11
BAB III
PELAKSANAAN KERJA MAGANG
3.1 Kedudukan dan Koordinasi
Penulis melakukan praktik kerja magang di PT Serpong Cipta Kreasi pada
public relations department. Selama melakukan praktik kerja magang di PT
Serpong Cipta Kreasi, penulis dibimbing oleh Christina Manihuruk selaku koordinator public relations yang menjadi mentor penulis di PT Serpong Cipta Kreasi. Penulis ditugaskan mengenai hal yang berkaitan dengan kegiatan public
relations pada umumnya oleh Christina Manihuruk dan Ribka Christina. Di PT
Serpong Cipta Kreasi, penulis berkedudukan sebagai public relations assistant yang berkoordinasi di dalam public relations department itu sendiri dan juga dengan divisi social media.
3.2 Tugas yang Dilakukan
Selain tugas pokok yang dikerjakan oleh penulis yakni media monitoring dan media clipping, penulis juga memiliki tugas tambahan seperti membantu membuatkan draf artikel untuk perusahaan, translate artikel ke dalam bahasa Inggris maupun sebaliknya, membantu menyeleksi peserta challenge dari Summarecon, mendata media monitoring ke dalam excel, serta membantu kedua pembimbing ke hunian mengambil konten untuk diunggah ke story Instagram @summarecon_serpong. Penulis juga membantu membuat draf caption postingan Instagram Summarecon. Tidak hanya pekerjaan Public Relations saja yang dilakukan selama melakukan praktik kerja magang di PT Serpong Cipta Kreasi, melainkan juga membantu keluarga besar dari Summarecon sendiri seperti SDC, Mal SMS, sebagai tim support.
Selain itu, penulis juga biasanya ikut membantu pembimbing ke lapangan untuk mengambil foto dan video hunian dan dijadikan sebagai bahan konten di Instagram Summarecon Serpong. Serta, sudah ada 2 video yang diunggah dan disebarkan ke media-media yang bergerak di media sosial Instagram.
12
Terakhir, penulis juga cukup sering diminta bantuan dalam merekap dan
review peserta vlog challenge Summarecon Serpong.
Tabel 3.1 Aktivitas Praktik Kerja Magang di PT Serpong Cipta Kreasi
Sumber: Olahan Penulis
3.3 Uraian Pelaksanaan Kerja Magang
Selama tiga bulan lebih penulis melakukan program kerja magang, tugas dan pekerjaan yang penulis lakukan berfokus pada tugas internal dan keseharian Public Relations PT Serpong Cipta Kreasi. Ketika bekerja di PT Serpong Cipta Kreasi, penulis mengerjakan tugas pokok di setiap harinya yakni media monitoring dilanjutkan dengan media clipping.
3.3.1 Media Monitoring
Aktivitas Public Relations di PTSerpong Cipta Kreasi
Minggu Ke-
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Media Monitoring
Media Clipping Membuat draft artikel Print out kliping berita Listing influencer
Listing challenge Summarecon Listing media
Membantu konten SDC & SS Ke hunian Summarecon Menghitung news value
13
Public relations merupakan sebuah fungsi manajemen yang
memfokuskan diri pada membangun/ mengembangkan relasi serta komunikasi yang dilakukan individu maupun organisasi terhadap publik guna menciptakan hubungan yang saling menguntungkan (Arens, 2011).
Ruang lingkup tugas public relations (PR) dalam sebuah organisasi menurut (Rumati, 2002) menyatakan bahwa PR memiliki 5 tugas pokok, yaitu:
a. Menyelenggarakan dan bertanggung jawab atas penyampaian informasi secara lisan, tertulis melalui gambar (visual) kepada publik. Seperti press release, artikel perusahaan, dan sebagainya.
Press release adalah berita, isi newsletter adalah berita, atau isi company profile adalah berita (Rachmat, 2008).
b. Monitor media, merekap dan mengevaluasi tanggapan serta pendapat umum atau masyarakat.
