• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Keuangan Daerah 08

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Manajemen Keuangan Daerah 08"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

Manajemen Keuangan

Daerah

Pertemuan ke-8:

“Analisis Manfaat dan Biaya”

(2)

Pendahuluan

Cost-benefit analysis adalah serangkaian prosedur

praktis yang dapat dijadikan patokan untuk menetapkan kebijakan pengeluaran publik.

Terdapat beberapa tools yang dibutuhkan dalam

melakukan cost benefit analysis, yaitu:

Time Value of MoneyDiscount Rate

(3)

Time Value of Money

Evaluasi proyek seringkali membutuhkan adanya

perbandingan biaya dan manfaat pada periode waktu yang berbeda

Nilai uang pada periode yang berbeda tidak dapat

(4)

Nilai Uang Saat Ini Untuk Masa Depan

• Misalkan anda berinvestasi $100 saat ini di sebuah bank dengan tingkat bunga sebesar 5% per tahun:

– Pada akhir tahun pertama , nilai investasi menjadi (1+.05)x$100, atau $105

– Pada akhir tahun ke-2, nilai investasi menjadi (1+.05)x$105, atau $110.25

– Nilai investasi dibungakan secara majemuk (bunga berbunga) atau dengan kata lain bunga juga menghasilkan pendapatan bunga di masa berikutnya

• Jika:

– R = initial investment amount

– r = rate of return on investment

– T = years of investment

(5)

Nilai Uang Masa Depan Untuk Saat Ini

Misalkan seseorang menjanjikan pembayaran uang

sejumlah $100 satu tahun yang akan datang.

Berapa nilai maksimum yang anda ingin bayar saat ini

untuk nilai uang tersebut?

Present value merupakan nilai uang sekarang yang setara

dengan nilai uang tertentu di masa depan.

Present value dapat dihitung dengan menggunakan

formula:

Dimana

– R = Jumlah yang akan diterima di masa depan

– r = Tingkat imbal hasil yang disyaratkan

(6)

Time Value of Money

Pada persamaan sebelumnya, r biasanya diistilahkan

dengan discount rate, dan (1+r)-T diistilahkan dengan

discount factor.

• Misalkan akan terjadi arus kas saat ini sebesar $R0, satu

tahun yang akan datang sebesar $R1,dan seterusnya

hingga tahun ke –T.

Jika 20 tahun yang akan datang nilai uang adalah

sebesar $1,000,000, maka nilainya pada saat ini adalah sebesar:

– $376,889 jika r=.05

– $148,644 jika r=.10

(7)

Inflasi

Nominal amounts are valued according to the level

of prices in the year the return occurs.

Real amounts are valued according to the level of

prices in one particular year.

Inflasi mempengaruhi baik besarnya arus kas dan

(8)

Evaluasi Proyek Sektor Privat

Misalkan terdapat 2 jenis proyek, X dan Y.

Setiap proyek memiliki manfaat dan biaya (benefit

dan cost) dinotasikan sebagai BX, CX, BY, and CY.

Yang harus dipertimbangkan:

Is the project dapat diterima (admissible) ?Is the project lebih disukai (preferable)?

Admissible: Apakah manfaat lebih besar

dibandingkan biaya?

Preferable: Seberapa besar manfaat bersih yang

diterima?

Kebanyakan proyek melibatkan aliran manfaat dan

(9)

Evaluasi Proyek Sektor Privat

Maka present value dari proyek i adalah:

(10)

Evaluasi Proyek Sektor Privat

Kriteria present value untuk evaluasi proyek adalah

sebagai berikut:

Proyek dianggap layak jika PV dari proyek positif

Ketika dua proyek bersifat mutually exclusive, proyek yang

dipilih adalah proyek dengan present value tertinggi

Table 11.2 menunjukkan dua proyek yang berbeda

(R&D atau Advertising).

