• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengelompokan Sekolah Menengah Atas di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan nilai Ujian Nasional menggunakan algoritma agglomerative hierarchical clustering

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengelompokan Sekolah Menengah Atas di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan nilai Ujian Nasional menggunakan algoritma agglomerative hierarchical clustering"

Copied!
121
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar 2. 1 Tahapan Proses KDD  (Han dkk, 2006)
Tabel 3. 1  Kriteria subjetif pengukuran pengelompokan berdasarkan Silhouette  Coefficient (SC)  Nilai SC  Interpretasi SC  0,71 - 1,00  Struktur kuat  0,51 - 0,70  Struktur baik  0,26 - 0,50  Struktur Lemah  ≤0,25  Struktur buruk
Tabel 4. 2 Atribut dari data asli nilai Ujian Nasional SMA jurusan IPS
Tabel 4. 3 Atribut terseleksi dari data nilai Ujian Nasional SMA jurusan  IPA
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Oleh karena itu diperlukan suatu analisis untuk mengukur kualitas pendidikan yang bertujuan mengelompokkan sekolah menengah pertama berdasarkan perolehan nilai

Konsep dasar data mining (penambangan data) adalah menemukan informasi tersembunyi dalam sebuah basis data dan merupakan bagian dari Knowledge Discovery in

Penambangan data dan evaluasi dalam penelitian menggunakan dua jenis data yaitu data nilai daya serap 29 kompetensi dan data rata-rata dari nilai daya serap 29

Pengelompokkan dari hasil metode Minimum Spanning Tree dilakukan dengan menghitung jarak minimum antara dua data untuk membentuk satu cluster kemudian data cluster

SMA MARSUDI LUHUR YOGYAKARTA SMA PIRI 1 YOGYAKARTA SMA TAMAN MADYA IBU PAWIYATAN YOGYAKARTA SMA BERBUDI YOGYAKARTA SMA MUHAMMADIYAH BANTUL SMA MUHAMMADIYAH KASIHAN SMA NEGERI

Pengelompokkan dari hasil metode Minimum Spanning Tree dilakukan dengan menghitung jarak minimum antara dua data untuk membentuk satu cluster kemudian data cluster