Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Universitas Airlangga LAPORAN AKHIR

48  12  Download (0)

Full text

(1)

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi

Universitas Airlangga

LAPORAN AKHIR

Oleh:

M. Aditya Wisnudarma 011311133141

Anggun Tera Rahmasari 011311133128

Daniel Atmario Butarbutar 031311133253

Yuanita Auliarahma 031311133237

Rusida Delfa Kendi hawa 041311433024

Mohammad Rifqi 041311133186

Ratih Rakasiwi 051311133014

Desti Velina Norvitaresty 071311533004

Rusydina Firdausi 081311733038

Yasinta Fakhriah 141311133014

Kelurahan : Kauman Kecamatan : Baureno

Kota : Bojonegoro

Lembaga Pengabdian , Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat Universitas Airlangga

Surabaya Tahun 2016

(2)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

2

BAB I

HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN AKHIR

KULIAH KERJA NYATA – BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM)KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

DI KELURAHAN KAUMAN KECAMATAN BAURENOKABUPATEN BOJONEGORO

Nama Mahasiswa NIM Fakultas

1. M. Aditya Wisnudarma 011311133141 Kedokteran

2. Anggun Tera rahmasari 011311133128 Kedokteran

3. Daniel Atmario Butarbutar 031311133253 Hukum

4. Yuanita Auliarahma 031311133237 Hukum

5. Rusida Delfa Kendi Hawa 041311433024 Ekonomi dan Bisnis

6. Mohammad Rifqi 041311133186 Ekonomi dan Bisnin

7. Ratih Rakasiwi 051311133014 Farmasi

8. Desti Velina Norvitaresty 071311533004 Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

9. Rusydina Firdausi 081311733038 Sains dan Teknologi

10. Yasinta Fakhriah 141311233014 Perikanan dan Kelautan

Surabaya, 8 Juni 2016

Dosen Pembimbing Lapangan Koord. Kelurahan/Desa

Rahmat Heru Setianto, S.E., M.Sc Mohammad Rifqi

NIP. 198408232008121001 NIM. 041311133186

Mengetahui a.n. Ketua,

Sekretaris LP4M UniversitasAirlangga

Dr. Sri Hidanah, Ir., M.S NIP. 196108031986012001

(3)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO 19 JULI – 11AGUSTUS 2016 3 DAFTAR ISI SAMPUL HALAMAN PENGESAHAN ... 2 DAFTAR ISI ... 3 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 4 1.2 Rumusan Masalah ... 5

BAB II RENCANA KEGIATAN PER BIDANG GARAPAN ... 8

BAB IIIREALISI KEGIATAN ... 15

BAB IVPEMBAHASAN... 22

BABVSIMPULAN DAN SARAN ... 34

REKOMENDASI 1. Untuk Pemkot/Pemkab………..36

2. Untuk UNAIR – LP4M……….36

3. Untuk Mahasiswa………..36

LAMPIRAN-LAMPIRAN  RINGKASAN KEGIATAN dalam bentuk tabel per bidang………38

 DAFTAR HADIR MAHASISWA………...43

 REALISASI ANGGARAN………..44

(4)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO 19 JULI – 11AGUSTUS 2016 4 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Kuliah Kerja Nyata merupakan bagian dari proses pendidikan yang berhubungan erat dengan pembinaan mahasiswa secara utuh serta pengembangan dan peningkatan kemampuan masyarakat. Mahasiswa yang merupakan agent of change dari sebuah negara, belajar sesuai bidang keprofesian sekaligus memberikan wacana dan solusi membangun bagi lingkungan sekitar dan bahkan bagi negara

Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Masyarakat (KKN–BBM) ke-54 merupakan bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dengan berbekal ilmu yang dimiliki, mahasiswa yang terlibat dapat memberi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat di tempat KKN– BBM dilaksanakan.

KKN–BBM dilaksanakan dalam lingkungan masyarakat di luar kampus dengan maksud meningkatkan relevansi pendidikan perguruan tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan IPTEK serta meningkatkan persepsi mahasiswa tentang relevansi materi kurikulum di kampus dengan realita pembangunan dalam masyarakat. Dengan demikian KKN diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk hidup di tengah masyarakat dan menangani masalah-masalah yang dihadapi dalam upaya meningkatkan isi dan kualitas pendidikan serta mendapatkan nilai tambah bagi proses pembelajaran mahasiswa itu sendiri.

Untuk itulah, sebagai wujud kepedulian, maka Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga menjadi tempat dan sekaligus penggerak yang didukung oleh sumber daya manusia, dalam hal ini mahasiswa, merasa perlu untuk ikut berpartisipasi, khususnya di desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupate Bojonegoro

(5)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

5

1.2 Rumusan Masalah

1. Bagaimana meningkatkan kesadaran siswa sekitar tentang bagaimana mencuci tangan yang baik dan benar?

2. Bagaimana cara untuk menyimpan obat?

3. Bagaimana cara masyarakat menghadapi isu perkawinan dalam masyarakat? 4. Bagaimana cara masyarakat untuk menjaga kesehatan?

5. Bagaimana kesadaran siswa tentang pentingnya minum susu?

6. Bagaimana mengembangkan potensi perekonomian masyarakat agar memiliki kemandirian dalam hal produksi?

1.3 Tujuan Kegiatan 1.3.1 Tujuan Umum

Tujuan dari KKN-BBM adalah untuk membangun kesadaran mahasiswa agar mengetahui kondisi sebenarnya dalam masyarakat, dengan melaksanakan program pembelajaran di masyarakat dan bersama masyarakat serta belajar memberdayakan masyarakat dan membantu pemerintah dalam memecahkan berbagai permasalahan daerah setempat.

1.3.2 Tujuan Khusus

a. Meningkatkan sikap empati dan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat beserta problematikanya.

b. Memanfaatkan hasil pendidikan dan penelitian dengan melatih cara berpikir dalam merumuskan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program-program kegiatan yang berorientasi pada pembangunan masyarakat secara team work.

c. Menanamkan nilai kepribadian:

(i) nasionalisme dan jiwa pancasila, (ii) keuletan, etos kerja dan tanggungjawab

(iii) kemandirian, kepemimpinan, dan kewirausahaan. d. Meningkatkan daya saing bangsa

e. Menanamkan jiwa

(6)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

6 (ii) learning community dan learning society

1.4 Manfaat Kegiatan 1.4.1. Bagi mahasiswa

a. Meningkatkan pemahaman tentang kehidupan dan masalah-masalah yang ada dimasyarakat, termasuk adanya kelompok masyarakat yang masih tertinggal. b. Memanfaatkan hasil pendidikan dan penelitian dengan melatih cara berpikir

dalam merumuskan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program-program kegiatan yang berorientasi pada pembangunan masyarakat.

c. Menambah wawasan dan keterampilan (skill).

d. Melatih mahasiswa untuk menjadi seorang motivator dan problem solver dalam memecah kesulitan masyarakat dalam pemberdayaan.

e. Mengembangkan sikap kemandirian dan rasa tanggung jawab.

1.4.2. Bagi Perguruan Tinggi (PT)

a. Memberikan umpan balik dalam mengembangkan kurikulum dan system pendidikan perguruan tinggi.

b. Memperkaya bahan studi dengan mengembangkan berbagai kasus yang dijumpai dilapangan.

c. Mempererat dan meningkatkan kerjasama antara perguruan tinggi dengan institusi di luar kampus.

1.4.3. Bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah (PEMDA)

a. Memperoleh bantuan pikiran dan tenaga dari mahasiswa dalam membantu memberdayakan masyarakat

b. Menjadi penghubung antara masyarakat dengan institusi-institusi diluar masyarakat.

c. Menambahkan wawasan dan cara berfikir ilmiah yang diperlukan untuk memecahkan berbagai masalah.

d. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang ada. e. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

(7)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

7

1.5 Waktu dan Tempat

KKN-BBM 54 ini telah dilaksanakanpada : Waktu : 19 Juli 2016 – 13 Juli 2016

Tempat : Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

1.6 Peserta

Peserta KKN-BBM ke 54 adalah 10 mahasiswa Universitas Airlangga yang terdiri dari beberapa disiplin ilmu dan juga dibantu oleh masyarakat di Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro

1.7 SUSUNAN PANITIA

Penanggung Jawab : Rektor Universitas Airlangga.

