• Tidak ada hasil yang ditemukan

Optimalisasi Penerimaan Pajak Hotel Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Di Dinas Pendapatan Daerah Kota Tebing Tinggi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Optimalisasi Penerimaan Pajak Hotel Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Di Dinas Pendapatan Daerah Kota Tebing Tinggi"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

GAMBARAN UMUM DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA TEBING TINGGI

A. Sejarah Singkat Berdirinya Dinas Pendapatan Kota Tebing Tinggi

Kantor Dinas Pendapatan Kota Tebing Tinggi berdiri pada tanggal 16 Oktober

1993 yang dulunya beralamat di Jln. Gunung Lauser Kelurahan Tanjung Marulak

Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi dan diresmikan oleh Bapak Gubernur

KDH Tk I Sumatera Utara. Sekarang alamat baru Kantor Dinas Pendapatan Kota

Tebign Tinggi di Jln. Gunung Agung No.1 Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan

Rambutan Kota Tebing Tinggi. Nomor Telepon : (0621) 23837.

Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) kota Tebing Tinggi Nomor 13 Tahun

2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah Kota Tebing Tinggi dan

Peraturan Walikota Tebing Tinggi Nomor 36 Tahun 2009 tentang Tugas, Fungsi,

Tata Kerja dan Rincian Jabatan Dinas Pendapatan Kota Tebing Tinggi Pasal 2

otonomi daerah di bidang pendapatan dan pasar. Dinas Pendapatan Kota dipimpin

oleh Seorang Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada

(2)

B. Struktur Organisasi Dinas Pendapatan Daerah Kota Tebing Tinggi

Sesuai dengan Peraturan Walikota Tebing Tinggi Nomor 36 Tahun 2009

tentang Tugas, Fungsi, Tata Kerja, dan Rincian Tugas Jabatan Dinas Pendapatan

Daerah Kota Tebing Tinggi. Dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun

2007 tentang Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah.

Struktur Organisasi Dinas Pendapatan Daerah Kota Tebing Tinggi terdiri dari :

1. Kepala Dinas, membawahkan :

a. Sekretariat, membawahkan :

1) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;

2) Sub Bagian Program dan Perundang-undangan; dan

3) Sub Bagian Keuangan.

b. Bidang Pendapatan Dana Bagi Hasil, membawahkan:

1) Seksi Dana Bagi Hasil Pusat;

2) Seksi Dana Bagi Hasil Provinsi; dan

3) Seksi Bagi Hasil Pajak dan Non Pajak.

c. Bidang Pendapatan Pajak Daerah, membawahkan :

1) Seksi Pendataan dan Penetapan Pajak Daerah

2) Seksi Penagihan dan Pembukuan Pajak Daerah; dan

3) Seksi Verifikasi dan Penanganan Keluhan Pajak Daerah.

(3)

1) Seksi Pendataan dan Penetapan Retribusi Daerah

2) Seksi Penagihan dan Pembukuan Retribusi Daerah; dan

3) Seksi Verifikasi dan Penanganan Keluhan Retribusi Daerah.

e. Bidang Pasar, membawahkan :

1) Seksi Pengutipan Retribusi Daerah

2) Seksi Ketertiban dan Penataan Pasar; dan

3) Seksi Pendataan dan Pengembangan Pasar.

f. Kelompok Jabatan Fungsional.

g. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

C. Uraian Tugas dan Fungsi Dinas Pendapatan Daerah Kota Tebing Tinggi

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Tebing Tinggi Nomor 13 Tahun 2008

tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-dinas Daerah Kota Tebing Tinggi.

1. Dinas

Dinas merupakan unsur pelaksana otonomi daerah dibidang pendapatan dan pasar,

dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab

kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.

Dinas mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah dibidang

pendapatan dan pasar berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan.

(4)

a. Perumusan kebijakan teknis dibidang pendapatan dan pasar;

b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum dibidang

pendapatan dan pasar;

c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas dibidang pendapatan dan pasar; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas dan

fungsinya.

2. Sekretariat

Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang mempunyai tugas melaksanakan

sebagian fungsi Dinas dibidang pengelolaan kesekretariatan.

Sekretariat mempunyai fungsi :

a. Penyusunan rencana dan program kerja di bidang kesekretariatan;

b. Pengelolaan dan pelaksanaan administrasi umum, keuangan, perlengkapan,

kepegawaian, kearsipan, dan kerumahtanggaan, program dan

perundang-undangan;

c. Pengoordinasian penyusunan program dan penyelenggaraan tugas-tugas bidang

secara terpadu dan pelayanan administratif;

d. Pelaksanaan monitoring evaluasi dan pelaporan; dan

e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan

(5)

1) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub

Bagian yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Sekretariat

dibidang umum dan Kepegawaian.

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi :

a. Penyusunan rencana dan program kerja bidang umum dan

kepegawaian;

b. Pengelolaan administrasi umum, perlengkapan, kepegawaian,

kearsipan, dan kerumahtanggaan;

c. Pelaksanaan pelaporan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan

tugas dan fungsinya.

2) Sub Bagian Program dan Perundang-undangan

Sub Bagian Program dan Perundang-undangan dipimpin oleh Kepala Sub

Bagian yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Sekretariat

dibidang program dan perundang-undangan.

Sub Bagian Program dan Perundang-undangan mempunyai fungsi :

a. Penyusunan rencana dan program kerja bidang program dan

perundang-undangan;

b. Pengoordinasian penyiapan bahan penyusunan perencanaan, program,

(6)

c. Penyiapan bahan penyusunan kebijakan bidang perencanaan,

monitoring dan evaluasi;

d. Pelaksanaan dan pengoordinasian perumusan perundang-undangan,

telaahan hukum, pengembangan hukum serta penyiapan bahan

pertimbangan atas masalah yang timbul dalam melaksanakan tugas;

e. Pelaksanaan pelaporan Sub Bagian Program dan Perundang-undangan;

dan

f. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Oleh Sekretaris sesuai dengan

tugas dan fungsinya.

3) Sub Bagian Keuangan

Sub Bagian Keuangan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang

mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Sekretariat dibidang

pengelolaan keuangan.

Sub Bagian Keuangan mempunyai fungsi :

a. Penyusunan rencana dan program kerja dibidang keuangan;

b. Pengelolaan administrasi keuangan dan anggaran dinas;

c. Pelayanan dibidang keuangan;

d. Pelaksanaan pelaporan Sub Bagian Keuangan; dan

e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan

(7)

3. Bidang Pendapatan Dana Bagi Hasil

Bidang Pendapatan Dana Bagi Hasil dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang

mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Dinas dibidang Pendapatan Dana

Bagi Hasil.

Pendapatan Dana Bagi Hasil mempunyai fungsi :

a. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis bidang pendapatan dana bagi

hasil;

b. Pelaksanaan dan pengoordinasian kegiatan bidang pendapatan dana bagi hasil;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan dana bagi hasil pusat, dan;

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pendapatan Dana

Bagi Hasil sesuai dengan tugas dan fungsinya.

1) Seksi Dana Bagi Hasil Pusat

Seksi Dana Bagi Hasil Pusat dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang

mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Bidang Pendapatan Dana

Bagi Hasil dibidang dana bagi hasil pusat.

Seksi Perencanaan Operasional mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis bidang dana

bagi hasil pusat;

(8)

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan dana bagi hasil pusat; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pendapatan Dana

Bagi Hasil sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2) Seksi Dana Bagi Hasil Provinsi

Seksi Dana Bagi Hasil Provinsi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang

mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Bidang Pendapatan Dana

Bagi Hasil dibidang dana bagi hasil provinsi.

Seksi Informasi Manajemen Pendapatan mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis

bidang dana bagi hasil provinsi;

b. Pelaksanaan kegiatan dana bagi hasil provinsi;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan dana bagi hasil provinsi; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pendapatan

Dana Bagi Hasil sesuai dengan tugas dan fungsinya.

