• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA PENYEBAB MASALAH DAN ALTERNATIF

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISA PENYEBAB MASALAH DAN ALTERNATIF"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

A. ANALISA PENYEBAB MASALAH DAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

UPAYA KESEHATAN PERSEORANGAN TK. PERTAMA

a. RAWAT JALAN

b. UPAYA PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT / HOME CARE

METODE

MANUSIA

Jumlah dokter tidak sebanding dgn jmlh

kunjungan pasien sehingga kasus bedah

minor terpaksa dirujuk

Kurang sosialisasi dari BPJS ttg hak dan

kewajiban peserta, termasuk ttg rujukan

Pasien memaksa minta rujukan ke

RS

Dokter spesialis di RS

sangat jarang membuat

rujukan balik ke pkm

PRIORITAS MASALAH

Masih tingginya angka rujukan BPJS di

wilayah kerja Puskesmas Melong

Asih

Kurang dana utk melengkapi

sarpras

Sarana prasarana pkm

belum optimal

Koordinasi LS (-)

Kurang dana utk

pelatihan petugas

Tk. Kepercayaan thd pkm msh

rendah

LINGKUNGAN

DANA

(2)

MANUSIA

METODE

Petugas mempunyai tugas

rangkap

Belum ada jadwal rutin

kunjungan rumah

Petugas kurang terlatih

PRIORITAS MASALAH

Masih

rendahnya

cakupan

keluarga rawan

selesai dibina di

wilayah kerja

Puskesmas

PHN Kit tidak ada

Data alamat yg diberikan pasien

kurang akurat shg petugas

kesulitan mencari rumah pasien

Transport petugas tidak ada

Respon dari pasien / keluarga

pasien kurang

Respon dari kader masih kurang

LINGKUNGAN

DANA

(3)

UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT TK. PERTAMA

a. UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT ESENSIAL

1. PELAYANAN PROMOSI KESEHATAN

MANUSIA

METODE

Petugas mempunyai tugas rangkap Belum semua petugas memiliki pengetahuan

dan keterampilan melakukan penyuluhan

PRIORITAS

MASALAH

Penjadwalan belum konsisten

Pencatatan dan Pelaporan kurang baik

Masih rendahnya cakupan penyuluhan

kelompok oleh petugas di dalam gedung Puskesmas

Terbatasnya dana untuk pengadaan media penyuluhan

Koordinasi LP untuk jadwal penyuluhan belum baik Media Penyuluhan kurang

Tuntutan pelayanan masyarakat / pasien di PKM tinggi (rata-rata 150 org/hari

LINGKUNGAN

DANA

(4)

2. PELAYANAN KESEHATAN LINGKUNGAN

.

3. PELAYANAN KIA DAN KB

MANUSIA

METODE

Klien / pasien ingin cepat

pulang

Pemegang program masih

Sistem Rujukan dari Poli

Belum Berjalan

memegang tugas rangkap

PRIORITAS MASALAH

Kuantitas SDM

Petugas masih kurang

Sistem pemeriksaan belum

optimal

Masih rendahnya cakupan kegiatan Klinik Sanitasi di

Puskesmas Melong Asih

Media konseling masih kurang

(lembar balik, leaflet, brosur)

Sosek dan budaya masyarakat kurang

mendukung dan kurang terbiasa dengan konseling

Kurangnya dana untuk membuat media konseling (lembar balik, leaflet, brosur

)

Tidak ada ruangan khusus

(5)

Prioritas

Keterlambatan penanganan di RS

Keterbatasan jumlah bidan di pkm

Sarana

Pengambilan keputusan rujukan lama krn menunggu keluarga

Terlambat merujuk

Kepercayaan thd paraji masih cukup kuat

Pelayanan PONED belum optimal

Kesadaran ibu untuk

memeriksakan neonatus kurang

Masyarakat ragu2 ketika dirujuk, dengan alasan tidak punya uang

Terdapat 4 kasus kematian bayi di wilayah kerja Pkm

Melong Asih

Manusia

Lingkungan

Dana

(6)
(7)

