KELOMPOK 8 :
ASMAWATI A
MUNIRA YUSRIDA
PUTRI EKA WULANDARI S
SITI NURKHALISA JUMRIATI
ISMAYANTI
KELOMPOK 8 :
ASMAWATI A
MUNIRA YUSRIDA
PUTRI EKA WULANDARI S
SITI NURKHALISA JUMRIATI
ISMAYANTI
DESAIN PRODUK
BERUPA BARANG
Pengembangan
Produk (
Product
1.
Produk adalah sesuatu yang dapat memberi
manfaat
bagi
yang
memiliki
atau
yang
menggunakannya, yang dapat berupa barang atau
jasa ataupun informasi dan gagasan.
2.
Esensi dari suatu organisasi perusahaan adalah
produk yang dapat berupa barang atau jasa
ataupun lainnya yang ditawarkan. Terdapat
hubungan
antara
desain
dari
produk
dan
keberhasilan dari suatu organisasi perusahaan
mencapai tujuan dan sasaran yang diharapkan.
3.
Organisasi haruslah mampu mendesain pula dapat
merealisasikannya secara tepat sehingga tujuan
dan sasaran organisasi dapat dicapai dengan
memuaskan
.
DESAIN PRODUK
1. Produk yang berupa barang adalah sesuatu yang berbentuk sehingga dapat disimpan dan dapat diperjualbelikan. Produk yang berupa barang dapat dipindah-pindahkan letak fasilitasnya, dapat ditentukan besaran biayanya, dan aktivitas penjualannya berbebda dengan produksi, dimana aktivitas produksinya mudah diotomatisasi.
2. Pada dasarnya desain produk mempunyai implikasi stratejik untuk keberhasilan dan kemakmuran organisasi perusahaan. Umumnya desain produk yang dilakukan punya dampak pada kegiatan organisasi ke depan. Oleh karena itu keputusan dari desain produk menjadi sangat penting sehingga pimpinan organisasi harus membuatnya.
3. Pada umumnya teknologi secara tidak langsung dapat mempengaruhi desain produk. Kemajuan teknologi, seperti teknologi processing atau pengolahan membutuhkan terdapatnya perubahan desain yang ada sehingga dapat cocok dengan teknologi pengolahan yang baru. Dampak teknologi pada desain produk dapa ditemui pada teknologi new digital recording yang terdapat dalam dunia pertelevisian
1. Jasa merupakan sesuatu yang tidak berbentuk dan tidak dapat disimpan sehingga tidak dapat diperjualbelikan.
2. Jasa sulit diukur kualitasnya dimana aktivitas penjualannya merupakan bagian dari jasa, letak dari fasilitasnya penting, dan dibutuhkan untuk kontak bagi relasi pelanggan.
3. Merancang jasa merupakan tantangan, karena umumnya mempunyai karakteristik yang unik. Satu alasan mengapa perbaikan produktivitas dalam jasa begitu adalah karena baik desain dan pengantaran produk jasa memasukkan adanya interaksi pelanggan. Saat pelanggan berpartisipasi dalam proses desain, pemasok jasa mungkin mempunyai daftar menu jasa di mana pelanggan dapat memilih pilihannya. Dalam hal ini, pelanggan dapat berpartisipasi dalam desain jasa. Spesifikasi desain berupa sebuah kontrak atau penjelasan tertulis dengan foto (seperti pada operasi plastik atau tatanan rambut). Sama halnya, pelanggan dapat berperan dalam pengantaran sebuah jasa atau pada keduanya, desain dan pengantaran , merupakan situasi yang menambah tantangan pada desain produk.