DASAR HUKUM
Dasar hukum yang menjadi acuan pelaksanaan USBN PAI/PA:
1. UU No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas (Bab XVI Pasal 57 ayat (1);
2. PP No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 63 ayat (1) Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas :
a. Penilaian hasil belajar oleh pendidik;
b. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; dan
c. Penilaian hasil belajar oleh Pemerintah.
3.PP No 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (pasal 3 ayat 1 dan 2);
lanjutan ….
5. Permendiknas No 22, 23, dan 24
tahun 2006 tentang Standar Isi,
Standar Kompetensi, dan Pedoman
Pelaksanaannya;
6. Permendikbud No. 3 Tahun 2013
tentang Kriteria Kelulusan Peserta
Didik dari Satuan Pendidikan dan
Penyelenggaraan Ujian
Sekolah/Madrasah/Pendidikan
Kesetaraan dan Ujian Nasional.
7. Permenag No 16 Tahun 2010
Mengingat undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab XVI pasal 57 ayat (1) menyatakan bahwa evaluasi dilaksanakan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
Lanjutan ...
Peraturan Menteri Agama RI No. 16
tahun 2010
tentang Pengelolaan Pendidikan
Agama pada sekolah, pada Bab IX Pasal 26
ayat (1)
menegaskan bahwa penilaian
hasil belajar pendidikan agama meliputi
penilaian hasil belajar oleh pendidik,
satuan pendidikan dan pemerintah.
Selanjutnya ayat 4 menjelaskan bahwa
penilaian hasil belajar sebagaimana dimaksud
pada ayat (1)
dilakukan dalam bentuk
Lanjutan ..
Pendidikan agama di sekolah mempunyai peran yang strategis dalam pengembangan sistem pendidikan nasional di Indonesia dan peningkatan mutu sumber daya manusia. Oleh karenanya untuk mengetahui
mutu pendidikan agama Islam yang dilaksanakan di sekolah secara nasional, maka perlu dilakukan
evaluasi yang menyeluruh terhadap hasil
pembelajaran peserta didik melalui Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).
Selama ini pelaksanaan ujian sekolah untuk mata
pelajaran Pendidikan Agama (PA) sangat beragam dan tidak dapat diketahui apakah sudah memenuhi standar kompetensi dasar (SKD) dan standar kompetensi
Lanjutan..
Dengan memperhatikan kondisi pelaksanaan
evaluasi sekolah yang beragam, maka perlu
dilaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional
(USBN) untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam tingkat SD, SMP, SMA/SMK Tahun Pelajaran
2013/2014.
Dengan demikian pedoman ini dapat dijadikan acuan
agar pelaksanaan Ujian Berstandar Nasional
Pendidikan Agama (USBN PA) dapat terlaksana dengan baik. Lebih jauh hasil evaluasi dari penyelenggaraan USBN PA Tahun Pelajaran 2013/2014 dapat menjadi bahan pertimbangan secara menyeluruh untuk
1. Menilai pencapaian kompetensi
lulusan secara nasional pada
mapel Pendidikan Agama;
2.
Meningkatkan mutu penilaian
pendidikan Agama pada satuan
pendidikan;
3. Mengevaluasi kinerja satuan
pendidikan berdasarkan hasil
penilaian Pendidikan Agama.
KESIMPULAN
QS. Yunus: 101
1.
Pemetaan mutu pendidikan
Agama pada satuan pendidikan;
2. USBN PAI menjadi Penentu
kelulusan dari peserta didik pada
ujian sekolah Pendidikan Agama
Islam, sedangkan USBN PA
Katholik,Kristen, Hindu dan
Buddha belum menjadi penentu
kelulusan ujian sekolah ;
3. Pembinaan dan peningkatan
mutu Pendidikan Agama.
FUNGSI
FUNGSI
PELAKSANAAN
PELAKSANAAN
USBN PENDIDIKAN AGAMA
1. Peserta USBN Pendidikan Agama Islam adalah siswa yang beragama Islam, sedang peserta USBN Pendikan Agama lainnya adalah siswa yang beragama Kristen, Katholik, Hindu, dan Buddha kelas terakhir yang terdaftar pada satuan pendidikan;
2. Peserta USBN PA karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti USBN PA di satuan pendidikan yang bersangkutan, dapat mengikuti USBN PA di satuan pendidikan lain pada jenjang dan jenis yang sama atau pada tempat lain yang ditentukan sebagai penyelenggara ujian;
1.Penyelenggara USBN PAI Tingkat
Pusat
2.Penyelenggara USBN PA Tingkat DIY;
3.