Penanggung Jawab Program : Direktur Pendidikan Universitas Airlangga.

Ketua Pelaksana :

DPL KKN-BBM : Rahmat Heru Setianto, S.E, M.Sc

KoordinatorKelurahan : Mohammad Rifqi

Wakil Koordinator Kelurahan : M. Aditya Wisnudarma

Sekretaris : Yuanita Auliarahma

Bendahara : Rusydina Firdausi

Bidang

 Pendidikan : Desti Velina Norvitaresty

Daniel Atmario Butarbutar Yuanita Auliarahma

 Lingkungan : Rusydina Firdausi

 Kesehatan : Anggun Tera Rahmasari

Ratih Rakasiwi

M. Aditya Wisnudarma Yasinta Fakhriah

 Perancangan Bisnis : Rusida Delfa Kendi Hawa

(8)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

8

BAB 2

RENCANA KEGIATAN SETIAP BIDANG GARAPAN

Berdasarkan hasil survey dan penyusunan rumusan masalah serta mempertimbangkan berbagai latar belakang keilmuan dari anggota kelompok yang ditempatkan di Desa Kauman Kecamatan Baureno Bojonegoro, maka disusun rencana garapan program KKN-BBM 54 Desa Kauman. Rencana program inidisesuakan pula dengantenaga, kemampuan, danadanpengetahuananggotakelompok KKN-BBM 54 Desa Kauman. Kegiatan berikut dimulai pada tanggal 19 Juli 2016 hingga 13 Agustus 2016, dengan pembagian pelaksanaan yakni pra-program, program dan pasca-program. Berikutrencana program KKN BBM 54 di Desa Kauman Kecamatan Baureno Bojonegoro dengan memperhatikan lima aspek bidang yakni kesehatan, lingkungan, ekonomi dan pendidikan, pemberdayaan

1. Budaya Cuci Tangan a. Penanggung jawab

Anggun Tera Rahmasari

b. Tujuan

Meningkatkan kesadaran siswa atas pentingnya mencuci tangan dengan cara yang baik dan benar

c. Waktu Pelaksanaan

- 23 Juli 2016 - 29 Juli 2016 - 6 Agustus 2016

d. Sasaran

- Siswa Kelas 1 dan 2 SDN 1 Kauman - Seluruh Siswa SDN 2 Kauman - Siswa Kelas 1 dan 2 MI

e. Perlengkapan

1. Air 2. Ember 3. Sabun

(9)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

9

f. Perkiraan biaya

Barang Jumlah Harga Harga Total

Sabun 5 Rp. 25000 Rp. 125.000

Ember Atau Pipa 1 Rp. 75.000 Rp. 75.000

Rp. 200.000

2. Revolusi Putih

a. Penanggung jawab M. Aditya Wisnudarma b. Tujuan Kegiatan

Untuk menyadarkan pentingnya minum susu setiap hari c. Waktu Pelaksanaan

- 23 Juli 2016 - 29 Juli 2016 - 6 Agustus 2016 d. Sasaran

- Siswa Kelas 1 dan 2 SDN 1 Kauman - Seluruh Siswa SDN 2 Kauman - Siswa Kelas 1 dan 2 MI

e. Perlengkapan - Susu

- Alat ukur tinggi badan - Timbangan berat badan f. Perkiraan biaya

Nama Barang Jumlah Harga Harga Total

Susu 115 mL 100 Rp. 3000 Rp. 300.000

Alat Ukur Tinggi Badan

1 Rp. 40.000 Rp. 40.000

Alat Ukur Berat Badan

1 Rp.50.000 Rp. 50.000

(10)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

10 3. DAGUSIBU (“Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang” Obat dengan Benar)

a. Penanggung Jawab Ratih Rakasiwi b. Tujuan Kegiatan

Tujuan dari penyuluhan ini secara umum adalah untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang penggunaan obat secara tepat, termasuk cara mendapatkan, menyimpan dan membuang sisa/kemasan obat. Sedangkan tujuan secara khusus bagi penyuluh adalah sebagai salah satu bentuk pengabdian penyuluh selaku calon apoteker kepada masyarakat.

c. Tanggal Pelaksanaan 25 Juli 2016

d. Sasaran Kegiatan

Masyarakat umum desa (perkiraan umur 17-50 tahun)

e. Perlengkapan :

 Leaflet DAGUSIBU

 (Proyektor, Laptop, Sound Sistem : kondisional),  konsumsi peserta (snack dan air mineral)

 Kuisoner (pre test-post test) f. Rancangan Biaya

4. Senam Sehat Anak Indonesia a. Penanggungjawab

Yasinta Fakhriah

No Nama Barang Kuantitas Satuan

(dalam rupiah) Jumlah (dalam rupiah) 1 Leaflet DAGUSIBU 50 2000 100.000 2 Snack 50 2000 100.000 3 Air Mineral 2 20.000 40.000 4 Kuisoner 50 200 10.000 TOTAL 250.000

(11)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

11 b. Tujuan

mengajarkan kepada anak-anak pendidikan sekolah dasar untuk meningkatkan kebugaran jasmani. c. Waktu Pelaksanaan - 23 Juli 2016 - 29 Juli 2016 - 6 Agustus 2016 d. Sasaran

- Siswa Kelas 1 dan 2 SDN 1 Kauman - Seluruh Siswa SDN 2 Kauman - Siswa Kelas 1 dan 2 MI

e. Perlengkapan

CD player, speaker, air mineral gelas, snack f. Perkiraan Biaya :

Rincian Jumlah Harga Satuan Total Harga

Air mineral gelas @ dus 1 Rp. 22.000 Rp. 22.000 Snack 40 Rp. 3.500 Rp. 140.000 TOTAL PENGELUARAN Rp. 162.000 5. Kerja Bakti a. Penanggung Jawab Rusydina Firdausi b. Tujuan

Menyadarkan masyarakat atas pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan hijau

c. Waktu Pelaksanaan

Kondisional mengikuti jadwal kerja bakti rutin setiap RT. d. Sasaran

Warga desa kauman, kecamatan baureno, bojonegoro. e. Perlengkapan

(12)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO 19 JULI – 11AGUSTUS 2016 12 - Sapu - Cikrak - Trash bag - Arit - Cangkul - Sekop f. Perkiraan Biaya

Barang Jumlah Harga Harga Total

Trash Bag 44 Rp. 2000 Rp. 88000

TOTAL PENGELUARAN Rp. 88.000

6. Mother Cooking Class"

a. Penanggung jawab

Rusida Delfa Kendi Hawa b. Tujuan Kegiatan

Untuk memberikan referensi usaha home made sampai home industri c. Waktu pelaksanaan:

Mother cooking class: 28 Juli 2016 d. Sasaran:

Ibu ibu dan remaja putri e. Perlengkapan:

Bahan bahan kue: terigu, telur, mentega, room butter, gula, susu, vanili, butter cream, dll

Dan alat memasak: mixer, oven, dll. f. Perkiraan biaya:

Tiap pertemuan kurang lebih membutuhkan biaya 150.000

7. Bimbingan Belajar Anak-anak SD/MI

a. Penanggungjawab Desti Velina b. Tujuan

(13)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

13 Membantu kegiatan belajar mengajar serta meningkatkan mutu pendidikan pelajar SD/MI di Kelurahan Kauman Kecamatan Baureno

c. Waktu & Tempat Pelaksanaan

Setiap hari Senin-Rabu pk 15.30 – 17.00 WIB (Minggu ke 2, 3, 4 KKN) Di Rumah Penginapan KKN

d. Sasaran

Anak-anak SD kelas 3,4,5 di Kel.Kauman Kec.Baureno e. Perlengkapan

Papan, Spidol, buku-buku tambahan f. Anggaran

8. Penyuluhan Hukum mengenai Status Hukum Anak Luar Kawin

a. Penanggungjawab

Daniel Atmario Butarbutar Yuanita Auliarahma b. Tujuan Kegiatan

Pemberian edukasi tambahan mengenai hukum perkawinan c. Waktu & Tempat Pelaksanaan

