BAB I
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG 1.1 LATAR BELAKANGMenghitung usia kehamilan masih banyak kurang dipahami oleh
Menghitung usia kehamilan masih banyak kurang dipahami oleh para ibu hamil.para ibu hamil. Padahal hal ini merupakan penting untuk dapat men
Padahal hal ini merupakan penting untuk dapat men getahui usia kehamilan yang sedanggetahui usia kehamilan yang sedang dijalani. Dengan mengetahui usia kehamilan,seorang ibu hamil dapat mengetahui
dijalani. Dengan mengetahui usia kehamilan,seorang ibu hamil dapat mengetahui perkembangan dan pertumbuhan organ, apa yang sedang
perkembangan dan pertumbuhan organ, apa yang sedang terjadi pada janinnya. Kebutuhanterjadi pada janinnya. Kebutuhan apa yang diperlukan oleh janinnya dan hal apa yan boleh dan tidak boleh dilakukan selama apa yang diperlukan oleh janinnya dan hal apa yan boleh dan tidak boleh dilakukan selama usia kehamilan tersebut. Selain itu, dengan
usia kehamilan tersebut. Selain itu, dengan mengetahui usia kehamilan, seorang ibu hamilmengetahui usia kehamilan, seorang ibu hamil dapat mengetahui kapan jadwal pemeriksaan yang harus dilakukan baik oleh
dapat mengetahui kapan jadwal pemeriksaan yang harus dilakukan baik oleh dokterdokter maupun ke bidan. Sehingga dengan
maupun ke bidan. Sehingga dengan demikian diharapkan kehamilan yang sedang dijalanidemikian diharapkan kehamilan yang sedang dijalani menjadi sehat dan menghasilkan buah hati yang
menjadi sehat dan menghasilkan buah hati yang berkualitas. Selama ini kebanyakan untukberkualitas. Selama ini kebanyakan untuk dapat menghitung usia kehamilan mengandalkan para ahli baik
dapat menghitung usia kehamilan mengandalkan para ahli baik dokter atau bidan, memangdokter atau bidan, memang hal ini merupakan yang dianjurkan demi
hal ini merupakan yang dianjurkan demi ketepatan penghitungan usia kehamilan. Selain itu,ketepatan penghitungan usia kehamilan. Selain itu, biasanya menghitung usi kehamilan dilakukan dengan menggunakan USG yang memiliki biasanya menghitung usi kehamilan dilakukan dengan menggunakan USG yang memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dengan
tingkat akurasi yang lebih tinggi dengan mengukur ukuran tengkorak, panjang janin, ukuranmengukur ukuran tengkorak, panjang janin, ukuran jantung, ginjal dan
jantung, ginjal dan sebagainya.sebagainya.
Pengkajian usia kehamilan yang akurat merupakan salah satu pertimbangan yang Pengkajian usia kehamilan yang akurat merupakan salah satu pertimbangan yang paling penting yang dibuat oleh bidan selama kehamilan berlangsung. Perkiraan usia paling penting yang dibuat oleh bidan selama kehamilan berlangsung. Perkiraan usia kehamilan yang tidak tepat dapat mengakibatkan waktu penapisan yang tidak sesuai. Usia kehamilan yang tidak tepat dapat mengakibatkan waktu penapisan yang tidak sesuai. Usia kehamilan merupakan salah satu alat ukur kesehatan janin yang
kehamilan merupakan salah satu alat ukur kesehatan janin yang paling bermanfaat danpaling bermanfaat dan waktu kelahiran sering ditentukan dengan pengkajian usia kehamilan. Tradisi d
waktu kelahiran sering ditentukan dengan pengkajian usia kehamilan. Tradisi d alamalam memperkirakan usia kehamilan dari Hari Pertama haid Terakhir (HPHT) telah d
memperkirakan usia kehamilan dari Hari Pertama haid Terakhir (HPHT) telah d igunakanigunakan secara luas karena lebih banyak wanita
secara luas karena lebih banyak wanita menyadari kapan menstruasi terakhirnya dimulaimenyadari kapan menstruasi terakhirnya dimulai dibandingkan kapan mereka mengalami ovulasi atau kapan konsepsi terjadi.
1.2 RUMUSAN MASALAH 1.2 RUMUSAN MASALAH
1.
1. Bagaimanakah cara menentukan usia kehamilan ?Bagaimanakah cara menentukan usia kehamilan ? 2.
2. Bagaimanakah cara menentukan periode kehamilan ?Bagaimanakah cara menentukan periode kehamilan ? 1.3 TUJUAN
1.3 TUJUAN 1.
1. Mengetahui cara menentukan usia kehamilanMengetahui cara menentukan usia kehamilan 2.
BAB II
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
2.1 Menenentukan Usia Kehamilan
2.1 Menenentukan Usia Kehamilan
Menentukan umur
Menentukan umur hamilhamil sangat penting untuk memperkirakansangat penting untuk memperkirakan persalinan.persalinan. UmurUmur hamil
hamil dapat ditentukan dengan:dapat ditentukan dengan: 1.
1. Rumus NaegleRumus Naegle 2.
2. Gerakan pertamaGerakan pertama fetusfetus 3.
3. PalpasiabdomenPalpasiabdomen 4.
4. PerkiraanPerkiraan tinggi fundusuteritinggi fundusuteri 5.
5. UltrasonografiUltrasonografi
Rumus Naegle
Rumus Naegle
Rumus Naegle untuk menentukan
Rumus Naegle untuk menentukan hari perkiraan lahirhari perkiraan lahir( ( HPL, EDC= Expected Date of HPL, EDC= Expected Date of Confinement)
Confinement). Rumus ini terutama berlaku untuk. Rumus ini terutama berlaku untuk wanitawanita dengan siklus 28 hari sehinggadengan siklus 28 hari sehingga ovulas
ovulasiiterjadi pada hari ke 14. Rumus Naegle memperhitungkan umurterjadi pada hari ke 14. Rumus Naegle memperhitungkan umur kehamilankehamilan berlangsung selama 288 hari. HPHT
berlangsung selama 288 hari. HPHT adalah Hari Pertama Haid Terakhir seorang wanitaadalah Hari Pertama Haid Terakhir seorang wanita sebelum hamil. cara menentukan HPHT adalah
sebelum hamil. cara menentukan HPHT adalah dengan melakukan anamnesis pada ibudengan melakukan anamnesis pada ibu secara tepat karena terjadi kesalahan, maka menentukan usia kehamilan juga menjadi tidak secara tepat karena terjadi kesalahan, maka menentukan usia kehamilan juga menjadi tidak tepat. haid terkhir tersebut harus normal, baik
tepat. haid terkhir tersebut harus normal, baik dari lamanya maupun dari banyaknya. jadidari lamanya maupun dari banyaknya. jadi beberapa pertanyaan yang bisa diajukan
beberapa pertanyaan yang bisa diajukan adalah sebagai berikut.adalah sebagai berikut. a. kapan ibu mengeluarkan haid terakhir
a. kapan ibu mengeluarkan haid terakhir sebelum hamil.sebelum hamil. b. apakah pada tanggal tersebut sudah bersih
b. apakah pada tanggal tersebut sudah bersih atau masih baru keluar darah haidnya.atau masih baru keluar darah haidnya. c. berapa lama menstrusasinya.
c. berapa lama menstrusasinya.
d. berapa banyak menstruasinya (jika hanya sedikit
d. berapa banyak menstruasinya (jika hanya sedikit maka kemungkinan sudah terjadimaka kemungkinan sudah terjadi nidasi)
nidasi)
HPHT yang tepat adalaah tanggal dimana ibu
HPHT yang tepat adalaah tanggal dimana ibu baru mengeluarkan darah menstruasibaru mengeluarkan darah menstruasi dengan frekuensi dan lama seperti
dengan frekuensi dan lama seperti menstruasi seperti yang biasa.menstruasi seperti yang biasa. TP adalah tanggal taksiran perkiraan persalian ibu. bisa
TP adalah tanggal taksiran perkiraan persalian ibu. bisa ditentukan setelah HPHTditentukan setelah HPHT didapatkan. berikut rumus yang
TP= tanggal HPHT ditambahkan 7 TP= tanggal HPHT ditambahkan 7 bulan HPHT dikurangi 3 bulan HPHT dikurangi 3 tahun HPHT ditambahkan 1 tahun HPHT ditambahkan 1
Jika dari HPHT:
Jika dari HPHT:
Dihitung secara rinci hari-hari yang sudah
Dihitung secara rinci hari-hari yang sudah dilalui dimulai dari HPHT sampai tanggaldilalui dimulai dari HPHT sampai tanggal waktu perhitungan.
waktu perhitungan.
contoh: HPHT: 15 juli 2007, tanggal perhitungan: 23 maret 2008 contoh: HPHT: 15 juli 2007, tanggal perhitungan: 23 maret 2008
Jika dihitung berdasarkan bulan yang dijalani adalah sebagai berikut
Jika dihitung berdasarkan bulan yang dijalani adalah sebagai berikut
Bulan
Bulan Jumlah Jumlah hari hari Jumlah Jumlah minggu minggu Sisa Sisa harihari Juli
Juli (sisa) (sisa) 15 15 2 2 11 Agustus Agustus 31 31 4 4 33 September September 30 30 4 4 22 Oktober Oktober 31 31 4 4 33 November November 30 30 4 4 22 Desember Desember 31 31 4 4 33 Januari Januari 31 31 4 4 33 Februari Februari 28 28 4 4 --Maret
Maret (berjalan) (berjalan) 23 23 3 3 22 Total Total 33 33 19~2-3mg19~2-3mg UK =33 + 2 + 3 UK =33 + 2 + 35 mg atau5 mg atau 33 + 3= 36 mg 33 + 3= 36 mg .: .:3434
–
–
36 mg36 mg
Jika dari TP:
Jika dari TP:
Dihitung secara rinci hari-hari yang belum
Dihitung secara rinci hari-hari yang belum dilalui secara mundur dimulai dari TPdilalui secara mundur dimulai dari TP sampai tanggal waktu perhitungan, kemudian mengurangi dari 40 minggu (bulan sampai tanggal waktu perhitungan, kemudian mengurangi dari 40 minggu (bulan aterm) dengan hasil hitungan.
