• Tidak ada hasil yang ditemukan

Proposal Penelitian Tindakan Kelas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Proposal Penelitian Tindakan Kelas"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PENINGKATAN CARA BELAJAR SISWA MELALUI SISTEM MODULAR  PENINGKATAN CARA BELAJAR SISWA MELALUI SISTEM MODULAR 

PADA MATA PELAJARAN

PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAANKEWIRAUSAHAAN KELAS X JURUSAN ELEKTRONIKA

KELAS X JURUSAN ELEKTRONIKA

A. Pendahuuan A. Pendahuuan

1.

1. LaLatar tar BeBelaklakang ang MaMasasalahlah

Kegiatan Belajar di sekolah adalah rangkaian kegiatan dari sebuah system Kegiatan Belajar di sekolah adalah rangkaian kegiatan dari sebuah system yan

yang g memmemerlerlukan ukan perperlenlengkagkapan pan antantara ara lailain n KepKepala ala SekSekolaolah, h, StaStaf f TatTata a UsaUsaha,ha, Guru, Siswa maupun sarana prasarana lainnya. Salah satu hal yang penting dalam Guru, Siswa maupun sarana prasarana lainnya. Salah satu hal yang penting dalam memuda

memudahkan kegiatan belajar mengajar adalah buku hkan kegiatan belajar mengajar adalah buku buku pegangan untuk buku pegangan untuk siswsiswa.a. Mat

Materi eri kewkewirairausausahaahaan n di di SMK SMK sersering ing menmengalgalami ami perperubaubahan han seiseirinring g dengdenganan   pe

  perubrubahan ahan kurkurikuikulum lum yanyang g adaada.Pa.Pada da saasaat t ini ini di di SMK SMK ditditeraerapkapkan n KurKurikuikulumlum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) yang menuntut siswa untuk belajar secara Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) yang menuntut siswa untuk belajar secara aktif dan mandiri, dimana peranan guru ditempatkan sebagai sarana motivator atau aktif dan mandiri, dimana peranan guru ditempatkan sebagai sarana motivator atau  pembimbing maju dan berkembangnya pola belajar mengajar di dalam kelas.

 pembimbing maju dan berkembangnya pola belajar mengajar di dalam kelas.

Oleh karena itu sangat penting bagi siswa untuk memiliki buku panduan Oleh karena itu sangat penting bagi siswa untuk memiliki buku panduan   b

  belelajajar ar atatau au momoduldul, , dadalalam m hal hal inini i khkhususususnynya a adadalalah ah momodudul l kewkewirirausausahaahaanan.. Masalah yang timbul sekarang adalah apakah buku pegangan siswa sesuai dengan Masalah yang timbul sekarang adalah apakah buku pegangan siswa sesuai dengan tuntutan kurkulum atau belum, adanya masalah tersebut maka saya sebagai guru tuntutan kurkulum atau belum, adanya masalah tersebut maka saya sebagai guru kewirausahaan yang menginginkan peserta didiknya maju dan berkembang sesuai kewirausahaan yang menginginkan peserta didiknya maju dan berkembang sesuai dengan tuntutan kurikulum telah

dengan tuntutan kurikulum telah menyumenyusun sun modul kewirausamodul kewirausahaan haan melalmelalui ui wadahwadah M

Mususyyawawararah ah GuGuru ru MaMatta a PePellajajararan an ( ( MGMGMMP P ).).PPenendidididikakan n KaKabubupapattenen Cilacap..Melalui penelitian tindakan kelas yang akan saya lakukan.Saya sebagai Cilacap..Melalui penelitian tindakan kelas yang akan saya lakukan.Saya sebagai guru kewirausahaan ingin menguji apakah modul yang menjadi pegangan siswa guru kewirausahaan ingin menguji apakah modul yang menjadi pegangan siswa ma

mammpu pu mmememenenuhuhi i ttununtututtan an kukurriikukullum um SSMK MK ttahahun un 202006 06 seserrta ta mamampmpuu men

menghasghasilkilkan an pespeserterta a diddidik ik yanyang g berbertantangguggung ng jawjawab, ab, mammampu pu berberfikfikir ir krikritistis,, mampu memecahkan masalah

mampu memecahkan masalah yang dihadapi yang dihadapi dalam kehidupan bermasyardalam kehidupan bermasyarakat,akat,  berbangsa dan bernegara.

