Referat Penyakit Infeksi Virus Referat Penyakit Infeksi Virus
Pembimbing : Pembimbing :
dr. Sony Kusuma Yuliarso, Sp.A dr. Sony Kusuma Yuliarso, Sp.A
Disusun le! : Disusun le! : "anda "alia #bra "anda "alia #bra
$$ %&$' &() $$ %&$' &()
Kepanitra
Kepanitraan Klinik an Klinik Ilmu Kese!atan Anak Ilmu Kese!atan Anak Ruma! Sakit #mum *!akti Yud!a Depok Ruma! Sakit #mum *!akti Yud!a Depok
+AK#-AS KDK-RA/ #/IVRSI-AS KRIS-/ KRIDA 0A1A/A +AK#-AS KDK-RA/ #/IVRSI-AS KRIS-/ KRIDA 0A1A/A
2AKAR
2AKAR--A %&$3A %&$3
1 1
Penda!uluan Penda!uluan
A.
A. atatar *ear *elaklakangang
Infeksi yang terjadi pada tubuh manusia salah satunya paling banyak Infeksi yang terjadi pada tubuh manusia salah satunya paling banyak disebabkan oleh virus. Secara umum virus merupakan partikel tersusun disebabkan oleh virus. Secara umum virus merupakan partikel tersusun atas elemen genetik yang mengandung salah satu asam nukleat yaitu atas elemen genetik yang mengandung salah satu asam nukleat yaitu asam deoksiribonukleat (DNA atau asam ribonukleat (!NA yang dapat asam deoksiribonukleat (DNA atau asam ribonukleat (!NA yang dapat berada dalam dua kondisi yang berbeda" yaitu secara intraseluler dalam berada dalam dua kondisi yang berbeda" yaitu secara intraseluler dalam tub
tubuh uh inaninang g dan dan ekstekstrselrseluler uler dildiluar uar tubtubuh uh inaninang. g. ##artiartikekel l virvirus us secsecaraara keseluruhan ketika berada di luar inang yang terdiri dari asam nukleat keseluruhan ketika berada di luar inang yang terdiri dari asam nukleat yang
yang dikdikelilielilingi ngi oleh oleh prproteiotein n dikdikenaenal l dendengan gan namnama a virivirion. on. $ir$irion ion tidatidakk melakukan aktivitas biosinteis dan reproduksi. #ada saat virion memasuki melakukan aktivitas biosinteis dan reproduksi. #ada saat virion memasuki sel inang" baru kemudian akan terjadi proses reproduksi. $irus ketika sel inang" baru kemudian akan terjadi proses reproduksi. $irus ketika me
memamasusuki ki ssel el ininanang g akakan an memengngamambibil l alalih ih akaktitivivitatas s ininanang g ununtutukk menghasilkan komponen%komponen pembentuk virus.
menghasilkan komponen%komponen pembentuk virus.
Dalam referat ini akan dibahas beberapa penyakit yang disebabkan Dalam referat ini akan dibahas beberapa penyakit yang disebabkan ole
oleh h vivirusrus. . DiaDiantantararan n vavaririselsela" a" varvarioliola" a" momorbirbili" li" e&e&antantema ema chuchubibitumtum"" ')
')D" D" **#S#S" " demdemam am dendengugue" e" demdemam am chichikukungngununya" ya" in+in+ueuen,a n,a dandan poliomielitis.
poliomielitis.
*.
*. --u4u4uanuan
- -ujuan ujuan dari dari penulispenulisan an referareferat t ini ini adalah adalah untuk untuk mengetahmengetahui ui defenisi"defenisi" etiologi" patosiologi" manifestasi klini" penatalaksaan" komplikasi serta etiologi" patosiologi" manifestasi klini" penatalaksaan" komplikasi serta pencegahan pada penyakit%penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. pencegahan pada penyakit%penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus.
Pemba!asan Pemba!asan
A.
A. VVariariselselaa
/ /
$arisela adalah suatu penyakit infeksi akut primer oleh virus $aricella $arisela adalah suatu penyakit infeksi akut primer oleh virus $aricella 0oster yang menyerang kulit" mukosa dan selaput lendir" klinis terdapat 0oster yang menyerang kulit" mukosa dan selaput lendir" klinis terdapat geja
gejala la kokonstinstitusitusi" " kekelainlainan an kukulit lit polipolimormorf f ditaditandandai i oleh oleh adanadanya ya vesvesikikel%el% vesikel" terutama berlokasi di bagian sentral tubuh. Sinonimnya adalah vesikel" terutama berlokasi di bagian sentral tubuh. Sinonimnya adalah ca
cacacar r aiair"r" chicken pox chicken pox . . $$aricaricella ella mermerupakupakan an penpenyakiyakit t infeinfeksi ksi viruvirus s akakutut dan cepat menular.
dan cepat menular.
$irus $aricella 0oster dapat menyebabkan / jenis" yaitu infeksi primer $irus $aricella 0oster dapat menyebabkan / jenis" yaitu infeksi primer dan
dan sekusekundernder. . $$aricella (chicken po& aricella (chicken po& merupakmerupakan an suatu bentuk suatu bentuk infeksiinfeksi pri
primemer r vivirus rus $$arariceicella lla 0o0ostester r yayang ng pepertartama ma kakali li padpada a inindivdivididu u yanyangg b
bererkkoonntatak k lalannggssuunng g ddenenggaan n vviriruus s teterrsesebbuut t ssededaannggkkan an iinfnfeekkssii sseekkuunnddeerrrreekkuurreen n ((kkaarreenna a peperrssiisstteennssi i vviirruuss diissed ebbuut t ''eerrppeess 0ostershingles.
0ostershingles.
tiologi tiologi11
$arisela disebabkan oleh $aricella 0oster $irus ($0$. #enamaan virus $arisela disebabkan oleh $aricella 0oster $irus ($0$. #enamaan virus ini
ini memembmberi eri pepengngertertian ian bahbah2a 2a ininfekfeksi si prprimimer er virvirus us ini ini memeyebyebababkakann peny
penyakit akit varivaricellcella" a" sedsedangkangkan an rereaktiaktivasi vasi menymenyebabebabkan kan herherpes pes ,ost,osterer.. $
$aricaricella ella 0os0oster ter $ir$irus us ($0$($0$ tertermasumasuk k kekelomlompok pok virvirus us herherpes pes dendengangan ukuran diameter kira%kira 1345/44 nm.
ukuran diameter kira%kira 1345/44 nm.
$aricella%0ooster virus diklasikasikan sebagai herpes virus alfa karena $aricella%0ooster virus diklasikasikan sebagai herpes virus alfa karena kesamaannya dengan prototipe kelompok ini yaitu virus herpes simpleks. kesamaannya dengan prototipe kelompok ini yaitu virus herpes simpleks. In
Inti ti vivirurus s didisesebubutt CapsidCapsid" " terterdirdiri i dadari ri prprototein ein dan dan DNDNA A dendengagan n rarantntaiai ganda" yaitu rantai pendek (S dan rantai panjang (6 dan membentuk ganda" yaitu rantai pendek (S dan rantai panjang (6 dan membentuk su
suatatu u gagariris s dedengngan an beberarat t momolelekkul ul 14144 4 jujuta ta yayang ng didisusususun n dadari ri 1717// caps
capsomeomer r dan dan sansangat gat infeinfeksiuksius. s. 8eno8enom m viruvirus s menmengkgkode ode lebilebih h dardari i 9494 protein" termasuk protein yang merupakan sasaran imunitas dan timidin protein" termasuk protein yang merupakan sasaran imunitas dan timidin kin
kinasase e virvirusus" " yayang ng memmembubuat at virvirus us sensensisitif tif terterhadhadap ap hahambmbataatan n ololeheh asiklovir dan dihubungkan dengan agen antivirus.
asiklovir dan dihubungkan dengan agen antivirus. $0$
$0$ dadapapat t pupula la memenyenyebabbabkakan n 'er'erpepes s 0os0osterter. . ::eduedua a penpenyayakikit t iniini memp
mempunyunyai ai manimanifestfestasi asi klinklinis is yanyang g berbberbeda. eda. ::ontontak ak perpertama tama dengdenganan virus ini akan menyebabkan varicella" oleh karena itu varicella dikatakan virus ini akan menyebabkan varicella" oleh karena itu varicella dikatakan inf
infekseksi i akakut ut prprimeimer" r" kkemuemudidian an seseteltelah ah penpendederitrita a varvariceicella lla tertersesebubutt
; ;
sembuh" mungkin virus itu tetap ada di akar ganglia dorsal dalam bentuk sembuh" mungkin virus itu tetap ada di akar ganglia dorsal dalam bentuk laten (tanpa ada manifestasi klinis dan kemudian $0$ diaktivasi oleh laten (tanpa ada manifestasi klinis dan kemudian $0$ diaktivasi oleh trauma sehingga menyebabkan 'erpes 0oster.
trauma sehingga menyebabkan 'erpes 0oster. $0$ dapat
$0$ dapat ditemukditemukan dalam cairan an dalam cairan vesikvesikel dan el dan dalam darah penderitadalam darah penderita va
variricecelllla a sesehihingngga ga mumudadah h didibibiakakan an dadalalam m memedidia a yayang ng teterrdidiri ri dadariri broblast paru embrio manusia.
broblast paru embrio manusia.
8ambar 1 < Struktur partikel virus varicella%,ooster 8ambar 1 < Struktur partikel virus varicella%,ooster
pidemiologi pidemiologi
$
$ariaricelcella la tertersebsebar ar kkososmomopolpolit it (d(di i seselulururuh h duduniania" " dapdapat at menmengegenanaii semua golongan umur" termasuk neonates (varicella kongenital. -etapi semua golongan umur" termasuk neonates (varicella kongenital. -etapi tersering menyerang terutama anak%anak" tetapi dapat juga menyerang tersering menyerang terutama anak%anak" tetapi dapat juga menyerang orang de2asa. =ila terjadi pada orang de2asa" umumnya gejala konstitusi orang de2asa. =ila terjadi pada orang de2asa" umumnya gejala konstitusi lebih berat. -ransmisi penyakit ini berlangsung secara aerogen. $aricella lebih berat. -ransmisi penyakit ini berlangsung secara aerogen. $aricella sang
sangat at mudmudah ah menumenular lar teruterutama tama melamelalui lui kokontak langsuntak langsung"ng" droplet droplet atau atau aer
aerosoosol l dardari i lesi vesiklesi vesikuler di uler di kukulit lit atauataupun pun melmelalui alui salusaluran ran nafanafas" s" dandan jarang
jarang melalui melalui konkontak tak tidak tidak langsulangsung. ng. asa asa penularpenularannya" annya" pasien pasien dapatdapat menularkan penyakit selama /3%3> jam sebelum lesi kulit timbul sampai menularkan penyakit selama /3%3> jam sebelum lesi kulit timbul sampai sem
semua ua lelesi si timtimbul bul krukrustastakkereropopengeng" " bibiasasananya ya kukuranrang g leblebih ih 7%9 7%9 hahariri dihitung dari timbulnya gejala erupsi di kulit. #enyakit ini cepat sekali dihitung dari timbulnya gejala erupsi di kulit. #enyakit ini cepat sekali me
menunulalar r papada da ororanang%og%orarang ng di di lilingngkkunungagan n pependndereritita. a. SeSeumumur ur hihidudupp seseorang hanya satu kali menderita varicella. Serangan kedua mungkin seseorang hanya satu kali menderita varicella. Serangan kedua mungkin berupa penyebaran ke kulit pada herpes ,oster.
berupa penyebaran ke kulit pada herpes ,oster.
$arisela dapat terjadi di sepanjang tahun. Di Negara =arat" prevalensi $arisela dapat terjadi di sepanjang tahun. Di Negara =arat" prevalensi kejadian varisela tergantung dari musim (musim dingin dan a2al musim kejadian varisela tergantung dari musim (musim dingin dan a2al musim sem
semi i leblebih ih babanynyakak. . Di Di IndIndononesiesia a bebelulum m pepernrnah ah didilaklakukukan an pepenelnelitiitianan"" ag
agakaknynya a pepenynyakakit it vivirurus s memenynyereranang g papada da mumusisim m peperaralilihahan. n. AnAngkgkaa
3 3
kejadian di Negara kita belum pernah diteliti" tetapi di Amerika dikatakan kira%kira ;"1%;"? juta kasus dilaporkan tiap tahun.
Patogenesis/
$irus varisela ,oster memasuki tubuh manusia melalui inhalasi (aerogen yaitu udara yang berhubungan dengan pernapasan seperti batuk" bersin atau kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi. Saat virus varisela%,oster masuk ke dalam mukosa dan pindah ke sekresi saluran pernapasan" ia akan berkolonisasi di traktus respiratorius bagian atas. $irus a2alnya bermultiplikasi a2al setempat. :emudian virus menyebar ke kelenjar limfe regional di sekitar traktus respiratorius" pada /%3 hari setelah paparan a2al terjadi" lalu menyebar melalui aliran darah dan limfe seluruh tubuh pada 3%7 hari sesudah paparan a2al (inilah yang disebut viremia primer.
6alu virus ini mencapai sel retikuloendotelial hepar" limpa" dan organ target lainnya. Seminggu kemudian (13 517 hari sesudah paparan a2al" terjadilah viremia sekunder < $irus ini sudah bereplikasi cukup banyak di sel retikuloendotelial organ dalam dan pada kulit @ akan menimbulkan lesi kulit yang khas. Sebenarnya pada saat virus bereplikasi" sudah dihambat oleh imunitas non spesik. -etapi pada kebanyakan individu replikasi virus ini lebih dominan dibandingkan imunitas tubuhnya" sehingga dalam 2aktu / minggu sesudah paparan a2al sudah terjadi viremia yang lebih hebat (viremia sekunder.
asuknya virus dan disertai masa inkubasi adalah selama 19%/1 hari" lalu pada saat tersebut akan terjadi penyebaran secara subklinis. 6esi pada kulit akan timbul dan menyebar bila infeksi masuk pada viremia sekunder.
$iremia sekunder ini juga dapat mencapai sistem respirasi kembali" sebelum menimbulkan lesi khas pada kulit. 'al inilah yang menyebabkan varisela sangat menular sebelum lesi khas muncul.
5e4ala Klinis1%;
asa inkubasi penyakit ini berlangsung 13 sampai /1 hari. asa inkubasi dapat lebih lama pada pasien dengan desiensi imun dan pada
pasien yang telah menerima pengobatan pasca paparan dengan produk yang mengandung antibodi terhadap varicella.
#erjalanan penyakit dibagi menjadi / stadium yaitu stadium prodromal dan stadium erupsi. Stadium prodromal yaitu /3 jam sebelum kelainan kulit timbul" terdapat gejala seperti demam" malaise" kadang%kadang
terdapat kelainan scarlatinaform atau morbiliform. Stadium erupsi dimulai
dengan terjadinya papul merah" kecil" yang berubah menjadi vesikel yang berisi cairan jernih dan mempunyai dasar eritematous. #ermukaan vesikel
tidak memperlihatkan cekungan ditengah (unumbilicated.
8ejala klinis mulai gejala prodromal" yakni demam yang tidak terlalu tinggi" malaise dan nyeri kepala" kemudian disusul timbulnya erupsi kulit berupa papul eritematosa yang dalam 2aktu beberapa jam berubah
menjadi vesikel. =entuk vesikel ini khas berupa tetesan embun (tear
drops. $esikel akan berubah menjadi keruh (pustul dalam 2aktu /3 jam dan kemudian pecah menjadi krusta. =iasanya vesikel menjadi kering sebelum isinya menjadi keruh. Sementara proses ini berlangsung" dalam ;%3 hari erupsi tersebar disertai perasaan gatal. -imbul lagi vesikel%vesikel yang baru di sekitar vesikula yang lama" sehingga menimbulkan gambaran polimor. Stadium erupsi yang seperti ini disebut sebagai stadium erupsi bergelombang.
8ambar / < ruam pada infeksi virus varicella ,oster
#enyebaran terutama di daerah badan dan kemudian menyebar secara sentrifugal ke muka dan ekstremitas" serta dapat menyerang selaput lendir mata" mulut" dan saluran napas bagian atas. ika terdapat infeksi
sekunder terdapat pembesaran kelenjar getah bening regional. #enyakit ini biasanya disertai gatal.
#ada anak kecil jarang terdapat gejala prodromal. Sementara pada anak yang lebih besar dan de2asa" munculnya erupsi kulit didahului gejala prodromal. !uam yang seringkali didahului oleh demam selama /%; hari" kedinginan" malaise" anoreksia" sakit kepala" nyeri punggung" dan pada beberapa pasien dapat disertai nyeri tenggorokan dan batuk kering.
#ada pasien yang belum mendapat vaksinasi" ruam dimulai dari muka dan skalp" dan kemudian menyebar secara cepat ke badan dan sedikit ke ekstremitas. 6esi baru muncul berturut%turut" dengan distribusi terutama di bagian sentral. !uam cenderung padat kecil%kecil di punggung dan antara tulang belikat daripada skapula dan bokong dan lebih banyak terdapat pada medial daripada tungkai sebelah lateral. -idak jarang terdapat lesi di telapak tangan dan telapak kaki" dan vesikula sering muncul sebelumnya dan dalam jumlah yang lebih besar di daerah peradangan" seperti daerah yang terkena sengatan matahari.
8ambar ; < Infeksi varicella pada penderita dengan imunisasi 8ambaran dari lesi varicella berkembang secara cepat" yaitu lebih kurang dari 1/ jam" dimana mula%mula berupa makula eritematosa yang berkembang menjadi papul" vesikel" pustul" dan krusta. $esikel dari varicella berdiameter /%; mm" dan berbentuk elips" dengan aksis panjangnya sejajar dengan lipatan kulit. $esikel biasanya supersial dan berdinding tipis" dan dikelilingi daerah eritematosa sehingga tampak
terlihat seperti Bembun di atas daun ma2arC. airan vesikel cepat menjadi keruh karena masuknya sel radang" sehingga mengubah vesikel menjadi pustul. 6esi kemudian mengering" mula%mula di bagian tengah sehingga menyebabkan umbilikasi dan kemudian menjadi krusta. :rusta akan lepas dalam 1%; minggu" meninggalkan bekas bekas cekung kemerahan yang akan berangsur menghilang. Apabila terjadi superinfeksi dari bakteri maka dapat terbentuk jaringan parut. 6esi yang telah menyembuh dapat meninggalkan bercak hipopigmentasi yang dapat menetap selama beberapa minggubulan.