Tingkat diskonto memiliki peranan penting dalam

memilih proyek yang akan dipilih, karena arus kas masuk terjadi pada waktu yang berbeda.

Semakin rendah tingkat diskonto, present value dari

(11)
(12)

Evaluasi Proyek Sektor Privat

Beberapa kriteria lainnya sering digunakan untuk evaluasi

proyek, seperti:

– Internal rate of return

– Benefit-cost ratio

Internal rate of return, ρ, adalah tingkat ρ yang dapat

menyelesaikan persamaan:

IRR merupakan discount rate yang membuat present

value dari proyek menjadi nol – Diterima jika ρ>r.

(13)

Evaluasi Proyek Sektor Privat

Benefit-cost ratio membagi discounted atas benefit

yang akan diterima dengan discounted atas biaya. Jika

B=stream of benefits and C=stream of costs:

Proyek diterima jika:

(14)

Discount Rate

Untuk Proyek Pemerintah

Pengambilan keputusan oleh pemerintah melibatkan

perhitungan present value.

Biaya, manfaat (benefit), dan discount rate untuk

pemerintah berbeda dengan sektor privat.

Penentuan tingkat diskonto untuk sektor publik jauh

sulit untuk ditentukan. Salah satu kemungkinan adalah menggunakan rates based on returns in private sector.

Asumsikan bahwa seluruh dana yang ada diinvestasikan pada

proyek sektor privat

Kenyataannya, dana berasal dari berbagai sumber – investasi

dan konsumsi

Dana yang berasal dari konsumsi seharusnya didiskonto pada

tingkat diskonto setelah pajak

Pada kenyataannya, sulit untuk menentukan proporsi dana

(15)

Discount Rate

Untuk Proyek Pemerintah

Ukuran lain yang dapat digunakan adalah social rate

of discount – which measures the valuation society place on consumption that is sacrificed in the present.

Differs from market returns because it:

– Accounts for concern about future generations

– Involves paternalism

May solve some market inefficiency such as positive

(16)

Discount Rate

Untuk Proyek Pemerintah

When a new tax or expenditure is introduced, its

effects over a 5-year or 10-year period are analyzed to see whether it will put the budget out of balance.

Ignores discounting.

Costs (or benefits) outside of the window are not counted

(17)

Valuing Public Benefits and Costs

Ingat bahwa tingkat diskonto, manfaat, dan biaya

dibutuhkan untuk menghitung present value dari proyek

Untuk perusahaan privat:

– Manfaat = pendapatan yang diterima

– Biaya = biaya investasi yang dikeluarkan perusahaan

Untuk sektor publik, harga pasar bisa jadi tidak

merefleksikan manfaat dan biaya sosial: – Misalnya: Eksternalitas

Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengukur

manfaat dan biaya: – Market prices

– Adjusted market prices

– Consumer surplus

(18)

Valuing Public Benefits and Costs

Harga pasar

Dalam lingkungan ekonomi yang kompetitif, harga

merefleksikan biaya marjinal sosial dari produksi dan nilai marginal untuk konsumen

Mengabaikan ketidaksempurnaan pasar Mudah untuk diperoleh

Harga pasar yang disesuaikan

Jika pasar tidak sempurna, harga tidak sepenuhnya

merefleksikan biaya marjinal sosial

Shadow price of a commodity is its true, underlying

marginal social cost, which can sometimes be estimated.

Examples where insights can be gleaned include monopoly

(19)

Valuing Public Benefits and Costs

Surplus konsumen

Proyek sektor publik dapat cukup besar dan merubah harga

pasar

Figure 11.1 mengukur perubahan dalam surplus konsumen

(20)
(21)

Valuing Public Benefits and Costs

In this figure, the change in consumer surplus is area

bcgd.

Provided the government planner can accurately

measure the demand curve, the project’s benefit can be measured with this change.

Inferences from Economic Behavior

Many times a good in question is not explicitly traded,

so no market price exists.

