• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peranan Pajak Hotel Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Peranan Pajak Hotel Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Pada Dinas Pendapatan Kota Medan"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

11 BAB II

GAMBARAN UMUM DINAS PENDAPATAN KOTA MEDAN

A. Sejarah Berdirinya Dinas Pendapatan Kota Medan

Pada mulanya Dinas Pendapatan Kota Medan adalah suatu sub bagian pada

bagian keuangan yang mengelolah bidang penerimaan dan pendapatan daerah. Pada

sub bagian ini belum terdapat Sub Seksi, karena pada saat itu Wajib Pajak atau Wajib

retribusi yang berdomisili di daerah Kota Medan belum begitu banyak.

Dengan Mempertimbangkan perkembangan pembangunan dan laju

pertumbuhan penduduk di Kota Medan melalui peraturan daerah sub bagian

keuangan tersebut dirubah menjadi bagian pendapatan. Pada bagian pendapatan

dibentuklah beberapa seksi yang mengelolah penerimaan pajak dan retribusi yang

merupakan kewajiban para Wajib Pajak atau Wajib Retribusi di kota Medan, yang

terdiri dari 21 kecamatan diantaranya kecamatan Medan Tuntungan, Medan Johor,

Medan Amplas, Medan Denai, Medan Tembung, Medan Timur, Medan Kota, Medan

Area, Medan Baru, Medan Polonia, Medan Maimun, Medan Selayang, Medan

Sunggal dan lainnya.

Sehubungan dengan intruksi Menteri Dalam Negeri KUPD No. 7/12/41 – 10

tentang Penyelenggaraan Struktur Organisasi Dinas Pendapatan Daerah di seluruh

Indonesia. Maka Pemerintah Kota Medan, berdasarakan Peraturan Daerah No. 12

Tahun 1978 menyesuaikan dan membentuk struktur organisasi Dinas

Pendapatanyang baru. Di dalam struktur organisasi Dinas Pendapatan yang baru ini

(2)

Usaha yang membawahi 3 ( tiga ) Kepala Sub Bagian yaitu sub Sektor Perpajakan,

Sektor Retribusi Daerah, dan Pendapatan Daerah lainnya yang merupakan kontribusi

yang cukup penting bagi Pemerintah Daerah dalam mendukung serta memelihara

pembangunan dan di dalam peningkatan penerimaan daerah.

Selanjutnya berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2000 Tentang

Pedoman Organisasi Perangkat Daerah, maka Pemerintah Kota Medan melakukan

Penataan Organisasi yang ditetapkan dengan Praturan Daerah Kota Medan Nomor 4

Tahun 2001 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Dinas Daerah di

llingkungan Pemrintahan Kota Medan, salah satunya diantaranya adalah Dinas

Pendapatan Kota Medan.

B. Struktur Organisasi Dinas Pendapatan Kota Medan

Susunan Struktur Organisasi Dinas Pendapatan Kota Medan berdasarkan

Peraturan Walikota Medan No. 1 Tahun 2010 Pasal 2 terdiri dari:

1. Kepala Dinas.

2. Sekretariat, terdiri dari:

a. Sub bagian Keuangan.

b. Sub bagian Umum.

c. Sub bagian Penyusunan Program.

3. Bidang Pendataan dan Penetapan terdiri dari:

a. Seksi Pendapatan dan Pendaftaran.

b. Seksi Pemeriksaan.

c. Seksi Penetapan.

(3)

4. Bidang Penagihan terdiri dari:

a. Seksi Pembukuan dan Verifikasi.

b. Seksi Penagihan dan Perhitungan.

c. Seksi Pertimbangan dan Restitusi.

5. Bidang Bagi Hasil Pendapatan terdiri dari:

a. Seksi Penatausahaan Bagi Hasil Pajak.

b. Seksi Bagi Hasil Pajak.

c. Seksi Bagi Hasil Bukan Pajak.

d. Seksi Peraturan Perundang-Undangan dan Pengkajian Pendapatan.

