• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi Deskriptif Mengenai Derajat Self-Afficacy pada Siswa Kelas II yang Underachiever di SMA "X" Bandung.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Studi Deskriptif Mengenai Derajat Self-Afficacy pada Siswa Kelas II yang Underachiever di SMA "X" Bandung."

Copied!
51
0
0

Teks penuh

(1)

! "

&"( * &"%(+" # &" %(("

(2)
(3)
(4)
(5)

!

" # $

" # %

" & $

(6)
(7)
(8)

!!

"# $

%

&

!

$ ' '

' (

(9)
(10)
(11)
(12)

4 $ '

!

/"0

(13)
(14)

3

6<

61

7<

(15)

:

"# $

7* $

&

76

&

77 '

&

74 '

79

73

(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)

!

!

" # #

(22)
(23)

( & &

* #

#

" $ & & #

# ' +

(24)

" &

#

& &#

!

" & & &#

(25)
(26)

, #

#

" - +&

# # &

+

& #

(27)

. $

-& -&# #

& &# #

,

* '

&

(28)

%

) & &

-#

(29)
(30)

"

# $

# $

%

&

(31)
(32)
(33)

2

5

'

, '(

)-(

(

(34)

0

'

*./ %%

+,-(

.7 %%

+,-( 00 8/

'

(35)
(36)
(37)

1

.0'""

'

(38)
(39)

..

6

'( ,

)-'

' 6

'

'

(40)

."

( '

=

'

(41)

.*

(

# '( )$

'

%

(42)

.3

'

'

# ' $

'

&

(43)

.2

6

'

'

(44)

.0

&

6

' 5

5

# '( )$

(

(45)
(46)
(47)
(48)
(49)

)

!

#

% . . "

(50)
(51)

Referensi

Dokumen terkait

Siswa dapat memperoleh pemenuhan need for competence pada lingkungan kelas yang memiliki informasi yang efektif dalam pencapaian keberhasilan di sekolah dan mendorong

Siswa yang melakukan prokrastinasi cenderung merasa kesulitan untuk mengerjakan tugas-tugasnya sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan sebelumnya dan dengan sengaja

Universitas Kristen Maranatha memiliki ketergantungan pada orangtuanya, remaja tersebut tidak mempunyai pengetahuan untuk membuat keputusan yang matang dan masuk akal

Siswa akselerasi yang memiliki derajat stress tinggi lebih sering mengalami gangguan kesehatan, psikologis, dan tingkah laku dibandingkan siswa akselerasi dengan derajat

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai derajat self-efficacy pada siswa kelas IX yang akan menghadapi Ujian Nasional di SMP Negeri “X”

[r]

Spidi

Emotional engagement yang tinggi berarti siswa sering menghayati emosi positif berupa ketertarikan untuk berelasi dan berdiskusi bersama teman, tidak takut bertanya