• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA Kampus Baru. Lt. 10 Jl. Dipati Ukur Telp.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA Kampus Baru. Lt. 10 Jl. Dipati Ukur Telp."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

Kampus Baru. Lt. 10 Jl. Dipati Ukur 110-112 Telp. 2533754 Bandung

UJIAN TENGAH SEMESTER

SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2019/2020

Mata Kuliah : Akuntansi Sektor Publik Hari/Tgl. : Rabu, 6 Mei 2020.

Waktu : 90 MENIT Ruang/Kelas : online/AK-3/S1/IV Dosen : Dr.Ony Widilestariningtyas,Ak.CA. Sifat : Open Book

Petunjuk : 1. Kerjakan soal dengan baik dan jujur.


2. Kumpulkan melalui kuliah online.


I. MULTIPLE CHOICE (KULIAH ONLINE)

Kekuatan sosial masyarakat, yang umumnya berbentuk pemerintahan – organisasi sektor publik ini, dapat diklasifikasi dalam ...

a. Jawaban b,c,d benar b. Semangat kapitalisasi

c. Peristiwa politik dan ekonomi d. Inovasi teknologi

e. Jawaban b,c,d salah

Akuntansi sektor publik dapat didefinisikan sebagai ....

a. Mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen, pemerintah daerah.

b. Mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen di bawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan yayasan sosial, maupun pada proyek- proyek kerjasama sektor publik dan swasta.

c. Mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat

d. Mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di pemerintah daerah, BUMN, BUMD

e. Mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan yayasan sosial, maupun pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta

Peran fundamental akuntansi manajemen di organisasi sektor publik adalah...

(2)

a. Secara rinci tujuan umum dapat diturunkan menjadi membantu manajemen memformulasi kebijakan organisasi.

b. Secara rinci tujuan umum dapat diturunkan menjadi membantu manajemen dalam proses perencanaan organisasi.

c. Membantu manajer / pimpinan dengan informasi akuntansi yang dibutuhkan agar fungsi perencanaan dan pengendalian dapat dilakukan.

d. Secara rinci tujuan umum dapat diturunkan menjadi membantu manajemen dalam mengendalikan operasi.

e. Secara rinci tujuan umum dapat diturunkan menjadi membantu manajemen dalam mengendalikan kegiatan organisasi.

Akuntansi manajemen disusun menurut pondasi , yaitu ...

a. Organisasi b. Perilaku

c. Akuntansi dan psikologi d. Jawaban a,b,c benar.

e. Jawaban a,b,c salah.

Tujuan pengendalian internal adalah...

a. Untuk melindungi harta / aktiva organisasi dan pencatatan pembukuannya.

b. Mengecek kecermatan dan keandalan data akuntansi c. Meningkatkan efisiensi usaha.

d. Mendorong ditaatinya kebijakan manajemen yang telah ditetapkan.

e. Semua jawaban benar.

Kriteria untuk mengukur kualitas pengendalian manajemen dibawah ini benar, kecuali...

a. Sistem tunggal b. Sistem yang total c. Keselarasan tujuan

d. Kerangka pengelolaan keuangan e. Ritme dan integrasi.

Jenis sistem penganggaran yang diterima umum dibawah ini benar, kecuali...

a. Line item budgeting b. Item budgeting c. Incremental budgeting d. Zero base budgeting e. Performance budgeting

Anggaran sebagai instrumen kebijakan ekonomi, dapat diinterpretasi sebagai...

a. Arah program ekonomi dalam eksplorasi sumber daya.

(3)

II. ESSAI (KULIAH ONLINE)

1. Sebutkan perbedaan dan persamaan akuntansi sektor publik dan akuntansi sektor swasta ? 2. Sebutkan prinsip yang diterapkan organisasi profesi menurut GASB ?

