel Barang
Gambar III.24. Implementasi Ruang Tabel Barang
4. Halaman Ruang Tabel Kategori
.
Gambar III.25. Implementasi Ruang Tabel Kategori
5. Halaman Ruang Tabel Penjualan
Gambar III.26. Implementasi Ruang Tabel Penjualan
6. Halaman Ruang Tabel Konfirmasi
Gambar III.27. Implementasi Ruang Tabel Konfirmasi
7. Halaman Ruang Tabel Buku Tamu
Gambar III.28. Implementasi Ruang Tabel Buku Tamu
8. Halaman Ruang Tabel Kontak Kami
Gambar III.29. Implementasi Ruang Tabel Kontak Kami
9. Halaman Index
10. Halaman Ruang Produk
Gambar III.31.Implementasi Ruang Produk
11. Halaman Ruang Login Member
12. Halaman Ruang Daftar Member
13. Halaman Utama Ruang Member
Gambar III.34. ImplementasiHalaman Utama Ruang Member 14. Halaman Ruang Member
15. Halaman Ruang Data Pesanan
Gambar III.36. ImplementasiHalaman Ruang Data Pesanan 16. Halaman Ruang Konfirmasi
B. Spesifikasi Sistem Komputer
Konfigurasi sistem komputer meliputi perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) agar dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan komputerisasi.
1. Spesifikasi Perangkat Keras (Hardware)
Yang dimaksud dengan perangkat keras disini adalah seperangkat alat yang membantu sistem yang diusulkan dengan alat bantu lain. Yang terdiri dari unit masukan (Input), Unit pemrosesan (Process), Unit keluaran (Output), dan untuk simpanan luar (Memory), Pemilihan suatu komputer antara lain ditentukan oleh kapasitas komputer dan unit pengolahan datanya (CPU), unit pemasukan datanya yaitu keyboard dan media penyimpanan datanya berupa Hardisk. Penulis menerangkan juga bahwa perangkat keras yang digunakan pada sistem berjalan saat ini adalah sebagai berikut :
a. Processor : AMDE-450 APU with Radeon(tm) HD Graphich (2 CPUs), 1.6GHz
b. Memory : 2048MB RAM c. DirectX Version : DirectX 11
Perangkat lunak atau software adalah seluruh fase dari sistem pengolahan data yang diluar dari peralatan komputernya sendiri. Fasilitas software itu sendiri terdiri dari sistem design, program dan prosedur-prosedur lainnya. Disini penulis menerangkan bahwa sistem komputer perangkat lunak yang digunakan saat ini adalah sebagai berikut :
a. Operating System : Windows 7 ultimate 64-bit (6.1, Build 7600) b. XAMPP Version : 1.8.3
c. Editor : Adobe Dreamweaver CS6 d. Microsoft office : 2007
e. Web Browser : Google Chrom
3.3.2 Pengujian Unit
A. Pengujian terhadap form login
Tabel III.7. Hasil Pengujian Black Box Testing Halaman Login Admin
4. Mengetikkan
B. Pengujian terhadap halaman login member
Tabel III.8. Tabel Hasil Pengujian Black Testing Halaman Member
dengan data
C. Pengujian terhadap tambah barang
Tabel III.9. Tabel Hasil Pengujian Black Box Testing Tambah Barang
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Dalam bab ini penulis mencoba menarik kesimpulan dari seluruh pokok pembahasan pada bab-bab sebelumnya yang ada dalam tugas akhir ini. Sebagai akhir dari tugas akhir ini, penulis memiliki keyakinan bahwa website ini dapat membantu mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi penjualan secara online. Selanjutnya penulis membuat kesimpulan sebagai berikut :
a. Dengan internet informasi yang dibutuhkan lebih cepat, tepat, akurat serta tidak memerlukan biaya yang besar dalam mendapatkan informasi.
b. Dapat mempermudah pengunjung untuk mengetahui profil tentang cara pemesanan bibit tanaman toga melalui website ini.
c. Dengan adanya website E-commerce ini, kebutuhan konsumen dapat terpenuhi dengan mudah dan kapan saja.
d. Dengan menggunakan sarana website E-commerce ini bisnis dapat berjalan dengan mudah serta perkembangan bisnis dapat bekembang cepat.
f. Pengolahan data penjualan di Toko Tanaman bibit toga tidak lagi menggunakan penulisan langsung pada kertas sehingga tidak menghambat proses transaksi penjualan dan pembelian barang.
g. Penyajian laporan – laporan tepat waktu dan terhindar dari kesalahan penulisan dan perhitungan.
4.2. Saran
Dari kesimpulan yang telah penulis buat dan secara riset berdasarkan proses perancangan Web dari awal hingga akhir, maka penulis mencoba mengajukan saran-saran agar dapat menghasilkan situs yang jauh lebih baik lagi, yaitu sebagai berikut :
1. Desain web yang bagus memungkinkan orang akan tertarik untuk mengunjungi website kita.
2. Pelayanan yang baik dengan memberikan fasilitas yang interaktif dengan pengunjung situs juga dapat mempengaruhi minat pengunjung situs.
3. Diharapkan melakukan backup file untuk mencegah apabila terjadi kesalahan atau permasalahan di dalam rancangan website.
4. Sistem transaksi penjualan ini bisa dikembangkan lagi dengan transaksi penjualan dan pembelian berbasis website.
5. Dapat membahas tentang return pembelian apabila barang yg dibeli ternyata rusak dan tidak sesuai.
DAFTAR PUSTAKA
Firdaus. 2007. 7 Jam Belajar Interaktif Php dan MySql dengan Dreamweaver.
Palembang: Maxikom.
Kustiyahningsih, Yeni. 2011. Pemograman Basis Data Berbasis Web menggunakan php dan MySql. Yogyakarta: Graha ilmu.
Ladjamudin, Al-Bahra. 2006. Rekayasa Web Dinamis Menggunakan PHP & MySQL. Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET.
Nugroho,Adi. 2006. E-commerce Memahami Pedagangan Modern di Dunia Maya. Bandung: Informatika Bandung.
PB, Trioton. 2006. Mengenal E-commerce dan Bisnis di Dunia Cyber. Yogyakarta; ARGO Publisher.
Peranginangin, Kasiman. 2006. Aplikasi web dengan phpdan MySql. Yogyakarta; Andi offset.
Sibero, Alexander. 2013. Web Programming Power Pack. Yogyakarta: MEDIAKOM.