• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "4. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  1 (a)  Pelabuhan  Canti,  (b)  Dermaga  Desa  Tejang,  (c)  Dermaga  Dusun  Regahan Lada) dan (d) Dermaga Dusun Segenom
Gambar 2 (a ) Puskesmas Pembantu, (b) ) Posyandu Pulau Sebesi
Gambar  7 (a)  TK  Pulau  Sebesi,  (b)  Sekolah  Dasar  (SD),  (c)  SLTP  dan  SMK  Kelautan, (d) TPK II Paud di Regan Lada
Gambar  3 Zonasi  Daerah  Perlindungan  Laut  Pulau  Sebesi  di  empat  lokasi  yang Mewakili

Referensi

Dokumen terkait

alah satu implementasi pengelolaan pesisir berbasis masyarakat yang dilakukan di Provinsi Lampung adalah pengembangan Daerah Perlindungan Laut (DPL) di Pulau Sebesi,

Desa Mattiro Matae memiliki tiga pulau kosong (tidak berpenduduk) yang termasuk dalam kawasan pengelolaan kawasan Kapoposan, yaitu: (1) Pulau Pamanggangan dengan luas

Kawasan Konservasi Laut Daerah Abun secara adminitratif termasuk dalam wilayah pemerintahan distrik Sausapor, distrik Kwoor dan distrik Abun yang terdiri dari

Te Tema Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir, Laut, dan Perikanan Darat Berbasis Ekosistem LAPORAN AKHIR PENELITIAN DASAR UNHAS TAHUN 2020 KERAGAAN GENETIK

Adapun wilayah administrasi Kecamatan Kasemen adalah sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa, sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang,

Salah satu alat pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut yang efektif adalah dengan mengembangkan kawasan konservasi perairan (KKP), yaitu mengalokasikan sebagian wilayah pesisir

Bengen, Dietriech G., 2001, Ekosistem dan Sumberdaya Pesisir dan Laut serta Pengelolaan Secara Terpadu dan Berkelanjutan, Prosiding Pelatihan Pengelolaan Wilayah Pesisir

Berdasarkan Dokumen Perjanjian Kinerja antara Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan laut (BPSPL) Pontianak dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang