• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

3 BAB II LANDASAN TEORI

Untuk merancang game The Legend of Gundala Putra Petir Return dibutuhkan landasan teori yang dapat membantu dalam proses game. Berikut adalah beberapa teori yang digunakan dalam perancangan game :

2.1 Gundala Putra Petir

Gundala adalah tokoh komik ciptaan Hasmi yang muncul pertama kali dalam komik Gundala Putra Petir pada tahun 1969. Genre komik adalah Fantasi. Jelas tampak pengaruh komik pahlawan super Amerika pada desain karakter maupun jenis kekuatannya, meskipun alur ceritanya bergaya Indonesia. Lokasi cerita sering digambarkan di kota Yogyakarta meskipun dalam filmnya pada tahun 1982 diceritakan berada di Jakarta. Gundala termasuk karakter komik yang cukup populer di Indonesia selain Si Buta dari Gua Hantu, Panji Tengkorak, dan Godam.

Komik ini bercerita tentang seorang pemuda yang bernama asli Sancaka, dia dianugrahi kekuatan yang luar biasa yaitu dia dapat mengeluarkan petir dari kedua tangannya. Gundala sering sekali membantu orang orang yang kesusahan dan dalam bahaya, karena hal tersebut orang orang menganggapnya sebagai super hero yang dapat mereka andalakan dalam membela kebenaran.

Layaknya manusia biasa, Sancaka juga mempunyai keseharian yang sama dengan pemuda lainnya. Dia bergaul dengan yang lain sama seperti biasa, berkuliah dan punya kehidupan pribadi. Dia mempunyai teman perempuan bernama Sakti, Sancaka sangat dekat dengan sakti, karena kedekatan itu Sancaka jatuh cinta dengan Sakti. Tapi Sakti tidak tahu bahwa Sancaka adalah seorang super hero yang sering dipanggil Gundala Putra Petir.

Kakak Sakti merupakan seorang ilmuan yang terkenal, dan banyak orang orang jahat yang menginginkan kemampuan kakak Sakti itu. Pada suatu malam saat semua sedang terlelap tidur, kakak Sakti yang bernama Surya sedang melakukan

(2)

commit to user

sebuah penelitian, tiba tiba ada segerombolan bandit yang dating menghampiri rumah Sakti.

Para bandit itu berniat untuk menculik Surya dengan tujuan agar Surya dapat menciptakan senjata yang hebat dan dapat membuat geng mereka semakin hebat dan ditakuti olah orang orang. Dengan segera para bandit melancarkan operasi penculikan Surya. Surya yang tak sadar bahwa dirinya sedang dalam intaian para bandit mendengar suara langkah kaki diluar rumah, Surya mengira suara itu adalah suara adiknya Sakti. Untuk memastikan siapa yang berada diluar, Surya membuka pintu dan keluar rumah untuk mengeceknya. Tiba tiba dengan cepat para bandit pun menutup mulut Surya dan membawa paksa Surya.

Sakti yang mendengar kegaduhan itu langsung keluar kamar dan mengecek apa yang sedang terjadi. Sakti menuju keruang kerja kakaknya dan dia terkejut kakaknya tidak ada ditempat dengan pintu yang terbuka. Dengan panik Sakti menelepon Sancaka dan menceritakan apa yang terjadi. Dengan gerak cepat Sancaka berubah menjadi Gundala Putra Petir dan segera menghampiri Sakti yang sedang menangis ketakutan.

Dalam memecahkan masalah ini Gundala dihadapkan dengan para bandit yang menghadangnya. Dia harus memberantas para bandit dari akar akarnya. Untuk mencapai bos besar para bandit, Gundala harus menghadapi para bandit yang kuat agar mereka mau meberi tau dimana bos besar mereka berada dan dimana Surya berada.

2.2 Game

Game merupakan suatu sistem yang memiliki aturan-aturan tertentu dimana pemain akan terlibat di dalam suatu permasalahan sehingga dapat menghasilkan suatu hasil yang dapat diukur yaitu menang atau kalah (Salen & Zimmerman, 2003). Game merupakan sesuatu hal yang dimainkan dengan suatu aturan tertentu yang biasa digunakan untuk tujuan kesenangan dan dapat juga digunakan untuk tujuan

(3)

commit to user

pendidikan. Game umumnya melibatkan stimulasi mental, fisik, atau keduanya. Banyak game yang dapat membantu mengembangkan keterampilan praktis yang berfungsi sebagai latihan, atau melakukan peran pendidikan, simulational, atau psikologis.

