Modul ke:
Fakultas
Program Studi
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)
Penggunaan Teknologi Informasi dalam E_Bisiness
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA
EKONOMI &
BISNIS
Manajemen &
Akuntansi
www.mercubuana.ac.id
Modul 3 : Pengguanaa Teknologi Informasi dalam E_Bisiness
1. E_Business & E-commerce
2. Jenis dan Komponen E-Commerce
3. Keuntungan dan Kendala E-Business & E- Commerce
4. Hubungan Sistem Informasi dan E-Business
1.
E-Business & E-Commerce
Sistem Informasi Manajemen
Pendahuluan
• E-business adalah penggunaan sistem
informasi, teknologi informasi, internet dan kolaborasi dengan konsumen, rekan kerja dan suppliers untuk mendukung proses bisnis
utama
• E-commerce merupakan suatu transaksi
dagang yang dilakukan secara online dalam suatu jaringan komputer yang tertata dalam database antara pihak penyedia produk
dengan pihak yang membutuhkan produk.
Dukungan E-Business mencakup
• Menyediakan informasi produk untuk berpartisipasi sepanjang suppy chain
• Menempatkan pesanan terhadap supplier
• Mengijinkan pelanggan untuk menempatkan pesanan
• Mengijinkan pelanggan untuk melacak pesanan
• Memenuhi dan mengirimkan pesanan ke pelanggan
• Menerima pembayaran dari pelanggan
• E-Business pertama dapat diterapkan perusahaan dalam fungsi bisnis secara tunggal antara lain pada fungsi marketing , human resources management, finance, accounting, production/operation
• Berikut ini adalah nama-nama produk aplikasi e-
business yang telah terintegrasi dan dikembangkan oleh the big four :
– Microsoft Dynamics
– Oracle Business Intelligence – SAP Business Suite
– IBM Business S2
Functional Business System
Tahap-tahap pengembangan E-Business
E - Commerce
Definisi Electronic Commerce (E-Commerce):
• E-commerce merupakan suatu tindakan melakukan
transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama (Robert E. Johnson)
• E-commerce berhubungan dengan penjualan,
periklanan, dan pemesanan produk yang semuanya dikerjakan melalui internet. (Gary Coulter & John Buddemeir)
• Kemampuan untuk melakukan bisnis secara elektronik melalui komputer, Fax, telepon dsb. (Donna Perry)
E-Commerce
• Walaupun istilah Electronic Commerce baru beberapa tahun terakhir mendapat perhatian, sebenarnya E-
Commerce telah ada dalam berbagai bentuk selama lebih dari 20 tahun.
• Teknologi yang disebut dengan Electronic Data
Interchange (EDI) dan Electronic Funds Transfer (EFT) pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1970- an.
• Pertumbuhan penggunaan kartu kredit, Automated
Teller Machines dan perbankan via telepon di tahun
1980-an juga merupakan bentuk-bentuk Electronic
E_commerce
• Komersialisasi dan privatisasi internet yang
meningkat beberapa tahun yang lalu, telah menjadi dasar pertumbuhan Electronic Commerce.
• E-commerce mengizinkan anda untuk menjual produk-produk dan jasa secara online.
• Calon pelanggan atau konsumen (di seluruh dunia) dapat menemukan website anda, membaca dan
melihat produk-produk, memesan dan membayar
produk-produk tersebut secara online.
E-Commerce vs Manual
Jenis E-Commerce
• Business-to-customer (B2C) – mengacu pada
transaksi-transaksi yg terjadi antara sebuah bisnis dan konsumen akhir produk. Ex:www.walmart.com
• Business-to-business (B2B) – mengacu pada transaksi antar bisnis dimana tidak ada pihak yang menjadi
konsumen akhir. Ex:www.grainger.com
• Consumer-to-consumer (C2C) – pasar online, saling membeli dan menjual antar konsumer.
