Oleh : dr Annisa Zahra Mufida, SpPD
Kelompok Belajar Interna Dokter Post – 12 September 2021
1. Fisiologi saluran pencernaan
2. Diare : Pendekatan Klinis Diare Kronis
3. Amoebiasis : KoliCs amoeba dan Abses HaC Amoeba
4. Sindroma Kolon Iritable / Irritable Bowel Syndrome
@annisazahra_sppd Slide >>>
@annisazahra_sppd Slide >>>
Sistem pencernaan terdiri dari:
§ Saluran cerna/
gastrointes=nal :
dari mulut sd anus sepanjang 30 kaki/9 m)
§ Organ asesoris:
kelenjar, lidah, gigi, hepar, gallbladder, pankreas,
appendiks
@annisazahra_sppd Slide >>>
Fungsi utama sistem pencernaan:
§ Inges=on: masuknya makanan padat atau cair ke dalam lambung
§ Mas=ca=on: proses mengunyah makanan dalam mulut
§ Propulsion: gerakan makanan dari satu bagian ke bagian yang lain saluran cerna
§ Mixing: mencampur dengan cairan sekresi dan memecah menjadi bagian lebih kecil
§ Secre=on: mucus, air, enzyme
§ Diges=on: pencernaan mekanikal/kemical
§ Absorp=on: pergerakan molekul menuju sirkulasi atau system limfaCk
§ Elimina=on: proses pengeluaran sampah keluar tubuh/defekasi
From Schiller LR. Chronic diarrhea. In: McNally P, ed.GI/
Liver secrets. 2nd ed. Philadelphia: Hanley&Belfus; 2002.
p 411
cairan beredar di saluran pencernaan. (berasal dari makanan, minuman, dan sekrsi selenjar liur, esofagus, lambung, pankreas, dan duodenum).
6 Liter
diserap oleh Jejenum2.5
Liter diserap oleh ileum1.5
Liter sisanya akan melewaC colon.
90%
cairan tersebut akan diserap di Colon0.1
Liter sisanya tercampur dalam feses.
99%
keseluruhan cairan tsb absorbsi oleh usus1%
penurunan dari absorbsi normal dapat menyebabkan diare10L
@annisazahra_sppd Slide >>>
Mouth (Salivary Glands)
Stomach
Duodenum (pancreas)
Lining of small intes=ne
Carbohydrates Protein Lipids
Polysaccharides Disaccharides
Disaccharides
Monosaccharaides
Salivary Amylase
Gastric Amylase Gela=nase
Pancrea=c Amylase
Lactase Sucrase Maltase Isomaltase
DipepCdes PolypepCdes
Amino acids Dipep=des Tripep=des
Pepsin
Trypsin Chymotrypsin Carboxypep=dase
Aminopep=dase pep=dase
Glycerol FaNy Acid
Lingual Lipase Gastric lipase
Lipase Esterase
Lipase
@annisazahra_sppd Slide >>>
Harus dalam bentuk ini agar
penyerapan sempurna
@annisazahra_sppd Slide >>>
1. Adanya makanan di gaster dan chyme di duodenum mensCmulasi terjadi mass movement colon
2. Mass movement ini terintegrasi oleh plexus enterikus
3. Hal ini mendorong isi kolon menuju rektum
4. Adanya feses di rektum mensCmulasi parasimpaCs yang merangsang proses defekasi
@annisazahra_sppd Slide >>>
@annisazahra_sppd Slide >>>
Diare durasi 2-‐4 minggu : Diare Persisten
Diare >4 minggu : Diare Kronik
@annisazahra_sppd Slide >>>
q Apakah terjadi perubahan konsistensi atau konsistensi normal dg frekuensi yg meningkat?
q Apakah diare atau inkon=nensia?
q Apakah diare diselingi periode kons=pasi ? q Apakah diare terjadi juga saat pasien =dur ?
q Apakah keluar darah dari anus dengan atau tanpa disertai diare ?
q Apakah ada tanda steatore (berminyak, sisa makanan yg Cdak tercerna, sulit di siram, penurunan BB)?
q Apakah gejala mengarah ke IBS (disertai nyeri perut, rasa Cdak tuntas saat BAB) q Riwayat pengobatan/ operasi ?
q Keluhan diare berubungan dg makanan tertentu atau faktor diet ?
q Keluhan berhubungan dengan gejala ekstra intes=nal (kulit, mata, sendi)
Clinical Gastroenterology and Hepatology 2004;2:198-‐206
@annisazahra_sppd Slide >>>
q Apakah didapatkan gejala malabsorbsi (anemia, edema, hipoalbumin, penurunan berat badan yang Cdak direncanakan )
q Apakah ada tanda penyakit dasar seperC neuropaC autonom atau penyakit vaskular kolagen (pupil, sendi, tulang, parese, kulit)
q Apakah teraba massa abdomen atau nyeri >
q Apakah ada kelanan mukosa rektum, defek rektum, atau gangguan spincter ani ?
