• Tidak ada hasil yang ditemukan

-MAKALAH-TENTANG-OBAT-TRADISIONAL.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "-MAKALAH-TENTANG-OBAT-TRADISIONAL.docx"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH TENTANG

OBAT TRADISIONAL

Disusun oleh :

Nopriansyah

(12500042)

Rio Nata Ramanda

(12500057)

Ryan Maulana

(12500058)

Fakultas Kedokteran Jurusan Analisis Kesehatan Dan Makanan

UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG

(2)

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb

Dengan mengucap syukur kehadirat Illahi Rabbi yang

senantiasa memberikan rahmat , serta hidayah-Nya kepada

penulis. Sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas pada

Mata Kuliah Farmakologi dengan judul “Obat Tradisional“.

Shalawat serta salam selalu tercurah kepada junjungan kita

nabi besar Nabi Muhammad saw, keluarga dan para

sahabatnya, dan semoga sampai kepada kita selaku umat nya.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam

penyusunan karangan ilmiah ini. Oleh karena itu kritik dan

saran yang membangun dari semua kalangan sangat penulis

harapkan. Semoga dapat bermanfaat. Amin.

Wassalamualaikum Wr.Wb

(3)

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB II PEMBAHASAN

2.1Farmakologi Obat Tradisional BAB III PENUTUP

3.1. Kesimpulan 3.2 Saran

3.3 Kekurangan Obat Tradisional 3.4 Kekurangan Obat Tradisional DAFTAR PUSTAKA

(4)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Pengertian Obat Tradisional

Obat tradisional adalah obat-obatan yang diolah secara tradisional, turun-temurun, berdasarkan resep nenek moyang, adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat, baik bersifat magic maupun pengetahuan tradisional. Menurut penelitian masa kini, obat-obatan tradisional memang bermanfaat bagi kesehatan, dan kini digencarkan penggunaannya karena lebih mudah dijangkau masyarakat, baik harga maupun ketersediaannya. Obat tradisional pada saat ini banyak digunakan karena menurut beberapa penelitian tidak terlalu menyebabkab efek samping, karena masih bisa dicerna oleh tubuh.

Beberapa perusahaan mengolah obat-obatan tradisional yang dimodifikasi lebih lanjut. Bagian dari Obat tradisional yang bisa dimanfaatkan adalah akar, rimpang, batang, buah, daun dan bunga. Bentuk obat tradisional yang banyak dijual dipasar dalam bentuk kapsul, serbuk, cair, simplisia dan tablet.

Obat yang beredar sekarang ini tak lepas dari perkembangan obat di masa lalu. Perlu kita ketahui bahwa penemuan obat jaman dahulu berawal dari coba-mencoba yang dilakukan oleh manusia purba. Biasanya di sebut, "EMPIRIS". Empiris berarti berdasarkan pengalaman dan disimpan serta dikembangkan secara turun-temurun hingga muncul apa yang disebut Ilmu Pengobatan Rakyat atau yang lazimnya disebut Pengobatan Tradisional Jamu.

(5)

BAB II PEMBAHASAN 2.1 FARMAKOLOGI OBAT TRADISIONAL

Penggolongan Obat Tradisional

Penggolongan obat di atas adalah obat yang berbasis kimia modern, padahal juga dikenal obat yang berasal dari alam, yang biasa dikenal sebagai obat tradisional. Obat tradisional Indonesia semula hanya dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu obat tradisional atau jamu dan fitofarmaka. Namun, dengan semakin berkembangnya teknologi, telah diciptakan peralatan berteknologi t inggi yang membantu proses produksi sehingga industri jamu maupun industri farmasi mampu membuat jamu dalam bentuk ekstrak. Saat ini obat tradisional dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu jamu, obat ekstrak alam, dan fitofarmaka.

