• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2014"

Copied!
53
0
0

Teks penuh

(1)

TAHUN 2014

SEKRETARIAT DAERAH

KABUPATEN GARUT

(2)
(3)

IKHTISAR EKSEKUTIF

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Tahun 2014 merupakan wujud Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Garut kepada publik/pemberi mandat yang sekaligus memberikan gambaran mengenai keberhasilan melaksanakan tugas pokok dan fungsi Sekretariat Daerah Kabupaten Garut yang diatur dalam Peraturan Bupati Garut nomor 523 tahun 2012 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Garut dilandasi oleh Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Tahun 2010-2014. Selain media pertanggungjawaban kinerja kepada publik/pemberi mandat, Laporan Kinerja ini merupakan instrumen untuk mengevaluasi pencapaian kinerja Sekretariat Daerah Kabupeten Garut yang dapat dijadikan umpan balik bagi perbaikan kinerja di tahun-tahun yang akan datang.

Berdasarkan tolok ukur dalam Rencana Kinerja Tahun 2014 rata-rata capaian kinerja sasaran Sekretariat Daerah sebagai berikut :

1. Tersedianya aparatur pemerintah yang profesional dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi dengan capaian sebesar 86%

2. Terpenuhinya kebutuhan peralatan kerja secara optimal dengan capaian sebesar 93% 3. Terwujudnya kondisi administrasi keuangan yang tertib dengan capain sebesar 100% 4. Terpenuhinya tuntutan masyarakat melalui prosedur yang cepat dan tepat dengan

pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik dengan capaian sebesar 127%

Secara umum pencapaian sasaran diatas secara keseluruhan mencapai hasil sesuai target dan dapat dihitung rata-rata pencapaian sasaran strategis adalah 102% yang dapat diartikan melebihi target pencapaian sasaran.

Dalam pelaksananya banyak hambatan dan permasalahan yang dihadapi yaitu stabilitas pemerintahan di Kabupaten Garut yang terus berlangsung yang diiringi dengan berbagai peristiwa politik yang bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua, namun demikian berkat kerjasama dan kesungguhan dari berbagai pihak kendala – kendala tersebut dapat diatasi dan menunjukan kinerja yang cukup baik.

(4)
(5)

KATA PENGANTAR

Dengan mengucap puji syukur Kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala, Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Tahun 2014 dapat diselesaikan. Laporan ini disusun sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor : 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Format Laporan disusun sesuai Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi nomor 53 Tahun 2014

Laporan Kinerja adalah perwujudan kewajiban suatu instansi Pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan melalui sistem pertanggung jawaban secara periodik.

Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran dalam Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Tahun 2014, diharapkan laporan ini bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan, khususnya bagi Sekretariat Daerah Kabupaten Garut dalam rangka meningkatkan kinerja untuk mengakselerasi pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Garut.

Semoga segala upaya baik selalu mendapat Ridha dan perlindungan dari Allah SWT, Amin Yaa Alloh Yaa Rabbal Alamin.

Garut, Februari 2015

SEKRETARIS DAERAH

H. IMAN ALIRAHMAN, SH, M.Si. NIP. 19590613 198503 1 008

(6)
(7)

DAFTAR ISI

Halaman

IKHTISAR EKSEKUTIF ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iii

BAB I Pendahuluan ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Bidang Kewenangan dan Perangkat Daerah ... 2

C. Isu Strategis ... 5

D. Dasar Hukum ... 6

E. Sistematika Penyajian ... 6

BAB II Perencanaan Kinerja ... 8

A. Visi Misi Tujuan Sasaran Program dan Kegiatan ... 8

B. Perjanjian Kinerja ... 14

BAB III Akuntabilatas Kinerja ... 19

A. Kerangka Pengukuran dan Evaluasi Kinerja ... 19

B. Pengukuran Pencapaian dan Analisis Kinerja ... 21

B.1. Pengukuran Capaian Kinerja ... 21

B.2. Analisis Kinerja ... 24

C. Akuntabitas Kinerja Keuangan ... 32

BAB IV Penutup ... 34 LAMPIRAN - LAMPIRAN 1. Lampiran I 2. Lampiran II 3. Lampiran III 4. Rencana Strategis 5. Rencana Kerja Tahunan 6. Penetapan Kinerja 7. Indikator Kinerja Utama 8. Rencana Kerja

(8)

BAB I

(9)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Berdasarkan TAP MPR RI Nomor XI / Tahun 1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang-Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, pada hakekatnya peraturan perundang-undangan tersebut merupakan perubahan yang sangat mendasar terhadap sistem administrasi dan organisasi pemerintahan daerah. Perubahan tersebut merupakan suatu langkah maju menuju terciptanya Indonesia baru di era yang akan datang dengan meletakkan dasar-dasar good governance, performance accountability dan public service oriented dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Terselenggaranya good governance merupakan persyaratan utama dalam mewujudkan pemerintahan yang aspiratif, mengutamakan kepentingan rakyat banyak dan berkeadilan. Dalam rangka itu, diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas, terukur dan legitimate agar pendayagunaan pemerintah dan pembangunan berjalan secara berdaya guna, berhasil guna, bersih, bertanggung jawab serta bebas dari KKN. Salah satu azas penyelenggaraan negara/pemerintah adalah akuntabilitas. Akuntabilitas didefinisikan sebagai perwujudan kewajiban untuk menyampaikan pertanggungjawaban atau untuk menjawab dan menerangkan kinerja dan tindakan seseorang/badan hukum/pimpinan kolektif suatu organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau wewenang untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban.

(10)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 2

Sebagai media pertanggungjawaban keberhasilan dan kegagalan melaksanakan misi organisasi, Sekretariat Daerah Kabupaten Garut menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2014 dalam upaya mewujudkan Good Governance yang dicita-citakan yang mempunyai pilar-pilar transparansi, partisipasi dan akuntabilitas.

B Bidang Kewenangan dan Perangkat Daerah

Sesuai Dengan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 22 Tahun 2008 Tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Garut. Adapun Struktur Organisasi Sekretariat Daerah terdiri dari :

I. Sekretaris Daerah;

II. Asisten Pemerintahan, membawahkan:

1. Bagian Administrasi Pemerintahan Umum, membawahkan: a) Subbagian Tata Praja;

b) Subbagian Otonomi Daerah, Tugas Pembantuan dan Kerjasama; dan

c) Subbagian Pertanahan

2. Bagian Hukum dan HAM, membawahkan: a) Subbagian Perundang-undangan;

b) Subbagian Advokasi Hukum dan HAM; dan c) Subbagian Evaluasi dan Dokumentasi Hukum. 3. Bagian Organisasi, membawahkan:

a) Subbagian Kelembagaan; b) Subbagian Ketatalaksanaan; dan c) Subbagian Akuntabilitas Kinerja.

(11)

III. Asisten Perekonomian, membawahkan:

1. Bagian Administrasi Pembangunan, membawahkan: a) Subbagian Perencanaan;

b) Subbagian Evaluasi dan Pelaporan; dan c) Subbagian Pengendalian Infrastruktur Daerah. 2. Bagian Administrasi Perekonomian, membawahkan:

a) Subbagian Industri, Perdagangan, Jasa dan Koperasi; b) Subbagian Pertanian dan Sumber Daya Alam; dan c) Subbagian Investasi dan BUMD.

3. Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat, membawahkan: a) Subbagian Keagamaan;

b) Subbagian Kesejahteraan Sosial; dan c) Subbagian Kemasyarakatan.

IV. Asisten Administrasi Umum, membawahkan: 1. Bagian Umum, membawahkan:

a) Subbagian Rumah Tangga dan Aset;

b) Subbagian Tata Usaha dan Kepegawaian; dan c) Subbagian Protokol

2. Bagian Administrasi Keuangan, membawahkan: a) Subbagian Verifikasi;

b) Subbagian Anggaran; dan c) Subbagian Akuntansi.

(12)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 4

3. Bagian Informatika, membawahkan: a) Subbagian Publikasi dan Dokumentasi;

b) Subbagian Pemberdayaan dan Aplikasi Informatika; dan c) Subbagian Sandi dan Telekomunikasi.

V. Kelompok Jabatan Fungsional.

Tugas pokok dan fungsi Sekretariat Daerah Kabupaten Garut diatur dalam Peraturan Bupati Garut Nomor 523 Tahun 2012 Tentang tugas pokok, fungsi dan tata kerja Sekretariat Daerah.