6. Bidang Pengembangan Pendapatan Daerah terdiri dari:

a. Seksi Pengembangan Pajak.

b. Seksi Pengembangan Retribusi.

c. Seksi Pengembangan Pendapatan Lain-lain.

7. Unit Pelaksana Teknis (UPT).

8. Kelompok Jabatan Fungsional.

C. Uraian Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pendapatan Kota Medan

Adapun Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pendapatan Kota Medan dari masing

masing seksi pada Kantor Dinas Pendapatan Kota Medan adalah sebagai berikut:

1.Dinas

Dinas Pendapatan adalah unsur pelaksana Pemerintah Kota Medan dalam bodang

pemungutan Pajak, Retribusi dan Pendapatan Daerah lainnya yang dipimpin oleh

seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala

(4)

melaksanakan sebagian urusan rumah tangga daerah dalam bidang pendapatan

daerah dan melaksanakan tugas pembantuan dengan bidang tugasnya.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Dinas Pendapatan mempunyai fungsi:

1. Merumuskan Kebijakan teknis dibidang Pendapatan.

2. Menyelenggarakan urusan Pemerintah dan Pelayanan umum di bidang

Pendapatan.

3. Melakukan Pembinaan dan Pelaksanaan tugas di bidang Pendapatan.

4. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas

dan fungsinya.

5. Melakukan Penyuluhan Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan Pendapatan

Daerah lainnya serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

2. Sekretariat

Sekretariat dipimpin oleh sekretaris, yang berada dibawah dan bertanggung jawab

kepada Kepala Dinas. Sekretariat mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian

tugas pokok dibidang ketatausahan.

Dinas lingkup kesekretariat meliputi pengelolaan administrasi umum,

keuangan,perlengkapan, penyusunan program, kepegawaian, kerumahtanggaan

dan unsur umum lainnya.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, sekretariat memiliki fungsi:

a. Menyusun rencana kegiatan kerja

b. Melaksanakan pengelolaan urusan surat menyurat dan urusan umum lainnya.

c. Mengelola urusan keuangan dan perbendaharaan serta rencana penyusunan

(5)

d. Mengelola urusan administrasi kepegawaian, adminsitrasi umum, keuangan,

dan kerumahtanggaan Dinas.

e. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan

bidang tugasnya.

Sekretariat terdiri dari 3 sub bagian, dan setiap sub bagian dipimpin oleh

Kepala Sub bagian yang dalam melaksanakan tugasnya yaitu terdiri dari:

a. Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas mengelolah keuangan dan

pembendaharaan serta menyusun laporan keuangan yang meliputi kegiatan

penyususunan rencana, penyusunan bahan pembinaan, pemprosesan,

pengusukan dan verifikasi serta penyusunan laporan keuangan Dinas.

b. Sub Bagian Umum mempunyai tugas mengelola administrasi umum yang

meliputi pengelolaan tata naskah Dinas, penataan kearsian, perlengkapan,

dan penyelenggaraan kerumahtanggaan Dinas serta melakukan pengelolaan

administrasi kepegawaian dan lain-lainnya.

c. Sub Bagian Penyusunan Program mempunyai tugas untuk mengumpulkan

bahan teknis lingkup penyusunan rencana dan program Dinas, menyiapkan

bahan penyusunan rencana, menyiapkan bahan pembinaan pengawasan,

dan pengendalian.

3. Bidang Pendataan dan Penetepan

Bidang Pendataan dan Penetapan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang, yang

berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.Dalam

melaksanakan tugas Bidang Pendataan dan Penetapan mempunyai fungsi terdiri

(6)

a. Menyusun rencana kegiatan kerja serta melaksanakan pendaftaran pendataan

seluruh Wajib Pajak.

b. Melaksanakan Penetapan potensi Pajak Daerah, Retribusi dan Pendapatan

lainnya.

c. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan lingkup bidang pendapatan

Daerah.

d. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai bidang

tugasnya.

