• Tidak ada hasil yang ditemukan

32 40 HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "32 40 HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DE"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN

(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)

Diterbitkan oleh

Akademi Kebidanan Mardi Rahayu

Kudus

Vol. 7, No. 1

ISSN : 2088-4109

Vol. 7, No. 1 Hal. 1-101 Januari 2017Kudus

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK DMPA DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB DI KLINIK PRATAMA LESTARI WEDARIJAKSA PATI

Sri Hadi Sulistiyaningsih

HUBUNGAN MUTU PELAYANAN ANC DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ULANG ANC DI BIDAN PRAKTEK SWASTA PARJIAH JUWANGI BOYOLALI

Dwi Astuti

NYERI PERSALINAN DAPAT DIKURANGI DENGAN MENGGUNAKAN ENDORPHIN MASSAGE

Titik Ariyanti, Theresia Catur Wulan S

EVALUASI CAKUPAN IMUNISASI BCG DI PSKESMAS JEKULO KUDUS TAHUN 2009

Diah Ayu Fatmawati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG NUTRISI PADA MASA NIFAS DI RB SAYANG IBU UNDAAN KUDUS

Kuneng Umbarwati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG NUTRISI SELAMA KEHAMILAN DI KUDUS

Antika Noviani Lestari, Rifa Caturiningsih, Ratna Widhayanti

TINGKAT KEPATUHAN IBU HAMIL TRIMESTER 2 DALAM MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI DI BPS SRI WANITORAHAYU KUDUS

Indriyaningsih, Umi Widayati, Ni Ketut Kasmini

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG KONTRASEPSI IUD BPM LENY MULYANI DI KUDUS

Maria Christiana, Kudarti, Th. Catur Wulan S

PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRE DAN POST PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI BPM MARYATI, LORAM WETAN - KUDUS

Ni Made Silvy Krisna Pratiwi, Dini Enggar Wijayanti, Nur Sri Atik

PERSEPSI BIDAN TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI KECAMATAN KOTA KUDUS

Suciyati, Magdalena Dyah P, Dewi Endah Kusumaningtyas

Januari 2017

(2)

JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN

(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)

Vol. 7, No. 1 Januari 2017

SK. Direktur AKBID Mardi Rahayu No. 004/AKMR-SK/II/2016

Susunan Dewan Redaksi

(Editorial Team)

Ketua Dewan Redaksi (Editor in Chief) : Kudarti, S.SiT, M.Kes

Dewan Redaksi (Editorial Board) : Kudarti, S.SiT, M.Kes

Dewi Endah Kusumaningtyas, SST; Ratna Widhayanti, SST;

Administrasi Redaksi (Administration) : Agus Supriyanto

Penerbit (Publisher): AKBID Mardi Rahayu

Alamat Redaksi

Jl. KH. Wahid Hasyim 89 Kudus Telp./Fax. : (0291) 445979 Email : [email protected]

Website : http://akbidmr.ac.id/layanan/e-jurnal

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan terbit satu kali dalam setahun

Jurnal Kebidanan dan

Kesehatan

Vol. 7, No. 1 Hal. 1 – 101 Kudus Januari 2017

ISSN 2088-4109

(3)

JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN

(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)

Vol. 7, No. 1 Januari 2017

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK DMPA DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB DI KLINIK PRATAMA LESTARI WEDARIJAKSA PATI

Sri Hadi Sulistiyaningsih

HUBUNGAN MUTU PELAYANAN ANC DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ULANG ANC DI BIDAN PRAKTEK SWASTA PARJIAH JUWANGI BOYOLALI

Dwi Astuti

NYERI PERSALINAN DAPAT DIKURANGI DENGAN MENGGUNAKAN ENDORPHIN MASSAGE

Titik Ariyanti, Theresia Catur Wulan S

EVALUASI CAKUPAN IMUNISASI BCG DI PUSKESMAS JEKULO KUDUS TAHUN 2009

Diah Ayu Fatmawati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG NUTRISI PADA MASA NIFAS DI RB SAYANG IBU UNDAAN KUDUS

Kuneng Umbarwati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG NUTRISI SELAMA KEHAMILAN DI KUDUS