3. Sebutkan aktivitas dalam proses manajemen publik ?

4. Gambarkan alur penyusunan anggaran daerah tahunan yang berorientasi pada pertanggungjawaban publik ?

5. Jelaskan keterbatasan dasar kas ?

BIASAKAN BERDOA DAHULU SEBELUM BEKERJA # SELAMAT BEKERJA # b. Menciptakan keseimbangan makro ekonomi.

c. Semua jawaban benar.

d. Distribusi sumber daya secara merata.

e. Anggaran harus diorganisasi

Teori unit pelaporan dalam penerapan laporan keuangan di sektor publik dapat dikemukan, yaitu ...

a. Teori kemepilikan b. Teori kesatuan c. Teori pendanaan d. Semua jawaban benar e. Teori pemerintahan

Karakteristik kualitatif laporan keuangan dibawah ini benar, kecuali...

a. Dapat dipahami b. Relevan

c. Keandalan

d. Dapat diperbandingkan e. Transaksi

(4)

Nama : Aliza Saba Rachma Kelas : 2 ak 3

Nim : 21118109

JAWAB MULTIPLE CHOICE (KULIAH ONLINE)

1. perisitwa ekonomi dan politik Jawaban b,c,d benar

2. mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen di bawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan yayasan sosial, maupun pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta.

3. Membantu manajer / pimpinan dengan informasi akuntansi yang dibutuhkan agar fungsi perencanaan dan pengendalian dapat dilakukan.

4. organisasi

5. semua jawaban benar 6. sistem tunggal 7. item budgeting

8. Semua jawaban benar.

9. Semua jawaban benar.

10.Transaksi

ESSAI (KULIAH ONLINE) NOMER 1

Persamaan akuntansi sektor publik dan sektor swasta, antara lain :

1. Kedua sektor, baik sektor publik maupun sektor swasta merupakan bagian integral dari sistem ekonomi, di suatu negara dan keduanya menggunakan sumber daya yang sama untuk mencapai tujuan organisasi.

(5)

2. Keduanya menghadapi masalah yang sama, yaitu masalah kelangkaan sumber daya (scarcity of resources), sehingga baik sektor publik maupun sektor swasta dituntut untuk menggunakan sumber daya organisasi secara ekonomi, efisien dan efektif.

3. Proses pengendalian manajemen, termasuk manajemen keuangan, pada dasarnya sama di kedua sektor. Kedua sektor tersebut membutuhkan informasi yang handal, relevan untuk melaksanakan fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian dan pengendalian).

4. Pada beberapa hal, kedua sektor menghasilkan produk yang sama, seperti sama-sama bergerak dibidang transportasi massal, pendidikan, kesehatan, penyediaan energi, dan sebagainya.

5. Kedua sektor terikat pada peraturan perundang-undangan dan ketentuan hukum lain yang disyaratkan

NO PERBEDAAN SEKTOR PUBLIK SEKTOR SWASTA 1 TUJUAN non profit motif profit motif

2 SUMBER PENDANAAN • Pajak

• Retribus

• Utang

• Obligasi Pemerintah

• Laba BUMD/BUMN

• Penjualan Aser Negara

• dsb

• Sumbangan, Hibah

Pembiayaan Internal

• modal sendiri

• laba ditahan

• penjualan aktiva

Pembiayaan Eksternal

• utang bank

• obligasi

• penerbitan saham 3 PERTANGGUNGJAWABA

N

Pertanggungjawaban kepada p u b l i k / m a s y a r a k a t d a n parlemen (DPT/DPRD)

Pertanggungjawaban kepada pemegang saham dan kreditor

4 STRUKTUR ORGANISASI Birokratis , Kaku dan Hirarki Fleksibel

• datar

• piramid

• lintas

• fungsional

• dsb 5 KARAKTERISTIK

ANGGARAN

Terbuka untuk publik Tertutup untuk publik NO

(6)

https://datakata.wordpress.com/2014/10/15/perbedaan-dan-persamaan-sektor-publik-dan- sektor-swasta/

NOMER 2

1) GAAP and legal compliance – Prinsip akuntansi berterima umum dan aturan hukum (1)

✓ Prinsip 1: Akuntansi dan Pelaporan

“ Sistem akuntansi pemerintahan harus memungkinkan (a) laporan keuangan disajikan secara wajar dan dengan pengungkapan penuh tentang posisi keuangan dan hasil operasi dana dan kelompok akun unit pemerintah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berterima umum dan (b) dapat menentukan dan menunjukkan kesesuaian dengan ketentuan hukum dan kontraktual”