aterm) dengan hasil hitungan. contoh: HPHT : 15 juli 2007, contoh: HPHT : 15 juli 2007,
1. menghitung TP = HPHT : hari ditambah 7,
1. menghitung TP = HPHT : hari ditambah 7, bulan dikurang 3, dan tahun ditambah 1.bulan dikurang 3, dan tahun ditambah 1. atau hari ditambah 7, bulan
contoh : 15 - 07 contoh : 15 - 07 – –2007 2007 1515 – –07- 200707- 2007 +7 +7 -3 -3 +1 +1 +7 +7 +9 +9 +0+0 22 22 4 4 2008 2008 22 22 16 16 2007 2007 = = 22 22 4 4 20082008
2. menghitung hari-hari yang belum dilalui mundur dari TP 2. menghitung hari-hari yang belum dilalui mundur dari TP
Bulan
Bulan Jumlah Jumlah hari hari yangyang belum dilalui belum dilalui
Jumlah
Jumlah minggu minggu Sisa Sisa harihari April April (TP) (TP) 22 22 3 3 11 Maret (tanggal Maret (tanggal perhitunagan) perhitunagan) 8 8 1 1 11 Total Total 2~ 2~ 0-1 0-1 ~ ~ mgmg
Minggu yang belum dialaui = 4-5 mg Minggu yang belum dialaui = 4-5 mg
3. mengurangi minggu aterm (40 minggu) dengan hasil hitungan nomor (2) 3. mengurangi minggu aterm (40 minggu) dengan hasil hitungan nomor (2)
UK = 40
UK = 40 – –4 4 atau atau UK UK = = 4040 – –5 5 :. :. UK UK = = 3434 – –36 mg36 mg =
= 36 36 mg mg = = 35 35 mgmg
2. Gerakan Pertama Fetus
2. Gerakan Pertama Fetus
Diperkirakan terjadinya gerakan pertama fetus pada usia kehamilan 16
Diperkirakan terjadinya gerakan pertama fetus pada usia kehamilan 16 mingguminggu terdapat perbedaan. namun perkiraan ini tidak tepat karena
terdapat perbedaan. namun perkiraan ini tidak tepat karena perbedaan merasakanperbedaan merasakan gerakan antara primigravida dengan
gerakan antara primigravida dengan multigravida. pada primigravida biasanya dirasakanmultigravida. pada primigravida biasanya dirasakan pada usia 18
pada usia 18 minggu, sedangkan pada multigravida sekitar 16 minggu.minggu, sedangkan pada multigravida sekitar 16 minggu.
3. Palpasi Abdomen
3. Palpasi Abdomen
Palpasiabdomen
Palpasiabdomen dapat menggunakan :dapat menggunakan : 1.
1. Rumus BartholomewRumus Bartholomew 2.
2. Rumus Mc DonaldRumus Mc Donald 3.
Rumus Bartholomew
Rumus Bartholomew
Antara
Antara simpisis pubissimpisis pubis dan pusat dibagi menjadi 4 dan pusat dibagi menjadi 4 bagian yang sama, maka tiap bagianbagian yang sama, maka tiap bagian menunjukkan penambahan 1 bulan.
menunjukkan penambahan 1 bulan. Fundus uteriFundus uteri teraba tepat diteraba tepat di simpisissimpisis umurumur kehamilan
kehamilan 2 bulan (8 2 bulan (8 minggu). Antara pusat sampaiminggu). Antara pusat sampai prosesus xifoi prosesus xifoideusdeus dibagidibagi menjadai 4 bagian dan tiap
menjadai 4 bagian dan tiap bagian menunjukkan kenaikan 1 bulan.bagian menunjukkan kenaikan 1 bulan. Tinggi fundusTinggi fundus uteri
uteri pada umurpada umur kehamilankehamilan 40 minggu (bulan ke-10) kurang lebih sama dengan umur40 minggu (bulan ke-10) kurang lebih sama dengan umur kehamilan
kehamilan 32 minggu (bulan ke-8).32 minggu (bulan ke-8).
Rumus Mc Donald
Rumus Mc Donald
Fundus uteri
Fundus uteri diukur dengan pita. Tinggidiukur dengan pita. Tinggi fundusfundus dikalikan 2 dan dibagi 7 dikalikan 2 dan dibagi 7 memberikanmemberikan umur
umur kehamilankehamilan dalam bulan obstetrik dan bila dikalikan 8 dalam bulan obstetrik dan bila dikalikan 8 dan dibagi 7 memberikandan dibagi 7 memberikan umur
umur kehamilankehamilan dalam minggu.dalam minggu.
Palpasi Leopold
Palpasi Leopold
Palpasileopold
Palpasileopold merupakan teknikmerupakan teknik pemeriksaanpemeriksaan padapada perutperut ibuibu bayibayi untukuntuk menentukan posisi dan letak
menentukan posisi dan letak janinjanin dengan melakukandengan melakukan palpasiabdomen.palpasiabdomen. Palpasileopold
Palpasileopold terdiri dari 4terdiri dari 4 langkahlangkah yaitu:yaitu: 1.
1. LeopoldLeopold I :I : LeopoldLeopold I bertujuan untuk mengetahui letakI bertujuan untuk mengetahui letak fundus uterifundus uteri dan bagiandan bagian lain yang terdapat pada bagian
lain yang terdapat pada bagian fundus uterifundus uteri 2.
2. LeopoldLeopold II :II : LeopoldLeopold II bertujuan untuk menentukan punggung dan bagian kecilII bertujuan untuk menentukan punggung dan bagian kecil janin
janin di sepanjang sisidi sepanjang sisi maternalmaternal 3.
3. LeopoldLeopold III :III : LeopoldLeopold III bertujuan untuk membedakan bagian persentasi dariIII bertujuan untuk membedakan bagian persentasi dari janin
janin dan sudah masuk dalam pintu pangguLdan sudah masuk dalam pintu pangguL LeopoldLeopold IV :IV : LeopoldLeopold IV bertujuanIV bertujuan untuk meyakinkan hasil yang ditemukan pada
untuk meyakinkan hasil yang ditemukan pada pemeriksaanLeopoldpemeriksaanLeopold III dan untukIII dan untuk mengetahui sejauh mana bagian presentasi sudah masuk Memberikan
mengetahui sejauh mana bagian presentasi sudah masuk Memberikan informasiinformasi tentang bagian presentasi: bokong atau
tentang bagian presentasi: bokong atau kepala,kepala, sikap/sikap/attitudeattitude (fleksi atau(fleksi atau ekstensi), dan
ekstensi), dan stationstation(penurunan bagian presentasi)(penurunan bagian presentasi)
Gambar 1.
4. Perkiraan Tinggi Fundus Uteri
4. Perkiraan Tinggi Fundus Uteri
Perkiraan dengan TFU ini merupakan perkiraan yang harus d
Perkiraan dengan TFU ini merupakan perkiraan yang harus d iketahui oleh bidan.iketahui oleh bidan. perkiraan dengan TFU akan lebih tepat
perkiraan dengan TFU akan lebih tepat pada kehamilan pertama, tetapi kurang tepat padapada kehamilan pertama, tetapi kurang tepat pada kehamilan berikutnya.
kehamilan berikutnya. Cara menentukan
Cara menentukan kehamilankehamilan dengan perkiraandengan perkiraan tinggi fundus uteri:tinggi fundus uteri: 1.
1. MempergunakanMempergunakan tinggi fundus uteritinggi fundus uteri 2.
2. Menggunakan alat ukur caliperMenggunakan alat ukur caliper 3.
3. Menggunakan pita ukurMenggunakan pita ukur 4.
4. Menggunakan pita ukur dengan metode berbedaMenggunakan pita ukur dengan metode berbeda
Mempergunakan tinggi fundus uteri
Mempergunakan tinggi fundus uteri
Perkiraan
Perkiraan tinggi fundus uteritinggi fundus uteri dilakukan dengandilakukan dengan palpasifunduspalpasifundus dan membandingkandan membandingkan dengan patokan.
dengan patokan. Umu
UmurKehamilanrKehamilan Tinggi Fundus UteriTinggi Fundus Uteri 12
12 minggu minggu 1/3 1/3 di di atasatas simpisissimpisis 16
16 minggu minggu ½½ simpisis-simpisis-pusatpusat 20
20 minggu minggu 2/3 2/3 di di atasatas simpisissimpisis 24
24 minggu minggu Setinggi pusatSetinggi pusat 28
28 minggu minggu 1/3 1/3 di di atas atas pusatpusat 34
34 minggu minggu ½ ½ pusat-prosessus pusat-prosessus xifoideusxifoideus 36
36 minggu minggu Setinggi prosessus Setinggi prosessus xifoideusxifoideus 40
40 minggu minggu 2 2 jari jari di di bawah bawah prosessusprosessus xifoideus
xifoideus
Menggunakan alat ukur caliper
Menggunakan alat ukur caliper
Caliper digunakan dengan meletakkan satu ujung pada tepi
Caliper digunakan dengan meletakkan satu ujung pada tepi atas simfisisatas simfisis pubispubis dandan ujung yang lain pada
ujung yang lain pada puncakfundus.puncakfundus. Kedua ujung diletakkan pada garis tengahKedua ujung diletakkan pada garis tengah abdominal. Ukuran kemudian dibaca pada skala cm (
abdominal. Ukuran kemudian dibaca pada skala cm (centimeter centimeter ) yang terletak ketika) yang terletak ketika 2 ujung caliper bertemu. Ukuran
2 ujung caliper bertemu. Ukuran diperkirakan sama dengan minggudiperkirakan sama dengan minggu kehamilankehamilan setelah sekitar 22-24 minggu.
setelah sekitar 22-24 minggu.
Menggunakan pita ukur
Menggunakan pita ukur
Pita ukur merupakan metode akurat kedua dalam
Pita ukur merupakan metode akurat kedua dalam pengukuran TFU setelah 22-24pengukuran TFU setelah 22-24 minggu
minggu kehamilan.kehamilan. Titik nol pita pengukur diletakkan pada tepi atas simfisisTitik nol pita pengukur diletakkan pada tepi atas simfisis pubispubis dan pita pengukur ditarik melewati garis tengah
dibaca dalam skala cm, ukuran yang terukur sebaiknya
dibaca dalam skala cm, ukuran yang terukur sebaiknya diperkirakan sama dengandiperkirakan sama dengan jumlah minggu
jumlah minggu kehamilankehamilan setelah 22-24 minggusetelah 22-24 minggu kehamilan.kehamilan.
