JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN
(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)
Diterbitkan oleh
Akademi Kebidanan Mardi Rahayu
Kudus
Vol. 7, No. 1
ISSN : 2088-4109
Vol. 7, No. 1 Hal. 1-101 Januari 2017Kudus
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK DMPA DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB DI KLINIK PRATAMA LESTARI WEDARIJAKSA PATI
Sri Hadi Sulistiyaningsih
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN ANC DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ULANG ANC DI BIDAN PRAKTEK SWASTA PARJIAH JUWANGI BOYOLALI
Dwi Astuti
NYERI PERSALINAN DAPAT DIKURANGI DENGAN MENGGUNAKAN ENDORPHIN MASSAGE
Titik Ariyanti, Theresia Catur Wulan S
EVALUASI CAKUPAN IMUNISASI BCG DI PSKESMAS JEKULO KUDUS TAHUN 2009
Diah Ayu Fatmawati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG NUTRISI PADA MASA NIFAS DI RB SAYANG IBU UNDAAN KUDUS
Kuneng Umbarwati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG NUTRISI SELAMA KEHAMILAN DI KUDUS
Antika Noviani Lestari, Rifa Caturiningsih, Ratna Widhayanti
TINGKAT KEPATUHAN IBU HAMIL TRIMESTER 2 DALAM MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI DI BPS SRI WANITORAHAYU KUDUS
Indriyaningsih, Umi Widayati, Ni Ketut Kasmini
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG KONTRASEPSI IUD BPM LENY MULYANI DI KUDUS
Maria Christiana, Kudarti, Th. Catur Wulan S
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRE DAN POST PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI BPM MARYATI, LORAM WETAN - KUDUS
Ni Made Silvy Krisna Pratiwi, Dini Enggar Wijayanti, Nur Sri Atik
PERSEPSI BIDAN TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI KECAMATAN KOTA KUDUS
Suciyati, Magdalena Dyah P, Dewi Endah Kusumaningtyas
Januari 2017
JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN
(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)
Vol. 7, No. 1 Januari 2017
SK. Direktur AKBID Mardi Rahayu No. 004/AKMR-SK/II/2016
Susunan Dewan Redaksi
(Editorial Team)
Ketua Dewan Redaksi (Editor in Chief) : Kudarti, S.SiT, M.Kes
Dewan Redaksi (Editorial Board) : Kudarti, S.SiT, M.Kes
Dewi Endah Kusumaningtyas, SST; Ratna Widhayanti, SST;
Administrasi Redaksi (Administration) : Agus Supriyanto
Penerbit (Publisher): AKBID Mardi Rahayu
Alamat Redaksi
Jl. KH. Wahid Hasyim 89 Kudus Telp./Fax. : (0291) 445979 Email : [email protected]
Website : http://akbidmr.ac.id/layanan/e-jurnal
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan terbit satu kali dalam setahun
Jurnal Kebidanan dan
Kesehatan
Vol. 7, No. 1 Hal. 1 – 101 Kudus Januari 2017
ISSN 2088-4109
JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN
(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)
Vol. 7, No. 1 Januari 2017
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK DMPA DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB DI KLINIK PRATAMA LESTARI WEDARIJAKSA PATI
Sri Hadi Sulistiyaningsih
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN ANC DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ULANG ANC DI BIDAN PRAKTEK SWASTA PARJIAH JUWANGI BOYOLALI
Dwi Astuti
NYERI PERSALINAN DAPAT DIKURANGI DENGAN MENGGUNAKAN ENDORPHIN MASSAGE
Titik Ariyanti, Theresia Catur Wulan S
EVALUASI CAKUPAN IMUNISASI BCG DI PUSKESMAS JEKULO KUDUS TAHUN 2009
Diah Ayu Fatmawati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG NUTRISI PADA MASA NIFAS DI RB SAYANG IBU UNDAAN KUDUS
Kuneng Umbarwati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG NUTRISI SELAMA KEHAMILAN DI KUDUS
Antika Noviani Lestari, Rifa Caturiningsih, Ratna Widhayanti
TINGKAT KEPATUHAN IBU HAMIL TRIMESTER 2 DALAM MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI DI BPS SRI WANITORAHAYU KUDUS
Indriyaningsih, Umi Widayati, Ni Ketut Kasmini
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG KONTRASEPSI IUD BPM LENY MULYANI DI KUDUS
Maria Christiana, Kudarti, Th. Catur Wulan S
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRE DAN POST PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI BPM MARYATI, LORAM WETAN - KUDUS
Ni Made Silvy Krisna Pratiwi, Dini Enggar Wijayanti, Nur Sri Atik
PERSEPSI BIDAN TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI KECAMATAN KOTA KUDUS
Suciyati, Magdalena Dyah P, Dewi Endah Kusumaningtyas
Diterbitkan oleh
Akademi Kebidanan Mardi Rahayu Kudus
Jurnal Kebidanan dan
Kesehatan
Vol. 7, No. 1 Hal. 1 – 101 Kudus Januari 2017
JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN
(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)
Vol. 7, No. 1 Januari 2017
DAFTAR ISI