Clinical Gastroenterology and Hepatology 2004;2:198-‐206
@annisazahra_sppd Slide >>>
q Darah lengkap (Hb, Leukosit, Trombosit) q LED (Laju Endap Darah)
q Skrining HiperCroid à TSHs dan FT4
q Profil metabolik (Elektrolit serum, fungsi ginjal)
q Total protein, Albumin à untuk mencari malnutrisi protein q Feses Lengkap (Evaluasi Eritrosit, leukosit, kista, parasit, dll) q Fecal Occult Blood Test (FOBT)
q Fecal calprotecCn
Clinical Gastroenterology and Hepatology 2004;2:198-‐206
@annisazahra_sppd Slide >>>
Clinical Gastroenterology and Hepatology 2004;2:198-‐206 Modifikasi oleh Annisa Zahra 2020.
DIARE KRONIS
Disertai nyeri perut, membaik dg defekasi, rasa Cdak
tuntas setelah defekasi
Tidak ada tanda malabsorbsi dan
Cdak ada darah Tanda malabsorbsi
(faiy diarrhea) Diare dg darah
Susp. IBS Diare Fungsional Small bowel imaging
& biopsi Kolonoskopi + biopsi
Ekslusi diet : laktosa dan sorbitol Batasi pemeriksaan
penunjang
@annisazahra_sppd Slide >>>
Clinical Gastroenterology and Hepatology 2004;2:198-‐206
§ Usia >50 tahun, pada awal muncul gejala
§ Perdarahan saluran cerna
§ Nyeri hebat yang progresif
§ Penurunan Berat Badan
§ Demam
§ Disertai Gejala Sistemik
§ Anemia defisiensi besi
§ Peningkatan fecal calprotecCn
§ Riwayat kanker kolorektal atau IBD pada keluarga (1st degree relaCve)
Kolonoskopi
Gregory J, 2011. EvaluaCon of Chronic Diarrhea American Family Physician Journal, Vol 84,no10.
@annisazahra_sppd Slide >>>
q Irritable Bowel Syndrome q Inflammatory Bowel Disease q Keganasan
q Sindroma Malabsorbsi
q Post Cholecystectomy Diarrhea
q Infeksi Kronis : HIV, C.difficille, TBC, Entamoeba, etc.
@annisazahra_sppd Slide >>>
@annisazahra_sppd Slide >>>
§ Penyakit inflamasi kronis yg melibatkan saluran pencernaan
§ Bersifat relaps dan remisi
§ Gambaran umum :
o nyeri perut : keluhan paling sering. Dapat disebabkan oleh
inflamasi, abses, atau obstruksi. Sifat nyeri dapat terus menerus atau kolik.
o diare kronik
o manifestasi ekstraintes=nal (arthriCs, uveiCs, pioderma gangrenosum, eritema nodusum)
§ Dapat disertai gangguan nutrisi
§ IBD terdiri dari :
1. KoliCs ulseraCf (UlceraCve coliCs)
2. Penyakit crohn (Crohn’s disease)
3. Intermediate coliCs
Ulcera=ve Coli=s (UC)
Typically begin in rectum May extend to enCre colon
C
rohn’s Disease (CD)
Involve the end of small intesCne And beginning part of colon May affect any part of GIT Patchy paiernOnly affect inner layer May affect all layer
Inflammatory Bowel Disease. JAMA. 2014;311(19):2034 @annisazahra_sppd Slide >>>
Gambaran klinik Ulsera=f
Koli=s Penyakit Crohn
Diare kronik ++ ++
Hematokezia ++ +
Nyeri perut + ++
Massa intra abdomen 0 ++
Fistulasi +/-‐ ++
Terjadi stenosis/striktur + ++
Keterlibatan usus halus +/-‐ ++
Keterlibatan rektum 85% 50%
Gejala ekstra intesCnal + +
Terjadi megakolon toxic + +/-‐
@annisazahra_sppd Slide >>>
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam PAPDI Ed.VI tahun2014
Gambaran Patologi IBD Ulsera=f Koli=s Penyakit Crohn
Lesi anatomik bersifat segmental 0 ++
Sifat lesi mukosal KonCnyu Skip lession
Dapat melibatkan semua lapisan
dinding usus (transmural) +/-‐ ++
Terjadi granuloma (cobblestone) 0 50%
Timbulnya fibrosis + ++
Terjadinya fistulasi +/-‐ ++
@annisazahra_sppd Slide >>>
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam PAPDI Ed.VI tahun2014
Gambaran Lesi Endoskopik IBD Ulsera=f Koli=s Penyakit Crohn Lesi inflamasi
-‐ Bersifat konCnyu