$esikel juga terdapat di mukosa mulut" hidung" faring" laring" trakea" saluran cerna" kandung kemih" dan vagina. $esikel di mukosa ini cepat pecah sehingga seringkali terlihat sebagai ulkus dangkal berdiameter /%; mm.
8ambar 3 < 6esi dengan spektrum luas
8ambaran khas dari varicella adalah adanya lesi yang muncul secara simultan (terus%menerus" di setiap area kulit" dimana lesi tersebut terus berkembang. Suatu prospective study menunjukkan rata%rata jumlah lesi pada anak yang sehat berkisar antara /?4%?44. #ada kasus sekunder karena paparan di rumah gejala klinisnya lebih berat daripada kasus primer karena paparan di sekolah" hal ini mungkin disebabkan karena
paparan di rumah lebih intens dan lebih lama sehingga inokulasi virus lebih banyak.
Demam biasanya berlangsung selama lesi baru masih timbul" dan tingginya demam sesuai dengan beratnya erupsi kulit. arang di atas
;Eo" tetapi pada keadaan yang berat dengan jumlah lesi banyak dapat
mencapai 34"?o. Demam yang berkepanjangan atau yang kambuh
kembali dapat disebabkan oleh infeksi sekunder bakterial atau komplikasi lainnya. 8ejala yang paling mengganggu adalah gatal yang biasanya timbul selama stadium vesikuler.
Infeksi yang timbul pada trimester pertama kehamilan dapat menimbulkan kelainan kongenital" sedangkan infeksi yang timbul beberapa hari menjelang kelahiran dapat menyebabkan varicella kongenital pada neonatus.
:arena kemungkinan mendapat varicella pada masa kanak%kanak sangat besar" maka varicella jarang ditemukan pada 2anita hamil (4"9 tiap 1444 kehamilan. Diperkirakan 19F dari anak yang dilahirkan 2anita yang mendapat varicella ketika hamil akan menderita kelainan ba2aan
berupa bekas luka di kulit (cutaneous scars" berat badan lahir rendah"
hypoplasia tungkai" kelumpuhan dan atro tungkai" kejang" retardasi mental" korioretinitis" atro kortikal" katarak atau kelainan mata lainnya. Angka kematian tinggi. =ila seorang 2anita hamil mendapat varicella dalam /1 hari sebelum ia melahirkan" maka /?F dari neonatus yang dilahirkan akan memperlihatkan gejala varicella kongenital pada 2aktu dilahirkan sampai berumur ? hari. =iasanya varicella yang timbul berlangsung ringan dan tidak mengakibatkan kematian. Sedangkan bila seorang 2anita hamil mendapat varicella dalam 2aktu 3%? hari sebelum melahirkan" maka neonatusnya akan memperlihatkan gejala varicella kongenital pada umur ?%14 hari. Disini perjalanan penyakit varicella sering berat dan menyebabkan kematian sebesar /?%;4F. ungkin ini ada hubungannya dengan kurun 2aktu fetus berkontak dengan varicella dan dialirkannya antibody itu melalui plasenta kepada fetus.
Pemeriksaan Penun4ang11
% #emeriksaan laboratorium
Sangat penting untuk mendiagnosis pasien yang dicurigai menderita varisela atau herpes ,oster serta untuk menentukan terapi antivirus yang sesuai. 6eukopenia terjadi pada 9/ jam pertama" diikuti oleh limfositosis. #emeriksaan fungsi hati (9?F juga mengalami kenaikan. #asien dengan gangguan neurologi akibat varisela biasanya mengalami limfositik pleositosis dan peningkatan protein pada cairan serebrospinal serta glukosa yang umumnya dalam batas normal.
% 'istopatologi -es -,ank
#reparat diambil dari discraping dasar vesikel yang masih baru" kemudian di2arnai dengan pe2arnaan yaitu hemato&ylin%eosin" 8iemsaGs" HrightGs" toluidine blue ataupun #apanicolaouGs. Dengan menggunakan mikroskop cahaya akan dijumpai multinucleated giant cells.
#emeriksaan ini sensitivitasnya sekitar >3F. -es ini tidak dapat membedakan antara virus varisela ,oster dengan virus herpes simpleks.
% -eknik #!
etode virologi dengan mendeteksi DNA virus ataupun protein virus digunakan sebagai salah satu metode diagnosis infeksi $0$. Spesimen sebaiknya disimpan di dalam es atau pendingin dengan suhu %94 apabila penyimpanan dilakukan untuk 2aktu yang lebih lama.
% -eknik Serologi
Salah satu metode serologik yang digunakan untuk mendiagnosis infeksi $0$ didasarkan pada pemeriksaan serum akut dan konvalesens yaitu Ig dan Ig8. #emeriksaan $0$ Ig memiliki sensitivitas dan spesisitas yang rendah. !eaktivasi $0$ memacu Ig yang terkadang sulit dibedakan dengan kehadiran Ig pada infeksi primer. Salah satu kepentingan pemeriksaan antibodi Ig8 adalah untuk mengetahui status imun seseorang" dimana ri2ayat penyakit variselanya tidak jelas. #emeriksaan Ig8 mempunyai kepentingan klinis" guna mengetahui antibodi pasif atau pernah mendapat vaksin aktif terhadap varisela. :eberadaan Ig8 pada dasarnya merupakan petanda dari
infeksi laten terkecuali pasien telah menerima antibodi pasif dari imunoglobulin. -eknik lain adalah dengan menggunakan +uorescent% antibody membran eantigen assay" pemeriksaan ini dapat mendeteksi antibodi yang terikat pada sel yang terinfeksi oleh $0$. -es ini sangat sensitif dan spesik" hampir serupa dengan pemeriksaan en,yme immunoassay atau imunoblotting. #emeriksaan serologik lain yang mendukung adalah lateks aglutinasi" untuk mengetahui status imunitas terhadap $0$.
Penatalaksanaan3
6 Asiklovir
Asiklovir adalah suatu analog guanosin yang secara selektif difosforilasi oleh timidin kinase $0$ sehingga terkonsentrasi pada sel yang terinfeksi. Jn,im%en,im selular kemudian mengubah asiklovir monofosfat jadi trifosfat yang mengganggu sintesis DNA virus dengan menghambat DNA polimerase virus. #engobatan dini varisela (dalam /3 jam setelah timbul erupsi kulit pada anak imunokompeten berusia /%1/ tahun dengan dosis 3 & /4 mgkg==hari selama ? hari memperpendek masa sakit" meringankan derajat varisela" dan menurunkan demam lebih cepat. 'al yang sama juga didapatkan pada pengobatan varisela pada pubertas dengan dosis ? & >44 mghari selama ? hari. #ada orang de2asa imunokompeten " pengobatan dini (dalam /3 jam setelah timbul erupsi kulit dengan dosis ? & >44 mghari selama 9 hari mengurangi masa krustasi lesi kulit" luas penyakit" lamanya gejala dan demam.
6 $alasiklovir dan famsiklovir
erupakan prodrug asiklovir yang mempunyai bioavalability oral
yang lebih baik daripada asikovir sehingga kadar dalam darah lebih tinggi dan frekuensi pemberian obat berkurang. $alasiklovir adalah ester valin dari asiklovir yang secara en,imatik diubah menjadi asiklovir setelah diserap. )amsiklovir adalah prodrug dari pensiklovir" suatu analog nukleosida yang cara kerja dan aktivitas antiviralnya terhadap $0$ mirip dengan asiklovir.
#ada valasiklovir kadar plasma yang tinggi dapat dicapai dengan dosis ; & 1 g hari" mendekati kadar plasma asiklovir ? mg kg== setiap jam. )amsiklovir ; & ?44 mghari juga dapat mencapai kadar yang
tinggi dalam plasma. Namun belum ada formulasi nya untuk anak% anak.
6 Anti histamin oral
Dipenhidramin" dosis < /?%?4 mg kg == 3 jam untuk de2asa. Anak% anak < ? mg kg == dosis
6 Asetaminophen (antipiretik
De2asa < ?44%7?4 mgkali bila demam
Anak%anak < 14%1? mgkg == kali bila demam
% -opikal
*ntuk mengurangi gatal yang ditimbulkan oleh $0$ dapat diberikan bedak salicyl 4"?%1F
Pen7ega!an
#encegahan dengan melakukan vaksinasi. $aksin dapat diberikan aktif ataupun pasif. Aktif dilakukan dengan memberikan vaksin varicella
berasal dari galur yang telah dilemahkan (live attenuated. #asif dilakukan
dengan memberikan zoster imuno globulin (0I8 dari zoster imun plasma
(0I#.
*. Variola
$ariola (smallpox adalah penyakit menular pada manusia yang
disebabkan oleh virus variola major atau variola minor. #enyakit ini dikenal dengan nama 6atinnya" variola atau variola vera" yang berasal dari kata 6atin varius" yang berarti berbintik" atau varus yang artinya jera2at. $ariola muncul pada pembuluh darah kecil di kulit serta di mulut
dan kerongkongan.