4. PELAYANAN GIZI

METODE

MANUSIA

Kegiatan posyandu hanya rutinitas, kurangnya inovasi di posyandu

Kapasitas, beban kerja kader belum merata krn skill (-)

Kesadaran ibu utk membawa balita ke posyandu masih kurang

Kurangnya inforrmasi, inovasi dan pengumuman pelaksanaan posyandu

PRIORITAS

MASALAH

Pencatatan dan pelaporan balita yg

mendapat pelayanan tdk lengkap

Masih rendahnya cakupan balita ditimbang (D/S) di wilayah kerja

Puskesmas Melong Asih

Tidak tersedia media penyuluhan di

posyandu Respon masyarakat thd kegiatan posyandu

masih kurang Dana operasional posyandu masih terbatas

dan belum merata

Kurangnya inovasi sarana posyandu

(Dacin standar, APE minim Kurangnya dukungan stakeholder untuk mendorong masyarakat peduli posyandu

Fungsi meja 4 belum dioptimalkan

Tidak tersedia dana untuk stimulan spt pembelian doorprize, PMT posyandu

LINGKUNGAN

DANA

(8)

5. PELAYANAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT

Pemeriksaan kontak serumah kurang

Petugas mengerjakan tugas rangkap

Pencatatan dan pelaporan dari sarana kesehatan belum berjalan

Pengetahuan Masyarakat (-) Kurang aktifnya kader PMO

PRIORITAS

Petugas terlatih TB kurang

Media penyuluhan kurang

Transport petugas/kader terbatas

Dana pertemuan LS terbatas Koordinasi LS (-)

Sanitasi lingkungan kurang

METODE

MANUSIA

Masih rendahnya cakupan penemuan pasien baru TB BTA positif di wilayah kerja Puskesmas

Melong Asih

DANA

LINGKUNGAN

(9)

b. UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT PENGEMBANGAN

1. KESEHATAN KERJA DAN OLAHRAGA

METODE

MANUSIA

Petugas masih kurang terlatih

Petugas mempunyai tugas

rangkap

PRIORITAS

MASALAH

Masih rendahnya cakupan pembinaan kelompok olahraga di

wilayah kerja Puskesmas Melong

Asih

Dana khusus kesorga tidak ada

Alat test kebugaran tidak ada

Respon masyarakat terhadap

olah raga masih rendah

DANA

(10)

2. UPAYA KESEHATAN GIGI MASYARAKAT

Masih rendahnya cakupan pemeriksaan

kesehatan gigi dan mulut siswa SD di

wilayah kerja Puskesmas Melong Asih

Sarana pemeriksaan (-)

Pemeriksaan hanya pada

kelas selektif

Manusia

Lingkungan

Dana

Metode

Sarana

Tidak ada dana khusus

Beban tugas

lebih

Kinerja petugas ( - )

Tenaga petugas

( - )

(11)

3. UKS

4. PELAYANAN KESEHATAN JIWA

MANUSIA

METODE

Petugas mempunyai tugas

rangkap

Penyuluhan hanya pada

perwakilan siswa

PRIORITAS

MASALAH

Kuantitas SDM

Petugas masih kurang

Masih rendahnya cakupan KKR SMA di

wilayah kerja Puskesmas Melong

Asih

Kurangnya alat pendukung

untuk kegiatan UKS

Dukungan masyarakat sekolah thdp

program UKS (-)

Tidak ada dana khusus

LINGKUNGAN

DANA

SARANA

METODE

MANUSIA

(12)

5. KESEHATAN INDERA

Belum semua petugas terpapar

metode deteksi 2 menit

Petugas mempunyai tugas

rangkap

PRIORITAS

MASALAH

Belum melibatkan kader

Pencatatan dan pelaporan belum

optimal

Kuantitas SDM

Petugas masih kurang

Masih rendahnya cakupan deteksi dini gangguan kesehatan jiwa di Puskesmas

Melong Asih

Ruang pemeriksaan kurang

privasi

Tidak ada dana utk

penambahan ruang periksa

Masyarakat belum memahami

program kesehatan jiwa

LINGKUNGAN

DANA

SARANA

(13)

Koordinasi lintas sektor belum optimal Petugas mengerjakan tugas rangkap

Sasaran yang harus diperiksa jumlahnya banyak

Kader kesehatan, dokcil, guru UKS

Terlatih masih kurang

.