Antika Noviani Lestari, Rifa Caturiningsih, Ratna Widhayanti

TINGKAT KEPATUHAN IBU HAMIL TRIMESTER 2 DALAM MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI DI BPS SRI WANITORAHAYU KUDUS

Indriyaningsih, Umi Widayati, Ni Ketut Kasmini

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG KONTRASEPSI IUD BPM LENY MULYANI DI KUDUS

Maria Christiana, Kudarti, Th. Catur Wulan S

PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRE DAN POST PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI BPM MARYATI, LORAM WETAN - KUDUS

Ni Made Silvy Krisna Pratiwi, Dini Enggar Wijayanti, Nur Sri Atik

PERSEPSI BIDAN TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI KECAMATAN KOTA KUDUS

Suciyati, Magdalena Dyah P, Dewi Endah Kusumaningtyas

Diterbitkan oleh

Akademi Kebidanan Mardi Rahayu Kudus

Jurnal Kebidanan dan

Kesehatan

Vol. 7, No. 1 Hal. 1 – 101 Kudus Januari 2017

(4)

JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN

(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)

Vol. 7, No. 1 Januari 2017

DAFTAR ISI

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK DMPA DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB DI KLINIK PRATAMA LESTARI WEDARIJAKSA PATI

Sri Hadi Sulistiyaningsih ... 1 - 12

HUBUNGAN MUTU PELAYANAN ANC DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ULANG ANC DI BIDAN PRAKTEK SWASTA PARJIAH JUWANGI BOYOLALI

Dwi Astuti... 13-20

NYERI PERSALINAN DAPAT DIKURANGI DENGAN MENGGUNAKAN ENDORPHIN MASSAGE

Titik Ariyanti, Theresia Catur Wulan S ... 21 - 28

EVALUASI CAKUPAN IMUNISASI BCG DI PUSKESMAS JEKULO KUDUS TAHUN 2009

Diah Ayu Fatmawati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana ... 29 - 31

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG NUTRISI PADA MASA NIFAS DI RB SAYANG IBU UNDAAN KUDUS

Kuneng Umbarwati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana ... 32 - 40

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG NUTRISI SELAMA KEHAMILAN DI KUDUS

Antika Noviani Lestari, Rifa Caturiningsih, Ratna Widhayanti ... 41 - 48

TINGKAT KEPATUHAN IBU HAMIL TRIMESTER 2 DALAM MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI DI BPS SRI WANITORAHAYU KUDUS

Indriyaningsih, Umi Widayati, Ni Ketut Kasmini ... 49 - 56

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG KONTRASEPSI IUD BPM LENY MULYANI DI KUDUS

Maria Christiana, Kudarti, Th. Catur Wulan S...57 - 69

PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRE DAN POST PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI BPM MARYATI, LORAM WETAN - KUDUS

Ni Made Silvy Krisna Pratiwi, Dini Enggar Wijayanti, Nur Sri Atik ...70 -81

PERSEPSI BIDAN TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI KECAMATAN KOTA KUDUS

(5)

32

JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN

(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG NUTRISI PADA MASA NIFAS DI RB SAYANG IBU

UNDAAN KUDUS

Kuneng Umbarwati 1, Rifa Caturiningsih 2, Heni Febriana 3 [email protected]

1,2,3 Akbid Mardi Rahayu Kudus

ABSTRACT

Postpartum period covers a critical transition period for the mother, baby and family are physiologically, emotionally and socially. Therefore, there are several aspects that need to be considered in the puerperal one of which is nutrition. Puerperal women should receive nutritionally complete with extra calories before they are pregnant (200-500 cal) which will speed up the recovery of health and strength, improve the quality and quantity of breast milk, and prevent infection. This study aims to determine the relationship with the mother's education level knowledge of mothers about nutrition in puerperium in RB Sayang Ibu, Undaan Kudus. This study uses correlational analysis with cross sectional approach. Sample number 37 for women. The data analysis using Chi Square (X2) with a confidence level of 0.05 using SPSS 11.0 for windows. The results showed no significant relationship between education and knowledge of mothers about nutrition in puerperium (r hitung at 27.144 and r tabel amounted to 9.488). Suggestions for health workers need to improve health information periodically to the public on nutrition in puerperium, in order to improve knowledge about nutrition in during childbirth.