Di kulit" penyakit ini menyebabkan ruam" dan kemudian luka berisi cairan. $. major menyebabkan penyakit yang lebih serius dengan tingkat kematian ;45;?F. $. minor menyebabkan penyakit yang lebih ringan (dikenal juga dengan alastrim" cottonpo&" milkpo&" 2hitepo&" dan uban itch yang menyebabkan kematian pada 1F penderitanya. Akibat jangka
panjang infeksi $. major adalah bekas luka" umumnya di 2ajah" yang terjadi pada 7?5>?F penderita.
$ariola adalah penyakit infeksi virus akut yang disertai keadaan umum yang sangat menular dan dapat menyebabkan kematian" dengan ruang kulit yang monomorf" terutama tersebar di bagian perifer tubuh.
tiologi3
#enyebab variola adalah virus variolae ada / tipe virus yang identik " tetapi menimbulkan / tipe variola yaitu variola mayor dan variola minor (alastrim. #erbedaan kedua virus itu adalah bah2a penyebab variola mayor bila dimokulasikan pada membrane karioalontrik tubuh pada suhu
;>o . Sedangkan yang menyebabkan variola minor tumbuh diba2ah
suhu itu.
pidemiologi
Ditularkan secara langsung dan airbone. #enyebaran penyakit ini kosmopolit" tetapi pada daerah tertentu member insidens yang tinggi" misalnya di Amerika -engah dan Selatan" 'india =arat" dan -imur auh. Dengan vaksinasi yang teratur dan terorganisasi baik" maka insidens akan jauh menurun" sehingga di daerah sebelumnya terdapat endemi tidak lagi
dijumpai kasus variola dan daerah ini dapat disebut sebagai bebas variola seperti di Indonesia. Sejak tahun 1E>3 oleh H'K seluruh dunia telah dinyatakan bebas dari penyakit ini. eskipun demikian kita harus 2aspada terhadap munculnya kembali penyakit ini.
Pato8siologi3
$ariola (smallpox) disebabkan oleh virus yang menyebar dari satu
orang ke orang lainnya melalui udara. $irus ini ditularkan dengan
menghirup virus dari orang yang terinfeksi. Selain itu" Smallpox juga bisa
menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi dan objek yang terkontaminasi seperti baju.
#enularannya melalui kontak langsung ataupun tak langsung tapi infeksi primernya selalu melalui ha2a nafas. $irusnya yang terdapat di udara" berasal dari debu pakaian" tempat tidur" dari keropeng yang jatuh ditanah ataupun dari ha2a nafas di penderita" terhirup bersama ha2a pernafasan sehingga terjadi penularan. acar adalah penyakit yang sangat menular.
$irus variola diperoleh dari inhalasi (pernafasan ke paru%paru. #artikel virus cacar dapat tetap pada benda seperti pakaian" tempat tidur" dan permukaan hingga 1 minggu. $irus dimulai di paru%paru" dari sana virus menyerang aliran darah dan menyebar ke kulit" usus" paru%paru" ginjal" dan otak. Aktivitas virus dalam sel%sel kulit menciptakan ruam yang disebut makula (karakteristik < datar" lesi merah. Setelah itu vesikel (lepuh mengangkat terbentuk. :emudian" pustula (jera2at berisi nanah muncul sekitar 1/%19 hari setelah seseorang menjadi terinfeksi. Sembuh dari cacar sering meninggalkan bekas di kulit oleh karena pustula.
anusia adalah host natural dari smallpox. #enyakit ini tidak dapat
ditularkan oleh serangga maupun he2an. ika seseorang pernah menderita cacar air" maka dia akan memiliki kekebalan dan tidak akan menderita cacar air lagi. -etapi virusnya bisa tetap tertidur di dalam tubuh
manusia" lalu kadang menjadi aktif kembali dan menyebabkan herpes
zoster .
5e4ala Klinik 3
asa tunas 1/%13 hari terdapat 3 stadium < 1. Stadium prodromal
Stadium ini berlangsung selama ;%3 hari yang ditandai dengan <
o Suhu tubuh naik (34o
o Nyeri kepala
o Nyeri tulang
o 6emas
o untah%muntah
/. Stadium makulao5 papular erupsi
Suhu tubuh kembali nomal" tetapi timbul makula%makula eritematosa dengan cepat akan berubah menjadi papula%papula
terutama dimuka dan ektremitas (termasuk telapak tangan dan kaki dan timbul lesi baru.
;. Stadium vesikula 5 pustulosa supurasi
Dalam 2aktu ? 5 14 hari timbul vesikula%vesikula yang cepat berubah menjadi pustule. #ada saat ini suhu tubuh akan meningkat dan lesi%lesinya akan mengalami umblikasi.
3. Stadium resolusi
=erlangsung dalam / minggu" stadium ini dibagi menjadi ; <
o Stadium krustasi < Suhu tubuh mulai menurun" pustule%pustula
mengering menjadi krusta
o Stadium dekrustasi < :rusta%krusta mengelupas" meninggalkan
bekas sebagai sifakriks atro. :adang%kadang ada rasa gatal dan stadium ini masih menular.
o Stadium rekon valensensi < 6esi%lesi menyembuh" semua krusta
rontok" suhu tubuh kembali normal" penderita betul%betul sembuh dan tidak menularkan penyakit lagi.
Pengobatan
#ada penderita penyakit cacar hal yang terpenting adalah menjaga gelembung cairan tidak pecah agar tidak meninggalkan bekas dan menjadi jalan masuk bagi kuman lain (infeksi sekunder" antara lain dengan pemberian bedak talek yang membantu melicinkan kulit. #enderita apabila tidak tahan dengan kondisi ha2a dingin dianjurkan untuk tidak mandi" karena bisa menimbulkan shock.
Kbat%obatan yang diberikan pada penderita penyakit cacar ditujukan untuk mengurangi keluhan gejala yang ada seperti nyeri dan demam" misalnya diberikan paracetamol. #emberian Acyclovir tablet (Desciclovir" famciclovir" valacyclovir" dan penciclovir sebagai antiviral bertujuan untuk mengurangi demam" nyeri" komplikasi serta melindungi seseorang dari ketidakmampuan daya tahan tubuh mela2an virus herpes. Sebaiknya pemberian obat Acyclovir saat timbulnya rasa nyeri atau rasa panas membakar pada kulit" tidak perlu menunggu munculnya gelembung cairan (blisters.
#engobatan penyakit cacar berfokus pada keluhan yang timbul" misalnya demam" menggigil" nyeri dipersendian" bintik kemerahan pada kulit yang akhirnya membentuk sebuah gelembung cair.
Kbat yang seharusnya diberikan <
% #aracetamol tablet
% Acyclovir tablet
% =edak -alek
% $itamin Neurobianneuroboran
1. "orbili1%3
orbili (campak" rubeola" BmeaslesC ialah penyakit infeksi virus akut" menular yang ditandai dengan ; stadium" yaitu< a. stadium kataral" b. stadium erupsi dan c. stadium konvalesensi.
tiologi
$irus campak merupakan virus !NA famili paramyxoviridae dengan
genus Morbili virus. Sampai saat ini hanya diketahui 1 tipe antigenik yang
mirip dengan virus #arain+uen,a dan umps. $irus bisa ditemukan pada sekret nasofaring" darah dan urin paling tidak selama masa prodromal hingga beberapa saat setelah ruam muncul. $irus campak adalah organisme yang tidak memiliki daya tahan tinggi apabila berada di luar tubuh manusia. #ada temperatur kamar selama ;%? hari virus kehilangan 74F sifat infektitasnya. $irus tetap aktif minimal ;3 jam pada temperatur kamar" 1? minggu di dalam penga2etan beku" minimal 3 minggu dalam temperatur ;?L" beberapa hari pada suhu 4L" dan tidak aktif pada p' rendah.
pidemiologi
ampak merupakan penyakit endemik di banyak negara terutama di negara berkembang. Angka kesakitan di seluruh dunia mencapai ?%14 kasus per 14.444 dengan jumlah kematian 1%; kasus per 1444 orang. ampak masih ditemukan di negara maju. Sebelum ditemukan vaksin pada tahun 1E7; di Amerika serikat" terdapat lebih dari 1"? juta kasus
campak setiap tahun. ulai tahun 1E7; kasus campak menurun drastis dan hanya ditemukan kurang dari 144 kasus pada 1EE>. Di Indonesia" campak masih menempati urutan ke%? dari 14 penyakit utama pada bayi dan anak balita (1%3 tahun berdasarkan laporn S:!- tahun 1E>?1E>7. :6= masih terus dilaporkan. Dilaporkan terjadi :6= di pulau =angka pada tahun 1E91 dengan angka kematian sekitar 1/F" :6= di #rovinsi a2a =arat pada tahun 1E>1 ()!M1?F" dan :6= di #alembang" 6ampung" dan =engkulu pada tahun 1EE>. #ada tahun /44;" di Semarang masih tercatat terdapat 143 kasus campak dengan )! 4F.
Pato8siologi/
ampak merupakan infeksi virus yang sangat menular" dengan sedikit virus yang infeksius sudah dapat menimbulkan infeksi pada seseorang. 6okasi utama infeksi virus campak adalah epitel saluran nafas nasofaring. Infeksi virus pertama pada saluran nafas sangat minimal. :ejadian yang lebih penting adalah penyebaran pertama virus campak ke jaringan limfatik regional yang menyebabkan terjadinya viremia primer. Setelah viremia primer" terjadi multiplikasi ekstensif dari virus campak yang terjadi pada jaringan limfatik regional maupun jaringan limfatik yang lebih jauh. ultiplikasi virus campak juga terjadi di lokasi pertama infeksi.