Kurang SDM di pkm

Alat pemeriksaan kelainan

Refraksi (-) Transport petugas (-)

Dukungan dari Dinkes kurang

6. KESEHATAN LANSIA

Masih rendahnya cakupan

skrining kelainan/ gangguan

refraksi pada anak sekolah

di wilayah kerja Puskesmas

Melong Asih

LINGKUNGAN

DANA

SARANA

MANUSIA

METODE

(14)

PRIORITAS

MASALAH

Kurangnya sosialisasi kegiatan

Belum semua kader posbindu terlatih memberikan pelayanan

Masih rendahnya

cakupan pelayanan

kesehatan usia lanjut

di wilayah kerja

Puskesmas Melong

Asih

Alat pemeriksaan di Posbindu kurang

Dana operasional

posbindu kurang

Anggapan masyarakat posbindu

= puskel

Transport kader posbindu

tidak ada

Masih ada tempat kegiatan

posbindu yg kurang memadai

Transport petugas posbindu

terbatas

Sasaran usila masih produktif sehingga pada saat

pelaksanaan tidak bisa hadir

LINGKUNGAN

DANA

(15)

7. PENGOBATAN TRADISIONAL, KOMPLEMENTER DAN ALTERNATIF

Manusia

Metode

Jadwal pembinaan bersamaan

dengan jam pelayanan di PKM

Beban rangkap petugas

Petugas kurang terlatih

Cakupan pembinaan

upaya kesehatan

tradisional di wil kerja

Pkm M.Asih belum

mencapai target

Tidak adanya form panduan

pembinaan

Kurang pembinaan dari pkm /

Dinkes

Tidak adanya dana

pembinaan kestrad

(16)

Adapun Aternatif Pemecahan Masalahnya adalah sebagai berikut.

UPAYA KESEHATAN PERSEORANGAN TK. PERTAMA

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHANMASALAH KEGIATAN

1 Masih tingginya angka rujukan BPJS di wilayah kerja Puskesmas Melong Asih

Jumlah dokter tidak sebanding dgn jmlh kunjungan pasien sehingga kasus bedah minor terpaksa dirujuk

- Penambahan SDM Dokter

- Membentuk Prolanis

Membentuk Prolanis

Pasien memaksa minta rujukan ke RS - Sosialisasi ttg alur rujukan kpd peserta BPJS

- Meningkatkan koordinasi dgn LS (Dinkes, RS, BPJS)

Meningkatkan koordinasi dgn LS (Dinkes, RS, BPJS)

Dokter spesialis di RS sangat jarang

membuat rujukan balik ke pkm - Meningkatkan koordinasi dgn LS (Dinkes, RS, BPJS)

Meningkatkan koordinasi dgn LS (Dinkes, RS, BPJS)

Kurang sosialisasi dari BPJS ttg hak dan

kewajiban peserta, termasuk ttg rujukan - Meningkatkan sosialisasi JKN Meningkatkan sosialisasi JKN

Sarana prasarana pkm belum optimal - Usulan untuk melengkapi sarana prasarana pkm mll Dinkes

- Alokasi dana JKN utk sarpras pkm

Alokasi dana JKN utk sarpras pkm

Kurang dana utk melengkapi sarpras - Usulan untuk melengkapi sarana prasarana pkm mll Dinkes

- Alokasi dana JKN utk sarpras pkm

Alokasi dana JKN utk sarpras pkm

Kurang dana utk pelatihan petugas - Usulan pelatihan petugas ke Dinkes Usulan pelatihan petugas ke Dinkes

Koordinasi LS (-) - Meningkatkan koordinasi dgn LS (Dinkes, RS, BPJS)