(2)

2. Perumusan dan Pemecahan Masalah

Salah satu penunjang kegiatan belajar mengajar di kelas adalah adanya modul. Diharapkan rasio antara siswa dengan modul adalah satu banding satu. Jadi diharapkan tiap peserta didik SMK 1 Tangerang memiliki 1 modul yang disusun sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) 2006, khususnya adalah modul Kewirausahaan yang disusun oleh MGMP Kabupaten Tangerang. Masalah :

1. Apakah modul Kewirausahaan yang diterbitkan oleh MGMP mudah diperoleh oleh peserta didik.

2. Apakah modul Kewirausahaan mudah dipahami oleh peserta didik.

3. Apakah modul Kewirausahaan tersebut mampu mendorong guru untuk  memotivasi peserta didik melakukan kegiatan belajar menga jar secara aktif.

Dari tiga masalah tersebut diatas, maka saya akan mengambil contoh data siswa kelas X jurusan Akuntansi dan Tata Busana pada tahun pelajaran 2009/2010 menggunakan modul Kewirausahaan yang disusun oleh MGMP Kabupaten Tangerang. Pengamatan dimulai setelah peserta didik memperoleh modul pada tiap kelasnya dengan data awal yaitu hasil Ulangan Semester 1 yang diikuti dengan perubahan sikap. Hasil refleksi dari siklus 1 akan dibandingkan dengan hasil pengamatan pada hasil Ulangan Semester 2 yang diharapkan meningkat setelah melalui beberapa perbaikan melalui perencanaan tahap kedua.

3. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan tuntutan Kurikulum SMK yang mengarah pada learning by doing, yaitu praktek belajar kewirausahaan sebagai inovasi pembelajaran untuk  memahami afeksi dan kognitif secara mendalam melalui pengalaman belajar  dengan life skill ( kecakapan hidup ). Pengalaman belajar kewirausahaan dapat dilaksanakan di dalam maupun di luar kelas dengan metode CTI (contextual theaching learning). Dengan b erbagai metode dan strategi yang diterapkan diharapkan mampu mendorong peserta didik agar dapat berpartisipasi seecara aktif  sebagai warga negara yang bertanggung jawab, mampu berpikir keras, mampu memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa

(3)

dan bernegara, belajar secara kooperatif sehingga dapat tercipta suasana belajar  yang menyenangkan dan penuh makna.

Dari tuntutan kurikulum di atas maka saya berharap mampu mewujudkan upaya penigkatan mutu peserta didikmelalui Penelitian Tindakan Kelas dengan   judul “Peningkatan Cara Belajar Siswa Melalui Sistem Modular Pada Mata

Pelajaran Kewirausahaan Siswa Kelas X Jurusan Elektronika Tahun Pelajaran 2009/2010 SMK 1 Tangerang”

4.Manfaat Penelitian

Melalui Penelitian Tindakan Kelas ini saya berharap dapat menyumbangkan pemikiran guna meningkatkan kualitas pembelajaran siswa pada SMK 1 Tangerang jurusan Elektronika khususnya kelas X. Mudah mudahan Penelitian Tindakan Kelas yang saya lakukan dapat bermanfaat bagi guru, siswa maupun komponen yang terkait dalam pendidikan, baik pada masa sekarang maupun masa yang akan dating.

B. Kajian Pustaka

Upaya untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas sangat penting untuk  dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru khususnya dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran, karena pada dasarnya Penelitian Tindakan Kelas dapat dilakukan secara sederhana dan dapat dilakukan oleh guru  pada saat mengajar dengan objek penelitian yang tersedia yaitu peserta didik yang

diampu oleh guru tersebut.

Karena upaya Penelitian Tindakan Kelas dimaksudkan untuk  meningkatkan kualitas belajar siswa, maka dapat langsung dikaitkan dengan mata   pelajaran yang diampu oleh guru tersebut dalam rangka membentuk proses  pembelajaran khususnya dalam hal ini pelajaran Kewirausahaan.

  Namun demikian bahwa Penelitian Tindakan Kelas harus mengandung suatu pengertian bahwa tindakan yang dilakukan didasarkan atas upaya meningkatkan hasil yaitu pembelajaran kewirausahaan yang semakin meningkat.