Bidang Pendataan dan Penetapan terdiri dari 4 Seksi dan disetiap seksi

dipimpin oleh Kepala Seksi yang dalam tugasnya berada dibawah dan bertanggung

jawab kepada Kepala Dinas Pendataan dan Penetapan.

a. Seksi Pendataan dan Pendaftaran mempunyai tugas melaksanakan pendataan

objek pajak daerah atau retribusi daerah dan pendapatan daerah lainnya melalui

Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD) dan Surat Pemberitahuan

Retribusi Daerah (SPTRD), melaksanakan pendaftaran Wajib Pajak Daerah

atau Wajib Retribusi Daerah melalui formulir pendaftaran, menyimpan,

mendistribusikan, memberikan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD)

atau Wajib Retribusi Daerah serta menyimpan Surat Perpajakan Daerah lainnya

yang berkaitan dengan pendaftaran dan pendataan.

b. Seksi Pemeriksaan mempunyai tuasg menyusun rencana pemeriksaan dan

melaksanakan pemeriksaan obejk pajak atau retribusi, menata usaha hasil

pemeriksaan lapangan atas objek dan subjek/retribusi, dan menyiapkan bahan

(7)

c. Seksi Penetapan mempunyai tugas melaksanakan perhitungan penetapan pokok

pajak daerah/pokok retribusi daerah, melaksanakan perhitungan jumlah

angsuran pembayaran/penyetoran atas permohonan Wajib Pajak, dan

melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai bidang

tugasnya.

d. Seksi Pengelolaan Data dan Informasi mempunyai tugas melaksanakan

pengumpulan dan pengelolaan data objek pajak daerah/retribusi daerah,

menuangkan hasil pengelolaan data informasi data kedalam kartu data serta

mengirimkan kartu data kepada seksi penetapan dan demikian sebaliknya.

4. Bidang Penagihan

Bidang penagihan dipimpin seorang Kepala Bidang yang dalam melaksanakan

tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Bidang

Penagihan mempunyai tugas pokok melaksanakan sebgian tugas Dinas dibisang

penagihan yang meliputi kegiatan pembukuan, verifikasi, penagihan dan

perhitungan restitusi, pemindahan bukuan serta pertimbangna terhadap keberatan

pajak daerah, retribusi daerah dan pendapatan daerah lainnya.

Untuk melaksanakan tugas Bidang Penagihan menyelenggrakan fungsi:

a. Menyusun rencana kegiatan kerja serta melaksanakan pembukuan dan

verifikasi atas pajak daerah, retribusi daerah dan pendapatan daerah lainnya.

b. Melaksanakan penagihan atas tungakan pajak daerah/retribusi daerah dan

(8)

c. Melaksanakan perhitungan restitusi dan atau pemindahan bukuan atas pajak

daerah/retribusi daerah dan pertimbangna terhadap kebertana wajib pajak atas

permohonan wajib pajak.

d. Melaksanakan telaah dan saran pertimbangan terhadap keberatan wajib pajak

atas permohonan wajib pajak.

e. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan

bidang tugasnya.

Bidang Penagihan terdiri dari 3 Seksi, dan setiap seksi dipimpin oleh seorang

Kepala Seksi yang dalam melaksanakn tugasnya berada dibawah dan bertanggung

jawab kepada Kepala Bidang Penagihan.

a. Seksi Pembukuan dan Verifikasi yang mempunyai tugas melaksanakan

pembukuan dan verifikasi tentang penetapan dan penerimaan pajak

daerah/retribusi daerah dan pendapatan daerh lainnya, melaksanakan

pembukuan dan verifiksai penerimaan dan pengeluaran benda berharga serta

pencetakan uang dari hasil pungutan benda berharga kedlam kartu persediaan

benda berharga, menyiapkan laporan tentang realisasi penerimaan dan

tunggakan pajak daerah/ retribusi daerah dan pendpatan daerah lainnya, serta

menyiapkan laporan tentang realisasi penerimaan, pengeluaran serta sisa

persediaan benda berharga secara berkala.