2) Fund accounting – Akuntansi Dana (2-4)

✓ Prinsip 2: Sistem Akuntansi Dana

“ Sistem akuntansi pemerintahan harus diorganisasikan dan dioperasikan atas dasar dana. Dana didefinisikan sebagai kesatuan fiskal dan kesatuan akuntansi dengan seperangkat akun yang berimbang dengan sendirinya untuk mencatat kas dan sumber keuangan lain bersama-sama dengan utang yang terkait dan saldo dana atau modal yang masih tersisa sesuai dengan peraturan, restriksi, dan batasannya”

✓ Prinsip 3: Tipe Dana

6 SISTEM AKUNTANSI Basis Kas Menuju Akrual (Cash Toward Accrual), pada t a h u n 2 0 1 5 s e l u r u h n y a menggunakan basis accrual (Accrual Basis)

Basis Akrual (Accural Basis) PERBEDAAN SEKTOR PUBLIK SEKTOR SWASTA NO

(7)

✓ Prinsip 4: Jumlah Dana

“Unit-unit pemerintah harus menetapkan dan memelihara dana-dana yang dibutuhkan sesuai dengan aturan hukum dan administrasi. Jumlah dana yang dibentuk minimum sesuai dengan persyaratan legal dan operasi. Dana yang tidak diperlukan dapat menunjukkan ketidakflesibelan, terlalu kompleks, dan administrasi keuangan yang tidak efisien.”

3) Capital assets and long-term liabilities – Asset Tetap dan Utang Jangka Panjang(5-8)

✓ Prinsip 5: Akuntansi aktiva tetap dan utang jangka panjang umum

Pembedaan yang jelas harus dilakukan antara (a) aktiva tetap dan utang jangka panjang umum, dan (b) aktiva tetap dan utang jangka panjang dana:

a. Aktiva tetap dana kepercayaan tertentu atau dana trust harus dipertanggungjawabkan melalui dana tersebut. Semua aktiva tetap lain dari PEMERINTAH UMUM KEPEMILIKAN DAN KEPERCAYAAN

1. K E L O M P O K D A N A PEMERINTAH

(General-type Fund)

2. K E L O M P O K D A N A KEPEMILIKAN

(Propierty-type Fund)

Dana Umum (General Fund) Dana Perusahaan (Enterprise Fund)

Dana Pendapatan Khusus (Special Revenue Fund)

Dana Layanan Internal ( Internal Service Fund)

Proyek Modal (Capital Project Fund)

3. K E L O M P O K D A N A KEPERCAYAAN

(FIDUCIARY-TYPE FUND) Dana Pelunasan Utang (Debt

Service Fund)

KELOMPOK AKUN (ACCOUNT GROUP)

Dana Trust Belanja (Expendable Trust Fund)

D a n a Tr u s t B e l a n j a ( N o n - expendable Trust Fund)

Aktiva Tetap Umum (General Fixed Asset)

Dana Trust Pensiun (Pension Trust Fund)

Utang Jangka Panjang Umum (General Long Term Liabilities)

Dana Peragenan (Agency Fund)

(8)

suatu unit pemerintah harus dipertanggungjawabkan melalui kelompok akun aktiva tetap umum.

b. Utang jangka panjang dana kepercayaan tertentu atau dana trust harus dipertanggungjawabkan melalui dana tersebut. Semua utang jangka panjang lain dari suatu unit pemerintah harus dipertanggungjawabkan melalui kelompok akun Utang Jangka Panjang Umum.

Penilaian Aktiva Tetap

✓ Prinsip 6 : Penilaian aktiva tetap

“ Aktiva tetap harus dinilai berdasarkan kos, atau jika kos tidak dapat ditentukan , penilaian aktiva tetap berdasarkan taksiran kos. Aktiva tetap donasi harus dicatat sebesar taksiran harga pasar pada saat diterima.”

