• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lima Anak Jalanan Penopang Kehidupan Keluarga: Bekerja Sebagai Pengamen, Pengemis, dan Pemulung di Kota Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Lima Anak Jalanan Penopang Kehidupan Keluarga: Bekerja Sebagai Pengamen, Pengemis, dan Pemulung di Kota Medan"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Daftar Pustaka

Agger, Ben. 2003. Teori Sosial Kritis: Kritik, Penerapan dan Implikasinya. Yogyakarta: Kreasi

Wacana.

Abdulsyani.2002. Sosiologi Skematika, Teori, Dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara

Andari, Soetji, Dkk. 2007. Uji Coba Model Perlindungan Anak Jalanan Terhadap Tindak

Kekerasan. Yogyakarta: B2P3KS.

Adriyanto, Ambar. 2005. Sebuah Model Permberdayaan Anak Jalanan Di Bojonegoro.

Semarang: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah Dan Budaya.

Alkotsar, Artidjo. 1984. Advokasi Anak Jalanan. Jakarta: Rajawali.

Arif Gisita. 1989. Masalah Perlindungan Anak. Jakarta: Akademi Pressindo.

Anwar, Evi Nurvidya dan Turro S.Wongkaren.1997 “ Masalah Anak dan Implikasi Ekonomi”,

Prisma, No.2, 1997, LP3ES, Jakarta.

Anonym.2006. Pedoman Pelayanan Sosial Anak Jalanan Korban Eksploitasi Ekonomi.

Jakarta: Direktorat Pelayanan Sosial Anak, Departeman Republik Indonesia.

Anonimus. 1980. Peraturan Pemerintah No. 31/1980 tentang Penanggulangan Gelandangan

dan Pengemis. Jakarta.

Azwab,1986. Gelandangan Menurut Pandangan Ilmuwan Sosial. PT.Pustaka, Jakarta.

Baron, R.B 1993. Konsep Diri, Teori, Pengukuran, Perkembangan, dan Perilaku. Penerjemah

(2)

Bachtiar, Wardi. 2006. MS. Sosiologi Klasik, Dari Comte hingga Parsons. Bandung : PT Remaja

Rosdakarya.

Bungin, M. Burhan. Penelitian Kualitatif. Bandung : Kencana Pradana Media

Candraningsih dan Indrasari. 2000. Anak Jalanan, Manifestasi Peningkatan Terhadap

Kebersamaan dan Kesetiakawanan Sosial. Yogyakarta.

Coleman,James S.2012. Dasar-Dasar Teori Sosial. (Terjemahan Imam Muttaqien bab 1-5,

Derta Sri Widowatie bab 6,15-24, dan Siwi Purwandari bab 7-14). Bandung: Nusa Media.

Direktorat Kesejahteraan Anak. 2000. Keluarga dan Lanjut Usia Deputi Bidang Peningkatan

Sosial, Modal Pelatihan Pimpinan Rumah Singgah. Badan Kesejahteraan Sosial. Jakarta.

Dhiny. 2003. Pola Kerja Anak Jalanan (Studi Kasus Pengamen Anak-Anak Jalanan Di Area

Tugu Kujang Kota Bogor , Provinsi Jawa Barat). Skripsi. Bogor: Jurusan Sosial Ekonomi

Pertanian, Institute Pertanian Bogor.

Dwi Susilo,Rachmad K. 2008. 20 Tokoh Sosiologi Modern. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media.

Elmina. 2003. Perempuan, Kekerasan Dan Hukum. Yogyakarta:UII Press.

Ghalia dan Lucie Setiana. 2005. Teknik Penyuluhan Dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta:

Pustaka Pelajar

Gosita, Arif. 1998. Masalah perlindungan Anak. Jakarta: Akademika Pressindo

Hadisuprapto, Paulus. 1996. Masalah perlindungan Hukum Bagi Anak. Bandung: Citra Aditya

(3)

Hanindita, Wiyono, Nurhadi. 1994. Anak-anak Jalanan dalam Warta Demografi Tahun ke 24.

Jakarta: Universitas Indonesia

Handayani, K. 2009. Dikutip dari Skripsi “Idenfikasi Anak Jalanan di Kota Medan”. Fakultas

Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sumatera Utara.

Handayo dkk. 2004. Profil Anak Jalanan Perempuan Di Kota Semarang (Kebutuhan Motivasi

Dan Aspirasi). Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang.