b. Seksi Penagihan dan Perhitungan mempunyai tugas melaksanakan penagihan

atas tunggakan pajak daerah/retribusi daerah atau pendaptan daerah lainnya,

dan menyiapkan data penerbitan dan pendistribusian serta menyimpan arsip

(9)

c. Seksi Pertimbangan dan Retribusi mempunyai tugas menerima surta keberatan

dari wajib pajak/retribusi dan meneliti keberatan wajib pajak/retribusi dan

mempersiapkan Surat Keputusan Kepala Dinas tentang pemberian restitusi dan

atau pemindahan bukuan.

5. Bidang Bagi Hasil Pendapatan

Bidang Hasil Pendapatan dipimpin oleh Seorang Kepala Bidang yang dalam

menjalankan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala

Dinas.

Untuk melaksanakan tugas Bidang Bagi Hasil Pendapatan menyelenggarakan

tugas, yaitu :

a. Menyusun rencana kegiatan kerja serta melaksanakan penatausahaan bagi hasil

pendapatan pajak dan bukan pajak.

b. Melaksanakan koordinasi dengan instansi pemberi bagi hasil pajak dan bukan

pajak.

cMelaksanakan perhitungan penerimaan dari Dana Lokasi Umum (DAU) dan

Dana Alokasi Khusus (DAK).

d. Melaksanakan pengkajian pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan

pengkajian hasil pendpatan daerah dibidang hasil pendapat.

e. Melaksanakan tugas lain-lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan

bidang tugasnya.

Bidang Bagi Hasil Pendapatan terdiri dari 4 seksi dan disetiap seksinya

dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam menjalankan tugasnya berada

(10)

a. Seksi Bagi Hasil Pajak mempunyai tugas menerima dan mendistribusikan Surat

Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dan Daftar Himpunan Pokok Pajak

(DHPP), Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Pajak Bumi dan

Bangunan, melaksanakan perhitungan penerimaan pajak pusat dan pajak

provinsi, melaksanakan perhitungan penerimaan bagi hasil pajak lainnya serta

membantu menyampaikan Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) PBB

wajib pajak, menerima kembali hasil pengisian SPOP dan mengirimkannya

kepada Kantor Pelayanan PBB.

b. Seksi bagi Hasil Bukan Pajak mempunyai tugas melaksanakan perhitungan

penerimaan dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus

(DAK).

c. Seksi Penatausahaan bagi Hasil Pendapatan Pajak dan Bukan Pajak mempunyai

tugas melaksanakan penatausahaan surat-surat ketetapan Pajak Bumi dan

Bangunan dan menatausahakan pendapatan Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak.

d. Seksi Pearaturan Perundang-Undangan dan Pengkajian Pendaptan mempunyai

tugas mengkaji tentang pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan

melaksanakan koordinasi dengan unit terkait tentang pelaksanaan peraturan

perundang-undangan serta melaksanakan pengkajian atas penerimaan

pendapatan daerah.

6. Bidang Pengembangan Pendapatan Daerah

Bidang Pengembangan Pendapatan Daerah dipimpin oleh Kepala Bidang,

yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinasdan Bidang

(11)

sebgaian tugas Dinas lingkup pengembangan pajak,retribusi dan pendapatan

lain-lainnya.

Dalam melaksanakan tugas pokok Bidang Pengembangan Pendapatan daerah

menyelenggarakan fungsi:

1. Penyusunan rencana, program, dan kegiatan Bidang Pengembangan Pendapatan

Daerah.

2. Penyusuna bahan petunjuk teknis lingkup pengembangan pajak retribusi dan

pendapatan lain-lain.

3. Pelaksanaan pengkajian potensi pajak daerah dan pendapatan lainnya.

4. Penghitungan potensi pajak dan retribusi daerah.

5. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan lingkup bidang

pemngembangan pendapatna daerah.