Selama lima hingga tujuh hari infeksi terjadi viremia sekunder yang ekstensif dan menyebabkan terjadinya infeksi campak secara umum. :ulit" konjungtiva" dan saluran nafas adalah tempat yang jelas terkena infeksi" tetapi organ lainnya dapat terinfeksi pula. Dari hari ke%11 hingga 13 infeksi" kandungan virus dalam darah" saluran nafas" dan organ lain mencapai puncaknya dan kemudian jumlahnya menurun secara cepat dalam 2aktu / hingga ; hari. Selama infeksi virus campak akan bereplikasi di dalam sel endotel" sel epitel" monosit" dan makrofag.
Daerah epitel yang nekrotik di nasofaring dan saluran pernafasan memberikan kesempatan serangan infeksi bakteri sekunder berupa bronkopneumonia" otitis media" dan lainnya. Dalam keadaan tertentu"
adenovirus dan herpes virus pneumonia dapat terjadi pada kasus campak.
-abel 1. #atogenesis infeksi campak tanpa penyulit
'ari anifestasi
4 $irus campak dalam droplet kontak dengan permukaan
epitel nasofaring atau kemungkinan konjungtiva Infeksi pada sel epitel dan multiplikasi virus
1%/ #enyebaran infeksi ke jaringan limfatik regional
/%; $iremia primer
;%? ultiplikasi virus campak pada epitel saluran nafas di
tempat infeksi pertama" dan pada !JS regional maupun daerah yang jauh
?%9 $iremia sekunder
9%11 anifestasi pada kulit dan tempat lain yang bervirus" termasuk saluran nafas
11% 13
$irus pada darah" saluran nafas dan organ lain
1?% 19
$iremia berkurang lalu hilang" virus pada organ menghilang
Sumber < )eigin et al./443. Textbook of Pediatric nfectious !iseases "th
edition
5e4ala Klinik
asa inkubasi 14%/4 hari dan kemudian timbul gejala%gejala yang
dibagi dalam ; stadium" yaitu <7
6 Stadium kataral (prodormal
Stadium ini berlangsung selama 3%? hari disertai gambaran klinis seperti demam" malaise" batuk" fotopobia" konjungtivitis" dan cory,a. enjelang akhir dari stadium kataral dan /3 jam sebelum timbul enantem" terdapat bercak koplik ber2arna putih kelabu sebesar ujung jarum dan dikelilingi oleh eritema. 6okasinya di mukosa bukal yang berhadapan dengan molar ba2ah. 8ambaran darah tepi leukopeni dan limfositosis.
6 Stadium erupsi
ory,a dan batuk bertambah. -imbul enantem atau titik merah di palatum durum dan palatum mole. :adang 5 kadang terlihat bercak koplik. -erjadi eritem bentuk makulopapuler disertai naiknya suhu badan. Diantara macula terdapat kulit yang normal. ula%mula eritema timbul dibelakang telinga" bagian atas lateral tengkuk sepanjang rambut dan bagian belakang ba2ah. :adang%kadang terdapat perdarahan ringan pada kulit. !asa gatal" muka bengkak. !uam mencapai anggota ba2ah pada hari ke ;" dan menghilang sesuai urutan terjadinya.
-erdapat pembesaran kelenjar getah bening di sudut mandibula dan di daerah leher belakang. Sedikit terdapat splenomegali" tidak jarang disertai diare dan muntah.
$ariasi yang biasa terjadi adalah =lack easless" yaitu morbili yang disertai dengan perdarahan di kulit" mulut" hidung" dan traktus digestivus.
6 Stadium konvalesensi
Jrupsi berkurang menimbulkan bekas yang ber2arna lebih tua atau hiperpigmentasi (gejala patognomonik yang lama kelamaan akan hilang sendiri. Selain itu ditemukan pula kelainan kulit bersisik. 'iperpigmentasi ini merupakan gejala patognomonik untuk morbilli.
#ada penyakit%penyakit lain dengan eritema atau eksantema ruam kulit menghilang tanpa hiperpigmentasi. Suhu menurun sampai normal kecuali bila ada komplikasi.
Pengobatan
Simtomatik yaitu antipiretika bila suhu tinggi" sedativum" obat batuk dan memperbaiki keadaan umum. -indakan lain adalah pengobatan segera terhadap komplikasi yang timbul.
Diberikan sedatif" antipiretik untuk demam tinggi" tirah baring dan masukan cairan yang cukup. #enderita harus dilindungi dari kontak dengan cahaya yang kuat selama masa fotofobia. Adanya komplikasi seperti ensefalitis" SS#J" bronkopneumonia pada setiap kasus harus dinilai secara individual.
Pen7ega!an3
% Imunisasi aktif
Imunisasi campak a2al dapat diberikan pada usia 1/%1? bulan tetapi mungkin diberikan lebih a2al pada daerah dimana penyakit terjadi (endemik. Imunisasi aktif dilakukan dengan menggunakan strain Sch2ar, dan oraten. $aksin tersebut diberikan secara subcutan dan menyebabkan imunitas yang berlangsung lama. Dianjurkan untuk memberikan vaksin morbili tersebut pada anak berumur 14 5 1? bulan karena sebelum umur 14 bulan diperkirakan anak tidak dapat membentuk antibodi secara baik karena masih ada antibodi dari ibu. Akan tetapi dianjurkan pula agar anak yang tinggal di daerah endemis morbili dan terdapat banyak tuberkulosis diberikan vansinasi pada umur 7 bulan dan revaksinasi pada umur 1? bulan. Di Indonesia saat ini masih dianjurkan memberikan vaksin morbili pada anak berumur E bulan ke atas.
$aksin morbili tersebut dapat diberikan pada orang yang alergi terhadap telur. 'anya saja pemberian vaksin sebaiknya ditunda sampai / minggu sembuh. $aksin ini juga dapat diberikan pada penderita tuberkulosis aktif yang sedang mendapat tuberkulosita. Akan
tetapi vaksin ini tidak boleh diberikan pada 2anita hamil" anak dengan tuberkulosis yang tidak diobati" penderita leukemia dan anak yang sedang mendapat pengobatan imunosupresif.
% Imunisasi pasif
Imunisasi pasif dengan kumpulan serum orang de2asa" kumpulan serum konvalesens" globulin plasenta atau gamma globulin kumpulan plasma adalah efektif untuk pencegahan dan pelemahan campak. ampak dapat dicegah dengan menggunakan imunoglobulin serum dengan dosis 4"/? m6kg diberikan secara intramuskuler dalam ? hari sesudah pemajanan tetapi lebih baik sesegera mungkin. #roteksi sempurna terindikasi untuk bayi" anak dengan penyakit kronis dan untuk kontak dibangsal rumah sakit anak.
% Isolasi
#enderita rentan menghindari kontak dengan seseorang yang terkena penyakit campak dalam kurun 2aktu /4%;4 hari" demikian pula bagi penderita campak untuk diisolasi selama /4%;4 hari guna menghindari penularan lingkungan sekitar.
Komplikasi
#ada penyakit campak terdapat resistensi umum yang menurun sehingga dapat terjadi alergi (uji tuberkulin yang semula positif berubah menjadi negatif. :eadaan ini menyebabkan mudahnya terjadi komplikasi sekunder seperti <
% =ronkopnemonia
=ronkopneumonia dapat disebabkan oleh virus campak atau oleh pneumococcus" streptococcus" staphylococcus. =ronkopneumonia ini dapat menyebabkan kematian bayi yang masih muda" anak dengan malnutrisi energi protein" penderita penyakit menahun seperti tuberkulosis" leukemia dan lain%lain. Kleh karena itu pada keadaan tertentu perlu dilakukan pencegahan.
% Jncephalitis morbili akut
Jncephalitis morbili akut ini timbul pada stadium eksantem" angka kematian rendah. Angka kejadian ensefalitis setelah infeksi morbili
ialah 1<1444 kasus" sedangkan ensefalitis setelah vaksinasi dengan virus morbili hidup adalah 1"17 tiap 1.444.444 dosis.
% SS#J (Subacute Scleroting panencephalitis
SS#J yaitu suatu penyakit degenerasi yang jarang dari susunan saraf pusat. Ditandai oleh gejala yang terjadi secara tiba%tiba seperti kekacauan mental" disfungsi motorik" kejang" dan koma. #erjalan klinis lambat" biasanya meninggal dalam 7 bulan sampai ; tahun setelah timbul gejala spontan. eskipun demikian" remisi spontan masih dapat terjadi. =iasanya terjadi pada anak yang menderita morbili sebelum usia / tahun. SS#J timbul setelah 9 tahun terkena morbili" sedang SS#J setelah vaksinasi morbili terjadi ; tahun kemudian.