Meningkatkan koordinasi dgn LS (Dinkes, RS, BPJS)

Tk. Kepercayaan thd pkm msh rendah - Meningkatkan sosialisasi JKN Meningkatkan sosialisasi JKN

(17)

b. UPAYA PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT / HOME CARE

N

O PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHANMASALAH KEGIATAN 1 Cakupan keluarga rawan selesai diibina

belum mencapai target - Beban ganda petugas

- Petugas kurang terlatih

- Belum ada jadwal rutin kunjungan rumah

- Tidak ada PHN kit

- Tidak ada biaya transport petugas

- Data alamat yang diberikan pasien kurang akurat sehingga petugas kesulitan mencari rumah pasien

- Respon dari pasien kurang

- Respon dari kader kurang

- Penambahan jumlah petugas (perawat)

- Usulan pelatihan petugas PHN

- Pembuatan jadwal rutin bulanan kunjungan rumah

- Pengadaan PHN kit

- Pengadaan biaya transport petugas

- Penggalian informasi alamat yang jelas dari pasien

- Membuat waktu kesepakatan waktu berkunjung dengan pasien

- Sosialisasi dan koordinasi dengan kader mengenai program PHN

Usulan penambahan tenaga

Usulan pelatihan petugas PHN

Pembuatan jadwal kunjungan rumah bulanan

Usulan pengadaan PHN kit

Usulan pengadaan biaya transport petugas

(18)

UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT TK. PERTAMA

a. UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT ESENSIAL

1. PELAYANAN PROMOSI KESEHATAN

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHANMASALAH KEGIATAN

1 Masih rendahnya cakupan penyuluhan kelompok oleh petugas di dalam gedung Puskesmas

Beban kerja petugas rangkap - Pengadaan petugas fungsional promkes

- Penambahan jumlah karyawan

Usulan pengadaan petugas fungsional promkes atau penambahan jumlah karyawan

Belum semua petugas memiliki pengetahuan dan terampil melakukan penyuluhan

- Pelatihan petugas untuk melakukan promosi kesehatan

Pelatihan promkes bagi petugas p uskesmas

Penjadwalan belum konsisten - Penyusunan jadwal penyuluhan Penyusunan jadwal penyuluhan Pencatatan dan pelaporan kurang baik - Pembuatan register penyuluhan dalam

gedung

- Sosialisasi pencatatan dan pelaporan penyuluhan bagi petugas

Sosialisasi pencatatan dan pelaporan penyuluhan dalam gedung bagi petugas PKM

Media penyuluhan kurang - Pengadaan media penyuluhan yang menarik, mudah dipahami dan penuh inovasi (audio visual)

- Kemitraan dengan instansi lain untuk pembuatan media penyuluhan

Pengadaan media penyuluhan

Terbatasnya dana pengadaan media

penyuluhan - Kerjasanama dengan Dinkes dalampenyediaan dana media penyuluhan

- Penambahan dana pengadaan media penyuluhan dari JKN

Penambahan dana pengadaan media penyuluhan dari JKN

Koordinasi LP kurang baik - Peningkatan koordinasi LP MONEV Tuntutan pelayanan masyarakat/pasien di

PKM tinggi - Penambahan tenaga medis

(19)
(20)

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHANMASALAH KEGIATAN

1 Terdapat 4 kasus kematian bayi di

wilayah kerja Pkm Melong Asih neonatus kurangKesadaran ibu untuk memeriksakan -- Pendataan ibu hamil dan ibu bersalinPenyuluhan ttg pentingnya KN di posyandu

- Kunjungan rumah

Pendataan ibu hamil dan ibu bersalin

Belum semua bidan terpapar ttg

manajemen asfiksia - Refreshing manajemen asfiksiadi pertemuan dengan BPM

- Pelatiha manajemen asfiksia

Refreshing manajemen asfiksia di pertemuan dengan BPM

Keterbatasan jumlah bidan di pkm - Penambahan jumlah bidan Usulan penambahan bidan Pelayanan PONED belum optimal - Optimalisasi fungsi PONED Optimalisasi fungsi PONED Terlambat merujuk - Pengaktifan P4K