Jamu (Empirical based herbal medicine) Logo Jamu :

Jamu adalah obat tradisional yang disediakan secara tradisional, misalnya dalam bentuk serbuk seduhan, pil, dan cairan yang berisi seluruh bahan tanaman yang menjadi penyusun jamu tersebut serta digunakan secara tradisional. Pada umumnya, jenis ini dibuat dengan mengacu pada resep peninggalan leluhur yang disusun dari berbagai tanaman obat yang jumlahnya cukup banyak, berkisar antara 5 – 10 macam bahkan lebih. Bentuk jamu tidak memerlukan pembuktian ilmiah sampai dengan klinis, tetapi cukup dengan bukti empiris. Jamu yang telah digunakan secara turun-menurun selama berpuluh-puluh tahun bahkan mungkin ratusan tahun, telah membuktikan keamanan dan manfaat secara langsung untuk tujuan kesehatan tertentu.

Obat Herbal Terstandar (Scientific based herbal medicine) Logo Obat Herbal terstandar :

Adalah obat tradisional yang disajikan dari ekstrak atau penyarian bahan alam yang dapat berupa tanaman obat , binatang, maupun mineral. Untuk melaksanakan proses ini membutuhkan peralatan yang lebih kompleks dan berharga mahal, ditambah dengan tenaga kerja yang mendukung dengan pengetahuan maupun ketrampilan pembuatan ekstrak.

Selain proses produksi dengan tehnologi maju, jenis ini pada umumnya telah ditunjang dengan pembuktian ilmiah berupa penelitian-penelitian preklinik seperti standart kandungan bahan berkhasiat, standart pembuatan ekstrak tanaman obat, standart pembuatan obat tradisional yang higienis, dan uji toksisitas akut maupun kronis.

Fitofarmaka (Clinical based herbal medicine) Logo Fitofarmaka :

Merupakan bentuk obat tradisional dari bahan alam yang dapat disejajarkan dengan obat modern karena proses pembuatannya yang telah terstandar, ditunjang dengan bukti ilmiah

(6)

sampai dengan uji klinik pada manusia. Dengan uji klinik akan lebih meyakinkan para profesi medis untuk menggunakan obat herbal di sarana pelayanan kesehatan. Masyarakat juga bisa didorong untuk menggunakan obat herbal karena manfaatnya jelas dengan pembuktian secara ilimiah.

Contoh Obat

 Jamu 1) Kuku Bima

Indikasi:

Memberi kekuatan dan semangat baru. Menguatkan pinggang/ginjal terutama bagi mereka yang lemah dan yang bekerja berat.

Kontra Indikasi: N/A

Komposisi:

Eurycomae longifolia, Kaempferiae Rhizoma, Zingiberis Rhizoma, Zingiberis aromaticae, Phyllanthi Herba, Bahan-bahan lain.

Cara pemakaian:

1 bungkus diseduh dengan 100 cc (? ½ gelas) air hangat. Minum secara teratur 1 bungkus setiap malam atau 3 x seminggu.

Kemasan:

10 Sachet serbuk, tablet. Untuk pria.

Jenis: Serbuk

Produsen: PT Sido Muncul

(7)

Indikasi:

Meredakan mual, kembung, sakit perut, melegakan tenggorokan, dan memperbaiki daya tahan tubuh.

Kontra Indikasi: N/A

Komposisi:

Oryza sativa, Foeniculi Fructus, Isorae Fructus, Caryophylli Folium, Zingiberis Rhizoma, Bahan-bahan lain.

Kegunaan:

Mengobati masuk angin karena kehujanan, kurang tidur, atau terlalu lelah. Gejala-gejalanya seperti : mual, perut kembung/sakit (mules), pusing, lesu, demam, pilek, badan terasa dingin, mata berair.

Menjaga stamina/kondisi tubuh di saat-saat bekerja keras/lembur dan melakukan perjalanan jauh. Terutama petugas jaga malam dan pekerja berat.

Cara pemakaian:

1 bungkus diseduh dengan 100 cc (? ½ gelas) air hangat. Dapat ditambahkan air jeruk nipis bila suka dan madu kembang Sido Muncul. Diminum 2 kali sehari @ 1 bungkus sampai sembuh.

Untuk pencegahan : 1 bungkus sehari atau 2-3 hari 1 bungkus. Kemasan:

10 Sachet Serbuk 12 Sachet @ 15 ml

(8)

Jenis: Saset

Produsen: PT Sido Muncul

3) Darsi

Indikasi:

Untuk penyakit darah kotor dan akibat yang ditimbulkan seperti penyakit kulit, jerawat, bisul, bercak-bercak merah pada kulit, biduran (galigata), dsb dan memperlancar peredaran darah.