Ex:www.ebay.com
• Business-to-government (B2G)
• Business Processes – informasi dipakai bersama
Contoh Kategori E-Commerce
• Anda memiliki sebuah perusahaan manufaktur
komputer yang melakukan aktivitas-aktivitas berikut di Internet:
– Menjual komputer kepada individu (B2C)
– Bagian-bagian pembelian (Contoh : harddisk, sumber daya dan lain-lain.) dari satu pemasok (B2B)
– Mempekerjakan Staf, mengelola rekening pelanggan, mengiklankan, dan lain-lain. (Proses Bisnis)
– Menjual komputer kepada Pemerintah untuk digunakan di sekolah (B2G)
– Pada eBay.com individu membeli dan menjual merek komputer ini (C2C)
Ruang Lingkup E-commerce
• Electronic Business, merupakan lingkup aktifitas perdagangan secara elektronik dalam arti luas
• Electronic Commerce, merupakan perdagangan yang dilakukan secara elektronik, mencakup:
- Perdagangan Via internet
- Perdagangan dengan fasilitas web internet
- Perdagangan dengan sistem pertukaran data
terstruktur secara elektronik
Kerangka Dasar E-commerce
Aplikasi e-commerce disusun berdasarkan infrastruktur teknologi, yaitu kombinasi antar komputer, jaringan
komunikasi dan software komunikasi.
Infrastruktur :
a. Jasa bisnis umum (proses pembelian & penjualan) b. Distribusi pesan dan informasi (pengiriman &
pengambilan informasi)
c. Isi multi media dan publikasi jaringan d. Information Superhighway
3.
Jenis dan Komponen E-Commerce
Sistem Informasi Manajemen
Dua Jenis Perusahaan yg Melakukan Bisnis di Internet
1) Perusahaan yang semata-mata hanya berada di internet (tidak ada toko fisik). Contoh:
amazon.com, cdnow.com
2) Perusahaan yg menggunakan e-commerce sebagai bagian kegiatan bisnis fisik yang ada.
Contoh: Barnes dan Noble (ada toko fisik dan
ada website e-commerce)
Jalan menuju e-Commerce
• Mengimplementasikan e-Commerce
merupakan rencana besar dan mempunyai resiko.
• Demi membuat E-Commerce mencapai
keunggulan kompetitif, maka perusahaan
harus memperoleh inteligensi bisnis (Bisnis
Intelligence)
Inteligensi Bisnis (Business Intelligence)
• Adalah aktivitas pengumpulan informasi
mengenai unsur-unsur di dlm lingkungan yg berinteraksi dgn perusahaan.
• Didapatkan dgn cara:
– Basis data external
ex: www.reuters.com utk mencari berita dgn subjek yg diminati oleh perusahaan
– Search engine
ex: www.google.com
Electronic Funds Transfer (EFT)
• Ketika data yg mewakili uang ditransmit melalui jaringan komputer, hal ini disebut electronic funds transfer
• Contoh EFT:
– Gaji langsung masuk ke akun bank
– Membayar tagihan menggunakan pembayaran elektronik
• EFT memegang peranan penting dlm e-
Commerce
Saran bagi Keberhasilan Penggunaan e- Commerce
1. Pastikan situs Web anda kuat
2. Pastikan browser dan struktur basis data Anda fleksibel maupun intuitif
3. Menekankan pada isi 4. Sering di-update
5. Melihat hal lain selain pelanggan
6. Tujukan isi pd kebutuhan spesifik pengguna
7. Buatlah antarmuka yg efisien dan cepat dr perspektif pengguna
8. Berada di lokasi Web yg tepat 9. Ciptakan rasa kebersamaan
10. Anda dpt meminta bantu profesional mengenai pembuatan dan pemeliharaan web
Manfaat- manfaat yang diharapkan dari E-Commerce
Perusahaan melaksanakan e-commerce untuk dapat mencapai perbaikan organisasi secara
keseluruhan. Perbaikan-perbaikan ini diharapkan merupakan hasil dari tiga manfaat utama :
Peningkatan pelayanan pelanggan sebelum, selama, dan setelah penjualan.
