• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Pengukuran Ketinggian Patella di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Evaluasi Pengukuran Ketinggian Patella di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

EVALUASI PENGUKURAN KETINGGIAN PATELLA DI RUMAH

SAKIT HAJI ADAM MALIK MEDAN

M.Rizal Renaldi*, Hafas Hanafiah** Departemen Orthopaedi dan Traumatologi

Universitas Sumatera Utara-RSUP Haji Adam Malik, Medan *PPDS Orthopaedi dan Traumatologi, Universitas Sumatera Utara, Medan **Staf Pengajar Dept. Orthopaedi dan Traumatologi, Universitas Sumatera Utara, Medan

Pendahuluan Ketinggian dari patella merupakan parameter yang akan

memberikan informasi mengenai biomekanik dari sendi lutut dan patofisiologi dari penyakit pada daerah sendi lutut. Dalam beberapa tahun terakhir telah berkembang beberapa metode pengukuran ketinggian dari patella, yang melibatkan rasio pada parameter radiografi. Tujuan penelitian ini adalah melihat korelasi inter-observer, dan realibilitas dari metode pengukuran yang ada.

Metode Desain penelitian adalah cross-sectional design. Data diambil dari

populasi di RSUP Haji Adam Malik Medan pada Desember 2013 yang memenuhi kriteria inklusi, kemudian dilakukan pemeriksaan foto polos sendi lutut proyeksi lateral. Setelah pemeriksaan foto polos, dilakukan pengukuran ketinggian patella, dengan metode Insal-Salvati, Caton-Deschamps, Blackburne-Peel, dan Plateau-Patella Angle. Pengukuran dilakukan oleh 4 observer yang berbeda pada waktu yang bersamaan. Kemudian dilihat bagaimana realibilitas metode pengukuran yang dilakukan, serta korelasi inter-observer dalam pengukuran tersebut.

Hasil Dari hasil penilaian reliabilitas dari keempat metode yang digunakan

didapatkan metode Blackburne-Peel memiliki nilai koefisien korelasi yang sangat baik, Metode Caton-Deschamps hanya menghasilkan nilai koefisien korelasi yang jelek. Sementara untuk metode Insal-Salvati dan Plateau Patella Angle memiliki nilai keselarasan yang sedang. Sedangkan penilaian terhadap korelasi interobserver ditemukan Koefisien korelasi kappa dari yang tertinggi sampai yang yang terendah berturut-turut adalah dengan metode PPA, BP, CD dan IS.

Diskusi Tingkat keselarasan yang paling baik antar keempat observer ialah

(2)

Metode Blackburne-Peel. Hal ini disebabkan oleh karena kedua metode berkaitan dengan hubungan antara patella dengan tibia plateau atau garis sendi.

Kata Kunci Ketinggian Patella, Insal-Salvati (IS), Caton-Deschamps (CD),

Blackburne-Peel (BP), Plateau-Patella Angle (PPA).

ABSTRACT

THE MEASUREMENT EVALUATION OF PATELLAR HEIGHT IN

ADAM MALIK HOSPITAL

M.Rizal Renaldi*, Hafas Hanafiah** Orthopaedic and Traumatology Department

University of Sumatera Utara-Haji Adam Malik General Hospital, Medan *Resident of Orthopaedic and Traumatology, University of Sumatera Utara, Medan **Teaching Staff of Orthopaedic and Traumatology, University of Sumatera Utara, Medan

Introduction Patellar height is a parameter that is increasingly used, given that

it expands the knowledge of knee biomechanics and the physiopathology of knee ailments. In the last few years, a variety of methods have been proposed as ways of defining the concept of patellar height, usually involving a ratio between radiographic parameters. The objective of this study was to analyze the methods for measuring patellar height in relation to inter-observer correlation, and correlation of the methods.

Method The research design is cross-sectional design. The data were taken

from population in Adam Malik Hospital in December 2013, which fulfill the inclusion criteria and had knee joint radiograph in lateral projection. Thereafter, the measurement of patellar height using Insal-Salvati (IS) Method, Caton-Deschamps (CD) method, Blackburne-Peel (BP) Method and Plateau-Patella angle (PPA) Method. The radiographs were analyzed by four observer with different level of experience in the same time. The data was analyzed for the correlation of the methods and correlation of the inter-observer.

Result The study demonstrated that Blackburne-Peel correlated strongly

Referensi

Dokumen terkait

Evaluation of MEE potency as a co-chemotherapy agent with 5-FU was based on cytotoxic activity based on percent cell viability via MTT assay, and based on apoptosis observation via

Data yang dianalisis menggunakan model Regresi Linier berganda yaitu suatu analisis untuk mengetahui masing-masing dari variabel bebas (X) yang terdiri dari variabel Inflasi,

Sumber : Borang Pendidikan Profesi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (2014). Gambar 2.2 Struktur Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAK)

tidak berbeda dengan yang tanpa diberikan bahan organik. 2) Varietas Numbu menghasilkan mutu fisiologis yang lebih tinggi daripada varietas Wray dan Keller,

Untuk mewujudkan hal ini maka sekolah harus memberikan program pendidikan yang dapat mengkondisikan peserta didik agar memiliki wawasan tentang apa yang menjadi karakter lingkungan

Pada saat sekarang ini prosedur pendaftaran yang sedang berjalan adalah prosedur dengan cara manual yaitu SMUN 9 Bekasi selama ini lebih mengandalkan brosur serta pamplet

Sebelumnya ustadz/ustadzah menjelaskan tujuan mempelajari ilmu tajwid beserta hukumnya kepada santri agar santri senantiasa membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah

Model Usability yang digunakan pada penelitian ini ada 6 atribut, yaitu: efficiency, effectiveness, trustfulness, learnability, user satisfaction dan cognitive