Penyelenggara USBN PA Tingkat
Kabupaten/Kota; dan
Menyusun dan menetapkan
Pedoman Pelaksanaan USBN PAI;
Menyusun dan Menetapkan kisi-kisi
soal ujian tulis USBN PAI;
Mengkoordinasikan kegiatan
pemantauan USBN PAI;
Melakukan pelatihan penyusunan
soal ujian tulis USBN PAI;
Mensosialisasikan penyelenggaraan USBN PA di
wilayahnya; dengan membuat surat edaran kepada kementerian agama kabupaten/ kota dan
kementerian pendidikan nasional kabupaten/ kota tentang pelaksanaan USBN PA SD, SMP, SMA & SMK; Mengkoordinasikan pelaksanaan USBN PA di
wilayahnya dengan pembentukan team penyusun soal USBN PA SD, SMP, SMA & SMK di tingkat DIY; Membuat surat edaran kepada panitia
penyelenggara UN-US pada tingkat kabupaten/kota tentang pelaksanaan USBN PA SD, SMP, SMA & SMK; Menyusun soal USBN PA tingkat SD,SMP,SMA dan
Menggandakan dan mendistribusikan naskah soal USBN PA beserta lembar jawaban dan perangkat lainnya;
Mengamankan dan menjaga kerahasiaan naskah soal, lembar jawaban USBN PAI dan bahan ujian lainnya;
Menjamin kejujuran dan objektivitas pelaksanaan USBN PAI;
Menjamin keamanan dan kerahasiaan proses
pengumpulan dan penyimpanan lembar jawaban USBN PAI yang sudah diisi beserta dokumen
Menghimpun lembar jawaban dan perangkat
USBN PAI dari pokja/sub rayon
Melakukan skoring hasil USBN PA;
Menyampaikan hasil USBN PA ke penyelenggara
Kab/Kota
Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan
USBN PA di wilayahnya;
Mengirimkan hasil USBN PA ke penyelenggara
tingkat pusat;
Melaporkan pelaksanaan USBN PA di wilayahnya
1. Mensosialisasikan Penyelenggara USBN PA di wilayahnya;
2. Mengkoordinasikan pelaksanaan USBN PA di wilayahnya;
3. Membuat surat edaran kepada panitia penyelenggara UN – US pada tingkat kab/kota ttg pelaksanaan USBN PA SD, SMP,
SMA/SMK;
4. Mendata dan menetapkan calon peserta USBN PA di wilayahnya;
5. Mengembangkan ujian praktik di wilayahnya;
6. Menetapkan pengawas USBN PA di wilayahnya;
7. Mengamankan dan menjaga kerahasiaan naskah soal USBN PA, lembar jawaban USBN PA dan bahan ujian lainnya;
10. Menjamin kejujuran dan objektivitas pelaksanaan USBN PA;
11. Menjamin keamanan dan kerahasiaan proses pengumpulan dan penyimpanan lembar jawaban USBN PA yang sudah
diisi beserta dokumen pendukungnya;
12. Menghimpun lembar jawaban dan perangkat USBN PA dari penyelenggara tingkat Satuan Pendidikan;
13. Mengirimkan hasil USBN PA ke penyelenggara tingkat DIY;
14. Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan USBN PA; dan menyampaikan hasil USBN PA ke satuan Pendidikan.
15. Melaporkan penyelenggaraan USBN-PA di
1. Melakukan pendataan calon peserta USBN PA;
2. Mengamankan dan menjaga kerahasiaan soal USBN PA dan dokumen pendukungnya;
3. Melaksanakan USBN PA sesuai dengan Pedoman Pelaksanaan (Juknis) USBN PA;
4. Menjamin kejujuran dan objektivitas pelaksanaan USBN PA; 5. Menjaga keamanan lembar jawaban USBN PA yang telah diisi
oleh peserta dan mengirimkan ke Penyelenggara USBN PA tingkat Kabupaten/Kota;
6. Menerima hasil skoring USBN PA dari penyelenggara tingkat DIY;
A. Aspek Kognitif
Aspek Kognitif USBN PA diukur dengan ujian tulis yang disusun
berdasarkan ketentuan sebagaimana terdapat pada romawi V pedoman pelaksanaan USBN PA. Sedangkan USBN Pendidikan Agama lainnya untuk menyesuaikan.
