• Tidak ada hasil yang ditemukan

USDJPY Naik ke Level Pasca Data CPI Jepang yang Buruk. Yen melemah ke kisaran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "USDJPY Naik ke Level Pasca Data CPI Jepang yang Buruk. Yen melemah ke kisaran"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

28 Desember 2016

Market Review

GBPUSD Anjlok ke 1.2253 Akibat Kecemasan Negosiasi Brexit.

Dollar menguat terhadap sejumlah mata uang utama pada sesi perdagangan yang sepi hari Selasa, dengan penguatan paling tajam terhadap sterling seiring berlanjutnya kecemasan mengenai negosiasi Brexit di tahun depan. Pound anjlok sekitar hampir 0.5%

ke kisaran $1.2243, diperdagangkan dekat level rendah 8-pekan yang disentuh sebelum hari liburan Natal.

Menurut analis, pound menjadi semakin di bawah tekanan mejelang akhir tahun mengiat berbedanya outlook perekonomian dan kebijakan moneter. Sementara itu ancaman hard Brexit dan diberlakukannya Pasal 50 dapat membuat sterling lebih rentah melemah, tambahnya.

USDJPY Naik ke Level 117.60 Pasca Data CPI Jepang yang Buruk.

Yen melemah ke kisaran 117.60 terhadap dollar pada hari Selasa, tertekan pasca dirilisnya data ekonomi Jepang yang lebih buruk dari ekspektasi, begitu juga dengan meningkatnya selera risiko pasca data laba industri yang positif dari China.

Penguatan dollar pasca data indeks sentimen konsumen juga turut membebani yen. Data dari pemerintah Jepang menunjukkan indeks harga konsumen naik 0.5% di bulan November, bertambah cepat dari 0.1% di bulan Oktober, namun laju inflasi inti turun 0.4% untuk kedua bulan beturut-turut. Tingkat pengangguran Jepang berada pada 3.1% di bulan November, berada di atas estimasi untuk tetap seperti di bulan Oktober pada 3.0%. Tingkat belanja masyarakat Jepang turun 1.5% di bulan November, berada pada 270,848 yen, menyusul penurunan sebesar 0.4% di bulan Oktober.

Tingkat Belanja Rumah Tangga dan Inflasi konsumen Jepang Negatif.

Ditengah suasana liburan akhir tahun ini, volume trading menurun dan penggerak fundamental juga terbatas. Namun, hari Selasa 27 Desember 2016, biro statistik Jepang merilis tingkat belanja rumah tangga tahunan yang mengalami penurunan sebesar 1.5% pada bulan November 2016, lebih buruk dari penurunan bulan Oktober sebesar 0.4%. Data lainnya yang rilis dari Jepang yaitu tingkat inflasi konsumen Jepang yang dirilis 0.6% lebih rendah pada bulan Desember dibandingkan penurunan 0.4% pada bulan November. Kedua data ini memberikan gambaran tingkat kesehatan perekonomian Jepang yang kemudian dapat mempengaruhi kebijakan moneter Jepang kedepannya.

Toshiba Terpukul Oleh Laporan Kerugian, Pasar Asia Mixed.

Saham Asia ditutup bervariatif pada hari Selasa seiring kembali dibukanya beberapa pasar pasca liburan Natal, di tengah tipisnya volume perdagangan. Sempat negatif di awal sesi, Nikkei 225 Jepang berbalik positif untuk ditutup 0,03% lebih tinggi di 19403.06 seiring Yen melemah versus Dollar AS. Saham Toshiba Corp. anjlok hampir 12% pasca mengatakan sedang mempertimbangkan untuk membukukan kerugian ratusan milyar Yen. KOSPI Korea Selatan berakhir 0,22% di 2042.17, ditopang pembelian oleh investor asing. Sebanyak ₩93,5 milyar ($77,53 juta) saham KOSPI tercatat diborong oleh investor asing pada hari Selasa. Sementara Shanghai Composite berakhir turun 0,24% di 3115.00, setelah Biro Nasional Statistik China mengatakan jika rebound kuat harga bahan baku telah mendorong keuntungan perusahaan industri besar meningkat 14,5% pada bulan November.

Bursa Eropa Menguat Tipis, DAX Berakhir di Level 11.472,17.