Berdasarkan Peraturan Bupati Garut Nomor 523 Tahun 2012 Tentang tugas pokok, fungsi dan tata kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Garut disebutkan bahwa tugas pokok dan fungsi Sekretariat Daerah adalah membantu Bupati dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan perangkat daerah sebagaimana diatur dalam pasal 3 Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 22 Tahun 2008 Tentang pembentukan dan susunan organisasi Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Garut (lembaran Daerah Kabupaten GarutTahun 2008 Nomor 37) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 6 Tahun 2012 Tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 22 Tahun 2008 Tentang pembentukan dan susunan organisasi Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Garut;

Sekretaris Daerah mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan perumusan, pelaksanaan dan evaluasi kebijakan Pemerintah Daerah, menyelenggarakan administrasi pemerintahan, mengelola sumber daya aparatur, keuangan, prasarana serta sarana Pemerintahan Daerah, dalam menyelenggarakan tugas pokok diatas, Sekretaris Daerah mempunyai fungsi :

(13)

b. Pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Pemerintah Daerah;

c. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah;

d. Pengkoordinasian perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian administrasi pemerintahan dan Pembangunan Daerah;

e. Pembinaan aparatur Pemerintah Daerah; f. Penyelenggaraan tugas Sekretariat Daerah, dan; g. Pembinaan teknis administratif kepada Inspektorat.

C. Isu Strategis

Isu strategis Sekretariat Daerah yang melaksanakan urusan otonomi daerah, pemerintahan umum, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian yang merupakan ruang lingkup tugas pokok Sekretarat Daerah sebagai unsur staf yaitu :

a. Kelembagaan pemerintah masih belum sepenuhnya berdasarkan prinsip organisasi yang efisien dan rasional, sehingga struktur organisasi kurang proporsional.

b. Sistem manajemen kepegawaian belum mampu mendorong peningkatan profesionalitas, kompetensi dan remunerasi yang adil dan layak sesuai dengan tanggung jawab dan beban kerja.

c. Praktek penyimpangan yang mengarah pada penyalahgunaan wewenang (korupsi) belum teratasi.

d. Pelayanan publik belum sesuai dengan tuntutan dan harapan masyarakat.

e. Terabaikannya nilai-nilai etika dan budaya kerja dalam birokrasi sehingga melemahkan disiplin kerja, etos kerja dan produktivitas kerja. f. Belum ada grand design tentang pembuatan program legislasi daerah

sehingga tidak ada pemahaman yang terintegrasi berkenaan dengan prosedur penyusunan produk hukum daerah.

(14)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 6

g. Keterbatasan SDM dan relatif rendahnya kemampuan/integritas SDM.

D. Dasar Hukum

Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Tahun 2014 mengacu pada:

1. TAP MPR RI Nomor XI/MPR/1998 Tahun 1998 Tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;

2. Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999, Tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ;

3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014, Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemeritah.

4. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

5. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 09/M.PAN/05/2007 Tentang Pedoman penyusunan Indikator Kinerja Utama di lingkungan Instansi Pemerintah ;

6. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor per/20/m.pan/11/2008 Tentang Pedoman penyusunan Indikator Kinerja Utama;

7. Keputusan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nomor 100/2523/Adbang/2012 tentang Indikator Kinerja Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Garut.

E. Sistematika Penyajian

Substansi yang tercakup dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Tahun 2014 adalah sebagai berikut :

(15)

IKHTISAR EKSEKUTIF

Menyajikan pencapaian sasaran strategis, kendala dan hambatan yang dihadapi serta langkah-langkah yang telah dilakukan untuk mengatasi kendala dan langkah antisipatif menanggulangi kendala yang mungkin terjadi.

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini menguraikan tentang latar belakang,bidang kewenangan, isu strategis yang berpengaruh, landasan hukum serta sistematika penyajian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

Bab ini menggambarkan tentang Visi, Misi, Tujuan, sasaran, kebijakan, program serta menyajikan perjanjian kinerja yang menyangkut penetapan kinerja pencapaian target indikator sasaran yang menjadi prioritas serta anggaran untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

Bab ini menggambarkan akuntabilitas kinerja yang meliputi : pencapaian sasaran – sasaran Sekretariat Daerah, evaluasi dan analisa capaian kinerja, pembandingan antara target dan realisasi tahun 2014, pembandingan antara realisasi tahun 2014 dengan relalisasi tahun 2013 dan pembandingan antara realisasi tahun 2014 dengan rencana 5 tahun serta informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian sasaran.

BAB IV PENUTUP

(16)

BAB II

PERENCANAAN DAN

PERJANJIAN KINERJA

(17)

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

A. Visi dan Misi Tujuan Sasaran Kebijakan Dan Program

Berdasarkan Rencana Strategis Sekretariat Daerah Tahun2010 sampai dengan 2014 Sekretariat Daerah mempunyai Visi :

“Terwujudnya Organisasi Sekretariat Kabupaten Garut Yang Mampu Merumuskan Lahirnya Keputusan dan Kebijakan Pemerintah Daerah Yang Aspiratif Didukung Sumber Daya Manusia Yang Profesional”

Misi Sekretariat Daerah Kabupaten Garut adalah :

1. Meningkatkan Pembinaan, Keterampilan dan Pengetahuan Pegawai Diharapkan Dapat Memahami dan Komit Terhadap Tugas Serta Mampu Melaksanakan Dengan Baik Sesuai Dengan Perkembangan Tuntutan Masyarakat.

2. Mendayagunakan Perlengkapan Dana Optimal Serta Pengadaan Peralatan Sesuai Kebutuhan Dan Kemampuan.

3. Meningkatkan Efesiensi Dan Efektivitas Pembiayaan Setiap Kegiatan Belanja Serta Konsisten Terhadap Disiplin Anggaran.

4. Mendayagunakan Metode Dan Prosedur Dari Sistem Yang Efektif Serta Mengembangkan Prosedur Baru Dalam Meningkatkan Pelayanan Sesuai Dengan Perkembangan Dan Tuntutan Masyarakat.

Visi misi tersebut merupakan cerminan dari perwujudan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai Sekretariat Daerah, adapun tujuan dan sasaran Sekretariat Daerah yaitu :

 Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahunan. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta didasarkan pada isu-isu dan analisis strategis. Tujuan akan mengarahkan perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan dalam rangka merealisasikan misi.  Sedangkan sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata oleh

(18)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 9

kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan. Sasaran dilengkapi indikator sasaran, yaitu ukuran tingkat keberhasilan pencapaian sasaran yang akan diwujudkan pada tahun yang bersangkutan. Setiap indikator sasaran dilengkapi dengan tingkat capaian (target) masing-masing. Sasaran diupayakan untuk dapat dicapai dalam kurun waktu tahunan secara berkesinambungan sejalan dengan tujuan yang ditetapkan dalam Rencana Strategis.

Tujuan dan sasaran Sekretariat Daerah pada tahun 2010-2014 berdasarkan misi yang telah di rumuskan adalah sebagai berikut :

TUJUAN SASARAN

1. Meningkatkan Pembinaan, Keterampilan dan

Pengetahuan. Pegawai diharapkan dapat memahami dan komit terhadap tugas serta mampu melaksanakan dengan baik sesuai dengan perkembangan tuntutan masyarakat.