Menggunakan pita ukur dengan metode berbeda
Menggunakan pita ukur dengan metode berbeda
Garis nol pita pengukur diletakkan pada tepi
Garis nol pita pengukur diletakkan pada tepi atas simfisisatas simfisis pubispubis di garis abdominal,di garis abdominal, tangan yang lain diletakkan di dasar
tangan yang lain diletakkan di dasar fundus,fundus, pita pengukur diletakkan diantara jaripita pengukur diletakkan diantara jari telunjuk dan jari tengah, pengukuran dilakukan sampai titik dimana jari menjepit p telunjuk dan jari tengah, pengukuran dilakukan sampai titik dimana jari menjepit p itaita pengukur. Sehingga pita pengukur mengikuti bentuk
pengukur. Sehingga pita pengukur mengikuti bentuk abdomenabdomen hanya sejauhhanya sejauh puncaknya dan kemudian secara relatif lurus ke titik yang ditahan oleh jari-jari puncaknya dan kemudian secara relatif lurus ke titik yang ditahan oleh jari-jari pemeriksa, pita tidak melewati slope anterior dari
pemeriksa, pita tidak melewati slope anterior dari fundus.fundus. Caranya tidak diukur karena tidak melewati slope anterior
Caranya tidak diukur karena tidak melewati slope anterior tapi dihitung secaratapi dihitung secara matematika sebagai berikut:
matematika sebagai berikut: Sebelum
Sebelum fundusfundus mencapai ketinggian yang sama denganmencapai ketinggian yang sama dengan umbilikus,umbilikus, tambahkan 4 cmtambahkan 4 cm pada jumlah cm yang terukur. Jumlah
pada jumlah cm yang terukur. Jumlah total centi meternya diperkirakan samatotal centi meternya diperkirakan sama dengan jumlah minggu
dengan jumlah minggu kehamilan.kehamilan. Sesudah
Sesudah fundusfundus mencapai ketinggian yang sama denganmencapai ketinggian yang sama dengan umbilikus,umbilikus, tambahkan 6 cmtambahkan 6 cm pada jumlah cm yang te
pada jumlah cm yang terukur. Jumlah total centi meternya diperkirakan samarukur. Jumlah total centi meternya diperkirakan sama dengan jumlah minggu
dengan jumlah minggu kehamilan.kehamilan.
Gambar 2. Pengukuran TFU dengan
Gambar 2. Pengukuran TFU dengan metlinmetlin
4. Ultrasonografi
4. Ultrasonografi
Tujuan
Tujuan ultrasonografiultrasonografi adalah:adalah: Konfirmasi
Konfirmasi kehamilankehamilan Mengetahui usia
Konfirmasi kehamilan
Konfirmasi kehamilan
Embrio
Embrio dalam kantungdalam kantung kehamilankehamilan tampak pada awaltampak pada awal kehamilankehamilan 5,5 minggu dan5,5 minggu dan detak jantung janin
detak jantung janin tampak jelas dalam usia 7 tampak jelas dalam usia 7 minggu.minggu.
Mengetahui usia kehamilan
Mengetahui usia kehamilan
Penentuan umur
Penentuan umur kehamilankehamilan dengan USG menggunakan 3 cara yaitu:dengan USG menggunakan 3 cara yaitu: Mengukur diameter kantong
Mengukur diameter kantong kehamilankehamilan( ( GS=gestatioGS=gestational nal sac)sac)padapada kehamilankehamilan 6-126-12 minggu
minggu
Mengukur jarak
Mengukur jarak kepalakepala bokongbokong (GRI=grown rump length)(GRI=grown rump length) padapada kehamilankehamilan 7-147-14 minggu
minggu
Mengukur diameter biparietal (BPD) pada
Mengukur diameter biparietal (BPD) pada kehamilankehamilan lebih 12 minggulebih 12 minggu
2.2 Tahap Periode Kehamilan
2.2 Tahap Periode Kehamilan
Proses kehamilan (gestasi) berlangsung selama 40 minggu
Proses kehamilan (gestasi) berlangsung selama 40 minggu atau 280 hari dihitung dariatau 280 hari dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir. Usia janin sendiri adalah 38
hari pertama menstruasi terakhir. Usia janin sendiri adalah 38 minggu, karena dihitungminggu, karena dihitung mulai dari tanggal konsepsi (tanggal bersatunya sperma dengan telur),
mulai dari tanggal konsepsi (tanggal bersatunya sperma dengan telur), yang terjadi duayang terjadi dua minggu setelahnya.
minggu setelahnya.
Dalam dunia kedokteran, proses kehamilan dibagi menjadi tiga fase
Dalam dunia kedokteran, proses kehamilan dibagi menjadi tiga fase sesuai dengansesuai dengan pertumbuhan fisik bayi. Masing-masing fase tersebut disebut t
pertumbuhan fisik bayi. Masing-masing fase tersebut disebut t rimester. Berikut adalahrimester. Berikut adalah perkembangan janin pada tiap-tiap trimester menurut usia janin,
perkembangan janin pada tiap-tiap trimester menurut usia janin, yaitu sejak konsepsiyaitu sejak konsepsi sampai kelahiran (38 minggu).
sampai kelahiran (38 minggu).
Trimester Pertama (Minggu 0
Trimester Pertama (Minggu 0
–
–
12)
12)
Pada usia
Pada usia kehamilan trimester pertamakehamilan trimester pertamaatau disebut juga 3 bulan pertama (12atau disebut juga 3 bulan pertama (12 minggu pertama), penambaha
minggu pertama), penambahan berat badan ibu n berat badan ibu hamil biasanya sekitahamil biasanya sekitar 1 atau 2 kilo, ataur 1 atau 2 kilo, atau mungkin kur
mungkin kurang ang jika ibu jika ibu hamil mengalamihamil mengalamimorning sicknessmorning sickness. Sebagian besar berat ini berada. Sebagian besar berat ini berada di plasenta (ari-ari), di payudara, rahim
di plasenta (ari-ari), di payudara, rahim dan akbibat dari bertambahnya volume darah dan akbibat dari bertambahnya volume darah padapada ibu hamil.
Selama kehamilan tubuh ibu hamil bekerja Selama kehamilan tubuh ibu hamil bekerja lebih keras, detak jantung dan tingkatlebih keras, detak jantung dan tingkat
pernapasan akan lebih cepat. pernapasan akan lebih cepat.
Hormon dapat membuat payudara menjadi lebih lembut Hormon dapat membuat payudara menjadi lebih lembut ketika disentuh, danketika disentuh, dan
menjadi lebih besar dan lebih berat. menjadi lebih besar dan lebih berat.
Rahim akan mendapatkan lebih besar dan Rahim akan mendapatkan lebih besar dan memberikan tekanan pada kandungmemberikan tekanan pada kandung
kemih sehingga buang air kecil
kemih sehingga buang air kecil (buang air) manjadi lebih sering dengan (buang air) manjadi lebih sering dengan kata lainkata lain lebih sering kebelet kencing.
lebih sering kebelet kencing. Awal kehamilan
Awal kehamilanatau masa trimester pertama merupakan saat yang rawan bagiatau masa trimester pertama merupakan saat yang rawan bagi perkembangan janin, karena biasanya banyak wanita tidak menduga kalau dirinya
perkembangan janin, karena biasanya banyak wanita tidak menduga kalau dirinya sedangsedang hamil. Kehamilan baru diketahui ketika usia janin
hamil. Kehamilan baru diketahui ketika usia janin sudah menginjak waktu lebih dari satusudah menginjak waktu lebih dari satu bulan. Sementara itu, jika mereka tidak
bulan. Sementara itu, jika mereka tidak sadar sedang hamil, mereka akan mengkonsumsisadar sedang hamil, mereka akan mengkonsumsi berbagai macam makanan serta obat yang bisa
berbagai macam makanan serta obat yang bisa sangat.merusak rentan keguguransangat.merusak rentan keguguran perkembangan bayi dalam kandungan.
perkembangan bayi dalam kandungan.
Periode Germinal
Periode Germinal
(Minggu 0
(Minggu 0 –
–
3)
3)
Pembuahan telur oleh sperma terjadi pada minggu ke-2 dari hari pertama menstruasi Pembuahan telur oleh sperma terjadi pada minggu ke-2 dari hari pertama menstruasi terakhir.Telur yang sudah dibuahi sperma bergerak dari tuba
terakhir.Telur yang sudah dibuahi sperma bergerak dari tuba fallopi dan menempel kefallopi dan menempel ke dinding uterus (
dinding uterus (endometriumendometrium).).
Periode Embrio
Periode Embrio
(Minggu 3
(Minggu 3 –
–
8 )
8 )
Sistem syaraf pusat, organ-organ utama dan struktur anatomi mulai terbentuk. Sistem syaraf pusat, organ-organ utama dan struktur anatomi mulai terbentuk. Mata, mulut dan lidah terbentuk. Hati mulai
Mata, mulut dan lidah terbentuk. Hati mulai memproduksi sel darah.memproduksi sel darah.
Janin berubah dari blastosis menjadi embrio berukuran 1,3 cm dengan kepala yang Janin berubah dari blastosis menjadi embrio berukuran 1,3 cm dengan kepala yang besar.
besar.
Periode Fetus
Periode Fetus
(Minggu 9
(Minggu 9 –
– 12)
12)
Semua organ penting terus bertumbuh dengan
Semua organ penting terus bertumbuh dengan cepat dan saling berkait.cepat dan saling berkait. Aktivitas otak sangat tinggi.