Kontra Indikasi: N/A

Komposisi: · Pil:

Curcumae domesticae Rhizoma 10% Zingiberis aromaticae Rhizoma 20% Elephantopi Folium 5%

Sappan Lignum 10%

Zingiberis purpurei Rhizoma 20% Andrographidis Herba 15% Curcumae Rhizoma 20% · Kapsul:

Curcumae domesticae Rhizoma Extract 10% Zingiberis aromaticae Rhizoma Extract 20%

(9)

Elephantopi Folium Extract 5% Sappan Lignum Extract 10%

Zingiberis purpurei Rhizoma Extract 20% Andrographidis Herba Extract 15% Curcumae Rhizoma Extract 20% Capa Pemakaian:

· Pil:

Minumlah secara teratur 3 kali sehari @ 5 pil. Untuk anak-anak cukup 3 kali sehari @ 3 pil. · Kapsul:

Minumlah secara teratur 3 kali sehari @ 2 kapsul. Untuk anak-anak cukup 3 kali sehari @ 1 kapsul. Anjuran:

Sebaiknya minum air putih sebanyak mungkin. Jenis: Kapsul

Produsen: PT Jamu Borobudur

4) Jamu Galian Singset No.85 (5,00 Euro)

Jamu Galian singset (No.85) yang dibuat oleh Nyonya Meneer. 6 tas, per kantong 7 gram. Herbal yang membantu perusahaan ramping dan tubuh perempuan dan mengembalikan penampilan yang lebih muda.

indikasi:

Untuk membangun dan melestarikan sosok muda dan ramping indah. Ini pil herbal menghilangkan lemak yang berlebihan.

(10)

komposisi:

Guazumae Folium, Curcumae Rhizoma Aeruginosae, Arecae Semen, Curcumae Rhizoma Domesticae, dan bahan lainnya.

perhatian:

Wanita hamil tidak harus mengambil pil ini.

5) Pil Tuntas

Indikasi:

Mengatasi terlambat bulan dan memperlancar haid. Kontra Indikasi:

N/A

Komposisi:

Nigelleae Sativae Semen 15%, Achilleae Folium 20%,

Blumeae Folium 20%,

Zingiberis Rhizoma 8%, dan bahan-bahan lain sampai 100% dalam bentuk ekstrak. Khasiat dan Kegunaan:

· Mengatasi telambat bulan.

· Melancarkan haid dengan tuntas dan aman.

· Mengatasi keluhan-keluhan haid: pinggang pegal, nyeri perut, mulas, mual dan dapat mengobati jerawat yang timbul pada masa haid.

Cara Pemakaian dan Dosis:

· Untuk mengatasi bulan, minumlah selama 3 hari berturut-turut sebelum datang haid, tiap hari 1 x 4 pil.

(11)

· Untuk memperlancar/mengatasi keluhan haid, minumlah 1 x sehari 4 pil tiap sore. Mulai hari pertama haid selama 3 hari berturut-turut.

Penyimpanan: Simpan di tempat kering. Perhatian: Wanita hamil jangan minum pil ini. Jenis: Pil

Produsen: PT Deltomed Lab

Obat Herbal Terstandar

1) Habba Musyafa Plus Propolis Isi 60 Kapsul

Mengandung 100% ekstrak tumbuhan nigella sativa (habbatus sauda oil) yang bermutu tinggi dalam kemasan kapsul lunak yang praktis, higienis dan sangat bermanfaat dikonsumsi oleh anak dan dewasa sebagai suplemen keluarga.

Mengandung Nutrisi lengkap dan seimbang yang dibutuhkan tubuh seperti multivitamin (vitamin A, B1, B2, D dan Niasin) serta mineral (Calcium, Ferrum, Zinc dan Phospor), 15 Asam Amino, Omega 3, Omega 6 dan berbagai enzim yang dibutuhkan tubuh. Manfaat Kapsul Minyak Habbatus Sauda Musyaffa:

· Meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

· Merupakan nutrisi sel otak untuk meningkatkan kecerdasan. · Memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

· Menyeimbangkan fungsi berbagai sistem tubuh. · Membantu dalam proses tumbuh kembang anak.