-‐ Adanya sip area (mukosa normal di sekitar lesi) -‐ Keterlibatan rektum
-‐ Lesi mudah berdarah
-‐ Cobblestone appearance/pseudopolip
+++
0 +++
+++
+
+ +++
+ + +++
Sifat ulkus
-‐ Terdapat pada mukosa yang inflamasi -‐ Keterlibatan ileum
-‐ Lesi ulkus bersifat diskrit
+++
0 +
+ ++++
+++
Bentuk ulkus
-‐ Diameter > 1 cm -‐ Dalam
-‐ Bentuk linier (longitudinal) -‐ Aphtoid
+ + + 0
+++
+++
+++
++++
@annisazahra_sppd Slide >>>
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam PAPDI Ed.VI tahun2014
Tampak adanya perubahan warna pada skrotum, kulit perianal, dan kulit pantat Jaringan parut pada bekas fistula dan abses
Courtesy Dr. Lawrence J. Brandt, Bronx, NY @annisazahra_sppd Slide >>>
Penyempitan usus halus pd bbrp area (panah puCh)
Classics cobblestoned appearance of mucosa String sign (panah puCh)
Akibat spasme dan edema mukosa usus yg Menandakan suatu inflamasi akCf
Courtesy Dr. Jack Wiienberg, Boston, Mass
Pemeriksaan Barium Follow-‐Through GIT
@annisazahra_sppd Slide >>>
Typical aphthous ulcers Erythema, edema, cobblestoned app.
Stellate ulcers in terminal ileum Discrete ulcers
Sleisenger & Fordtran’s GastrointesCnal and Liver Disease, 10Ed.
@annisazahra_sppd Slide >>>
A paCent with severe UC. Transverse colon is dilated (arrow), Colon wall is thickened, loss of haustraCon.
Sleisenger & Fordtran’s GastrointesCnal and Liver Disease, 10Ed.
@annisazahra_sppd Slide >>>
Mild UC : Edema, loss of vascularity, and patchy subepitelial hemorrhage
Sleisenger & Fordtran’s GastrointesCnal and Liver Disease, 10Ed.
@annisazahra_sppd Slide >>>
@annisazahra_sppd Slide >>>
Anamnesa : nyeri perut, BAB darah, diare kronis, gejala ekstraintesCnal (artriCs, uveiCs, pioderma gangrenosim, eritema nodusum, kolangiCs, gangguan nutrisi
(penurunan BB, gagal tumbuh). Episore akCf-‐remisi-‐kronik-‐eksaserbasi
Pemeriksaan fisik : keadaan umum, status gizi, nyeri tekan abdomen, manifestasi ekstraintesCnal, RT (rectal toucher), fistula perianal
Laboratorium : Darah lengkap, LED, CRP, Feses lengkap, fecal calprotec=n
Pemeriksaan Pencitraan : foto polos perut, barium follow through, barium enema.
Endoskopi, colonoskopi Pemeriksaan histopatologi
TERAPI : Pengobatan umum supporCf, terapi medikamentosa, terapi bedah
Alur Diagnosis Inflammatory Bowel Disease
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam PAPDI Ed.VI tahun2014, dengan modifikasi
@annisazahra_sppd Slide >>>
Algoritma Terapi Koli=s Ulsera=f (Konsesnsus Nasional 2011)
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam PAPDI Ed.VI tahun2014, dengan modifikasi
ProkCCs Ringan-‐sedang Sedang-‐berat Fuminan
Megakolon toksik Enema 5-‐ASA
Atau Steroid Oral 5-‐ASA Oral steroid ±
oral 5-‐ASA Pembedahan
Perbaikan Ya : 5-‐ASA (profilaksis) Tidak : + oral 5-‐ASA
Perbaikan Ya : 5-‐ASA profilaksis
Tidak : oral steroid ± oral 5-‐ASA
Perbaikan Ya : Tappering Oral
steroid ± oral 5-‐ASA Tidak : rujuk, i.v
steroid
Perbaikan Ya : 5-‐ASA (profilaksis) Tidak : rujuk gastroenterologi
Perbaikan
Ya : tappering steroid + 5-‐ASA
Tidak : rujuk, i.v steroid
Perbaikan
Ya : Tappering Oral steroid + oral 5-‐ASA
Tidak : rujuk, imunosupresan (azaCoprin, sikosporin, MTX, infliximab, adalimumab),
pembedahan
@annisazahra_sppd Slide >>>
Algoritma Terapi Penyakit Crohn (Konsesnsus Nasional 2011)
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam PAPDI Ed.VI tahun2014, dengan modifikasi
Perianal Ringan Sedang Perforasi