- Pendataan ibu hamil dan ibu bersalin

- Penapisan factor resiko tinggi

Pengaktifan P4K

Keterlambatan penanganan di RS - Pengaktifan P4K

- Pendataan ibu hamil dan ibu bersalin

- Penapisan factor resiko tinggi

Penapisan factor resiko tinggi

Sarana prasarana PONED belum optimal - Melengkapi sarana dan prasarana PONED

Usulan ke Dinkes utk melengkapi sarana dan prasarana PONED

Masyarakat ragu2 ketika dirujuk, dengan

alasan tidak punya uang - Menganjurkan ikut JKN Sosialisasi JKN

Kepercayaan thd paraji masih cukup kuat - Kemitraan bidan paraji Kemitraan bidan paraji

Pengambilan keputusan rujukan lama krn

menunggu keluarga -- Pengaktifan P4KPendataan ibu hamil dan ibu bersalin

- Penapisan factor resiko tinggi

Pengaktifan P4K

(21)

3. PELAYANAN GIZI

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHANMASALAH KEGIATAN

1 Masih rendahnya cakupan balita ditimbang (D/S) di wilayah kerja Puskesmas Melong Asih

Kesadaran ibu utk membawa balita ke

posyandu masih kurang - Penyuluhan ttg posyandu

Penyuluhan ttg posyandu

Kapasitas, beban kerja kader belum merata - Refreshing kader posyandu

- Perekrutan dan Regenerasi Kader

Refreshing kader posyandu

Kegiatan posyandu hanya rutinitas,

kurangnya inovasi di posyandu -- Kerjasama dengan pihak sponsorMenyetel lagu anak2 saat kegiatan posyandu berlangsung

Kerjasama dengan pihak sponsor

Kurangnya inforrmasi, inovasi dan

pengumuman pelaksanaan posyandu - Penggunaan Undangan (KIE Card) Untuk Pengumuman Pelaksanaan Posyandu

- Pengumuman lewat speaker masjid

Penggunaan Undangan (KIE Card) Untuk Pengumuman Pelaksanaan Posyandu

Pencatatan dan pelaporan balita yg

mendapat pelayanan tdk lengkap - Pelatihan pengisian form pencatatanuntuk kader

- Pengadaan form untuk posyandu

Pelatihan pengisian form pencatatan untuk kader

Tidak tersedia media penyuluhan di

posyandu - Pengadaan media penyuluhan di posyandu (lembar balik, poster)

Pengadaan media penyuluhan di posyandu (lembar balik, poster)

Kurangnya inovasi sarana posyandu

(Dacin standar, APE minim) - Penambahan APE, Sarung TimbangInovatif

Penambahan APE, Sarung Timbang Inovatif kerja sama dgn sponsor

Fungsi meja 4 belum dioptimalkan - Refreshing kader posyandu Refreshing kader posyandu Dana operasional posyandu masih terbatas

dan belum merata - Usulan menambah dana operasionalposyandu

Usulan menambah dana operasional posyandu

Tidak tersedia dana untuk stimulan spt

pembelian doorprize, PMT posyandu - Usulan menambah dana operasionalposyandu

- Menambah frekuensi PMT Penyuluhan di posyandu

Menambah frekuensi PMT Penyuluhan di posyandu

Respon masyarakat thd kegiatan posyandu

masih kurang - Penyuluhan ttg psyandu Penyuluhan ttg psyandu Kurangnya dukungan stakeholder untuk

(22)

Stakeholder

4. PELAYANAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHANMASALAH KEGIATAN 1 Masih rendahnya cakupan

penemuan pasien baru TB BTA positif di wilayah kerja Puskesmas Melong Asih

Petugas program TB rangkap

tugas -- Penambahan petugasSosialisasi tentang program TB pada petugas

Sosialisasi tentang program TB pada petugas.