30 Juni 2016, Balai Desa Kauman d. Sasaran

Orang tua maupun remaja di Desa Kauman e. Perlengkapan

LCD, Proyektor, Microphone, Meja, Kursi, Undang – Undang Perkawinan, KHI f. Perkiraan Pengeluaran

No Nama Barang Kuantitas Satuan

(dalam rupiah) Jumlah (dalam rupiah) 1 Papan Tulis 1 Rp. 55.000 Rp. 55.000 2 Spidol 2 Rp. 10.000 Rp. 6.000 3 Konsumsi 9 hari 20 Rp.270.000 TOTAL Rp. 341.000

(14)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

14

No Nama Barang Kuantitas Satuan

(dalam rupiah) Jumlah (dalam rupiah) 1 Fee Pembicara 1 Rp. 150.000 Rp. 150.000 2 Konsumsi Pembicara, RT, Kepala Desa 3 Rp. 25.000 Rp. 75.000 3 Konsumsi Peserta Rp. 150.000 4 Sertifikat Pembicara Rp. 5.000 5 Plakat Pembicara Rp. 50.000 TOTAL Rp. 430.000

(15)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

15

BAB 3

REALISASI KEGIATAN A. Budaya Cuci Tangan

Nama kegiatan : Cuci Tangan

Status kegiatan : Program terencana

Penanggung jawab kegiatan : Anggun Tera Rahmasari

Pelaksana kegiatan : Seluruh anggota KKN BBM 54 UNAIR Desa Kauman Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro

Sasaran kegiatan : 1. Siswa kelas 1 & 2 SDN Kauman 1 2. Seluruh siswa SDN Kauman 2 3. Siswa kelas 1 & 2 MI

Target :

- Pelaksanaan : 1. Sabtu, 23 Juli 2016

2. Jumat, 29 Juli 2016 3. Sabtu, 6 Agustus 2016

- Personil : Seluruh anggota KKN BBM 54 UNAIR Desa Kauman

Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro

- Peserta : 1. Siswa kelas 1 & 2 SDN Kauman 1

2. Seluruh siswa SDN Kauman 2 3. Siswa kelas 1 & 2 MI Kauman

Pelaksanaan kegiatan :

- Hari/Tanggal : 1. Sabtu, 23 Juli 2016

2. Sabtu, 30 Juli 2016 3. Sabtu, 6 Agustus 2016

- Waktu : 07.00-selesai

- Peserta : 1. Siswa kelas 1 & 2 SDN Kauman 1

2. Seluruh siswa SDN Kauman 2 3. Siswa kelas 1 & 2 MI Kauman

Tempat : 1. Lapangan SDN Kauman 1 2. Lapangan SDN Kauman 2 3. Lapangan MI Kauman

(16)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

16

B. Nama kegiatan : Revolusi Putih

Status kegiatan : Program Terencana

Penanggung jawab kegiatan : Muhammad Aditya Wisnudarma Pelaksana kegiatan : KKN-BBM 54 Desa Kauman

Sasaran kegiatan : Siswa/siswi kelas 1 dan 2 SD Negeri Kauman 1,

SD Negeri Kauman 2, MI Desa Kauman

Target :

- Pelaksanaan : Sabtu, 23 Juli 2016

Sabtu, 30 Juli 2016 Sabtu, 6 Agustus 2016

- Personil : Peserta KKN-BBM 54 Desa Kauman

- Peserta : Siswa/siswi kelas 1 dan 2 SD Negeri Kauman 1,

SD Negeri Kauman 2, MI Desa Kauman

Pelaksanaan kegiatan :

- Hari/Tanggal : Sabtu, 23 Juli 2016 ; Sabtu, 30 Juli 2016 ; Sabtu, 6 Agustus 2016

- Waktu : 09.00 – 10.00

- Peserta : Siswa/siswi kelas 1 dan 2 SD Negeri Kauman 1,

SD Negeri Kauman 2, MI Desa Kauman

- Tempat : SD Negeri Kauman 1

SD Negeri Kauman 2

MI Desa Kauman

C. DAGUSIBU

Nama kegiatan : DAGUSIBU (“Dapatkan Gunakan Simpan dan Buang” Obat dengan Benar)

Status kegiatan : Program Terencana

Penanggung jawab kegiatan : Ratih Rakasiwi

Pelaksana kegiatan : Seluruh anggota KKN BBM 54 Unair Desa Kauman Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro

(17)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

17

Target :

- Pelaksanaan : Selasa/ 26 Juli 2016

- Personil : Seluruh anggota KKN BBM 54 Unair Desa Kauman

Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro

- Peserta : Ibu – Ibu Posyandu

Pelaksanaan kegiatan :

- Hari/Tanggal : Rabu/ 3 Agustus 2016

- Waktu : 09.00

- Peserta : Ibu-Ibu Posyandu

Tempat : Posyandu Dusun Kauman

D. Senam Sehat Anak Indonesia

Nama kegiatan : Senam Sehat Anak Indonesia

Status kegiatan : Program terencana

Penanggungjawab kegiatan : Yasinta Fakhriah

Pelaksana kegiatan : Seluruh anggota KKN BBM 54 UNAIR Desa Kauman Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro

Sasaran kegiatan : 1. Siswa kelas 1 & 2 SDN Kauman 1 2. Seluruh siswa SDN Kauman 2 3. Siswa kelas 1 & 2 MI

Target :

- Pelaksanaan : 1. Sabtu, 23 Juli 2016

2. Jumat, 29 Juli 2016 3. Sabtu, 6 Agustus 2016

- Personil : Seluruh anggota KKN BBM 54 UNAIR Desa Kauman

Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro

- Peserta : 1. Siswa kelas 1 & 2 SDN Kauman 1

2. Seluruh siswa SDN Kauman 2 3. Siswa kelas 1 & 2 MI Kauman

Pelaksanaan kegiatan :

(18)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO 19 JULI – 11AGUSTUS 2016 18 2. Sabtu, 30 Juli 2016 3. Sabtu, 6 Agustus 2016 - Waktu : 07.00-selesai

- Peserta :1. Siswa kelas 1 & 2 SDN Kauman 1

2. Seluruh siswa SDN Kauman 2 3. Siswa kelas 1 & 2 MI Kauman

Tempat : 1. Lapangan SDN Kauman 1 2. Lapangan SDN Kauman 2 3. Lapangan MI Kauman

E. Kerja Bakti

Nama Kegiatan = Kerja Bakti

Status Kegiatan = Program Terencana

Penganggung Jawab Kegiatan = Rusydina Firdausi

Pelaksana Kegiatan = Peserta KKN BBM 54 Unair, Karang Taruna serta Perangkat Desa Kauman Kecamatan Baureno

Sasaran Kegiatan = Lingkungan sekitar lapangan Desa Kauman

Target

- Pelaksanaan = Kondisional

- Personil = Peserta KKN BBM 54 Unair

- Peserta = Peserta KKN BBM 54 Unair dan Warga

Desa Kauman Kecamatan Baureno

Pelaksana

- Hari/Tanggal = Jumat/5 agustus 2016

- Waktu = 07.00-10.00

- Peserta = Peserta KKN BBM 54 Unair, Karang Taruna serta

Perangkat Desa Kauman Kecamatan Baureno

(19)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

19

F. Mother Cooking Class

Nama kegiatan : Mother Cooking Class “CUPCAKE DECORATING) Status kegiatan : Program Terencana

Penanggungjawab kegiatan : Rusida Delfa Kendi Hawa

Pelaksana kegiatan : Seluruh Anggota KKN BBM 54 Desa Kauman Sasarankegiatan : Ibu-Ibu PKK dan Remaja Putri Desa Kauman

Target :

- Pelaksanaan : Kamis, 28 Juli 2016

- Personil : Peserta KKN BBM 54 Desa Kauman

- Peserta : Seluruh Ibu-Ibu PKK dan Remaja Putri Desa Kauman

Pelaksanaan kegiatan :

- Hari/Tanggal : Kamis, 28 Juli 2016

- Waktu : 14.30-16.30 WIB

- Peserta : Seluruh Ibu-Ibu PKK dan Remaja Putri Desa Kauman

Tempat : Balai Desa Kauman, Kecamatan Baureno Bojonegoro.

