• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi Tomato Infectious Chlorosis Virus Penyebab Penyakit Klorosis Pada Tanaman Tomat Di Cipanas Jawa Barat Melalui Perunutan Nukleotida Gen Protein Selubung Utama

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Identifikasi Tomato Infectious Chlorosis Virus Penyebab Penyakit Klorosis Pada Tanaman Tomat Di Cipanas Jawa Barat Melalui Perunutan Nukleotida Gen Protein Selubung Utama"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  1.  Gejala penyakit klorosis pada tanaman tomat yang ditemukan di lapangan; (A) Interveinal yellowing; (B)  Terjadi  perubahan  warna  pada  bagian  daun  menjadi  merah keunguan (bronzing) dan (C) daun             mengalami nekrotik
Tabel  1. Homologi  runutan  nukleotida virus penyebab klorosis pada tanaman tomat di  Cipanas,   Jawa   Barat (TICV Indonesia_TWJ) dengan TICV yang telah dilaporkan oleh beberapa negara lain
Gambar  3.  Runutan basa nukleotida gen protein selubung isolat TICV Indonesia_TWJ (Cipanas, Jawa Barat) dengan isolat TICV dari negara lain, huruf yang berwarna merah menunjukkan runutan nukleotida yang berbeda  TICV Yunani_TI-Th173  TICV USA_CA4  TICV Pe

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan analisis simptomatologi dan sekuen nukleotida gen CP, disimpulkan bahwa virus yang berasosiasi dengan penyakit klorosis pada tanaman cabai di daerah Bali

Bahan yang digunakan terdiri dari daun tanaman tomat yang positif terinfeksi Tomato chlorosis virus (ToCV), antiserum ToCV yang telah tersedia di Laboratorium Virologi

Penelitian ini bertujuan untuk: mendeteksi penyakit klorosis yang disebabkan oleh TICV dengan RT-PCR, mengarakterisasi gen CP-TICV isolat Indonesia dan melakukan ekspresi gen

Reaksi Antiserum terhadap TICV pada Jaringan Tanaman Tomat Reaksi antiserum TICV terhadap partikel virus yang terdapat di dalam jaringan tanaman tomat telah berhasil

Penjajaran sekuens nukleotida gen F virus campak genotip G2, G3, D9 dengan virus vaksin campak Schwarz, tampak bahwa antara genotip G2 dan virus vaksin Schwarz ditemukan

Selain sering dikacaukan dengan gejala kekurangan unsur hara tertentu, gejala penyakit klorosis pada tanaman tomat di lapangan, juga dapat sama dengan gejala yang disebabkan

Transforman yang membawa plasmid pET-CP TICV terlebih dahulu ditumbuhkan pada 5 ml media LB cair yang mengandung 50 mg/ml ampisilin dan 20 mg/ml kloramfenikol pada suhu 37 °C

Campuran antiserum ToCV dan TICV memberikan signal positif terhadap sap tanaman tomat yang terinfeksi ToCV atau TICV saja maupun yang terinfeksi kedua virus