(12)

· Menguatkan tulang dan gigi.

· Meningkatkan produksi asi pada ibu menyusui.

· Menghancurkan lemak dalam tubuh untuk mengurangi obesitas. 1 Botol isi 60 kapsul minyak

Aturan Pakai :

Pencegahan : 1x2 kaspul/hari Pengobatan : 2x2 kapsul/hari

2) Minyak Habbatussauda` Syathir Isi 60 Kapsul

Komposisi :

Minyak Habbatussauda (Nigella Sativa Oil) ... 100% Khasiat & Kegunaan :

~ Membuang racun dalam tubuh dan membantu mengobati kanker.

~ Mengobati gangguan jantung, ginjal, liver, kencing manis, TBC, paru-paru kronis, sesak napas, asthma, wasir, insomnia dan stroke.

~ Rematik, asam urat, peradangan tenggorokan, sendi, migrain, exim dan alergi. ~ Meningkatkan ASI, daya tahan tubuh/imunitas, kaki sering kesemutan.

~ Menormalkan/menstabilkan kolesterol, darah tinggi & anemia Aturan Pakai :

~ Dewasa 1-2 kapsul pagi & sore ~ Anak-anak 1 kapsul pagi & sore

(13)

Perpaduan Istimewa antara:

· Jintan Hitam (Nigella sativae Semen)-200mg

Mengandung senyawa alkaloid yang bersifat hypoglycemic (menurunkan kadar gula darah) yaitu: leurosine, Catharantine, lochnerine, tetrahydroalstonine, vindoline dan vindolinine.

· Tapak Dara (Catharanty roseus Herba)-50mg

Pemberian rebusan daun tapak dara (bunga putih) 10%, 20%, 30%, dan 40% dengan dosis 5 ml/kg bb pada kelinci, dapat menurunkan kadar gula darah masing-masing sebesar 46,61%, 49,25%, 51,62%, dan 58,66% dibanding dengan tolbutamid. (Norma, Jurusan Farmasi UNHAS, 1985)

· Temu Lawak (Curcuma antorizza Rhizoma)-150mg

Infus rimpang temu lawak 5,10 dan 20% dapat meningkatkan daya regenerasi sel hati secara nyata dibanding kontrol pada tikus putih jantan yang dirusak sel hatinya dengan 1,25 ml karbon tetraklorida/kg bb, peroral. (Setiawan Angtoni, Farmasi UBAYA 1991)

· Ceplukan (Physalis peruviana Herba)-100mg

Pemberian infus herba ceplukan pada kelinci secara oral dengan kadar 10%, 15%, dan 20% dapat meningkatkan toleransi glukosa secara bermakna bila dibandingkan dengan kontrol. (Luclae Wuryaningsih, Wahjo Djatmiko, dn Fx. Budhianto. S 1980, bagian Farmakologi F. Farmasi UNAIR dan Bagian Patologi F. Kedokteran UNAIR.

Cara Pemakaian :

3 x sehari 2 kapsul

diminum 1 jam sebelum makan

Peringatan :Tidak boleh digunakan untuk anak-anak, ibu hamil & menyusui.

(14)

Manfaat:

- Membunuh sel kanker

- Menghambat pertumbuhan sel kanker - Meningkatkan daya tahan tubuh - Mengurangi rasa nyeri akibat kanker - Memperkuat sel-sel jaringan sekitar kanker - Mengurangi efek buruk kemoterapi

Isi : 50 Kapsul Komposisi: - Nigella sativa - Selaginella doederleinii - Hedyotis corymbosa - Andrographis paniculata, dll Aturan Pakai :

Pengobatan : 3 x sehari 2-5 kapsul Pencegahan : 1-2 x sehari 1 kapsul

Diminum sebelum makan & perbanyak minum air putih Tidak untuk wanita hamil & anak-anak

Anjuran : Kurangi konsumsi tauge, lengkeng, nangka, vetsin, durian, tape, nanas, softdrink, es, sawi putih, kangkung, cabe, garam, ikan asin, dan hindari alkohol.