G. Bimbingan Belajar

Nama Kegiatan : Bimbingan Belajar “Rumah Ilmu” Status Kegiatan : Terencana

Penanggung Jawab Kegiatan : Desti Velina Norvitaresty

Pelaksana Kegiatan : Peserta KKN BBM-54 UNAIR Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Sasaran Kegiatan : Siswa-siswi SD/MI Kelas 4 dan 5 di Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Target :

- Pelaksanaan : Setiap hari Senin-Rabu pukul 15.30 – 17.00 WIB (Minggu ke 2, 3, 4 KKN)

- Personil : Seluruh Peserta KKN BBM-54 UNAIR Desa Kauman,

Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

- Peserta : Siswa-siswi SD Kelas 3,4, dan 5 di Desa Kauman,

(20)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

20

Pelaksanaan Kegiatan :

- Hari / Tanggal : Setiap hari Selasa dan Rabu

- Waktu : Setiap hari Selasa dan Rabu pk 12.30 - 14.00 dan 15.30 - 17.00 WIB (Minggu ke 2, dan 3 KKN)

- Peserta : Siswa-siswi SD/ MI Kelas 4 dan 5 di Desa Kauman

Tempat : Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Di Rumah Penginapan KKN

H. Seminar Hukum

Nama kegiatan : Seminar Hukum “Status Hukum Anak di Luar Kawin” Status kegiatan : Program Terencana

Penanggung jawab kegiatan : Daniel Atmario Butarbutar Yuanita Auliarahma

Peksana kegiatan : KKN-BBM 54 Desa Kauman Sasaran kegiatan : Masyarakat umum

Target :

- Pelaksanaan : Senin, 1 Agustus 2016

- Personil : Peserta KKN-BBM 54 Desa Kauman

- Peserta : Masyarakat umum, civitas akademika

Pelaksanaan kegiatan :

- Hari/Tanggal : Senin, 1 Agustus 2016

- Waktu : 18.30-21.00

- Peserta : Masyarakat umum, civitas akademika

- Tempat : Balai Desa Kauman, Kecamatan Baureno

Kabupaten Bojonegoro

I. Jalan Sehat

Nama Kegiatan = Jalan Sehat

Status Kegiatan = Program Tidak Terencana

Penganggung Jawab Kegiatan = Rusydina Firdausi

(21)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

21 Taruna Desa Kauman Kecamatan Baureno

Sasaran Kegiatan = Warga Desa Kauman Kecamatan Baureno

Target Pelaksanaan = -

Personil = -

Peserta = -

Pelaksana

- Hari/Tanggal = Minggu/7 agustus 2016

- Waktu = 07.00-11.00

- Peserta = Warga Desa Kauman Kecamatan Baureno

(22)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

22

BAB 4 PEMBAHASAN

KKN-BBM 54 Universitas Airlangga di Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro telah dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan. Untuk bidang kesehatan, kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain adalah penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat “Budaya Cuci Tangan”, “DAGUSIBU”, “Senam Sehat Anak Indonesia” dan “Revolusi Putih”. Sementara untuk bidang pendidikan, yang telah dilaksanakan antara lain adalah “Bimbingan Belajar”, “Bimbingan Belajar di Sekolah”, dan “Seminar Hukum”.Selanjutnya untuk bidang perancangan bisnis, yang telah dilaksanakan adalah “Cooking Class”. Dalam bidang lingkungan kami telah melaksanakan “Kerja Bakti” rutin setiap minggu yang kemudian disusul dengan “Kegiatan Jalan Sehat”

Selain beberapa kegiatan yang telah disebutkan di atas, terdapat pula beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan namun tidak tercantum dalam perencanaan kegiatan yang telah disusun sebelumnya seperti kegiatan Perlombaan 17 Agustus dan kegiatan lainnya. Kegiatan ini terlaksana secara kondisional akibat adanya permintaan dari masyarakat Desa Kauman.

Berbagai kegiatan tersebut selanjutnya penulis akan membahas secara detail dalam bab pembahasan ini, meliputi latar belakang kegiatan, peluang, kendala serta solusi yang dapat diberikan dalam memecahkan berbagai permasalahan yang terdapat dalam tatanan masyarakat Desa Kauman. Beberapa hal yang dapat penulis uraikan dalam pembahasan ini akan terinci sebagai berikut:

A. Cuci Tangan

Penyuluhan tentang tahapan-tahapan cuci tangan yang benar dengan

mempresentasikan dan memperagakan di depan kelas. Penyuluhan tersebut dengan media lagu dan poster. Jadi anak-anak juga menyanyikan lagu langkah-langkah mencuci tangan. Setelah itu, adik-adik bangku sekolah dasar akan mempraktikan setelah acara usai.

Program kerja tentang pendidikan bagaimana cara mencuci tangan dengan baik ini merupakan hal yang sangat penting karena cuci tangan adalah salah satu langkah awal untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit. Sasaran yang ditujukan pula merupakan saasaran yang tepat, yaitu anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar. Hal tersebut

(23)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

23 dikarenakan pada anak sekolah dasar diharapkan dapat memberikan kebiasaan untuk selalu mencuci tangan. Di desa ini, dari tiga sekolah yang sudah kami datangi, anak-anak sekolah dasar kelas satu dan dua sebagian besar belum bisa melakukan enam langkah cuci tangan dengan benar. Sehingga, kami berharap agar kegiatan ini dapat dipertahankan.

Kendala dari program in adalah kurangnya kesadaran untuk mencuci tangan dengan 6 langkah yang benar. Banyak orang yang masih menyepelehkan cuci tangan dengan benar. Selain itu, tempat cuci tangan di sekolah yang kurang memadahi juga menjadi salah satu kendala pada kebiasaan untuk mencuci tangan ini.

Solusi yang kami berikan yaitu apabila tidak ada tempat yang memadahi untuk fasilitas cuci tangan yaitu adalah memberikan bak yang memiliki kran. Bak tersebut dapat dipindah dan praktis, sehingga anak-anak dapat mencuci tangan dengan mudah. Yang kedua, apabila anak-anak masih belum sepenuhnya mengingat bagaimana cara mencuci tangan denga baik, maka kami memberikan poster yang mudah dipahami tentang cuci tangan bagi sekolah-sekolah dasar di Desa Kauman agar anak-anak dapat mengingat dan mempraktikan cara cuci tangan dengan benar.

Kesimpulan dari program ini adalah program ini cukup penting untuk diadakan di setiap sekolah karena cuci tangan merupakan kebiasaan penting yang harus dibiasakan untuk mencegah timbulnya penyakit

Saran saya adalah untuk sekolah agar memberikan fasilitas yang memadahi untuk membangun kebiasaan cuci tangan. Mengingat kebiasaan cuci tangan adalah kebiasaan yang penting.

B. Revolusi Putih

Dewasa ini, semakin banyak anak-anak usia dini yang melupakan betapa pentingnya mengonsumsi susu. Padahal, konsumsi susu di usia dini dapat meningkatkan status gizi anak. Seperti diketahui, Susu merupakan sumber protein lengkap yang kaya akan kalsium, vitamin D dan potasium. Susu mengandung delapan gram protein dan 12 gram k arbohidrat dalam setiap gelasnya. Susu sapi murni – tanpa fortifikasi - mengandung 300 miligram kalsium, sehingga mampu mencukupi 30 persen dari jumlah asupan harian yang direkomendasikan untuk kebanyakan orang dewasa. Selain itu didalam segelas susu terkandung vitamin D yang sangat diperlukan oleh tubuh dan setengah asupan harian

(24)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

24 vitamin B12 yang direkomendasikan oleh Dr Amanda Powell, dari Medicine Endocrinology, Diabetes and Nutrition Department di Boston Medical Center. Berangkat dari keprihatinan tersebut, maka diadakanlah kegiatan ini, yang nantinya diharapkan dapat menumbuhkan semangat perbaikan gizi anak bangsa dan mengentaskan gizi buruk serta dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Kegiatan ini dilakukan dengan cara mengadakan kegiatan penyuluhan tentang pentingnya mengonsumsi susu di usia dini dengan cara membagikan susu gratis pada siswa-siswi di kelas. Setelah itu, akan dilakukan pengukuran tinggi dan berat badan terhadap siswa-siswi tersebut.