3) Seksi Bagi Hasil Pajak dan Non Pajak

Seksi Bagi Hasil Pajak dan Non Pajak dipimpin oleh seorang Kepala Seksi

yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Bidang Pendapatan

(9)

Seksi Bagi Hasil Pajak dan Non Pajak mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis

bidang bagi hasil pajak dan non pajak;

b. Pelaksanaan kegiatan bagi hasil pajak dan non pajak;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan bagi hasil pajak dan non pajak; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pendapatan

Dana Bagi Hasil sesuai dengan tugas dan fungsinya.

4. Bidang Pendapatan Pajak Daerah

Bidang Pendapatan Pajak Daerah dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang

mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Dinas dibidang Pendapatan Pajak

Daerah.

Bidang Pendapatan Pajak Daerah mempunyai fungsi :

a. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis bidang Pendapatan Pajak

Daerah;

b. Pelaksanaan dan pengoordinasian kegiatan bidang Pendapatan Pajak Daerah;

c. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan;

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas

(10)

1) Seksi Pendataan dan Penetapan Pajak Daerah

Seksi Pendataan dan Penetapan Pajak Daerah dipimpin oleh seorang Kepala

Seksi yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Bidang

Pendapatan Pajak Daerah dibidang pendataan dan penetapan pajak daerah.

Seksi Pembinaan TK dan SD mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis

bidang pendataan dan penetapan pajak daerah;

b. Pelaksanaan kegiatan pendataan dan penetapan pajak daerah;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan pendataan dan penetapan pajak

daerah; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pendapatan

Pajak Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2) Seksi Penagihan dan Pembukuan Pajak Daerah

Seksi Penagihan dan Pembukuan Pajak Daerah dipimpin oleh seorang Kepala

Seksi yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Bidang

Pendapatan Pajak Daerah dibidang penagihan dan pembukuan pajak daerah.

Seksi Penagihan dan Pembukuan Pajak Daerah mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis

(11)

b. Pelaksanaan kegiatan penagihan dan pembukuan pajak daerah;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan penagihan dan pembukuan pajak

daerah; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pendapatan

Pajak Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya.

3) Seksi Verifikasi dan Penanganan Keluhan Pajak Daerah

Seksi Verifikasi dan Penanganan Keluhan Pajak Daerah dipimpin oleh

seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi

Bidang Pendapatan Pajak Daerah dibidang verifikasi dan penanganan keluhan

pajak daerah.

Seksi Verifikasi dan Penanganan Keluhan Pajak Daerah mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis bidang

verifikasi dan penanganan keluhan pajak daerah;

b. Pelaksanaan kegiatan verifikasi dan penanganan keluhan pajak daerah;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan verifikasi dan penanganan keluhan pajak

daerah; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pendapatan Pajak

(12)

4. Bidang Pendapatan Retribusi Daerah

Bidang Pendapatan Retribusi Daerah dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang

mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Dinas dibidang Pendapatan

Retribusi Daerah.

Bidang Pendapatan Retribusi Daerah mempunyai fungsi :

e. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis bidang Pendapatan Retribusi

Daerah;

f. Pelaksanaan dan pengoordinasian kegiatan bidang Pendapatan Retribusi

Daerah;

g. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan;

h. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas

dan fungsinya.

1) Seksi Pendataan dan Penetapan Retribusi Daerah

Seksi Pendataan dan Penetapan Retribusi Daerah dipimpin oleh seorang

Kepala Seksi yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Bidang

Pendapatan Retribusi Daerah dibidang pendataan dan penetapan retribusi

daerah.

(13)

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis

bidang pendataan dan penetapan retribusi daerah;

b. Pelaksanaan kegiatan pendataan dan penetapan retribusi daerah;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan pendataan dan penetapan retribusi

daerah; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pendapatan

Retribusi Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2) Seksi Penagihan dan Pembukuan Retribusi Daerah

Seksi Penagihan dan Pembukuan Retribusi Daerah dipimpin oleh seorang

Kepala Seksi yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Bidang

Pendapatan Retribusi Daerah dibidang penagihan dan pembukuan retribusi

daerah.