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK DMPA DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB DI KLINIK PRATAMA LESTARI WEDARIJAKSA PATI
Sri Hadi Sulistiyaningsih ... 1 - 12
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN ANC DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ULANG ANC DI BIDAN PRAKTEK SWASTA PARJIAH JUWANGI BOYOLALI
Dwi Astuti... 13-20
NYERI PERSALINAN DAPAT DIKURANGI DENGAN MENGGUNAKAN ENDORPHIN MASSAGE
Titik Ariyanti, Theresia Catur Wulan S ... 21 - 28
EVALUASI CAKUPAN IMUNISASI BCG DI PUSKESMAS JEKULO KUDUS TAHUN 2009
Diah Ayu Fatmawati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana ... 29 - 31
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG NUTRISI PADA MASA NIFAS DI RB SAYANG IBU UNDAAN KUDUS
Kuneng Umbarwati, Rifa Caturiningsih, Heni Febriana ... 32 - 40
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG NUTRISI SELAMA KEHAMILAN DI KUDUS
Antika Noviani Lestari, Rifa Caturiningsih, Ratna Widhayanti ... 41 - 48
TINGKAT KEPATUHAN IBU HAMIL TRIMESTER 2 DALAM MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI DI BPS SRI WANITORAHAYU KUDUS
Indriyaningsih, Umi Widayati, Ni Ketut Kasmini ... 49 - 56
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG KONTRASEPSI IUD BPM LENY MULYANI DI KUDUS
Maria Christiana, Kudarti, Th. Catur Wulan S...57 - 69
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRE DAN POST PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI BPM MARYATI, LORAM WETAN - KUDUS
Ni Made Silvy Krisna Pratiwi, Dini Enggar Wijayanti, Nur Sri Atik ...70 -81
PERSEPSI BIDAN TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI KECAMATAN KOTA KUDUS
32
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN
(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG NUTRISI PADA MASA NIFAS DI RB SAYANG IBU
UNDAAN KUDUS
Kuneng Umbarwati 1, Rifa Caturiningsih 2, Heni Febriana 3 [email protected]
1,2,3 Akbid Mardi Rahayu Kudus
ABSTRACT
Postpartum period covers a critical transition period for the mother, baby and family are physiologically, emotionally and socially. Therefore, there are several aspects that need to be considered in the puerperal one of which is nutrition. Puerperal women should receive nutritionally complete with extra calories before they are pregnant (200-500 cal) which will speed up the recovery of health and strength, improve the quality and quantity of breast milk, and prevent infection. This study aims to determine the relationship with the mother's education level knowledge of mothers about nutrition in puerperium in RB Sayang Ibu, Undaan Kudus. This study uses correlational analysis with cross sectional approach. Sample number 37 for women. The data analysis using Chi Square (X2) with a confidence level of 0.05 using SPSS 11.0 for windows. The results showed no significant relationship between education and knowledge of mothers about nutrition in puerperium (r hitung at 27.144 and r tabel amounted to 9.488). Suggestions for health workers need to improve health information periodically to the public on nutrition in puerperium, in order to improve knowledge about nutrition in during childbirth.
Keywords: education, knowledge, nutrition during childbirth
ABSTRAK
33
menggunakan SPSS 11,0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan pengetahuan ibu tentang nutrisi pada masa nifas (rhitung sebesar 27,144 dan rtabel sebesar 9,488). Saran untuk petugas kesehatan perlu meningkatkan penyuluhan kesehatan secara periodik kepada masyarakat mengenai nutrisi pada masa nifas, dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang nutrisi pada masa nifas
Kata Kunci : tingkat pendidikan, pengetahuan, nutrisi masa nifas
PENDAHULUAN
Periode pasca persalinan meliputi
masa transisi kritis bagi ibu, bayi dan
keluarganya secara fisiologis,
emosional dan sosial. Masa nifas
atau puerpurium dimulai setelah
partus selesai dan berakhir setelah
kira-kira 6 minggu akan tetapi,
seluruh alat genetal baru pulih
kembali seperti sebelum ada
kehamilan dalam waktu 3 bulan
(Winkjosasto, 2006). Pelayanan
pasca persalinan harus terselenggara
pada masa itu untuk memerlukan
kebutuhan ibu dan bayi, yang
meliputi upaya pencegahan, deteksi
dini dan pengobatan komplikasi dan
penyakit yang mungkin terjadi, serta
penyediaan pelayanan pemberian
ASI, cara menjarangkan kehamilan,
imunisasi dan nutrisi bagi ibu akan
tetapi, perhatian utama pelayanan
baik pada negara maju maupun
berkembang banyak tertuju pada
masa kehamilan dan persalinan
bukan pada masa nifas sementara,
keadaan sebenarnya resiko kesakitan
dan kematian ibu serta bayi lebih
sering terjadi pada masa pasca
persalinan.