Dalam melakukan kegiatan ini, ada beberapa kendala yang kami temui. Pertama, banyaknya anak-anak dari sd tersebut yang belum memahami manfaat minum susu di usia dini. Kebanyakan dari mereka, ketika kami tanyai tentang apakah mereka sering minum susu, mereka menjawab jarang sekali minum susu dan ada juga yang mengatakan jika mereka tidak suka susu serta ada yang alergi susu. Kedua, kendala bahasa. Kebanyakan anak-anak dari desa Kauman menggunakan bahasa jawa dalam percakapan sehari-hari. Sehingga, kami dari tim KKN-BBM 54 Kauman, harus bisa menggunakan bahasa jawa ketika melakukan kegiatan Revolusi Putih ini. Yang terakhir, yang juga merupakan tantangan bagi tim kami adalah perilaku dari siswa-siswi kelas 1 dan 2. Sebagaimana yang kita ketahui, sikap dan perilaku dari anak-anak yang berumur kelas 1 dan 2, masih sulit diatur. Sehingga kami dari tim KKN-BBM 54 Kauman, harus mencari cara untuk bisa mengatur siswa-siswi kelas 1 dan 2 agar tertib dalam menjalani kegiatan Revolusi Putih ini.

Kesimpulan dari kegiatan yang saya lakukan ini, saya rasa siswa-siswi kelas 1 dan 2 dari SD/MI yang ada di kauman, kurang mempunyai kesadaran akan pentingnya mengonsumsi susu di usia dini. Oleh karena itu, saran saya bagi setiap SD/MI yang berada di desa Kauman tersebut adalah lebih menggalakkan dan mengadakan penyuluhan akan pentingnya konsumsi susu di usia dini ke setiap orang tua atau wali murid yang ada di SD/MI tersebut

(25)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

25 Berupa penyuluhan yang diberikan kepada masyaralat sekitar Desa Kauman tentang tata cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat secara baik dan benar. Menggunakan alat peraga yang mudah dipahami oleh masyarakat luas.

DA (dapatkan obat dengan benar)

Memberikan penjelaskan mengenai cara mendapatkan obat secara benar (contoh : obat bebas bisa didapatkan di apotek tanpa resep dokter, obat bebas terbatas memiliki penandaan-penandaan khusus yang harus diperhatikan oleh masyarakat, obat keras hanya dapat diperoleh di apotek dengan resep dokter dan lain sebagainya), tempat pembelian obat yang paling tepat, yaitu apotek, karena penyimpanan obat di apotek lebih terjamin sehingga obat sampai ke tangan pasien dalam kondisi baik (keadaan fisik dan kimianya belum berubah), serta memberikan edukasi mengenai logo obat, membaca expired date, peringatan dan lain sebagainya. Pastikan apotek yang dikunjungi memiliki ijin dan memiliki apoteker yang siap membantu setiap saat.

GU (gunakan obat dengan benar)

Memberikan penjelaskan bahwa penggunaan obat harus sesuai dengan aturan yang tertera pada wadah atau etiket. Obat jenis antibiotik harus dikonsumsi habis. Pengguanaan obat tertentu tidak boleh dibarengi dengan susu. Pastikan apoteker memberitahukan cara pemakaian obat yang diberikan dengan jelas (rute pemakaian obat), khususnya untuk obat dengan sediaan yang tidak terlalu dikenal oleh masyarakat umum.

SI (simpan obat dengan benar)

Memberikan penjelaskan mengenai cara penyimpanan obat yang benar. Agar obat yang kita pakai tidak rusak (terjaga stabilitasnya) maka kita perlu menyimpan obat dengan benar, yaitu sesuai dengan petunjuk pemakaian yang ada di kemasan. Sebagian besar obat tidak boleh terpapar oleh sinar matahari langsung, untuk itu perlu disimpan di tempat yang sejuk, tertutup dan kering. Selain itu obat perlu disimpan jauh dari jangkauan anak-anak.

BU (buang obat dengan benar)

Memberikan penjelaskan mengenai cara membuang obat dengan benar agar tidak berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat, dan tidak disalahgunakan oleh orang lain.

(26)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

26 Apabila obat telah kadaluarsa atau rusak, maka obat tidak boleh diminum, untuk itu perlu

dibuang. Obat tidak boleh dibuang secara sembarangan agar tidak

disalahgunakan.Penyuluhan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 3 Agustus 2016, bertempat di kediaman bapak kamituwo dusun Kauman desa Kauman bapak Subkhan. Sasaran penyuluhan ini adalah ibu-ibu posyandu. Acara dimulai pada pukul 9 pagi, diawali dengan penimbangan balita, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan DAGUSIBU.

Materi penyuluhan disampaikan dari mahasiswa Farmasi Universitas Airlangga, durasi penyampaian materi berkisar selama 1 jam kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Dari hasil observasi, pengetahuan masyarakat sekitar desa kauman, khususnya di dusun kauman tentang penggunaan, penyimpanan dan pembuangan obat masih kurang. Hal ini ditunjukkan dengan jawaban dari pertanyaan lisan yang diajukan pemateri kepada peserta penyuluhan yang masih banyak yang kurang tepat. Sebagai contoh jawaban dari pertanyaan “apakah pada saat ibu-ibu meminum antibiotik, diminum hingga obatnya habis?” adalah “tidak, kalau sudah sembuh ya tidak diminum lagi.”

Setelah dilaksanakan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat dapat mengerti tentang bagaimana cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan serta membuang obat dengan baik dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kendala yang kami temui dalam pelaksanaan acara tersebut adalah ruang pelaksanaan terlalu sempit, sehingga tempat pelaksanaan kegiatan dialihkan dihalaman rumah. Dengan pengalihan tempat pelaksanaan ini menyebabkan penggunaan proyektor tidak dimungkinkan (terlalu terang). Sehingga dalam pelaksanaannya tidak digunakan proyektor, Kurangnya sumber daya manusia sebagai penyampai materi, dikarenakan yang berasal dari fakultas farmasi hanya 1 orang. Sehingga penyebaran informasi ke dusun lain di desa Kauman kurang maksimal, dalam rentang waktu pelaksanaan kegiatan KKN (19 Juli 2016 – 13 Agustus 2016) tidak ada jadwal pelaksanaan posyandu, sehingga kesulitan dalam mengundang peserta posyandu.

Dari kendala yang kami temui telah dirumuskan solusi atau saran yakni seharusnya persiapan pelaksanaan lebih dimatangkan dan penyebaran undangan diperluas.

(27)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

27

D. Senam Sehat Anak Indonesia

Anak di usia sekolah dasar merupakan anak yang masih dalam usia pertumbuhan dan perkembangan yang sebagian besar waktunya digunakan untuk bermain dan bergerak.Karena itu dalam usia ini anak memerlukan waktu untuk bergerak dan bermain guna menunjang dalam pertumbuhan dan perkembangan baik motorik maupun kondisi fisiknya. Kegiatan ini dilakukan untuk mengajarkan kepada anak-anak pendidikan sekolah dasar untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Juga melatih mereka agar tidak malas untuk berolahraga karena diiringi dengan music dan gerakan yang mudah mereka ingat.

Senam merupakan kegiatan utama yang paling bermanfaat dalam mengembangkan komponen fisik dan kemampuan gerak lewat berbagai kegiatannya. Selain mempunyai manfaat fisik, senam juga mempunyai manfaat mental dan sosial, yaitu anak harus dituntut untuk berfikir sendiri tentang pengembangan keterampilannya, untuk itu anak harus mampu menggunakan kemampuan berfikirnya secara kreatif melalui pemecahan masalah-masalah gerak, dengan demikian anak-anak akan berkembang kemampuan mentalnya.