Hanandini, Dwiyanti, dan Machdaliza. 2008. Model Pembinaan Anak Jalanan dan Pengemis

melalui Pemberdayaan Keluarga Luas dan Institusi Lokal untuk Mengatasi Masalah Anak

Jalanan dan Pengemis di Sumatera Barat. Sumatera Barat: Universitas Andalas.

Hariadi, Sutoyo, Sukiadi, Ghosy, Saptansi, Asiyah, Karnaji, Dkk. 1999. Anak Jalanan DI Jawa

Timur, Masalah Dan Upaya Penangganannya. Surabaya: Airlangga University Press.

Herlina, Apong, Dkk. 2003. Perlindungan Anak Berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun

2002 Tentang Perlindungan Anak. Jakarta: Harapan Prima.

Huraerah, Abu,2012, Kekerasan Terhadap Anak, Edisi Ketiga. Bandung: Nuasa Cendikia

Huraerah, A. 2006. Kekerasaan terhadap Anak. Penerbit Nuansa. Bandung.

Iqbali, Saptono. 2005. Gelandangan-Pengemis (GEPENG) di Kecamatan Kubu, Kabupaten

Karangasem. Denpasar: Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Udayana.

Irwanto dkk, 1995. Pekerja Anak di Tiga Kota Besar : Jakarta, Surabaya, Medan, Jakarta.

Irwanto. 2011. Dikutip dari Tesis “Diskripsi Tentang Lingkungan Tempat Tinggal, Tempat

Bekerja dan Sosial Ekonomi Pengemis Di Kota Pekanbaru. Universitas Riau.

Isti, Suprayogi, dan Hamonangan.2012. Eksploitasi Anak Jalanan Sebagai Pengemis Di

Kawasan Simpang Lima Semarang. Jurusan HKn, Fakultas ilmu sosial, Universitas Negri

(4)

Ivan N. Patmadiwiria. 2000. Potret Kehidupan Anak Jalanan Yogyakarta. Yigyakarta: Center Of

Southeast Asian Studies, Uw-Madison.

Karjani dkk. 2001. Studi Tentang Penyusunan Model Pembinaan Dan Pemberdayaan Anak

Jalanan Dalam Jurnal Penelitian Dinamika Sosial Volume 2 Nomor 3. Fakultas Ilmu Sosial

Dan Polotik. Universitas airlangga.

Kartika, Tuti. 1997. Anak Jalanan Dan Model Penangannya (Studi Kualitatif) Tentang Anak

Yang Di Bina Oleh Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia Dan Yayasan Amalia di

Jakarta. Jakarta, Tesis. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia

Kartono, K. 2011. Patologi Sosial. Jakarta: PT. Raja Grafindo Parsada.

Kalida, Muhsin. 2005. Sahabatku Anak Jalanan. Yogyakarta: Alief Press.

Koentjaraningrat, 1989. Methode-Methode Penelitian Masyarakat, Jakarta, Gramedia

Koentjaraningrat,1982, Lima Keluarga Penggali Paris, Dalam Masalah-Masalah

Pembangunan: LP3ES, Jakarta.

Marlina, Wina. 2006. Analisis Tingkat kekerasan Pada Anak Jalanan (Kasus Anak Jalanan

Binaan RPA Gessang Ghosyaari, Bogor. Jawa Barat). Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian.

IPB

Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. 2007. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Ui Press

Maidin Gultom. 2008. Perlindungan Hukum Terhadap Anak. Dalam Sistem Peradilan Pidana

Anak Di Indonesia. Bandung: Rifika Aditama

Meleog. Lexy J. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Karya.

Merdeka Sirait, Ariest.2000. Perlindungan Anak: Keadaan di Indonesia . Dalam Anak Jalanan

Dilecehkan Anak Gendong Dimesinkan. Disunting oleh Maskun Iskandar. Jakarta: Lembaga

Pers Dr. Soetomo (LPDS).

(5)

Nurhadjatmo, Wahyu. 1999. Seksualitas Anak Jalanan. Yogyakarta: Pusat Penelitian

Kependudukan UGM.

Triasmoro, Gatot.2005. Kekerasan Terhadap Anak Jalanan. Studi Kasus Terhadap Satu Anak

Jalanan Di Wilayah Stasiun Jatinegara. Depok: Fisip Universitas Indonesia.

Oscar Lewis, 1988. Kisah Lima Keluarga, Telaah-Telaah Kasus Orang Meksiko Dalam

Kebudayan Kemiskinan: Yayasan Obor Indonesia.