Seksi Penagihan dan Pembukuan Retribusi Daerah mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis bidang

penagihan dan pembukuan retribusi daerah;

b. Pelaksanaan kegiatan penagihan dan pembukuan retribusi daerah;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan penagihan dan pembukuan retribusi

daerah; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pendapatan

(14)

3) Seksi Verifikasi dan Penanganan Keluhan Retribusi Daerah

Seksi Verifikasi dan Penanganan Keluhan Retribusi Daerah dipimpin oleh

seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi

Bidang Pendapatan Retribusi Daerah dibidang verifikasi dan penanganan

keluhan pajak daerah.

Seksi Verifikasi dan Penanganan Keluhan Retribusi Daerah mempunyai

fungsi :

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis bidang

verifikasi dan penanganan keluhan retribusi daerah;

b. Pelaksanaan kegiatan verifikasi dan penanganan keluhan retribusi daerah;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan verifikasi dan penanganan keluhan

retribusi daerah; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pendapatan

Retribusi Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya.

5. Bidang Pasar

Bidang Pasar dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas

melaksanakan sebagian fungsi Dinas dibidang Pasar.

Bidang Pasar mempunyai fungsi :

(15)

b. Pelaksanaan dan pengoordinasian kegiatan bidang pasar;

c. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas

dan fungsinya.

1) Seksi Pengutipan Retribusi Pasar

Seksi Pengutipan Retribusi Pasar dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang

mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Bidang Pasar dibidang

Pengutipan Retribusi Pasar.

Seksi Pengutipan Retribusi Pasar mempunyai funngsi :

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis bidang

pengutipan retribusi pasar;

b. Pelaksanaan kegiatan pengutipan retribusi pasar;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan pengutipan retribusi pasar; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pasar sesuai

dengan tugas dan fungsinya.

2) Seksi Ketertiban dan Penataan Pasar

Seksi Ketertiban dan Penataan Pasar dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang

mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Bidang Pasar dibidang

(16)

Seksi Prasarana mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis

ketertiban dan penataan pasar;

b. Pelaksanaan kegiatan ketertiban dan penataan pasar;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan ketertiban dan penataan pasar; dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pasar sesuai

dengan tugas dan fungsinya.

3) Seksi Pendataan dan Pengembangan Pasar

Seksi Pendataan dan Pengembangan Pasar dipimpin oleh seorang Kepala

Seksi yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian fungsi Bidang Pasar

dibidang pendataan dan pengembangan pasar.

Seksi Pendataan dan Pengembangan Pasar mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan teknis

bidang pendataan dan pengembangan pasar;

b. Pelaksanaan kegiatan pendataan dan pengembangan pasar;

c. Pelaksanaan pelaporan kegiatan pendataan dan pengembangan pasar;

dan

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pasar

(17)

6. Kelompok Jabatan Fungsional

1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas

Dinas sesuai dengan keahlian dan kebutuhan.

2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur

dan ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

3) Kelompok Jabatan Fungsional dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior

yang ditunjuk.

4) Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.

5) Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur berdasarkan peraturan

perundang-undangan.

6) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas sesuai dengan peraturan

perundang-undangan.

D. Tata Kerja

Sesuai dengan Peraturan Walikota Tebing Tinggi Nomor 4 Tahun 2009 tentang

Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Tebing Tinggi Nomor 13 Tahun 2008 tentang

Organisasi dan Tata Kerja Dinas-dinas Daerah Kota Tebing Tinggi.

a. Dalam melaksanakan tugas setiap pimpinan unit organisasi dan kelompok

(18)

sinkronisasi baik dalam lingkungan masing-masing maupun antar satuan

organisasi di lingkungan pemerintah daerah serta dengan instansi lain di luar

pemerintah daerah sesuai dengan tugas masing-masing.

b. Setiap pimpinan satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya

masing-masing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang

diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

c. Setiap pimpinan organisai bertanggung jawab memimpin dan

mengoordinasikan bawahan masing-masing dan memberikan bimbingan serta

petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya.

d. Setiap pimpinan satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk dan

bertanggung jawab kepada atasan masing-masing dan menyiapkan laporan

berkala tepat pada waktunya.

e. Setiap laporan yang diterima oleh pimpinan satuan organisasi dari bawahannya

wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan untuk penyusunan laporan lebih

lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan.

f. Dalam penyampaian laporan masing-masing kepada atasan, tembusan laporan

wajib disampaikan kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional

mempunyai hubungan kerja.

g. Dalam melaksanakan tugas setiap pimpinan satuan organisasi di bawahnya dan

dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan masing-masing, wajib

(19)

Tabel 2.1

Rekapitulasi Pegawai Dinas Pendapatan Daerah Kota Tebing Tinggi Tahun 2015

No. Bagian/Bidang/Bendahara/UPT/Security Jumlah

1. Kepala Dinas 1 Orang

2. Sekretariat 11 Orang

3. Dana Bagi Hasil 8 Orang

4. Pendapatan Pajak Daerah 11 Orang

5. Pendapatan Retribusi Daerah 8 Orang

6. Bidang Pasar 16 Oramg

7. Pegawai Outsourcing 7 Orang

8. Pegawai Honor 21 Orang

Sumber : Dinas Pendapatan Daerah Kota Tebing Tinggi

Pegawai Negeri Sipil : 55 Orang

Pegawai Outsourcing : 7 Orang

Pegawai Honor : 21 Orang

(20)

Tabel 2.2

Jumlah Pegawai Berdasarkan Golongan

Golongan Jumlah

Golongan IV/c 1 Orang

Golongan IV/a 3 Orang

Golongan III/d 12 Orang

Golongan III/c 4 Orang

Golongan III/b 6 Orang

Golongan III/a 5 Orang

Golongan II/d 9 Orang

Golongan II/c 8 Orang

Golongan II/a 4 Orang

GolonganI/c 3 Orang

(21)

BAGAN ORGANISASI DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA TEBING TINGGI

Sub Bagian Umum & Kepegawaian

Sub Bagian Keuangan Sub Bagian Program

& Perundang-undangan Kepala Dinas Sekretaris Bidang Pendapatan Retribusi Daerah Bidang Pasar Seksi Pendataan & Penetapan Retribusi Daerah Seksi Penagihan & Pembukuan Retribusi Daerah Seksi Verifikasi & Penanganan Keluhan Retribusi Daerah Seksi Ketertiban & Penataan Pasar Seksi Pengutipa n Retribusi Pasar Seksi Pendataan & Pengemba ngan Pasar Bidang Pendapatan Pajak Daerah Seksi Pendataan & Penetapan Pajak Daerah UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS Seksi Penagihan & Pembukuan Pajak Daerah Seksi Verifikasi & Penanganan Keluhan Pajak Daerah Bidang Pendapatan

Dana Bagi Hasil

Seksi Dana Bagi Hasil Provinsi Seksi Dana Bagi Hasil Pajak & Non Pajak Seksi Dana Bagi Hasil Pusat

Gambar

Tabel 2.1
Tabel 2.2

Referensi

Dokumen terkait

Bidang Pengembangan Pendapatan Daerah dipimpin oleh Kepala Bidang, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Bidang Pengembangan Pendapatan Daerah mempunyai

Seksi Penetapan mempunyai tugas melaksanakan perhitungan penetapan pokok pajak daerah / retribusi daerah berdasarkan kartu data termasuk perhitungsn denda dan sanksi

ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Penagihan. Pajak Daerah sesuai dengan ketentuan

Populasi dalam penelitian ini adalah aparatur Pemerintah Daerah yang terkait dengan pajak daerah dan retribusi daerah di Kabupaten Sidoarjoa. Metode pengambilan sampel yang digunakan

Bidang Hasil Pendapatan dipimpin oleh Seorang Kepala Bidang yang dalam. menjalankan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab

1 Tahun 2010 Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan. Sub Bagian Umum.. Sub Bagian Keuangan. Sub Bagian Penyusunan Program. Seksi Pendataan dan

Populasi dalam penelitian ini adalah aparatur Pemerintah Daerah yang terkait dengan pajak daerah dan retribusi daerah di Kabupaten Sidoarjoa. Metode pengambilan sampel yang digunakan

Berarti semakin tinggi perolehan retribusi daerah maka semakin tinggi pula pendapatan asli daerah (PAD) nya (3) Variabel retribusi daerah memiliki pengaruh lebih besar