Kegiatan ini ditujukan khususnya untuk siswa SD kelas 1 dan 2, pertama-tama dengan menyiapkan barisan dengan rapi dan mengambil jarak agar tidak saling bertabrakan antar siswa, lalu mengajak siswa untuk mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh seluruh peserta KKN BBM 54 UNAIR. Gerakan Senam Sehat Anak Indonesia sudah merupakan rangkaian mulai dari gerakan pemanasan, gerakan inti, dan gerakan pendinginan.

Kendala dari kegiatan ini yaitu terdapat beberapa siswa yang tidak memakai pakaian olahraga, sehingga membuat gerak mereka kurang leluasa (untuk siswa perempuan) dan juga membuat seragam sekolah mereka basah akibat keringat sehingga tidak nyaman ketika digunakan saat pelajaran setelah dilakukannya senam. Karena sasaran tingkat kelas yang paling kecil di SD, membuat kami kerepotan untuk mengatur barisan juga terdapat beberapa siswa yang memang sulit untuk diatur dan tidak mau menurut.

Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa program kegiatan Senam Sehat Anak Indonesia sangat berguna untuk diterapkan di SD karena bermanfaat bagi kesehatan jasmaninya, selain itu juga senam ini mempunyai gerakan yang mudah diingat serta mudah untuk diikuti. Dan sebaiknya, ketika melakukan senam

(28)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

28 tersebut diusahakan untuk mengenakan pakaian olahraga agar para siswa dapat lebih leluasa bergerak.

E. Kerja Bakti

Kerja bakti dilakukan sebagai suatu pola gaya hidup bersih masyarakat sehingga kebiasaan baik untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan hijau dapat selalu terlaksana dan suasana sejuk, segar dan rindang pun akan tercipta di lingkungan pedesaan. Selain itu, program kerja bakti kali ini dilakukan dengan tujuan untuk menunjang terlaksananya program lainnya yaitu jalan sehat. Pelaksanaan kegiatan juga dilaksanaan berdekatan yaitu pada tanggal 5 agustus 2016, 2 hari sebelum pelaksanaan Jalan Sehat. Hal ini dimaksudkan agar ketika pelaksanaan Jalan Sehat lingkungan sekitar Desa Kauman masih terjaga kebersihan dan kerapihannya. Namun sangat disayangkan karena pelaksanaan kerja bakti pada hari aktif maka masyarakat tidak dapat berkontribusi di dalamnya.Beberapa pihak yang terlibat dalam kerja bakti ini yaitu peserta KKN – BBM 54 Universitas Airlangga, karang taruna dan beberapa orang perangkat Desa Kauman Kecamatan Baureno, Bojonegoro. Waktu dimulainya kegiatan yang terlalu siang membuat kegiatan berakhir sedikit terlambat dari yang diharapkan sehingga pelaksanaanya tidak terlalu kondusif ditambah lagi dengan beberapa peralatan yang kurang dipersiapkan dengan baik menjadi kendala dalam pelaksanaan kerja bakti ini. Namun, secara keseluruhan pelaksanaan kerja bakti berjalan dengan lancar. Selain lingkungan Desa Kauman menjadi bersih dan rapi telah terjalin sosialisasi yang baik antara mahasiswa peserta KKN – BBM 54 Unair, karang taruna dan perangkat Desa Kauman sehingga nantinya diharap akan tercipta kehidupan yang damai dan tentram di lingkungan Desa Kauman. Untuk kedepannya, alangkah lebih baiknya jika pelaksanaan kerja bakti dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Desa Kauman dan tentunya dengan sasaran daerah yang lebih luas lagi, tidak berpusat di beberapa titik saja namun meliputi seluruh desa jika memungkinkan. Waktu pelaksanaan lebih baik jika dilaksanakan pagi hari dan peralatan kerja bakti disiapkan dengan lengkap akan membuat pelaksanaan kerja bakti menjadi lebih efektif.

(29)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

29

F. Cooking Class

Acara Mother Cooking Class dengan tema Cupcake Decorating diadakan guna memberikan pengetahuan secara teori dan praktek tentang cara membuat kue cupcake serta menghiasnya sehingga lebih menarik. Acara ini diadakan dengan harapan ibu-ibu dan remaja putri memiliki keterampilan memasak kue dan dapat menggunakan keterampilannya untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjual cupcake. Cupcake merupakan kue yang mulai booming akhir-akhir ini khususnya di kota-kota besar. Cara pembuatannya pun mudah dan murah, sehingga dapat dibuat dan dijual di desa. Acara Mother Cooking Class diadakan pada hari Kamis tanggal 28 Juli 2016 pukul 14.30 hingga 16.30 di Balai Desa Kauman dengan dihadiri kurang lebih 21 Ibu-Ibu dan Remaja Putri. Acara ini terdiri dari dua sesi, sesi pertama adalah tentang cara pembuatan cupcake dan sesi kedua yaitu cara mendecor cupcake dengan butter cream yang melibatkan Ibu-Ibu dan Remaja Putri secara langsung. Selain memberikan cara memasak cupcake dan mendekornya, kami juga memberikan sedikit ilmu memasak, khususnya memasak kue. Di sela-sela kegiatan, ada sesi tanya jawab seputar memasak cupcake.

Kendala dari kegiatan ini adalah penduduk desa khususnya Desa Kauman masih asing dengan cupcake ini, sehingga mayoritas peserta masih baru tahu cupcake pertama kali pada acara ini. Selain itu, adanya beberapa bahan cupcake yang tidak mudah dijumpai dan dibeli di daerah desa khususnya Desa Kauman ini, sehingga menjadi kendala jika para peserta cooking class akan praktek dirumahnya masing-masing, akan tetapi masih bisa disiasati dengan bahan pengganti yang lebih sederhana. Kesimpulan acara ini berdasarkanangket dari peserta Mother Cooking Class yaitu antusias yang tinggi dari peserta dengan menu cupcake yang masih baru bagi mereka sehingga mereka masih penasaran, dan mereka merasa acara ini bermanfaat untuk menambah ilmu memasak yang diharapkan dapat membuat sendiri dan menjualnya untuk menambah penghasilan keluarga.

Saran untuk acara ini yaitu Ibu-Ibu berharap agar ada acara cooking class lagi dengan menu yang lain lagi agar ilmu memasaknya lebih banyak serta meningkatkan kreatifitas mereka.

(30)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

30

G. Bimbingan Belajar

Kegiatan bimbingan belajar merupakan kegiatan pemberian pelajaran tambahan selain dari selain yang didapat dari sekolah, meliputi : Membantu para pelajar dalam mengulas dan menambah materi yang sudah diajarkan disekolah, Membantu mengerjakan pekerjaan rumah, anak – anak akan diajarkan pelajaran-pelajaran sesuai dengan kurikulum sekolah, dan memberikan materi bahasa Inggris tambahan. Untuk kegiatan ini, tim menggunakan papan dan spidol serta buku/literatur dari sekolah dan Internet sebagai media pengajaran.

Program kerja Bimbingan belajar untuk siswa-siswi SD/MI ini diberi nama “Rumah Ilmu”. Dilaksanakan di Rumah penginapan peserta KKN di dusun Kebon dan di ruang kelas SDN Kauman 2 Desa Kauman Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Bimbingan Belajar Rumah Ilmu diikuti oleh beberapa siswa-siswi kelas 4 dan 5 dari SDN Kauman 1, SDN Kauman 2, dan MI Tarbiyatussibyan. Pada pelaksanaannya ada juga beberapa siswa-siswi kelas 1,2, 3 bahkan kelas 6 yang juga turut ikut hadir di Bimbingan Rumah Ilmu. Kegiatan bimbel ini mendapat antusias yang baik dari sekolah dan warga sekitar.

Kendala dari program kerja Bimbingan Belajar ini adalah pertama, peserta bimbel terlalu banyak, sehingga tim pengajar kekurangan personil. Jam kedatangan peserta bimbel kurang tepat waktu, dikarenakan peserta bimbel mempunyai banyak aktivitas diluar bimbel dengan jam yang berbeda-beda, seperti mengaji dan jam pulang sekolah. karena hal tersebut, kegiatan bimbel ini dilaksanakan hampir memakan waktu setengah hari. Dan hanya berlangsung pada hari selasa dan rabu saja.

