• Tidak ada hasil yang ditemukan

SGS INDONESIA (Associated Documents) RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SGS INDONESIA (Associated Documents) RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PT SGS INDONESIA, Cilandak Commercial Estate # 108 C, Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560, Indonesia, CONTACT PERSON: Fourry Meilano - Tel: +62 21 781 81 11 - Fax: +62 21 780 79 14

www.sgs.com

RESUME

HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

No Projek: ID/JKT-3670

Nama Pemegang Ijin: PT. Trimitra Mebelindo

Alamat:

Kantor dan Industri :

Jalan Raya Rangkas Cikande KM 4 Kawasan Industri Buditexindo, Desa Junti Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang 42117 Provinsi Banten - Indonesia

No. Sertifikat: SGS-ID-LKI-0004 Tipe Sertifikasi: Verifikasi Legalitas Kayu IUI Lanjutan Tanggal Terbit: 03 Januari 2013 Berlaku sampai

dengan tanggal: 02 Januari 2016

Kapasitas Produksi Industri Penggergajian Kayu Bulat Kapasitas Produksi 3.500 m3 per tahun sesuai dengan IUIPHHK Nomor 522/181/KPTS/IUIPHHK/2009 yang diterbitkan oleh Dinas Kehutan dan Perkebunan Provinsi Banten, Industri Payung Pantai Kapasitas 150.000 unit per tahun, Industri Kursi Taman Kapasitas 250.000 unit per tahun dan Industri Meja Taman Kapasitas 75.000 unit per tahun sesuai dengan Izin Usaha Industri Nomor 05/3604/IP/VI/BPTPM/2012 yang diterbitkan oleh Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Pemerintah Kabupaten Serang Provinsi Banten.

Ruang Lingkup: Pembelian bahan baku kayu bulat untuk industri primer Kapasitas Produksi 3.500 M3 per tahun sesuai dengan IUIPHHK Nomor 522/181/KPTS/IUIPHHK/2009 dan pembelian kayu gergajian dari lokal atau import untuk produksi industri payung pantai dan mebeler kapasitas 30.000 unit atau 1.500 m3 sesuai izin Nomor 07/Banten.01.14/AGRO/b.1z.00.04/VII/2002 tanggal 15 Juli 2002 serta perluasan pada tanggal 8 November 2004 Nomor 03/Banten.01.29/H.H/b.IZ.00.04/XI/2004 dengan kapasitas izin 475.000 unit per tahun setara dengan produk payung pantai 150.000 unit, kursi taman 250.000 unit, meja taman 75.000 unit dengan lokasi industri di Kabupaten Serang Provinsi Banten - Indonesia

Kontak Informasi Pemegang Ijin:

Ibu Lilianny Haliem

Alamat: Jl. Raya Rangka Cikande Km 4 Kawasan Industri Buditexindo Desa Junti Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang 42117 Provinsi Banten - Indonesia

Tel: 62.0254.403308

Fax 62.0254.403836

Email: [email protected]

Tanggal Verifikasi:

Verifikasi Utama 19,20,22,23 November 2012 Surveillance 1 18,19, 20 Desember 2013 Surveillance 2 3-5 Desember 2014

(2)

(1) IDENTITAS LVLK

a. Nama Lembaga : PT. SGS Indonesia b. Nomor Akreditasi : LVLK-008-IDN

c. Alamat : Cilandak Commercial Estate #108C, Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560, Indonesia

d. Nomor telepon/fax/E-mail : +62 21 781 8111/+62 21 780 7914/ [email protected]

e. Direktur : Guy Francois Marie Escarfail

f. Standar : Peraturan Direktur Jenderal Bina Usaha Kehutanan No: P.14/VI-BPPHH/2014

(2) IDENTITAS AUDITEE

PT. Trimitra Mebelindo merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang industri kehutanan yang didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 12 tanggal 07 Mei 1997 dengan Notaris Sulaimansjah S.H. dengan akte perubahan terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 14 tanggal 9 July 2008 dengan Notaris Ny. Julijanti Sundjaja, SH, M.Kn. yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia nomor AHU-45111.AH.01.02. tahun 2008 tanggal 28 Juli 2008.

Modal dasar perseroaan berjumlah Rp 500.000.000,- atau 500 lembar saham, dan dari modal dasar tersebut telah ditetapkan dan disetor penuh sebesar 25% atau sejumlah Rp 125.000.000 atau 125 lembar saham.