2.3 Jenis-Jenis Game

Menurut Samuel Henry, 2010. Jenis-jenis game berdasarkan genre-nya meliputi:

a. RPG (Role Playing Game)

Jenis game dimana pemain memainkan peran sebuah karakteryang biasanya merupakan tokoh utama. Dalam genre ini pemain yang akan berperan dalam membangun alur cerita dan parameter status kekuatan dari sang tokoh serta item pendukung dalam game.

b. FPS (First Person Shooting)

.Genre FPS, lebih berpusat pada pertempuran dan senjata-senjata berbasis proyektil melalui perspektif orang pertama. Pemain akan mendapatkan pengalaman tindakan melalui mata seorang protagonis

c. Third Person Shooter

Genre ini hampir mirip dengan FPS, namun menggunakan sudut pandang orang ketiga.

d. Strategi

Salah satu genre game yang menuntut keahlian berfikir pemain untuk mengendalikan karakter dalam jumlah yang banyak. Memutuskan pembangunan, pembuatan prajurit, mencari sumber daya hingga upgrade pasukan atau teknologi. Genre ini biasanya memiliki waktu gameplay yang panjang.

e. Simulation

Simulation adalah genre yang mementingkan realisme. Segala faktor pada game ini sangat diperhatikan agar semirip didunia nyata. Segala nilai, material,

(4)

commit to user

referensi, dan faktor lainnya adalah berdasarkan dunia nyata. Cara memainkannya juga berbeda, karena biasanya kontrol yang dimiliki cukup rumit. f. Puzzle

Game jenis ini sesuai namanya berintikan mengenai pemecahan teka-teki, baik itu menyusun balok, menyamakan warna bola, memecahkan perhitungan matematika, melewati labirin, sampai mendorong-dorong kotak masuk ke tempat yang seharusnya, itu semua termasuk dalam jenis ini. Sering pula permainan jenis ini adalah juga unsur permainan dalam game petualangan maupun game edukasi.

g. Racing

Racing game adalah game yang memungkinkan kita untuk mengendalikan sebuah kendaraan untuk memenangkan sebuah balapan. Selain itu pemain juga dapat membeli mobil, mengupgrade kendaraan sampai memodifikasi mobilnya untuk kepentingan balapan.

h. Action Adventure

Action Adventure adalah game berupa petualangan salah seorang karakter yang penuh dengan penuh aksi yang akan terus ada hingga game tersebut tamat. i. Fighting Game

Fighting adalah genre game bertarung. Jenis game ini memang memerlukan kecepatan refleks dan koordinasi mata-tangan, tetapi inti dari game ini adalah penguasaan jurus, pengenalan karakter dan timing sangatlah penting, selain itu combo-pun menjadi jurus utama untuk mengalahkan lawan secepat mungkin Genre fighting biasanya one on one dalam sebuah arena yang sempit.

j. Sports

Sports adalah genre bertema permainan olahraga. Sistem permainan akan berbeda-beda tergantung jenis olahraga yang menjadi tema game tersebut. Biasanya permainannya diusahakan serealistik mungkin dengan pemain aslinya.

(5)

commit to user

2.4 Game Engine

Game engine adalah sebuah sistem yang didesain untuk memfasilitasi dalam pembuatan sebuah game. (Kumar dkk, 2012) Sebuah game engine umumnya bertindak sebagai sebuah lapisan penghubung antara perangkat keras komputer atau low level code dengan antarmuka dari game engine untuk mengurangi banyaknya waktu yang diperlukan untuk mendesain dan melakukan coding dalam pembuatan sebuah game. Selain itu game engine juga dapat digunakan sebagai penyedia peralatan dengan kompulan dari fungsi-fungsi tertentu seperti hukum fisika, kecerdasan buatan, suara dan masih banyak lagi. Ada banyak fungsi-fungsi dengan kegunaan yang berbeda-beda yang dapat digunakan dalam pengembangan sebuah game tanpa harus menyita banyak waktu dalam melakukan coding ataupun desain dalam pengembangan game tersebut.

Game engine selain mempunyai fungsi-fungsi khusus juga memungkinkan pengembang game untuk membuat fungsi-fungsi sendiri yang belum terdapat dalam game engine tersebut. Selain itu hasil keluaran dari game yang dikembangkan dapat dijalankan tidak hanya dalam satu platform saja melainkan dapat dijalankan di berbagai platform.

2.5 Unity

Menurut Rosikhan Maulana Yusuf, Unity adalah sebuah game engine yang berbasis cross-platform. Unity dapat digunakan untuk membuat sebuah game yang bisa digunakan pada perangkat komputer, ponsel pintar android, iPhone, PS3, dan bahkan X-BOX. Unity adalah sebuah sebuah tool yang terintegrasi untuk membuat game, arsitektur bangunan dan simulasi. Unity bisa untuk games PC dan games Online. Untuk games Online diperlukan sebuah plugin, yaitu Unity Web Player, sama halnya dengan Flash Player pada Browser.