Bursa saham Eropa menguat tipias pada hari Selasa, perdangan masih sepi pasca libur Natal. Indeks DAX Jerman dan CAC Prancis masing- masing menguat sebesar 0,19% dan 0,18% menjadi 11.472,17 dan 4.848,28. Sementara indeks FTSE Inggris masih libur. Pergerakan bursa Eropa sama dengan Asia, dimana volume perdagangan rendah dan berhasil naik tipis. Para investor berfokus pada Banca Monte dei Paschi setelah European Central Bank mengatakan bank bermasalah tersebut membutuhkan dana sebesar €8,8 milyar ($9,2 milyar). Namun beberapa analis mengatakan sektor perbankan Eropa saat ini lebih sehat dibandingkan dengan tahun lalu, tetapi para investor juga tetap harus waspada.

(2)

Nasdaq Cetak Rekor, Berakhir di 5.487,44.

Bursa saham AS berakhir menguat pada hari Selasa, memulai pekan terakhir tahun ini secara positif, dengan indeks Nasaq berhasil membukukan rekor penutupan tertinggi. Nasdaq berakhir 4 poin di atas rekor yang dicetak pada 20 Desember lalu, dan sempat menyentuh level tertinggi harian di awal perdagangan, di atas level 5.500 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Pergerakan bursa juga didukung data ekonomi yang menunjukkan tingkat keyakinan konsumen bulan Desember naik menjadi 113,7, level tertinggi sejak Agustus 2001, dibandingkan bulan November sebesar 109,4.

Indeks Dow Jones naik 0,06% menjadi 19.945,04, S&P 500 menguat 0,22% menjadi 2.268,88, dan Nasdaq menambah 0,45% menjadi 5.487,44.

Emas Menguat ke $1.139,20 Pasca Libur Natal.

Emas menguat ke $1.139,20, mendekati level tertinggi dua pekan pada hari Selasa, namun perdagangan masih sepi pasca libur Natal di AS, dan pasar London juga masih libur. Beberapa analis yakin kecemasan akan perbankan Eropa dan ketidakpastian kebijakan Presiden AS terpilih, Donald Trump, akan mendorong kenaikan harga emas di 2017. Namun emas kemungkinan akan merosot jika yield Treasury AS terus naik. Penguatan emas di hari Selasa dibatasi oleh kenaikan dollar. Mata uang AS tersebut menguat terhadap yen dan euro, para trader diyakini melakukan aksi bargain hunting pasca liburan.

Minyak Berakhir di $53,89, Naik 1,2%.

Minyak menguat 1,2% menjadi $53,89 per barel pada hari Selasa, melanjutkan reli akhir tahun yang ditopang harapan akan berkurangnya suplai setelah OPEC dan non- OPEC sepakat untuk memangkas produksi untuk pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir. Harga minyak mentah WTI telah naik sekitar 25% sejak pertengahan November, selain faktor OPEC, pertumbuhan ekonomi AS yang diperkirakan terus membaik juga menopang kenaikan minyak. 1 Januari akan menjadi awal berlakunya kesepakatan pemangkasan produksi OPEC dan non-OPEC yang besarnya mencapai 1,8 juta barel per hari. Pertemuan pertama komite dari OPEC dan non-OPEC yang bertanggung jawab memonitor berjalannya kesepakatan tersebut akan dilakukan di Abu Dhabi pada 13 Januari.

Technical Outlook

EUR/USD

. EMA-8 dan EMA-21 yang hampir bergerak sejajar mengindikasikan bias sideways dalam jangka pendek. Break ke atas resisten pada area 1.475 dapat memicu rebound bullish kembali ke area 1.0550 sebelum menguji area 1.0615. Sementara untuk pergerakan turun, break ke bawah area 1.0425 dapat melanjutkan kembali outlook bearish jangka menengah untuk kembali menguji area 1.0350.

GBP/USD

. EMA-8 masih berada di bawah EMA-21 pada grafik 4 jam, mengindikasikan bias masih bearish dalam jangka pendek, dengan break ke bawah area 1.2200 akan melanjutkan outlook bearish untuk menguji area 1.2100 atau bahkan area 1.2000 dalam jangka yang lebih panjang. Bagaimanapun juga, likuiditas yang minim akan membatasi pergerakan harga, dan break ke atas area 1.2300 akan memicu rebound bullish kembali ke area 1.2360 sebelum menuju area 1.2440. Kami masih lebih memilih outlook bearish selama harga bertahan di bawah area 1.2500.