Stenosis (obstruksi) Perdarahan akCf Megakolon toksik Degenerasi maligna Keadaan berat/ abses Oral 5-‐ASA Oral steroid ±
oral 5-‐ASA
Rujuk i.V steroid
AnCbioCk Nutrisi total
parenteral Ya : surgikal
Tidak : anCbioCk (Metronidazole 1-‐1,5g/hari atau
ciprofloxacin 2x500mg/hari), rujuk
gastroenterologi
Perbaikan Ya : 5-‐ASA profilaksis
Tidak : oral steroid ± oral 5-‐ASA
Perbaikan Ya : Tappering Oral
steroid ± oral 5-‐ASA Tidak : rujuk, i.v
steroid
Perbaikan
Ya : tappering steroid + 5-‐ASA
Tidak : rujuk, i.v steroid
Perbaikan
Ya : Tappering Oral steroid + oral 5-‐ASA
Tidak : rujuk, imunosupresan (azaCoprin, sikosporin, MTX, infliximab, adalimumad),
pembedahan
@annisazahra_sppd Slide >>>
@annisazahra_sppd Slide >>>
§ Infeksi usus yang disebabkan oleh parasit utamanya Entamoeba histoly=ca
§ Terutama di negara berkembang, tropis, padat penduduk
§ 90% asimtomaCk
§ 10% simptomaCs
@annisazahra_sppd Slide >>>
A. Intes=nal Amoebiasis
q Amoebic coli=s / disentri amoeba
Diare dg nyeri/kram perut, jumlah feses sedikit, kadang bercampur darah/lendir
q Komplikasi
• Acute necroCzing coliCs
• Amoeboma (radang granuloma) à menyerupai tumor
• Pelebaran ulkus (flank shaped ulcers)à perforasi, peritoniCs
• ApendisiCs
• Cutaneus amoebiasis (jarang)
• Intususepsi (daerah ileocaecal juncCon)
• Penyempiran usus (striktur)
@annisazahra_sppd Slide >>>
B. Extra-‐intes=nal Amoebiasis
q Abses Liver Amoeba
• Nyeri pada hipokondrium kanan
• Demam
• Hepatomegali
• Leukositosis, peningkatan serum transaminase
• ColiCs
q Abses paru q Abses otak
q Amoebiasis kutan
@annisazahra_sppd Slide >>>
@annisazahra_sppd Slide >>>
§ Sekitar 20% pasien memiliki riwayat disentri dan 10%
lainnya mengalami diare saat didiagnosis
§ Onset mendadak dg panas antara 38-‐40
oC, kadang disertai menggigil dan berkeringat banyak
§ Nyeri pada perut kanan atas, umumnya menetap dan
kosntan, menjalar ke skapula dan lengan kanan, yang akan
bertambah dg pernapasan dalam atau batuk, atau pasien
miring ke kanan.
@annisazahra_sppd Slide >>>
• Pemeriksaan fisik :
– Hepatomegali. 80% abses haC amoeba berada di lobus kanan – Ikterus ringan
– Febris
• Laboratorium :
– DL, bilirubin, SGOT/SGPT – Serologi amoeba
– Feses lengkap
– Biopsi dinding abses
• Pemeriksan pencitraan :
– Rontgen thorax : hemidiafragma kanan letak Cnggi – Ultrasound
– CT scan abdomen
@annisazahra_sppd Slide >>>
@annisazahra_sppd Slide >>>
Empiema D yang terjadi akibat abses liver amoeba
@annisazahra_sppd Slide >>>
• Abses haC diameter 1-‐5 cm : terapi medikamentosa, bila respon negaCf dilakukan aspirasi
• Abses haC diameter 5-‐8 cm : aspirasi berulang
• Abses haC diameter >8 cm : drainasae per kutan
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam PAPDI Edisi VI
@annisazahra_sppd Slide >>>
@annisazahra_sppd Slide >>>
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam PAPDI Edisi VI
I. Carrier Asimtoma=k (luminal agent)
§ Iodoquinol 3x650 mg selama 20 hari
§ Paromycin 3x500 mg selama 10 hari II. Coli=s Akut
Metronidazole 3x750 mg (per oral atau iv) selama 5-‐10 hari ditambah bahan luminal yang sama
III. Abses Ha= Amoeba
§ Metronidazole 3x750 mg (per oral atau iv selama 5-‐10 hari)
§ Tinidazole 2g peroral
§ Omidazol 2g peroral ditambah bahan luminal
@annisazahra_sppd Slide >>>
q IBS merupakan penyakit gastrointes=nal fungsional.
q Tidak ada diagnosis pasC à sehingga menggunakan konsesnus/
kesepakatan yang tervalidasi, dan Cdak ada pemeriksaan penunjang khusus untuk menentukan diagnosis IBS.