#enyebab SS#J tidak jelas tetapi ada bukti%bukti bah2a virus morbilli memegang peranan dalam patogenesisnya. Anak menderita penyakit campak sebelum umur / tahun" sedangkan SS#J bisa timbul sampai 9 tahun kemudian SS#J yang terjadi setelah vaksinasi campak didapatkan kira%kira ; tahun kemudian. :emungkinan menderita SS#J setelah vaksinasi morbili adalah 4"?%1"1 tiap 14.444.444" sedangkan setelah infeksi campak sebesar ?"/%E"9 tiap 14.444.444.
% Immunosuppresive measles encephalopathy
Didapatkan pada anak dengan morbili yang sedang menderita desiensi imunologik karena keganasan atau karena pemakaian obat% obatan imunosupresif.
Prognosis
ampak merupakan penyakit self limiting sehingga bila tanpa disertai dengan penyulit maka prognosisnya baik.
D. 9ant!em subitum1";"?
J&anthem subitum mempunyai nama lain !oseola infantum" Si&th disease dan campak bayi merupakan suatu penyakit jinak pada anak%
anak yang biasanya terjadi pada usia kurang dari / tahun"
yang menyebabkan ruam yang diikuti dengan demam selama ; hari.
tiologi
''$%7 adalah agen etiologi pada sekurang%kurangnya >4%E/F kasus e&anthema subitum. ''$%7 merupakan salah satu dari tujuh virus herpes manusia. Diameter virus ini besar (1>?%/44 nm" berselubung" merupakan virus DNA helai ganda sekitar 194 kilobasa. #ada mulanya diisolasi dari sel darah perifer manusia" bereplikasi pada sel - manusia baik sel D3 maupun D>" monosit" megakariosit" sel pembunuh alamiah" sel glia" dan sel epitel serta sel salivarius. ''$%7 ini mempunyai / varian" yaitu human herpesvirus varian A yang tidak menyebabkan suatu penyakit" dan human herpes virus varian = yang paling banyak menyebabkan infeksi ''$%7 primer. $irus ini menyebar melalui air ludah (droplet dan sekret genital.
pidemiologi
Infeksi ''$%7 paling banyak ditemukan pada / tahun pertama kehidupan. Diperkirakan !oseola menyerang ;4 persen dari semua anak% anak. ''$%7 ini mempunyai distribusi global" dengan gejala kadang asimtomatik. orbiditas penyakit ini rendah pada bayi dengan imunokompenten karena menyebabkan gejala yang ringan" akan tetapi mortalitas tinggi pada orang de2asa yang menderita imunodesiensi karena dapat menimbulkan beberapa gejala seperti depresi saluran pernapasan" kejang dan gangguan multiorgan sehingga dapat menyebabkan kematian.Insidens !oseola infantum tidak dipengaruhi oleh ras dan jenis kelamin.
Pato8siologi?
''$%7 sering terdeteksi dalam saliva manusia dan kadang pada sekret genital. Infeksi primer dapat disertai dengan gejala%gejala atau dapat tidak bergejala. $iremia dapat dideteksi pada 3%? hari pertama !oseola
klinis dengan rata%rata sel terinfeksi 14; per 147 sel mononuklear. umlah
virus dalam darah dihubungkan secara langsung dengan keparahan penyakit.
-erdapat respon imun kompleks yang tersusun dari induksi berbagai sitokin (interferon alfa dan gamma" interleukin beta" faktor nekrosis tumor alfa" respon antibodi" dan reaktivitas sel%-. 'ilangnya viremia primer" demam" dan munculnya ruam biasanya dihubungkan dengan munculnya
antibodi anti%''$%7 neutralisasi serum dan mungkin menaikkan aktivitas sel pembunuh alami. Antibodi transplasenta melindungi bayi muda dari infeksi. Infeksi sel sumsum tulang in vitro menekan diferensiasi sel pendahulu dari semua deretan sel. Infeksi ''$%7 in vitro menghambat respon limfoproliferatif sel mononuklear darah perifer manusia.
:adar antibodi yang tinggi pada orang de2asa" seiring dengan pelepasan virus dalam ludah" dan deteksi asam nukleat virus dalam kelenjar ludah dan sel mononuklear darah perifer pada anak yang seropositif dan orang de2asa mendukung keadaan latensi ''$%7 yang hidup lama. Sifat reaktivasi penyakit dapat terjadi pada anak yang lebih tua dan orang de2asa" terutama pada mereka yang mempunyai defek pada imunitas seluler" seperti pada penderita transplan atau AIDS.
5e4ala Klinis
Infeksi ''$%7 mulai dengan gejala mendadak" demam setinggi ;E"3%
31"/4" fontanella anterior mencembung sehingga dapat timbul kejang.
:ejang dapat terjadi pada stadium pra%eruptif !oseola. ukosa faring mungkin sedikit meradang dan sedikit kory,a" biasanya anak tampak relatif baik 2alaupun demam.
Demam turun dengan cepat pada hari ke ;%3" ketika suhu kembali normal" erupsi berbentuk makulopapular tampak diseluruh tubuh" mulai pada badan" menyebar ke lengan dan leher" dan melibatkan muka dan kaki. !uam menghilang dalam ; hari. Deskuamasi jarang dan tidak ada pigmentasi. 6imfonodi dapat membesar terutama di daerah servikal tetapi tidak meluas seperti pada ruam rubella.
=erikut uraian gejala klinis roseola terkait ''$%7 (/<
Demam
-ingkat maksimum < ;E%344 (kisaran ;9"?%31"/4
6amanya < ;%3 hari (kisaran 1%9 hari
!uam
'ari kemunculan < ;%? hari sesudah mulai demam
6amanya < ;%3 hari (kisaran 1%7 hari
-andanya < akular" menyatu (seperti campak" 34F@
#apular (seperti rubella" ??F.
-empat < leher" perut" badan" punggung" tungkai
-anda dan gejala terkait
Adenopati oksipital atau servikal ;4%;?F
-anda atau gejala pernafasan ?4%??F
Diare ringan ??%94F
:ejang ?%;?F
Jdema palpebra 4%;4F
#encembungan fontanella anterior /7%;4F
)aringitis papuler 7?F
8ambar ? < !uam pada e&anthema subitum
Pengobatan
-idak ada terapi antivirus yang tersedia untuk infeksi ''$%7. Akan tetapi pada tahun /44/ !apaport et al" melaporkan bah2a terapi prolaksis menggunakan 8ansiklovir dapat digunakan untuk mencegah reaktivasi ''$%7 pada pasien yang mendapat transplantasi sumsum tulang.
-erapi yang direkomendasikan adalah terapi suportif. Antipiretik dapat
membantu dalam mengurangi demam. Dapat menggunakan
asetaminofen atau ibuprofen. #ada bayi dan anak muda yang cenderung untuk konvulsi" pemberian sedatif ketika mulai muncul demam mungkin efektif sebagai prolaksis terhadap kejang.
Setelah demam turun" sebaiknya anak dikompres dengan menggunakan handuk atau lap yang telah dibasahi dengan air hangat (suam%suam kuku guna menjaga tidak terjadinya demam kembali. angan menggunakan es batu" air dingin" alkohol maupun kipas angin.
Komplikasi
=eberapa komplikasi dari roseola infantum <
6 :ejang demam
6 Jncephalitis
6 eningitis
Prognosis
#rognosis !oseola adalah dubia (tidak dapat diramalkan karena pada anak dengan keadaan umum baik dan imunokompeten dapat bertahan tanpa adanya komplikasi" akan tetapi pada anak dengan keadaan imunosupresed maka infeksi dapat menjadi kronis dan timbul komplikasi yang dapat menyebabkan kematian.
. and, foot, and mout! disease
Dalam masyarakat infeksi virus tersebut sering disebut sebagai )lu
Singapura. Dalam dunia kedokteran dikenal sebagai #and$ %oot$ and
Mouth !isease (')D atau penyakit :aki" -angan dan ulut ( :- . :- adalah penyakit yang disebabkan oleh sekelompok enterovirus yang
disebut coxsackievirus" anggota dari famili Picornaviridae@ dengan gejala
klinis berupa lepuhan di mulut" tangan " dan kaki" terutama di bagian telapak" terkadang di bokong. 6epuhan di mulut segera pecah dan membentuk ulser yang dirasakan sangat nyeri dan perih oleh penderitanya sedangkan lepuhan di telapak kaki" tangan" dan beberapa bagian tubuh lain tidak terasa sakit atau gatal" tapi sedikit nyeri jika ditekan.
tiologi
#enyakit :- ini adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus !NA yang masuk dalam family #icornaviridae" 8enus Jnterovirus. 8enus yang lain adalah !hinovirus" ardiovirus" Apthovirus. Didalam 8enus enterovirus terdiri dari o&sackie A virus" o&sackie = virus. #enyebab :- yang paling sering pada pasien ra2at jalan adalah o&sackie A17" sedangkan yang sering memerlukan pera2atan karena keadaannya lebih berat atau ada komplikasi sampai meninggal adalah Jnterovirus 91.
o&sackie virus yang dipisahkan menjadi dua kelompok yaitu A dan =" yang didasarkan pada pengaruhnya terhadap tikus yang baru lahir (o&sackie A menyebabkan cedera otot" kelumpuhan" dan kematian". o&sackie = mengakibatkan kerusakan organ" tetapi hasil kurang parah. Ada lebih dari /3 berbeda serotipe virus dimana masing%masing virus memiliki protein yang berbeda pada permukaannya. $irus o&sackie menginfeksi sel inang dan menyebabkan sel inang menjadi lisis.