Peningkatan hubungan dengan pemasok dan komunitas keuangan.
Peningkatan imbal hasil ekonomis atas
pemegang saham dan investasi pemilik.
Komponen E-Commerce
• Electronic Data Interchange (EDI), sbg pertukaran data antara komputer antar berbagai organisasi
• Digital currency, memungkinkan user untuk memindahkan dananya secara elektronik
• Electronic Catalogs, merupakan antar muka grafis (GUI) yang umumnya
berbentuk halaman www berisi informasi
tentang penawaran produk dan jasa.
Keuntungan E-commerce
Bagi pengelola bisnis:
- Perusahaan dapat menjangkau pelanggan di seluruh dunia
- Efisiensi, tanpa kesalahan dan tepat waktu Bagi konsumen:
- Harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat Bagi manajemen:
- Peningkatan pendapatan & loyalitas pelanggan
Kelebihan E-Commerce
• Otomatisasi, menggantikan proses manual
• Integrasi, meningkatkan efisiensi & efektifitas proses
• Publikasi, memberikan jasa promosi &
komunikasi atas produk & jasa yang dipasarkan
• Interaksi, pertukaran data/informasi antar berbagai pihak yang akan meminimalkan
“human error”
• Transaksi, kesepakatan antara 2 pihak untuk
melakukan transaksi yg melibatkan institusi lain.
Strategi B2C untuk E-commerce
• Nilai uang e-commerce B2B membuat nilai uang e- commerce B2C terlihat begitu kecil. Hanya sekitar 6
persen dari nilai e-commerce dihasilkan oleh B2C. Jadi, mengapa memahami strategi bisnis untuk e-commerce untuk B2C menjadi begitu penting?
• Dua alasan adalah semakin banyaknya jumlah produk dan jasa yang tersedia untuk pengiriman digital dan semakin banyaknya pelanggan yang mampu mengatasi
keengganan mereka untuk melakukan pembelian menggunakan web.
• Kecepatan komunikasi yNg lebih cepat bagi komputer- komputer rumahan juga telah membuat pengiriman
produk-produk digital menjadi lebih prakktis. Kekhawatiran akan pencurian informasi, seperti informasi kartu kredit,
Produk-produk digital
• EDI terdiri atas transmisi data langsung komputer-ke-komputer
dalam suatu format struktur yang dapat dibaca oleh mesin. Meskipun EDI merupakan teknologi yang lebih lama, ia tetap penting karena memfasilitasi sebagian besar mayoritas perdagangan B2B.
Transmisi memungkinkan data dipindahkan atau diterima tanpa harus mengetik ulang. Jalur komunikasi, peranti keras komunikasi, dan jasa-jasa pendukung untuk EDI pada umumnya diberikan oleh perusahaan telepon (AT&T, MCI, dan lain-lain.
• Ketika jasa yang menjalankan dan mengelola jalur komunikasi (yang kadang disebut sirkuit) diberikan selain jalur itu sendiri, disebut juga jaringan bernilai tambah (value added network-VAN).
• EDI adalah implementasi dominan dari suatu IOS> lebih dari dua per tiga e-commerce dilaksanakan dengan menggunakan EDI,
dibandingkan dengan alternatif-alternatif IOS lainnya.
Produk-produk Fisik
• Barang-barang fisik dapat dikonsusmi melalui web, sebagai
gantinya harus dikirimkan kepada pelanggan. Perusahaan yang bergerak dalam e-commerce dapat tinggal menggunakan jasa perusahaan pengiriman surat atau barang swasta daripada memberikan jasa itu sendiri. Sebagian besar perusahaan jasa pengiriman populer menawarkan jasa yang melengkapi
aktivitas B2C sebuah perusahaan.