Meningkatkan kualitas SDM aparatur dan birokrasi yang profesional dan akuntabel sehingga menghasilkan kinerja yang baik sesui dengan tuntutan masyarakat

Tersedianya aparatur pemerintah yang profesional dan handal berbasis

kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi

2. Mendayagunakan

Perlengkapan Dana Optimal Serta Pengadaan Peralatan Sesuai Kebutuhan Dan Kemampuan. Mengoptimalkan Pendayagunaan Perlengkapan dan Pengadaan Peralatan berdasarkan Prioritas Kebutuhan dan Kemampuan Daerah

Terpenuhinya Kebutuhan Peralatan Kerja secara Optimal

3. Meningkatkan Efesiensi Dan Efektivitas Pembiayaan Setiap Kegiatan Belanja Serta Konsisten Terhadap Disiplin Anggaran

Meningkatkan Efesiensi dan Efektivitas Anggaran dan kondisi administrasi keuangan yang tertib

terwujudnya kondisi administrasi keuangan yang tertib

4. Mendayagunakan Metode & Prosedur Dari Sistem Yang Efektif Serta

Mengembangkan Prosedur Baru Dalam Meningkatkan Pelayanan Sesuai Dengan Perkembangan dan Tuntutan Masyarakat

Meningkatkan Pelayanan Publik

Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat Melalui Prosedur yang Cepat dan Tepat dengan pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik

(19)

Mengacu kepada tujuan dan sasaran diatas dirumuskan arah kebijakan dan program sebagai berikut :

NO KEBIJAKAN NO PROGRAM

1. Peningkatan disiplin aparatur

2. Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

3. Peningkatan pelayanan kedinasan kepala daerah/ wakil kepala daerah 4. Peningkatan sistem pengawasan

internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan kdh

5. Pelayanan administrasi perkantoran 6. Peningkatan sarana dan prasarana

aparatur

8. Peningkatan dan pengembangan pengelolaan keuangan daerah

4. 9. Peningkatan kerjasama antar

pemerintah daerah

10. Penataan peraturan perundang-undangan

11. Penataan daerah otonomi baru 12. Upaya kesehatan masyarakat 13. Penanggulangan bencana alam 14. Penataan Kebijakan Pemerintah

Daerah

15. Pembinaan BUMD dan lembaga keuangan non perbankan

16. Pengawasan jasa konstruksi 17. Penyelesaian konflik - konflik

pertanahan

18. Peningkatan kehidupan beragama 19. Peningkatan kerjasama antar lembaga

lainnya

20. Penyempurnaan dan Penataan kelembagaan

7. Peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan 1. Pembinaan dan pengembangan

kompetensi Aparatur serta peningkatan pelayanan prima, baik kepada atasan, bawahan maupun masyarakat;

2. Meningkatkan Sarana dan prasarana daerah sesuai kebutuhan kerja

Memfasilitasi dan mendorong tersusunnya kebijakan – kebijakan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta

mendorong terhadap perwujudan birokrasi yang profesional sesuai dengan tuntutan masyarakat dan peraturan perundang-undangan 3. Menciptakan sinergitas dengan

Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam kepatuhan terhadap anggaran dengan menyusun Dokumen serta kebijakan dalam rangka pengelolaan keuangan yang akuntabel

(20)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 11

NO KEBIJAKAN NO PROGRAM

21. Peningkatan pendidikan agama

22. Perlindungan pengembangan lembaga ketenagakerjaan

23. Pengembangan komunikasi, informasi dan media massa

24. Kerjasama informasi dan media massa

25. Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan

Keterkaitan visi misi tujuan dan sasaran :

Visi : Terwujudnya Organisasi Sekretariat Kabupaten Garut Yang Mampu Merumuskan Lahirnya Keputusan dan Kebijakan Pemerintah Daerah Yang Aspiratif Didukung Sumber Daya Manusia Yang Profesional” Misi 1 : Meningkatkan Pembinaan, Keterampilan dan Pengetahuan Pegawai

Diharapkan Dapat Memahami dan Komit Terhadap Tugas Serta Mampu Melaksanakan Dengan Baik Sesuai Dengan Perkembangan Tuntutan Masyarakat

Uraian Indikator Kebijakan Program

Jumlah Kegiatan pembinaan dan pengembangan komunikasi informasi Pengembangan komunikasi, informasi dan media massa Tujuan Sasaran

Cara mencapai tujuan dan

sasaran Ket Persentase kehadiran PNS Peningkatan disiplin aparatur Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur Peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian l k jumlah Kegiatan pengawasan internal Jumlah pelanggaran disiplin PNS yang ditindak lanjuti Meningkatkan kualitas SDM aparatur dan birokrasi yang profesional dan akuntabel sehingga menghasilkan kinerja yang baik sesuai dengan tuntutan masyarakat Pembinaan dan pengembangan kompetensi Aparatur serta peningkatan pelayanan prima Tersedianya aparatur Pemerintah yang Profesional dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi

(21)

MISI 2 : Mendayagunakan Perlengkapan Dana Optimal Serta Pengadaan Peralatan Sesuai Kebutuhan Dan Kemampuan.

Uraian Indikator Kebijakan Program

Pelayanan administrasi perkantoran Peningkatan sarana dan prasarana aparatur Tujuan Sasaran

Cara mencapai tujuan dan

sasaran Ket Mengoptimalkan Pendayagunaan Perlengkapan dan Pengadaan Peralatan berdasarkan Prioritas Kebutuhan dan Kemampuan Daerah Terpenuhinya Kebutuhan Peralatan Kerja secara Optimal rasio kecukupan sarana dan prasarana kerja Meningkatkan Sarana dan prasarana daerah sesuai kebutuhan kerja

Misi 3 : Meningkatkan Efesiensi Dan Efektivitas Pembiayaan Setiap Kegiatan Belanja Serta Konsisten Terhadap Disiplin Anggaran

Uraian Indikator Kebijakan Program Jumlah dokumen Mengenai perencanaan dan penganggaran yang diselesaikan tepat waktu Peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan Peningkatan dan pengembangan pengelolaan keuangan daerah Tujuan Sasaran

Cara mencapai tujuan dan

sasaran Ket Meningkatkan Efesiensi dan Efektivitas Anggaran dan kondisi administrasi keuangan yang tertib terwujudnya kondisi administrasi keuangan yang tertib Menciptakan sinergitas dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam kepatuhan terhadap anggaran dengan menyusun Dokumen serta kebijakan dalam rangka pengelolaan keuangan yang akuntabel

(22)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 13

Misi 4 : Mendayagunakan Metode Dan Prosedur Dari Sistem Yang Efektif Serta Mengembangkan Prosedur Baru Dalam Meningkatkan Pelayanan Sesuai Dengan Perkembangan Dan Tuntutan Masyarakat

Uraian Indikator Kebijakan Program Meningkatkan Pelayanan Publik Jumlah produk Hukum Daerah Penataan peraturan perundang-undangan Penataan daerah otonomi baru Upaya kesehatan masyarakat Penanggulang-an bencPenanggulang-ana alam Pengawasan jasa konstruksi Jumlah dokumen hasil monitoring Bidang Perekonomian Penyelesaian konflik - konflik pertanahan Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat Melalui Prosedur yang Cepat dan Tepat dengan pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik Tujuan Sasaran Penataan Kebijakan Pemerintah Daerah Jumlah dokumen/ kebijakan Bidang Organisasi Pembinaan BUMD dan lembaga keuangan non perbankan Jumlah dokumen evaluasi dan pelaporan jasa kontruksi

Cara mencapai tujuan dan

sasaran Ket Jumlah dokumen/ kebijakan bidang hukum dan HAM Jumlah Kegiatan koordinasi dan fasilitasi bidang pemerintahan Umum Memfasilitasi dan mendorong tersusunnya kebijakan – kebijakan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta mendorong terhadap perwujudan birokrasi yang profesional sesuai dengan tuntutan masyarakat dan peraturan perundang-undangan

(23)

Uraian Indikator Kebijakan Program Peningkatan kehidupan beragama Peningkatan kerjasama antar lembaga lainnya Peningkatan pendidikan agama Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan Perlindungan pengembangan lembaga ketenagaker-jaan Penyempur-naan dan penataan kelembagaan Jumlah kasus Pertanahan yang di tangani Kerjasama informasi dan media massa Cara mencapai tujuan dan

sasaran Ket Jumlah kegiatan koordinasi dan sosialisasi Bidang Kesejahteraan Rakyat Jumlah Fasilitasi kegiatan keagamaan Jumlah penyelengga-raan kegiatan bidang informatika Tujuan Sasaran

Sebagai Pelaksanaan dari Kebijakan-kebijakan pembangunan telah dirumuskan kedalam 24 Program serta 104 Kegiatan yang terbagi pada 9 Bagian sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

B. Perjanjian Kinerja

Di dalam Rencana Strategis 2010-2014 terdapat 4 buah sasaran yang akan di laksanakan di tahun 2014 yaitu :

1. Tersedianya aparatur Pemerintah yang Profesional dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi. 2. Terpenuhinya Kebutuhan Peralatan Kerja secara Optimal.

(24)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 15

4. Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat Melalui Prosedur yang Cepat dan Tepat dengan pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah, serta Peraturan Menteri Negara nomor per/20/m.pan/11/2008 tentang Pedoman penyusunan Indikator Kinerja Utama yang ditindak lanjuti dengan telah ditetapkanya keputusan Sekretaris Daerah 100/2523/Adbang/2012 tentang Indikator Kinerja Utama Satuan Kerja Perangkat Daerah (IKU-SKPD) Sekretariat Daerah Kabupaten Garut. Telah ditetapkan bahwa Indikator Kinerja Utama Sekretariat Daerah yaitu :

Tabel 2.1.

INDIKATOR KINERJA UTAMA SEKRETARIAT DAERAH

NO Sas aran Re ns tra Indikator

Kine rja Utama

Pe nanggung

Jawab Sumbe r data Ke t

1 Persentase kehadiran PNS 9 Bagian Pada Setda Daftar Hadir Persentase PNS yang mengikuti Kursus/diklat

Bagian Umum Laporan Kegiatan jumlah Kegiatan pengawasan internal Bagian Adm Pemerintahan Umum Laporan Kegiatan Jumlah pelanggaran disiplin PNS yang ditindak lanjuti

Bagian Umum Buku catatan Hukuman Disiplin Jumlah Kegiatan pembinaan dan pengembangan komunikasi informasi Bagian Informatika Laporan Kegiatan Tersedianya aparatur Pemerintah yang Profesional dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi

(25)

NO Sas aran Re ns tra Indikator Kine rja Utama

Pe nanggung

Jawab Sumbe r data Ke t

2 Terpenuhinya kebutuhan peralatan kerja secara optimal

rasio kecukupan sarana dan prasarana kerja

Bagian Umum daftar inventaris 3 Terwujudnya kondisi administrasi keuangan yang tertib Jumlah dokumen/ kebijakan Mengenai perencanaan dan keuangan yang diselesaikan tepat waktu Bagian Adm Pembangunan, Bagian Adm Keuangan Buku Register produk Hukum 4 Jumlah Produk Hukum Yang diterbitkan Bagian Hukum Dan HAM Buku register produk Hukum Jumlah Kegiatan koordinasi dan fasilitasi bidang pemerintahan Umum Bagian Adm Pemerintahan Umum Laporan Kegiatan Jumlah dokumen/ kebijakan bidang hukum dan HAM

Bagian Hukum Dan HAM Laporan Kegiatan, Buku register produk Hukum Jumlah dokumen/ kebijakan Bidang Organisasi bagian Organisasi Laporan kegiatan, Buku register produk Hukum jumlah dokumen evaluasi dan pelaporan jasa kontruksi Bagian Administrasi Pembangun-an Laporan kegiatan Jumlah dokumen hasil monitoring Bidang Perekonomian Bagian Administrasi perekonomi-an Laporan kegiatan Jumlah kebijakan dan kegiatan koordinasi dan sosialisasi Bidang Kesejahteraan Rakyat Bagian admn Kesejahtera-an Rakyat Laporan Kegiatan, Buku register produk Hukum Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat Melalui Prosedur yang Cepat dan Tepat dengan pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik

(26)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 17

NO Sas aran Re ns tra Indikator

Kine rja Utama

Pe nanggung

Jawab Sumbe r data Ke t

Jumlah Fasilitasi kegiatan keagamaan Bagian adm Kesejahtera-an Rakyat Laporan Kegiatan Jumlah penyelenggaraan kegiatan penyebaran informasi Bagian Informatika Laporan Kegiatan Jumlah Kasus Pertanahan Yang di tangani Bagian Adm Pemerintahan Umum Laporan Kegiatan

Indikator Kinerja Utama tersebut merupakan indikator pencapaian sasaran dari visi misi Sekretariat Daerah.

Dalam Pelaksanaannya sasaran tersebut di jabarkan dalam Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2014 sebagai berikut :

Tabel 2.2

RENCANA KERJA TAHUNAN 2014

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR TARGET

1 2 3

Persentase kehadiran PNS 90% Persentase PNS yang

mengikuti Kursus/diklat

14%

jumlah Kegiatan pengawasan internal

4 dokumen kegiatan

Jumlah pelanggaran disiplin PNS yang ditindak lanjuti

1 kasus

Jumlah Kegiatan pembinaan dan pengembangan komunikasi informasi

6 dokumen Kegiatan

Terpenuhinya Kebutuhan Peralatan kerja secara Optimal

Persentase kecukupan sarana dan prasarana kerja

98%

Terwujudnya kondisi administrasi keuangan yang tertib

Jumlah dokumen/kebijakan Mengenai perencanaan dan keuangan yang diselesaikan tepat waktu

2 Kepbup dan 3 dokumen Tersedianya aparatur Pemerintah yang

Profesional dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi

(27)

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR TARGET

1 2 3

15 Peraturan daerah 15 Peraturan Bupati 400 Keputusan Bupati

Jumlah Kegiatan koordinasi dan fasilitasi bidang pemerintahan Umum

3 kegiatan

Jumlah dokumen/kebijakan bidang hukum dan HAM

8 dokumen

2 Peraturan daerah 10 Keputusan Bupati 6 Dokumen Kegiatan

jumlah dokumen evaluasi dan pelaporan jasa kontruksi

2 dokumen

Jumlah dokumen Hasil monitoring Bidang Perekonomian

4 dokumen

11 Keputusan Bupati,

15 Dokumen kegiatan

Jumlah Fasilitasi kegiatan keagamaan

12 dokumen kegiatan

Jumlah penyelenggaraan kegiatan penyebaran informasi

1 Perda dan 2 dokumen kegiatan

Jumlah Kasus Pertanahan Yang di tangani

4 kasus Jumlah Produk Hukum Yang

diterbitkan

Jumlah dokumen/kebijakan Bidang Organisasi

Jumlah kebijakan dan kegiatan koordinasi dan sosialisasi Bidang Kesejahteraan Rakyat Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat

Melalui Prosedur yang Cepat dan Tepat dengan pemanfaatan teknologi

informasi bagi peningkatan pelayanan publik

Rencana Kinerja Tahunan tersebut di wujudkan dalam Penetapan Kinerja tahun 2014 yang merupakan landasan perjanjian kinerja dalam melaksanaan tugas dan tanggung jawab pada tahun anggaran 2014 yang merupakan perjanjian kinerja antara Sekretaris Daerah selaku Kepala SKPD dengan Bupati.

Penetapan Kinerja Tahun 2014 untuk Sekretariat Daerah yaitu disajikan dalam lampiran Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Sekretariat Daerah ini.

(28)

BAB III

(29)

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Pelaporan Kinerja adalah kewajiban untuk menjawab dari perorangan, badan hukum atau pimpinan kolektif secara transparan mengenai keberhasilan atau kegagalan dalam melaksanakan misi organisasi kepada pihak-pihak yang berwenang menerima pelaporan kinerja/pemberi amanah.

Sekretariat Daerah Kabupaten Garut selaku pengemban amanah masyarakat melaksanakan kewajiban berakuntabilitas melalui penyajian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Garut yang dibuat sesuai dengan ketentuan yang termaktub dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah memberikan gambaran mengenai tingkat Pencapaian Kinerja Sasaran dan Kegiatan.

A. Kerangka Pengukuran dan Evaluasi Kinerja

Pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan misi dan visi instansi pemerintah.

Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Garut diukur berdasarkan tingkat pencapaian kinerja sasaran dan kegiatan.

Pencapaian Kinerja dalam persentase dihitung berdasarkan rumus sebagai berikut :

1. Semakin tinggi realisasi menunjukkan pencapaian kinerja yang semakin baik, maka digunakan rumus :

(30)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 20

2. Semakin tinggi realisasi menunjukkan semakin rendah pencapaian kinerja, maka digunakan rumus :

Evaluasi kinerja dimulai dengan pengukuran kinerja berdasarkan dokumen penetapan kinerja Sekretariat Daerah Tahun 2014. Dokumen penetapan kinerja digunakan sebagai dasar pengukuran kinerja karena telah mempertimbangkan ketersediaan sumberdaya yang dimiliki Sekretariat Daerah pada tahun 2014, sehingga dapat menggambarkan kinerja Sekretariat Daerah secara realistis dihubungkan dengan anggaran yang tersedia.

Pengukuran kinerja Sekretariat Daerah dilakukan dengan mengumpulkan data kinerja dari masing – masing bagian yang ditunjuk sebagai penanggung jawab penyedia data kinerja berdasarkan sasaran-sasaran yang ingin dicapai, dan dari instansi lain yang terkait.

Pengukuran kinerja mencakup seluruh kinerja sasaran yang berdasarkan dokumen penetapan kinerja Sekretaiat Daerah tahun 2014 ditargetkan untuk dicapai. Hasil pengukuran kinerja tersebut dituangkan dalam format Pengukuran Kinerja yang mencerminkan kinerja Sekretariat Daerah Tahun 2014, dan diuraikan secara rinci dalam sub bab berikutnya. Hasil Pengukuran Kinerja dapat dilihat pada Lampiran I Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Ini.