Perubahan-Perubahan Yang Terjadi Pada Kehamilan
Perubahan-Perubahan Yang Terjadi Pada Kehamilan Trimester 1
Trimester 1
Perubahan anatomi dan adaptasi fisiologis system reproduksiPerubahan anatomi dan adaptasi fisiologis system reproduksi
OvariumOvarium
Tuba falopiTuba falopi
VaginaVagina
Sistem perkemihanSistem perkemihan
Sistem integumentSistem integument
Sistem imunitasSistem imunitas
Sistem kardiovaskularSistem kardiovaskular
Sistem pernafasanSistem pernafasan
Sistem pencernaanSistem pencernaan
PayudaraPayudara
Perubahan psiklogisPerubahan psiklogis
Kebutuhan Ibu Hamil Trimester 1
Kebutuhan Ibu Hamil Trimester 1
Cairan:
Cairan: Ibu Ibu harus harus minum2-8 minum2-8 gelas/hari gelas/hari atau atau 150-200 150-200 ml ml air air putih putih untuk untuk memantumemantu mempertahankan tubuh, mencegah dehidrasi dan
mempertahankan tubuh, mencegah dehidrasi dan memperlancar BAB.memperlancar BAB. Nutrisi:
Nutrisi: Kalori Kalori 200 200 gr/dL, gr/dL, Protein Protein 30 gr30 gr/hari /hari untuk untuk pertumbuhan pertumbuhan dan dan perkembanganperkembangan bulan kehamilan serta kenaikan protein plasma dan
bulan kehamilan serta kenaikan protein plasma dan HB ibu hamil. KenaikanHB ibu hamil. Kenaikan berat badan antara 6-19 kg dan sebelum 20
berat badan antara 6-19 kg dan sebelum 20 minggu adaln 2 kg/bulan.minggu adaln 2 kg/bulan. Personal hygiene harus selalu dijaga
Personal hygiene harus selalu dijaga selama kehamilan, mandi untukselama kehamilan, mandi untuk perawata kulit, karena funsi ekskresi meningkat (Keringat). Kebe
perawata kulit, karena funsi ekskresi meningkat (Keringat). Kebe rsiahanrsiahan payudara harus dijaga menggunakan minyak telon kemudian dibilas denga payudara harus dijaga menggunakan minyak telon kemudian dibilas denga airair bersih
bersih Kebutuhan eliminasi Kebutuhan eliminasi Pada trimester 1 ibu Pada trimester 1 ibu cenderung BAK karenacenderung BAK karena
rahim membesar dan menekan kandung kemih sehingga sering BAK. rahim membesar dan menekan kandung kemih sehingga sering BAK. Pengaruh progesterone, gerakan peristaltik usus menurun sehingga terjadi Pengaruh progesterone, gerakan peristaltik usus menurun sehingga terjadi konstipasi.
konstipasi.
Kebutuhan seksual: Libido menurun
Kebutuhan seksual: Libido menurun karena sering mual dan muntah.karena sering mual dan muntah. Istirahat dan tidur :
Istirahat dan tidur : Ibu hamil dianjurkan menentIbu hamil dianjurkan menentuka pola istirahat dengan baik gunauka pola istirahat dengan baik guna menunjang kesehatan ibu dan janin.
menunjang kesehatan ibu dan janin. Periksa kehamilan : Pada trimester 1
Periksa kehamilan : Pada trimester 1 dijadwalkan untuk kunjungan ulang denga intervaldijadwalkan untuk kunjungan ulang denga interval 4 minggu.
4 minggu.
Ketidaknyamanan dan Tanda Bahaya Fisiologis Selama Hamil
Ketidaknyamanan dan Tanda Bahaya Fisiologis Selama Hamil
1.
1. Ketidaknyamanan Selama Kehamilan Trimester 1Ketidaknyamanan Selama Kehamilan Trimester 1 a.
a. Mual dan muntahMual dan muntah Penyebab
Penanganan : hindari baud an factor penyebab, makan makanan dalam porsi kecil Penanganan : hindari baud an factor penyebab, makan makanan dalam porsi kecil
tapi sering, hindari makanan berminyak dan merangsang, duduk tapi sering, hindari makanan berminyak dan merangsang, duduk tegak setiap habis makan, istirahat sesuai kebutuhan mengangkat tegak setiap habis makan, istirahat sesuai kebutuhan mengangkat kaki dan kepala agak tinggi.
kaki dan kepala agak tinggi. b.
b. HipersalivaHipersaliva Penyebab
Penyebab : : meningkatnya keasaman meningkatnya keasaman mulutmulut Penanganan :
Penanganan : mekanlah permen karet mekanlah permen karet / permen biasa yang keras/ permen biasa yang keras c.
c. KelelahanKelelahan Penyebab
Penyebab : : berhubungan denga berhubungan denga laju laju metabolisme metabolisme basal basal pada pada awal awal kehamilankehamilan Penanganan :
Penanganan : banyak istirahat dan kurbanyak istirahat dan kurangi aktivitas yang berlebihaangi aktivitas yang berlebihan, minumn, minum vitamin dan supplement zat besi.
vitamin dan supplement zat besi.
2.
2. Tanda Bahaya Pada Kehamilan Trimester 1Tanda Bahaya Pada Kehamilan Trimester 1 a.
a. Perdarahan pervaginamPerdarahan pervaginam
Penanganan : Lakukan pemeriksaan secara cepat keadaan ibu termasuk tanda Penanganan : Lakukan pemeriksaan secara cepat keadaan ibu termasuk tanda
--tanda vital (tekana darah, nadi, pernafasan, temperatur) tanda vital (tekana darah, nadi, pernafasan, temperatur) b.
b. Hiperemesis GravidarumHiperemesis Gravidarum
Penanganan : Hindari makan yang
Penanganan : Hindari makan yang sulit dicerna dan berlemak.sulit dicerna dan berlemak. Komplikasi
Komplikasi : : Jika mJika muntuah untuah terus mterus menerus enerus biasa biasa terjadi terjadi kerusakan kerusakan hati, hati, komplikasikomplikasi lain perdarahan pada retina yang
lain perdarahan pada retina yang disebabkan oleh meningkatnyadisebabkan oleh meningkatnya tekanan darah ketika muntah.
tekanan darah ketika muntah. c.
c. MolaMola
Penanganan :
Penanganan : Jika diagnosis kehamilan mola ditegakkan, lakukaJika diagnosis kehamilan mola ditegakkan, lakukan evaluasi uterus,n evaluasi uterus, dan lakukan evakuasi jaringan mola dan
dan lakukan evakuasi jaringan mola dan berikan infuse.berikan infuse. d.
d. Sakit kepala hebatSakit kepala hebat
Penanganan : Jika ibu tidak sadar/kejang segera mobilisasi tenaga yang ada dan Penanganan : Jika ibu tidak sadar/kejang segera mobilisasi tenaga yang ada dan
siapkan fasilitas tindakan gawat darurat siapkan fasilitas tindakan gawat darurat e.
e. Penglihatan kaburPenglihatan kabur
Penanganan : Jika ibu tidak sadar/kejang segera mobilisasi tenaga yang ada dan Penanganan : Jika ibu tidak sadar/kejang segera mobilisasi tenaga yang ada dan
siapkan fasilitas tindakan gawat darurat siapkan fasilitas tindakan gawat darurat
f.
f. Odema pada wajah, kaki, dan tanganOdema pada wajah, kaki, dan tangan Penanganan : Istirahat yang cukup dan
Penanganan : Istirahat yang cukup dan tingkatkan makanan yang mengandungtingkatkan makanan yang mengandung protein dan kurangi makanan yang mengandung karbohidrat serta protein dan kurangi makanan yang mengandung karbohidrat serta lemak
lemak g.
g. Kejang : Pada umumnya kejang didahului oleh memburuknya keadaan dan terjdiKejang : Pada umumnya kejang didahului oleh memburuknya keadaan dan terjdi gejala-gejala sakit kepala, mual, dan nyeri uluh
gejala-gejala sakit kepala, mual, dan nyeri uluh hatihati h.
h. Demam : Ibu hamil dengan suhu lebih dari 3Demam : Ibu hamil dengan suhu lebih dari 38800C merupakan masalah gejala infeksiC merupakan masalah gejala infeksi dalam kehamilan.
dalam kehamilan.
Penanganan : Istirahat yang cukup, minum air putih yang banyak, dan kompres Penanganan : Istirahat yang cukup, minum air putih yang banyak, dan kompres
untuk menurunkan suhu untuk menurunkan suhu
Trimester kedua (Minggu 12
Trimester kedua (Minggu 12
–
–
24)
24)
Trimester ke dua biasanya ibu
Trimester ke dua biasanya ibu sudah merasakan sehat. tubuh ibu telah terbiasasudah merasakan sehat. tubuh ibu telah terbiasa dengan kadar hormon yang lebih tinggi dan merasa tidak nyaman karena hamil sudah dengan kadar hormon yang lebih tinggi dan merasa tidak nyaman karena hamil sudah berkurang. ibu telah menerima
berkurang. ibu telah menerima kehamilannya dan mulai dapat menggunakan energi sertakehamilannya dan mulai dapat menggunakan energi serta pikirannya secara lebih konstruktif. Pada trimester ini pula
pikirannya secara lebih konstruktif. Pada trimester ini pula ibu mampu merasakan gurakanibu mampu merasakan gurakan janinnya. Banyak ibu
janinnya. Banyak ibu yang merasa terlepas yang merasa terlepas dari rasa kecdari rasa kecemasan dan kedidakemasan dan kedidaknyaman, sepertinyaman, seperti yang dirasakannya pada trimester perrtama dan merasakan naiknya libido.
yang dirasakannya pada trimester perrtama dan merasakan naiknya libido.
Pada minggu ke-18 ultrasongrafi sudah bisa dilakukan untuk mengecekPada minggu ke-18 ultrasongrafi sudah bisa dilakukan untuk mengecek
kesempurnaan janin, posisi plasenta dan kemungkinan bayi kembar. kesempurnaan janin, posisi plasenta dan kemungkinan bayi kembar.
Jaringan kuku, kulit dan rambut berkembang dan mengeras pada minggu ke 20Jaringan kuku, kulit dan rambut berkembang dan mengeras pada minggu ke 20 – –2121
Indera penglihatan dan pendengaran janin mulai berfungsi. Kelopak Indera penglihatan dan pendengaran janin mulai berfungsi. Kelopak mata sudahmata sudah
dapat membuka dan menutup. dapat membuka dan menutup.
Adaptasi fisik yang terjadi pada kehamilan adalah sebagai berikut:
Adaptasi fisik yang terjadi pada kehamilan adalah sebagai berikut:
1.
