• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Secara umum, pengambilan keputusan

diklasifikasikan sebagai

top-down (elitis)

dan

bottom up (pluralist) decision making

.

Top down keputusan diambil ditataran pemerintah pusat atau diambil oleh decision makers tanpa atau sedikit

(3)

Bottom up masyarakat menjadi penentu pembuatan keputusan/kebijakan.

(4)

Rational Choice:

decision makers

memaksimalkan manfaat kebijakan melalui proses pendefinisian, evaluasi dan

memprioritaskan aspek2 penting suatu kebijakan

Bounded rationality:

decision makers

memiliki hambatan biologis dalam membuat keputusan seperti emosional dan

(5)

Rational-comprehensive policy-making

The policy-making process is rational and comprehensive

Public Choice

Decision-makers respond to incentives, and the incentives of the policy process often lead to

sub-optimal policies

Game Theory

Decision-makers anticipate the actions of other rational actors

Institutional Rational Choice

(6)

Analisa terhadap permasalahan secara terinci dan

terpisah

Tujuan yang jelas

Identifikasi terhadap peluang dan hambatan dari

setiap tujuan

Identifikasi terhadap alternatif solusi terhadap

permasalahan

Identifikasi terhadap konsekuensi (cost-benefit)

dari setiap alternatif solusi

(7)

Terdapat perbedaan pandangan antara

keinginan decision makers dan kepentingan publik

Kebijakan ditentukan dengan

mempertimbangkan kepentingan publik, example: kebijakan tentang subsidi dan kebijakan menyangkut kesejahteraan

(8)

1. Prisoners’ dilema

kepentingan publik menjadi pertimbangan utama

Insentif bagi publik dan individu biasanya bertentangan

2. Assurance Game

Kepentingan publik menjadi pertimbangan utama Insentif bagi publik dan individu mungkin sama

(9)

Aturan akan menjadi pedoman dalam memberikan kemanfaatan bagi publik

Jadi aturan dapat mendukung terciptanya kebijakan publik yang baik

(10)

Incrementalism

Garbage Can, or Multiple Streams

Punctuated Equilibrium

Policy Learning and Advocacy

(11)

Move away from

problems rather than toward goals.

Incremental (limited)

comparisons among means

 ‘Open-ended

problems’—never really solved

Disjointed (no

comprehensive

(12)

Problems

Solutions

Participants

Choice Opportunities

(windows of opportunity)

Elements are linked

‘randomly’ as people

attend to the issuein

(13)

Referensi

Dokumen terkait

Prinsip kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi pertimbangan utama dalam.. setiap kebijakan yang menyangkut anak baik yang dilakukan oleh

Sementara itu analisis faktor yang dilakukan berhasil mereduksi 15 (lima belas) variable yang diteliti menjadi 3 faktor utama yang menjadi pertimbangan keputusan

Rokhmania (2013) meneliti mengenai suasana hati auditor yang berbeda (positif, negatif, atau netral) dalam pengaruhnya membangun pertimbangan etis pada tingkat

Program penguatan kelembagaan publik dan lembaga yang bekerja bagi kepentingan publik menjadi fokus kerja sejak awal berdirinya Penabulu dengan titik tekan utama diberikan kepada

Public Relation adalah suatu fungsi manajemen yang menilai sikap publik, menunjukan kebijaksaan dan prosedur dari individu atau organisasi atas dasar

Seluruh kriteria pada akhirnya memberikan kerangka berpikir yang baik bagi pengambil keputusan dalam menerapkanpertimbangan-pertimbangan etika terhadap proses pengambilan keputusan,

Ketiga, Pendekatan Pilihan Publik juga dapat digunakan untuk mempelajari perilaku aktor politik maupun pemilih sebagai petunjuk bagi pengambilan keputusan publik dalam penentuan

Analisis keuangan penting untuk menyediakan informasi bagi berbagai pengguna dengan kebutuhan dan tujuan berbeda, terbagi menjadi pengguna internal (pihak dalam perusahaan) dan pengguna