(15)

Temulawak telah lama dikenal sebagai herbal yang banyak digunakan untuk mengatasi gangguan liver dan lambung. Berpadu dengan propolis sebagai antibiotik alami. Pertama di Indonesia dalam bentuk ekstrak minyak dan menggunakan liquidcapsules agar tidak bocor dan terkunci rapat.

Khasiat dan kegunaan :

Secara alami menyembuhkan gangguan liver dan lambung. Komposis : - Minyak Temulawak ... 95% - Propolis ... 5% Aturan Pakai : - Pemeliharaan 1x2 kapsul/hari - Pengobatan 2x2 kapsul/hari Isi 60 Kapsul  Fitofarmaka 1) Nodiar Kategori

Konsumen Produk Kesehatan (CHP)> HERBAL Deskripsi

Secara tradisional Psidii Folium Extract dan Curcuma domestica Rhizoma Extract digunakan untuk menyembuhkan diare. Ekstrak Folium Psidii dikenal memiliki efek farmakodinamik yang bekerja di otot polos usus sedangkan tanin yang terkandung meliputi mukosa usus terutama di usus oleh penyerapan toksin dan presipitasi protein. Curcuma

(16)

domestica Rhizoma bekerja dengan efek spasmolytical sebagai pendorong anti oleh antagonis kompetitif pada reseptor asetilkolin non. Komposisi tersebut diperkuat dengan attapulgite. Attapulgite melindungi usus dan menyerap racun bakteri dan juga meningkatkan konsistensi feses dengan penyerapan cairan di lumen intestinals.

Komposisi:

Tiap tablet berisi Nodiar: attapulgite ... 300 mg

Folium Extract Psidii ... ... 50 mg

Ekstrak Curcuma domestica Rhizoma .... 7,5 mg Indikasi

Secara tradisional digunakan untuk pengobatan diare non spesifik

2) X-gra

Komposisi:

Tiap kapsul berisi:

Ekstrak Ganoderma lucidum 150 mg Ekstrak Eurycomae radix 50 mg Ekstrak Ginseng 30 mg

Ekstrak Retrofracti fructus 2,5 mg Royal jelly 5 mg

Indikasi:

Meningkatkan stamina dan kesegaran tubuh, membantu meningkatkan stamina pria, membantu mengatasi disfungsi ereksi dan ejakulasi dini.

(17)

Kontraindikasi:

Hipersensitif terhadap bahan yang dikandung dam X-gra, kanker prostat, hipertensi berat dan gagal ginjal.

Dosis:

Sehari 2 kapsul Diminum sebelum tidur secara rutin minimal selama 1 bulan. Efek Samping:

Karena berupa ekstrak alami X-gra sangat mudah di toleransi, sangat jarang terjadi susah tidur dan nafsu makan meningkat, hasil uji klinis menyatakan tidak adanya efek samping. Kemasan:

Doos isi 3 blister @ 10 kapsul Doos isi 4 catch cover @ 10 kapsul

3) Tensigard

Komposisi: Tiap kapsul berisi:

· Ekstrak Apii herba 92mg

· Ekstrak Orthosiphon folium 28mg Indikasi:

Menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic Kontraindikasi:

Hipersensitif Dosis:

(18)

Efek Samping: Sakit kepala, nausea

4) Fitocasol

Kategori

Konsumen Produk Kesehatan (CHP)> HERBAL Deskripsi

Daun pegagan telah digunakan di seluruh dunia selama berabad-abad untuk mengobati lepra, kanker, gangguan kulit, arthritis, wasir dan TBC. Para peneliti telah menemukan bahwa pegagan mengandung glikosida yang disebut asiaticoside yang menunjukkan penyembuhan luka dan anti-inflamasi kegiatan. Peneliti lain telah menunjukkan bahwa daun pegagan segar efektif dalam penyembuhan ulkus kulit kronis dan luka lainnya.

Dalam perawatan kesehatan modern Centela asiatica digunakan terutama untuk perbaikan insufisiensi vena, peradangan infeksi, lokal dan pemulihan pasca operasi. Pegagan mempengaruhi berbagai tahap pengembangan jaringan, termasuk keratinisasi (proses penggantian kulit setelah luka atau borok). Asiaticosides merangsang pembentukan lipid dan protein yang diperlukan untuk healtiness kulit. FITOCASSOL CREAM telah ditemukan memiliki hasil yang signifikan di kulit penyembuhan, orang lain jaringan ikat, jaringan getah bening, pembuluh darah (mengurangi kerapuhan kapiler) dan selaput lendir.