Depresiasi aktiva tetap

✓ Prinsip 7: Depresiasi aktiva tetap

a. Depresiasi aktiva tetap umum tidak harus dicatat dalam akun dana pemerintahan. Depresiasi aktiva tetap umum dapat dicatat untuk tujuan analisis biaya; dan akumulasi depresiasi dapat dicatat dalam kelompok akun aktiva tetap umum

b. Depresiasi aktiva tetap dana tertentu yang dipertanggungjawabkan dalam dana kepercayaan harus dicatat dalam dana tersebut. Depresiasi juga dicatat dalam dana kepercayaan di mana biaya, laba dan/atau mempertahankan modal diukur.

✓ Prinsip 8:

Dasar akuntansi digunakan dalam akuntansi dana untuk mengukur posisi keuangan dan hasil operasi

a. Dana Pemerintahan. Pendapatan dan belanja harus diakui dengan basis akrual modifikasian. Pendapatan diakui pada periode akuntansi d mana pendapatan terukur dan tersedia. Belanja harus diakui dalam periode akuntansi di mana

(9)

utang terjadi. Kecuali, utang jangka panjang dan bunga yang belum jatuh tempo harus diakui pada saat jatuh tempo.

b. Dana Kepemilikan. Pendapatan dan biaya harus diakui dengan basis akrual.

Pendapatan diakui pada periode di mana terhimpun. Biaya harus diakui pada periode di mana terjadi.

c. Dana Kepercayaan. Pendapatan dan biaya datau belanja diakui dengan basis sesuai dengan tujuan pengukuran akuntansinya. Dana Trust Nonbelanja dan Dana Pensiun menggunakan basis akrual. Aktiva dan utang Dana Peragenen diakui dengan basis akrual modifikasian.

d. Transfer harus diakui pada periode akutnansi di mana utang piutang antardana timbul.

4) Measurement focus and basis of accounting – Fokus Perhitungan dan Basis Akuntansi (9)

✓ Prinsip 9: Anggaran

a. Setiap unit pemerintah harus menggunakan anggaran tahunan.

b. Sistem akuntansi harus menyediakan dasar untuk pengendalian melalui anggaran

c. Perbandiangan anggaran harus dilakukan dalam laporan keuangan dana pemerintahan yang telah menggunakan anggaran tahunan

5) Budgeting, budgetary control and reporting– Anggaran dan Akuntansi Negara (10)

✓ Prinsip 10 : Klasifikasi akun transfer, pendapatan, belanja, dan biaya

a. Transfer antardana dan hasil dari emisi utang jangka panjang umum harus diklasifikasikan secara terpisah dari pendapatan dan belanja atau biaya dana.

(10)

b. Pendapatan dana pemerintahan harus diklasifikasikan berdasarkan dana dan sumber. Belanja harus diklasifikasikan berdasrkan dana, fungsi (atau program), unit organisasi, aktivitas, karakter, dan objek.

c. Pendapatan dan biaya dana kepemilikan harus diklasifikasikan sedemikian rupa seperti dalam organisasi bisnis.

6) Classification and terminology– Klasifikasi dan Istilah (11-12)

✓ Prinsip 11 : Klasifikasi akun, transfer, pendapatan, belanja, dan biaya

a. Minimal dalam laporan aktivitas operasi harus menyajikan Laporan Aktivitas untuk dana pemerintahan dan juga tingkat detail yang dibutuhkan untuk dana pemerintahandari penerimaan dan belanja serta perubahannya dalam keseimbangan dana.

b. Pendapatan dana pemerintah harus diklasifikasikan berdasarkan dana dan sumber. Belanja harus diklasifikasikan berdasarkan fungsi, program, unit organisasi, aktivitas, karakteristik, dan objek.

c. Pendapatan dan biaya kepemilikan harus diklasifikasikan sedemikian rupa seperti dalam organisasi bisnis.

d. Hasil permasalahan dari hutang jangka panjang harus diklasifikasikan secara tersendiri antara penerimaan dan bekanja di dalam laporan keuangan dana pemerintah.

e. Transfer antar dana dan hasil dari emisi hutang jangka panjangumum harus diklasifikasikan secara terpisah dari pendapatan dan belanja atau biaya dana.

✓ Prinsip 12 : Istilah dan Klasifikasi umum

Istilah dan Klasifikasi umum harus digunakan secara konsisten melalui anggaran akun dan laporan keuangan setiap dana.