1. Perubahan yang terjadi pada system Perubahan yang terjadi pada system reproduksireproduksi a)
a) UterusUterus
Rahim yang
Rahim yang semula besasemula besarnya sebesar rnya sebesar jempol atajempol atau beralnya u beralnya 30 30 gramgram mengalami hipertrofi dan hyperplansia, hingga menjadi seberat 1.000
mengalami hipertrofi dan hyperplansia, hingga menjadi seberat 1.000 gram saatgram saat kehamilan. Perubahan pada isthmus uteri menjadi
kehamilan. Perubahan pada isthmus uteri menjadi lebih panjang dan lunak, sehinggalebih panjang dan lunak, sehingga pada
pada pemeriksaan dalam seolah-olapemeriksaan dalam seolah-olah kedua jari dapat saling sentuh. Perlh kedua jari dapat saling sentuh. Perlunakanunakan isthmus disebut pada Hegar.
isthmus disebut pada Hegar. b)
b) ServiksServiks
Terjadi perubahan warna dan konsistensi Terjadi perubahan warna dan konsistensi c)
c) Vagina dan vulvaVagina dan vulva
Organ vagina dan vulva mengalami peningkatan sirkulasi darah
Organ vagina dan vulva mengalami peningkatan sirkulasi darah karenakarena pengaruh estrogen,
pengaruh estrogen, Akibat hipervasAkibat hipervaskularisasi vagikularisasi vagina na dan vulva dan vulva tampak matampak makin merahkin merah dan
dan kebiru-biruan (kebiru-biruan (Rustam MocRustam Mochtar, 1998: htar, 1998: 35)35) d)
d) OvariumOvarium
Ovarium terjadi kehamilan indung telur yang mengandung korpus luteum Ovarium terjadi kehamilan indung telur yang mengandung korpus luteum gravidarum akan meneruskan fungsinya sampai terbentuk plasenta yang sempurna gravidarum akan meneruskan fungsinya sampai terbentuk plasenta yang sempurna pada usia 16 minggu.
pada usia 16 minggu. e)
e) PayudaraPayudara
Payudara mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai persiapan Payudara mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai persiapan memberikan ASI pada saat laktasi. Perkembangan payudara dipengaruhi oleh memberikan ASI pada saat laktasi. Perkembangan payudara dipengaruhi oleh hormone estrogen, dan progesterone,
hormone estrogen, dan progesterone, somanomamotropin. Pembentukasomanomamotropin. Pembentukan payudaran payudara akan terasa lebih lembut, kenyal
akan terasa lebih lembut, kenyal dan terisi, serta jalur-jalur pembuluh darah dan terisi, serta jalur-jalur pembuluh darah disekitardisekitar wilayah dada akan terlihat jelas dari
wilayah dada akan terlihat jelas dari biasanya, hal ini untuk persiapan saat menyusui,biasanya, hal ini untuk persiapan saat menyusui, berikut ini fungsi hormon pada p
berikut ini fungsi hormon pada payudara:ayudara:
Hormon Estrogen :Hormon Estrogen :
--
Menimbulkan hipertrofi system saluran payudaraMenimbulkan hipertrofi system saluran payudara--
Menimbulkan petumbuhan lemak dan air serta Menimbulkan petumbuhan lemak dan air serta garam, sehingga payudaragaram, sehingga payudaratampak semkin besar. tampak semkin besar.
Hormon progesterone :Hormon progesterone :
--
Mempersiapkan asinus sehingga dapat berfungsiMempersiapkan asinus sehingga dapat berfungsi--
Menambah jumblah sel asinus.Menambah jumblah sel asinus.
Hormon Somamommatrifin :Hormon Somamommatrifin :
--
Mempengaruhi sel asinus untuk membuat kasein, laktabumin, danMempengaruhi sel asinus untuk membuat kasein, laktabumin, danlaktaglobin laktaglobin
2.
2. Perubahan sistem sirkulasiPerubahan sistem sirkulasi
Peredaran darah ibu dipengaruhi beberapa faktor sebagai berikut. Peredaran darah ibu dipengaruhi beberapa faktor sebagai berikut.
Meningkatnya kebutuhan sirkulasi darah, sehingga Meningkatnya kebutuhan sirkulasi darah, sehingga dapat memenuhi kebutuhandapat memenuhi kebutuhan
perkembangan janin dalam rahim perkembangan janin dalam rahim
Terjadi hub ungan alngsung antra arteri Terjadi hub ungan alngsung antra arteri dan vena pada sikulasi retroplasenterdan vena pada sikulasi retroplasenter
Pengaruh hormone estrogen dan progesterone.Pengaruh hormone estrogen dan progesterone.
Akibatnya dari faktor tersebut dijumpai beberapa perubahan peredaran darah,antaralain Akibatnya dari faktor tersebut dijumpai beberapa perubahan peredaran darah,antaralain sebagai berikut :
sebagai berikut : a)
a) Volume darahVolume darah
Volume darah semakin meningkat, dimana serum darah lebih
Volume darah semakin meningkat, dimana serum darah lebih besar daribesar dari pertumbuhan sel darah, sehingga terjadi semacam pengeceran darah
pertumbuhan sel darah, sehingga terjadi semacam pengeceran darah (hemodilusi)(hemodilusi) dengan puncak nya pada usia kehamilan 32 minggu.
dengan puncak nya pada usia kehamilan 32 minggu. b)
b) Sel darahSel darah
Sel darah merah meningkat jumlahnya untuk mengimbangi pertumbuhan janin Sel darah merah meningkat jumlahnya untuk mengimbangi pertumbuhan janin dalam rahim. Anemia atau kurang darah terjadi
dalam rahim. Anemia atau kurang darah terjadi karena kebutuhan darah dalamkarena kebutuhan darah dalam kehamilan adalah lebih besar sekitar dua
kehamilan adalah lebih besar sekitar dua atau tiga lipat dari biasanya.atau tiga lipat dari biasanya. 3.
3. Perubahan sistem respirasiPerubahan sistem respirasi
Selama periode kehamilan, system respirasi berubah, hal
Selama periode kehamilan, system respirasi berubah, hal ini terjadi karenaini terjadi karena kebutuhan oksigen semakin meningkat. Disamping itu terjadi pula desakan
kebutuhan oksigen semakin meningkat. Disamping itu terjadi pula desakan
diafragma karena dorongan rahim. Ibi hamil bernafas lebih dalam sekitar 20-25% diafragma karena dorongan rahim. Ibi hamil bernafas lebih dalam sekitar 20-25% dari biasanya. Ibu hamil dapat
dari biasanya. Ibu hamil dapat merasalelah karena kerja jantung dan paru-parumerasalelah karena kerja jantung dan paru-paru menjadi lebih berat
menjadi lebih berat 4.
4. Perubahan sistem pencernaanPerubahan sistem pencernaan
Kebutuhan nutrisi pada ibu hamil makin tinggi
Kebutuhan nutrisi pada ibu hamil makin tinggi untuk pertumbuhan janin danuntuk pertumbuhan janin dan persiapan pemberian ASI. Perubahan metabolisme pada kehamilan antara lain persiapan pemberian ASI. Perubahan metabolisme pada kehamilan antara lain :: a)
a) Keseimbangan asam basa mengalami perubahan dari 155 mEq/liter menjadi 145Keseimbangan asam basa mengalami perubahan dari 155 mEq/liter menjadi 145 mEq/liter hemodilusi darah dan kebutuhan mineral yang dibutuhkan oleh
mEq/liter hemodilusi darah dan kebutuhan mineral yang dibutuhkan oleh janin.janin. b)
b) Kebutuhan protein meningkat untuk pertumbuhan dan perkembangan janin,Kebutuhan protein meningkat untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, perkelbangan organ kehamilan, setra persiapan laktasi.
perkelbangan organ kehamilan, setra persiapan laktasi. c)
c) Kebutuhan kalori bias didapatkan dari karbohidrat, lemak, dan proteinKebutuhan kalori bias didapatkan dari karbohidrat, lemak, dan protein d)
d) Kebutuhan zat mineral (kalsiaum fosfor, zat besi Kebutuhan zat mineral (kalsiaum fosfor, zat besi dan air)dan air) e)
Trimester ketiga (24 -40)
Trimester ketiga (24 -40)
Setelah usia janin memasuki trimester p
Setelah usia janin memasuki trimester pertama dan kedua, sisanya adalah menungguertama dan kedua, sisanya adalah menunggu kelahiran yang biasanya terjadi pada trimester ketiga. P
kelahiran yang biasanya terjadi pada trimester ketiga. P ada trimester ini yang dimulaiada trimester ini yang dimulai dengan bulan ketujuh, maka Anda akan
dengan bulan ketujuh, maka Anda akan mulai disibukan dengan pemeriksaan dan persiapanmulai disibukan dengan pemeriksaan dan persiapan kelahiran bayi. Beberapa proses penyempurnaan pe
kelahiran bayi. Beberapa proses penyempurnaan perkembangan janin terjadi pada bulan-rkembangan janin terjadi pada bulan-bulan ini, dimulai pada bulan-bulan
bulan ini, dimulai pada bulan ketujuh yaitu sistem sarafnya yang mulai bekerja serta ketujuh yaitu sistem sarafnya yang mulai bekerja serta otakotak yang berkembang dengan sangat cepat dari waktu
yang berkembang dengan sangat cepat dari waktu ke waktu.ke waktu.
Semua organ tumbuh sempurnaSemua organ tumbuh sempurna
Janin menunjukkan aktivitas motorik yJanin menunjukkan aktivitas motorik yang terkoordinasi (‘nendang’, ‘nonjok’) sertaang terkoordinasi (‘nendang’, ‘nonjok’) serta
periode tidur dan bangun. Masa
periode tidur dan bangun. Masa tidurnya jauh lebih lama dibandingkan masatidurnya jauh lebih lama dibandingkan masa bangun.
bangun.
Paru-paru berkembang pesat menjadi sempurna.Paru-paru berkembang pesat menjadi sempurna.
Pada bulan ke-9, janin Pada bulan ke-9, janin mengambil posisi kepala di bawah, siap untuk dilahirkan.mengambil posisi kepala di bawah, siap untuk dilahirkan.
Berat bayi lahir berkisar antara 3 -3,5 kg dengan panjang 50 cm.Berat bayi lahir berkisar antara 3 -3,5 kg dengan panjang 50 cm.