100%

(31)

B. Pengukuran Pencapaian dan Analisis Kinerja. B.1. Pengukuran Capaian Kinerja

Berdasarkan Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Tahun 2010-2014, terdapat 4 Sasaran Strategis Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, dengan pencapaian rata-rata kinerja sasaran yang dirinci dalam tabel sebagai berikut:

Tabel 3.1

Pencapaian Sasaran Tahun 2014

No Sasaran Jumlah

indikator

Rata-rata capaian 1 Tersedianya aparatur Pemerintah yang

Profesional dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi

5 86%

2 Terpenuhinya kebutuhan peralatan kerja secara optimal

1 93%

3 terwujudnya kondisi administrasi keuangan yang tertib

1 100%

4 Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat Melalui Prosedur yang Cepat dan Tepat dengan pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik

10 127%

Sumber data diolah

Berdasarkan hasil pengukuran kinerja sasaran bahwa dari 4 sasaran yang telah ditetapkan secara keseluruhan mencapai target yang telah ditetapkan kecuali sasaran pertama dan kedua sedangkan sasaran ketiga sudah memenuhi target bahkan untuk sasaran keempat melebihi target yang telah direncanakan.

(32)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 22

Hasil Capaian Kinerja Sasaran pada Tahun 2014 bila dibandingkan dengan hasil capaian kinerja sasaran pada tahun 2013 di sajikan dalam grafik berikut ini :

Perhitungan pencapaian kinerja sasaran tersebut lebih rinci di gambarkan dalam capaian untuk masing-masing indikator kinerja sebagaimana dalam tabel 3.2 berikut : 0 20 40 60 80 100 120 140 160

SASARAN 1 SASARAN 2 SASARAN 3 SASARAN 4

2013 (%)  2012 (%) 0 20 40 60 80 100 120 140

SASARAN 1 SASARAN 2 SASARAN 3 SASARAN 4

TAHUN 2014 TAHUN 2013

(33)

Tabel 3.2

CAPAIAN KINERJA BERDASARKAN INDIKATOR SASARAN

Sasaran 1 :

Tersedianya aparatur pemerintah yang profesional dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi.

No Indikator sasaran Capaian

kinerja

1 Persentase kehadiran PNS 107%

2 Persentase PNS yang mengikuti kursus/diklat 21% 3 Jumlah kegiatan pengawasan internal 100% 4 Jumlah pelanggaran PNS yang ditindaklanjuti - 5 Jumlah kegiatan pembinaan dan pengembangan

komunikasi informasi

117%

Sasaran 2 :

Terpenuhinya kebutuhan peralatan kerja secara optimal

No Indikator sasaran Capaian

kinerja 1 Persentase kecukupan sarana dan prasarana kerja 93%

Sasaran 3 :

Terwujudnya kondisi administrasi keuangan yang tertib

No Indikator sasaran Capaian

kinerja 1 Jumlah dokumen/kebijakanmengenai perencanaan

dan keuangan yang diselesaikan tepat waktu

(34)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 24

Sasaran 4 :

Terpenuhinya tuntutan masyarakat melalui prosedur yang cepat dan tepat dengan pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik

No Indikator sasaran Capaian

kinerja 1. Jumlah Produk Hukum Yang diterbitkan 289% 2. Jumlah Kegiatan koordinasi dan fasilitasi bidang

pemerintahan Umum 100%

3. Jumlah dokumen/kebijakan bidang hukum dan HAM 100% 4. Jumlah dokumen/kebijakan Bidang Organisasi 117% 5. Jumlah dokumen evaluasi dan pelaporan jasa

kontruksi 100%

6. Jumlah dokumen hasil monitoring Bidang

Perekonomian 75%

7. Jumlah kebijakan dan kegiatan koordinasi dan

sosialisasi Bidang Kesejahteraan Rakyat 85% 8. Jumlah Fasilitasi kegiatan keagamaan 83 % 9. Jumlah penyelenggaraan kegiatan penyebaran

informasi 100%

10 Jumlah Kasus Pertanahan Yang di tangani 225%

B.2. Analisis Kinerja

Capaian Kinerja diatas secara rinci dapat dianalisis sesuai dengan indikator masing–masing sasaran yang dapat dijelaskan sebagai berikut :

Sasaran 1 :

Tersedianya aparatur pemerintah yang profesional dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi. Indikator yang dapat dirumuskan untuk mewakili sasaran tersebut yaitu :

(35)

1. Persentase kehadiran PNS dengan angka capaian sebesar 107,04%

Persentase kehadiran PNS dengan angka capaian sebesar 107,04% dengan angka target sebesar 90% dan realisasi sebesar 96,33 % hal ini dapat dilihat dari rekapitulasi kehadiran PNS di Sekretariat Daerah. Untuk mengukur indikator diatas diformulasikan dengan menggunakan rumus :

. .. 96,33% , %% 107,04%

2. Persentase PNS yang mengikuti Kursus/diklat dengan angka capaian sebesar 21,22%.

Persentase PNS yang mengikuti Kursus/diklat dengan angka capaian sebesar 21,22% dengan angka target sebesar 14% dan capaian sebesar 2,97% hal ini di ukur dari jumlah peserta PNS yang mengikuti diklat – diklat formal yang diadakan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi ataupun pemerintah kabupaten dengan jumlah pegawai yang telah mengikuti diklat sebanyak 6 orang dari jumlah pegawai Sekretariat Daerah sebanyak 202 orang sehingga dapat dihitung dengan rumus:

(36)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 26

2,97% Maka Capaian Capaian , % % Capaian 21,22%

3. Jumlah kegiatan pengawasan internal dengan angka capaian sebesar 100%. Jumlah kegiatan pengawasan internal dengan angka capaian sebesar 100% hal ini di lihat dari angka target yaitu 4 dokumen kegiatan dan tercapai 4 dokumen dengan rincian sebagai berikut:

a. Dokumen Pengendalian Manajemen pelaksanaan kebijakan KDH/Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD)

b. Dokumen Kegiatan Fasilitasi Penyelenggaraan Urusan Otonomi Daerah Kerjasama Dan Tugas Pembantuan

c. Dokumen Kegiatan Evaluasi Kinerja Aparatur Kecamatan dan penilaian sinergitas kinerja kecamatan

d. Kegiatan Pengawasan internal secara berkala (Pembinaan Kinerja aparatur pemerintahan kecamatan dan kelurahan)

4. Jumlah pelanggaran PNS yang ditindaklanjuti tidak ada nilai karena pada tahun 2013 tidak ada pelanggaran PNS

Jumlah Pelanggaran PNS Yang ditindaklanjuti dengan angka capaian sebesar 0% karena pada tahun 2014 tidak ada PNS yang melakukan pelanggaran disiplin yang perlu ditindaklanjuti dengan hukuman disiplin baik ringan, sedang ataupun berat.

5. Jumlah kegiatan pembinaan dan pengembangan komunikasi informasi dengan angka capaian sebesar 116,67%.

(37)

Hal ini berdasarkan angka target yaitu 6 dokumen kegiatan pembinaan baik terhadap PNS maupun kepada masyarakat berbentuk pemberian layanan internet dengan angka capain 7 dokumen kegiatan hal ini dirincikan sebagai berikut :

a. Dokumen Pembinaan Dan Pengembangan Jaringan Komunikasi Dan Informasi.

b. Dokumen Pembinaan Dan Pengembangan Sumber Daya Komunikasi Dan Informasi.

c. Dokumen Pengkajian Dan Pengembangan Sistem Informasi

d. Dokumen Pemberdayaan Komunikasi Dan Informasi Untuk Masyarakat. e. Dokumen Kegiatan Sandi dan Telekomunikasi.

f. Dokumen Penyusunan Diseminasi Produk Hukum PPID dan Pers g. Dokumen Pengelolaan Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Sasaran 2 :

Terpenuhinya kebutuhan peralatan kerja secara optimal dengan indikator yang mewakilinya yaitu Persentase kecukupan sarana dan prasarana kerja dengan angka capaian sebesar 92,86% hal ini berdasarkan target kecukupan sarana dan prasarana kerja dengan target 98 % dan tercapai sebesar 91% capaian kinerja tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Untuk menghitung kecukupan sarana dan prasarana kerja dilihat dari unsur – unsur sarana kerja sebagaimana tercantum dalam Peraturan Bupati nomor 384 Tentang Perubahan atas Peraturan Bupati nomor 217 tahun 2007 tentang standarisasi sarana dan prasarana kerja, sarana dan prasarana kerja pemerintah daerah kabupaten Garut yang diukur untuk mewakili indikator diatas dilihat dari jumlah kendaraan dinas Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Jumlah Kendaraan dinas yang digunakan untuk pejabat eselon 2, eselon 3 dan eselon 4 kendaraan operasional serta jumlah gedung yang menjadi tanggung jawab Sekretariat Daerah serta persentase kelayakan gedung.

(38)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 28

Pengukuran indikator diatas dapat disajikan sebagai berikut :

Objek yang diukur Ketersediaan Kebutuhan Persentase

kendaraan dinas bupati/wabup 4 4 100%

kendaraan dinas eselon 2 9 9 100%

kendaraan dinas eselon 3 9 9 100%

kendaraan dinas eselon 4 22 27 81%

kendaraan mobil operasional 8 8 100%

Kendaraan motor operasional 30 30 100%

Jumlah rehab berat gedung 12 20 60%

Kelayakaan gedung 85%

Kelayakan kendaraan dinas 96%

91% Jumlah

Dilihat dari persentase rata – rata kondisi gedung dan kendaraan

Sasaran 3 :

Terwujudnya kondisi administrasi keuangan yang tertib, dengan indikator yang mewakilinya adalah :

Jumlah dokumen/kebijakan Mengenai perencanaan dan keuangan yang diselesaikan tepat waktu dengan capaian sebesar 100% hal ini dilihat dari jumlah dokumen yang ditargetkan sebanyak 5 dokumen dan terealisasi sebanyak 5 dokumen dengan rincian sebagai berikut :

1. Keputusan Bupati Tentang Analisa Standar Belanja

2. Keputusan Bupati Tentang Standar harga Barang/jasa Pemerintah.

3. Dokumen Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD.

4. Dokumen Perencanaan SKPD

5. Dokumen Pengelolaan, Penganggaran Penatausahaan Pertanggung-jawaban Dan Dokumen keuangan lainnya.

Sasaran 4 :

Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat Melalui Prosedur yang Cepat dan Tepat dengan pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik, dengan indikator yang dirumuskan untuk mewakili sasaran tersebut yaitu :

1. Jumlah Produk Hukum Yang diterbitkan dengan capaian sebesar 289% indikator capaian ini dilihat dari jumlah target sebanyak 15 peraturan daerah,

(39)

15 Peraturan Bupati dan 400 Keputusan Bupati dengan realisasi 22 Peraturan daerah, 75 Peraturan Bupati dan 887 Keputusan Bupati.

2. Jumlah Kegiatan koordinasi dan fasilitasi bidang pemerintahan Umum dengan capaian sebesar 100% capaian ini berdasarkan target 3 kegiatan dan tercapai 3 kegiatan sebagai berikut :

a. Dokumen Kegiatan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya dalam rangka pemekaran Garut Selatan. b. Dokumen Kegiatan Pembakuan Nama Rupabumi di Wilayah Kabupaten

Garut

c. Dokumen Kegiatan Fasilitasi penyelesaian konflik-konflik pertanahan. 3. Jumlah dokumen/kebijakan bidang hukum dan HAM dengan capaian sebesar

100% berdasarkan target 8 dokumen kegiatan dan Tercapai sebanyak 8 dokumen kegiatan di bagian Hukum dan HAM.yang terdiri dari

a. Dokumen Kegiatan Legislasi Peraturan Perundang-undangan.

b. Dokumen Kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Peraturan Perundang-undangan.

c. Dokumen Kegiatan Koordinasi Kerjasama Permasalahan Peraturan Perundang - undangan.

d. Dokumen Kegiatan Fasilitasi Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan e. Dokumen Kegiatan pembinaan masyarakat sadar hukum.

f. Dokumen kegiatan evaluasi dan Publikasi Peraturan Perundang-Undangan

g. Dokumen Kegiatan kajian peraturan perundang – undangan yang baru, lebih tinggi dari keserasian antar peraturan perundang – undangan daerah h. Dokumen kegiatan Sistem Informasi Manajemen Hukum.

4. Jumlah dokumen/kebijakan Bidang Organisasi dengan capaian sebesar 108% hal ini didasarkan atas target 2 Peraturan Daerah, 10 Keputusan Bupati dan 6 Dokumen Kegiatan dan tercapai sebanyak 2 Peraturan Daerah, 10 Keputusan Bupati dan 9 Dokumen Kegiatan yaitu 2 Perbup tentang Pembentukan dan susunan organisasi Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan

(40)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 30

RakyatAnjabyaitu dengan 39 Peraturan Bupati tentang Tugas Pokok dan fungsi SKPD serta 2 Perbup tentang Standar Pelayanan Minimum (SPM). 5. Jumlah dokumen evaluasi dan pelaporan jasa kontruksi dengan capaian

sebesar 100% berdasarkan angka target 2 dokumen dan tercapai 2 dokumen evaluasi dan pelaporan yang didalamnya berisi laporan triwulan, semester dan tahunan dari masing – masing SKPD dan Dokumen fasilitasi Unit Layanan Pengadaan (ULP).

6. Jumlah dokumen hasil monitoring Bidang Perekonomian dengan capaian sebesar 75% didasarkan atas target 4 Dokumen yang tercapai sebanyak 3 dokumen yang terdiri atas :

a. Dokumen hasil koordinasi dan fasilitasi Program Raskin.

b. Dokumen hasil Koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan program pupuk bersubsidi.

c. Dokumen hasil Pembinaan BUMD dan PD. PK Kabupaten Garut yang berisi tentang laporan keuangan dari BUMD.

7. Jumlah kebijakan dan kegiatan koordinasi dan sosialisasi Bidang Kesejahteraan Rakyat dengan capaian sebesar 85.45% hal ini berdasarkan target sasaran yaitu 11 Keputusan Bupati tercapai 10 dokumen Keputusan Bupati dan 15 Dokumen kegiatan tercapai 12 dokumen kegiatan.

8. Jumlah Fasilitasi kegiatan keagamaan dengan capaian sebesar 83,33% yaitu didasarkan atau target sasaran yaitu 12 dokumen laporan kegiatan tercapai 10 dokumen kegiatan hal ini disebabkan ada 2 kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan yaitu :

a. Pelatihan Kualitas Guru Ngaji.

b. Fasilitasi bagi TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah) Kabupaten Garut. 9. Jumlah penyelenggaraan kegiatan penyebaran informasi dengan capaian

sebesar 100% Di dasarkan atas target kinerja 1 Peraturan Daerah dan tercapai 1 Peraturan Daerah serta 2 dokumen Kegiatan dan tercapai 2 dokumen kegiatan dengan rincian :

a. Dokumen Informasi Pembangunan Daerah di dalam web site Garutkab.go.id

(41)

b. Dokumen kegiatan pemberdayaan Pers dan Media Masa.

10. Jumlah Kasus Pertanahan Yang di tangani dengan capaian sebesar 225% hal ini didasarkan atas target kinerja 4 kasus pertanahan dan tercapai 9 kasus pertanahan yang ditangani, dengan rincian :

a. Sengketa lahan Perkebunan Bunisari Lendra dengan masyarakat penggarap di Blok Ranca Eceng Desa Mekarsari Kecamatan Cibalong. Selesai (sesuai kewenangan yang dimiliki Pemerintah Daerah berdasarkan PP No. 38 tahun 2007). Tindak lanjut berikutnya masyarakat dihimbau untuk menempuh jalur hukum PTUN terhadap SK Pembaharuan HGU.

b. Sengketa lahan Perkebunan Miramare dengan masyarakat Kp. Leuwipari Desa Sagara Kecamatan Cibalong. Selesai (sesuai kewenangan yang dimiliki Pemerintah Daerah berdasarkan PP No. 38 tahun 2007). Tindak lanjut berikutnya masyarakat dihimbau untuk menempuh jalur hukum PTUN terhadap SK Pembaharuan HGU.

c. Penanganan masalah tanah SDN Regol I Kecamatan Garut Kota. Selesai Pemerintah Daerah Kabupaten Garut akan membeli tanah dimaksud melalui Anggaran Dinas Pendidikan tahun 2014/2015.

d. Penanganan masalah tanah Kantor Kecamatan Pakenjeng. Selesai,Ahli waris keluarga Nata Atmaja mengakui tanah yang diatasnya berdiri bangunan Kantor Kecamatan Pakenjeng sudah dijual kepada Sdr. Udi. e. Penanganan permohonan sertifikasi tanah di Desa Indralayang

Kecamatan Caringin. Selesai, permohonan ditolak karena tanah tersebut merupakan Tanah Kas Desa.

f. Penanganan masalah sewa tanah Lapangan PELTI. Selesai, tindak lanjut berikutnya akan dilakukan oleh Pengurus PELTI Kabupaten Garut. g. Penanganan masalah tanah SMPN I Kadungora. Selesai, pihak penggugat

mengajukan permohonan ke PTUN.

h. Pengajuan penjualan tanah untuk PDAM Cibolerang. Selesai, Pemerintah Daerah berencana membebaskan tanah dimaksud melalui Anggaran Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Garut.

(42)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

SEKRETARIAT DAERAH

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH 2014 32

i. Penanganan masalah tanah sempadan jalan milik Ny. Yayah Djoedjoen Kecamatan Tarogong Kaler. Selesai, tanah tersebut merupakan tanah milik Ny. Yayah Djoedjoen. Masalah perizinan bangunan kios merupakan kewenangan BPMPT Kabupaten Garut.

Dari hasil pencapaian sasaran diatas secara keseluruhan mencapai hasil sesuai target dan dapat dihitung rata-rata pencapaian sasaran strategis adalah 102% yang dapat diartikan melebihi target pencapaian sasaran.

Secara garis besar pencapaian kinerja dari masing masing sasaran dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya serta rencana 5 tahunan sebagaimana tertuang dalam rencana strategis disajikan dalam Lampiran III Laporan Kinerja ini.

C. Akuntabilitas Kinerja Keuangan

Kegiatan Sekretariat Daerah pada tahun 2014 terdiri dari 110 kegiatan dengan 24 Program kegiatan dengan Jumlah Anggaran sebesar untuk belanja langsung yaitu sebesar Rp. 41.393.129.605,- dan direalisasikan sebesar Rp. 35.333.292.010,- dengan persentase sebesar 85,36 %. Yang dapat diuraikan sebagai berikut :

Sasaran 1

Tersedianya aparatur Pemerintah yang Profesional dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi dengan target anggaran sebesar Rp.6.517.536.250,- dan terealisasikan sebesar Rp.5.532.937.727,- dengan persentase 84,89%.

Sasaran 2

Terpenuhinya Kebutuhan Peralatan kerja secara Optimal dengan target anggaran sebesar Rp.15.044.116.072,- dan terealisasi sebesar Rp. 13.732.831.683,- dengan persentase sebesar 91,28%.

(43)

Sasaran 3

Terwujudnya kondisi administrasi keuangan yang tertib dengan target anggaran sebesar Rp. 794.420.000,- dan terealisasi sebesar Rp. 609.750.500,- dengan persentase sebesar 76,75 %.

Sasaran 4

Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat Melalui Prosedur yang Cepat dan Tepat dengan pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik dengan anggaran sebesar Rp. 19.037057.283,- dan terealisasi sebesar Rp. 15.457.772.100,- dengan persentase sebesar 81,20%.

Dari pencapaian keuangan yang di paparkan diatas bahwa secara keseluruhan realisasi anggaran dari masing – masing sasaran tidak secara keseluruhan terserap tapi walaupun demikian dengan tingkat penyerapan anggaran hanya 85,36% tapi dapat menghasilkan pencapaian kinerja yang sesuai dengan yang diharapkan yaitu dengan rata – rata capaian sebesar 102%.

(44)

BAB IV

PENUTUP

(45)

BAB IV PENUTUP

Dengan mengucap syukur Alhamdulillah Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, akhirnyadengan izin-Nya Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Tahun 2014 dapat diselesaikan. Laporan ini disusun sesuai Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Format Laporan disusun sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Kami berharap laporan ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan dan menjadi tolok ukur dan pembanding sampai sejauh mana keberhasilan kinerja dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran dalam Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Tahun 2014, semoga segala upaya baik selalu mendapat Ridha dan perlindungan dari Yang Maha Kuasa. Amin Yaa Rabbal Alamin.

(46)
(47)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah

Sekretariat Daerah Tahun 2014

1. Keputusan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nomor

050/2929/Adbang/2012 Tentang Perubahan Rencana Strategis

(RENSTRA) Sekretariat Daerah Tahun 2010 – 2014.

2.

Rencana Kerja Tahunan (RKT) Sekretariat Daerah Kabupaten

Garut Tahun 2014.

3.

Penetapan Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (TAPKIN –

SKPD) Sekretariat Daerah Kabupaten Garut

4. Keputusan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nomor

100/253/Adbang/2012 tentang Indikator Kinerja Utama Satuan

Kerja Perangkat Daerah (IKU – SKPD) Sekretariat Daerah

Kabupaten Garut

5. Keputusan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nomor

050/778/Adbang/2012 Tentang Rencana Kerja (RENJA)

Sekretariat Daerah Tahun 2014.

(48)

Lampiran 1

INSTANSI :

1 3 4 5 6

90% 96,33% 107%

14,00% 3% 21%

jumlah Kegiatan pengawasan internal 4 4 100%

1 0 0%

6 7 117%

Terpenuhinya Kebutuhan Peralatan

Kerja Secara Optimal 98% 91% 93%

2 Keputusan Bupati 2 Keputusan Bupati 100% 3 Dokumen 3 Dokumen 15 Peraturan Daerah 22 Peraturan daerah 289% 15 Peraturan Bupati 75 Peraturan Bupati

400 Keputusan Bupati 887 Keputusan Bupati

3 Kegiatan 3 dokumen kegiatan 100%

8 Dokumen kegiatan 8 keputusan bupati

100% 2 Peraturan daerah 2 Peraturan daerah 117% 10 Keputusan Bupati 10 Keputusan Bupati

6 Dokumen Kegiatan 9 Dokumen Kegiatan Jumlah dokumen/kebijakan Bidang Organisasi

Tersedianya Aparatur Pemerintah yang Profesional dan Handal Berbasis Kompetensi Melalui

Penguasaan Informasi dan Teknologi Jumlah Pelanggaran Disiplin PNS yang ditindak lanjuti

Jumlah dokumen/kebijakan bidang hukum dan HAM

% Target

Persentase kecukupan sarana dan prasarana kerja

Jumlah Produk Hukum Yang diterbitkan

Jumlah Kegiatan koordinasi dan fasilitasi bidang pemerintahan Umum

Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat Melalui Prosedur yang Cepat dan Tepat dengan Pemanfaatan Teknologi Informasi bagi Peningkatan Pelayanan Publik

Persentase kehadiran PNS

2

Persentase PNS yang mengikuti Kursus/diklat

Jumlah Kegiatan pembinaan dan pengembangan komunikasi informasi

Terwujudnya Kondisi Administrasi Keuangan yang Tertib

Jumlah dokumen/kebijakan Mengenai perencanaan dan keuangan yang diselesaikan tepat waktu

PENGUKURAN PENCAPAIAN SASARAN (PPS) TAHUN 2014

SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN GARUT

Sasaran Indikator Sasaran Rencana Tingkat capaian Ket.

(49)

4 dokumen 3 dokumen

75% 11 Keputusan Bupati 10 Keputusan Bupati 85,45% 15 Dokumen kegiatan 12 Dokumen kegiatan

12 dokumen kegiatan 10 dokumen kegiatan 83% 1 Peraturan daerah 1 Peraturan daerah 100,00% 2 dokumen kegiatan 2 dokumen kegiatan

4 kasus 9 kasus 225%

Jumlah Anggaran Kegiatan Pada Tahun 2014 : Rp 41.393.129.605

Jumlah realisasi Anggaran Kegiatan pada tahun 2014 : Rp 35.333.292.010 Jumlah penyelenggaraan kegiatan penyebaran informasi

H. IMAN ALIRAHMAN,SH, M.Si.

Jumlah Kasus Pertanahan Yang di tangani

Jumlah dokumen Hasil monitoring Bidang Perekonomian

Garut, Februari 2015

SEKRETARIS DAERAH

Jumlah Fasilitasi kegiatan keagamaan

Jumlah kebijakan dan kegiatan koordinasi dan sosialisasi Bidang Kesejahteraan Rakyat

(50)

Lampiran II

INSTANSI :

No Sasaran Realisasi Tahun

2014 (%) Realisasi Tahun 2013 (%) Persentase Ket. 1 2 4 5 7 8 1 107% 110% 97% 21% 129% 16%

Jumlah Kegiatan pengawasan internal 100% 100% 100%

Jumlah Pelanggaran Disiplin PNS yang ditindak lanjuti 0% 0% 0%

117% 100% 117%

2 Terpenuhinya Kebutuhan Peralatan

kerja secara Optimal 93% 100% 93%

3 4 289% 126% 230% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 117% 108% 108% 100% 100% 100% 75% 100% 75% 83% 78% 107% 100% 100% 100% 125% 125% 100% Garut, Februari 2015 SEKRETARIS DAERAH

H. IMAN ALIRAHMAN, SH, M.Si.

Persentase PNS yang mengikuti Kursus/diklat

terwujudnya kondisi administrasi keuangan yang tertib

Jumlah dokumen/kebijakan Mengenai perencanaan dan keuangan yang diselesaikan tepat waktu

Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat Melalui Prosedur yang Cepat dan Tepat dengan pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik

100% 100% 100%

Jumlah dokumen/kebijakan bidang hukum dan HAM Jumlah Produk Hukum Yang diterbitkan

94%

85% 91%

Jumlah Kegiatan koordinasi dan fasilitasi bidang pemerintahan Umum

Jumlah kebijakan dan kegiatan koordinasi dan sosialisasi Bidang Kesejahteraan Rakyat

PEMBANDINGAN REALISASI TAHUN 2013 DAN TAHUN 2014

SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN GARUT

Indikator Kinerja

Jumlah Kasus Pertanahan Yang di tangani Jumlah dokumen/kebijakan Bidang Organisasi jumlah dokumen evaluasi dan pelaporan jasa kontruksi Jumlah dokumen Hasil monitoring Bidang Perekonomian

Jumlah Fasilitasi kegiatan keagamaan

Jumlah penyelenggaraan kegiatan penyebaran informasi

3

Jumlah Kegiatan pembinaan dan pengembangan komunikasi informasi

Persentase kecukupan sarana dan prasarana kerja Tersedianya aparatur Pemerintah yang

Profesional dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi

(51)

1 2 4 5 6 7

Persen 98,63% 90% 110

Persen 60% 70% 85,71

Jumlah Kegiatan pengawasan internal Dokumen 4 4 100,00

Jumlah Pelanggaran Disiplin PNS yang ditindak lanjuti Kasus 1 6 16,67

Dokumen

5 5 100,00

2 Terpenuhinya Kebutuhan Peralatan kerja secara Optimal

Persen 97 100 97,00 Keputusan Bupati 2 2 100,00 Dokumen 3 3 100,00 4 Peraturan Daerah 59 59 100,00 Peraturan Bupati 21 21 100,00 Keputusan Bupati 659 659 100,00 Dokumen Perjanjian 3 3 100,00 Dokumen 2 2 100,00 Keputusan Bupati 6 6 100,00 Peraturan Daerah 6 11 54,55 Peraturan Bupati 40 40 100,00 Keputusan Bupati 8 8 100,00 Dokumen Anjab 33 33 100,00 3

Tersedianya aparatur Pemerintah yang Profesional dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi

Jumlah Kegiatan pembinaan dan pengembangan komunikasi informasi

1

Jumlah Produk Hukum Yang diterbitkan

Sasaran

Jumlah Kegiatan koordinasi dan fasilitasi bidang pemerintahan terwujudnya kondisi administrasi

keuangan yang tertib

Jumlah dokumen/kebijakan Mengenai perencanaan dan Keuangan yang diselesaikan tepat waktu

Persentase kehadiran PNS

Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat Melalui Prosedur yang Cepat dan Tepat dengan pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik

3

Persentase kecukupan sarana dan prasarana kerja Persentase PNS yang mengikuti Kursus/diklat

Jumlah dokumen/kebijakan bidang hukum dan HAM Jumlah dokumen/kebijakan Bidang Organisasi

% Pencapaian Rencana Realisasi s.d Rencana 5 Tahun Realisasi s.d. Tahun ini Satuan No Indikator Kinerja

(52)

1 2 4 5 6 7 Sasaran 3 % Pencapaian Rencana Realisasi s.d Rencana 5 Tahun Realisasi s.d. Tahun ini Satuan No Indikator Kinerja dokumen 1 1 100,00 dokumen 6 6 100,00 Keputusan Bupati, 11 11 100,00 Dokumen kegiatan 11 7 157,14 dokumen kegiatan 14 14 100,00 dokumen kegiatan 2 2 100,00 kasus 19 22 86,36 Garut, Februari 2015 SEKRETARIS DAERAH

H. IMAN ALIRAHMAN, SH, M.Si.

Jumlah penyelenggaraan kegiatan penyebaran informasi Jumlah Kasus Pertanahan Yang di tangani

Jumlah kebijakan dan kegiatan koordinasi dan sosialisasi Bidang Kesejahteraan Rakyat

Jumlah Fasilitasi kegiatan keagamaan

jumlah dokumen evaluasi dan pelaporan jasa kontruksi Jumlah dokumen Hasil monitoring Bidang Perekonomian

(53)

1 2 4 5 6

20.174.752.515

Jumlah Kegiatan pengawasan internal

Jumlah Pelanggaran Disiplin PNS yang ditindaklanjuti

2 Terpenuhinya Kebutuhan Peralatan kerja secara Optimal

48.960.637.698

71.107.122.875 69% 3 terwujudnya kondisi administrasi keuangan yang

tertib

3.418.517.420

5.070.200.000 67% Jumlah Produk Hukum Yang diterbitkan 67.165.192.770

jumlah dokumen evaluasi dan pelaporan jasa kontruksi Jumlah dokumen Hasil monitoring Bidang Perekonomian

Jumlah Fasilitasi kegiatan keagamaan

Jumlah kebijakan dan kegiatan koordinasi dan sosialisasi Bidang Kesejahteraan Rakyat

Jumlah penyelenggaraan kegiatan penyebaran informasi

Garut, Februari 2014

SEKRETARIS DAERAH

1

4

Persentase kecukupan sarana dan prasarana kerja

19.649.135.408

Persentase PNS yang mengikuti Kursus/diklat

Jumlah Kegiatan pembinaan dan pengembangan komunikasi informasi

Jumlah Kegiatan koordinasi dan fasilitasi bidang pemerintahan Jumlah dokumen/kebijakan Mengenai perencanaan dan keuangan yang diselesaikan tepat waktu

Jumlah dokumen/kebijakan bidang hukum dan HAM Tersedianya aparatur Pemerintah yang Profesional

dan handal berbasis kompetensi melalui penguasaan informasi dan teknologi

Persentase kehadiran PNS

Jumlah Kasus Pertanahan Yang di tangani Terpenuhinya Tuntutan Masyarakat Melalui Prosedur

yang Cepat dan Tepat dengan pemanfaatan teknologi informasi bagi peningkatan pelayanan publik

No Sasaran

103%

131% 51.341.352.436

Jumlah dokumen/kebijakan Bidang Organisasi

Indikator Kinerja Target s.d. Tahun ini (Rp) Target s.d Rencana 5 Tahun (Rp) % Pencapaian Rencana 3

Referensi

Dokumen terkait

Indikator Tingkat ketersediaan data perencanaan dipilih karena perlunya ketersediaan data perencanaan yang lengkap sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan daerah mengingat

1) Penataan kelembagaan baru yang membutuhkan penanganan khusus dalam kaitannya dengan penataan pegawai yang ada. Dengan adanya penataan kelembagaan baru, maka

Sasaran terwujudnya fasilitasi pelayanan publik melalui penyelenggaraan Pemerintah yang akuntabel dan partisipatif mempunyak Indikator Kinerja Utama Persentase Desa

ditetapkan pada tahun 2018-2023 dititikberatkan kepada implementasi pelayanan prima dan pemberdayaan masyarakat terhadap segala sektor pelayanan publik yang didukung

Indikator Tingkat ketersediaan data perencanaan dipilih karena perlunya ketersediaan data perencanaan yang lengkap sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan daerah mengingat

30 Kinerja sasaran meningkatnya kualitas manajemen aparatur secara efisien dan efektif dalam pelayanan publik secara profesional diukur dengan menggunakan meta indikator

Menyusun rencana kegiatan Bidang Sumber Daya Air, berdasarkan data dan program Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta ketentuan perundang-undangan yang

Tabel 2.8 Indikator Kinerja Utama Hasil Reviu Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang Tahun 2021 SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA Uraian Outcome Formulasi / Cara