Selain itu dengan melihat hasil Penelitain Tindakan Kelas yang telah dilakukan sebebelumnya dapat dilihat hasilnya yaitu semakin meningkatnya kualitas lulusan, terutama untuk tingkat SMK sehingga siswa tersebut lebih

(4)

 bertanggung jawab lebih profesional dalam memasuki dunia industri di Indonesia  pada khususnya maupun di negara lain yang menjadi tujuannya.Disamping itu saat ini lebih banyak lagi siswa yang melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, karena memliki optimisme yang lebih besar serta memiliki wawasan yang lebih luas.

C. Metodologi Penelitian Siklus I Perencanaan :

Identifikasi masalah dan  penerapan alternative  pemecahan masalah

Tindakan

Pengamatan

Refleksi

 Merencanakan pembelajaran yang akan diterapkan dalam pembelajaran kewirausahaan

 Menentukan pokok bahasan

 Mengembangkan skenario pembelajaran kewirausahaan

 Menyusun langkah-langkah kegiatan  pembelajaran

 Menyiapkan sumber belajar 

 Mengembangkan format evaluasi

 Mengembangkan format observasi  pembelajaran

 Menerapkan tindakan yang mengacu pada skenario dan langkah-langkah kegiatan  pembelajaran

 Melakukan observasi dengan alat observasi

 Menilai hasil tindakan dengan menggunakan format langkah-langkah  pembelajaran

 Melakukan evaluasi tindakan yang telah dilakukan yang meliputi evaluasi mutu,

(5)

 jumlah dan waktu dari setiap tindakan

 Melakukan pertemuan untuk membahas hasil evaluasi tentang skenario, langkah-langkah kegiatan pembelajaran dan lain-lain

 Memperbaiki pelaksanaan tindakan yang sesuai dengan hasil evaluasi untuk  digunakan pada siklus berikutnya.

 Evaluasi tindakan I Siklus II Perencanaan

Tindakan

Pengamatan

Refleksi

 Identifikasi masalah dan penetapan alternative memecahan masalah

 Pengembangan tindakan II

Pelaksanaan program tindakan II

Pengumpulan data tindakan II

Evaluasi tindakan II

Siklus-siklus berikutnya

Kesimpulan, saran, rekomendasi. D.Jadwal Pelaksanaan

No Rencana Kegiatan Waktu ( Bulan ke …) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 12 1 Persiapan

Menyusun konsep pelaksanaan Menyepakati jadwal dan tugas Menyusun Instrumen

Seminar Konsep Pelaksanaan

X

X X X 2 Pelaksanaan

Menyiapkan kelas dan alat X

(6)

Melakukan tindakan siklus I

Melakukan tindakan siklus II X X X X

3 Penyusunan Laporan

Menyusun konsep seminar  Seminar hasil penelitian Perbaikan Laporan

Penggadaan dan Pengiriman Hasil X X X X E.Daftar Pustaka

Suharsini Arikunta Prof.Dkk “Penelitian Tindakan Kelas” Bumi Aksara Bandung 2008.

Ariwibowo, Drs.M.Pd. “Pokok – Pokok Materi Tindakan Kelas” Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Tahun 2008

Ating Tedjasutisna, Dr. H, “ Kewirausahaan SMK Kelas 1 “ Penerbit Armico Bandung Tahun 2004.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan rumusan masalah dan kajian teori di atas, maka hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah: Pembelajaran matematika materi operasi hitung campuran

Tim peneliti mengkaji lebih lanjut komponen pembelajaran yang telah disusun sesuai dengan hasil evaluasi dan refleksi dari siklus pertama dan selanjutnya merevisi

Namun demikian berdasarkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan pada siswa kelas VII SMP Negeri 1Kota Kediri dapat disimpulkan bahwa hasil belajar sis- wa pada kompetensi

Oleh karena itu, penulis mencoba merencanakan melakukan penelitian tindakan kelas dengan judul, “Upaya Meningkatkan Kemampuan Siswa Untuk Mengungkakan Makna dalam

Menentukan masalah merupakan langkah awal peneliti dalam penelitian ini. Masalah dalam penelitian ini didapat ketika peneliti mencoba menganalisis buku pegangan siswa dalam

Berdasarkan hasil refleksi pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas V SD 2 Besito Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus pada materi

Sejalan dengan rumusan masalah yang telah dikemukakan di atas, maka tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah

Judul Maksimal 20 kata, spesifik, jelas menggambarkan masalah yang diteliti, tindakan untuk mengatasi masalah, hasil yang diharapkan, dan tempat penelitian.. Keberadaan masalah nyata,