Komposisi

Setiap gram mengandung: minyak mentah Terisolir ... pegagan 0,1% (berisi dengan asiaticoside 0,03%)

Indikasi

Keloid, pencegahan lesi dari kecenderungan keloid

5) Fitopros

Kategori

Konsumen Produk Kesehatan (CHP)> HERBAL Deskripsi

(19)

Prostat adalah kelenjar laki-laki yang mengitari kandung kemih dan uretra. Kelenjar prostat seperti hiperplasia gangguan dapat menyebabkan kesulitan dalam buang air kecil. Kondisi ini dapat diikuti oleh infeksi yang ditandai dengan rasa sakit di sekitar kandung kemih dan darah dalam urin. Labu Seed Oil mengandung gizi seperti steroid, glukosida, sterol, tokoferol protein, dan mineral yang dapat mengatasi gangguan kelenjar prostat. Metode ekstraksi dan produksi Fitopros telah FITOPROS standar adalah obat alami yang dapat meningkatkan buang air kecil, gangguan prostat pada pasien.

Komposisi

Setiap kapsul lunak mengandung: Labu Seed Oil 80% Indikasi

Untuk meningkatkan kencing pada pasien gangguan prostat

6) Enkasari

Kategori

Konsumen Produk Kesehatan (CHP)> HERBAL Deskripsi

Kudis atau berulang stomatitis aphtosa disebabkan oleh gangguan pencernaan. Banyak obat tradisional Indonesia belum diteliti meskipun penggunaannya telah dikenal eq Abrus precatorius folia dan Liquiritae radix. Yang terakhir ini telah digunakan untuk sepanjang waktu yang lalu oleh nenek moyang kita untuk pengobatan penyakit kudis. Namun, bahan aktif dari tanaman ini dan mekanisme mereka masih harus telah penelitian. Penyelidikan terbaru tentang Liquiritae radix menemukan bahwa ada senyawa lain selain glycirrhizin yang memiliki efek spasmolitic, namun belum ditentukan. Senyawa ini bisa meredakan gangguan lambung dan duodenum efektif Piper betle folia yang populer memiliki aktivitas antiseptik.

Dalam Enkasari, kegiatan antiseptik dapat mencegah infeksi super yang disebabkan oleh peradangan penyakit kudis Mentholum tidak diobati memiliki tindakan karminatif dan efek penyegaran. Hal ini juga bisa digunakan untuk meredakan rasa sakit yang disebabkan oleh peradangan APHA. Menurut kegiatannya, kombinasi dari Piper betle folia, Abrus precatorius Linn folia dan Liquiritae radix adalah persiapan yang optimal untuk mengobati

(20)

penyakit kudis. Metode ekstraksi dan produksi Enkasari telah Scurvy standar atau stomatitis aphtosa rekuren disebabkan oleh gangguan pencernaan.

Komposisi

Setiap ml cairan Enkasari 45 cairan mengandung:

~ Piper betle folia ekstrak setara dengan bubuk daun kering ...450 mg ~ Abrus precatorius folia ekstrak setara dengan bubuk daun kering…75 mg ~ Liquiritiae radix ekstrak setara dengan bubuk akar kering ...20 mg ~ Menthol ... 10 mg

Enkasari Lozenge Setiap tablet mengandung pelega tenggorokan:

~ Piper betle folia ekstrak setara dengan bubuk daun kering ...270 mg

~ Abrus precatorius folia ekstrak setara dengan bubuk daun kering………150 mg ~ Liquiritiae radix ekstrak setara dengan bubuk akar kering ... 20 mg

~ Menthol ... 2 mg Indikasi

Profilaksis dan pengobatan penyakit kudis

BAB III PENUTUPAN

(21)