USD/JPY

. Harga masih bertahan di atas EMA-125 dan EMA-8 menembus ke atas EMA-21 pada grafik 4 jam, mengindikasikan outlook bullish masih cukup kuat dalam waktu dekat. Diperlukan break ke atas area 117.90 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 118.25 atau bahkan area 118.70. Sementara untuk pergerakan turun, support terdekat ada pada area 116.70, break ke bawah area ini dapat memicu koreksi bearish menuju EMA-125 di sekitar area 115.50.

USD/CHF

. Bias bullish masih terlihat dalam grafik 4 jam, dengan volatilitas diatas MA 125 dan posisi MA 8 masih berada diatas MA 21. Break konsisten menembus 1.0309 dapat membawa harga terus naik ke 1.0318 dan menguji 1.0342. Pada sisi bawah, break konsisten menembus 1.0246 dapat membawa harga turun ke 1.0229 dan menguji 1.0216.

(3)

AUD/USD

. Pergerakan pasangan ini masih bearish dengan volatilitas dibawah MA 125, sedangkan MA 8 yang berada dibawah MA 21 menunjukkan potensi untuk memotong keatas MA 21. Break konsisten menembus kebawah 0.7166 dapat membawa harga turun ke 0.7143 dan menguji 0.7081. Pada bagian atas, pergerakan naik konsisten menembus 0.7226 dapat membawa harga naik ke 0.7251 dan menguji 0.7271.

XAU/USD.

Bias bearish dalam jangka pendek, berpotensi menguji area 1130. Penembusan di bawah area tersebut akan membawa harga turun menuju area 1125, sebelum membidik area 1120. Pada pergerakan ke atas, penembusan di atas area 1148 akan membawa bias menjadi netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 1155.

CLS10/Crude WTI.

Harga yang bergerak di atas EMA 8, 21, dan 125 menjadi indikasi pergerakan bullish, dengan potensi menguat lebih lanjut jika resisten 54.10 ditembus. Target selanjutnya adalah area 54.80. Disisi lain, support terdekat terlihat pada kisaran 53.50, penembusan di bawah area tersebut akan membawa harga turun menuju untuk menguji area 53.00, sebelum menuju 52.40. Disisi lain penembusan dan gerakan konsisten di atas area 54.10 seharusnya memicu momentum bullish untuk menguji area 54.80

Nikkei Futures.

Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 19400 untuk menambah tekanan bullish lebih lanjut mengincar area 19630. Support terdekat tampak di area 19300, berbalik secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 19175.

Hang Seng Futures.

Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 21400 untuk menambah tekanan bearish lebih lanjut mengincar area 21170. Di sisi atasnya, resisten terdekat tampak di area 21680, penembusan konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 21820.

Kospi Futures.

Bias pergerakan harga masih bullish dalam grafik 4 jam dengan volatilitas diatas MA 125 dan MA 8 sedikit diatas MA 21. Break konsisten menembus keatas 259.79 dapat membawa harga terus naik ke 261.05 dan menguji 263.13. Pada bagian bawah, pergerakan turun kebawah 258.40 dapat membawa harga ke 257.20 dan menguji 255.45.

Pivot Levels

Support PIVOT Resistance Trend

EUR/USD 1.0388 1.0419 1.0438 1.0450 1.0469 1.0481 1.0512 Sideways USD/JPY 116.19 116.77 117.10 117.35 117.68 117.93 118.51 Bullish GBP/USD 1.2173 1.2219 1.2244 1.2265 1.2290 1.2311 1.2357 Bearish USD/CHF 1.0212 1.0246 1.0263 1.0280 1.0297 1.0314 1.0348 Bullish AUD/USD 0.7136 0.7160 0.7172 0.7184 0.7196 0.7208 0.7232 Bearish

