RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER MATAKULIAH KODE RUMPUN MK BOBOT (SKS) SEMESTER. Mata Kuliah Prodi 3 IV 01 Februari 2019 DOSEN PENGEMBANG PENGAMBILAN

Teks penuh

(1)

UNIVERSITAS RIAU

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK JURUSAN ILMU ADMINISTRASI

PROGRAM STUDI ADMINISTRASI PUBLIK

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

MATAKULIAH KODE RUMPUN MK BOBOT (SKS) SEMESTER PENYUSUNANTGL.

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

IAP

32001 Mata Kuliah Prodi 3 IV 01 Februari 2019

DOSEN PENGEMBANG

RPS KOORDINATOR MK KOORDINATOR PRODI

Dra. Ernawati, M.Si

Dadang Mashur, S.Sos.,M.Si Mayarni, S.Sos.,M.Si

Risky Arya Putri, S.Sos, M.Si

Dra. Ernawati, M.Si Dadang Mashur, S.Sos.,M.Si

CAPAIAN

PEMBELAJARAN (CP)

CPL – PRODI

P1. Konsep teoretis administrasi, organisasi, birokrasi, kebijakan public, pelayanan public, perilaku organisasi, keuangan negara, reformasi administrasi dan governansi publik secara mendalam.

KK1a Mengidentifikasi kepentingan public dalam siklus kebijakan publik, baik di tingkat lokal maupun nasional

KK1b Mengorganisasikan (merencanakan, menyusun anggaran, mengalokasikan sumber daya, melaksanakan dan evaluasi kegiatan dalam rangka implementasi kebijakan public dan peningkatan kinerja pelayanan publik.

KK1d Menganalisis resiko dan melaksanakan program mitigasi resiko terhadap implementasi kebijakan.

KK2 Mampu menganalisis interaksi antar actor dalam governansi public seperti dalam penyusunan kebijakan dan manajemen pelayanan publik, baik di tingkat lokal maupun nasional, dalam aspek social, ekonomi, budaya, politik dan hankam dengan pendekatan ekonomi politik.

KK3 Mampu menganalisis dan mengevaluasi kebijakan publik dengan menggunakan prinsip-prinsip metode kuantitatif (a.l cost benefit analysis, analytical hierarchy process) dan metode kualitatif (a.l. Partisipatory impact analysis, studi kasus) dalam seluruh siklus kebijakan (formulasi, implementasi dan evaluasi).

(2)

CP – MK

M1 Mahasiswa dapat memahami konsep-konsep pembuatan keputusan dalam organisasi yang berkenaan dengan isu-isu strategis yang mendukung aktivitasnya seperti: bounded rationality, uncertainty, negotiation, game theory, complexity dan system thinking (P1, KK1a, KK1b) M2 Mahasiswa dapat menganalisis permasalahan yang muncul dalam proses pengambilan

keputusan (KK1d, KK2, KK3). SUB CP-MATA KULIAH (SUB CP-MK)

L1 Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep dalam pengambilan keputusan (M1) L2 Mahasiswa mampu mengenali aspek rasionalitas pengambilan keputusan (M1) L3 Mahasiswa mampu merancang kerangka berfikir pengambilan keputusan (M1)

L4 Mahasiawa mampu menghitung dan memberikan alternative solusi permasalahan dengan metode cost-benefit analysis (M4)

L5 Mahasiswa mampu menghitung dan memberikan alternative solusi permasalahan dengan metode cost-benefit analysis (M4)

L6 Mahasiswa mampu menghitung dan memberikan alternative solusi terbaik permasalahan dengan metode AHP (M2)

L7 Mahasiswa mampu membuat dan mengembangkan peta jaringan stakeholders dalam aktivitas organisasi (M2)

L8 Mahasiswa mampu menarik pelajaran model keputusan intuitif dan kasus yang didiskusikan (M2)

L9 Mahasiswa mampu merumuskan alternative terbaik dan zona kesepakatan dalam negosiasi (M2)

L10 Mahasiswa mampu membandingkan pengambilan keputusan yang diambil dalam berbagai konflik yang didiskusikan (M2)

L11 Mahasiswa mampu memahami komunikasi pengambilan efektif dalam pengambilan keputusan (M2)

L12 Mahasiswa mampu mengenali konsep system thinking (M1)

L13 Mahasiswa mampu mengoperasikan aplikasi system thinking dengan menggunakan software ithink.

DESKRIPSI SINGKAT MATAKULIAH

Mata kuliah ini berisikan tentang konsep-konsep pembuatan keputusan dalam organisasi yang berkenaan dengan isu-isu strategis yang mendukung efektivitasnya seperti : bounded rationality, uncertainty, negotiation, game theory, complexity dan system thinking.

MATERI

PEMBELAJARAN / POKOK BAHASAN

1. Pengantar Menuju Teori, Konteks dan Metode pengambilan keputusan 2. Rasionalitas terbatas (Bounded Rationality)

(3)

4. Cost Benefit Analysis : pada kondisi beresiko (Expected Monetary Value, Expected Opportunity Loss) dan kondisi pasti (Maximax, Maximin, Minimax, Laplace, Hurwick)

5. Cost Benefit Analysis : pohon keputusan

6. Metode keputusan Analytical Hierarchy Process (AHP)

7. Participatory impact pathway analysis: Membangun pohon masalah dan mengembangkan perspektif jaringan

8. Metode keputusan: keputusan intuitif

9. Negosiasi: Best alternative (BATNA) & Zone of Possible Agreement (ZOPA)

10. Konflik dalam pengambilan keputusan : game theory (seperti teori drama, graph model for conflict resolution, coopetition)

11. Komunikasi pengambilan keputusan 12. Komunikasi tradisional

13. ICT dalam komunikasi organisasi

14. Pengantar system thinking (bagian 1), Sistem, Kompleksitas sistem, Hard & soft system, Metode ilmiah (Reductionism, Repeatability, Refutation).