Examples:

(22)

Valuing Public Benefits and Costs

• Value of time

• In cost-benefit analysis, need to estimate the value of time to take advantage of theory of leisure-income choice.

– After-tax wage is often used

– But hours of work not always a “choice,” and not all uses of time away from job equivalent.

• Researchers have examined value of time by travel commuting choices.

– Trains are more expensive, but less time-consuming, than buses. The same is true about non-stop airline flights versus those with a layover.

(23)

Valuing Public Benefits and Costs

Value of life

The mindset that “life is priceless” presents obvious

difficulties for cost-benefit analysis.

If the benefits of a saved life are infinite, any project that

leads to even a single life saved has an infinitely high present value.

Economists use two methods to assign finite values to

human life:

Lost earnings: Net present value of individual’s after-tax earnings over lifetime.

• Taken literally, no loss for aged, infirm, or severely handicapped

(24)

Valuing Public Benefits and Costs

Examples:

Purchasing a more expensive, safer car with a lower

probability of death versus a less expensive, less safe car.

Occupational choice: Riskier jobs have higher wages, all else

equal

Willingness to pay for safety devises like smoke alarms.

Estimates suggest value of a life between

$4,000,000-$9,000,000

Can contrast this versus the cost per life saved:

Emergency floor lights on airplanes cost about $900,000 per

life saved

(25)

Valuing Public Benefits and Costs

Valuing intangibles

National prestige, others

Can be used to subvert entire cost-benefit analysis

Could use difference between costs and benefits to

(26)

Cost-Benefit “Games”

Chain-Reaction game

Include secondary benefits to make a proposal appear more

favorable, without also including the secondary costs

Labor game

Wages are viewed as benefits rather than costs of the project

Double counting game

(27)

Distributional Considerations

The Hicks-Kaldor criterion bases project selection

on whether there is a potential Pareto improvement

May imposes costs on some if benefits on others are larger

Others view some groups in population as “more

(28)

Uncertainty

The results of many projects are uncertain (e.g., AIDS

vaccine research or defense research).

In risky projects, benefits or costs must be converted

into certainty equivalents – the amount of certain income the individual would trade for a set of uncertain outcomes generated by project.

Requires information on distribution of returns and

risk aversion.

Figure 11.2 shows a risky project (E,E+y) and a

(29)

Referensi

Dokumen terkait

Biaya produksi terdiri dari (Supriyono, 2014): biaya bahan baku + biaya tenaga kerja langsung + biaya overhead pabrik (tetap dan variabel); 2) Rasio likuiditas berkaitan

Perusahaan yang menetapkan strategi proses seperti ini biasanya fasilitas yang dimiliki membutuhkan biaya tetap yang tinggi tetapi biaya variable rendah sebagai dampak dari

Biaya produksi terdiri dari (Supriyono, 2014): biaya bahan baku + biaya tenaga kerja langsung + biaya overhead pabrik (tetap dan variabel); 2) Rasio likuiditas berkaitan

 Pada tingkat produksi rendah, penambahan biaya hanya pada pengurangan rate (costs curve) adalah pemetaan regional, dengan asumsi skala ekonomi yang

– Indikator ini (pendapatan per kapita) berguna untuk mengetahui dampak perubahan jumlah penduduk terhadap ketersediaan sumber daya yang dimiliki pemerintah daerah.. Jika

penambahan jumlah tenaga kerja namun bila dilihat dari segi biaya yang dikeluarkan, aktivitas pekerjaan dalam percepatan umur proyek dapat. mengeluarkan biaya yang lebih rendah

Terdapat dua formula untuk menciptakan arahan strategi baru, yakni : great leader formula top down, ketika otoritas puncak di daerah menempa proyek yang dimaksudkan untuk mendukung

program Memastikan rapat rutin berjalan sesuai jadwal yang sudah ditentukan proyek & program Review Project Baseline ● Membuat baseline proyek yang mencakup biaya, jadwal,