• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKNA SIMBOLIK GONDANG SABANGUNAN DALAM UPACARA KEMATIAN SAURMATUA PADA MASYARAKAT BATAK TOBA DI PEKANBARU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MAKNA SIMBOLIK GONDANG SABANGUNAN DALAM UPACARA KEMATIAN SAURMATUA PADA MASYARAKAT BATAK TOBA DI PEKANBARU"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

kebutuhan adat yang bermakna menghormati yang meninggal (serta roh/ tondi orang itu dan tondi yang duluan meninggal) dan merupakan sebagai komunikasi antara dunia nyata dan

Adapun aspek-aspek yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah amanat umpasa yang digunakan dalam upacara adat kematian saur matua, diksi umpasa yang digunakan

Nilai-nilai budaya yang terdapat dalam pemberian ulos pada perkawinan adat Batak Toba, ialah nilai kekeluargaan, nilai kasih sayang, nilai kesetian, nilai

Debora (2014) dalam skripsinya yang berjudul Makna Simbolik Upacara Adat Mangulosi (Pemberian Ulos) pada Siklus Kehidupan Masyarakat Batak Toba di Kecamatan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pergeseran tradisi upacara kematian pada masyarakat Batak Toba, karena adanya nilai prestise dan bagaimana masyarakat

Sebelum ajaran agama Kristen muncul pada kebudayaan masyarakat batak toba, musik yang digunakan dalam upacara adat kematian saur matua adalah satu set ensambel Gondang sabangunan

Tinjauan Pustaka Jurnal Musik Tiup dan Upacara Adat: Kasus Pengayaan Identitas Kebudayaan Musikal pada Masyarakat Batak Toba di Kota Medan dalam Jurnal Panggung Vol... Tinjauan

Tradisi-Tradisi Upacara Kematian di Jawa Tradisi upacara kematian di masyarakat Jawa merupakan hasil dari perpaduan antara nilai-nilai Islam dan warisan budaya lokal yang telah