8ambar 7 <
-ipe A virus penyebab 'erpangina (lepuh menyakitkan di mulut" tenggorokan" tangan" kaki" atau di semua bidang. -angan" kaki" dan penyakit mulut (')D adalah nama umum dari infeksi virus. o&sackie A 17 ($A17 menyebabkan sebagian besar infeksi. ')D di AS Ini biasanya terjadi pada anak%anak (usia 14 dan di ba2ah" tetapi orang de2asa juga dapat mengembangkan kondisi. Ini penyakit anak%anak tidak harus bingung dengan penyakit kaki dan mulut biasanya ditemukan pada he2an dengan kuku (misalnya" pada sapi" babi" dan rusa. -ipe A juga menyebabkan konjungtivitis (peradangan pada kelopak mata dan area putihmata.
-ipe = menyebabkan epidemi virus pleurodynia (demam" paru%paru" dan nyeri perut dengan sakit kepala yang berlangsung sekitar dua sampai 1/ hari dan resolve. #leurodynia juga disebut penyakit =ornholm. Ada enam serotipe dari o&sackie = (1%7" dengan = 3 dianggap oleh beberapa peneliti sebagai kemungkinan penyebab diabetes di sejumlah individu.
:edua jenis virus (A dan = dapat menyebabkan meningitis" miokarditis" dan perikarditis" tetapi ini jarang terjadi dari infeksi o&sackie.
=eberapa peneliti menyarankan virus o&sackie (terutama o&sackie =3 memiliki peran dalam pengembangan tipe onset akut I (sebelumnya dikenal sebagai juvenile diabetes" namun hubungan ini masih dalam penyelidikan.
$irus o&sackie dan enterovirus lainnya dapat menyebabkan penyakit anak dari tangan" kaki" dan penyakit mulut. Namun" sebagian besar anak% anak dengan infeksi virus o&sackie sepenuhnya menyelesaikan gejala dan infeksi dalam 2aktu sekitar 14%1/ hari.
pidemiologi
')D terkait dengan J$91 telah lebih sering di Asia -enggara dalam beberapa tahun terakhir. )aktor resiko dalam epidemi penyakit ini termasuk kehadiran pusat penitipan anak" seringnya berkontak dengan penderita ')D" jumlah anggota keluarga yang besar" dan tempat tinggal di pedesaan.
enurut laporan" ')D menunjukkan tidak memiliki predileksi seksual. =eberapa data epidemi mengamati rasio laki%laki dan perempuan dominasi sedikit 1./%1.;<1.
=aru%baru ini (uli /41/" di Asia (terutama :amboja" anak%anak yang diduga terinfeksi Jnterovirus 91 memiliki angka kematian E4F. Ini epidemi (terutama pada bayi" balita" dan anak di ba2ah / tahun masih dalam penyelidikan intensif dan itu adalah peneliti kemungkinan akan memiliki pemahaman yang lebih baik dari angka kematian yang tinggi terkait dengan enterovirus 91. ika Jnterovirus 91 yang pada akhirnya ditemukan
bertanggung ja2ab atas kematian" kemungkinan virus telah
mengembangkan kemampuan mematikan baru untuk cepat menginfeksi dan merusak jaringan paru%paru anak%anak. Namun" penelitian yang sedang berlangsung dan beberapa peneliti menunjukkan bah2a anak% anak mati dari kombinasi enterovirus 91" suis Streptococcus" dan koinfeksi virus dengue.
Pato8siologi
#enyakit ini sangat menular dan sering terjadi dalam musim panas. :- adalah penyakit umum yang biasa terjadi pada kelompok masyarakat yang sangat padat dan menyerang anak%anak usia / minggu sampai ? tahun. Krang de2asa umumnya kebal terhadap enterovirus. #enularannya melalui kontak langsung dari manusia ke manusia yaitu melalui droplet" air liur" tinja" cairan dari vesikel atau ekskreta. #enularan kontak tidak langsung melalui barang" handuk" pakaian" peralatan makanan" dan mainan yang terkontaminasi oleh sekret tersebut. -idak ada vektor tetapi ada pemba2a penyakit seperti lalat dan kecoa.
#enyakit :- ini mempunyai imunitas spesik" namun anak dapat terkena :- lagi oleh virus strain Jnterovirus lainnya. #enyakit tangan" kaki dan mulut adalah penyakit umum dan penyebarannya dapat terjadi di antara kelompok anak" misalnya di sekolah atau di tempat penitipan anak. #enyakit tangan" kaki dan mulut biasanya tersebar melalui hubungan sesama manusia. $irus ini tersebar melalui fekal%oral pada tangan yang tercemar" namun bisa juga disebarkan melalui lendir mulut atau sistem pernapasan dan kontak langsung dengan cairan di dalam lepuhnya. Sesudah berhubungan dengan orang yang terkena" biasanya di antara ;%? hari lepuh baru akan timbul. Selama masih ada cairannya" lepuh ini bisa menular dan virus ini juga bisa berminggu%minggu berada di dalam kotoran.
#enyakit :- mempunyai masa inkubasi ;%7 hari. Selama masa epidemik" virus menyebar dengan sangat cepat dari satu anak ke anak yang lain atau dari ibu kepada janin yang dikandungnya. $irus menular melalui kontak langsung dengan sekresi hidung dan mulut" tinja" maupun virus yang terhisap dari udara. Implantasi dari virus di dalam bukal dan mukosa ileum segera diikuti dengan penyebaran menuju nodus%nodus limfatik selama /3 jam. Setelah itu segera timbul reaksi berupa bintik merah yang kemudian membentuk lepuhan kecil mirip dengan cacar air di bagian mulut" telapak tangan" dan telapak kaki. Selama 9 hari kemudian kadar antibodi penetral akan mencapai puncak dan virus tereliminasi.
"anifestasi Klinis
#enyakit tangan" kaki dan mulut yang ringan biasanya disebabkan oleh o&sackievirus. Anak usia di ba2ah ? tahun sering terkena infeksi virus ini" meskipun pada orang de2asa dapat juga terjadi. Infeksi o&sackievirus
mungkin sama sekali tidak menunjukkan gejala atau hanya ringan(1/.
8ejala penyakit dia2ali dengan demam tidak tinggi /%; hari" diikuti nyeri tenggorokan atau faringitis" sulit makan dan minum karena nyeri akibat luka di mulut dan lidah. :adang disertai sedikit pilek atau gejala seperti +u.
-imbul lepuhan atau vesikel yang kemudian pecah selama ?%14 hari. 6epuhan di mulut berukuran /%; mm yang segera pecah dan membentuk ulkus yang dirasakan sangat perih terutama saat makanminum" sehingga sukar untuk menelan. umlah ulkus di mulut mencapai ?%14 yang tersebar di daerah bukal" palatal" gusi" dan lidah seperti ditunjukkan pada gambar 7. *lkus di lidah paling lama sembuh.
*lkus juga dapat menyebar hingga saluran cerna yang lebih dalam sampai ke lambung. #ada kondisi pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang baik" seluruh gejala dapat membaik selama ? 59 hari. =ersamaan dengan itu timbul rash atau ruam atau vesikel (lepuh kemerahanblister yang kecil dan rata" papulovesikel yang tidak gatal ditelapak tangan dan kaki. :adang%kadang rash atau ruam (makulopapul ada pada daerah bokong.
#ada bayi atau anak usia di ba2ah ? tahun yang timbul gejala berat harus dirujuk ke rumah sakit. 8ejala yang dianggap berat adalah
hiperpireksia (suhu lebih dari ;EK atau demam tidak turun%turun"
takikardi" sesak" anoreksia" muntah atau diare dengan dehidrasi" badan sangat lemas" kesadaran menurun dan kejang.
8ambar 7 < 6epuhan pada bibir dan lidah
6epuhan atau vesikel di kaki dan tangan dijumpai pada /; penderita" yang terutama tumbuh di bagian dorsal dan sisi%sisi jari serta telapak tangan seperti ditunjukkan pada gambar 9. 6epuhanvesikel yang dikenal
dalam istilah kedokteran sebagai erythema multiforma ini secara khas
berbentuk bulat atau elips yang akan mengering sendiri selama ;%9 hari.
8ambar 9 < 6epuhan pada telapak tangan #ermasalahan utama pada anak%anak dan balita adalah kesulitan untuk makan dan minum yang dengan beberapa bentuk komplikasi seperti mual" muntah" dan diare akibat ulkus di saluran pencernaan" serta demam panas" dapat menyebabkan dehidrasi. Di samping itu kemungkinan terjadinya superinfeksi oleh mikroba lain dapat memperparah penyakit dan menyebabkan berbagai komplikasi.
ontoh kasus <
Seorang anak laki%laki berumur 3 tahun dengan ri2ayat demam ringan sejak ? hari" malaise dan ri2ayat timbul ruam vesikular sejak ; hari.
