• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Faktor Risiko Terhadap Kejadian Stroke di RSUP H. Adam Malik Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Faktor Risiko Terhadap Kejadian Stroke di RSUP H. Adam Malik Medan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

x

Nama : Marta Telambanua

Program Studi : Ilmu Keperawatan Universitas Sumatera Utara Judul : Analisis Faktor Risiko terhadap Kejadian Stroke

di RSUP H. Adam Malik Medan

ABSTRAK

Stroke merupakan penyakit neurologis yang paling sering dijumpai dan harus ditangani secara cepat dan tepat. Upaya pencegahan merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi angka kejadian stroke. Upaya pencegahan baru dapat dilakukan jika kita mengetahui faktor apa saja yang dapat menyebabkan kejadian stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko stroke, bagaimana hubungan faktor risikos stroke terhadap kejadian stroke, dan faktor risiko stroke mana yang paling dominan terhadap kejadian stroke. Penelitian ini dilakukan di RSUP H. Adam Malik Medan. Desain Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan jumlah sampel sebanyak 66 Orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Dari hasil analisis bivariat, faktor risiko yang berhubungan terhadap kejadian stroke yang memiliki nilai signifikan <0,05 adalah hipertensi (0,001), riwayat penyakit jantung (0,024). Hasil analisis multivariat, faktor risiko stroke yang dominan terhadap kejadian stroke adalah hipertensi dengan nilai signifikan (0,006) dan OR (5,389). Saran peneliti bagi masyarakat yang belum terkena stroke, mulailah mengontrol tekanan darah agar tidak terjadi hipertensi dan menjaga kesehatan jantung, karena riwayat hipertensi dan riwayat penyakit jantung berhubungan dengan kejadian stroke.

Kata Kunci: kejadian stroke, hipertensi, penyakit jantung

(2)

xi

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Christensen dkk (2002) yang menyatakan bahwa tekanan darah pada stroke hemoragik lebih tinggi daripada stroke iskemik,

Stroke, disusuli dengan hipertensi, penyakit jantung iskemik dan penyakit jantung lainnya merupakan penyakit tidak menular utama yang menjadi penyebab kematian utama semua

Penanganan medik fase akut dilakukan pada penderita stroke hemoragik dengan menurunkan tekanan darah sistemik yang tinggi dengan obat-obat anti hipertensi yang

Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan penyakit darah tinggi adalah peningkatan abnormal tekanan darah, baik tekanan darah sistolik maupun tekanan darah diastolik.. Pada

Faktor risiko yang secara mandiri berhubungan dengan kejadian stoke pada usia muda adalah tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, ada riwayat hipertensi,

Terdapat hubungan antara jenis kelamin, usia, hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia, penyakit jantung dan frekuensi serangan stroke dengan progresivitas stroke

“ Hubungan Tekanan Darah dengan Tingkat Keparahan pada Pasien Stroke.. Akut di

Faktor risiko yang secara mandiri berhubungan dengan kejadian stoke pada usia muda adalah tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, ada riwayat hipertensi,