Menurut penelitian masa kini, obat-obatan tradisional memang bermanfaat bagi kesehatan, dan kini digencarkan penggunaannya karena lebih mudah dijangkau masyarakat, baik harga maupun ketersediaannya. Obat tradisional pada saat ini banyak digunakan karena menurut beberapa penelitian tidak terlalu menyebabkab efek samping, karena masih bisa dicerna oleh tubuh. Obat tradisional Indonesia semula hanya dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu obat tradisional atau jamu dan fitofarmaka. Namun, dengan semakin berkembangnya teknologi, telah diciptakan peralatan berteknologi tinggi yang membantu proses produksi sehingga industri jamu maupun industri farmasi mampu membuat jamu dalam bentuk ekstrak. Saat ini obat tradisional dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu jamu, obat ekstrak alam, dan fitofarmaka.

Saran

Dalam memberikan obat kepada pasien kita sebagai perawat harus memperhatikan jenis obat yang di berikan, terutama kelebihan dan kekurangan jenis obat tersebut. Dalam makalah ini kami telah membahas farmakologi obat tradisional, adapun kekurangan dan kelebihan obat tradisional sebagai berikut :

Kekurangan obat tradisional :

(1) Efek farmakologinya lemah

(2) Pada obat tradisional tertentu bahan bakunya belum standar

(3) Belum di lakukan uji klinik (Pada jamu dan obat herbal terstandar)

(4) Untuk bahan yang belum di standarisasi mudah tercemar berbagai jenis mikroorganisme

Kelebihan obat tradisional :

(1) Efek sampingnya relatif kecil bila digunakan secara benar dan tepat

(22)

Pada satu tanaman memiliki lebih dari satu efek farmakologi serta lebih sesuai untuk penyakit-penyakit metabolic dan degenera.

Daftar Pustaka

1. Kompas, BPOM Pekanbaru Tarik 9.708 Kotak Obat Tradisional dari Peredaran,

http://kompas.co.id/kompas- cetak/0305/11/Fokus/ 306422.htm - 42k , edisi 31 Mei 2003, diakses 29Februari 2012.

2. Isa. 2009. Gaya Hidup Sehat Alami. Jakarta: Tiens

3. Agoes, Azwar. 1992. Antropologi Kesehatan Indonesia, Pengobatan Tradisional. Jakarta: Buku Kedokteran EGC

4. Waluyo Srikandi. 2009. 100 Questions & Answer Diabetes. Jakarta: Elex Media Komputindo

5. Hariana, H. Arief. (2006). Tumbuhan Obat & Khasiatnya 3. Jakarta:Swadaya. 6. Badan Pusat Statistik. 2001. Statistik Kesejahteraan Rakyat (Welfare Statistics) 2000.Jakarta: 46-73 7. http://id.wikipedia.org/wiki/Tanaman_obat_keluarga 8. http://www.anneahira.com 9. http://emprorerfaisal.blogspot.com/2012/03/karya-ilmiah-tentang-pengaruh- tanaman.html#ixzz1q2i1YLRB 10. http://www.depkes.go.id 11. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/3700/1/fkm-zulkifli5.pdf

Referensi

Dokumen terkait

Obat Merupakan zat yang dikonsumsi tubuh untuk menghilangkan penyakit. Obat yang beredar di masyarakat ada dua jenis yakni obat modern dan obat tradisional. Obat tradisional

Fitofarmaka adalah sediaan obat bahan alam yang dapat disejajarkan dengan obat modern karena telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik pada hewan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap mengenai obat tradisional dan obat modern dengan tindakan pemilihan jenis obat (modern atau

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis obat tradisional yang paling banyak digunakan adalah Obat Herbal Terstandar berjumlah 87 orang (58.8%), jenis penyakit

Obat Tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik), atau campuran bahan tersebut yang

Pengobatan tradisional setidaknya melibatkan tiga pihak yaitu penderita sakit, dukun (balian) dan penyedia bahan obat seperti alam atau pusat pengembangan obat

Selain jamu yang telah digunakan secara empiris dan turun temurun, obat bahan alam hasil penelitian ilmiah juga dapat dikembangkan menjadi Obat Herbal

Berdasarkan cara pembuatan serta jenis klaim penggunaan dan tingkat pembuktian khasiat, obat bahan alam Indonesia dikelompokkan menjadi Jamu, obat herbal terstandar, dan