Kesimpulan dari kegiatan bimbingan belajar Rumah ilmu ini adalah kegiatan bisa terlaksana dengan baik dan lancar walaupun ada beberapa kendala dan kekurangan tim pengajar karena peserta bimbel terlalu banyak.

Demi efektifitas kegiatan bimbingan belajar, bagi peserta KKN selanjutnya apabila kembali menempati desa yang sama atupun berbeda tempat, disarankan agar dapat memberikan jam bimbel yang lebih intensif lagi.

(31)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

31

H. Seminar Hukum

Saat ini, khususnya di daerah kecamatan baureno, kabupaten bojonegoro banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya perkawinan yang dicatatkan di kantor yang berwenang. Salah satu dampak yang muncul ketika perkawinan tidak dicatakan adalah anak yang dilahirkan dalam hubungan perkawinan semacam itu, tidak diakui negara. Ketentuan tentang perkawinan diatur dalam Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Memang dalam pasal 2 ayat (1) UU 1/1974 disebutkan bahwa perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu. Sehingga selama perkawinan itu sah menurut agamanya masing-masing, maka perkawinan itu sah. Akan tetapi, ayat ke (2) pasal yang sama mensyaratkan setiap perkawinan untuk dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebenarnya syarat perkawinan sah sudah diatur dalam ayat (1), namun ayat (2) memberikan syarat administrasi suatu perkawinan agar mendapat legitimasi hukum. Status anak semacam ini diperjelas lagi dalam pasal 42 UU Perkawinan yang menyebutkan bahwa anak sah adalah anak yang dilahirkan dalam atau sebagai akibat perkawinan sah, sedangkan perkawinan yang sah berdasarkan pasal 2 ayat (1) adalah perkawinan yang dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu. Dari ketentuan diatas jika diartikan secara bersamaan maka anak yang sah adalah anak yang dilahirkan dalam suatu perkawinan yang sah menurut agama atau kepercayaan dari suami dan istri atau anak yang lahir sebagai akibat dari perkawinan menurut agama dan kepercayaan yang dianut oleh suami dan istri yang melangsungkan perkawinan. Konsekuensinya, anak yang lahir dalam perkawinan yang tidak dicatat, adalah anak yang tidak sah atau anak luar kawi

Akan tetapi ketika ditelaah, maka terlihat ada pengertian inkonsisten berdasarkan makna tekstual dalam rumusan pasal 2 ayat (2) UU perkawinan dengan penerapan secara

konstektual. Jika pasal 42 UU Perkawinan menyebutkan bahwa anak sah adalah anak

yang dilahirkan dalam atau sebagai akibat dari perkawinan yang sah, seharusnya persoalan mengenai keabsahan anak tidak boleh dikaitkan dengan pencatatan perkawinan, karena keabsahan perkawinan sendiri tidak mengandung pengertian bahwa perkawinan

(32)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

32 itu sah jika telah dicatatkan, melainkan hanyalah selama perkawinan itu dilakukan menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

Hal inilah yang kami rasa perlu dipaparkan dan dijelaskan kepada masyarakat umum, baik secara teori maupun dalam prakteknya. Oleh karena itu, kami mendatangkan pembicara Dr. Ghansham Anand, SH., M.KN., dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga, James Butarbutar,S.H., M.Hum., Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Jawa Timur dan D.Y. Witanto, S.H., hakim Pengadilan Negeri Bojonegoro.

Dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat diketahui bahwa sebenarnya warga Desa Kauman dan masyarakat sekitar sangat antusias terhadap seminar yang diadakan terbukti dengan peserta seminar yang datang sejumlah 115 orang yang jelas melampaui target peserta yang telah direncanakan sebelumnya. Selain itu antusias masyarakat juga terlihat dari pertanyaan pertanyaan yang membanjiri setiap termin. Seminar tersebut berlangsung sejak 18.30 – 21.00 yang dibagi menjadi 2 sesi.

Dalam pelaksanaan seminar tersebut kami menemukan kendala umum yang selalu terjadi dalam setiap proker yang kami laksanakan yakni yang berupa warga desa yang tidak terbiasa datang tepat waktu yang menyebabkan kegiatan tersebut mundur selama 30 menit walaupun pemateri telah siap untuk memulai seminar. Jumlah peserta yang lebih dari 2 kali lipat target menyebabkan panitia harus mendadak menyiapkan kursi tambahan serta konsumsi tambahan. Dari hal tersebut dapat terlihat bahwa sebenarnya warga desa memiliki antusias yang cukup tinggi namun masih harus memperbaiki budaya datang tidak tepat waktu yang nampaknya sudah menjadi hal umum yang dapat dimaklumi bahkan oleh perangkat desa sekalipun.

Dari penyelenggaraan kegiatan tersebut yang perlu diperbaiki dari pihak panitia yaitu mengetahui culture dari masyarakat setempat serta mengetahui interest dari warga sekitar sehingga benar-benar siap dalam hal terjadinya jumlah peserta yang melampaui target. Selain itu ada baiknya panitia memberikan undangan 1 jam lebih awal sebelum acara dimulai untuk mengantisipasi kebudayaan warga yang selalu datang tidak tepat waktu. Dan yang kami harapkan dapat diubah dari kebiasaan masyarakat setempat adalah untuk lebih menghargai waktu sehingga tidak selalu menyepelekan waktu pelaksanaan acara.

(33)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

33

I. Jalan Sehat

Dalam rangka pengembangan aktivitas pemuda Desa Kauman Kecamatan Baureno di berbagai bidang kegiatan, khususnya olahraga maka dari itu program Jalan Sehat diselenggarakan. Karang Taruna Desa Kauman dan Mahasiswa KKN – BBM 54 Universitas Airlangga bekerjasama untuk menyelenggarakan kegiatan ini pada tanggal 7 agustus 2016 dimaksudkan agar kegiatan ini menjadi salah satu euforia perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 71 di Desa Kauman. Kegiatan ini diikuti oleh hampir seluruh masyarakat Desa Kauman dengan total 4000 buah kupon undian berhadiah terjual dan total hadiah sejumlah 4 juta rupiah. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh secara moral maupun finansial dari pemerintah Desa Kauman. Namun sedikit kesalahan terjadi pada penentuan rute / jalur jalan sehat sehingga beberapa rombongan barisan terpisah selama beberapa waktu dan banyaknya jumlah hadiah membuat kegiatan ini berakhir cukup lama sehingga suasana menjadi kurang begitu kondusif. Secara keseluruhan, acara berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini. Melalui jalan sehat ini nantinya silaturahmi antar masyarakat akan senantiasa terjaga dan diharapkan masyarakat Desa Kauman dapat memiliki budaya hidup sehat.

(34)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

34

BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Dari suksesnya penyelenggaraan kegiatan yang telah kami lakukan dapat disimpulkan bahwa KKN-BBM 54 Universitas Airlangga di Desa Kauman, Baureno, Kabupaten Bojonegoro telah terlaksana dengan baik, serta sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang telah ditentukan sebelumnya. Pelaksanaan KKN-BBM ini meliputi berbagai rangkaian kegiatan yang dapat dikategorikan ke dalam lima bidang utama yang telah terencana, yakni bidang pendidikan, perencanaan bisnis, kesehatan, pemberdayaan dan lingkungan.

Dalam bidang pendidikan berbagai kegiatan yang dilakasanan meliputi kelas Bimbingan Belajar, Bimbingan Bealajar, dan Seminar Hukum. Kegiatan tersebut terlaksana dengan baik dengan target peserta yang terpenuhi bahkan melebihi target yang ditentukan. Peserta kegiatan dapat mengikuti kegiatan dan dapat menerima manfaat dari adanya kegiatan tersebut.

Dalam bidang kesehatan, kegiatan yang dilaksanakan meliputi Cuci Tangan, DAGUSIBU dan Revolusi Putih. Kegiatan tersebut membuat peserta tau pentingnya kesehatan dengan memperhatikan hal hal sederhana yang sering kita lakukan

Dalam bidang perencanaan bisnis dan pemberdayaan meliputi Mother Cooking Class.Kegiatan ini dilaksanakan dengan baik dan dapat dipahami oleh masyarakat. Kegiatan tersebut juga memiliki nilai praktis dan nilai ekonomis yang tinggi.