Kepemilikan saham PT Trimitra Mebelindo sesuai akta perubahan terakhir sebagai berikut:

Harnady Aliwarga : 1.350 lembar saham, senilai Rp 1.350.000.000,-

Johan Hadi Widjaja : 1.050 lembar saham, senilai Rp 1.050.000.000,-

Jhoni Mery : 600 lembar saham, senilai Rp 600.000.000,- Berdasarkan akta perubahan terakhir, susunan pengurus perusahaan sebagai berikut:

Komisaris : Johan Hadi Widjaja

Komisaris : Suripin

Direktur Utama : Harnady Aliwarga

Perusahaan memiliki Ijin Usaha Industri dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Serang sesuai nomor 07/Banten.01.14/AGRO/b.1z.00.04/VII/2002 tanggal 15 Juli 2002. Berdasarkan IUI tersebut, jenis industri adalah mebeler kayu dengan kapasitas terpasang per tahun adalah 30.000 unit atau setara dengan 1.500 m3. Pada tanggal 8 November 2004, terdapat ijin perluasan IUI nomor 03/Banten.01.29/H.H/b.IZ.00.04/XI/2004 dari instansi yang sama. Berdasarkan ijin perluasan ini, kapasitas terpasang per tahun menjadi 475.000 unit dengan rincian sebagai berikut:

(3)

• Meja taman = 75.000 unit

Perusahaan memiliki Industri Primer Hasil Hutan (IUPHHK) dengan kapasitas produksi sebesar 3.500 m3 per tahun sesuai dengan Izin Nomor 522/181/KPTS/IUIPHHK/2009 yang diterbitkan oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pemerintah Provinsi Banten. Tanggal 04 Agustus 2009.

(3) RINGKASAN TAHAPAN

Tanggal Waktu Penilai Area/Departemen/Proses/Indikator PIC

3-12-2014 08.30- 09.00 Tim Auditor SGS dan Managemen Opening meeting.

- Sambutan (perusahaan dan Tim audit), - Perkenalan tim audit dan tim perusahaan,

- Penjelasan mengenai audit VLK (latar belakang, tujuan, proses,

metodologi audit)

- Dll.

09.00-12.00 HPR

Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip 1 (Pemegan Izin Usaha Mendukung Terselenggaranya Perdagangan Kayu Yang Sah)

09.00-12.00 HPU

Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip 2 (Unit Usaha Mempunyai dan Menerapkan Sistem Penelusuran Kayu Yang Menjamin Keterlacakan Kayu Dari Asalnya)

12.00–13.00 Tim Auditor Istirahat

13.00–17.00 HPR

Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip 1 (Pemegan Izin Usaha Mendukung Terselenggaranya Perdagangan Kayu Yang Sah)

13.00–17.00 HPU

Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip 2 (Unit Usaha Mempunyai dan Menerapkan Sistem Penelusuran Kayu Yang Menjamin Keterlacakan Kayu Dari Asalnya)

4-12-2014

08.00-10.30 HPR Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip 3 (Keasbsahan Perdagangan atau Pemindahtanganan Kayu Olahan) 08.0 - 10.30 HPU Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip4 (Pemenuhan

Terhadap Peraturan ketenagakerjaan Bagi Industri Pengolahan) 10.30-12.00 HPR+HPU Pengecekan dan Validasi Lapangan Prinsip 1,2,3,4

& Pengecekan Jasa Pihak lain jika ada 12.00–13.00 Tim Auditor Istirahat

13.00-16.00 HPR Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip 3 (Keasbsahan Perdagangan atau Pemindahtanganan Kayu Olahan)

13.00-16.00 HPU

Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip4 (Pemenuhan Terhadap Peraturan ketenagakerjaan Bagi Industri Pengolahan)

5-12-2014

08.00-10.30 HPR Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip 3 (Keasbsahan Perdagangan atau Pemindahtanganan Kayu Olahan) 08.0 - 10.30 HPU Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip4 (Pemenuhan

Terhadap Peraturan ketenagakerjaan Bagi Industri Pengolahan) 10.30-12.00 HPR+HPU Pengecekan kelengkapan dokumen Prinsip 1,2,3,4