1.
1. Perubahan Anatomi Dan Fisiologi Pada Ibu Ha
Perubahan Anatomi Dan Fisiologi Pada Ibu Hamil Trimester III
mil Trimester III
a)
a) UterusUterus
Pada akhir kehamilan berat uterus menjadi 1000 gram (normal 20 gram) Pada akhir kehamilan berat uterus menjadi 1000 gram (normal 20 gram) dengan panjang 20 cm dan dinding 2,5 cm, pada kehamilan 28
dengan panjang 20 cm dan dinding 2,5 cm, pada kehamilan 28 minggu fundus uterusminggu fundus uterus terletak kira-kira 3 jari di
terletak kira-kira 3 jari di atas pusat atau 1/3 jarak antara pusat ke atas pusat atau 1/3 jarak antara pusat ke prosesusprosesus xipoedeus. Pada kehamilan 32 minggu fundus uterus terletak 1/2 pusat denga xipoedeus. Pada kehamilan 32 minggu fundus uterus terletak 1/2 pusat denga prosesus xipoedeus.
prosesus xipoedeus. Pada kehamilan 36 minggu fundPada kehamilan 36 minggu fundus uterus berada kira-kira 1 jarius uterus berada kira-kira 1 jari di bawah prosesus xipoedeus. Bila
di bawah prosesus xipoedeus. Bila pertumbuhan janin normal, maka tinggi funduspertumbuhan janin normal, maka tinggi fundus uteri 28 minggu adalah 25 cm, pada 32
uteri 28 minggu adalah 25 cm, pada 32 minggu adalah 27 cm, pada 36 minggu adalahminggu adalah 27 cm, pada 36 minggu adalah 30 cm.
30 cm. b)
b) Vagina dan VulvaVagina dan Vulva
Akibat hormone esterogen
Akibat hormone esterogen mengalami perubahan adanya hipervaskularisasimengalami perubahan adanya hipervaskularisasi yang mengakibatkan vagina dan vulva tampak lebih
yang mengakibatkan vagina dan vulva tampak lebih merah dan kebiru-biruan (tandamerah dan kebiru-biruan (tanda chadwick), cairan vagina mulai meningkat dan lebih kental.
chadwick), cairan vagina mulai meningkat dan lebih kental. c)
c) PayudaraPayudara
Mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai
Mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai persiapan memberikanpersiapan memberikan ASI pada laktasi. Perkembangan payudara tidak dapat dilepas dari
ASI pada laktasi. Perkembangan payudara tidak dapat dilepas dari pengaruh hormanpengaruh horman saat kehamilan, yaitu esterogen, dan progesterone.
d)
d) Sirkulasi DarahSirkulasi Darah
Setelah kehamilan lebih dari 30
Setelah kehamilan lebih dari 30 minggu, terdapat kecenderungan peningkatanminggu, terdapat kecenderungan peningkatan tekanan
tekanan darah. Sama halnya darah. Sama halnya dengan pembuluh daradengan pembuluh darah yang lain, vena tungkh yang lain, vena tungkai jugaai juga mengalami distensi vena tungkai berpengaruh pada kehamilan lanjut karena
mengalami distensi vena tungkai berpengaruh pada kehamilan lanjut karena terjaditerjadi obstruksi aliran balik vena, akibat tingginya tekanan darah yang
obstruksi aliran balik vena, akibat tingginya tekanan darah yang kembali dari uterus,kembali dari uterus, keadaan ini menyebabkan varises pada vena
keadaan ini menyebabkan varises pada vena tungkai.tungkai. e)
e) Sistem RespirasiSistem Respirasi
Elespansi diafragma diba
Elespansi diafragma dibatasi oleh pembesaran uterus, diafragtasi oleh pembesaran uterus, diafragma ma naik 4 cm.naik 4 cm. Kondisi ini menyebabkan ibu bernafas pendek dan saat terjadi pada 60% wanita Kondisi ini menyebabkan ibu bernafas pendek dan saat terjadi pada 60% wanita hamil.
hamil. f)
f) Sistem PencernaanSistem Pencernaan
Karena pengaruh esterogen, pengeluaran asam lambung meningkat hal Karena pengaruh esterogen, pengeluaran asam lambung meningkat hal iniini yang menyebabkan pengeluaran air liur
yang menyebabkan pengeluaran air liur berlebihan (hipersaliva), daerah lambungberlebihan (hipersaliva), daerah lambung terasa panas dan mual muntah. Pengaruh
terasa panas dan mual muntah. Pengaruh esterogen menimbulkan gerakan ususesterogen menimbulkan gerakan usus makin berkurang dapat menyebabkan sembelit.
makin berkurang dapat menyebabkan sembelit. g)
g) Sitem PerkemihanSitem Perkemihan
Pada akhir kehamilan, muncul keluhan sering berkemih
Pada akhir kehamilan, muncul keluhan sering berkemih karena kepala janinkarena kepala janin turun ke pintu atas panggul, desakan ini
turun ke pintu atas panggul, desakan ini menyebabkan kandung kemih terus terasamenyebabkan kandung kemih terus terasa penuh. Akibat terjadinya hemodiaksi menyebabkan metabolisme air makin lancar penuh. Akibat terjadinya hemodiaksi menyebabkan metabolisme air makin lancar sehingga pembentukan urin pun bertambah.
sehingga pembentukan urin pun bertambah.
2.
2. Tanda Bahaya Pada Krhamilan Trimester III
Tanda Bahaya Pada Krhamilan Trimester III
a)
a) Perdarahan PervaginamPerdarahan Pervaginam
Pada kehamilan lanjut, perdarahan yang tidak normal adalah merah,
Pada kehamilan lanjut, perdarahan yang tidak normal adalah merah, banyakbanyak dan kadang-kadang tidak selalu disertai rasa nyeri, kemungkinan plasenta previa dan kadang-kadang tidak selalu disertai rasa nyeri, kemungkinan plasenta previa atau solusio plasenta.
atau solusio plasenta. b)
b) Keluarnya air ketuban sebelum waktunyaKeluarnya air ketuban sebelum waktunya
KPD adalah apabila terjadi sebelum persalinan berlangsung yang
KPD adalah apabila terjadi sebelum persalinan berlangsung yang disebabkandisebabkan karena berkurangnya kekuatan membrane atau meningkatnya tekana intra uterin karena berkurangnya kekuatan membrane atau meningkatnya tekana intra uterin atau oleh kedua factor tersebut
atau oleh kedua factor tersebut juga karena adanyaa infeksi yang dapat berasal darijuga karena adanyaa infeksi yang dapat berasal dari vagina dan serrviks.
vagina dan serrviks. c)
c) Demam TinggiDemam Tinggi
Ibu menderita demam yang tinggi dengan suhu > 38
Ibu menderita demam yang tinggi dengan suhu > 3800C dalam kehamilanC dalam kehamilan merupakan suatu masalah. Demam tinggi dapat merupakan adanya infeksi suatu merupakan suatu masalah. Demam tinggi dapat merupakan adanya infeksi suatu
d)
d) Nyeri Abdomen Yang HebatNyeri Abdomen Yang Hebat
Menunjukkan masalah yang mengancam jiwa, nyeri hebat, m
Menunjukkan masalah yang mengancam jiwa, nyeri hebat, m enetap, dan tidakenetap, dan tidak hilang setelah istirahat, hal ini bisa
hilang setelah istirahat, hal ini bisa berarti apendiksitis, kehamilan ektopik, penyakitberarti apendiksitis, kehamilan ektopik, penyakit radang pelvis, persalinan preterm, iritasi uterus, solusio plasenta, dan
radang pelvis, persalinan preterm, iritasi uterus, solusio plasenta, dan infksi saluraninfksi saluran kemih.
kemih. e)
e) Sakit Kepala Yang HebatSakit Kepala Yang Hebat
Sakit kepla yang hebat dan
Sakit kepla yang hebat dan penglihatan kabur dapat menyebabkan gejalapenglihatan kabur dapat menyebabkan gejala kehamilan ini disertai pre-eklamsi.
kehamilan ini disertai pre-eklamsi. f)
f) Gerakan Janin Tidak Ada atau KurangGerakan Janin Tidak Ada atau Kurang
Ibu mulai merasakan gerakan janin mulai bulan ke-5 atau ke-6, beberapa ibu Ibu mulai merasakan gerakan janin mulai bulan ke-5 atau ke-6, beberapa ibu dapat merasakan gerakan ini lebih awal, bayi harus bergerak paling sedikit 3 kali dapat merasakan gerakan ini lebih awal, bayi harus bergerak paling sedikit 3 kali dalam 1 jam jika
dalam 1 jam jika ibu berbaring atau beristirahat.ibu berbaring atau beristirahat. g)
g) AnemiaAnemia
Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan
Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan keadaan HB dibawah 11keadaan HB dibawah 11 gr/dl pada trimester I dan III. Anemia ini disebabkan oleh defisiensi besi dan
gr/dl pada trimester I dan III. Anemia ini disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut bahkan tak jarang keduanya saling b
perdarahan akut bahkan tak jarang keduanya saling b erkaitan.erkaitan.
3.
