1
Universitas Kristen Petra
1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Bintang adalah pemain dan memiliki peran utama dalam sebuah film. Namun lebih dari itu, ada keseluruhan literatur dan publisitas yang bertujuan untuk membangun citra (image) bintang tersebut. Seorang bintang menghadiri acara penghargaan, pemutaran perdana, dan acara-acara pembukaan; mereka hadir dalam acara berbincang-bincang dan games show; mereka melakukan wawancara dengan majalah dan program televisi. Semua kegiatan tersebut memberi kontribusi pada pembangunan citra (image) bintang mereka. (Stokes, 2003, p. 103)
Salah satu bintang dalam dunia sepak bola adalah Cristiano Ronaldo. Ia adalah kapten tim nasional Portugal dan klub raksasa Spanyol, Real Madrid. Ia pernah menjadi pemain paling mahal sepanjang sejarah persepakbolaan setelah pindah ke Real Madrid dengan harga senilai £80 juta. Kontraknya dengan Real Madrid dipercaya membuatnya menjadi pemain dengan bayaran paling tinggi di dunia (Caioli, 2014, pp. 181-184).
CR7 dan La Pulga – julukan Messi – terus dibanding-bandingkan sejak keduanya mulai bersinar di Manchester United dan Barcelona. Diawali dengan persaingan di lapangan hijau, kemudian merembet ke aspek-aspek lain dalam kehidupan mereka. Banyak juga program studi universitas yang menganalisis dan membandingkan sorotan keduanya di media, bahkan muncul perang merek. Cristiano mempromosikan Nike sementara Messi Adidas; Cristiano mengenakan Armani sementara Messi menggenakan Dolce & Gabbana; Cristiano memakai arloji Time Force, sedangkan Messi memakai Audermars Piguet. Mengenai produk apa yang mereka gunakan untuk kendaraan masing-masing, si pesepak bola asal Portugal menggunakan Castrol sementara pesepak bola Argentina memilih Repsol; dan yang terakhir; si putih nomor 7 memilih Soccerade sebagai minumannya, sedangkan pemain Blaugrana nomor 10 memilih Gatorade (Caioli, 2014, pp. 296-297).
Dilansir dari www.hipwee.com (2014), rivalitas Cristiano dan Lionel Messi di dalam lapangan mungkin tidak akan pernah menemukan titik akhir. Keduanya sama-
2
Universitas Kristen Petra
sama pemain hebat pada masanya. Namun di luar lapangan Cristiano dan Lionel Messi adalah 2 individu yang sangat berbeda. Lionel Messi lebih tertutup tentang kehidupan pribadinya. Lionel Messi juga jarang mengumbar sensasi ke publik sehingga dia lebih dikenal sebagai sosok yang low-profile. Sedangkan Cristiano menyukai dunia fashion dan sering bergaul dengan perancang busana terkenal. Cristiano juga sering terlibat dalam pemotretan untuk pakaian dalam pria (Fadila, Yogie. 2014.
https://www.hipwee.com/hiburan/messi-vs-ronaldo, 20 Februari 2019)
Setelah sembilan tahun membela Real Madrid, Cristiano sudah menyumbangkan 16 trofi dan 451 gol. Bintang Portugal itu bergabung dengan juara bertahan Serie A, Juventus pada 10 Juli 2018. Kepindahan Cristiano tersebut menelan biaya $117 juta. (Cristiano Ronaldo leaves Real Madrid for Juventus as 'new chapter' begins, 2018, Juli).
Cristiano menjadi pemain paling mahal yang pernah dibeli oleh Juventus seharga Rp 1,2 triliun. Namun kedatangan Cristiano justru membawa keuntungan bagi Juventus. Menurut Marca, saham Juventus di bursa efek Milan meningkat hingga 62%.
Kenaikan harga saham tersebut terjadi ditengah menurunnya saham perusahaan- perusahaan besar di Italia (Saputra, M. N. 2018.
https://www.viva.co.id/bola/soccertainment/1074254-harga-saham-juventus-naik- sejak-ronaldo-tiba, 19 Februari 2019).
Cristiano yang berusia 34 tahun memiliki kondisi fisik yang sama dengan pemain sepak bola profesional yang berusia 20 tahun. Hasil tersebut didapatkan pada saat Cristiano melakukan medical test sebagai syarat kepindahannya ke Juventus.
Dengan demikian Cristiano memiliki kebugaran fisik yang sama dengan pemain muda terbaik pada ajang World Cup 2018, Kylian Mbappe. (Staff, Sport. 2018.
https://www.independent.co.uk/sport/football/european/cristiano-ronaldo-juventus- transfer-medical-2018-real-madrid-results-cr7-news-a8461476.html, 13 Februari 2019).
Dilansir dari www.bola.net (2016), kesuksesan Cristiano menjalar hingga ke media sosial, di mana Cristiano diklaim mendapatkan bayaran sebesar 200 ribu euro dalam setiap unggahannya di sosial media. Menurut laporan dari Forbes, diklaim
3
Universitas Kristen Petra
bahwa Cristiano memiliki jumlah penggemar paling banyak dibanding atlet lain di seluruh dunia. (n.n. 2016, https://www.bola.net/spanyol/soal-jumlah-fans-ronaldo- ungguli-lionel-messi-54ff38.html, 14 Maret 2019)
Cristiano juga pernah menjadi bintang iklan untuk produk pakaian dalam pria miliknya. Dalam iklan tersebut Cristiano hanya mengenakan pakaian dalam dengan pose setengah berbaring. Hal tesebut bukan satu-satunya pengalaman Cristiano membintangi produk fahion, Cristiano juga pernah membintangi iklan untuk koleksi baru produk alas kaki. Selain menjadi model untuk berbagai merek pakaian terkenal, Cristiano sering berpose untuk sampul majalah. (Anggreati, Rosa. 2015.
https://www.medcom.id/rona/gaya/8Kynm0zN-cristiano-ronaldo-berpose-menggoda- di-iklan-pakaian-dalam, 14 Maret 2019)
Pada tahun 2015 merilis sebuah film biografinya yang diproduseri oleh Asif Kapadia, produser yang juga menggarap film biografi legenda Formula 1 Ayrton Senna. Film ini menunjukkan hubungan yang intim antara Cristiano dan anaknya, Cristiano Ronaldo Jr. Selain itu film ini juga menyoroti rivalitas Cristiano dan Lionel Messi. Lokasi pengambilan gambar dari film ini dimulai dari kota kelahiran Cristiano, Madeira; Lisbon kota klub profesional pertamanya; kemudian Manchester, kota di mana menjadi pemain termahal sejagad; dan juga Madrid, di mana Cristiano mendapatkan kebintangannya yang paling terang. (Andi. 2015.
https://www.jawapos.com/sepak-bola/liga-spanyol/06/11/2015/film-dokumenter- cristiano-ronaldo-dirilis-9-november, 14 Maret 2019)
Popularitas Cristiano tidak hanya di lapangan saja, di media sosial Cristiano adalah raja. Cristiano menggunakan Instagram sejak 24 Maret 2012 dan kini dia memiliki jumlah pengikut sebanyak 340 juta orang. Ketenaran Cristiano nyaris tak tertandingi di media sosial. Cristiano mengalahkan kepopuleran pemain sepak bola lain dari berbagai penjuru dunia seperti Neymar (205 juta), Lionel Messi (180 juta), James Rodriguez (91 juta), dan Gareth Bale (83 juta). (n.n. 2018.