-erdapat ruam pada telapak tangan (gambar >" telapak kaki (gambar E" lidah (gambar 14" dan bokong. 8ambaran klinis ini sangat karakteristik pada tangan" kaki" dan mulut. 6esi khas pada kulit berupa vesikel elips dikelilingi oleh halo eritematosa.
gambar > gambar E
gambar 14
Pemeriksaan aboratorium
#asien biasanya didiagnosis dengan penampilan klinis mereka. Secara klinis" ruam yang tampak biasanya pada tangan" kaki" dan mulut pada anak dengan demam dianggap diagnostik infeksi virus o&sackie. =iasanya" diagnosis ') dibuat pada kombinasi dari sejarah klinis dan temuan sik karakteristik. :onrmasi laboratorium jarang diperlukan kecuali pada komplikasi berat. Namun" dalam kasus yang jarang terjadi" tes virus dapat dilakukan untuk mengidentikasi virus" tetapi tes ini sangat mahal" biasanya perlu dikirim ke laboratorium diagnostik khusus virus yang menggunakan !-%#! dan sering memakan 2aktu sekitar dua minggu untuk mendapatkan hasilnya. #engujian ini hampir tidak pernah dilakukan karena sebagian besar infeksi diri terbatas dan biasanya ringan" tapi situasi ini bisa berubah karena 2abah di Alabama (;> anak" 1/F
dira2at di rumah sakit namun tidak ada kematian pada tahun /411%/41/ dan Jnterovirus 91 epidemi terbaru (sekitar E4? anak%anak dira2at di rumah sakit telah meninggal di :amboja. !-%#! pengujian dapat membedakan antara genera virus banyak" spesies" dan subtipe. Strain virus o&sackie embedakan dari adenovirus" jenis enterovirus lainnya" virus gema" dan lain%lain dapat menjadi diperlukan di masa depan.
$irus dapat diisolasi dan diidentikasi melalui media kultur dan immunoassay dari lesi kulit" lesi mukosa" atau sampel tinja. Spesimen oral memiliki tingkat isolasi tertinggi. #ada pasien dengan vesikel" penyeka vesikel juga merupakan sumber yang baik untuk koleksi virus. #ada pasien tanpa vesikel" penyeka dubur dapat dikumpulkan. *ntuk isolasi virus" / s2ab koleksi yang direkomendasikan dari tenggorokan dan lainnya baik dari vesikel atau rektum.
*ji serologi (misalnya" akut dan tingkat antibodi sembuh dapat diperoleh. embedakan co&sackie%terkait dari J$%91%terkait ')D mungkin memiliki makna prognostik. #olymerase chain reaction (#! dan teknologi microarray antara berbagai cara untuk mengidentikasi virus penyebab. -es spesik bervariasi antara rumah sakit.
Prognosis
')D merupakan penyakit yang bersifat self&limited disease yang
sembuh dalam kisaran 9%14 hari dan prognosisnya baik" tapi pada beberapa pasien tertentu seperti pengguna imunosupresan atau neonatus"
infeksi dapat berkembang menjadi komplikasi yang mengancam ji2a.19
-etapi beberapa kasus dilaporkan mengalami demam yang lama" keluhan
sistemik" diare" dan nyeri sendi.?
+. "#"PS1"3"1;
umps (#arotitis Jpidemika adalah penyakit infeksi akut dan menular yang disebabkan virus. $irus menyerang kelenjar air liur di mulut" terutama kelenjar parotis yang terletak pada tiap%tiap sisi muka tepat di
ba2ah dan di depan telinga.9
umps atau parotitis epidemika merupakan self limiting disease yang
disebabkan oleh infeksi virus yang paling sering terjadi di sekolah%usia anak dan remaja. 8ambaran klasik mumps adalah pembengkakan nonsuppuratif dan rasa nyeri kelenjar ludah. Infeksi ini biasanya bersifat jinak" dan banyak kasus yang subklinis.
tiologi
#enyebab adalah virus mumps.9 $irus ini adalah anggota kelompok
paramiksovirus" yang juga mencakup parain+uen,a" campak" dan virus penyakit Ne2castle. 'anya diketahui ada satu serotype. =iakan manusia atau sel ginjal kera terutama digunakan untuk isolasi virus. #engaruh sitopatik kadang%kadang ditemukan" tetapi hemadsorpsi merupakan indikator infeksi yang paling sensitif. $irus telah diisolasi dari ludah" cairan
serebrospinal" darah" urin" otak dan jaringan terinfeksi lain.;
$irus penyebab mumps dapat menyebar melalui kontak langsung dengan percikan ludah" bahan muntah dan urine. $irus masuk ke dalam tubuh melalui hidung atau mulut. $irus memperbanyak diri di saluran napas atas dan menyebar ke kelenjar getah bening lokal. asa ini dikenal dengan masa inkubasi dan berlangsung selama 1/%/? hari. :emudian virus akan menyebar ke seluruh tubuh dengan lokasi yang dituju adalah kelenjar parotis" ovarium (indung telur pada 2anita atau testis (buah ,akar pada laki%laki" pankreas" tiroid" ginjal" jantung atau otak.
pidemiologi1;
Insidens penyakit parotitis telah jauh menurun dibandingkan dengan periode sebelum tahun 1E79. Di Amerika Serikat data yang dilaporkan
oleh D (Centre of !isease Control yang terakhir" hanya menyebutkan
17E/ kasus pada tahun 1EE;. Di !S. Dr. ipto angunkusumo akarta penderita parotitis yang berobat di unit ra2at jalan sejak tahun 1EE3 % 1EE> adalah sebanyak 71 kasus" sedangkan data Survai !umah -angga 1E77 tidak menyertakan parotitis sebagai penyakit yang diteliti. Salah satu virus penyebab parotitis adalah mumps" golongan paramy&ovirus
yang terdiri dan satu rangkaian tunggal !NA yang memiliki kapsul
ipoprotein. 8olongan umur ?%E tahun adalah golongan yang paling
banyak diserang oleh penyakit ini. :omplikasi yang berat meliputi orkitis" pankreatitis" meningoensefalitis" dan berbagai keterlibatan organ keIenjar
lainnya./
eskipun insiden menurun pada semua kelompok usia" penurunan terbesar (O ?4F pengurangan tingkat kejadian per 144.444 penduduk terjadi pada orang yang berusia 14 tahun atau lebih. Krang yang berusia 1? tahun atau lebih tua menyumbang lebih dari sepertiga dari total yang dilaporkan pada tahun 1E>?%1E>9" sedangkan pada periode 1E79%1E91" rata%rata hanya >F dari kasus yang dilaporkan terjadi pada populasi ini. eskipun dilaporkan insiden mumps tetap meningkat di semua kelompok usia dari tahun 1E>?%1E>9" peningkatan paling dramatis adalah di kalangan remaja yang berusia 14%13 tahun (peningkatannya hampir 9 kali lipat dan de2asa muda yang berusia 1?%1E tahun (peningkatannya lebih dari > kali lipat.
:arena virus ini ada di seluruh dunia" risiko terkena mumps di luar Amerika Serikat mungkin tinggi. Di banyak negara di seluruh dunia" mumps tetap endemik. $aksin mumps digunakan di hanya ?9F dari negara%negara yang tergabung dalam Krganisasi :esehatan Dunia (H'K" sebagian besar negara%negara dengan ekonomi lebih berkembang.
Patogenesis
Sesudah masuk dan mulai membelah dalam sel saluran pernapasan" virus diba2a darah ke banyak jaringan" diantaranya ke kelenjar ludah dan kelenjar lain yang paling rentan.
Setelah virus masuk ke dalam sistem pernapasan" virus akan bereplikasi secara lokal. Diseminasi viremic kemudian terjadi pada jaringan target seperti kelenjar parotis. Sel nekrosis dan peradangan dengan inltrasi sel mononuklear adalah respon jaringan" :elenjar ludah edema dan terjadi deskuamasi sel epitel yang melapisi sel nekrotik.
"anifestasi Klinik
#enyakit ini paling sering terjadi pada anak%anak dan orang muda berusia lima sampai 1? tahun. 8ejalanya" nyeri se2aktu mengunyah dan
menelan. 6ebih terasa lagi bila menelan cairan asam seperti cuka dan air jeruk. #embengkakan yang nyeri terjadi pada sisi muka dan di ba2ah
telinga. :elenjarkelenjar di ba2ah dagu juga akan lebih besar dan membengkak. #enderita juga merasa demam. Suhu tubuh dapat
meningkat hingga ;E"?o. :omplikasi mungkin terjadi pada anak laki%laki
pada umur belasan tahun" nyeri pada perut dan alat kelamin. #ada penderita remaja perempuan" nyeri akan terasa juga di bagian payudara. :omplikasi serius terjadi jika virus mumps menyerang otak dan susunan syarat. Ini menyebabkan radang selaput otak dan jaringan selaput otak. #enularan penyakit ini melalui kontak langsung dengan penderita" seperti persentuhan dengan cairan muntah dan air seni penderita atau melalui
udara ketika penderita bersin atau batuk.9
8ambar 11 < #embesaran kelenjar parotis dan submandibular.
Pengobatan
#engobatan parotitis seluruhnya simtomatik. -irah baring harus diatur menurut kebutuhan penderita" tetapi tidak ada bukti statistic yang menunjukkan bah2a tirah baring ini mencegah komplikasi. Diet harus disesuaikan dengan kemampuan penderita untuk mengunyah. Krkitis harus diobati dengan dukungan local dan tirah baring. Arthritis parotitis dapat berespon terhadap pemberian / minggu agen antiradang kortikosteroid atau nonsteroid. Salisilat tampak tidak efektif.