7) Annual financial reports – Lapoaran Keuangan Tahunan (13)

✓ Prinsip 13 : Laporan Keuangan Interim dan Tahunan

(11)

Laporan Keuangan

a. Laporan keuangan interim yang meliputi laporan posisi keuangan, hasil usaha, serta informasi lainnya harus disusun untuk tujuan pengendalian manajemen.

Pengawasan badan legislatif, dan bila perlu untuk tujuan pelaporan eksternal b. Laporan keuangan Tahunan Komprehensif yaitu laporan keuangan semua jenis

dana yang berada dalam suatu unit pemerintah. Termasuk bagian pendahuluan yang memberikan Peragaan, laporan keuangan semua dana, catatan laporan keuangan, serta informasi tambahan lainnya.

c. Laporan Keuangan Tujuan Umum yaitu laporan Keuangan seluruh dana yang sejenis dikonsolidasikan terpisah dari laporan keuangan komprehensif

d. Laporan Keuangan Unit Komponen yaitu laporan keuangan setiap dana tanpa dikonsolidasikan dalam sutau laporan keuangan dana yang sejenis .

Sumber: diakses pada 25/04/2020

https://www.academia.edu/17002561/Resume_AKPEM NOMER 3

1) Perumusan strategi (strategy formulation)

Perumusan strategi adalah proses penentuan visi, misi, tujuan, sasaran, target (outcome), arah dan kebijakan, serta strategi organisasi. Perumusan strategi merupakan tugas dan tanggung jawab manajemen puncak (top management). Perumusan strategi dapat bersifat tidak sistematis dan tidak harus kaku.

2) perencanaan strategik (strategic planning)

Sistem pengendalian manajemen diawali dari perencanaan strategik (strategic plannig).

Perencanaan strategik adalah proses penentuan program-program, aktivitas, atau proyek yang akan dilaksanakan oleh suatu organisasi dan penentuan jumlah alokasi sumber daya yang akan dibutuhkan.

(12)

3) Penganggaran

Tahap penganggaran dalam proses pengendalian manajemen sektor publik merupakan tahap yang dominan. Proses penganggaran pada organisasi sektor publik memiliki karakteristik yang agak berbeda dengan penganggaran pada sektor swasta. Perbedaan tersebut terutama adalah adanya pengaruh politk dalam proses penganggaran.

4) Oprasional (Pelaksanaan Anggaran) 5) Evaluasi Kinerja

Penilaian kinerja adalah tahap akhir dari proses pengendalian manajemen, yang merupakan bagian dari proses pengendalian manajemen yang dapat digunakan sebagai alat pengendalian.

Pengendalian manajemen melalui sistem penilaian kinerja dilakukan dengan cara menciptakan mekanisme reward & punishment. Sistem pemberian penghargaan (rewards) dan hukuman (punishment) digunakan sebagai pendorong bagi pencapaian strategi.

Sumber : https://santigustiani.wordpress.com/2009/10/30/sistem-pengendalian-manajemen- sektor-publik/

Empat Aktivitas Penting Dalam Membentuk Proses Manajemen 1) Perencanaan (Planning)

Aktivitas pertama adalah kegiatan perencanaan yang berperan untuk menetapkan apa yang harus dilakukan bisnis dan bagaimana cara yang tepat untuk melakukannya. Perlu anda ketahui, perencanaan memiliki tiga komponen penting yang harus diperhatikan yaitu menetapkan sasaran perusahaan, mengembangkan sebuah strategi untuk mencapai sasaran dan merancang rencana – rencana taktis dan operasional untuk menjalankan strategi yang telah dibuat.

2) Pengorganisasian (Organizing)

Pengorgasisan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengkoordinir segala sumber daya serta aktivitas yang dimiliki bisnis agar menjadi lebih terstrukstur sehingga dapat beroperasi secara optimal. Bisa dikatakan hal ini adalah tahap dimana kita membagi tugas berdasarkan

(13)

aspek pokok dalam bisnis seperti pemasaran, keuangan, produksi, administrasi dan lain sebagainya.