Keywords: education, knowledge, nutrition during childbirth

ABSTRAK

(6)

33

menggunakan SPSS 11,0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan pengetahuan ibu tentang nutrisi pada masa nifas (rhitung sebesar 27,144 dan rtabel sebesar 9,488). Saran untuk petugas kesehatan perlu meningkatkan penyuluhan kesehatan secara periodik kepada masyarakat mengenai nutrisi pada masa nifas, dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang nutrisi pada masa nifas

Kata Kunci : tingkat pendidikan, pengetahuan, nutrisi masa nifas

PENDAHULUAN

Periode pasca persalinan meliputi

masa transisi kritis bagi ibu, bayi dan

keluarganya secara fisiologis,

emosional dan sosial. Masa nifas

atau puerpurium dimulai setelah

partus selesai dan berakhir setelah

kira-kira 6 minggu akan tetapi,

seluruh alat genetal baru pulih

kembali seperti sebelum ada

kehamilan dalam waktu 3 bulan

(Winkjosasto, 2006). Pelayanan

pasca persalinan harus terselenggara

pada masa itu untuk memerlukan

kebutuhan ibu dan bayi, yang

meliputi upaya pencegahan, deteksi

dini dan pengobatan komplikasi dan

penyakit yang mungkin terjadi, serta

penyediaan pelayanan pemberian

ASI, cara menjarangkan kehamilan,

imunisasi dan nutrisi bagi ibu akan

tetapi, perhatian utama pelayanan

baik pada negara maju maupun

berkembang banyak tertuju pada

masa kehamilan dan persalinan

bukan pada masa nifas sementara,

keadaan sebenarnya resiko kesakitan

dan kematian ibu serta bayi lebih

sering terjadi pada masa pasca

persalinan.

Minimnya pelayanan masa nifas

disebabkan oleh konsekuensi

ekonomi dan ketidaksediaan

pelayanan kesehatan yang cukup

berkualitas. Rendahnya kualitas

pelayanan kesehatan juga

menyebabkan rendahnya promosi

(7)

34 penatalaksanaan yang adekuat

terhadap masalah dan penyakit yang

timbul pada masa pasca persalinan.

Salah satu informasi dan konseling

yang kurang diberikan adalah

tentang nutrisi (Winkjosasto, 2006).

Nutrisi atau zat gizi adalah ikatan

kimia yang diperlukan tubuh untuk

melakukan fungsinya, yaitu

menghasilkan energi, membangun

dan memelihara jaringan, serta

mengatur proses-proses kehidupan

(Almatsier, 2008). Kebutuhan gizi

pada masa nifas terutama bila

menyusui akan meningkat 25 %

kerena berguna untuk proses

kesembuhan karena sehabis

melahirkan dan untuk memproduksi

air susu yang cukup untuk

menyehatkan bayi, semua itu akan

meningkat tiga kali dari kebutuhan

biasa. Tidak ada kontraindikasi

dalam pemberian nutrisi setelah

persalinan. Ibu nifas harus mendapat

nutrisi yang lengkap dengan

tambahan kalori sejak sebalum hamil

(200-500) yang akan mempercepat

pemulihan kesehatan dan kekuatan,

meningkatkan kualitas dan kuantitas

ASI, serta mencegah terjadinya

infeksi karena kekurangan gizi pada

ibu nifas dapat menimbulkan

gangguan kesehatan pada ibu dan

bayinya.

Mengingat peran bidan sebagai

pelaksanan, pendidik, dan peneliti,

maka bidan mempunyai andil dalam

memberikan asuhan postnatal. Data

ibu nifas di RB Sayang Ibu Undaan

tercatat dari bulan Februari sampai

dengan Maret 2010 mengalami

peningkatan berturut-turut dari 17

orang, 31 orang sampai dengan 39

orang. Sejumlah ibu nifas di wilayah

RB Sayang Ibu tersebut perlu

(8)