Petugas terlatih kurang - Pelatihan DOTS petugas Usulan Pelatihan DOTS Ke Dinkes

Kurang aktifnya kader PMO - Refreshing kader PMO

- Pemberian insentif kader PMO

Refreshing kader PMO

Pengetahuan Masyarakat (-) - Penyuluhan TB di kantong TB Penyuluhan TB di kantong TB Pemeriksaan kontak serumah

kurang - Pengaturan jadwal kunjungan rumah

- Menambah frekuensi kunjungan rumah

Menambah frekuensi kunjungan rumah

Koordinasi lintas sektor kurang - Pertemuan koordinsi dgn kader PMO di Puskesmas

- Sharing info di pertemuan kelurahan /PKK

Pertemuan koordinsi dgn kader PMO di Puskesmas

Pencatatan dan pelaporan dari sarana kesehatan (DPS, Klinik dll) belum berjalan dengan baik

- Sosialisasi pencatatan dan pelaporan ke sarana kesehatan di wilayah kelurahan Citeureup

- Jemput bola pelaporan

Sosialisasi pecatatan dan pelaporan ke sarana kesehatan diwilayah kerja Puskesmas

Sanitasi lingkungan kurang - Usulan rehab rumah kumuh mll kelurahan

- Sosialisasi etika batuk

Sosialisasi etika batuk

Media penyuluhan kurang - Pengadaan media penyuluhan Pengadaan media penyuluhan Dana pertemuan dgn lintas sector

terbatas - Usulan penambahan dana pertemuan lintas sector

Usulan penambahan dana pertemuan lintas sector Transport petugas / kader terbatas - Usulan penambahan dana utk Melakukan kunjungan rumah

(23)

transport petugas / kader

- Melakukan kunjungan rumah setelah kegiatan posy / posb

b. UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT PENGEMBANGAN

1. KESEHATAN KERJA DAN OLAHRAGA

N

O

PRIORITAS MASALAH

PENYEBAB MASALAH

ALTERNATIF PEMECAHAN

MASALAH

PEMECAHAN MASALAH

TERPILIH / KEGIATAN

1

Cakupan pembinaan kelompok

olah raga rendah

-

-

Petugas belum terlatih

Petugas memegang tugas

rangkap

-

Tidak ada alat test kebugaran

-

Tidak ada dana khusus untuk

program kesehatan Olah raga

-

Respon masyarakat terhadap olah

raga masih rendah

-

Pembinaan dari dinas untuk

petugas Kesorga

-

Monitoring dan evaluasi

program

-

Pengadaan alat test kebugaran

-

Pengajuan dana untuk kegiatan

kesorga

-

Sosialisasi ttg pola hidup sehat

bagi asyarakat

(24)

2. UPAYA KESEHATAN GIGI MASYARAKAT

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHANMASALAH KEGIATAN TERPILIH

1 Masih rendahnya cakupan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut siswa SD di wilayah kerja Puskesmas Melong Asih

Petugas mempunyai beban kerja rangkap

- Penambahan SDM Perawat gigi Usulan penambahan SDM Perawat gigi

Keterbatasan SDM Perawat gigi - Penambahan SDM Perawat gigi Usulan penambahan SDM Perawat gigi

Pemeriksaan hanya pada kelas selektif

-

Pembinaan kesehatan gigi dan mulut pada kelas 1-6

Pembinaan kesehatan gigi dan mulut pada kelas 1-6

Sarana pemeriksaan kurang - Pengadaan sarana pemeriksaan Usulan pengadaan sarana pemeriksaan ke Dinkes

Masih ada siswa yang takut diperiksa - Koodinasi dengan pihak sekolah - Sosialisasi ke orang tua murid

-Koodinasi dengan pihak sekolah

Tidak ada dana khusus - Mengusulkan alokasi dana untuk kegiatan ini

(25)

3. UKS

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHANMASALAH KEGIATAN TERPILIH

