• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN DAN EKSISTENSI HUKUM ADAT: Dari Sintesis, Transplantasi, integrasi Hingga Konservasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERKEMBANGAN DAN EKSISTENSI HUKUM ADAT: Dari Sintesis, Transplantasi, integrasi Hingga Konservasi"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Eksistensi hukum adat sebagai salah satu bentuk hukum yang diakui keberadaannya dalam kehidupan dan budaya hukum masyarakat Indonesia tercantum pada Undang-Undang Dasar

Hukum adat merupakan nilai-nilai (kebenaran dan keadilan) yang hidup di tengah-tengah masyarakat.Bahwa dalam kaitan dengan pembangunan substansi hukum, UUD 1945 secara

Hukum Adat adalah Hukum Non Statuir , hukum adat juga sebagai hukum yang berkembang dan hidup di masyarakat, sehingga unsure-unsur yang ada dalam hukum adat dapat menjadi asumsi

Di dalam pasal 5 Undang-Undang tersebut dinyatakan bahwa hukum agraria yang berlaku atas bumi, air dan ruang angkasa, berlaku hukum adat sepanjang tidak bertentangan

Pemanafaaat tanah ulayat oleh pihak invertor, sebaiknya memberikan manfaat terhadap masyarakat hukum adat tersebut, Manfaat secara langsung tidak ada, akan tetapi secara

Lembaga peradilan Adat Dayak Mualang mengenal istilah Ketemenggungan Adat yang dikepalai oleh seorang Temenggung Adat, dan ada pula tingkatan di bawahnya yaitu Menteri Adat.6 Suatu

Hukum Adat di Indonesia bersumber dari adat istiadat dan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat, sedangkan Common Law bersumber dari hukum Romawi.6 2 Tidak membedakan hukum publik dan

Dalam hal eksistensi hukum adat dalam pembentukan hukum nasional diantaranya harus memperhatikan nila-nilai dan kearifan lokal yang hidup dalam masyarakat, karena nilai-nilai,