Hang Seng 21283 21400 21440 21517 21557 21634 21751 Bearish

Nikkei 19135 19260 19325 19385 19450 19510 19635 Bullish

KOSPI 257.98 258.63 259.07 259.28 259.72 259.93 260.58 Bullish

FTSE 6949.0 6973.5 6987.0 6998.0 7011.5 7022.5 7047.0 Bullish

DAX 11341.5 11399.0 11430.0 11456.5 11487.5 11514.0 11571.5 Bullish

DOW 19762 19824 19850 19886 19912 19948 20010 Bullish

Gold 1102.33 1121.37 1130.29 1140.41 1149.33 1159.45 1178.49 Bearish

OIL 51.53 52.60 53.25 53.67 54.32 54.74 55.81 Bullish

(4)

Upcoming Data and Events

Tuesday, December 27th2016

WIB Loc Economic Data Period Impact Actual Forecast Val Last

All Day NZ Bank Holiday - - - -

All Day AU Bank Holiday - - - -

6:30 JP Household Spending y/y Nov Med -1.5 0.2 % -0.4

JP Tokyo Core CPI y/y Dec Med -0.6 -0.4 % -0.4

JP National Core CPI y/y Dec Low -0.4 -0.3 % -0.4

JP Unemployment Rate Nov Low 3.1 3.0 % 3.0

12:00 JP BOJ Core CPI y/y Dec Low 0.2 0.2 % 0.3

JP Housing Starts y/y Nov Low 6.7 9.6 % 13.7

All Day GB Bank Holiday - - - -

All Day CA Bank Holiday - - - -

22:00 US CB Consumer Confidence Dec High 113.7 108.9 % 107.1

US Richmond Manufacturing Index Dec Low 8 5 Ind 4

Wednesday, December 28th2016

WIB Loc Economic Data Period Impact Actual Forecast Val Last

6:50 JP Prelim Industrial Production m/m Nov Low 1.8 % 0.0

JP Retail Sales y/y Nov Low 0.9 % -0.2

14:00 CH UBS Consumption Indicator Nov Low - Ind 1.49

16:30 GB BBA Mortgage Approvals Nov Low 41.6 K 40.9

22:00 US Pending Home Sales m/m Nov Med 0.6 % 0.1

AGENDA ON DECEMBER 28th2016 -- Tidak ada agenda penting untuk hari ini --

EARNINGS & FACTORS TO WATCH FOR INDICES ON WEDNESDAY -- Tidak ada laporan keuangan untuk hari ini --

THE HIGHEST AND LOWEST LEVEL 2016

A Week Desember Year 2016

CUR HIGH LOW RANGE HIGH LOW HIGH LOW

EUR 1.0466 1.0431 35 1.0872 1.0351 1.1615 1.0351

JPY 117.60 116.99 61 118.65 112.86 121.67 98.98

GBP 1.2299 1.2239 60 1.2773 1.2227 1.5015 1.1885

CHF 1.0296 1.0242 54 1.0342 1.0018 1.0342 0.9442

AUD 0.7226 0.7159 67 0.7523 0.7158 0.7825 0.6825

IDR 13475 13420 55 13585 13270 13975 12930

GOLD 1150.54 1128.03 22.51 1177.96 1122.57 1367.13 1061.68

OIL 54.10 52.26 1.84 54.51 48.98 54.51 26.05

CURRENCY MARKET RANGE TRADING on December 27th 2016

Currency Open High Low Close Range Change Previous

EUR 1.0448 1.0462 1.0431 1.0457 31 0.02% 1.0455

JPY 117.19 117.60 117.02 117.43 58 0.29% 117.09

GBP 1.2272 1.2285 1.2239 1.2270 46 -0.18% 1.2292

CHF 1.0262 1.0296 1.0262 1.0281 34 0.11% 1.0270

AUD 0.7184 0.7195 0.7171 0.7185 24 -0.08% 0.7191

CAD 1.3524 1.3577 1.3502 1.3576 75 0.48% 1.3511

SGD 1.4457 1.4517 1.4442 1.4494 75 0.12% 1.4476

IDR 13430 13445 13420 13450 25 0.00% 13450

GOLD 1133.83 1150.54 1131.50 1139.20 19.04 0.62% 1132.15

SILVER 15.76 16.03 15.69 15.97 0.34 1.46% 15.74

OIL 53.29 54.10 53.03 53.89 1.07 1.20% 53.25

(5)