1 Masih rendahnya

cakupan KKR SMA di wilayah kerja Puskesmas Melong Asih

Petugas mempunyai beban kerja rangkap

- Penambahan SDM Perawat gigi Usulan penambahan SDM Perawat gigi

Keterbatasan SDM - Penambahan SDM Perawat gigi Usulan penambahan SDM Perawat gigi

Penyuluhan hanya pada perwakilan

siswa

-

penyuluhan KKRMeningkatkan frekuensi

Meningkatkan frekuensi penyuluhan KKR

Kurangnya alat pendukung untuk kegiatan UKS

- Pengadaan sarana pemeriksaan Usulan pengadaan sarana pemeriksaan ke Dinkes

Koordinasi LP dan LS ( -) - Koodinasi dengan pihak sekolah Koodinasi dengan pihak sekolah

Tidak ada dana khusus - Mengusulkan alokasi dana untuk kegiatan ini

(26)

4. PELAYANAN KESEHATAN JIWA

5. KESEHATAN INDERA

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHANMASALAH KEGIATAN TERPILIH

1 Masih rendahnya cakupan deteksi dini gangguan kesehatan jiwa di Puskesmas Melong Asih

Petugas mempunyai beban kerja

rangkap

-Penambahan SDM Perawat gigi Usulan penambahan SDM Perawat gigi

Keterbatasan SDM - Penambahan SDM Tenaga Medis Usulan penambahan SDM Tenaga Medis

Belum melibatkan kader - Sosialisasi program kesehatan jiwa melalui lokmin

Sosialisasi program kesehatan jiwa melalui lokmin

Belum semua petugas terpapar metode deteksi 2 menit

- Sosialisasi deteksi jiwa 2 menit ke petugas

Sosialisasi deteksi jiwa 2 menit ke petugas

Pencatatan dan pelaporan belum

optimal

-Monev Monev

Tidak ada dana khusus - Mengusulkan alokasi dana untuk kegiatan ini

Usulan alokasi dana ke Dinkes

Ruang pemeriksaan kurang privasi - Usulan rehab gedung ke dinkes Usulan rehab gedung ke dinkes

Tidak ada dana utk penambahan ruang periksa

- Usulan rehab gedung ke dinkes Usulan rehab gedung ke dinkes

Masyarakat belum memahami program

kesehatan jiwa

-Sosialisasi program kesehatan jiwa melalui lokmin

(27)

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN

MASALAH KEGIATAN

1 Masih rendahnya cakupan skrining kelainan/ gangguan refraksi pada anak sekolah di wilayah kerja Puskesmas Melong Asih

Petugas Rangkap - Penambahan petugas

- Sosialisasi ke semua petugas

Sosialisasi skrining kelainan refraksi pada anak sekolah ke petugas

Kader kesehatan, dokcil, guru UKS yang terlatih kurang

- Pelatihan KKR, dokcil dan guru UKS

Pelatihan KKR, dokcil dan guru UKS

Sasaran yang harus diperiksa banyak - Penambahan petugas Pengadaan petugas Koordinasi lintas sektor belum optimal - Pertemuan koordinasi lintas sektor

dengan sekolah

Pertemuan kordinasi lintas sektor dengan sekolah (SD dan SMP) Alat pemeriksaan kelainan refraksi (-) - Usulan pengadaan snellen chart /

E. card

Usulan pengadaan snellen chart / E. card

Transport petugas (-) - Penambahan anggaran transport petugas ke sekolah

Penambahan anggaran transport petugas ke sekolah

(28)

6. KESEHATAN LANSIA

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHANMASALAH KEGIATAN TERPILIH

1 Masih rendahnya cakupan pelayanan kesehatan usia lanjut di wilayah kerja Puskesmas Melong Asih

Petugas mempunyai beban kerja rangkap - Penambahan SDM Perawat Usulan penambahan SDM Perawat