Minimnya pelayanan masa nifas
disebabkan oleh konsekuensi
ekonomi dan ketidaksediaan
pelayanan kesehatan yang cukup
berkualitas. Rendahnya kualitas
pelayanan kesehatan juga
menyebabkan rendahnya promosi
34 penatalaksanaan yang adekuat
terhadap masalah dan penyakit yang
timbul pada masa pasca persalinan.
Salah satu informasi dan konseling
yang kurang diberikan adalah
tentang nutrisi (Winkjosasto, 2006).
Nutrisi atau zat gizi adalah ikatan
kimia yang diperlukan tubuh untuk
melakukan fungsinya, yaitu
menghasilkan energi, membangun
dan memelihara jaringan, serta
mengatur proses-proses kehidupan
(Almatsier, 2008). Kebutuhan gizi
pada masa nifas terutama bila
menyusui akan meningkat 25 %
kerena berguna untuk proses
kesembuhan karena sehabis
melahirkan dan untuk memproduksi
air susu yang cukup untuk
menyehatkan bayi, semua itu akan
meningkat tiga kali dari kebutuhan
biasa. Tidak ada kontraindikasi
dalam pemberian nutrisi setelah
persalinan. Ibu nifas harus mendapat
nutrisi yang lengkap dengan
tambahan kalori sejak sebalum hamil
(200-500) yang akan mempercepat
pemulihan kesehatan dan kekuatan,
meningkatkan kualitas dan kuantitas
ASI, serta mencegah terjadinya
infeksi karena kekurangan gizi pada
ibu nifas dapat menimbulkan
gangguan kesehatan pada ibu dan
bayinya.
Mengingat peran bidan sebagai
pelaksanan, pendidik, dan peneliti,
maka bidan mempunyai andil dalam
memberikan asuhan postnatal. Data
ibu nifas di RB Sayang Ibu Undaan
tercatat dari bulan Februari sampai
dengan Maret 2010 mengalami
peningkatan berturut-turut dari 17
orang, 31 orang sampai dengan 39
orang. Sejumlah ibu nifas di wilayah
RB Sayang Ibu tersebut perlu
35 pengetahuannya sehingga ibu tetap
memperhatikan nutrisinya selama
masa nifas. Dari uraian di atas
sebagai bidan yang mempunyai
peran sebagai peneliti (investigator)
dan mengingat kebutuhan nutrisi
yang harus dipenuhi oleh ibu nifas,
maka penulis tertarik melakukan
penelitian yang dituangkan dalam
judul “Hubungan Tingkat Pendidikan
Ibu Dengan Pengetahuan Ibu
Tentang Nutrisi Pada Masa Nifas Di
RB Sayang Ibu Undaan Kudus ”
METODE
Desain penelitian yang digunakan
adalah analitik korelasional yang
terdiri dari variabel independent
(pendidikan) dan variabel dependent
(pengetahuan ibu tentang nutrisi
pada masa nifas). Teknik
pengumpulan data ini adalah data
primer menggunakan kuesioner yang
disusun sendiri dan sudah diuji
validitas dan reliabilitasnya. Subyek
penelitian diambil yaitu seluruh ibu
nifas yang melakukan kunjungan di
RB Sayang Ibu Undaan Kudus pada
tanggal 3-22 Mei 2010 sebanyak 35
orang. Teknik analisa data yang
digunakan adalah analisa univariat
dan bivariat dengan uji chi-suare
menggunakan SPSS for Windows
11.0 untuk membuktikan hubungan
Ho : Tidak ada hubungan antara
tingkat pendidikan ibu dengan
pengetahuan ibu tentang nutrisi pada
masa nifas dan Ha : Ada hubungan
antara tingkat pendidikan ibu dengan
pengetahuan ibu tentang nutrisi pada
36 HASIL DAN BAHASAN
A. HASIL
1. Karakteristik Responden
Responden dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang berkunjung di RB
sayang Ibu
a. Berdasarkan Umur
Tabel 1.1 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Umur
Umur (tahun) Jumlah Persentase (%)
< 20 2 5,4
20-30 29 78,4
>35 6 16,2
Total 37 100
b. Berdasarkan Pekerjaan
Tabel 1.2 Distribusi Responden Berdasarkan Pekerjaan
Pekerjaan Ibu Jumlah Persentase (%)
Buruh tani 19 51,4
Buruh pabrik 9 24,3
Swasta 4 10,8
IRT 5 13,5
Total 37 100
2. Analisis Univariat
a. Tingkat Pendidikan Ibu
Tabel 1.3 Distribusi Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tingkat pendidikan Jumlah Persentase (%)
Rendah (SD-SMP) 22 59,5
Sedang (SMA) 13 35,1
Tinggi (diploma, S1, S2) 2 5,4