CURRENCY CROSSES RANGE TRADING

Currency Open High Low Close Range Change Previous

EUR / JPY 122.50 122.99 122.35 122.79 64 0.27% 122.46

EUR / CHF 1.0733 1.0760 1.0726 1.0751 34 0.13% 1.0737

EUR / GBP 0.8515 0.8538 0.8498 0.8523 40 0.13% 0.8512

CHF / JPY 114.01 114.35 113.92 114.23 43 0.20% 114.00

AUD / JPY 84.12 84.59 84.03 84.37 56 0.20% 84.20

GBP / CHF 1.2595 1.2633 1.2581 1.2614 52 -0.03% 1.2618

GBP / JPY 143.80 144.24 143.53 144.07 71 0.17% 143.83

EUR / CAD 1.4138 1.4198 1.4116 1.4196 82 0.46% 1.4131

EUR / AUD 1.4559 1.4560 1.4516 1.4554 44 0.04% 1.4548

GBP / AUD 1.7093 1.7116 1.7021 1.7078 95 -0.03% 1.7083

AUD / NZD 1.0424 1.0440 1.0404 1.0428 36 0.07% 1.0421

GLOBAL MARKET INDICES RANGE TRADING

Currency Open High Low Close Range Change Previous

SSIamH7 19370 19445 19320 19345 125 0.26% 19295

SSIpmH7 19350 19435 19350 19390 85 0.23% 19345

.N225 19353.43 19478.58 19352.06 19403.06 126.52 0.03% 19396.64

NIYZ6 19365 19440 19325 19390 115 -0.05% 19400

KSH7 258.90 259.50 258.85 259.50 +0.30 0.23% 258.90

HSIZ6 H O L I D A Y

.HSI H O L I D A Y

.JKSE 5028.356 5112.776 5028.199 5102.954 84.577 1.50% 5027.704

FFIU6 6988.0 7009.0 6984.5 7000.5 24.5 0.00% 7000.5

FDXU6 11427.0 11483.5 11425.5 11461.0 58.0 0.04% 11456.0

DJU6 19863 19922 19860 19876 62 0.01% 19874

.DJI 19943.46 19980.24 19939.8 19945.04 40.4 0.06% 19933.81

NQU6 4942.00 4994.50 4940.00 4961.25 54.5 0.38% 4942.25

.IXIC 5470.761 5512.368 5469.606 5487.441 42.762 0.45% 5462.689

ESU6 2258.75 2269.50 2257.75 2261.00 11.8 0.04% 2260.00

USD 102.97 103.15 102.95 103.03 0.20 0.04% 102.99

Disclaimer:

Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.

Composed by:

Research and Analysis Team Email:[email protected] www.monexnews.com

Referensi

Dokumen terkait

Support di sekitar area 1.2380 masih menahan pergerakan turun harga, diperlukan break ke bawah area ini untuk melanjutkan koreksi bearish menuju area 1.2300 dalam jangka pendek

Bias bearish dalam jangka pendek untuk menguji support di sekitar area 0.7580, break ke bawah area ini dapat melanjutkan koreksi bearish untuk menuju support pada area 0.7480..

Support di sekitar area 1.2380 masih menahan harga untuk bergerak turun, diperlukan break ke bawah area ini untuk memicu koreksi bearish menuju area 1.2300 dalam jangka pendek

Seperti terlihat pada grafik 4 jam, harga berada dalam fase rebound bullish kembali menuju ke atas area 19475, break ke atas area ini dapat melanjutkan outlook bullish jangka

Untuk sisi bawahnya, area 1.1000 adalah level support terdekat, break di bawah area tersebut dapat memicu bearish lanjutan menguji ulang ke wilayah 1.0850..

Bias masih bearish dalam jangka pendek untuk menguji support pada area 0.6910, break ke bawah area ini akan melanjutkan bias bearish menuju area 0.6800 atau bahkan area

Potensi bias bearish menguji ke area 1.0500 dalam jangka pendek, menembus ke bawah dari wilayah tersebut seharusnya akan mendorong harga lebih rendah menguji ke 1.0460.. Untuk

Bias bearish dalam jangka pendek, berpotensi menguji area 1.0560 Penembusan di bawah area tersebut akan membawa harga turun menuju area 1.0510.. Pada pergerakan ke atas, penembusan