• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Neutrophil-Lymphocyte Ratio Dengan Derajat Stenosis Arteri Koroner Pada Pasien Sindroma Koroner Akut

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Neutrophil-Lymphocyte Ratio Dengan Derajat Stenosis Arteri Koroner Pada Pasien Sindroma Koroner Akut"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

HUBUNGAN NEUTROPHIL-LYMPHOCYTE RATIO

DENGAN DERAJAT STENOSIS ARTERI KORONER

PADA PASIEN SINDROMA KORONER AKUT

TESIS

Oleh

YOHANNES CHRISYANTO

NIM: 107101016

DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT DALAM

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

HUBUNGAN NEUTROPHIL-LYMPHOCYTE RATIO

DENGAN DERAJAT STENOSIS ARTERI KORONER

PADA PASIEN SINDROMA KORONER AKUT

TESIS

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh Gelar Magister Kedokteran Ilmu Penyakit Dalam dan Spesialis Penyakit Dalam dalam Program Studi Ilmu

Penyakit Dalam pada Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

Oleh

YOHANNES CHRISYANTO

NIM: 107101016

DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT DALAM

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(3)

Judul Tesis : Hubungan Neutrophil-Lymphocyte Ratio Dengan Derajat Stenosis Arteri Koroner Pada Pasien Sindroma Koroner Akut

Nama Mahasiswa : Yohannes Chrisyanto

NIM : 107101016

Program Studi : Magister Kedokteran Klinik – Spesialis Ilmu Penyakit Dalam

Menyetujui, Pembimbing Pertama

dr. Refli Hasan, SpPD-SpJP-FIHA (K) NIP.19610403 198709 1 001

Pembimbing Kedua

dr. Zainal Safri, SpPD-SpJP(K) NIP.19680504 199903 1 001

Ketua Program Magister Dekan

dr. Murniati Manik, MSc,Sp.KK,SpGK| Prof.dr.Gontar A Siregar,Sp.PD-KGEH

NIP. 19530719 198003 2 001 NIP.19540220 198011 1 001

(4)

HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS

Tesis ini adalah hasil karya penulis sendiri

dan semua sumber baik yang dikutip maupun dirujuk telah penulis

nyatakan dengan benar

Nama : Yohannes Chrisyanto

NIM : 107101016

Tanda Tangan :

(5)

HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA

ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Sebagai sivitas akademik Universitas Sumatera Utara, saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Yohannes Chrisyanto

NIM : 107101016

Program Studi : Ilmu Penyakit Dalam

Jenis Karya : Tesis

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Sumatera Utara Hak Bebas Royalti Non-eksklusif (Non-exclusive Royalty Free Right) atas tesis saya yang berjudul :

Hubungan Neutrophil-Lymphocyte Ratio Dengan Derajat Stenosis Arteri Koroner Pada Pasien Sindroma Koroner Akut

beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti Non-eksklusif ini, Universitas Sumatera Utara berhak menyimpan, mengalihmedia/ formatkan, mengelola dalam bentuk database, merawat dan mempublikasikan tesis saya tanpa meminta izin dari saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis dan sebagai pemilik hak cipta.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Dibuat di : Medan Pada tanggal : April 2015 Yang menyatakan

(6)

KATA PENGANTAR

Terlebih dahulu saya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunianya, sehingga saya dapat menyelesaikan tesis ini dengan judul: “Hubungan Neutrophil-Lymphocyte Ratio Dengan Derajat Stenosis Arteri Koroner Pada Pasien Sindroma Koroner Akut“ yang merupakan persyaratan dalam menyelesaikan pendidikan dokter ahli di bidang ilmu penyakit dalam pada fakultas kedokteran Universitas Sumatera Utara.

Penulis menyadari penelitian dan penulisan tesis ini masih jauh dari kesempurnaan sebagaimana yang diharapkan, oleh sebab itu dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan masukan yang berharga dari semua pihak di masa yang akan datang.