http://www.jurnas.com/artikel/42526/Kalahkan-Selebriti-Ronaldo-Jadi-Raja-Media- Sosial/. 14 Februari 2019)
4
Universitas Kristen Petra
Dalam penelitian star studies Cristiano ini, peneliti menggunakan media sosial yaitu Instagram dan media online, berupa portal berita olahraga, bola.com, untuk diteliti. Dalam Instagramnya, Cristiano sering mengunggah foto aktivitasnya di luar lapangan. Terkadang Cristiano juga menyempatkan waktunya untuk melakukan tayangan live di Instagram. Cristiano tidak pernah menutup kolom komentar di akun Instagramnya, sehingga setiap orang bebas berkomentar, memberikan kritik ataupun masukan kepadanya melalui kolom komentar. Menurut Dyer (1986), bintang adalah komoditas yang dikonsumsi oleh masyarakat sehingga masyarakat berhak untuk menilai. Cristiano bisa mendapatkan penilaian dari masyarakat secara langsung melalui media sosial. (Dyer, 1986)
Portal berita olahraga yang dipilih oleh peneliti untuk melakukan pengamatan adalah bola.com. Pertimbangan peneliti memilih bola.com untuk diteliti karena, bola.com menempati urutan pertama sebagai website yang menyediakan berita tentang sepak bola di Indonesia, berdasarkan alexa.com. Portal berita bola.com mengungguli portal berita lain seperti bola.kompas.com dan juga bola.okezone.com dalam traffic from search. Bola.com berhasil mendapatkan 47.00% traffic from search sedangkan bola.kompas.com mendapatkan 36.00% dan bola.okezone.com mendapatkan 42.00%
sehingga bola.com berhasil memuncaki daftar website dengan kategori olahraga sepakbola di Indonesia (alexa.com, 2019).
Selain portal berita olahraga, peneliti juga menggunakan Instagram untuk melakukan pengamatan. Instagram dipilih karena subjek penelitian yaitu Cristiano, aktif menggunakan Instagram. Menurut Stokes (2007), analisis untuk penelitian star studies melibatkan pengamatan di banyak tempat di mana bintang tersebut difigurkan, salah satunya adalah liputan pers. (Stokes, 2007)
Melalui media sebuah citra (image) bisa dibangun dalam kaitannya penilaian masyarakat terhadap apa yang ditampilkan oleh media, salah satunya image seorang bintang (Holmes, 2006, p.9). Membangun image sering kali dilakukan oleh para bintang untuk menciptakan individu yang menarik perhatian masyarakat. Seperti yang dikatakan Alberoni (Dyer, 1998, p.7), bahwa seorang bintang adalah sekelompok manusia yang memiliki kuasa institusional terbatas, tetapi perilaku dan cara hidupnya
5
Universitas Kristen Petra
mengundang perhatian dan bahkan mengundang ketertarikan yang besar masyarakat.
Bintang merupakan identitas media, konstruksi tekstual untuk masyarakat yang tidak bertemu secara langsung melainkan melalui gambar, media, suara untuk mengenal bintang tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat image dari Cristiano sebagai seorang pemain bintang. Menurut Erving Goffman (1959), tingkah laku seseorang dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu, panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage). Panggung depan merujuk pada situasi apa yang ditampilkan oleh individu kepada penikmat pertunjukan. Sedangkan panggung belakang merupakan latar dan skenario pertunjukan untuk panggung depan. Seorang tokoh atau bintang seperti sedang memainkan peran untuk memberi pertunjukkan kepada penonton. Ketika berinteraksi seorang tokoh atau bintang ingin menampilkan citra diri mereka.
(Mulyana, 2004, pp.114-115)
Melalui uraian sebelumnya, peneliti tertarik untuk mengetahui image seperti apa yang sedang dibangun oleh Cristiano sebagai seorang bintang dengan menggunakan metode star studies. Penelitian ini juga melihat bagaimana bintang dapat dapat dipelajari sebagaimana penelitian terdahulu yaitu star studies terhadap konstruksi image Rich Chigga di media sosial dan media online oleh Andrew (2018).
Dalam penelitian tersebut mengungkap bagaimana image dari Rich Chigga yang secara visual tampil berbeda dengan kebanyakan rapper di Amerika pada umumnya, di mana Rich Chigga tampil dengan gaya busana yang berbeda dengan rapper kebanyakan (polo shirt dan turtleneck), Rich Chigga memposisikan dirinya sebagai rapper yang jenius (Andrew, 2018, p.72, Universitas Kristen Petra). Kemudian penelitian lain adalah star image Emma Watson sebagai celebrity feminist oleh Nitami (2018), yang dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa Emma Watson menunjukkan elemen- elemen postfeminist sensibility dan film Beauty and The Beast sebagai star vehicle dari Emma Watson. (Nitami, 2018, p.152-153, Universitas Brawijaya). Ada juga jurnal yang berjudul Does Size Really Matter: The Rise of Spornosexual oleh Djajapurusa (2016). Dalam jurnal tersebut ditemukan bahwa dengan adanya pergeseran peran jenis kelamin, pria berjuang dengan konsep maskulinitas yang ‘baru’ dan sedang peduli
6
Universitas Kristen Petra
dengan apa yang bisa mereka tawarkan kepada lawan jenisnya. (Djajapurusa, 2016, p.14, Universitas Indonesia).
