• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bedah Buku HiT Chapter 4 (Tiara Marthias)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bedah Buku HiT Chapter 4 (Tiara Marthias)"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Melihat Lebih Dalam Chapter 4:

Physical and Human Resource

Bedah Buku Indonesia Health System Review 2017

Tiara Marthias

(2)

Outline

Struktur Chapter 4

Sumber data dan tantangan

Temuan penting

(3)

Struktur Chapter 4, HiT Indonesia

Sumber daya fisik

Situasi saat ini (publik

swasta)

Sistem pendanaan

Infrastuktur:

Fasilitas kesehatan primer

Rumah sakit

Peralatan medis

Teknologi informasi

Sumber daya manusia

Dokter, bidan, perawat, dokter

gigi, apoteker

Trend ketersediaan dan distribusi

Mobilitas, pelatihan, dan jenjang

(4)

Sumber data

Data rutin Kementerian Kesehatan Indonesia

Konsil Kedokteran Indonesia

PODES

Isu:

Data tempat tidur rumah sakit vs Puskesmas

Kelengkapan pelaporan

(5)
(6)

Peningkatan dalam dua dekade terakhir (1)

(7)

Peningkatan dalam dua dekade terakhir (2)

Rasio dokter terhadap

populasi:

Meningkat antara

2000-2011

(8)

Distribusi rumah sakit yang masih senjang

Distribusi rumah

sakit cukup sepadan

dengan distribusi

jumlah populasi

Namun, wilayah

(9)

Distribusi SDM yang jauh lebih senjang

Rasio dokter umum

di wilayah Indonesia

timur jauh lebih

rendah

(10)

Keterbatasan fasilitas dan SDM kesehatan di level

layanan primer

Kekurangan tenaga kesehatan di Puskesmas:

Masih dibutuhkan (World Bank, 2014):

10.146 perawat

4.485 bidan

380 Puskesmas (4.2%) tidak memiliki dokter

(Litbangkes, 2012)

430 kecamatan (6.3%) tidak memiliki

Puskesmas (Sparrow & Vothknecht, 2012)

(11)
(12)

Kesimpulan

Peningkatan signifikan dalam dua dekade terakhir

Puskesmas

Rumah sakit: swasta dan pemerintah

Jumlah SDM kesehatan

Ketersediaan

(13)

Referensi

• Central Bureau of Statistics (2010a) [website]. Sensus Penduduk 2010. Jakarta: Badan Pusat Statistik [Indonesian Central Bureau of Statistics of the Republic of Indonesia] (http://sp2010.bps.go.id, accessed 27 October 2016).

• Central Bureau of Statistics (2017). Proyeksi Penduduk Menurut Provinsi, 2010–2015. [Population Projectection by Province, 2010–2015.]. Jakarta: Badan Pusat Statistik [Indonesian Central Bureau of Statistics of the Republic of Indonesia]

(https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/ id/1274, accessed 11 January 2017).

• Indonesian Medical Council (2014b) [website]. Registrasi Dokter dan Dokter Spesialis [Registration of doctor and specialist doctors]. Jakarta: Konsil Kedokteran Indonesia/Indonesian Medical Council (http://www.kki. go.id/, accessed 4 November 2016).

• Minister of Health (2016). Minister Regulation No. 43 of 2016 on Minimum Service Standards of Health Sector. Jakarta: Ministry of Health of the Republic of Indonesia.

• National Institute of Health Research and Development (2012). Laporan Riset Fasilitas Kesehatan 2011. Jakarta: National Institute of Health, Research and Development/BALITBANGKES.

• Sparrow R, Vothknecht M (2012). PODES Infrastructure Census 2011. Report on infrastructure supply readiness in Indonesia – Achievements and remaining gaps. Jakarta: PSF Library (http://ps ibrary.org/catalog/ repository/PODES Infrastructure Census 2011.pdf, accessed 7

November 2016).

(14)

Referensi

Dokumen terkait

Nilai tengah yang lebih baik dari kedua tetua nampak terlihat pada karakter tinggi tanaman, luas daun bendera, umur berbunga, jumlah floret hampa per malai, persentase

Dengan demikian, secara langsung pangkalan data tersebut mampu menjadi sumber acuan atau rujukan data bagi pengembangan metode konservasi budaya Indonesia yang berwujud

hadits ini yang menjadi permasalahan adalah masalah keaslian hadits, eksistensi pengumpulan hadits dan pengkodifikasi hadits. Disebabkan sedikitnya sumber data

a) Perbanyakkan kursus dalaman untuk meningkatkan pengetahuan komputer di kalangan guru yang Iemah. b) Menambahkan bilangan komputer di sekolah. Sediakan ruangan yang sesuai

Dengan demikian, apabila pemerintah daerah punya kesadaran bahwa di daerah tersebut masih ada dan hidup sekelompok masyarakat hukum adat dengan tatanan hukum adatnya

hukum. Dalam kasus tindak pidana Kepabeanan dalam hal ini tindak pidana penyelundupan barang elektronik tanpa izin paling sering terjadi karena tertangkap

Pembentukan behaviour berupa kepatuhan penggunaan APT yang menjadi activator nya diantaranya adalah adanya pelatihan yang diberikan untuk tenaga kerja mengenai APT,

Asersi ini berhubungan dengan apakah semua transaksi (aktiva, kewajiban, ekuitas) yang harus dilaporkan dalam. laporan keuangan dan rekening yang seharusnya