Dengan selesainya karya tulis ini, maka penulis ingin menyampaikan terima kasih dan rasa hormat serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada :

1. Dekan Universitas Sumatera Utara, Prof. dr. Gontar A. Siregar Sp.PD-KGEH yang telah memberikan izin dan menerima penulis untuk mengikuti Program Magister Ilmu Penyakit Dalam di FK USU.

2. Dr. Refli Hasan, Sp.PD, Sp.JP (K) dan Dr. Ilhamd, SpPD-KGEH selaku Kepala dan Sekretaris Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran USU/RSUP H. Adam Malik Medan yang telah memberikan bantuan dalam penelitian dan penyelesaian tesis ini.

3. Dr. Zainal Safri, Sp.PD, Sp.JP(K) dan Dr. Dairion Gatot, SpPD-KHOM selaku Ketua dan Sekertaris Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam FK-USU yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan tesis ini.

(7)

5. Dr. Zainal Safri, Sp.PD, Sp.JP(K) sebagai pembimbing tesis, yang telah memberikan bimbingan dan kemudahan bagi penulis selama melaksanakan penelitian, juga telah banyak meluangkan waktu dan dengan kesabaran membimbing penulis sampai selesainya karya tulis ini. Terima kasih yang tak terhingga penulis ucapkan.

6. Para guru besar, Prof. Dr. Harun Rasyid Lubis, Sp.PD-KGH, Prof. Dr. Habibah Hanum, Kpsi, Prof. Dr. Sutomo Kasiman,

Sp.PD-KKV, Prof. Dr. OK Moehad Sjah, Sp.PD-KR, Prof. Dr. Lukman

Hakim Zain, Sp.PD-KGEH, Prof. Dr. Abdul Majid, Sp.PD-KKV,

Prof. dr. Gontar A. Siregar Sp.PD-KGEH, Prof. Dr. Haris Hasan,

Sp.PD, Sp.JP(K), Prof. Dr. Harun Al Rasyid Damanik, Sp.PD-KGK,

yang telah memberikan bimbingan dan teladan selama penulis menjalani pendidikan.

7. Seluruh staf Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK USU/ RSUP H. Adam Malik/ RSU Pirngadi Medan, para guru penulis selama proses pendidikan: dr. Zulhelmi Bustami, Sp.PD-KGH (alm), dr. Salli Roseffi Nasution,

Sp.PD-KGH (alm), dr. Abdurrahim Rasyid Lubis, Sp.PD-KGH, dr.

Refli Hasan, Sp.PD, Sp.JP, dr. Zainal Safri, Sp.PD, Sp.JP,Dr. Mabel

Sihombing, Sp.PD-KGEH, DR. dr. Dharma Lindarto, Sp.PD-KEMD,

DR. Dr. Blondina Marpaung, Sp.PD-KR, DR. Dr. Juwita Sembiring,

Sp.PD-KGEH, Dr. Leonardo Dairi, Sp.PD-KGEH, DR. Dr. Rustam

Effendi, Sp.PD-KGEH, Dr. Yosia Ginting, Sp.PD-KPTI, Dr. Tambar

Kembaren, Sp.PD-KPTI, Dr. Mardianto, Sp.PD-KEMD, Dr. Armon

Rahimi, Sp.PD-KPTI, Dr. Alwinsyah Abidin, Sp.PD-KP, Dr. E.N.

(8)

Sylvani Nasution, Sp.PD, Dr Aron M Pase, Sp.PD, Dr. Restuti

Saragih, Sp.PD, Dr. Dina Aprilia Sp.PD, Dr. Sumi Ramadhani,

Sp.PD, Dr Anita Rosari, Sp.PD, Dr. Taufik Sungkar, Sp.PD, Dr.

Zulkhairi, Sp.PD, Dr. Adlin, Sp.PD, Dr. Radar Radius Tarigan,

Sp.PD, Dr Wika Lubis, Sp.PD, dan Dr. Riri Andri Muzasti, Sp.PD.

8. Direktur RSUP. H. Adam Malik Medan dan RSUD Dr. Pirngadi Medan yang telah memberikan begitu banyak kemudahan dan izin dalam menggunakan fasilitas dan sarana Rumah Sakit untuk menunjang pendidikan keahlian ini..