3) Pengarahan (Leading)

Setelah semuanya telah terstruktur dengan baik, langkah selanjutnya adalah bagaimana cara yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kita harus dapat memberikan pengarahan yang baik agar setiap aspek mengerti tentang apa yang harus mereka lakukan. Dengan kata lain kita harus pintar agar kita dapat mempengaruhi sekaligus memberikan motivasi agar mereka dapat bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan.

4) Pengendalian (Controlling)

Pengendalian ini dilakukan untuk memastikan apakah kegiatan yang telah dilakukan telah sesuai dengan apa yang direncanakan. Pengendalian merupakan kegiatan yang mengukur, membandingkan, menemukan penyimpangan serta memperbaiki kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Karena jika tidak kita kendalikan setiap kegiatan yang terjadi, kita mungkin tidak akan pernah tau ke arah mana sebenarnya bisnis kita sedang berjalan.

Sumber : http://whysocius.blogspot.com/2018/01/empat-aktivitas-penting-dalam- membentuk.html

NOMER 4

a. Tahap pertama adalah perencanaan dan penganggaran daerah. Perencanaan dan penganggaran daerah merupakan cermin dari efektifitas pengelolaan keuangan daerah yang baik untuk menunjang keberhasilan desentralisasi fiskal.

b. Proses perencanaan dimulai dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dengan memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.

RPJPD merupakan suatu dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode 20 (dua puluh) tahun yang digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk setiap jangka waktu 5 (lima) tahun.

(14)

c. Setelah RPJMD ditetapkan, pemerintah daerah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang merupakan penjabaran dari RPJMD untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah.

d. Kepala daerah berdasarkan RKPD menyusun rancangan kebijakan umum APBD.

Rancangan kebijakan Umum APBD yang telah dibahas kepala daerah bersama DPRD, selanjutnya disepakati menjadi Kebijakan Umum APBD (KUA). Berdasarkan kebijakan umum APBD yang telah disepakati, pemerintah daerah dan DPRD membahas rancangan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) yang disampaikan oleh kepala daerah. Kemudian Kepala daerah menerbitkan pedoman penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) SKPD sebagai pedoman kepala SKPD menyusun RKA- SKPD berdasarkan nota kesepakatan.

e. Setelah RKA-SKPD dibuat, selanjutnya adalah menyusun rencana peraturan daerah tentang APBD dan rancangan peraturan kepala daerah tentang penjabaran APBD.

Rencana peraturan tersebut akan dievaluasi kemudian ditetapkan oleh kepala daerah menjadi peraturan daerah tentang APBD dan peraturan kepala daerah tentang penjabaran APBD.

http://www.djpk.kemenkeu.go.id/?p=5747

NOMER 5

• Keterbatasan akuntansi berbasis kas adalah hanya memfokuskan pada arus kas dalam periode pelaporan berjalan, dan mengabaikan arus sumber daya lain yang mungkin berpengaruh pada kemampuan pemerintah untuk menyediakan barang-barang dan jasa- jasa saat sekarang dan saat mendatang; laporan posisi keuangan (neraca) tidak dapat disajikan, karena tidak terdapat pencatatan secara double entry; tidak dapat menyediakan informasi mengenai biaya pelayanan(cost of service) sebagai alat untuk penetapan harga (pricing), kebijakan kontrak publik, untuk kontrol dan evaluasi kinerja. 


https://syukriy.wordpress.com/ 2008/06/28/basis-akuntansi-pemerintahan/ (Diakses pada 15 April 13:08)

Referensi

Dokumen terkait

a) Laba atau rugi bersih periode yang bersangkutan. b) Setiap pos pendapatan dan beban, keuntungan atau kerugian beserta jumlahnya yang berdasarkan PSAK terkait diakui secara

Hall James A, 2001, Sistem Informasi Akuntansi, buku satu, Edisi Indonesia, Salemba Empat, Jakarta. Universitas

a) Bagi penulis, penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan peneliti mengenai pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi

• Meskipun metode ekuitas bukanlah pengganti konsolidasi, pendapatan yang dilaporkan oleh perusahaan induk/investor dalam laporan keuangan yang terpisah berdasarkan akuntansi

1) Pendapatan tidak kena pajak berpengaruh terhadap penerimaan pajak penghasilan orang pribadi di wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Kanwil Jawa Barat