• Pelanggan dapat menggunakan situs web pengirim untuk melacak status kemajuan paket dari perusahaan sampai pengirimnya hingga ke depan pintu depan rumah mereka.
Dengan akses ke situs web pengirim, pelanggan akan dapat memiliki lebih banyak informasi dan kendali atas pengiriman pelacak secara online dapat membuat penjualan B2C lebih menarik.
Menggunakan Internet
• Awal mula internet dapat ditarik balik hingga tahun 1969, ketika pemerintah AS membuat
suatu jaringan yang disebut ARPANET. Usaha- usaha yang diawali di tahun 1989 mengarah
pada apa yang kita kenal hari ini sebagai world wide web.
• APARNET menunjukan bahwa permintaan dan
penerimaan data oleh seseorang melalui suatu
jaringan yang kompleks yang melibatkan banyak
komputer dan koneksi jaringan adalah suatu hal
yang mungkin untuk dilakukan .
World Wide Web
• Pada tahun 1989, tim Berners-lee, seorang ilmuan yang bekerja di CERN, laboratorium fisika partikel Eropa,
menemukan cara yang lebih baik bagi para fisikawan untuk saling berkomunikasi, ide ini adalah dengan menggunakan hypertext dokumen elektronik yang saling terkait.
• Ide ini menjadi kenyataan pada pertengahan tahun 1992 dalam bentuk World Wide Web. Ia juga memungkinkan
dikirimnya hypermedia yang terdiri atas teks, grafik, audio, dan video melalui World Wide Web. World Wide Web yang disebut juga dengan Web dan WWW, adalah informasi yang dapat
diakses melalui internet di mana dokumen-dokumen hypermedia (file-file komputer) disimpan dan kemudian diambil dengan cara-cara yang menggunakan metode
Kendala-kendala E-Commerce
• Biaya yang tinggi.
• Kekhawatiran akan masalah keamanan.
• Peranti lunak yang belum mapan atau
belum tersedia.
Dampak Internet pada Bisnis di Masa Mendatang
• Para pengguna internet adalah satu kelompok yang beragam. Banyak masih berusia muda, namun yang berusia lebih tua (dengan lebih banyak penghasilan untuk dibelanjakan) memiliki dampak yang subtansial pada ramalan ekonomi e-commerce. Bahkan ketika uang tidak langsung dibelanjakan secara online, konsumen sering kali menggunakan Web untuk
melakukan penelitian atas pembelian mereka sebelum pergi ke toko.
• E-commerce B2B nampaknya tidak berdampak pada
pelanggan, tetapi harga yang lebih rendah dan layanan
pelanggan yang lebih baik yang dimungkinkan oleh B2B
4.
Keuntungan dan Kendala Penerapan E-Business & E-
Commerce
Sistem Informasi Manajemen
Keuntungan E-Business
• Menurunkan biaya operasional (operational cost)
• Memudahkan akses dan fleksibilitas informasi
• Mudah digunakan dan melebarkan jangkauan (global reach)
• Meningkatkan cutomer loyality
• Revenue stream baru yang mungkin lebih menjanjikan dan tidak bisa ditemukan di sistem transaksi tradisional
• Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar)
• Menyederhanakan proses, mengintegrasikan fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas
• Interaktif , tidak terbatas dan online
• Memperpendek waktu produksi dan meningkatkan value chain
Kelemahan E-Business
Pencurian informasi rahasia yang berharga
Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan
pelayanan
Kehilangan kepercayaan dari para konsumen
Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang
tidak berhak Kerugian yang tidak
terduga
Manfaat yg Diharapkan dari E-Commerce
Perusahaan melaksanakan E-Commerce untuk mencapai perbaikan:
1. Perbaikan layanan pelanggan sebelum, selama dan setelah penjualan
2. Perbaikan hubungan dengan pemasok dan komunitas keuangan
3. Peningkatan hasil ekonomi atas pemegang saham dan investasi pemilik
Manfaat di atas akan memberikan kontribusi
pada stabilitas keuangan perusahaan dan
Bentuk Produk yg Dijual via Internet
• Produk Digital: seperti lagu, album, film, software beserta updatenya
• Produk Fisik: Penjualan melalui web, tapi pengiriman perlu jasa pengiriman.