9. Dr. Taufik Ashar, M.Kes, selaku pembimbing statistik yang telah banyak meluangkan waktu untuk membimbing dan berdiskusi dengan penulis dalam penyusunan tesis ini.

10.Teman-teman seangkatan penulis yang memberikan dorongan semangat: Dr. Siti Fatimah, Dr. Faisal Parlindungan, Dr. Ananda W. Ginting, Dr. Hendra Wijaya, Dr. Marthin Pasaribu, Dr. Fadli Arshad,

Dr. T. Mira, Dr. Eva, Dr. Merlinda, Dr. Joseph Sibarani, Dr.

Amaluddin Nasution, Dr. Dedy M. Abu Bakar, Dr. Nurfatimah I.

Ritonga, yang telah mengisi hari-hari penulis dengan persahabatan dan kerja sama dalam menjalani kehidupan sebagai residen.

11.Kepada Syarifuddin Abdullah, Leli H. Nasution, Erjan Ginting, Tika, Fitri, Deni, Wanti, serta semua pihak yang telah memberikan bantuan

dalam terlaksananya penelitian serta penulisan tesis ini.

12.Para co-asisten dan petugas kesehatan di SMF/Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUP H. Adam Malik Medan / RSUD Dr. Pirngadi Medan / RS Haji Medan karena tanpa adanya mereka tidak mungkin penulis dapat menyelesaikan pendidikan ini.

(9)

Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kesehatan dan kebahagian kepada orang tua yang sangat saya cintai dan sayangi. Kepada kakakku dr. Maria Posma Hayati Siahaan M.Kes yang telah banyak membantu serta memberi semangat dan dorongan selama pendidikan, terima kasihku yang tak terhingga untuk segalanya. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung selama pendidikan maupun dalam penyelesaian tesis ini.

Akhirnya izinkanlah penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dan kekurangan selama mengikuti pendidikan ini, semoga segala bantuan, dorongan dan petunjuk yang diberikan kepada penulis selama mengikuti pendidikan kiranya mendapat balasan yang berlipat ganda dari Tuhan Yang Maha Esa yang maha pengasih, maha pemurah dan maha penyayang.

Medan, April 2015

(10)

Abstrak

”Hubungan Neutrophil-Lymphocyte Ratio Dengan Derajat Stenosis Arteri Koroner Pada Pasien Sindroma Koroner Akut”

Yohannes Chrisyanto, Zainal Safri, Refli Hassan Divisi Kardiologi

Departemen Ilmu Penyakit Dalam

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara RSUP.H.Adam Malik Medan

Latar Belakang

Sindroma koroner akut (SKA) masih merupakan masalah kesehatan yang serius dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Aterosklerosis dan ruptur plak merupakan dasar penyebab utama terjadinya SKA. Inflamasi berperan penting dalam setiap proses aterosklerosis sampai ruptur plak. Penelitian menunjukkan penanda inflamasi Neutrophil-Lymphocyte Ratio (NLR) merupakan prediktor penyakit kardiovaskular yang baik. Akan tetapi masih menjadi perdebatan apakah peningkatan kadar NLR berhubungan dengan derajat keparahan stenosis arteri koroner pada pasien SKA.

Tujuan :

Untuk mengetahui apakah peningkatan nilai NLR berhubungan dengan derajat stenosis arteri koroner pada pasien sindroma koroner akut

Bahan dan Cara :

Penelitian observasional analitik dengan metode pengukuran cross-sectional.

Subjek dengan sindroma koroner akut, dilakukan pemeriksaan nilai NLR serta pemeriksaan angiografi koroner. Derajat keparahan stenosis arteri koroner dinilai

dengan skor gensini yang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok yaitu

aterosklerosis ringan (Skor gensini 1-29) dan aterosklerosis berat (skor gensini ≥30). Selanjutnya nilai NLR dihubungkan dengan skor gensini.

