• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAMPIRAN II UJI NORMALITAS POPULASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAMPIRAN II UJI NORMALITAS POPULASI"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN II

UJI NORMALITAS POPULASI

Uji normalitas dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

(2)

1.

Kelas IX. 1

Dari tabel diperoleh

𝐿0

=

0,1499

𝑛

= 34

𝑎

= 0.05

𝐿

𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙

=

0.886 𝑛

=

0.88634

= 0.15194

0.1519

Jadi

𝐿(34, 0.05)

= 0.1519

(3)

Karena

𝐿0

<

𝐿

𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙

(

0,1499

< 0.1519)

maka

𝐻0

diterima, dengan demikian kelas

IX.1 berdistribusi normal pada taraf kepercayaan 95%

2.

Kelas IX. 2

Dari tabel diperoleh

𝐿0

=

0,0751

𝑛

= 33

𝑎

= 0.05

𝐿

𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙

=

0.886 𝑛

=

0.88633

= 0.1542

(4)

Kriteria pengujian : jika

𝐿0

<

𝐿

𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙

maka

𝐻0

diterima

Karena

𝐿0

<

𝐿

𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙

(

0,0751

< 0.1542)

maka

𝐻0

diterima, dengan demikian

kelas IX.2 berdistribusi normal pada taraf kepercayaan 95%

3.

Kelas IX 3

Dari tabel diperoleh

𝐿0

=

0,1400

(5)

Jadi

𝐿(30, 0.05)

= 0.1618

Kriteria pengujian : jika

𝐿0

<

𝐿

𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙

maka

𝐻0

diterima

Karena

𝐿0

<

𝐿

𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙

(

0,1400

< 0.1618)

maka

𝐻0

diterima, dengan demikian

kelas IX.3 berdistribusi normal pada taraf kepercayaan 95%

4.

Kelas IX.4

Dari tabel diperoleh

𝐿0

=

0,1443

(6)

Jadi

𝐿(32, 0.05)

= 0.1566

Kriteria pengujian : jika

𝐿0

<

𝐿

𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙

maka

𝐻0

diterima

Karena

𝐿0

<

𝐿

𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙

(

0,1443

< 0.1618)

maka

𝐻0

diterima, dengan demikian

kelas IX.4 berdistribusi normal pada taraf kepercayaan 95%

5.

Kelas IX.5

Dari tabel diperoleh

𝐿0

=

0,1505

𝑛

= 32

(7)

𝐿

𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙

=

kelas IX.5 berdistribusi normal pada taraf kepercayaan 95%

(8)

𝐿0

=

harga

𝑭 𝒁

𝒊

𝑺 𝒁

𝒊

terbesar

Dari tabel diperoleh

𝐿0

=

0,0917

𝑛

= 31

kelas IX.6 berdistribusi normal pada taraf kepercayaan 95%

(9)

86 7396 1,48 2 32 0,9302 0,9697 0,0395

88 7744 1,61 1 33 0,9462 1,0000 0,0538

𝐿0

=

harga

𝑭 𝒁

𝒊

𝑺 𝒁

𝒊

terbesar

Dari tabel diperoleh

𝐿0

=

0,1408

𝑛

= 33

kelas IX.7 berdistribusi normal pada taraf kepercayaan 95%

(10)

70 4900 0,33 1 20 0,6281 0,6250 0,0031

Dari tabel diperoleh

𝐿0

=

0,0755

𝑛

= 32

IX.8 berdistribusi normal pada taraf kepercayaan 95%

Menggunakan SPSS

Test of Normality

Populasi

(11)

IX 8

,129

32

,188

,949

32 ,138

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Selain uji

Kolmogorov-Smirnov

dan

Shapiro-Wilk

, untuk menentukan

populasi berdistribusi normal atau tidak maka juga digunakan uji Q-Q Plot.

(12)

Normalitas Kelas IX

3

(13)

Normalitas Kelas IX

5

(14)
(15)

Referensi

Dokumen terkait

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah data sampel yang diambil dari. populasi berdistribusi normal

Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah populasi data berdistribusi normal atau tidak. Uji ini biasanya digunakan untuk mengukur berskala ordinal, interval,

Dari perhitungan untuk semua data

Uji normalitas merupakan suatu hal untuk mengetahui apakah populasi data pada penelitian tersebut berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas ini digunakan untuk

Mengingat nilai yang dihasilkan dari pengujian normalitas (Gambar 5.8) untuk ke empat perlakuan &lt; 0,05 atau 0,01, maka keempat kelompok data dinyatakan berdistribusi TIDAK

1) Uji Normalitas, Ghozali (2011) menyatakan bahwa untuk mengetahui apakah populasi data berdistribusi normal ataukah tidak. Maka persyaratan normalitas harus

 Jika ketiga ukuran pemusatan data tersebut berada pada titik yang tidak sama berarti data tidak simetris atau tidak berdistribusi normal... Ukuran kecondongan data terbagi atas

Uji normalitas merupakan uji yang dilakukan untuk mengecek apakah data penelitian berasal dari populasi yang sebarannya