Dalam bidang lingkungan kegiatan yang dilaksanakan yaitu Kerja Bakti. Kegiatan ini dirasa sangat bermanfaat sebab dapat memacu masyarakat untuk turut serta berpartisipasi dalam kegiatan menjaga dan merawat lingkungannya.

5.2 Saran

Dari kegiatan yang telah dilaksanakan bersama dengan warga Desa Kauman, terdapat beberapa masukan dan saran yang dapat diberikan untuk mengembangkan Desa Kauman menjadi lebih baik lagi, yang diantaranya adalah :

- Dalam Bidang Pendidikan, harapannya masyarakat Desa Kauman bisa lebih menyadari jika pendidikan sangat penting untuk ditempuh sebagai bekal untuk terjun

(35)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

35 langsung dalam masyarakat. Banyak ditemui siswa Sekolah Dasar yang kemampuannya sangat jauh dari standard siswa SD seharusnya yang dapat dibuktikan dengan masih banyaknya Siswa yang tidak dapat menghitung atau membaca sedangkan mereka telah berada di tingkat kelas akhir. Selain itu beberapa sekolah dasar tidak menerapkan standard yang benar dan selalu memberikan nilai diatas rata – rata bagi seluruh siswa walaupun siswa tersebut tidak mumpuni untuk naik ke jenjang berikutnya dirasa merupakan suatu hal yang fatal dan sebenarnya dapat merugikan baik pihak sekolah maupun pihak siswa dan pada akhirnya siswa tidak dapat bersaing di scope pendidikan yang lebih luas. Oleh karena itu pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan, memotivasi siswa untuk belajar dan menyadarkan pihak sekolah jika yang terpenting dalam sekolah adalah proses menuntut ilmu bukan nilai akhir yang tidak sesuai dengan kenyataan yang ada dipandang perlu dilakukan.

- Dalam bidang kesehatan, diharapkan seluruh warga Desa Kauman mengerti akan pentingnya menjaga kesehatan. Hal tersebut bisa dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan sekitar, rajin membersihkan diri dengan cara yang baik dan benar, rutin meminum susu serta menerapkan bagaimana cara mendapatrkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar.

- Dalam bidang lingkungan, diharapkan warga Desa Kauman mengerti akan pemeliharaan lingkungan. Hal tersebut dapat dimulai dengan membiasakan membuang sampah pada tempat sampah agar tidak menimbulkan polusi udara dan pemandangan yang tidak sedap di mata. Selain itu, diharapkan masyarakat sekitar tidak membakar sampah yang dapat menimbulkan polusi yang bisa menyebabkan gangguan pernapasan.

(36)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

36

REKOMENDASI

Dari keseluruhan pelaksanaan program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) ke-54 Universitas Airlangga di Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro selama kurang lebih 25 hari, terhitung mulai tanggal 19 Juli – 11 Agustus 2016, telah diketahui potensi yang dimiliki oleh Desa Kauman yang masih perlu dikembangkan lebih lanjut dan juga permasalahan yang perlu segera ditindaklanjuti.

Oleh karena itu berikut rekomendasi yang dapat kami berikan sebagai peserta KKN-BBM ke-54 untuk pihak-pihak yang bersangkutan dan berkepentingan agar dapat dipertimbangkan sebagai salah satu sumber informasi untuk kegiatan-kegiatan serupa berikutnya di Desa Kauman.

1. Kepada Pemerintah Kabupaten

a. Pemkab Bojonegoro perlu turut serta aktif dalam berbagai kegiatan, hal ini bertujuan untuk mengetahui potensi yang mampu dikembangkan di lokasi KKN., b. Perhatian kepada masyarakat perlu lebih ditingkatkan terutama dalam bidang

pendidikan yang dirasa masih belum memenuhi standard baik di bidang sarana prasarana ataupun di bagian pengajar.

c. Pemkab Bojonegoro harus lebih reponsif dan aktif dalam menanggapi kebutuhan masyarakat sehingga program-program yang dijalankan bukan hanya mengatasi masalah di permukaan.

2. Kepada UNAIR - LPPM

a. Pembekalan KKN harusnya lebih jelas lagi dan lebih efektif dalam pengarahan. b. Meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak diluar kampus sehingga dapat

mempermudah birokrasi terutama masalah pemberian bantuan dana dan kerjasama.

3. Kepada Mahasiswa

a. Pendekatan kepada organisasi kemasyarakatan, perangkat Desa, dan tokoh agama yang memberikan pengaruh masyarakat agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.

(37)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

37 b. Lanjutkan, kembangkan, dan benahi program yang dirintis oleh peserta KKN

sebelumnya.

c. Mencari tahu informasi kebiasaan masyarakat di lokasi KKN-BBM, contohnya bahasa, kebudayaan, dll,sehingga dapat memudahkan dalam berkomunikasi

(38)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

38 Lampiran 1

(39)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

(40)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

(41)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

(42)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

(43)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

43 Lampiran 2

(44)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

44 Lampiran 3

Realisasi Anggaran Dana

REALISASI ANGGARAN DANA REALISASI ANGGARAN A. Pemasukan

No. Sumber Dana Banyak Jumlah (Rp)

1 Dana LP4M (@ Rp 150.000) 10 orang 1.500.000

2 Iuran anggota (@ Rp 110.500 ) 10 orang 1.105.000

Total Pemasukan 2.605.000

B. Pengeluaran

1. Per Program Kerja

No. Program Kerja Rincian Jumlah Barang

Jumlah Harga (Rp)

1 Budaya Cuci Tangan Bak cuci tangan 2 170.000

Pylox 1 21.000

Sabun 2 69.000

Poster 10 50.000

310.000

2 Revolusi Putih Alat timbang badan 1 66.300

Alat ukur tinggi badan 2 20.500

Susu 7 dus 568.000

654.800

3 Senam Sehat Anak

Indonesia CD 3 12.000 12.000 4 Mother Cooking Class “Cupcake Decorating Class” Tepung 1 kg 12.000 Telur 1 kg 19.000 Gula 1 kg 13.000 Mentega 2 13.000

Cup cake 1 pak 52.000

Contong plastik 3 pak 4.500

Topping 75.000

188.500

5 Seminar “Status Hukum Anak Luar Kawin”

Banner 1 60.000

Fee pemateri 1 300.000

Sertifikat 120 180.000

(45)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

45

Snack pemateri 59.000

Konsumsi pemateri 4 70.000

Air minum gelas 3 45.000

769.000

6 Penyuluhan

DAGUSIBU

Flyer 50 lembar 68.700

Konsumsi 100 dus 250.000

Air minum gelas 2 30.000

348.700

7 Bimbingan Belajar Spidol 3 27.000

27.000

8 Kerja Bakti Trashbag 2 pak 30.000

30.000 Total Pengeluaran Program Kerja 2.340.000 2. Kesekretariatan

No. Rincian Jumlah

Barang Jumlah Harga (Rp) 1 Banner 1 60.000 2 Selotip 1 pak 20.000 3 HVS A4 1 rim 35.000 4 Souvenir untuk SD 3 120.000

5 Souvenir untuk desa 1 30.000

Total Pengeluaran Kesekretariatan 265.000 Total Pengeluaran Keseluruhan 2.605.000

(46)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO 19 JULI – 11AGUSTUS 2016 46 Lampiran 4 Dokumentasi 1. Cuci Tangan 2. Revolusi Putih 3. DAGUSIBU

(47)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

19 JULI – 11AGUSTUS 2016

47

4. Senam Sehat Anak Indonesia

5. Mother Cooking Class “Cupcake Decorating”

(48)

KULIAH KERJA NYATA–BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

KELURAHAN KAUMAN, KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO 19 JULI – 11AGUSTUS 2016 48 7. Kerja Bakti 8. Jalan Sehat 9. Bimbingan Belajar

Figure

Updating...

References

Related subjects :
Outline : Seminar Hukum

Scan QR code by 1PDF app
for download now

Install 1PDF app in