Hasil :

Dari 55 subjek penelitian, terdapat 46 orang pasien dengan aterosklerosis berat

dan 9 pasien dengan aterosklerosis ringan. Rerata nilai NLR kelompok aterosklerosis berat (5,01±2,94) dibandingkan dengan kelompok aterosklerosis ringan (2,79±1,39) secara signifikan lebih tinggi (p=0,008). Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan linier positif yang signifikan antara nilai NLR dengan skor Gensini dengan (r= 0,497, p = 0,0001).

Kesimpulan :

Didapatkan hubungan antara peningkatan nilai NLR dengan skor gensini. Semakin tinggi nilai NLR, semakin berat derajat keparahan stenosis arteri koroner.

Kata Kunci : sindroma koroner akut, neutrophil lymphocyte ratio, keparahan

(11)

Abstract

The Correlation Between Neutrophil-Lymphocyte Ratio With Severity of Coronary Artery Stenosis in Patients with Acute Coronary Synrome

Yohannes Chrisyanto, Zainal Safri, Refli Hassan Cardiology Division

Internal Medicine Department

Faculty of Medicine University of Sumatera Utara H. Adam Malik General Hospital Medan

Background

Acute coronary syndrome (ACS) remains a serious health problem. Atherosclerosis and plaque rupture is the main cause of ACS. Inflammation plays an important role in every process of atherosclerotic and plaque rupture. Studies shows that inflammatory marker Neutrophil-Lymphocyte Ratio (NLR) is a good predictor for cardiovascular event. However, it is still debatable whether NLR value associated with severity of coronary artery stenosis in patients with acute coronary syndrome.

Objective :

To determine correlation between NLR value with severity of coronary artery stenosis in patients with acute coronary syndrome.

Materials and Methods :

This was a cross-sectional study. Subjects with acute coronary syndrome were examined NLR value and coronary angiography. Degree of coronary artery stenosis assessed with gensini score which then divided into 2 groups mild atherosclerosis (Gensini score 1-29) and severe atherosclerosis (Gensini score ≥30). Furthermore, the value of NLR correlate with gensini score.

Result:

There was total 55 subjects, 46 patients with severe atherosclerosis and 9 patients with mild atherosclerosis. The mean NLR value in severe atherosclerosis group (5.01 ± 2.94) was significantly higher (p = 0.008) compared with mild atherosclerosis group (2.79 ± 1.39). Spearman correlation test showed statistically significant positive correlation between NLR value with Gensini score (r = 0.497, p = 0.0001).

Conclusion :

There is correlation between NLR value with coronary artery stenosis. The higher the NLR value, coronary artery stenosis will be more severe.

Key Word : acute coronary syndrome, neutrophil lymphocyte ratio, severity

(12)

DAFTAR ISI

Daftar Singkatan dan Lambang ... xi

Daftar Lampiran ... xiii

2.2 Hubungan Leukosit dan Sindroma Koroner Akut ... 11

2.3 Hubungan Neutrofil dan Sindroma Koroner Akut ... 12

2.4 Hubungan Limfosit dan Sindroma Koroner Akut ... 15

2.5 Neutrophil Lymphocyte Ratio dan Sindroma Koroner Akut... 17

(13)

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN ... 22

3.1 Desain Penelitian ... 22

3.2 Waktu dan Tempat Penelitian ... 22

3.3 Populasi dan Sampel Penelitian ... 22

3.4 Besar Sampel Penelitian ... 23

3.5 Kriteria Inklusi dan Eksklusi ... 23

3.6 Cara Kerja ... 24

3.7 Defenisi Operasional ... 25

3.8 Kerangka Operasional ... 28

3.9 Analisa Statistik ... 29

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN ... 30

4.1 Hasil Penelitian ... 31

4.1.1 Karakteristik Dasar Penelitian... 31

4.1.2 Hubungan Neutrophil Lymphocyte Ratio Dengan Skor Gensini ... 34

4.2 Pembahasan ... 35

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN ... 37

6.1 Kesimpulan ... 37

6.2 Saran ... 37

DAFTAR PUSTAKA ... 38

(14)