6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugas

dan fungsinya

Bidang Pengembangan Pendapatan Daerah terdiri dari :

a. Seksi Pengembangan Pajak mempunyai tugs menyiapkan rencana, program,

dan kegiatan seksi pengembangan pajak, penyusunan bahan petunjuk, teknis

lingkugan pengembangan pajak, persiapan bahan dan data penyusunan

rencana potensi pendapatan daerah di bidang pajak daerah.

b. Seksi Pengembangan Retribusi mempunyai tugas penyiapan rencana

program dalam kegiatan seksi pengembangan retribusi, penyusunan bahan

petunjuk teknis lingkup pengembangan retribusi, penyiapan bahan dan data

(12)

daerah, penyiapan bahan dan data pengkajian, pengembangan

potensiretribusi daerah, penyiapan bahan monitoring evaluasi dan pelaporan

pelaksanaan tugas, pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala

Bidang.

c. Seksi Pengembangan Pendapatan Lain-lain yang menyelenggara fungsi

yaitu penyiapan rencana program dan kegiatan seksi pengembangan

pendapatan lain-lain, penyusunan bahan petunjuk teknis lingkungan

pengembangan pendapatan lain-lain, penyiapan bahan dan data penyusunan

rencana potensi pendapatan lain-lain, penyiapan bahan dan data pengkajian

pengembangan potensi pendpatan lain-lain, penyiapan bahan monitoring,

evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan tugas.

7. Unit Pelaksana Teknis ( UPT )

Unit Pelaksana Teknis ( UPT ) terdiri dari:

a. KA. UPT WIL-1

b. KA. UPT WIL-2

c. KA. UPT WIL-3

d. KA. UPT WIL-4

e. KA. UPT WIL-5

f. KA. UPT WIL-6

(13)

8. Kelompok Jabatan Fungsional

Kelompok Jabatan Fungsioonal terdiri dari sejumlah tenaga, dalam jenjang jabatan

fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok dengan keahliannya. Setiap

kelompok tersebut dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior sampai dengan

berakhirnya riset yang dilaksanakan penulis, jabatan fungsional di Dinas

Pendapatan Kota Medan belum di isi atau belum ada yang berkedudukan di posisi

tersebut.

D. Gambaran Umum Pegawai Di Dinas Pendapatan Kota Medan TABEL 2.1

No. Bagian/Subdis/Bendahara/UPT Jumlah

1 Kepala Dinas 1

2 Sekretariat 67

3 Bidang Pengembangan 27

4 Bidang Penagihan 47

5 Bidang Pendataan dan Penetapan 83

6 BHP (Bagi Hasil Pajak) 79

7 UPT (Unit Pelaksana Teknis) 58

8 Pegawai Honorer 101

9 Pekerja Harian Lepas (PHL) 340

Jumlah Pegawai 803

Gambar

TABEL 2.1

Referensi

Dokumen terkait

Seksi perencenaan reklame dipimpin oleh kepala seksi, yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perencanaan..seksi perencanaan reklame mempunyai

Bidang Pengawasan dipimpin oleh Kepala Bidang , yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Bidang Pengawasan mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagaian

Dari hasil data ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program dalam meningkatkan pajak hotel oleh Dinas Pendapatan daerah dinilai telah terlaksana dengan baik sesuai dengan visi dan

Dasar dari pengenaan tarif pajak hotel adalah pembayaran yang. dilakukan

& Perundang- undangan Kepala Dinas Sekretaris Bidang Pendapatan Retribusi Daerah Bidang Pasar Seksi Pendataan & Penetapan Retribusi Daerah Seksi Penagihan &

Bidang pengelolaan informasi administrasi dan pengendalian kependudukan dipimpin oleh seoarang kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung

Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada kepala Dinas. Sekretariat mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas dinas

(1) Bidang penelitian merupakan unsur pelaksana yang dipimpin seorang kepala bidang yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada