Laba bersih KIJA tumbuh 29% di 2016.
EXCL terbitkan sukuk Rp 2,18 triliun.
Harga kertas turun, penjualan TKIM melorot 6,13%.
DOID ingin mendaki dobel digit.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
P
erdagangan
saham
akhir
pekan lalu didominasi aksi
ambil untung pemodal di tengah
meningkatnya resiko geopolitik
kawasan setelah AS menembak‐
kan rudalnya ke Suriah. IHSG
akhirnya tutup di 5653,486 atau
koreksi 26,753 poin (0,47%) sete‐
lah bergerak di teritori negatif
dalam rentang 34 poin. Aksi ambil
untung terutama melanda sejum‐
lah saham sektoral yang bergerak
di perbankan, infrastruktur dan
aneka industri. Sedangkan aksi beli
selektif melanda saham sektor
energi seperti batubara dan yang
terkait dengan migas seiring
melonjaknya harga minyak men‐
tah di perdagangan Pasar Asia
pekan lalu hingga 1,7% menembus level USD52/barel. Harga emas juga ikut
menguat sekitar 1% di USD1267/t.oz seiring meningkatnya resiko pasar.
Sementara pasar saham Wall Street akhir pekan lalu ditutup relatif
flat di tengah sentimen serangan rudal AS ke Suriah, data tenaga kerja akhir
pekan lalu, dan komentar pejabat The Fed, Indeks DJIA dan S&P masing‐
masing koreksi tipis 0,03% dan 0,08% di 20656,10 dan 2355,54. Penamba‐
han angka kesempatan kerja Maret lalu di AS hanya 98 ribu di bawah esti‐
masi 174 ribu dan angka bulan sebelumnya 219 ribu. Namun tingkat pen‐
gangguran Maret lalu di AS turun menjadi 4,5% dari 4,7% bulan sebelumnya.
Selama sepekan indeks DJIA dan S&P masing‐masing koreksi 0,03% dan 0,3%
setelah pekan sebelumnya menguat masing‐masing 0,3% dan 0,8%. Sedang‐
kan IHSG sepekan kemarin melanjutkan tren bullish menguat 1,5% dan ber‐
hasil mencapai level tertinggi baru di 5680,239. Derasnya arus dana asing
yang masuk menjadi pendorong penguatan IHSG. Pekan kemarin pembelian
bersih asing mencapai Rp3 triliun. Sepanjang tahun ini (YTD) asing net buy‐
ing Rp11,35 triliun dan IHSG menguat 674% (YTD). Saham perbankan, tam‐
bang, dan perdagangan menjadi motor penguatan IHSG sepekan terakhir.
Pada perdagangan awal pekan ini, IHSG diperkirakan berpeluang
rebound seiring redahnya resiko geopolitik global dan sentimen positif indi‐
vidual sejumlah emiten sektoral. Data cadagangan devisa akhir Maret 2017
yang meningkat mencapai USD121.81 miliar ikut menopang sentimen positif
pasar. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5640 hingga 5690 berpeluang
rebound.
S1 5640 S2 5620 R1 5690 R2 5720
IHSG 5,653.49 Change (114.49) Change (%) (1.98) Change (%/ytd) 6.74Total Value (IDR triliun) 7.402 Total Volume (miliar saham) 9.738 Net Foreign Buy (IDR miliar) 1,357.000 Up: 119 Down: 343 Unchange: 118
Index Last Chg % DJIA 20655.10 6.95 0.03 S&P 500 2355.54 2.59 0.11 FTSE 100 7349.37 17.69 0.24 CAC 40 5135.28 43.43 0.85 DAX 12225.06 7.52 0.06 NIKKEI 225 18664.63 (25.75) (0.14) HANGSENG 24267.30 (133.50) (0.55) STI 3177.27 0.72 0.02 SHENZHEN 2083.33 60.14 2.97 SHANGHAI 3286.62 16.31 0.50 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 52.29 1.47 2.89 CPO (RM/M.T) 2708.00 (6.00) (0.22) Gold (USD/T.oz) 1256.10 (0.20) (0.02) Nikel (USD/M.T 10015.00 55.00 0.55 Timah (USD/M.T) 20300.00 250.00 1.25 Coal (USD/M.T) 85.60 (0.95) (1.10) Exchange Rates Chg % IDR/USD 13313.00 (7.00) (0.05) USD/EUR 1.059 (0.01) (0.84) JPY/USD 111.14 0.72 0.65 IDR/SGD 9481.21 (32.16) (0.34) IDR/AUD 9999.50 (78.00) (0.77) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 31.04 4132 (0.42) (1.34)
Top Gainers IDR % Chg MGNA‐W 5 25.00 1
INRU 486 24.60 96 RIMO 125 20.20 21 DSNG 600 20.00 100
RELI 380 18.80 60 Top Losers IDR % Chg
FPNI 344 (24.20) (110) BBLD 665 (22.20) (190) ICON 236 (21.30) (64)
IBST 1,760 (19.30) (420) CNTX 650 (18.80) (150) Top Value IDR % (miliar)
BBCA 17,350 0.10 924 B BUMI 404 (2.90) 762 B BBRI 13,050 (0.90) 738 B TLKM 4,130 (1.00) 602 B BMRI 12,200 (1.80) 491 B Top Volume IDR % (juta)
MYRX 138 0.00 3,027.750 BUMI 404 (2.90) 1,831.474 RIMO 125 20.20 1,570.961 SRIL 304 1.30 366.507 BEKS 56 (1.80) 355.924
News Update
2
Laba bersih KIJA tumbuh 29% di 2016. Sepanjang 2016, PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA) membukukan pendapatan Rp 2,93 triliun, atau menyusut 7% dibanding pendapatan 2015. Meski demikian, KIJA masih mampu meraih pertumbuhan laba bersih 29% year-on-year (yoy) menjadi Rp 436,62 miliar pada 2016. Sekretaris Perusahaan KIJA Muljadi Suganda menyebutkan, pendapatan KIJA menurun lantaran ada masalah di pembangkit listrik. Tahun lalu. "Tapi secara keseluruhan ada penurunan di bidang properti," kata dia. Meski demikian, tahun lalu KIJA bisa melampaui target marketing sales Rp 1,56 triliun. Penjualan di Cikarang masih berkontribusi paling besar, mencapai Rp 1 triliun. Sepanjang tahun ini, manajemen menargetkan marketing sales sebesar Rp 2 triliun. Pada 2017, KIJA mengharapkan kontribusi dari kawasan industri seperti Kendal dan Cikarang. Selain itu, emiten ini mengharapkan kontribusi kawasan Tanjung Lesung. Saat ini, KIJA memiliki reccuring income sebesar 56%. Meski tak menyebutkan secara detail strateginya, Muljadi menyatakan KIJA berupaya meningkatkan reccuring income. Ia mencontohkan, seperti bisnis Cikarang Dry Port yang meski kontribusinya masih kecil, tapi pertumbuhannya sebesar 30%-40%. Tahun ini, manajemen menyiapkan belanja modal sebesar Rp 600 miliar. Dana ini untuk akuisisi lahan. Pendanaan untuk belanja modal ini berasal dari kas internal dan manajemen belum berencana melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat. (Kontan)
EXCL terbitkan sukuk Rp 2,18 triliun. Perusahaan telekomunikasi PT XL Axiata Tbk (EXCL) menawarkan Sukuk Ijarah Tahap II senilai Rp 2,18 triliun. Angka penerbitan ini lebih rendah ketimbang target awal Rp 3,5 triliun. Penawaran ini merupakan bagian dari program penawaran umum berkelanjutan (PUB) sukuk senilai Rp 5 triliun. EXCL menerbitkan suku ijarah tahap I pada 2015 dengan total nilai Rp 1,5 triliun. EXCL akan menggunakan dana hasil penerbitan sukuk ini untuk pembiayaan kembali (refinancing) dan memperpanjang pinjaman EXCL yang berdenominasi rupiah. EXCL akan menggunakan Rp 375 miliar dana sukuk untuk pelunasan sebagian atau seluruh jumlah pokok pinjaman dari Bank Mandiri. Per 28 Februari 2017, utang EXCL ke Bank Mandiri mencapai Rp 1,62 triliun dan akan jatuh tempo 24 April 2017. EXCL juga akan menggunakan sebanyak-banyaknya Rp 1,8 triliun dana sukuk untuk pelunasan sebagian atau seluruh jumlah pokok pinjaman ke BCA. Per Februari, utang EXCL ke BCA sebesar Rp 1,8 triliun dan jatuh tempo 15 Juni 2017. EXCL akan menggunakan sisa dana Rp 5 miliar untuk modal kerja, yakni untuk membayar biaya sewa menara telekomunikasi. Rasio utang bersih EXCL terhadap EBITDA akan berada di bawah 2 kali. "Setelah ini, performa kami akan lebih baik lagi," terang Direktur Keuangan EXCL Mohamed Adlan. Selain merestrukturisasi waktu jatuh tempo utang, EXCL juga melunasi utang-utang dari duit hasil penerbitan saham baru serta penjualan menara. EXCL menggunakan dana hasil penawaran umum terbatas II untuk pembayaran kembali atas seluruh utang kepada pemegang saham utama, sebesar US$ 500 juta. EXCL mengantongi Rp 3,56 triliun dari hasil penjualan sebanyak 2.500 menara telekomunikasi ke PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), anak usaha PT Sarana menara Nusantara Tbk (TOWR), beberapa waktu lalu. (Kontan)
Harga kertas turun, penjualan TKIM melorot 6,13%. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk mencatatkan penjualan neto sekitar US$ 996,9 juta di tahun lalu. Penjualan itu menyusut 6,13% dibandingkan pencapaian tahun 2015, yakni US$ 1,06 miliar. Menelisik laporan keuangan perusahaan ini di tahun 2016, penjualan produk kertas, turun sebanyak 6,82% menjadi US$ 925,63 miliar. Sementara penjualan produk pengemas dan lainnya tumbuh 3,07% menjadi US$ 71,27 juta. Suhendra Wiriadinata, Direktur PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk mengatakan, pendapatan 2016 turun karena terjadi penurunan harga jual. Hanya saja, dia tak membeberkan besar penurunan harga jual yang dimaksud. Beruntung, laba neto yang dapat diatribusikan perusahaan ini kepada pemilik entitas induk alias laba bersih Tjiwi Kimia tahun 2016 masih mendaki. Malah laba bersih perusahaan di tahun lalu tumbuh lima kali lipat lebih ketimbang tahun 2015, yaitu menjadi US$ 7,65 juta. Rupanya, pos bagian laba (rugi) neto entitas asosiasi menyelamatkan bottom line Tjiwi Kimia. Tahun lalu pos itu tercatat positif atau laba US$ 18,98 juta. Sementara tahun 2015 pos tersebut rugi US$ 19,09 juta. Entitas asosiasi yang menyumbang laba bagi Tjiwi Kimia adalah PT Oki Pulp & Paper Mills. Catatan saja, hingga akhir tahun lalu Tjiwi Kimia menggenggam 49,08% saham Oki Pulp & Paper. (Kontan)
DOID ingin mendaki dobel digit. PT Delta Dunia Makmur Tbk ingin volume produksi dan pendapatan tahun ini minimal tumbuh 20%. Bagi mereka, target tersebut tak berlebihan. Mengingat, tren kenaikan harga jual batubara berimbas pada tarif jasa penambangan. Delta Dunia menilai, bisnis jasa penambangan menarik, selama harga batubara di atas US$ 75 per ton. "Ya kalau bergerak di atas US$ 75-US$ 85 per ton, itu sangat baik," ujar Eddy Purwanto, Direktur Keuangan PT Delta Dunia Makmur Tbk. Agar target terpenuhi, Delta Dunia akan berupaya memperpanjang kontrak jasa penambangan eksisting dan memburu kontrak baru. Hanya saja, perusahaan berkode saham DOID di Bursa Efek Indonesia tersebut tak membeberkan target kontrak baru tahun ini. Yang jelas, hingga tutup kuartal I 2017, Delta Dunia belum mendapatkan kontrak baru sepeserpun. Target mereka, kontrak baru akan mereka raih mulai kuartal II. Adapun tahun lalu, Delta Dunia mendapatkan kontrak jangka panjang senilai Rp 6,5 triliun. Pekerjaan itu berasal dari dua klien, yakni PT Adaro Energy Tbk dan PT Angsana Jaya Energy. Agar kegiatan penambangan tahun ini mulus, Delta Dunia mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) antara US$ 150 juta-USS$ 160 juta. Sumber dana dari kas internal. Capex 2017 lebih besar ketimbang penyerapan capex tahun 2016, yakni US$ 126 juta. Selain mengerek volume produksi dan pendapatan, Delta Dunia ingin melanjutkan kinerja bottom line tahun lalu. Sebagai informasi, tahun 2016 mereka mencatatkan laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih, sebesar US$ 37,09 juta. Padahal tahun 2015 perusahaan itu mencetak rugi bersih US$ 8,31 juta. Selain pendapatan neto memang tumbuh, pos beban lain-lain tahun 2016 menguntungkan bottom line. Beban lain-lain yang menjadi pengurang pendapatan, tercatat US$ 12,77 juta tahun lalu. Nilai beban tersebut lebih kecil ketimbang tahun 2015 yang tercatat US$ 50,51 juta. (Kontan)Stock Picks
3WIKA 2240‐2330.
Harga saham emiten jasa konstruksi, Wijaya Karya Tbk (WIKA), pasca cum dividen 24 Ma‐
ret lalu, cenderung koreksi tajam, bergerak bearish. Akhir pekan lalu harga sahamnya tutup stagnan di
Rp2260 di tengah iklim pasar yang kurang kondusif. Secara technical tahanan support sebelumnya di
Rp2440 tidak kuat menahan tekanan jual. Saat ini support bergeser ke Rp2200 hingga Rp2240. Peluang re‐
bound terbuka mengingat harganya berada di area oversold. Resisten terdekat di Rp2330 hingga Rp2400.
Melambatnya progress pembangunan proyek kereta api cepat Jakarta‐Bandung menjadi sentimen negatif
atas pergerakan harga sahamnya di tengah tren bullish pasar saham sepanjang tahun ini. Saat ini pemodal
tengah menanti rilis laba 1Q17 yang biasanya keluar akhir April. Perseroan sepanjang 2016 lalu berhasil
mencatatkan pertumbuhan laba bersih hampir 62% mencapai Rp1,01 triliun dibandingkan tahun sebelum‐
nya Rp940 miliar. Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang penjualan bersih yang tumbuh 15% menca‐
pai Rp15,67 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp13,62 triliun. Tahun lalu kontrak
baru mencapai Rp52,2 triliun dengan total order book mencapai Rp82,3 triliun. Tahun ini perseroan
menargetkan total kontrak mencapai Rp102,937 triliun naik 26,3% dari tahun lalu. Total kontrak itu terdiri
dari kontrak baru Rp43,24 triliun dan carry over 2016 sebesar Rp59,692 triliun. Hingga Maret kemarin
perseroan telah memperoleh kontrak baru Rp14,35 triliun atau mencerminkan 35% dari target kontrak
baru tahun ini. Perseroan memperkirakan penjualan tahun ini sebesar Rp25,75 triliun atau naik 64,3% dari
2016 lalu. Sedangkan proyeksi laba bersih tahun ini dengan asumsi marjin bersih 5,5% adalah sebesar
Rp1,43 triliun naik 41,21% dari tahun lalu Rp1,01 triliun. EPS tahun ini diperkirakan Rp159,28 naik dari
perkiraan sebelumnya Rp135,9. Pada harga Rp2260, saham WIKA ditransaksikan dengan PE 16,6x (E/17).
Harga sahamnya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 21,3x atau mencerminkan target harga
di Rp3400. Dari harga saat ini ada ruang penguatan 50%. Maintain Buy, SL 2170
4
Stock Picks
PTBA 12650‐13700.
Harga saham saham emiten batubara tahun ini bergerak bullish. Ini juga dialami saham
Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang sempat mencapai Rp14200 (4/4). Akhir tahun lalu harganya
masih di Rp12500. Akhir pekan lalu harga sahamnya tutup di Rp13100, rebound terbatas setelah dilanda
aksi ambil untung dua hari perdagangan sebelumnya. Saat ini, secara technical, level support di Rp12650.
Peluang penguatan akan menguji kembali resisten terdekat di Rp13700 hingga Rp14000. Sentimen positif
saat ini ditopang dengan tren penguatan harga batubara yang akhir pekan lalu berada di USD88/MT. Dalam
waktu dekat sejumlah isu individual seperti rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2016 dan rilis
laba 1Q17 juga menjadi katalis pergerakan harga sahamnya. Perseroan berpeluang membagikan dividen
tunai 30% laba bersih atau mencapai sekitar Rp285,6/saham. Dari harga saat ini di Rp13100 ada potensi
yield sebesar 2,2%. Sepanjang 2016 lalu perseroan mencatatkan laba bersih Rp2,02 triliun relatif stagnan
dibandingkan 2015 sebesar Rp2,04 triliun. Pendapatan naik tipis 1,5% di Rp14,06 triliun dari 2015 sebesar
Rp13,85 triliun. Pencapaian pendapatan dan laba bersih di atas perkiraan sebelumnya masing‐masing
Rp13,39 triliun dan Rp1,45 triliun. Bila dilihat secara kuartalan (qoq), kinerja perseroan di 4Q16 tumbuh
signifikan. Pendapatan tumbuh 22,56% (qoq) mencapai Rp4,02 triliun vs Rp3,28 triliun (3Q16). Laba bersih
di 4Q16 tumbuh 185,29% (qoq) mencapai Rp970 miliar dibandingkan 3Q16 Rp340 miliar. Untuk proyeksi
tahun ini diperkirakan pendapatan berpeluang tumbuh 10,5% mencapai Rp15,53 triliun dengan dukungan
penguatan harga batubara dunia dan peningkatan volume penjualan. Sedangkan laba bersih diperkirakan
tumbuh 15,3% mencapai Rp2,33 triliun dengan EPS proyeksi 2017 sebesar Rp1011,22. Harga saham
perseroan dalam kondisi pasar bullish berpeluang ditransaksikan dengan PE tertinggi sekitar 14‐15x.
Dengan PE 14x peluang harga sahamnya diperkirakan ke Rp14157. Trading Buy, SL 11500
5
Stock Picks
ELSA 386‐410.
Seiring melonjaknya harga minyak mentah akhir pekan lalu hingga berada di atas USD52/
barel menyusul serangan AS atas Suriah, telah mendorong kenaikan kembali harga saham emiten jasa
migas, Elnusa Tbk (ELSA). Akhir pekan lalu harga sahamnya berhasil tutup di Rp396 atau penutupan
tertingginya sejak akhir Maret lalu. Pergerakan harga sahamnya sebelumnya cenderung bearish di area
downtrend. Dengan rebound akhir pekan lalu pergerakan harga sahamnya membentuk pola bullish
reversal. Saat ini level support di Rp386 dengan target resisten terdekat di Rp410. Dari sisi kinerja, tahun
lalu pendapatan perseroan turun 4% mencapai Rp3,62 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp3,77
triliun. Pencapaian pendapatan bersih tersebut di atas perkiraan sebelumnya sebesar Rp3,57 triliun.
Turunnya pendapatan bersih tahun lalu terutama dipicu turunnya aktivitas drilling akibat harga minyak
mentah yang turun. Sedangkan laba bersih tahun lalu turun 17,17% mencapai Rp310,91 miliar
dibandingkan tahun sebelumnya Rp375,36 miliar. Pencapaian laba tahun lalu tersebut di bawah perkiraan
kami sebelumnya sebesar Rp331,79 miliar. Ini terutama akibat dideritanya rugi kurs Rp18 miliar
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan untung kurs Rp54,77 miliar. EPS
tahun lalu Rp42,60 lebih rendah dari perkiraan sebelumnya Rp45,42. Tahun ini diperkirakan pendapatan
bersih tumbuh 1,4% mencapai Rp3,67 triliun. Sedangkan laba bersih kami perkirakan sebesar Rp341,75
miliar atau tumbuh 10%. EPS proyeksi tahun ini Rp46,82. Harga sahamnya diperkirakan berpeluang
ditransaksikan dengan PE 12x atau mencapai Rp562 atau memiliki ruang penguatan 42% dari harga saat ini
di Rp396. Maintain Buy, SL 380
Senin, 09 April 2017
Saham Pilihan
UNVR 43700-46500 Buy, SL 42500
JSMR 4660-4800 Buy, SL 4580
SMGR 9000-9400 Buy, SL 8500
UNTR 27550-30000 TB, SL 26000
INDF 7900-8300 Buy, SL 7800
ICBP 8150-8600 Buy, SL 8000
AKRA 6250-6700 Buy, SL 6000
Stock View
6
Senin, 09 April 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5653.49 5673.02 5692.55 5638.65 5623.82
PERKEBUNAN AALI 3270 3,270.31 3,270.31 3,270.31 3,270.31 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 346 350.67 355.33 336.67 327.33 LSIP 1435 1,453.33 1,471.67 1,423.33 1,411.67 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2050 2,066.67 2,083.33 2,036.67 2,023.33 SIMP 635 645.00 655.00 630.00 625.00 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 304 309.33 314.67 301.33 298.67PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 3270 3,270.31 3,270.31 3,270.31 3,270.31 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 404 424.67 445.33 390.67 377.33 DEWA 69 71.67 74.33 66.67 64.33 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2800 2,840.00 2,880.00 2,730.00 2,660.00 ITMG 20450 20,841.67 21,233.33 20,166.67 19,883.33 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 13100 13,266.67 13,433.33 12,891.67 12,683.33 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1235 1,253.33 1,271.67 1,223.33 1,211.67
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 118 119.33 120.67 116.33 114.67
ELSA 396 408.00 420.00 384.00 372.00 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 50 50.00 50.00 50.00 50.00
ESSA 2350 2,370.00 2,390.00 2,310.00 2,270.00
MEDC 3460 3,556.67 3,653.33 3,266.67 3,073.33
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 715 726.67 738.33 706.67 698.33 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 2280 2,303.33 2,326.67 2,263.33 2,246.67 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 960 971.67 983.33 951.67 943.33 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 16775 16,966.67 17,158.33 16,616.67 16,458.33 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 905 910.00 915.00 900.00 895.00 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 9175 9,200.00 9,225.00 9,150.00 9,125.00 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 102 105.00 108.00 98.00 94.00 JPRS 139 139.00 139.00 139.00 139.00 KRAS 605 613.33 621.67 598.33 591.67 PAKAN TERNAK CPIN 3200 3,230.00 3,260.00 3,180.00 3,160.00 JPFA 1620 1,656.67 1,693.33 1,586.67 1,553.33 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8575 8,700.00 8,825.00 8,500.00 8,425.00 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71
GJTL 1105 1,126.67 1,148.33 1,091.67 1,078.33
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8175 8,216.67 8,258.33 8,141.67 8,108.33 INDF 7975 8,008.33 8,041.67 7,933.33 7,891.67 MYOR 2080 2,090.00 2,100.00 2,070.00 2,060.00 ROTI 1640 1,651.67 1,663.33 1,626.67 1,613.33 GGRM 68200 68,350.00 68,500.00 67,950.00 67,700.00 INAF 3520 3,606.67 3,693.33 3,466.67 3,413.33 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 1700 1,760.00 1,820.00 1,660.00 1,620.00 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1565 1,588.33 1,611.67 1,553.33 1,541.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 212 213.33 214.67 211.33 210.67 ASRI 348 351.33 354.67 345.33 342.67 BKSL 92 93.33 94.67 91.33 90.67 BSDE 1815 1,823.33 1,831.67 1,808.33 1,801.67 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1200 1,206.67 1,213.33 1,186.67 1,173.33 CTRA 1095 1,120.00 1,145.00 1,075.00 1,055.00 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 330 332.00 334.00 326.00 322.00 MDLN 282 286.00 290.00 280.00 278.00 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 3270 3,270.31 3,270.31 3,270.31 3,270.31 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 119 122.33 125.67 117.33 115.67 PTPP 3160 3,223.33 3,286.67 3,123.33 3,086.67 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 755 780.00 805.00 735.00 715.00 TOTL 775 793.33 811.67 763.33 751.67 WIKA 2260 2,276.67 2,293.33 2,246.67 2,233.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2470 2,496.67 2,523.33 2,426.67 2,383.33 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1450 1,453.33 1,456.67 1,443.33 1,436.67 JSMR 4720 4,766.67 4,813.33 4,646.67 4,573.33 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 2940 3,026.67 3,113.33 2,896.67 2,853.33 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 6800 6,916.67 7,033.33 6,741.67 6,683.33 TLKM 4130 4,143.33 4,156.67 4,113.33 4,096.67 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 370 384.67 399.33 360.67 351.33 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 416 425.33 434.67 407.33 398.67 WINS 258 262.67 267.33 252.67 247.33 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 735 746.67 758.33 726.67 718.33 BANK BBCA 17350 17,483.33 17,616.67 17,208.33 17,066.67 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 17350 17,483.33 17,616.67 17,208.33 17,066.67 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 1550 1,550.00 1,550.00 1,550.00 1,550.00 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 1550 1,550.00 1,550.00 1,550.00 1,550.00 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2320 2,366.67 2,413.33 2,276.67 2,233.33 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 4870 4,893.33 4,916.67 4,853.33 4,836.67 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2250 2,396.67 2,543.33 2,176.67 2,103.33 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 12200 12,350.00 12,500.00 12,125.00 12,050.00 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1155 1,185.00 1,215.00 1,100.00 1,045.00 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 78 80.00 82.00 77.00 76.00 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 456 462.67 469.33 446.67 437.33 UNTR 28700 28,916.67 29,133.33 28,466.67 28,233.33 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6350 6,416.67 6,483.33 6,266.67 6,183.33 RALS 1150 1,158.33 1,166.67 1,143.33 1,136.67
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1880 1,893.33 1,906.67 1,858.33 1,836.67
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 76 79.33 82.67 74.33 72.67
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam
TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.