q Faktor yang menyebabkan IBS :
o gangguan moClitas o intoleransi makanan o abnormalitas sensoris o interaksi brain-‐gut axis o hipersensiCvitas visceral
o paska infeksi usus (virus, giardia, atau amuba)
@annisazahra_sppd Slide >>>
Nyeri atau =dak nyaman di perut
yang berulang sedikitnya 3 hari per bulan, selama 3 bulan terakhir,
Disertai gejala:
*membaik setelah defekasi
*onset berhubungan dg perubahan frekuensi defekasi
*Onset berhubungan dg perubahan bentuk feses
@annisazahra_sppd Slide >>>
HipermoClitas terjadi terutama pada kolon bagian distal, kurang lebih 20 cm dari anus. Gerakan yang abnormal tersebut berupa kontraksi yang segmental dan bukan peristalCc. Gerakan ini menghambat
pengularan feses dan gas; dan bukan mendorongnya ke bagian distal.
@annisazahra_sppd Slide >>>
Abdominal
pain Bloa=ng Cons=pa=on Diarrhea
@annisazahra_sppd Slide >>>
q Apakah nyeri yang dirasakan hanya
pada satu tempat atau berpindah? Pada IBS nyeri berpindah
q Seberapa sering merasakan nyeri ? Pada IBS Cdak tentu q Berapa lama nyeri dirasakan ? Pada IBS sebentar q Bagaimana keadaan nyeri setelah BAB
atau flaius? Pada IBS akan lebih
nyaman
Adapted from Longstreth GF, et al. 2006. Func=onal Bowel Disorders.
@annisazahra_sppd Slide >>>
§ Gejala IBS dapat bervariasi.
§ Kriteria ROME III membagi menjadi beberapa subgrup, yaitu IBS C, IBS M, IBS-‐D, IBS-‐
U.
§ Untuk diagnosis kuat IBS, pasien harus sudah
mengalami gejala paling Cdak
6 bulan.
Predominant symptom First step Second step
BloaCng Adjust diet
Treat consCpaCon ProbioCc (e.g.. Containing Bifidobacteria infanCs) Nonabsorbable enCbioCc (eg rifaximin)
TCA, SSRI
ConsCpaCon Fiber supplement
Polyethylene glycol Lubriprostone LinacloCde
Diarrhea Loperamide 5-‐HTs antagonist
(eg alosetron) Abdominal Pain AnCspasmodic,
peppermint oil Tricyclic anCdepressant, SSRI, psychological therapy
SSRIs, selecCve serotonin reuptake inhibitors
*Citalopram, escitalopram, fluoxeCne, sertraline
@annisazahra_sppd Slide >>>
@annisazahra_sppd Slide >>>
1. Laki-‐laki Tn GH berusia 27 tahun selama 3 bulan terakhir mengeluh perasaan Cdak nyaman pada perut, kadang nyeri sebelah kanan kadang nyeri sebelah kiri, pasien Cdak dapat dengan tegas menunjukkan lokasi nyerinya. Dalam 3 bulan paling sedikit selama 3 hari per bulan, frekuensi bab kadang lebih dari 3 kali dalam sehari dengan sedikit ampas, dan membaik setelah buang air besar, mual dan muntah Cdak ada, nafus makan biasa, berat badan Cdak ada penurunan. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan TD 110/80 N 78 RR 22 T 36,9 nyeri tekan epigastric Cdak ada. Pemeriksaan penunjang laboratorium hb12,3 wbc 10.000 plt 234.000. Feses ruCn lendir +, leukosit dan eritrosit negaCf, darah samar negaCf.
Diagnosis paling mungkin pada pasien ini adalah…
a. Sindrom kolon iritabel b. Sindrom Dyspepsia c. Irritable bowel disease d. KoliCs ulseraCf