37
b. Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Nutrisi Pada Masa Nifas
Tabel 1.4. Distribusi Responden Berdasarkan Tingkat Pengetahuan Ibu
Tentang Nutrisi Pada Masa Nifas Di RB Sayang Ibu
Tingkat pengetahuan Jumlah Persentase (%)
Baik 5 18,9
Sedang 10 29,7
Kurang 22 51,4
Total 37 100
3. Analisis Bivariat
Hasil analisa antara variabel pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang
nutrisi pada masa nifas adalah sebagai berikut:
Tabel 1.5. Hubungan antara pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang
nutrisi pada masa nifas
Tingkat Pendidikan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Nutrisi Pada Masa Nifas
Hasil diatas kemudian diuji dengan uji Chi Square ( X2 ) diketahui bahwa
rhitung sebesar 27,144 > rtabel sebesar 9,488 sehingga, Ho ditolak dan Ha
diterima (ada hubungan antara pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang
38
B. BAHASAN
Berdasarkan uji analisis melalui
program SPSS menunjukkan ada
hubungan yang bermakna antara
pendidikan ibu dengan
pengetahuan tentang nutrisi pada
masa nifas, hal tersebut terjadi
kemungkinan karena menurut
teori Notoadmodjo (2003)
tingkat pendidikan seseorang
menggambarkan pengetahuan
yang dimiliki, semakin tinggi
tingkat pendidikan seseorang
semakin tinggi pula tingkat
pengetahuannya. Pada penelitian
ini dapat diketahui bahwa ibu
dengan tingkat pendidikan
rendah sebagian besar
mempunyai tingkat pengetahuan
tentang nutrisi pada masa nifas
yang kurang, yaitu dari 22
responden yang berpendidikan
rendah hanya 3 ibu yang
mempunyai tingkat pengetahuan
sedang (8,1%), dan yang tingkat
pengetahuannya kurang
sebanyak 19 responden (51,4
%). Ibu dengan tingkat
pendidikan sedang dari 13
responden hanya 3 ibu yang
mempunyai tingkat pengetahuan
tentang nutrisi pada masa nifas
yang baik (8,1 %), dan yang
mempunyai pengetahuan sedang
sebanyak 7 ibu (18,9 %), dan
yang berpengetahuan kurang
sebanyak 3 ibu (8,1 %). Ibu
yang berpendidikan tinggi ada 2
responden (5,4 %) dan
semuanya mempunyai
pengetahuan tentang nutrisi pada
39 SIMPULAN DAN SARAN
A. SIMPULAN
Ada hubungan yang sigifikan
antara tingkat pendidikan ibu
dengan pengetahuan ibu tentang
nutrisi pada masa nifas.
B. SARAN
Petugas kesehatan perlu
meningkatkan penyuluhan
kesehatan secara periodik kepada
masyarakat mengenai nutrisi
pada masa nifas, dalam rangka
meningkatkan pengetahuan
tentang nutrisi pada masa nifas.
DAFTAR PUSTAKA
Aziz, A. 2007. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika
---. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika
Bahiyatun. 2009. Buku Ajar asuhan Kebidanan Nifas Normal. Jakarta: EGC
Damin, S. 2003. Metode Penelitian Kebidanan Prosedur, Kebijakan, dan Etik. Jakarta: EGC
DEPDIKBUD. 2005. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Yogyakarta: Pustaka Belajar
Hidayat, A. 2009. Konsep Kebidanan. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press :
KepMenKes RI Nomor 369 / MenKes / SK / III /2007 Tentang Standart Profesi Bidan
40
Notoatmodjo, S. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat Prinsip-Prinsip Dasar. Jakarta: Rineka Cipta
Paramita. 2005. HO – Gizi Ibu Nifas – Menyusui. www//http :blogspot.com.net.id Diakses Tanggal 17 Maret 2010 Jam 08.06
Riwidikdo, H. 2007. Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press
Riwidikdo, H. 2009. Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press
Sri Wahyuni. 2010. Data April Ibu Nifas Periode Bulan Februari sampai 2010. Register RB Sayang Ibu Undaan Kudus
Suherni, dkk. 2008. perawatan Masa Nifas. Yogyakarta: Fitramaya
Suyanto. 2008. Riset Kebidanan Metodologi dan Aplikasi. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press