B. Aspek Psikomotorik
Ujian praktik USBN PAI dilakukan untuk mengukur aspek psikomotor peserta didik melalui tes perbuatan. Ketentuan ujian praktik
sebagaimana terdapat pada kisi-kisi ujian praktik SD,SMP,SMA,SMK. Sedangkan USBN Pendidikan Agama katholik, kristen, hindu dan
buddha untuk menyesuaikan. C. Aspek Afektif
Pengujian aspek afektif dilakukan melalui pengamatan terhadap pengamalan akhlak peserta didik oleh guru mata pelajaran
1. Penyelenggara Tingkat Pusat menyusun kisi-kisi soal USBN PAI dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a.Menentukan tim penyusun kisi-kisi USBN PAI Tahun Pelajaran
2013/2014 yang terdiri atas guru mata pelajaran PAI, Akademisi, dan ahli penilaian pendidikan;
b.Menyusun kisi-kisi dengan urutan SKL, kemampuan yang diujikan, dan indikator;
c.Memvalidasi kisi-kisi USBN PAI dengan melibatkan guru mata pelajaran, akademisi, dan ahli penilaian pendidikan.
2. Pembuatan Naskah Soal USBN PA
No. Tingkat Bentuk Soal Jumla h Alokasi Waktu Piliha n Gand a Isian Singk at Uraia n
1 SD 50 - - 50 90 menit
2 SMP 50 - - 50 90 menit
3 SMA/ SMK
50 - - 50 90 menit
d. Merakit Naskah Soal USBN PA
e. Menata perwajahan dan tata letak Master Naskah Soal.
3. Soal yang dibuat oleh Penyelenggara Tingkat DIY disusun oleh Tim Penyusun yang dibentuk berdasarkan keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama DIY. Sedangkan USBN Pendidikan Agama lainnya disusun oleh Tim Penyusun soal USBN PA yang dibentuk berdasarkan keputusan Pembimas yang terkait.
c. Komposisi soal pada tiap tingkat dan alokasi waktu USBN PA adalah sebagai berikut:
Jadwal Ujian Sekolah Berstandar
Nasional :
1.
Ujian tulis USBN PA dilakukan
satu kali
,
yang terdiri atas 2 paket
USBN PA Utama
dan
USBN PA Susulan
;
2.
Naskah ujian utama untuk SD satu Paket
Sedang SMP,SMA dan SMK dua paket
Sekolah penyelenggara USBN PA menetapkan
ruang ujian dengan persyaratan sebagai berikut :
1.
Ruang kelas yang digunakan aman dan
memadai untuk USBN PA;
2. Setiap ruang ditempati paling banyak 20
peserta, dan 2 meja untuk pengawas;
3. Tempat duduk peserta dalam ruangan diatur
oleh sekolah penyelenggara;
4. Gambar atau alat peraga yang berkaitan
1. Pengawas ruang adalah guru yang memiliki sikap dan
perilaku disiplin, jujur, bertanggung jawab, teliti, dan memegang teguh kerahasiaan.
2. Pengawas ruang harus menandatangani surat
pernyataan menjadi pengawas ruang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus hadir 45 menit
sebelum ujian dimulai dilokasi sekolah penyelenggara USBN PA.
3. Pengawas ruang tidak diperkenankan untuk membawa alat komunikasi alat elektronik ke dalam ruang ujian.
1.
Pemeriksaan hasil USBN PA dilakukan
oleh penyelenggara tingkat DIY.
2.
Pemeriksaan lembar jawaban ujian
USBN PA melalui
scanning
oleh
Sama seperti pengawasan dalam
Ujian Sekolah untuk jenjang SD,SMP
dan SMA/SMK.
1. Peserta ujian memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 15 (lima belas) menit sebelum ujian dimulai.
2. Peserta ujian yang terlambat hadir hanya
diperkenankan mengikuti ujian setelah mendapat izin dari ketua Penyelenggara Tingkat Satuan
Pendidikan, tanpa diberi perpanjangan waktu. 3. Peserta ujian dilarang membawa alat
4. Peserta ujian membawa alat tulis
menulis berupa
pensil 2B, penghapus,
penggaris, dan bolpoin berwarna
hitam/biru serta kartu tanda
peserta ujian
.
