Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Reintegrasi Sosial Pasca Konflik Maluku D 902008102 BAB IX
Teks penuh
Dokumen terkait
PELAKSANAAN HUKUM ADAT PELA GANDONG ANTARA NEGRI LATUHALAT DAN NEGRI ALANG DI AMBON,
Selesai menyam- paikan surat izin penelitian dari Gubernur Provinsi Maluku kepada Kepala Kecamatan Salahutu dan pimpinan negeri kedua komunitas, saya melakukan wawancara
bersekutu dengan kesultanan Tidore dengan tetap mempertahankan kepercayaan aslinya. Tanpa sadar kedua kelompok ini telah masuk dalam satu sistem nilai baru yang berbeda dengan
Keterlibatan oknom aparat TNI-AD [Suara Maluku, Jumat 4 Agustus 2000] yang bergabung dengan LJ dan warga komunitas Islam lokal kemudian melakukan penyerangan saat itu ke
Kesan yang sama dikemukakan oleh salah seorang pengemudi angkot jalur Terminal-Kudamati [YS, 32 tahun, Kristen] bahwa, sejak situasi keamanan di kota Ambon benar-benar telah pulih
Bertolak dari pemikiran tersebut di atas, maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui makna Louleha dan perannya di dalam proses reintegrasi pasca konflik di
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, mengkaji dan mengembangkan hubungan Islam-Kristen dalam Pela Gandong sebelum dan pada saat konflik
Nilai budaya pela-gandong yang ada di Maluku merupakan pegangan hidup bagi masyarakat di Maluku yang hidup dalam keberagamaan. Nilai budaya pela-gandong ini