12.00–13.00 Tim Auditor Istirahat

13.00-15.00 HPR Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip 3 (Keasbsahan Perdagangan atau Pemindahtanganan Kayu Olahan) 13.00-15.00 HPU Pengecekan dokumen dan rekaman Prinsip4 (Pemenuhan

Terhadap Peraturan ketenagakerjaan Bagi Industri Pengolahan) 15.00–16.00 Tim Auditor Menyusun ringkasan hasil audit

16.00–17.00 Tim Auditor Closing meeting

(4)

(4) RESUME HASIL PENILAIAN

Indikator Uraian Pemenuhan Kesimpulan

Pemenuhan 1.1.1.Unit Usaha Pengolahan adalah produsen yang memiliki izin yang sah

a. Akte Pendirian Perusahaan dan perubahan terakhir

PT. Trimitra Mebelindo sudah memiliki Akte Pndirian Perusahaan lengkap dan Perubahan terakhir yang sah dan benar

Memenuhi b. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

atau Izin Perdagangan yang tercantum dalam IUI atau Izin Usaha Tetap (IUT) atau Tanda Daftar Industri (TDI)

PT. Trimitra Mebelindo sudah memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan yang sah dan benar

sesuai lingkupnya Memenuhi

c. Izin HO (izin gangguan lingkungan sekitar Industri)

PT. Trimitra Mebelindo sudah memiliki Izin

gangguan Lingkungan yang sah dan benar Memenuhi d. Tanda Daftar Perusahaan (TDP) PT. Trimitra Mebelindo sudah memiliki Tanda

Daftar Perusahaan yang sah dan benar Memenuhi e. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) PT. Trimitra Mebelindo sudah memiliki Nomor

Pokok Wajib Pajak dan Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak yang sah dan benar

Memenuhi f. AMDAL / Upaya Pengelolaan Lingkungan

(UKL) - Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) / Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) /Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)/Surat Izin Lingkungan (SIL)/Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH)

PT. Trimitra Mebelindo sudah memiliki dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan yang sah dan benar yang di sahkan pejabat yang

berwenang Memenuhi

g. Izin Usaha Industri (IUI) atau Izin Usaha Tetap (IUT) atau Tanda Daftar Industri (TDI)

PT. Trimitra Mebelindo sudah memiliki Dokumen Izin Usaha Industri yang sesuai dengan lingkup industri dan sesuai dengan kapasitas izin yang di setujui

Memenuhi h. Rencana Pemenuhan Bahan Baku

Industri (RPBBI) untuk Industri Primer Hasil Hutan (IPHH)

PT. Trimitra Mebelindo sudah memiliki dokumen Rencana Pemenuhan Bahan Baku Industri yang benar dan di laporkan ke pihak berwenang

Memenuhi 1.1.2. Eksportir produk hasil kayu olahan adalah eksportir yang memiliki izin sah, berupa eksportir produsen

Berstatus Eksportir Terdaftar Produk Industri Kehutanan (ETPIK).

PT. Trimitra Mebelindo sudah memilki dokumen Ekportir Terdaftar Produk Industri Kehutanan sesuai dengan produk yang di ekport

Memenuhi 1.2.1. Akte pembentukan kelompok (koperasi/ CV/ kelompok usaha lainnya)

a. Dokumen akte pembentukan kelompok PT. Trimitra Mebelindo tidak melakukan pembentukan kelompok. Perusahaan lingkup industri sendiri.

Tidak di Nilai b. NPWP Nomor Pokok Wajib Pajak

(NPWP)

PT. Trimitra Mebelindo tidak melakukan pembentukan kelompok. Perusahaan lingkup industri sendiri

Tidak di Nilai 1.2.2. Pedagang ekspor atau eksportir non- produsen yang beranggotakan pengrajin non- ETPIK atau

industri rumah tangga non- ETPIK a. Berstatus Eksportir Terdaftar Produk

Industri Kehutanan (ETPIK) non-produsen.