3. Ketidaknyamanan Pada Kehamilan Trimester III
Ketidaknyamanan Pada Kehamilan Trimester III
a)
a) Sesak Nafas:Sesak Nafas: Penyebab
Penyebab : : Diafragma Diafragma terdorongterdorong Penanganan
Penanganan : : Posisi Posisi bantal bantal bila bila tidur tidur menggunakan menggunakan ekstra ekstra bantalbantal b)
b) InsomniaInsomnia Penyebab
Penyebab : : Gerakan Gerakan janin, janin, kram kram otot, otot, sering sering BAKBAK Penanganan
Penanganan : : Sering Sering berkomunikasi berkomunikasi dengan dengan keluarga keluarga atau atau suamisuami c)
c) Rasa Khawatir dan CemasRasa Khawatir dan Cemas Penyebab
Penyebab : : Gangguan Gangguan hormonal, hormonal, khawatir khawatir jika jika ibu ibu setelahsetelah melahirkan
melahirkan Penanganan
Penanganan : : Masase Masase perut, perut, minum minum susu susu hangat, hangat, tidur tidur denga denga ganjal ganjal dibagiandibagian bahu.
bahu. d)
d) Rasa Tidak Nyaman dan Tekanan pada PerineumRasa Tidak Nyaman dan Tekanan pada Perineum Penyebab
Penyebab : : Pembesaran Pembesaran uterus uterus terutama terutama waktu waktu berdiri berdiri dan dan jalanjalan Penanganan
Penanganan : Is: Istirahat, tirahat, relaksasi, relaksasi, siapkan siapkan tubuh, tubuh, periksa kperiksa ke petugas e petugas kesehatankesehatan e)
Penyebab
Penyebab : : Kontraksi Kontraksi uterus uterus mempersiapkan mempersiapkan persaliananpersalianan Penanganan
Penanganan : : Istirahat Istirahat dan dan periksa periksa ke ke petugas petugas kesehatankesehatan f)
f) Kram betisKram betis Penyebab
Penyebab : : Karena Karena penenkanan penenkanan pada pada syaraf syaraf yang yang terkait terkait dengan dengan uterusuterus yang
yang membesar membesar dan perubadan perubahan han kadar kadar kalsium kalsium fospor.fospor. Penanganan
Penanganan : Mas: Masase daase dan komn kompres hapres hangat ngat pada pada otot yaotot yang kng kram.ram. g)
g) Odema Pada Kaki Sampai TungkaiOdema Pada Kaki Sampai Tungkai Penyebab
Penyebab : : karena karena berdiri berdiri atau atau berduduk berduduk lama, lama, baju baju ketat ketat dan dan cuaca cuaca panas.panas. Penanganan
Penanganan : As: Asupan cupan cairan airan dibatasi dibatasi sehingga sehingga berkemih sberkemih secukupnya ecukupnya saja, saja, dandan istirahat dengan posisi kaki lebih tinggi
istirahat dengan posisi kaki lebih tinggi dari kepala.dari kepala.
4.
4. Perubahan Psikologis Ibu Dan Ayah
Perubahan Psikologis Ibu Dan Ayah Pada Trimester III
Pada Trimester III
a.
a. perubahan psikologis pada ibuperubahan psikologis pada ibu
Kehamilan merupakan suatu kondisi perubahan body image dan Kehamilan merupakan suatu kondisi perubahan body image dan jugajuga
mengharuskan mengulang hubungan sosial dan perubahan peran anggota keluarga. mengharuskan mengulang hubungan sosial dan perubahan peran anggota keluarga. Bagaimanapun juga, wanita menunjukkan respon psikologis dan emosional yang Bagaimanapun juga, wanita menunjukkan respon psikologis dan emosional yang sama selama kehamilan, antara lain:
sama selama kehamilan, antara lain: 1.
1. AmbivalenceAmbivalence
Pada awalnya, terjadi rencana kehamilan, dimana ada elemen Pada awalnya, terjadi rencana kehamilan, dimana ada elemen yangyang mengejutkan bahwa konsepsi telah terjadi. Ambivalence ini berhubung mengejutkan bahwa konsepsi telah terjadi. Ambivalence ini berhubung anan dengan pemilihan waktu yang “salah”,
dengan pemilihan waktu yang “salah”, kekhawatikekhawatiran tentang modifikasiran tentang modifikasi kebutuhan hubungan yang ada atau rencana karier ;
kebutuhan hubungan yang ada atau rencana karier ; ketakutan tentangketakutan tentang peran baru; dan ketakutan tentang kehamilan, persalinan dan kelahiran. peran baru; dan ketakutan tentang kehamilan, persalinan dan kelahiran. 2.
2. Acceptance (penerimaan)Acceptance (penerimaan)
Penerimaan kehamilan dipengaruhi oleh banyak faktor. Rendahnya Penerimaan kehamilan dipengaruhi oleh banyak faktor. Rendahnya penerimaan cenderung dihubungkan dengan
penerimaan cenderung dihubungkan dengan tidak direncanakanyatidak direncanakanya kehamilan dan bukti ketakutan dan konflik. Pada trimester tiga kehamilan dan bukti ketakutan dan konflik. Pada trimester tiga menggabungkan perasaan bangga dengan takut mengenai
menggabungkan perasaan bangga dengan takut mengenai kelahiran anak.kelahiran anak. Pada periode ini, khususnya hak istimewa kehamilan lebih berarti. Selama Pada periode ini, khususnya hak istimewa kehamilan lebih berarti. Selama trimester akhir, ketidaknyamanan fisik kembali meningkat dan
trimester akhir, ketidaknyamanan fisik kembali meningkat dan istirahat yangistirahat yang adekuat menjadi keharusan. Wanita membuat persiapan akhir untuk bayi adekuat menjadi keharusan. Wanita membuat persiapan akhir untuk bayi dan mungkin menggunakan waktu yang lama untuk mempertimbangkan dan mungkin menggunakan waktu yang lama untuk mempertimbangkan nama anaknya.
nama anaknya. 3.
3. IntroversionIntroversion
Introvert atau memikirkan dirinya sendiri dari pada orang
tertarik dengan aktifitas terdahulunya dan lebih berkonsentrasi dengan tertarik dengan aktifitas terdahulunya dan lebih berkonsentrasi dengan kebutuhan untuk istirahat dan waktu untuk sendiri.
kebutuhan untuk istirahat dan waktu untuk sendiri. 4.
4. Mood Swings (Perasaan Buaian)Mood Swings (Perasaan Buaian)
Selama kehamilan, wanita memiliki karakteristik ingin dibuai, dengan suka Selama kehamilan, wanita memiliki karakteristik ingin dibuai, dengan suka cita. Pasangan harus mengetahui bahwa ini merupakan karakteristik
cita. Pasangan harus mengetahui bahwa ini merupakan karakteristik perilaku kehamilan, hal itu menjadi mudah baginya untuk lebih efektif perilaku kehamilan, hal itu menjadi mudah baginya untuk lebih efektif disamping itu akan menjadi sumber stress selama kehamilan.
disamping itu akan menjadi sumber stress selama kehamilan. 5.
5. Change in Body Change in Body Image (Perubahan Gambaran Tubuh)Image (Perubahan Gambaran Tubuh)
Kehamilan menimbulkan perubahan tubuh wanita periode waktu yang Kehamilan menimbulkan perubahan tubuh wanita periode waktu yang singkat. Wanita menyadari bahwa mereka memerlukan lebih
singkat. Wanita menyadari bahwa mereka memerlukan lebih banyak ruangbanyak ruang sebagai kemajuan kehamilan.
sebagai kemajuan kehamilan. Reaksi ibu/ istri pada kehamilan trimester III : Reaksi ibu/ istri pada kehamilan trimester III :
lebih cemas akan kecanggungan fisiklebih cemas akan kecanggungan fisik
ketidaknyamananketidaknyamanan
persiapan persalinanpersiapan persalinan
sering mimpi kelainan letak, tidak dapat lahir, sering mimpi kelainan letak, tidak dapat lahir, takut cacat.takut cacat.
Pada akhir kehamilan terangsang secara tiba-tiba.Pada akhir kehamilan terangsang secara tiba-tiba.
b.
b. Perubahan Psikologis Pada AyahPerubahan Psikologis Pada Ayah
Harapan ayah menunjukkan persamaan perasaan dan konflik dengan ibu yang Harapan ayah menunjukkan persamaan perasaan dan konflik dengan ibu yang mengandung ketika kehamilan akan ditegaskan.
mengandung ketika kehamilan akan ditegaskan. Tingkat ambivalence tergantungTingkat ambivalence tergantung beberapa faktor , seperti apakah kehamilan direncanakan, hubungan
beberapa faktor , seperti apakah kehamilan direncanakan, hubungan laki-laki denganlaki-laki dengan pasangannya, pengalaman kehamilan sebelumnya, umur, dan
pasangannya, pengalaman kehamilan sebelumnya, umur, dan stabilitas ekonominya.stabilitas ekonominya. Pada trimester tiga, perhatian dan ketakutan mungkin berulang. Banyak Pada trimester tiga, perhatian dan ketakutan mungkin berulang. Banyak laki-laki merasa takut melukai bayi yang belum lahir selama intercourse. Ayah juga mulai laki merasa takut melukai bayi yang belum lahir selama intercourse. Ayah juga mulai takut dan membayaqngkan tentang apa yang akan terjadi dengan
takut dan membayaqngkan tentang apa yang akan terjadi dengan pasangannya danpasangannya dan bayinya yang belum
bayinya yang belum lahir selama persalinan dan kelahiran.lahir selama persalinan dan kelahiran. Reaksi ayah/ suami pada kehamilan trimester III :
Reaksi ayah/ suami pada kehamilan trimester III :
memilih alternatif kontak seksualmemilih alternatif kontak seksual
perhatian tertuju pada tanggung jawab financialperhatian tertuju pada tanggung jawab financial
melamun tentang anak, jadi apa, kehilangan istrimelamun tentang anak, jadi apa, kehilangan istri
5. Komplikasi Kehamilan Trimester Tiga (28-40 Minggu)
5. Komplikasi Kehamilan Trimester Tiga (28-40 Minggu)
a.
a. Persalinan PrematuritasPersalinan Prematuritas
Persalinan prematuritas (prematur) dimaksudkan dengan persalinan yang Persalinan prematuritas (prematur) dimaksudkan dengan persalinan yang terjadi diantara umur kehamilan 29-36
terjadi diantara umur kehamilan 29-36 minggu, dengan berat badan lahir kurang dariminggu, dengan berat badan lahir kurang dari 2,5 kg. Persalinan prematuritas merupakan masalah besar karena berat janin
2,5 kg. Persalinan prematuritas merupakan masalah besar karena berat janin kurangkurang dari 2,5 kg dan umur kurang dari 36 minggu, maka alat-alat vital belum
dari 2,5 kg dan umur kurang dari 36 minggu, maka alat-alat vital belum sempurna.sempurna. Sebab persalinan prematuritas :
Sebab persalinan prematuritas :
--
hamil dengan perdarahan, kehamilan gandahamil dengan perdarahan, kehamilan ganda--
kehamilan disertai komplikasi (preeklamsia, dan eklamsia)kehamilan disertai komplikasi (preeklamsia, dan eklamsia)--
kehamilan dengan komplikasi penyakit ibu (hipertensi, penyakit ginjal,kehamilan dengan komplikasi penyakit ibu (hipertensi, penyakit ginjal,penyakit jantung, dsb). Keadaan gizi yang
penyakit jantung, dsb). Keadaan gizi yang rendah disertai kurang darah,rendah disertai kurang darah, lapisan dalam lahir yang kurang subur
lapisan dalam lahir yang kurang subur karena jarak hamil terlalu pendek.karena jarak hamil terlalu pendek. b.
b. Kehamilan Ganda (Kembar)Kehamilan Ganda (Kembar)
Beberapa pengaruh yang merugikan ibu yang hamil ganda : Beberapa pengaruh yang merugikan ibu yang hamil ganda : 1.