5. Peserta ujian
mengisi Daftar Hadir
.
6. Peserta ujian mulai mengerjakan soal
setelah ada tanda waktu mulai ujian
.
8. Peserta ujian yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada Lembar Jawaban PA dapat bertanya kepada Pengawas Ruang.
9. Selama ujian berlangsung, peserta hanya dapat
meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari Pengawas Ruang.
10.Peserta ujian yang memperoleh Naskah Soal yang cacat atau rusak, pengerjaan soal tetap dilakukan sambil menunggu penggantian Naskah Soal.
11. Peserta ujian yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda
12. Peserta ujian yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu berakhir tidak diperbolehkan
meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian.
13. Peserta ujian berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian.
14. Selama ujian berlangsung, peserta dilarang :
a. Menanyakan jawaban soal kepada siapa pun; b. Bekerjasama dengan peserta lain;
c. Memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal; d. Memperlihatkan pekerjaan sendiri kpd peserta lain atau
melihat pekerjaan peserta lain;
e. Membawa Naskah Soal ujian dan Lembar Jawaban PAI keluar dari ruang ujian;
1. Peserta USBN PA yang melanggar tata tertib
diberi peringatan oleh Pengawas Ruang USBN PA.
2. Apabila Peserta USBN PA telah diberi peringatan dan tidak mengindahkan peringatan tersebut,
maka Peserta USBN-PA tersebut dipersilahkan
keluar dari ruang ujian, dan baginya diberi nilai 0 (nol)/didiskualifkasi, serta dicantumkan
dalam berita acara pelaksanaan.
3. Pengawas Ruang USBN PA yang melanggar
ketentuan, akan dibebastugaskan dan diganti oleh orang lain, serta tidak diikutsertakan dalam
A.
Bahan Ujian
1. Analisis Standar Kompetensi Lulusan
2. Penyiapan Bahan Ujian
a. Panitia tingkat DIY menyiapkan kisi-kisi
ujian
praktik untuk semua jenjang
b. Satuan pendidikan menyusun naskah soal
ujian
praktik
3. Penggandaan naskah soal praktik
diserahkan ke
satuan pendidikan
B. Waktu ujian Praktik
1.
Penguji pada ujian praktik adalah guru
Pendidikan Agama pada sekolah yang
ditetapkan melalui surat keputusan
Kepala Sekolah;
2.
Perlengkapan yg diperlukan dalam ujian
praktik diserahkan oleh penyelenggara
Tingkat Kab/Kota
;
3.
Ujian praktik dapat dilaksanakan di
Pemantauan, evaluasi, dan
pelaporan USBN PA dilakukan oleh :
1.
Penyelenggara Tingkat Pusat,
2. Penyelenggara Tingkat DIY, dan
3. Penyelenggara Tingkat
NO
JENJANG
HARI DAN
TANGGAL
1
SMA/ SMK
Sabtu, 15 Maret
2014
2
SMP
Sabtu, 22 Maret
2014
3
SD
Kamis, 15 Mei
JADWAL USBN PA
JADWAL USBN PA
TAHUN PELAJARAN 2013/2014
TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Tanggal
Tanggal
Mata Pelajaran
Mata Pelajaran
17 Maret 2014 Pendidikan Agama (Utama)
24-28 Maret
2014 Pendidikan Agama (Susulan)
Tgl diserahkan
Kab/Kota Pendidikan Agama Islam (Try out)
JADWAL USBN PA
JADWAL USBN PA
TAHUN PELAJARAN 2013/2014
TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Tanggal
Tanggal
Mata Pelajaran
Mata Pelajaran
24 Maret 2014 Pendidikan Agama (Utama)
1-3 April 2014 Pendidikan Agama (Susulan)
Tgi diserahkan
Kab/Kota Pendidikan Agama Islam (Try Out)
SMP
JADWAL USBN PA
JADWAL USBN PA
TAHUN PELAJARAN 2013/2014
TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Tanggal
Tanggal
Mata Pelajaran
Mata Pelajaran
22 Mei 2014 Pendidikan Agama (Utama)
31 Mei dan 2-3
Juni 2014 Pendidikan Agama (Susulan)
Tgl diserahkan
pada Kab/Kota Pendidikan Agama Islam (Try Out)
SD