PT. Trimitra Mebelindo bukan sebagai Eksportir Terdaftar Produk Industri Kehutanant Non Produsen

Tidak di Nilai b. Memiliki perjanjian atau kontrak

kerjasama dengan industri yang telah memiliki S-LK

PT. Trimitra Mebelindo bukan sebagai Eksportir Terdaftar Produk Industri Kehutanant Non Produsen dan tidak melakukan kontrak dengan industri yang memiliki S-LK

Tidak di Nilai 2.1.1. Unit Usaha mampu membuktikan bahwa bahan baku yang diterima berasal dari sumber yang sah. a. Dokumen jual beli dan atau kontrak

suplai bahan baku dan atau bukti pembelian dan dilengkapi dengan dokumen legalitas hasil hutan/surat

PT. Trimitra Mebelindo sudah memiiki dokumen purchase order untuk pembelian import dan kontrak jual beli untuk pembelian lokal dengan supplier bahan baku dilengkapi dokumen

(5)

b. Berita Acara serah terima kayu dan /atau bukti serah terima dan atau berita acara pemeriksaan dan dilengkapi dengan surat keterangan sahnya hasil hutan

PT. Trimitra Mebelindo memiliki bukti serah terima dan berita serah terima sesuai dengan dokumen kayu hasil hutan. Dokumen import di lengkapi dokumen import yang sesuai dan sah.

Memenuhi c. Kayu impor dilengkapi dokumen

Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dengan keterangan asal usul kayu Bahan baku impor dilengkapi dengan dokumen asal negara pemanenan kayu yang dibuat oleh eksportir asal bahan baku.

PT. Trimitra Mebelindo melakukan import bahan baku untuk kayu sertified volounter dan di lengkapi dengan dokumen Pemberitahuan Import Barang yang sesuai dengan dokumen

lainnya dan deklarasi negara asal bahan baku. Memenuhi

d. SKSKB atau FAKB atau FAKO atau SKAU atau Nota atau SKSKB cap KR

PT. Trimitra Mebelindo sudah memiliki dokumen FA-KB dimatikan, dokumen FA-KO untuk kayu olahan dan sesuai dengan lampirannya serta stock log sesuai dengan FAKB.

Memenuhi e. Dokumen angkutan berupa SKAU/ Nota

dilengkapi dengan Berita Acara dari petugas dinas/ instansi/panitia khusus sesuai daerah setempat untuk kayu bekas hasil bongkaran, kayu galian dan kayu pendam.

PT. Trimitra Mebelindo tidak melakukan pembelian kayu bekas, hasil bongkaran, kayu

galian dan kayu pendam. Tidak di Nilai

f. Dokumen angkutan berupa FAKO/ Nota untuk kayu limbah industri

PT. Trimitra Mebelindo tidak melakukan pembelian kayu limbah industri selama setahun terakhir

Tidak di Nilai g. Dokumen LMKB/LMKBK/LMHH OK PT. Trimitra Mebelindo sudah memiliki

dokumen LMKB/LMKO yang sesuai dengan dokumen pendukung lainnya

Memenuhi h. Dokumen pendukung RPBBI (SK RKT) PT. Trimitra Mebelindo tidak melakukan

pembelian bahan baku dari hutan alam / hutan tanaman. Tidak ada penilaian untuk verified ini

Tidak di Nilai 2.1.2. Unit Usaha menerapkan system penelusuran kayu

a. Tally sheet penggunaan bahan baku dan hasil produksi

PT. Trimitra Mebelindo memiliki Thelly Sheet manual proses penerimaan sampai dengan finished produk yang menjamin ketelusuran bahan baku

Memenuhi b. Laporan produksi hasil olahan PT. Trimitra Mebelindo memiliki Laporan

produksi memberikan hubungan logis input dan output produksi. Laporan produksi sudah sesuai dengan LMKO dan rendeman yang ditetapkan

Memenuhi c. Produksi industri tidak melebihi kapasitas

produksi yang diizinkan

PT. Trimitra Mebelindo melakukan realitasasi produksi tidak melebihi dari izin kapasitas dalam setahun terakhir.

Memenuhi 2.1.3. Proses pengolahan produk melalui jasa atau kerjasama dengan pihak lain (industri lain atau

pengrajin/industri rumah tangga) a. Dokumen kontrak kerjasama atau

kontrak jasa pengolahan produk dengan pihak lain

PT. Trimitra Mebelindo tidak melakukan kerjasama dengan pihak lain dalam proses produksi. Semua prose produksi dikerjakan dalam in house sendiri

Tidak di Nilai b. Dokumen perizinan/legalitas perusahaan

jasa/kerjasama pengolahan dalam hal kerjasama dilakukan dengan industri lain

PT. Trimitra Mebelindo tidak melakukan kerjasama dengan pihak lain dalam proses produksi. Semua prose produksi dikerjakan dalam in house sendiri

Tidak di Nilai c. Ada segregasi/separasi produk yang

dikerja samakan/ dijasakan

PT. Trimitra Mebelindo tidak melakukan kerjasama dengan pihak lain dalam proses produksi. Semua prose produksi dikerjakan dalam in house sendiri

Tidak di Nilai d. Adanya pendokumentasian bahan baku,

proses dan produksi dan ekspor apabila ekspor dilakukan melalui industri jasa/kerjasama.

PT. Trimitra Mebelindo tidak melakukan kerjasama dengan pihak lain dalam proses produksi. Semua prose produksi dikerjakan dalam in house sendiri

Tidak di Nilai 3.1.1 Pelaku usaha yang mengirim kayu olahan antar pulau memiliki pengakuan sebagai Pedagang Kayu

(6)

a. Dokumen PKAPT PT. Trimitra Mebelindo bukan pelaku usaha yang mengirimkan kayu olahan antara pulau dan bukan sebagai Pedagang Kayu Antar Pulau Terdaftar (PKAPT)

Tidak di Nilai b. Dokumen Laporan PKAPT PT. Trimitra Mebelindo bukan pelaku usaha

yang mengirimkan kayu olahan antara pulau dan bukan sebagai Pedagang Kayu Antar Pulau Terdaftar (PKAPT)

Tidak di Nilai 3.1.2. Pengangkutan kayu olahan yang menggunakan kapal harus berbendera Indonesia dan memiliki izin

yang sah

a. Dokumen yang menunjukan identitas kapal.

PT. Trimitra Mebelindo bukan pelaku usaha yang mengirimkan kayu olahan antara pulau dan bukan sebagai Pedagang Kayu Antar Pulau Terdaftar (PKAPT)

Tidak di Nilai b. Identitas kapal sesuai dengan yang

tercantum dalam SKSKB dan/atau FAKB dan/atau SKAU dan/atau SKSKB cap KR dan/ atau FAKO/Nota

PT. Trimitra Mebelindo bukan pelaku usaha yang mengirimkan kayu olahan antara pulau dan bukan sebagai Pedagang Kayu Antar Pulau Terdaftar (PKAPT)

Tidak di Nilai 3.1.3. PKAPT mampu membuktikan bahwa kayu yang dipindahtangankan berasal dari sumber yang sah.

a. SKSKB dan/atau FAKB dan/atau FAKO dan/atau SKAU dan/atau SKSKB cap KR atau Nota

PT. Trimitra Mebelindo bukan pelaku usaha yang mengirimkan kayu olahan antara pulau dan bukan sebagai Pedagang Kayu Antar Pulau Terdaftar (PKAPT)

Tidak di Nilai b. Identitas permanen batang (apabila

dalam bentuk kayu bulat)

PT. Trimitra Mebelindo bukan pelaku usaha yang mengirimkan kayu olahan antara pulau dan bukan sebagai Pedagang Kayu Antar Pulau Terdaftar (PKAPT)

Tidak di Nilai 3.2.1. Pengapalan kayu olahan untuk ekspor harus memenuhi kesesuaian dokumen Pemberitahuan

Ekspor Barang (PEB)

a. Pemberitahuan Ekport Barang (PEB) PT. Trimitra Mebelindo dalam melakukan export di sertai dengan dokumen Pemberitahuan Ekport Barang dan sesuai dengan dokumen pendukung

Memenuhi b. Packing list PT. Trimitra Mebelindo dalam melakukan

export di sertai Packing list data produk yang dikirim dan sesuai dengan dokumen pendukung lainnya

Memenuhi c. Invoice PT. Trimitra Mebelindo dalam melakukan

export selalu di lengkapi dengan Invoice pembayaran dan sesuai produk serta sesuai dengan dokumen pendukung lainnya

Memenuhi d. Bill of lading (B/L) PT. Trimitra Mebelindo dalam melakukan

export selalu di lengkapi dengan Bill of Loading (B.L) dan sesuai produk serta dokumen lainnya

Memenuhi e. Dokumen lisensi ekspor (V-Legal) PT. Trimitra Mebelindo belum menerapkan V

Legal Tidak di Nilai

f. Hasil verifikasi teknis (Laporan Surveyor) untuk produk yang wajib verifikasi teknis

PT. Trimitra Mebelindo melakukan ekport yang

bukan produk wajib verifikasi teknis. Tidak di Nila g. Bukti pembayaran bea keluar bila

terkena bea keluar.

PT. Trimitra Mebelindo melakukan ekport yang

bukan produk terkena bea keluar Tidak di Nilai h. Dokumen lain yang relevan

(diantaranya: CITES) untuk jenis kayu dibatasi perdagangannya

PT. Trimitra Mebelindo tidak memproduksi,

memperdagangan bahan kayu dalam CITES Tidak di Nilai 4.1.1. Prosedur dan implementasi K3

a. Implementasi prosedur K3. PT. Trimitra Mebelindo memiliki prosedur instruksi kerja keselamatan dan kesehatan kerja terdokumentasi dalam TM-WI-HRD 01 dan instruksi kerja kebakaran dan evakuasi terdokumentasi pada TM-WI-HRD 02. Bagian HRD, GA dan petugas P2K3.

Memenuhi b. Ketersediaan peralatan K3 seperti Alat

Pemadam Api Ringan (APAR), Alat Pelindung Diri (APD) dan jalur evakuasi

PT. Trimitra Mebelindo sudah memiliki

(7)

kecelakaan kerja dan upaya menekan kecelakaan kerja.

Memenuhi 4.2.1. Kebebasan berserikat bagi pekerja

Ada serikat pekerja atau kebijakan perusahaan yang membolehkan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja

PT. Trimitra Mebelindo memiliki kebijakan secara tertulis yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT Trimitra yang menyatakan bahwa manajemen PT Trimitra Mebelindo memberikan kebebasan dalam berserikat/forum komunikasi karyawan.

Memenuhi 4.2.2. Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP)

Ketersediaan Dokumen KKB atau PP PT. Trimitra Mebelindo memiliki Peraturan perusahaan (PP) dan telah didaftarkan kepada pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Serang, No. 560/1574/SK/PP/2011

Memenuhi 4.2.2. Tidak mempekerjakan anak di bawah umur

Tidak ada pekerja yang masih di bawah umur

PT. Trimitra Mebelindo tidak mempekerjakan

anak dibawah umur. Memenuhi

Berdasarkan hasil verifikasi legalitas kayu (total 52 verifier) diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

Verifier yang memenuhi norma penilaian berjumlah 32 verifier.

Verifier yang tidak memenuhi norma penilaian berjumlah 0 verifier.

Verifier yang diverifikasi tetapi tidak dilakukan penilaian berjumlah 20 verifier.

Dengan demikian PT Trimitra Mebelindo dinyatakan telah ”

Memenuhi”

persyaratan legalitas kayu

sesuai peraturan yang berlaku dan dinyatakan

”DILANJUTKAN” SERTIFIKAT SVLK.

Referensi

Dokumen terkait

UD Citra Fajar Utama adalah industri kayu olahan dengan produk flooring Perusahaan tidak memiliki dokumen Pengakuan sebagai Pedagang Kayu Antar Pulau

IUIPHHK Rusdiannur tidak melakukan kegiatan impor bahan baku kayu dan tidak terdaftar sebagai importir.. : Unit usaha menerapkan sistem

e.Dokumen LMKB/LMKBK/LMHHOK Organisasi telah memiliki Laporan Mutasi Kayu Bulat and Laporan Mutasi Hasil Hutan Olahan Kayu sebagai balance proses produksi dan

Perusahaan tidak melakukan penjualan kayu antar pulau dan tidak terdaftar sebagai PKAPT, sehingga tidak diwajibkan menunjukkan identitas kapal sesuai dengan

Perusahaan tidak melakukan penjualan kayu antar pulau dan tidak terdaftar sebagai PKAPT, sehingga tidak diwajibkan menunjukkan identitas kapal sesuai dengan

Perusahaan tidak melakukan penjualan kayu antar pulau dan tidak terdaftar sebagai PKAPT, sehingga tidak diwajibkan menunjukkan identitas kapal sesuai dengan

UD Wana Lestari mengekspor produk moulding (kayu olahan) Penjualan ekspor tersebut dilengkapi dengan dokumen angkutan yang sah berupa PEB (Pemberitahuan Ekspor

Selama jangka waktu audit (Desember 2017, Januari 2018 dan Februari 2018) tidak terdapat kegiatan penerimaan bahan baku berupa kayu bulat (KB) atau kayu olahan,