Special Report
LAPORAN KHUSUS FUNDAMENTAL & TEKNIKAL
Research Department
Senin, 21 August 2017
DISCLAIMER:
All contents of this report have been prepared by the Research Dept. of Valbury Asia Futures and are provided solely for informational purpose. We have taken reasonable measures to ensure the accuracy of the report, however, do not guarantee its accuracy and will not accept liability for any consequential loss or damage which may arise directly or indirectly from any use of the report.
Published by RESEARCH DEPARTMENT – PT VALBURY ASIA FUTURES
Menara Karya 9th Floor, Jl. HR Rasuna Said Blok X-5 Kav. 1-2 Jakarta 12950 Indonesia, Phone : +6221-25533777
Research Dept.
Special Report
Senin, 21 August 2017
Review (14 – 18 Aug)
1. Japan Preliminary GDP (2Q)
Monday, August 14, 2017 Actual Forecast Previous
Gross Domestic Product (QoQ) (2Q P) 1.00% 0.60% 0.40%
Gross Domestic Product Annualized (2Q P) 4.00% 2.50% 1.50%
Nominal Gross Domestic Product (QoQ) (2Q P) 1.10% 0.70% -0.30%
Ekonomi di Jepang tumbuh pada laju tercepat dalam lebih dari 2 tahun selama 3 bulan yang berakhir pada bulan Juni, mencatat ekspansi enam kuartal berturut-turut karena permintaan domestik
meningkat dan ekspor mengalami kontraksi.
Produk domestik bruto (PDB) tumbuh sebesar 4% per tahun dalam 3 bulan yang berakhir pada bulan Juni, menurut perkiraan awal dari Kantor Kabinet Jepang. Ini lebih tinggi dari pertumbuhan yang direvisi sebesar 1.5% pada kuartal Maret (sebelumnya 1%) dan jauh di atas perkiraan rata-rata 2.5% dari para ekonom yang disurvei oleh Reuters.
PDB kuartal-ke-kuartal naik 1% di kuartal kedua, naik dari 0.4% yang direvisi pada kuartal sebelumnya (sebelumnya 0.3%) dan jauh di atas perkiraan median 0.6%.
Permintaan domestik tumbuh 1.3% dibandingkan dengan kuartal Maret, lompatan besar dari kenaikan
triwulan sebelumnya sebesar 0.2%. Konsumsi pribadi juga meningkat 0.9% pada kuartal terakhir, lebih
Research Dept.
Special Report
Senin, 21 August 2017
dari dua kali lipat laju pertumbuhan 0.4% dalam tiga bulan yang berakhir pada bulan Maret dan menyumbangkan 0.5% total PDB.
Investasi non-perumahan swasta naik 2.4% QoQ dari 0.9% pada tiga bulan sebelumnya, sementara pertumbuhan konsumsi pemerintah tumbuh 0.3%, pulih dari kontraksi 0.1% pada periode sebelumnya.
Ekspor barang dan jasa turun 0.5% selama tiga bulan, dibandingkan dengan pertumbuhan 1.9% dalam tiga bulan sebelumnya. Penurunan ekspor menekan angka pertumbuhan utama turun 0.3%.
2. U.K. Inflation (Jul)
Tuesday, August 15, 2017 Actual Forecast Previous
Inflation (MoM) (JUL) -0.10% 0.00% 0.00%
Inflation (YoY) (JUL) 2.60% 2.70% 2.60%
Core Inflation (YoY) (JUL) 2.40% 2.50% 2.40%
U.K. core inflation (YoY)
Inflasi di Inggris lebih rendah dari perkiraan di bulan Juli. Tingkat inflasi tahunan adalah 2.6% di bulan July, sama dengan angka bulan Juni dan lebih rendah dari 2.7% yang diperkirakan pasar.
Inflasi inti yang tidak memasukkan harga energi dan energi di 2.4%, juga tidak berubah sejak Juni.
Angka resmi menunjukkan kecepatan kenaikan biaya bahan baku produsen melamban paling besar dalam lima tahun terakhir karena dampak Brexit.
Data tersebut menunjukkan inflasi Inggris mungkin lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, yang bisa
membuat Bank of England untuk menunda kenaikan suku bunga lebih lama.
Research Dept.
Special Report
Senin, 21 August 2017
Ada kontribusi kenaikan pada tingkat inflasi datang dari makanan, pakaian dan listrik. Namun, kenaikan ini diimbangi oleh tekanan dari harga bahan bakar yang turun 1.3% di bulan Juli, ini merupakan
penurunan untuk 5 bulan berturut-turut.
Poundsterling turun sekitar 0.3% ke $ 1.2925 terhadap U.S. dollar menyusul rilis angka inflasi ini.