Keunikan dari penelitian ini yang membedakan dari penelitian sebelumnya yaitu pada penelitian sebelumnya subjek penelitiannya adalah seorang aktor atau penyanyi, pada penelitian star studies terhadap image Cristiano Ronaldo, subjeknya adalah seorang sport celebrity. Sport celebrity merupakan atlet-atlet terkenal yang menjadi tokoh nasional. Seorang sport celebrity adalah sebuah produk kebudayaan komersil yang berusaha merangsang keinginan dan identifikasi di kalangan masyarakat konsumen (Andrews, 2001, p. 5-7). Sehingga peneliti tertarik untuk melihat bagaimana seorang sport celebrity mengkonstruksikan image dirinya sebagai seorang bintang.
1.2 Rumusan Masalah
Bagaimana star image Cristiano Ronaldo di konstruksikan?
1.3 Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui image dari Cristiano Ronaldo di Instagram dengan menggunakan metode star studies.
1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dapat diperoleh melalui penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Manfaat Akademis
Hasil dari penelitian ini dapat digunakan untuk studi lebih lanjut tentang konsep star studies dan dapat kepada akademisi lain tentang kajian tersebut berikut penerapannya pada konteks penelitian tentang star image.
2. Manfaat Praktis
Penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran bagi pembaca tentang bagaimana image pesepak bola dapat dikonstruksikan melalui media sosial dan media online.
7
Universitas Kristen Petra
1.5 Batasan Penelitian
Batasan objek dari penelitian ini adalah penggambaran image Cristiano Ronaldo melalui media sosial yaitu, Instagram resmi milik Cristiano Ronaldo yaitu
@cristiano dan juga pemberitaan Cristiano Ronaldo pada media online bola.com.
Sedangkan batasan subjek dari penelitian ini adalah penelitian terhadap karakter dari Cristiano Ronaldo yang ditampilkan dalam media sosial dan media online.
Batasan metodenya adalah star studies yang dikemukakan oleh Dyer (1986).
Masa penelitian dimulai dari 10 Juli 2018 ketika Cristiano Ronaldo resmi menjadi pemain Juventus dan berakhir pada 30 Desember 2018 ketika Juventus memecahkan rekor untuk paruh musim dan menjadi pemuncak klasemen pada paruh musim.
1.6 Sistematika Penulisan 1. Pendahuluan
Bab ini berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, batasan penelitian dan sistematika penulisan.
2. Tinjauan Pustaka
Bab ini berisi tentang teori – teori yang digunakan untuk menunjang penelitian ini. Adapun teori yang digunakan adalah bintang, star image, star studies, nisbah antar konsep serta kerangka pemikiran.
3. Metode Penelitian
Bab ini berisi definisi konseptual, jenis penelitian, metode penelitian, sassaran penelitian, unit analisis, jenis sumber data, teknik pengumpulan data, teknik analisis data, dan uji keabsahan data.
4. Analisis Data
Bab ini berisi analisis hasil penelitian dan pembahasannya, bab ini akan memuat pengelolaan data, analisis data, yang memuat kajian teori dan kenyataan yang ditemui pada saat melaksanakan penelitian.
5. Kesimpulan dan Saran
Bab ini berisi hasil akhir dari penelitian yang berupa kesimpulan dan saran serta rangkuman dari proses pelaksanaan penelitian. Melalui bab ini, dapat diperoleh
8
Universitas Kristen Petra
gambaran akhir dari keseluruhan hasil penelitian secara singkat dan jelas serta saran yang berguna untuk penelitian selanjutnya.