Purwoko. 2013.Analisis Faktor Penyebab Keberadaan Anak Jalanan Kota Balikpapan. Ejournal

Sosiologi volume 1, nomor 4, 2013

Purnawati, dkk. 1993. Anak Jalanan. YKKSP. Medan.

Purnama, Dadang H. 2004. Modul Ajar Metode Penelitian Kualitatif. Inderalaya: Universitas

Sriwijaya.

Putra, Nusa. 1996. Potret Buram Anak Jalanan. Jakarta: Yayasan Akatiga Dan Gugus Analisis.

Poloma, Margaret.M. 2004. Sosiologi Kontemporer. Jakarta: Raja Grapindo Persada

Pratama, Agung. 2009. Fenomena pengemis di Bandung. Bandung: Jurnal.

Pramono, Herry, Dkk. 2001. Baseline Survei Untuk Program Dukungan Dan Pemberdayaan

Anak Jalanan Di Perkotaan. Jakarta: PKPM Unika Atma Jaya.

Ritzer,George & Goodman, Douglas J.2004. Teori Sosiologi Medern. Jakarta:Prenada Kencana

Media.

Ritzer, George, 2012, Teori-Teori Sosiologi dari Klasik, Modern, Posmo, Pustaka Pelajar,

Yogyakarta.

Riadi, Buyung. 2011. Tindakan Sosial Anak Jalanan (Pengamen)di Kawasan Pantai Losari.

Skripsi 1 Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Univeresitas Hasanuddin.

(6)

Roux, J Le. Street Children:” Running From” or “Runningto”?, Departemen of Psycho& Social

Pedagogics. University Of Pretoria.

Roesmini Dan Riza Risyanti. 2006. Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Hima PSM.

Sanituti, S & Bagong Suyanto dkk, 1999. Anak Jalanan di Jawa Timur (Masalah-Masalah dan

Upaya Penanganannya) Surabaya, Airlangga University Press.

Sarifuddin, D. 2009. Model Resosialisasi Anak Jalanan. Laporan Penenlitian. Universitas

Pendidikan Indonesia. Bandung.

Sallahuddin, Odi. 2000. Anak Jalanan Perempuan. Semarang: Yayasan Setara.

Santoso, P. (2010). Pengambilan Keputusan Tindakan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Hidup

(Fisik dan Psikologis) Pada Anak Jalanan. Surakarta, Jawa Tengah: Universitas

Muhammadiyah Surakarta, Fakultas Psikologi.

Salla, H. N. 2012. Ekspoitasi Anak Jalanan (Studi Kasus Tentang Anak Jalanan di Pantai Losari

Kota Makasar. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pilitik: Universitas Hasanudin.

Setiawan,H. 2001. Pengembangan Program Penangan Anak Jalanan Melalui Pendekatan

Community Based Jakarta. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : Universitas Indonesia

Sulistyowati. 2004. Faktor-Faktor Yang Perlu Diperhatikan dalam Penanganan Anak Jalanan di

Dki Jakarta (Studi Kasus Penanganan Anak Jalanan di Kawasan Rawa Bunga). Tesis.

Bogor: Program Studi Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan, Institut

Pertanian Bogor: Bogor.

Subakti, Dkk. 1997. Pemberdayaan Anak-Anak Terlantar. Surabaya: Airlangga University

Press.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suyanto, Bagong.2010. Masalah Sosal Anak. Jakarta Kencana.

(7)

Suyanto, Bagong, Hariadi, S Saniati. 2002. Krisis dan Child Abuse, Kajian Sosiologis Tentang

Kasus Pelanggaran Hak Anak dan Anak Yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (Child

In Needs of Special Protection). Airlangga University Press. Surabaya.

Suyanto, Bagong. 2000. Tindakan kekerasan Mengintai Anak-anak. Surabaya: Mediatama

Suryanto, Bagong. 2003. Pekerja Anak Dan Kelangsungan Pendidikannya. Surabaya: Airlangga

University Press.

Supeno, Hadi. 2010. Kriminalisasi Anak, Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.

Suparlan, Parsudi. 1984. Gelandangan: Sebuah Konsekuensi Perkembangan Kota, dalam

Gelandangan pandangan Ilmu Sosial. Jakarta: LP3ES.

Suhartini, T. 2008. Strategi Bertahan Hidup Anak Jalanan. Skripsi Program Studi Komunikasi

dan Pengembangan Masyarakat. Fakultas Pertanian IPB. Bogor.

Suparlan, Supriadi. 1999. Kemiskinan di Perkotaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Supartono. 2004. Bacaan Dasar Pendamping Anak Jalanan. Semarang: Yayasan Setara.

Supratiknya. 1995. Mengenal Perilaku Abnormal. Yogyakarta: Kanisius.

Sutina. 2001. Anak Jalanan Perempuan: Study Kualitatif Tentang Strategi Bertahan Hidup dan

Tindak Kekerasan Seksual Yang Dialami Anak Jalanan Perempuan di Kota Surabaya.

Dalam Jurnal Penelitian Dinamika Sosial Volume 2 nomor 3. Fakultas Ilmu Sosial dan

Ilmu Politik. Universitas Airlangga.

Suhendi, Hendi dan Wahyu Ramdani. 2001. Pengantar Studi Sosiologi Keluarga. Bandung:

Pustaka Setia

Soenyono. 2011. Pemberdayaan Masyarakat Miskin. Surabaya: Jenggala Pustaka Utama.

Soekanto, Soerjono. 2004. Sosiologi Keluarga Tentang Ikhwal Keluarga Remaja Dan Anak.

(8)

Soe’oed, R. Diniarti, F. 1999. Bungan Rampai Sosiologi Keluarga dalam T.O Ilromi

(Penyunting). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Soetomo. 2010. Masalah Sosial Dan Upaya Penaganannya. Jogjakarta: Pustaka Belajar.

Siregar, Hairani, dkk. 2006. Faktor Dominan Anak Menjadi Anak Jalanan di Kota Medan.

Jurnal. FISIP USU: Medan.

Swasono, Sri-Edi. 1990. Pedoman Menulis Daftar Pustaka, Catatan Kaki Untuk Karya Ilmiah

Dan Terbitan Ilmiah. Jakarta: Universitas Indonesia

Silalahi, Ulber. 2010. Metode Penelitian Sosial. Bandung : Refika Aditama.

Turnet, Bryan S. (Ed.). 2012. Teori Sosiologi: Dari Klasik Sampai Postmodern. Yogyakarta:

Pustaka Belajar.

Thalib, Muhammad. 2005. Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Anak. Yogyakarta: Ma’alimul

Usroh.

Usman,Hardius Dan Nachorowi Djal Nachorowi.2004. Pekerja Anak Di Indonesia: Kondisi,

Determinan, Dan Eksploitasi (Kajian Kuantitatif). Jakarta: Grasindo

Utami, Andri Yoga dkk.2002. Pekerja Anak di India. Jakarta: Jarak

Wahyu Nurhadjatmo. 1999. Seksualitas Anak Jalanan. Yogyakarta: Pusat Penelitian

Kependudukan Universitas Gajah Mada.

Widjaja.(2006). Permasalahan Anak Jalanan Usia Kanak-Kanak Akhir (10-12 Tahun) Sebagai

Pengamen Untuk Membantu Keluarga. Jakarta: Unika Atmajaya.

Wirawan, I.B. 2013.Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma. Jakarta :Kencana Prenada Media

Group.

Wiyogo, Nurhadi. 1997. Masalah-masalah Pekerja Anak. Jakarta: Yayasan Kesejahteraan Anak

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehidupan anak bekerja sebagai pemulung ditinjau dari segi keadaan pendidikan, keadaan sosial anak, dan keadaan ekonomi

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah eksploitasi anak jalanan sebagai pengamen di kawasan Simpang Lima kota Semarang, sedangkan tujuan dalam penelitian ini

Keluarga menyuruh anak-anaknya turun kejalanan untuk membantu memenuhi keuangan keluarga dengan cara mengamen; dan (c) faktor penyebab anak jalanan yang menjadi pengamen di

Terkait dengan pelaku kekerasan tersebut, pola tindak kekerasan yang dialami oleh pengemis anak meliputi : pengemis anak sering kali berkelahi dengan anak jalanan yang berada di

Penelitian mengenai Tinjauan Viktimologi Terhadap Anak Jalanan Sebagai Korban Kejahatan Kekerasan di Kota Palembang akan dilakukan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak

Skripsi ini menitikberatkan pada perlindungan hukum terhadap anak-anak jalanan yang berprofesi sebagai pengamen oleh pemerintah kota Medan di tinjau dari Peraturan

Adapunkriteria inklusi dari subyek penelitian adalah anak jalanan di Kota Semarang, pernah mengalami kekerasan seksual berupa perkosaan, baik per vaginal maupun per anal (sodomi),

Motivasi November Memberikan motivasi agar anak jalanan ke arah yang positif Sumber: Dinas Sosial Kota Tanjungpinang,2021 Melihat berbagai kondisi yang dialami anak jalanan,