35 pengetahuannya sehingga ibu tetap

memperhatikan nutrisinya selama

masa nifas. Dari uraian di atas

sebagai bidan yang mempunyai

peran sebagai peneliti (investigator)

dan mengingat kebutuhan nutrisi

yang harus dipenuhi oleh ibu nifas,

maka penulis tertarik melakukan

penelitian yang dituangkan dalam

judul “Hubungan Tingkat Pendidikan

Ibu Dengan Pengetahuan Ibu

Tentang Nutrisi Pada Masa Nifas Di

RB Sayang Ibu Undaan Kudus ”

METODE

Desain penelitian yang digunakan

adalah analitik korelasional yang

terdiri dari variabel independent

(pendidikan) dan variabel dependent

(pengetahuan ibu tentang nutrisi

pada masa nifas). Teknik

pengumpulan data ini adalah data

primer menggunakan kuesioner yang

disusun sendiri dan sudah diuji

validitas dan reliabilitasnya. Subyek

penelitian diambil yaitu seluruh ibu

nifas yang melakukan kunjungan di

RB Sayang Ibu Undaan Kudus pada

tanggal 3-22 Mei 2010 sebanyak 35

orang. Teknik analisa data yang

digunakan adalah analisa univariat

dan bivariat dengan uji chi-suare

menggunakan SPSS for Windows

11.0 untuk membuktikan hubungan

Ho : Tidak ada hubungan antara

tingkat pendidikan ibu dengan

pengetahuan ibu tentang nutrisi pada

masa nifas dan Ha : Ada hubungan

antara tingkat pendidikan ibu dengan

pengetahuan ibu tentang nutrisi pada

(9)

36 HASIL DAN BAHASAN

A. HASIL

1. Karakteristik Responden

Responden dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang berkunjung di RB

sayang Ibu

a. Berdasarkan Umur

Tabel 1.1 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Umur

Umur (tahun) Jumlah Persentase (%)

< 20 2 5,4

20-30 29 78,4

>35 6 16,2

Total 37 100

b. Berdasarkan Pekerjaan

Tabel 1.2 Distribusi Responden Berdasarkan Pekerjaan

Pekerjaan Ibu Jumlah Persentase (%)

Buruh tani 19 51,4

Buruh pabrik 9 24,3

Swasta 4 10,8

IRT 5 13,5

Total 37 100

2. Analisis Univariat

a. Tingkat Pendidikan Ibu

Tabel 1.3 Distribusi Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan Jumlah Persentase (%)

Rendah (SD-SMP) 22 59,5

Sedang (SMA) 13 35,1

Tinggi (diploma, S1, S2) 2 5,4

(10)

37

b. Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Nutrisi Pada Masa Nifas

Tabel 1.4. Distribusi Responden Berdasarkan Tingkat Pengetahuan Ibu

Tentang Nutrisi Pada Masa Nifas Di RB Sayang Ibu

Tingkat pengetahuan Jumlah Persentase (%)

Baik 5 18,9

Sedang 10 29,7

Kurang 22 51,4

Total 37 100

3. Analisis Bivariat

Hasil analisa antara variabel pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang

nutrisi pada masa nifas adalah sebagai berikut:

Tabel 1.5. Hubungan antara pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang

nutrisi pada masa nifas

Tingkat Pendidikan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Nutrisi Pada Masa Nifas

Hasil diatas kemudian diuji dengan uji Chi Square ( X2 ) diketahui bahwa

rhitung sebesar 27,144 > rtabel sebesar 9,488 sehingga, Ho ditolak dan Ha

diterima (ada hubungan antara pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang

(11)

38

B. BAHASAN

Berdasarkan uji analisis melalui

program SPSS menunjukkan ada

hubungan yang bermakna antara

pendidikan ibu dengan

pengetahuan tentang nutrisi pada

masa nifas, hal tersebut terjadi

kemungkinan karena menurut

teori Notoadmodjo (2003)

tingkat pendidikan seseorang

menggambarkan pengetahuan

yang dimiliki, semakin tinggi

tingkat pendidikan seseorang

semakin tinggi pula tingkat

pengetahuannya. Pada penelitian

ini dapat diketahui bahwa ibu

dengan tingkat pendidikan

rendah sebagian besar

mempunyai tingkat pengetahuan

tentang nutrisi pada masa nifas

yang kurang, yaitu dari 22

responden yang berpendidikan

rendah hanya 3 ibu yang

mempunyai tingkat pengetahuan

sedang (8,1%), dan yang tingkat

pengetahuannya kurang

sebanyak 19 responden (51,4

%). Ibu dengan tingkat

pendidikan sedang dari 13

responden hanya 3 ibu yang

mempunyai tingkat pengetahuan

tentang nutrisi pada masa nifas

yang baik (8,1 %), dan yang

mempunyai pengetahuan sedang

sebanyak 7 ibu (18,9 %), dan

yang berpengetahuan kurang

sebanyak 3 ibu (8,1 %). Ibu

yang berpendidikan tinggi ada 2

responden (5,4 %) dan

semuanya mempunyai

pengetahuan tentang nutrisi pada

(12)

39 SIMPULAN DAN SARAN

A. SIMPULAN

Ada hubungan yang sigifikan

antara tingkat pendidikan ibu

dengan pengetahuan ibu tentang

nutrisi pada masa nifas.

B. SARAN

Petugas kesehatan perlu

meningkatkan penyuluhan

kesehatan secara periodik kepada

masyarakat mengenai nutrisi

pada masa nifas, dalam rangka

meningkatkan pengetahuan

tentang nutrisi pada masa nifas.

DAFTAR PUSTAKA

Aziz, A. 2007. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika

---. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika

Bahiyatun. 2009. Buku Ajar asuhan Kebidanan Nifas Normal. Jakarta: EGC

Damin, S. 2003. Metode Penelitian Kebidanan Prosedur, Kebijakan, dan Etik. Jakarta: EGC

DEPDIKBUD. 2005. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Hidayat, A. 2009. Konsep Kebidanan. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press :

KepMenKes RI Nomor 369 / MenKes / SK / III /2007 Tentang Standart Profesi Bidan

(13)

40

Notoatmodjo, S. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat Prinsip-Prinsip Dasar. Jakarta: Rineka Cipta

Paramita. 2005. HO – Gizi Ibu Nifas – Menyusui. www//http :blogspot.com.net.id Diakses Tanggal 17 Maret 2010 Jam 08.06

Riwidikdo, H. 2007. Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press

Riwidikdo, H. 2009. Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press

Sri Wahyuni. 2010. Data April Ibu Nifas Periode Bulan Februari sampai 2010. Register RB Sayang Ibu Undaan Kudus

Suherni, dkk. 2008. perawatan Masa Nifas. Yogyakarta: Fitramaya

Suyanto. 2008. Riset Kebidanan Metodologi dan Aplikasi. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press

Gambar

Tabel 1.2 Distribusi Responden Berdasarkan Pekerjaan
Tabel 1.5. Hubungan antara pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang

Referensi

Dokumen terkait

Dari uraian diatas, peneliti tertarik melakukan penelitian yang berjudul Hubungan Karakteristik dengan Tingkat Pengetahuan Ibu Postpartum tentang Perawatan Masa Nifas di Ruang

Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara aktivitas ibu masa nifas dengan kualitas hidup ibu masa nifas di Puskesmas gemolong II Sragen. Jenis penelitian adalah

Berdasarkan Hasil penelitian Tingkat Pengetahuan ibu nifas tentang kebutuhan nutrisi pada massa nifas, dari 35 responden di RSUD Simo Kabupaten Boyolali dapat disimpulkan

Pada umumnya ibu nifas dengan paritas lebih dari dua (multipara dan grandemultipara) menunjukkan bahwa pengetahuan ibu nifas tentang perawatan masa nifas (cara meneteki

Tujuan penelitian ini untuk mempelajari hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan perawatan payudara pada masa nifas di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa

Menurut peneliti adanya hubungan antara pengetahuan dengan sikap yangdalam hal ini adalah sikap pemenuhan nutrisi ibu post partum, menunjukkan bahwa pengetahuan

Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan pengetahuan, tingkat pendidikan, dan kunjungan nifas dengan konsumsi vitamin A pada ibu nifas di Desa Uteun Bunta, Paya

Pada penelitian ini pengetahuan ibu nifas tentang kebutuhan nutrisi pada masa nifas dalam kategori cukup, dimana ibu nifas sebagian besar sudah mengerti bahwa seseorang yang berada pada