• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perkembangan Beberapa Agregat Pendapatan dan Pendapatan per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perkembangan Beberapa Agregat Pendapatan dan Pendapatan per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Rincian 2010 2011 2012 2013 2014* 2015**

Produk Domestik Bruto (miliar rupiah) 6.864.133,1 7.831.726,0 8.615.704,5 9.546.134,0 10.565.817,3 11.540.789,8

Produk Domestik Bruto per kapita (ribu rupiah) 28.778,2 32.363,7 35.105,2 38.365,9 41.900,4 45.176,2

Produk Nasional Bruto (miliar rupiah) 6.681.362,2 7.614.833,3 8.372.511,5 9.260.807,8 10.211.343,1 11.154.531,9

Produk Nasional Bruto per kapita (ribu rupiah) 28.011,9 31.467,5 34.114,3 37.219,2 40.494,7 43.664,2

Pendapatan Nasional (miliar rupiah) 5.172.926,0 5.967.173,9 6.510.395,3 7.188.558,5 7.907.963,2 8.430.122,9

Pendapatan Nasional per kapita (ribu rupiah) 21.687,7 24.658,7 26.527,0 28.890,8 31.360,3 32.999,5

Jumlah penduduk pertengahan tahun 1 (juta orang) 238,5 242,0 245,4 248,8 252,2 255,5

Catatan:

Tautan Sumber: http://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1865

Perkembangan Beberapa Agregat Pendapatan dan Pendapatan per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku, 2010-2015

*) Angka sementara **) Angka sangat sementara

Referensi

Dokumen terkait

Dapat disimpulkan dari data, pertumbuhan ekonomi 2010 yang bisa mencapai 6,5 persen diakibatkan oleh pendapatan masyarakat meningkat sebesar 4,6 %

[r]

Data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai: (i) lajunya perkembangan tingkat kesejahteraan masyarakat du berbagai Negara lain dan (ii) perubahan dalam corak perbedaan

Menurut Gujarati (2003), masalah identifikasi adalah suatu sistem dari persamaan simultan yang berisi dua atau lebih persamaan, jika tidak mendapatkan nilai dari

Provinsi Ketimpangan PDRB Per

Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah belanja modal, pendapatan asli daerah, dan pendapatan per kapita daerah, serta variabel terikat yang digunakan adalah nilai

Berdasarkan latar belakang di atas serta adanya ketidakkonsistenan hasil uji empiris yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya atas pengaruh total aset, pendapatan per kapita, jumlah

Menurut Bank Dunia kriteria ketidakmerataan didasarkan pada bagian atau persentase pendapatan nasional yang dinikmati oleh tiga lapisan penduduk.. MENURUT BANK