• Produk digital dapat langsung dinikmati
setelah pembelian dilakukan dan produk
didownload
Keuntungan E-Commerce
• Bagi konsumen: harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat.
• Bagi pengelola bisnis: efisiensi, kesalahan berkurang, tepat waktu.
• Bagi manajemen: peningkatan pendapatan,
loyalitas pelanggan.
Kendala Penerapan E-Commerce
3 kendala utama penerapan E-Commerce:
1. Biaya tinggi : dpt ditanggulangi berkat hukum Moore
2. Masalah keamanan : dpt ditanggulangi dengan enkripsi
3. Software yg belum mapan atau belum tersedia :
dapat menggunakan software free atau bayar
yang telah ada, namun terkadang perlu diubah
agar sesuai dengan keinginan
5.
Hubungan Sistem Informasi dan E- Business
Sistem Informasi Manajemen
Hubungan Sistem Informasi dan E-Business
• E-business dan sistem informasi sebenarnya mempunyai makna yang saling beririsan. Hal inilah yang sering
menimbukan kerancuan dan kesalahan dalam penggunaan istilah-istilah tersebut.
• Sistem informasi dan e-business mempunyai kesamaan makna yaitu sebagai aplikasi yang mendukung proses bisnis suatu
organisasi. Tetapi e-business mempunyai batasan yang lebih spesifiik karena e-business terkait dengan penggunaan
jaringan komputer (internet) dan biasanya menghubungkan konsumen, rekan kerja dan supplier
• Teknologi informasi saat ini berkembang dengan pesat.
Perkembangan tersebut juga mendorong munculnya istilah- istilah baru yang terkait dengan teknologi informasi. Selain itu, perkembangan tersebut juga mendorong pergeseran makna istilah-istilah yang sebelumnya telah ada, misalnya pergeseran makna pada istilah sistem informasi.
• Pemanfaatan istilah yang tidak tepat dapat membuat
kerancuan. Oleh sebab itu, sebaiknya ada kesepakatan makna mengenai istilah-istilah tersebut khusunya dari para akademisi dan dunia industri. Jangan sampai kemunculan suatu istilah dan pergeseran makna dilakukan hanya untuk meningkatkan branding suatu produk yang dikembangkan oleh dunia
industri.
•
Kepustakaan
1. McLeoad, Jr., Raymond & Gearge P. Schell. Management Infromation System. (terjemahan), Jakarta : PT. INDEKS, 2007. Edisi 10, 2008
2. Kenneth C. Laudon, Jane P. Laudon, Sistem Informasi Manajemen, Mengelola Perusahaan Global, Jakarta, Salemba Emappt, Edisi 12, 2008
3. HM. Jogiyanto. Analisis & Disain Sistem Infromasi : Pendekatan Terstruktur, Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, Jogyakarta : Penerbit ANDI, 2002
Anjuran :
1. Hapzi Ali & Tonny Wangdra, Sistem Informasi Bisnis “SI-Bis” Dalam Prospektif Keunggulan Kompetitif, Baduose Media, 2010
2. Hapzi Ali & Tonny Wangdra, Techopreneurship, Dalam Perspektif Bisnis Online, Baduose Media, 2010
3. Hapzi Ali, Sistem Informasi Manajemen, Berbasis Teknologi Informasi, Hasta Cipta Mandiri, Jogyakarta, 2009
4. Hapzi Ali, Pengenalan Komputer, Tuntunan Praktis untuk Pemula, Hasta Cipta Mandiri, Jogjakarta, 2008
5. James A. Brain, Introduction to Information System, Perspektif Bisnis dan Managerial (terjemahah), Salemba Empat, 2005
Wassalamu ‘alaikum, wr, wb