1. Pengaruh hamil ganda terhadap ibu :Pengaruh hamil ganda terhadap ibu : Diperlukan gizi yang lebih
Diperlukan gizi yang lebih banyak, sehingga tumbuh kembang janinbanyak, sehingga tumbuh kembang janin mencapai cukup bulan, pada hamil muda sering
mencapai cukup bulan, pada hamil muda sering terjadi keluhan yang lebih hebat,terjadi keluhan yang lebih hebat, ibu sering cepat lelah,
ibu sering cepat lelah, sering terjadi penyulit hamil (hidramnion, preeklamsia, dansering terjadi penyulit hamil (hidramnion, preeklamsia, dan eklamsia), pada saat persalinan dijumpai kesulitan.
eklamsia), pada saat persalinan dijumpai kesulitan. 2.
2. Pengaruh hamil ganda terhadap janin :Pengaruh hamil ganda terhadap janin :
Dapat terjadi persalinan prematuritas, dapat terjadi janin dengan anemia Dapat terjadi persalinan prematuritas, dapat terjadi janin dengan anemia atau BBLR, setelah persalinan anak pertama dapat terjadi pelepasan plasenta atau BBLR, setelah persalinan anak pertama dapat terjadi pelepasan plasenta sebelum waktunya dan membahayakan janin ke dua.
sebelum waktunya dan membahayakan janin ke dua. 3.
3. Kehamilan Dengan PerdarahanKehamilan Dengan Perdarahan
Perdarahan pada kehamilan memberikan dampak yang membahayakan ibu Perdarahan pada kehamilan memberikan dampak yang membahayakan ibu dan janin dalam kandungan. Perdarahan yang dapat membahayakan dan
dan janin dalam kandungan. Perdarahan yang dapat membahayakan dan berhubungan dengan trimester ketiga adalah mengalami perdarahan plasenta berhubungan dengan trimester ketiga adalah mengalami perdarahan plasenta previa, perdarahan solusio plasenta, perdarahan dari pecahnya sinus
previa, perdarahan solusio plasenta, perdarahan dari pecahnya sinus marginalismarginalis dan perdarahan dari pecahnya vasa previa.
dan perdarahan dari pecahnya vasa previa. 4.
4. Kehamilan Dengan Ketuban Pecah DiniKehamilan Dengan Ketuban Pecah Dini
Pecahnya selaput janin memberikan pertanda bahaya dan
Pecahnya selaput janin memberikan pertanda bahaya dan memberimemberi kesempatan infeksi langsung pada janin. Disamping itu, gerak janin
kesempatan infeksi langsung pada janin. Disamping itu, gerak janin makinmakin
terbatas, sehingga pada kehamilan kecil mungkin dapat terjadi deformitas. Oleh terbatas, sehingga pada kehamilan kecil mungkin dapat terjadi deformitas. Oleh karena itu bila berhadapan dengan kehamilan dengan
karena itu bila berhadapan dengan kehamilan dengan mengeluarkan air apalagimengeluarkan air apalagi belum cukup bulan harus segera
5.
5. Kehamilan dengan kematian janin dalam rahimKehamilan dengan kematian janin dalam rahim Penyebab kematian janin dalam rahim :
Penyebab kematian janin dalam rahim :
--
kehamilan diatas umur hamil 36 minggu kehamilan diatas umur hamil 36 minggu pada ibu dengan diabetes melituspada ibu dengan diabetes melitus--
mungkin terjadi lilitan tali pusat yang mematikanmungkin terjadi lilitan tali pusat yang mematikan--
terjadi simbol tali pusatterjadi simbol tali pusat--
gangguan nutrisi menjelang kehamilan cukup bulangangguan nutrisi menjelang kehamilan cukup bulan--
kehamilan dengan perdarahankehamilan dengan perdarahan--
kehamilan lewat waktu lebih dari 14 harikehamilan lewat waktu lebih dari 14 hari6.
6. Kehamilan Lewat Waktu Persalinan (Senotinus)Kehamilan Lewat Waktu Persalinan (Senotinus)
Beberapa kerugian dan bahaya kehamilan lewat waktu: Beberapa kerugian dan bahaya kehamilan lewat waktu:
--
janin yang kekura janin yang kekurangan nutrisi dan okngan nutrisi dan oksigen, akan mengalamsigen, akan mengalami pengrusakan diri pengrusakan diriisendiri, dengan metabolisme jaringan lemak bawah
sendiri, dengan metabolisme jaringan lemak bawah kulit sehingga tampak tuakulit sehingga tampak tua dan keriput, sebagai gejala janin dengan hasil
dan keriput, sebagai gejala janin dengan hasil lewat waktulewat waktu
--
air ketuban yang makin kental, akan sulit air ketuban yang makin kental, akan sulit dibersihkan, sehingga dapatdibersihkan, sehingga dapatmenimbulkan gangguan pernafasan saat kelahirannya. menimbulkan gangguan pernafasan saat kelahirannya.
--
Bila gangguan terlalu lama dan Bila gangguan terlalu lama dan berat, janin dapat meninggal dalam rahimberat, janin dapat meninggal dalam rahim--
Mungkin plasenta cukup baik tumbuh kembangnya sehingga dapatMungkin plasenta cukup baik tumbuh kembangnya sehingga dapatmemberikan nutrisi cukup dan janin menjadi lebih
memberikan nutrisi cukup dan janin menjadi lebih besarbesar
--
Dengan makin besarnya janin dalam rahim Dengan makin besarnya janin dalam rahim memerlukan tindakan operasimemerlukan tindakan operasipersalinan persalinan
--
Kerugian pada ibu tidak terlalu Kerugian pada ibu tidak terlalu besar, kecuali kemungkinan persalinan denganbesar, kecuali kemungkinan persalinan dengantindakan operasi seperti induksi persalinan sampai dengan sesio
tindakan operasi seperti induksi persalinan sampai dengan sesio sesareasesarea 7.
7. Kehamilan Dengan Preeklamsia Dan EklamsiaKehamilan Dengan Preeklamsia Dan Eklamsia Gejala klinik preeklamsia ringan :
Gejala klinik preeklamsia ringan :
--
tekanan darah sekitar 140/90 atau kenaikan tekanan tekanan darah sekitar 140/90 atau kenaikan tekanan darah 30 mmHg untukdarah 30 mmHg untuksistolik 15 mmHg untuk diastolik dengan interval pen
sistolik 15 mmHg untuk diastolik dengan interval pen gukuran selama 6 jamgukuran selama 6 jam
--
terdapat pengeluaran protein dalam urin 0,3 terdapat pengeluaran protein dalam urin 0,3 gr/literatau kualitatif +1,-+2gr/literatau kualitatif +1,-+2--
edema (bengkak kaki, tangan, atau lainnya)edema (bengkak kaki, tangan, atau lainnya)--
kelainan berat badan lebih dari 1 kg/minggukelainan berat badan lebih dari 1 kg/mingguGejala preeklamsi berat (kelanjutan preeklamsia ringan) : Gejala preeklamsi berat (kelanjutan preeklamsia ringan) :
--
tekanan darah 160/110 mmHg atau lebihtekanan darah 160/110 mmHg atau lebih--
pengeluaran protein dalam urine lebih dari sekitar 5 gr/24 jampengeluaran protein dalam urine lebih dari sekitar 5 gr/24 jam--
terjadi penurunan produksi urin kurang dari 400 cc/24 jamterjadi penurunan produksi urin kurang dari 400 cc/24 jam--
terdapat edema paru dan sianosis terdapat edema paru dan sianosis dan terasa sesak napas.dan terasa sesak napas.--
Terdapat gejala subjektif (sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri dibagianTerdapat gejala subjektif (sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri dibagiandaerah perut atas daerah perut atas
BAB III
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.1 Kesimpulan
Menentukan umurMenentukan umur hamilhamil sangat penting untuk memperkirakansangat penting untuk memperkirakan persalinan.persalinan. UmurUmur hamil
hamil dapat ditentukan dengan:dapat ditentukan dengan: 1.
1. Rumus NaegleRumus Naegle 2.
2. Gerakan pertamaGerakan pertama fetusfetus 3.
3. PalpasiabdomenPalpasiabdomen 4.
4. PerkiraanPerkiraan tinggi fundus uteritinggi fundus uteri 5.
5. UltrasonografiUltrasonografi
Periode kehamilan sering kita kenal
Periode kehamilan sering kita kenal juga dengan istilah trimester kehamilan. Trimesterjuga dengan istilah trimester kehamilan. Trimester kehamilan terbagi dalam 3, yaitu :
kehamilan terbagi dalam 3, yaitu : 1. Trimester Pertama ( Minggu 0
1. Trimester Pertama ( Minggu 0 – –12)12) 2. Trimester Kedua ( Minggu 12
2. Trimester Kedua ( Minggu 12 – –24 )24 ) 3. Trimester Ketiga ( Minggu 24
3. Trimester Ketiga ( Minggu 24 – –40 )40 )
3.2 Saran
3.2 Saran
Di harapkan dengan di buatnya makalah ini ibu
Di harapkan dengan di buatnya makalah ini ibu – –ibu hamil dapat ibu hamil dapat memeriksakanmemeriksakan kehamilannya karena pemeriksaan usia kehamilan minimal 3 kali selama
kehamilannya karena pemeriksaan usia kehamilan minimal 3 kali selama kehamilan yaitukehamilan yaitu pada usia kehamilan trimester I, II,
pada usia kehamilan trimester I, II, III. karena pemeriksaan kehamilan merupakan salah satuIII. karena pemeriksaan kehamilan merupakan salah satu tahapan penting menuju kehamilan yang sehat