e. Penyakit diverCkular
@annisazahra_sppd Slide >>>
2. Subgroup diagnosis pada nomor 1 dibagi menjadi beberapa jenis, kecuali…
a. Predominan nyeri
b. Predominant dyspepsia c. Predominan diare
d. Predominan konsCpasi e. AlternaCng paiern
@annisazahra_sppd Slide >>>
3. Gejala alarm symptom pada diagnosis nomor 1 antara lain adalah kecuali…….
A. Usia > 55 tahun
B. Perjalanan penyakit progresif C.perdarahan per anus
D. Gejala =mbul pagi hari
E. Riwayat keluarga menderita kanker
@annisazahra_sppd Slide >>>
4. Makanan dan minuman yang mencetuskan diagnosis pada nomor 1 adalah…
a. Gandum b. Susu c. Kafein d. Cabe e. Coklat
@annisazahra_sppd Slide >>>
5. ECologi yang menyebabkan diagnosis pada nomor 1 adalah, kecuali a. intoleransi makanan
b. Gangguan moClitas c. Abnormalitas sensorik
d. Hipersensi=vitas soma=s à yang benar HipersensiCvitas viseral e. Abnormalitas interaksi aksais brain-‐gut
@annisazahra_sppd Slide >>>
6. Seorang wanita Ny BG, 29 tahun, datang kepoliklinik penyakit dalam datang dengan keluhan bab cair terus menrus selama 1 bulan, frekuensi 5x dalam sehari, pasien Cdak mengalami mual dan muntah, nafsu makan biasa, namun nberta bdan mengalami penurunan 3 kg dalam 1 bulan ini, badan lemas ada, bak Cdak ada keluhan , namun bab frekuensi sering dengan konsistensi encer dan terdapat lemak diatas permukaan air. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos menCs TD 100/60 mmHg, nadi 110x/menit, RR 22x/menit, suhu 36.6C. Didapatkan mata cekung dan mukosa mulut kering. Pada pemeriksaan laboratorium ruCn didapatkan Hb 9.6 mg/dL, WBC 12.000, PLT 340.000, dan pada pemeriksaan feses didapatkan kesan steatore. Pasien 1 bulan yang lalu memiliki riwayat operasi rekseksi usus akibat cancer ileum. Apa
diagnosis pada pasien sesusai kasus di atas…
a. Cancer ileum metastase colon b. Malabosorbsi
c. Cancer ileum metastase lambung d. Intoleransi pasca operasi
e. Iritable bowel syndrom pasca reseksi usus
@annisazahra_sppd Slide >>>
7. Reseksi pada lambung menyebabkan gangguan absorbsi makro/
mikronutrien sebagai berikut ? a. Lemak
b. vitamin b12 c. Gram empedu d. Glukosa
e. Asam folat
@annisazahra_sppd Slide >>>
8. Salah satu pemeriksaan ganguan absorbsi adalah histopatologi usus halus, jika pada biopsi usus halus didapatkan lesi yang difus dan nospesifik,
kemungkinan eCologi apa yang menyebabkan gangguan penyerapan makro mikronutrien tersebut …
a. Penyakit whipple b. Limfoma intesCnal
c. GatrointesCnal eosionofilik d. Celiac sprue
e. Penyakit chron
@annisazahra_sppd Slide >>>
9. Diet yang dapat diberikan pada diagnosis nomor 8 adalah…
a. Diet Cnggi serat b. Diet rendah serat
c. Pemberian medium chain trygliseride d. Diet Cnggi lemak
e. Tinggi laktosa
@annisazahra_sppd Slide >>>
10. Seorang Laki-‐laki, berusia 54 tahun, datang kepoliklinik penyakit dalam dengan keluhan nyeri perut terus menerus 1 bulan ini disertai BAB sering lebih dari 3 bulan terakhir bab konsistensi encer bercampur darah, akhir-‐akhir ini pasien merasakan ada benjolan di perut, Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos menCs, TD 120/70 mmHg, Nadi 90x/menit, RR 22x/menit. T 36.9 C, Gambaran histopatologi terdapat lesi anatomik bersifat segmental, melibatkan semua lapisan dinding usus (bersifat transmural), terjadi granuloma dan Cmbul fibrosis. Diagnosa yang anda usulkan pada pasien ini adalah…
a. KoliCs UlseraCf
b. IBS predominan nyeri c. KoliCs Infeksi
d. KoliCs Pseudomembran e. Crohn Disease
@annisazahra_sppd Slide >>>
11. Gambaran lesi pada diagnosis nomor 10 antara lain sebagai berikut, kecuali ? Dx : Crohn Disease
a. bersifat kon=nu à yg benar : lesi bersifat segmental b. Lesi mudah berdarah
c. Keterlibatan rektum d. Ulkus aphtoid
e. Terdapat mukosa yang inflamasi
@annisazahra_sppd Slide >>>
12. Gambaran histopatologi pada diagnosis nomor 10 adalah…
(diagnosis : Crohn Disease)
a. Granuloma tuberkuloid pada 20-‐40% kasus b. Abses kripC
c. Infiltrasi sel mononukleus dan polimorfonuklear di lamina propia d. Semua Benar
e. Distorsi kripC
@annisazahra_sppd Slide >>>
13. Penatalaksanaan apa saja yang dapat diberikan pada kasus nomor 10 adalah ? A. 5 ASA
B. Pemberian steroid
C. AnCbioCk jika terdapat infeksi
D. Pada keadaan berat atau terdapat abses dilakukan Cndakan pembedahan E . Semua benar
@annisazahra_sppd Slide >>>
14.Komplikasi apa saja yang terjadi pada kasus nomor 10 adalah ? A. Perorasi usus yang terlibat
B. Terjadinya stenosis usus akibat proses fibrosis C. Megakolon toksik
D. Perdarahan dan degenreasi maligna E . Semua benar
@annisazahra_sppd Slide >>>
15. Seorang laki-‐ berusia 52 tahun Tn HY berobat ke IGD dengan keluhan nyeri perut hebat sebelah kanan sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit, selain nyeri pasien juga mengeluh mual mnuntah mata kuning dan demam 3 hari ini. BAK seperC teh dan BAB dirasakan sedikit encer namun masih ada ampasnya selama 1 minggu ini, frekeunsi bab cair 3-‐4x per harinya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos menCs TD 100/60 N 110 RR 22 T 38,9, keadaan spesifik dijumpai sklera ikterik ,
pemerikdsaan jantung dan paru dalam batas normal, abdomen : hepar teraba 2jbac tepi tajam permukaan rata, murphy sign +, pemeriksaan ekstremitas akral hangat.