Media monitoring merupakan proses membaca, menonton
atau mendengarkan dengan isi editorial sumber media, dan kemudian, mengidentifikasi, menyimpan dan menganalisis konten yang berisi kata-kata kunci tertentu (William, 2010). Media
monitoring juga merupakan tahapan akhir dari media relations yakni
berada pada tahapan evaluasi. Hasil dari monitor media adalah penulis dapat mengetahui efektivitas komunikasi publik yang telah dilakukan oleh perusahaan dan dapat mengevaluasi juga mengenai tren dari sebuah pemberitaan.
c. Memperbaiki citra organisasi. Di sini PR bertugas untuk membentuk serta memperbaiki citra negatif dari sebuah media atau sekelompok orang. Biasanya dilakukan sebuah kegiatan sosial yang positif untuk memperbaiki hal tersebut.
d. Tanggung jawab sosial PR merupakan suatu keharusan dalam bertanggung jawab terhadap semua kelompok yang terkait. Suatu
14
organisasi mempunyai kewajiban adanya usaha untuk pelayanan sosial yang menjadi tanggung jawabnya.
e. Komunikasi PR juga mempunyai bentuk komunikasi yang khusus dan timbal balik, sehingga pengetahuan komunikasilah yang menjadi modal atau pegangan utamanya.
Biasanya, proses media monitoring dimulai dengan mencari melalui kata kunci atau dengan menyebutkan media mana yang akan dipantau, jenis artikel atau penyebutan perusahaan terkait, periode waktu, dan sebagainya. Di PT Serpong Cipta Kreasi, penulis melakukan media monitoring secara manual, sehingga diperlukannya ketelitian.
Dalam melakukan media monitoring, penulis juga merekap data monitor ke excel seperti gambar berikut:
Gambar 3.1 Media Monitoring Summarecon Serpong
(Sumber: Dokumen Penulis)
Berikut akan dijelaskan lebih detail mengenai proses media
15
3.3.1.1 Pencarian Keyword
Gambar 3.2 Pencarian Keyword
(Sumber: Dokumen Penulis)
Penulis mencari kata kunci “Summarecon Serpong” di Google. Setelah itu, penulis menggunakan tools dari Google sendiri untuk menentukan periode waktu yang diinginkan. Biasanya, tidak hanya 1 kata kunci saja yang dicari oleh penulis, melainkan menggunakan nama hunian di Summarecon Serpong yang baru saja launching agar dapat dilihat pemberitaan terbarunya di setiap hari.
3.3.1.2 Media Tracking
Penulis melacak opini publik atas suatu isu-isu tertentu yang terkait dengan perusahaan. Biasanya ini dilakukan ketika adanya pemberitaan negatif bagi
16
perusahaan. Penulis juga jarang melakukan media tracking pada saat praktik kerja magang. Saat melakukan media
tracking selama bekerja di PT Serpong Cipta Kreasi,
biasanya penulis memantau kata kunci terkait selama 1 minggu saja.
Gambar 3.3 Media Tracking Salah Satu Isu Summarecon Serpong
(Sumber: Dokumen Penulis)
3.3.1.3 Media Clipping
Media clipping merupakan kegiatan pengguntingan
atau pemotongan bagian-bagian tertentu dari surat kabar, majalah atau sumber yang lain kemudian disusun dalam sistem tertentu dalam suatu bidang (Elvinaro, 2002). Mengkliping berita yang telah dicari oleh penulis pada saat
media monitoring juga merupakan salah satu tugas rutin
17
penulis telah disediakan template oleh pembimbing magang. Sehingga penulis hanya tinggal menginput berita sesuai dengan template tersebut. Selain itu, penulis juga membantu menentukan apakah tone dari berita tersebut positif atau negatif.
Gambar 3.4 Kliping Media
(Sumber: Dokumen Penulis)
3.3.1.4 News Value
Nilai berita atau news merupakan panduan bagi seorang wartawan untuk memutuskan suatu kejadian, informasi, atau keadaan layak diberitakan atau tidak. Nilai
18
berita sangat penting untuk diketahui sebelum menulis berita (Djuraid, 2007).
News value adalah keluarbiasaan (unusualness),
kebaruan (newness), akibat (impact), aktual (timeliness), kedekatan (proximity), informasi (information), konflik (conflict), orang penting (public figure, news maker), kejutan (surprising), ketertarikan manusiawi (human interest), seks (sex) (Haris, 2006).
Gambar 3.5 News Value Berita Cetak
(Sumber: Dokumen Penulis)
Setelah merekap seluruh berita yang telah di kliping oleh penulis, pada akhir masa magang, penulis ditugaskan untuk menghitung news value keseluruhan berita per tahunnya. Dengan diberikannya rate card per media
online dan cetak, lalu dikalikan sesuai dengan bobot berita
yang telah terdata. Setelah itu, secara keseluruhan dijumlah dan dilaporkan kepada pembimbing lapangan penulis.
19
3.3.2 Tugas Insidental
3.3.2.1 Artikel
Pembimbing lapangan penulis akan memberikan materi yang menjadi informasi utama dalam artikel yang akan dibuat. Setelah itu, pembimbing juga memberitahu mengenai referensi yang ingin diterapkan pada artikelnya sehingga penulis dapat mengetahui tipe dan jenis artikel seperti apa yang dibuat. Penulis juga membantu kedua pembimbing magang dalam translate artikel ke dalam bahasa Inggris. Artikel yang biasanya dibuat oleh penulis adalah seperti kegiatan yang dilakukan oleh Summarecon Serpong, atau membuat artikel dari press release yang telah dibuat oleh pembimbing magang sebelumnya. Sejauh ini, artikel yang dibuat oleh penulis masih menetap sebagai draf perusahaan saja, belum ada artikel buatan penulis yang terpublikasikan di social media maupun website
Summarecon Serpong.
3.3.2.2 Review Peserta Challenge Summarecon Serpong
Penulis juga seringkali diminta bantuan untuk melakukan screening dan review peserta vlog challenge di Youtube yang dimana isinya terdapat nama agen, link akun Youtube/ Instagram, nomor telepon, jumlah likes,
subscribers, viewers, dan review yang merupakan komentar
dari penulis terhadap video yang ditonton.
Setelah itu, ketika mendapatkan hasil review keseluruhan, penulis diminta untuk menentukan 5-10 video terbaik. Sehingga dapat dikatakan pembimbing mempercayai penulis untuk menyempitkan ruang lingkup pemenang challenge lebih kecil lagi.
20
Gambar 3.6 Review Peserta Challenge Summarecon Serpong
(Sumber: Dokumen Penulis)
3.4 Kendala dan Solusi Selama Proses Kerja Magang
Kendala yang penulis temukan saat melakukan praktik kerja magang di PT Serpong Cipta Kreasi adalah tidak lain dari berita yang seringkali ter-skip untuk di kliping dan direkap. Hal tersebut terjadi karena proses memonitor media yang dilakukan masih menggunakan cara manual (belum menggunakan software seperti perusahaan lainnya) sehingga sangat memungkinkan adanya miskomunikasi saat merekap data hasil monitor penulis dengan rekapan pembimbing lapangan. Dan dari situlah terkadang penulis juga harus merekap dan mendata semuanya secara ulang dan menginput ulang juga ke excel.
Dari kendala yang ditemukan oleh penulis, maka dari itu penulis mulai merekap hasil monitor lebih detail dan terperinci. Penulis juga mulai mencari
keyword yang lebih bervariasi lagi. Karena biasanya, penulis hanya menggunakan
satu keyword untuk menemukan pemberitaan Summarecon Serpong. Namun, karena adanya permasalahan di atas, penulis menambah keyword pencarian lebih luas seperti mulai menyebutkan nama hunian Summarecon yang terkait, dan mulai menggunakan tools dari Google untuk melihat pemberitaan sesuai dengan tanggal yang diatur oleh penulis.