Belum semua kader posbindu terlatih

memberikan pelayanan - Pelatihan kader posbindu Pelatihan kader posbindu

Kurangnya sosialisasi kegiatan - Mengadakan sosialisasi tentang jadwal posbindu

- Wawar kegiatan posbindu lewat speaker masjid dll

Wawar kegiatan posbindu lewat speaker masjid dll

Alat pemeriksaan di Posbindu kurang - Memfasilitasi alat pemeriksaan di posbindu

Usulan pengadaan posbindu kit ke Dinkes

Masih ada tempat kegiatan posbindu yg

kurang memadai - Koodinasi dengan pihak kelurahanuntuk memfasilitasi tempat kegiatan posbindu

Advokasi ke kelurahan

Dana operasional posbindu kurang - Menambah / mengusulkan penambahan dana operasional posbindu

Usulan penambahan dana operasional posbindu ke Dinkes

Transport petugas posbindu terbatas - Mengusulkan anggaran untuk transport petugas kesehatan

Usulan anggaran untuk transport petugas kesehatan

Transport kader posbindu tidak ada - Mengusulkan anggaran untuk transport kader

Usulan anggaran untuk transport kader

Anggapan masyarakat posbindu = puskel - Mengadakan sosialisasi tentang posbindu di masyarakat

Mengadakan sosialisasi tentang posbindu di masyarakat

(29)

7. PENGOBATAN TRADISIONAL KOMPLEMENTER DAN ALTERNATIF

N

O

PRIORITAS MASALAH

PENYEBAB MASALAH

AL TERNATIF PEMECAHAN

MASALAH

KEGIATAN

1

Cakupan pembinaan upaya

kesehatan tradisional di wilayah

kerja Puskesmas Melong Asih

belum mencapai target

-

Beban rangkap petugas

-

Petugas kurang terlatih

-

Jadwal pembinaan bersamaan

dengan jam pelayanan di PKM

-

Tidak adanya form panduan

pembinaan

-

Tidak ada biaya untuk pembinaan

upaya kestrad

-

Kurang pembinaan dari Pkm / Dinkes

-

Penambahan jumlah petugas

-

Usulan pelatihan pembinaan

kesehatan tradisional

-

Penambahan jumlah petugas

-

Usulan pengadaan form

pembinaan ke Dines

-

Usulan pembiayaan kegiatan

pembinaan upaya kestrad ke

Dinkes

-

Monev Pkm / Dinkes

-

Pertemuan pembinaan kestrad

Usulan penambahan tenaga

Usulan pelatihan petugas tentang

pembinaan kestrad

-

Usulan pengadaan form

pembinaan ke Dines

(30)

Referensi

Dokumen terkait

yang dominan digunakan, seperti gmail, yahoo mail, outlook atau hotmail dan mail.com. 2) Identifikasi email spoofing dapat dilakukan dengan melakukan analisis pada pesan

Persalinan adalah satu proses pengeluaran janin yang viabel yang merupakan hasil dari konsepsi antara sel sperma dan ovum, dengan presensi letak belakang kepala yang secara

Pada edisi ini kami menyajikan beberapa topik menarik tentang penerapan Desain Grafis dalam Media Pembelajaran yaitu: “ Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Mata Pelajaran Bahasa

Gaya kepemimpinan kepala desa pada Desa Sribantolo dan Margomulyo Disebut Pemimpin demokratis karena kepala Desa Sribantolo dan Margomulyo merupakan pembimbing yang

Merepresentasikan pengetahuan dari seorang pakar ke komputer dalam bentuk kaidah produksi (production rule) yang disimpan dalam basis pengetahuan (knowledge

Data tentang hasil yang telah dicapai dari manajemen peserta didik dalam pembinaan perilaku keberagamaan di Madrasah Aliyah Ar-Rosyidiyah Cibiru Kota Bandung...

Meskipun sudah lama berusaha, kedua Mitra ini belum pernah mendapat binaan dari instansi terkait, belum pernah mendapat pinjaman modal lunak, belum mempunyai sertifikat

‫قرنفلة ‪ " :‬لم يكن ضحية لى كما قد تظن ‪ ,‬كان ضحية ضعفه‪6"...‬‬ ‫الخطاب أعاله هو شكل من أشكال فعل الكالم الجازم في شكل