Unity tidak dirancang untuk proses desain atau modeling, dikarenakan unity bukan tool untuk mendesain. Banyak hal yang bisa dilakukan dengan unity, ada fitur audio reverb zone, particle effect, dan Sky Box untuk menambahkan langit. Fitur

(6)

commit to user

scripting yang disediakan, mendukung 3 bahasa pemrograman, JavaScript, C#, dan Boo. Flexible and EasyMoving, rotating, dan scaling objects hanya perlu sebaris kode. Begitu juga dengan Duplicating, removing, dan changing properties. Visual Properties Variables yang di definisikan dengan scripts ditampilkan pada Editor. Bisa digeser, di drag and drop, bisa memilih warna dengan color picker. Berbasis .NET. Artinya penjalanan program dilakukan dengan Open Source .NET platform, Mono.

Gambar 2.1 Unity Versi 4.6.2 2.6 Adobe Audition

Adobe audition adalah aplikasi pengolah suara profesional yang mengkombinasikan pengolahan suara digital tingakt lanjut dengan multitrack recording dalam satu program yang sama(Adobe).

Adobe audition dapat dijalankan baik disistem operasi Windows maupun Macintosh. Software ini biasa dikombinasikan dengan produk adobe yang lain yaitu Adobe After Effect dan Adobe Premier.

(7)

commit to user

Gambar 2.2 Adobe Audition Cs6 2.7 Corel Draw

Corel Draw adalah sebuah software desai grafis yang digunakan untuk membuat gambarr kartun, logo, ilustrasi, dan sebagainya. Selain iitu corel draw juga dapat digunakan untuk mengatur taa letak secara sederhana, contoh penggunaanya antara lain untuk membuat brosur, pamplet, surat undangan, cover buku, dan sebagainya(Galih Pranowo, 2010).

(8)

commit to user

Gambar 2.3 Corel Draw X7 2.8 Android

Android adalah sebuah platform open source komprehensif yang dirancang untuk perangkat mobile. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk perangkat mobile. Kemudian untuk mengembangkan Android tersebut, dibentuklah Open Handset Alliance. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk mempercepat inovasi pada perangkat mobile dan menawarkan kepada konsumen suatu pengalaman dalam pemakaian perangkat mobile yang lebih beragam atau luas, lebih murah, dan lebih baik (Gargenta, 2011). Saat ini Android sedang merevolusi dunia mobile. Untuk pertama kalinya, Android merupakan sebuah platform open source yang memisahkan perangkat keras dari perangkat lunak yang berjalan pada perangkat keras tersebut. Hal ini memungkinkan beberapa perangkat dalam jumlah yang besar untuk menjalankan aplikasi yang sama dan menciptakan ekosistem yang jauh lebih beragam untuk para pengembang dan konsumen.

Gambar

Gambar 2.1 Unity Versi 4.6.2
Gambar 2.2 Adobe Audition Cs6

Referensi

Dokumen terkait

Di mana pada saat wawancara kita difokuskan untuk memperhatikan suara yang tertangkap kamera, sudut pengambilan gambar, cahaya, pemindahan data ketika kartu memori di dalam

BAGAN SUSUNAN ORGANISASI UPTD DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN.. KEPALA DINAS

Gadai Emas Syariah Menurut Anshori adalah menggadaikan atau menyerahkan hak penguasa secara fisik atas harta/ barang berharga (berupa emas) dari nasabah (Rahin) kepada bank

a. Senjata Api untuk Satuan Pengamanan 1. Instansi pemerintah, proyek vital dan perusahaan swasta nasional serta Kantor Kedubes Republim Indonesia tertentu yang dapat

Kesimpulan yang dapat ditarik dalam tulisan ini adalah tanggung jawab negara peluncur mengenai ganti rugi dalam penyelesaian ganti rugi akibat pengoperasian

Untuk menguji keakuratan, dilakukan dengan cara memasukkan beberapa string nama yang mengandung ejaan (termasuk ejaan lama) bahasa Indonesia ke dalam algoritma

Pemisahan senyawa atau unsur-unsur yang dikandung sehingga didapatkan berat endapan dapat dilakukan melalui cara pengendapan pada analisis gravimetrik.. Kadar klorida dapat

Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyediakan bukti empiris tentang pengaruh penerapan akuntansi nilai wajar pada perusahaan perbankan terhadap