PUSTAKA

Utama :

Fisher, R,.Ury, W.L., & Patton, B. (1991). Getting to Yes: Negotiating Agreement Without Giving In Penguin.

Gimpel, Jennings, Kersten, Ockenfels, & Weinhardt, C. (Eds). (2008). Negotiation, Auctions, and Market Engineering (Vol.2), Berlin, Germany: Spinger.

Pendukung :

MEDIA PEMBELAJARAN Perangkat Lunak : Perangkat Keras :

TEAM TEACHING Dra. Ernawati, M.Si, Dadang Mashur, S.Sos.,M.Si, Mayarni, S.Sos.,M.Si, Risky Arya Putri, S.Sos,M.Si

MATAKULIAH SYARAT -MG KE -Sub-CP-MK KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN

Indikator Kriteria &Bentuk Penilaian

Metode

Pembelajaran PembelajaranMateri BOBOTNILAI

(4)

1. 1. Mahasiswa mampu memahami capaian pembelajaran mata kuliah. 2. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep dalam pengambilan keputusan

Ketepatan dalam memahami konsep-konsep pengambilan keputusan.

Tugas Ceramah 1. RPS Pengantar

Menuju Teori, Konteks dan Metode pengambilan keputusan 5 2. Mahaiswa mampu mengenali aspek rasionalitas pengambilan keputusan

Ketepatan dalam memahami aspek rasionalitas pengambilan keputusan Tugas Ceramah Diskusi Kelompok Rasionalitas terbatas (Bounded Rationality) 5 3. Mahasiswa mampu merancang kerangka berfikir pengambilan keputusan

Kreativitas dalam merancang kerangka berfikir menggunakan analisis Fishbone Tugas Ceramah Diskusi Kelompok Studi Kasus Metode Keputusan: Analisis Fishbone 10 4. Mahasiswa mampu menghitung dan memberikan alternative solusi permasalahan dengan metode cost benefit analysis

1. Kebenaran hitungan menggunakan cost benefit analysis

2. Kreativitas dalam

menawarkan alternatif solusi

Tugas Ceramah Diskusi Kelompok Studi Kasus Cost Benefit Analysis : pada kondisi beresiko (Expected Monetary Value, Expected Opportunity Loss) dan kondisi pasti (Maximax,

Maximin, Minimax,

(5)

Laplace, Hurwick) 5. Mahasiswa mampu menghitung dan memberikan alternative solusi permasalahan dengan metode cost-benefit analysis 1. Kebenaran hitungan menggunakan cost benefit analysis 2. Kreativitas dalam menawarkan alternative solusi Tugas Ceramah Diskusi Kelompok Studi Kasus Cost Benefit Analysis : pohon keputusan 10 6. Mahasiswa mampu menghitung dan memberikan alternatif solusi terbaik permasalahan dengan metode AHP Kebenaran hitungan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP)

Tugas Ceramah Diskusi Kelompok Studi Kasus Metode keputusan Analytical Hierarchy Process (AHP) 10 7. Mahasiswa mampu membuat dan mengembangkan peta jaringan stakeholders dalam aktivitas organisasi

1. Ketepatan membuat peta jaringan 2. Kreativitas mengembangkan peta jaringan Tugas Ceramah Diskusi Kelompok Studi Kasus Participatory impact pathway analysis: 1. Membangun pohon masalah 2. Mengembangkan perspektif jaringan 10

8 Evaluasi Tengah Semester : Melakukan validasi hasil penilaian, evaluasi dan perbaikan proses pembelajaran berikutnya.

9. Mahasiswa mampu

menarik pelajaran model keputusan intuitif dari kasus-kasus yang

didiskusikan. Menjelaskan jenis-jenis bias dalam keputusan

Ketepatan menelaah kasus Review kasus Studi kasus Diskusi kelompok

Metode keputusan: keputusan intuitif 5

(6)

merumuskan alternatif terbaik dan zona kesepakatan dalam negosiasi bermain peran. 2. Ketepatan merumuskan alternative terbaik dari kasus yang disimulasikan

praktek Simulasi

(bermain peran)

alternative

(BATNA) & Zone of Possible Agreement (ZOPA) 11. Mahasiswa mampu mengenali kesalahan apa dalam negosiasi

Ketepatan penggunaan alat bantu (tool) dalam kasus konflik yang didiskusikan

Menyusun

paper Studi kasus

Diskusi kelompok

Konflik dalam pengambilan keputusan : game theory (seperti teori drama, graph model for conflict resolution, coopetition) 12. Mahasiswa mampu memahami komunikasi pengambilan efektif dalam pengambilan keputusan

1. Ketepatan dalam pemilihan media komunikasi 2. Kreativitas komunikasi Pembelajaran kolaboratif Ceramah Simulasi Bermain peran 1. Komunikasi pengambilan keputusan 2. Komunikasi tradisional 3. ICT dalam komunikasi organisasi 5 13. Mahasiswa mampu mengenali konsep system thinking Ketepatan menelaah komponen-komponen system thinking

Tugas Ceramah Pengantar system

thinking (bagian 1)  Sistem

 Kompleksitas sistem

 Hard & soft system  Metode ilmiah (Reductionism, Repeatability, Refutation) 10

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :

Pindai kode QR dengan aplikasi 1PDF
untuk diunduh sekarang

Instal aplikasi 1PDF di