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Skor gensini berdasarkan persen stenosis arteri koroner ... 21

Tabel 2 Bobot skor gensini setiap lokasi stenosis arteri koroner ... 21

Tabel 3 Nilai Gensini berdasarkan persentasi derajat stenosis ... 27

Tabel 4 Nilai bobot dari setiap lokasi stenosis arteri koroner ... 28

Tabel 5 Karakteristik Dasar Subjek Penelitian ... 31

Tabel 6 Perbedaan jenis kelamin, usia dan faktor risiko subjek penelitian berdasarkan derajat stenosis arteri koroner ... 32

Tabel 7 Perbedaan parameter biokimia subjek penelitian berdasarkan derajat stenosis arteri koroner ... 32

Tabel 8 Perbedaan parameter hematologi subjek penelitian berdasarkan derajat stenosis arteri koroner ... 33

Tabel 9 Perbedaan Neutrophil-Lymphocyte Ratio Subjek Penelitian berdasarkan Derajat Stenosis Arteri Koroner ... . 33

(15)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Kerangka Konsepsional ... 5

Gambar 2 Spektrum dan definisi SKA ... 6

Gambar 3 Patogenesis Aterosklerosis ... 8

Gambar 4 Produk neutrofil yang berperan dalam atherogenesis ... 15

Gambar 5 Bobot skor gensini setiap lokasi stenosis arteri koroner ... 21

Gambar 6 Kerangka Operasional ... 29

(16)

DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG

Singkatan Nama Pemakaian

pertama kali

EDRF Endothelium Derived Relaxing Factor ... 9

EKG Elektrokardiografi ... 10

TGF Transforming Growth Factor Beta ... 13

TNF-α Tumor Necrosis Factor Alpha ... 13

IL Interleukin ... 13

(17)

NADPH Nicotinamide Adeninine Dinucleotide Phosphat ... 14

H2O2 Hidrogen peroksida ... 14

MPO Myeloperoksidase ... 15

CCL Chemokin Ligand ... 14

IFN Interferon ... 14

Th Limfosit T Helper ... 14

CD Cluster of Differentiation ... 16

CVCU Cardiovascular Care Unit ... 22

RSUP Rumah Sakit Umum Pusat ... 22

n Jumlah subjek penelitian ... 23

Zα Deviat baku normal untuk α ... 23

Zβ Deviat baku normal untuk β ... 23

Ln Logaritma natural ... 23

r Koefisien korelasi ... 23

SGOT Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase ... 24

SGPT Serum Glutamic Pyruvic Transaminase ... 24

p Tingkat kemaknaan ... 29

SPSS Statistical Package for the Social Sciences ... 29

(18)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul Halaman

1 Persetujuan Komisi Etik Penelitian... 48 2 Lembaran Penjelasan Kepada Calon Subjek Penelitian... 49 3

4

Surat Persetujuan Setelah Penjelasan... Lembar Kerja Profil Peserta Penelitian………....

Gambar

Gambar 1 Kerangka Konsepsional ...........................................................

Referensi

Dokumen terkait

Terlebih dahulu saya mengucapkan puji syukur atas kasih karuniaNya sehingga saya dapat menyelesaikan tesis ini dengan judul: “Hubungan antara phase angle pada

Terlebih dahulu saya mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunianya, sehingga saya dapat menyelesaikan tesis ini dengan judul:

Terlebih dahulu saya mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunianya, sehingga saya dapat menyelesaikan tesis ini dengan

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah memberikan rahmat dan kasih karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini dengan

Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan Rahmat dan KaruniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan tesis ini dengan

Puji syukur Saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala rahmat dan karunia yang dilimpahkan-Nya, sehingga Saya dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan tesis

Dengan mengucapkan puji syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas segala karunianya yang telah memberikan rahmat serta hidayahNya sehingga penulis dapat

Penulis terlebih dahulu mengucapkan puji dan syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan rahmat-Nya yang telah memberikan kesehatan, kekuatan serta pertolongan