Pemeriksaan laboratorium didapatkan hb 13, wbc 14000 plt 349.000 , bil indirect 3,2 gr/dl, Bil indirect 1.3 gr/dl , SGOT 84, SGPT 95, Alkaline phospatase 110 u/l.
Diagnosis yang anda usulkan pada kasus tersebut adalah…
a. Hepatoseluler Karsinoma b. KolesisCCs
c. KoleliCasis d. Abses Ha=
e. PankreaCCs
@annisazahra_sppd Slide >>>
16. Dari pemeriksaan penunjang USG didapatkan lesi hipoechoik berbatas tegas dengan diameter 3 cm pada lobus kanan hepar, Cndakan selanjutnya pada kasus ini adalah …
a. Radiofrekuensi ablasi (RFA)
b. Terapi medikamentosa yaitu analge=k an=bio=k
c. Terapi medikamentosa diikuC dengan aspirasi berulang
d. Terapi medikamentosa diikuC dengan aspirasi jarum per kutan e. Terapi medikamentosa diikuC dengan tes serologi
@annisazahra_sppd Slide >>>
17.Penyulit apa yang bisa muncul jhika Cdak ditanagni dengna baik pada kasus nomor 15 diatas ? Diagnosis : Abses liver
a. Sepsis
b. EnsefalopaC hepaCkum c. Penyakit haC kronis d. Hematemesis
e. Degenerasi maligna
@annisazahra_sppd Slide >>>
18. Faktor resiko apa yang bisa mencetuskan penyakit pada soal nomor 15?
Diagnosis : abses liver A. Infeksi hepaCCs B. Batu empedu C. Faiy liver
D. Diabetes Melitus E. Infeksi pencernaan
@annisazahra_sppd Slide >>>
19. Mikroorganisme yang paling banyak menyebabkan kasus pada soal nbomor 15 adalah ? Diagnosis : abses liver amoeba
A.Virus hepaCCs
B. Streptococus Aureus C. Jamur
D.Klebsiela E. Entamoeba
@annisazahra_sppd Slide >>>
20. Seorang Wanita Ny BB berusia 46 tahun, datang kepoliklinik penyakit dalam dengan keluhan mata kuning, dan mudah terasa lelah, disetai badan terasa gatal di kulit seluruh badan sejak 1 minggu terakhir, BAK dengan urin berwarna seperC teh tu, dan BAB Cnja berwarna pucat . Tidak ada riwayat demam sebelumnya. Riwayat
transfyusi sebelumnya disabgkal, riwayat nyeri perut disangkal, penggunaan narkoba sunCk disangkal. Pada pemeriksaan fisik umum didapatkan Tekanan darah 110/70 mmHg, Nadi 82x/menit, RR 20x/menit, suhu 36,7oC. BB pasien 50 kg, TB 155 cm, Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan hb 13,2 wbc 10.200 Trombosit 321.000
Terdapat peningkatan gamat gt dan ALP, bilirubin total 6,5 mg/dL, bilirubin direk 4,2 mg/dL,bil indirect 2,3 Diagnosis yang anda usulkan adalah…
a. Primary sclerosing cholangiCs b. Autoimmune hepaCCs
c. Sirosis bilier primer
d. KolangiCs non supuraCf subakut e. PBC-‐AIH overlap syndrome
@annisazahra_sppd Slide >>>
21. Seorang pasien wanita Ny WA, 52 tahun, datang kepoliklinik dengan keluhan badan terasa lemah. Dan Cdak nafsu makan dan terdapat rasa Cdak nyaman yaitu mengganjal di perut kanan atas, sejak 2 minggu sebelum masuk rumah sakit. Pasien memiliki penyakit kencing manis sejak 9 tahun kadang minum obat kadang Cdak, dsan jarang kontrol ke dokter. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos menCs TD 120/80 mmHg, Nadi 84 kali per menit, RR 20 kali per menit, Suhu 37,4oC, Bb 75 kg TB 150 cm, pada pemeriksaan fisik spesifik didaptkan , hepar teraba 1 jari abwah arcus costae, permukaan rata, Cdak berdugkul-‐dungkul. Pada pemeriksaan histopatologi haC didapatkan hepatosit yang terisi lemak > 46% disertai infiltrasi sel PMN dikaitkan dengan hepatosit yang mengalami degenerasi balon, fibrosis periselular.
Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini adalah…
a. Steatosis hepar ringan b. Steatohepa==s grade 2 c. Abses hepar
d. Steatosis hepar berat e. Sirosis hepaCs
@annisazahra_sppd Slide >>>
22. Terapi farmakologis yang bermanfaat untuk memperbaiki klinis pasien pada kasus nomor 21 adalah…
a. AnCdiabeCk dan insulin sensCzer b. Hepatoprotektor
c. AnCoksidant d. A dan B Benar e. A, B dan C Benar
@annisazahra_sppd Slide >>>
@annisazahra_sppd Slide >>>
§ Life style modificaCon
§ Insulin sensiCzer (meyormin, TZD)
§ GLP-‐1 Analogue
§ Vitamin E (α-‐tocopherol)
§ Bariatric surgery
§ Ursodeoxycholic acid
§ Omega 3 faiy acids
§ Managing cardiovascular disease
§ StaCn therapy
Management of pa=ent with
NAFLD
Chalasani et al. Hepatology. 2018
23. Seorang. Laki-‐laki Tn Reyki berusia 29 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam dengan keluhan kelelahan yang hebat padahal pasien Cdak melakukan pekerjaan yang berat, nyeri pada otot otot juga serCng dirasakan terutama otot leher bawah dan
bahu pasien. Keluhan yang dialami pasien memberat dan dicetuskan jika pasien stress yakni pasien sedang mengalami long distance relaConship 1 bulan ini dengan pacarnya dan mendengar suara keras. Pada pemeriksaan fisik kesadaran compos menCs TD
130/70 N 94 RR 20 T 36,7 C Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 13,2 WBC 11.000 trombosit 270.000. didapatkan nyeri pada servikal bawah, dan trapezius.
Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini adalah:
a. Reumatoid artriCs awal b. Sindrom lelah kronis c. Fibromialgia
d. Sindrom Sjogren e. OsteoartriCs Difus
@annisazahra_sppd Slide >>>
3 Gejala utama Fibromialgia:
1. Nyeri musculoskeletal 2. Kaku otot
3. Mudah lelah
Kriteria Diagnosis Fibromialgia :
1. Nyeri otot yang menyeluruh (Cdak terlokalisasi pada satu tempat) selama 3 bulan, mengenai sisi kiri dan kanan badan; di atas dan di bawah panggul 2. Ditemukan minimal 11 dari 18 tender point yang dirasa nyeri
Sumber: Buku ajar PAPDI hal 3621
24. Seorang perempuan 39 tahun Nn Fathia,datang ke poliklinik dengan keluhan
sering merasa lelah disertai rasa Cdak nyaman di bahu kadang berpindah ke punggung sejak 2 tahun lalu. Pasien adalah seorang residen namun selama sekolah di luar kota, pasien jauh dari keluarga, dan melihat teman2 pasien sudah berkeluarga dan memiliki anak. KeCka bangun Cdur di pagi hari pasien juga merasa leCh, teruma karena sedang bersekolah dan jaga malam, namun Keluhan Cdak berkurang dengan isCtrahat.
Keluhan juga muncul jika dingin, dan berkurang jika sedang jalan2 dengan teman pasien. Pasien Cdak memiliki riwayat komorbid seperC kencing manis dan Darah Cnggi. Diagnosis yang paling tepat ada pasien ini adalah :
a. Fibromialgia
b. Chronic fa=que syndrome c. Anxietas Syndrome
d. Cervical syndrome e. Myofacial syndrome
@annisazahra_sppd Slide >>>
25. Dibawah ini mana yang termasuk kriteria mayor sindrom lelah kronik ...
a. Myalgia dan muscle discomfort b. Gangguan Cdur
c. PaCent descripCon of iniCal onset as symptoms of acute atau subakut d. Unexplained Generalized muscle weakness
e. Sa=sfactory exclusion or other chronic condi=on
@annisazahra_sppd Slide >>>
Everybody can have the skill
But your attitude define who you are
@annisazahra_sppd Slide >>>
dr. Annisa Zahra Mufida, Sp.PD Dokter Spesialis Penyakit Dalam Email : [email protected] IG @annisazahra_sppd