3. U.K. Unemployment Rate (Jul)
Wednesday, August 16, 2017 Actual Forecast Previous
Claimant Count Rate (JUL) 2.30% 2.30%
Jobless Claims Change (JUL) -4.2k 3.5k
Average Weekly Earnings (3M/YoY) (JUN) 2.10% 1.80% 1.90%
Weekly Earnings ex Bonus (3M/YoY) (JUN) 2.10% 2.00% 2.00%
ILO Unemployment Rate (3M) (JUN) 4.40% 4.50% 4.50%
Employment Change (3M/3M) (JUN) 125k 97k 175k
U.K. unemployment rate
Tingkat pengangguran resmi di Inggris kembali turun, mencapai tingkat terendah sejak 1975,
menunjukkan apabila ekonomi yang masih menambahkan lapangan kerja meski terjadi perlambatan pertumbuhan secara keseluruhan dan penurunan upah riil.
Kantor Statistik Nasional (ONS) melaporkan tingkat pengangguran 4.4% dalam tiga bulan sampai Juni, turun dari 4.6% dari kuartal sebelumnya.
Bank of England mengasumsi tingkat pengangguran di UK adalah sekitar 4.5%, ini mengartikan apabila
penurunan di bawah tingkat tersebut dapat memicu kenaikan suku bunga.
Research Dept.
Special Report
Senin, 21 August 2017
ONS juga melaporkan apabila keseluruhan ekonomi menambah 125 ribu pekerjaan dalam tiga bulan, membawa tingkat tenaga kerja (usia 16-64) menjadi 75.1%, naik dari 74.8% sebelumnya dan merupakan rekor tertinggi baru. Sebagian besar pekerjaan baru yang diciptakan – 97 ribu diantaranya merupakan pekerjaan penuh waktu.
Namun, pertumbuhan gaji masih lemah, dengan pendapatan mingguan rata-rata dalam tiga bulan untuk setahun hanya naik 2.1%.
Ini lebih tinggi dari yang diperkirakan 1.8%, namun jauh di bawah tingkat inflasi terbaru sebesar 2.6%
hingga Juli.
Rendahnya kenaikan gaji meski tingkat pengangguran yang sangat rendah, merupakan dilema bagi pembuat kebijakan Bank of England untuk menaikkan suku bunga.
Pertumbuhan PDB diperkirakan oleh ONS hanya 0.3% pada kuartal kedua 2017, mengikuti pertumbuhan 0.2% pada kuartal pertama.
Sterling naik 0.23% menjadi $ 1.2891 setelah rilis data tersebut.
4. Eurozone GDP (2Q) – 2
ndRevision
Wednesday, August 16, 2017 Actual Forecast Previous
Gross Domestic Product s.a. (QoQ) (2Q P) 0.60% 0.60% 0.60%
Gross Domestic Product s.a. (YoY) (2Q P) 2.20% 2.10% 2.10%
Eurozone GDP Q2 (QoQ)
Perekonomian di 19 negara dalam eurozone tumbuh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Produk domestik bruto zona euro (PDB) meningkat sebesar 0.6% pada kuartal kedua dibandingkan dengan yang kuartal pertama, sesuai dengan perkiraan sebelumnya, namun pertumbuhan tahunan meningkat
menjadi 2.2% dibandingkan dengan 2.1% pada perkiraan sebelumnya.
Research Dept.
Special Report
Senin, 21 August 2017
Dibandingkan triwulan sebelumnya, pertumbuhan ekonomi terkuat berada di Belanda dan Latvia, dengan ekonomi Spanyol juga tumbuh di atas rata-rata.
5. Australia Unemployment Rate (Jul)
Thursday, August 17, 2017 Actual Forecast Previous
Employment Change (JUL) 27.9k 20.0k 20.0k
Unemployment Rate (JUL) 5.60% 5.60% 5.70%
Full Time Employment Change (JUL) -20.3k 69.3k
Tingkat pengangguran Australia turun menjadi 5.6% dengan penambahan hampir 28 ribu pekerjaan di bulan Juli. Pengangguran turun pada bulan Juli setelah angka Juni merevisi hingga 5.7%.
Tingkat partisipasi naik sedikit menjadi 65.1%, yang berarti semakin banyak orang yang bekerja atau mencari pekerjaan, namun penambahan lapangan kerja bulan lalu seluruhnya merupakan pekerjaan paruh waktu, dengan 20,300 posisi penuh waktu yang berkurang yang merupakan penurunan 0.8% dari total jumlah jam kerja bulan lalu.
Namun, kepala ekonom Biro Statistik Bruce Hockman mengatakan angka tren yang lebih stabil untuk pekerjaan full-time naik untuk bulan ke-10 berturut-turut.
RBA berharap pasar kerja yang membaik akan menambah momentum ekonomi, mendukung perkiraan pertumbuhan yang optimis. Namun, kenaikan lapangan kerja belum menghasilkan pertumbuhan upah - saat ini berada di rekor terendah - sementara underemployment tetap tinggi, terutama bagi pekerja muda.
Sentimen konsumen juga telah menurun dalam beberapa bulan terakhir karena rendahnya
pertumbuhan upah dan kenaikan biaya utilitas mengekang pengeluaran.
Research Dept.
Special Report
Senin, 21 August 2017
Focus (19 – 25 Aug)
1. U.K. GDP – 2
ndEstimate (Q2)
Thursday, August 24, 2017 Actual Forecast Previous
Gross Domestic Product (QoQ) (2Q P) 0.30%
Gross Domestic Product (YoY) (2Q P) 1.70%
Q2 GDP growth (QoQ)
Pertumbuhan ekonomi Inggris tumbuh sesuai dengan perkiraan pada kuartal kedua, dalam figur yang akan memperlihatkan hilangnya momentum ekonomi Inggris setelah kemerosotan pertumbuhan yang tajam di awal tahun. Angka resmi dari Kantor Statistik Nasional memperkirakan ekonomi tumbuh 0.3%
dalam tiga bulan sampai Juni, naik dari 0.2% pada kuartal pertama. Pertumbuhan tahunan melambat menjadi 1.7% dari 2%.
Perekonomian Inggris berada dalam cengkeraman perlambatan tahun ini karena inflasi telah meningkat ke level tertinggi dalam empat tahun, mengekang pengeluaran konsumen.
Sebagian besar pertumbuhan kuartal kedua berasal dari sektor jasa yang dominan di Inggris, yang tumbuh 0.5%, melanjutkan kenaikan 0.1% pada awal tahun ini. Sektor layanan menyumbangkan 80%
dari ekonomi.
Research Dept.
Special Report
Senin, 21 August 2017
Konstruksi dan manufaktur merupakan hambatan terbesar dalam perekonomian, masing-masing berkontraksi 0.9% dan 0.5%.
Setelah sektor jasa, pembuatan film adalah industri dengan kinerja terbaik, dengan output gambar naik 8.2% dalam tiga bulan sampai Juni, menambahkan 0.07% pada pertumbuhan PDB.
Perkiraan PDB kuartal kedua kali ini berada tepat di bawah ekspektasi Bank of England (BoE) yang mencapai 0.4%. BoE akan menjabarkan prospek terakhir ekonominya minggu depan, dalam laporan inflasi pertamanya sejak tiga anggota komite mereka memilih untuk menaikkan suku bunga pada bulan Juli.
Sebelumnya, IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan Inggris untuk pertama kalinya sejak Brexit tahun lalu. IMFsekarang memperkirakan PDB akan meningkat 1.7% tahun ini dari perkiraan sebelumnya 2% di bulan April.
2. Japan Inflation Rate (Jul)
Friday, August 25, 2017 Actual Forecast Previous
National Inflation (YoY) (JUL) 0.40%
National Inflation Ex-Fresh Food (YoY) (JUL) 0.40%
National Inflation Ex Fresh Food, Energy (YoY) (JUL) 0.00%
Research Dept.
Special Report
Senin, 21 August 2017
Japan Core Inflation (YoY)
Inflasi inti di Jepang naik untuk enam bulan berturut-turut pada bulan Juni, namun menunjukkan sedikit tanda akan kenaikan lebih lanjut.
Inflasi inti Jepang yang tidak memasukkan komponen biaya makanan segar naik 0.4% tahun ke tahun (yoy) di bulan Juni, tidak berubah dari bulan sebelumnya dan sesuai dengan perkiraan median dari ekonom yang disurvei oleh Reuters.
Inflasi utama juga naik 0.4% yoy, seperti pada dua bulan sebelumnya. Harga makanan naik 0.8% bulan lalu oleh naiknya biaya utilitas sebesar 3.5%.
Namun inflasi yang tidak termasuk harga makanan segar dan energi mencatat kenaikan yoy 0% untuk tiga tahun berturut-turut.
Data pengeluaran rumah tangga menunjukkan apabila pengeluaran secara keseluruhan meningkat 2.3%
yoy di bulan Juni, meningkat dari -0.1% di bulan Mei dan jauh di atas ekspektasi untuk kenaikan 0.6%.
Bank sentral Jepang bulan ini memangkas perkiraan inflasi untuk tahun ini sampai Maret 2018 dari 1.4%
menjadi 1.1%, sementara memangkas perkiraan untuk tahun ini sampai Maret 2019 dari 1.7% menjadi
1.5%. Keterlambatan untuk mencapai sasaran inflasi mengisyaratkan Bank of Japan tidak mungkin akan
mengurangi stimulusnya dalam waktu dekat, bahkan saat Federal Reserve dan ECB mengarah keluar
dari kebijakan moneter yang lebih longgar.
Research Dept.
Special Report
Senin, 21 August 2017