• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP-01)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP-01)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP-01)

Nama Sekolah : SMP Negeri 10 Tual Mata Pelajaran : Matematika

Kelas /Semester : VII / Genap Alokasi Waktu : 3 JP ( 3 x 40 menit )

Materi Pokok : Garis dan Sudut Pertemuan : Ke-1

A. Tujuan Pembelajaran

Melalui pembelajaran berdiferensiasi, peserta didik dapat:

1. Memahami dan menjelaskan hubungan antar sudut dengan baik

2. Menjelaskan kedudukan dua garis (sejajar, berhimpit, berpotongan) melalui benda kongkrit dengan benar

3. Membagi garis menjadi beberapa bagian sama panjang dan membandingkannya dengan teliti

B. Materi Pembelajaran - Hubungan antar garis - Kedudukan antar garis

- Membagi garis menjadi beberapa bagian C. Sumber Belajar

1. Modul Ajar Materi Garis dan Sudut (Terlampir)

2. Video Pembelajaran (Link Video: https://www.youtube.com/watch?v=115PSQybqQs) 3. Power Point (Terlampir)

D. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

Orientasi

 Guru mengucapkan salam di awal pembelajaran

 Guru menyapa peserta didik

 Berdoa

 Absensi peserta didik

 Guru menanyakan kabar dan apa yang dirasakan peserta didik

 Guru mengingatkan peserta didik untuk tetap mematuhi protocol kesehatan

 Guru mengondisikan kelas

 Menyampaikan materi yang akan dipelajari yaitu materi Garis dan Sudut Apersepsi:

 Guru meminta peserta didik untuk mengingat kembali materi garis yang telah dipelajari di bangku SD

 Guru memberikan beberapa pertanyaan pemantik untuk mengantarkan peserta didik ke materi yang akan pelajari yaitu masalah Garis, contohnya:

“Pernahkah kalian memperhatikan jalan raya?, bagaimana kedua sisi (pada pinggiran) jalan raya?, pernahkah kalian pikirkan apa yang akan terjadi jika pinggiran jalan raya tidak sejajar?”

Motivasi:

 Guru memberikan gambaran tentang pentingnya memahami materi Garis dalam kehidupan sehari-hari

Tujuan pembelajaran:

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai Penilaian:

 Guru menyampaian teknik penilaian yang digunakan adalah penilaian secara berkelompok Kegiatan Inti (100 menit)

(2)

Kegiatan 1

 Guru melakukan diferensiasi konten berdasarkan profil belajar peserta didik dengan menyajikan materi melalui media PPT dan kemudian memberikan pertanyaan pemantik melalui gambar yang ditayangkan.

 Guru menayangkan video pembelajaran terkait materi Garis (Link Video:

https://www.youtube.com/watch?v=115PSQybqQs) Kegiatan 2

 Guru melakukan diferensiasi proses dengan membagi murid ke dalam 3 kelompok berdasarkan kesiapan belajar peserta didik.

- Kelompok 1 yaitu kelompok peserta didik yang telah memahami hubungan , namun masih kurang memahami kedudukan dua garis dan perbandingan dua garis

- Kelompok 2 yaitu kelompok peserta didik yang telah memahami hubungan namun belum memahami kedudukan dan perbandingan dua garis

- Kelompok 3 yaitu kelompok peserta didik yang masih kurang memahami hubungan namun, kedudukan dan perbandingan dua garis

 Guru membagikan modul ajar kepada masing-masing kelompok untuk dipelajari secara berkelompok

 Guru menanyakan jika ada yang kurang dipahami dari materi yang telah dipelajari baik dari media PPt, Video pembelajaran, maupun dari Modul ajar.

Kegiatan 3

 Guru menyediakan 3 meja yang berisi masing-masing soal untuk melaksanakan aktivitas yang akan dilakukan secara berkelompok. (Isi intruksi setiap soal pada Meja terlampir)

 Guru menyampaikan aturan penyelesaian soal yaitu :

- Kelompok 1 wajib mengerjakan soal yang ada di 3 (boleh mengerjakan semua soal yang ada di semua meja)

- Kelompok 2 wajib mengerjakan soal yang ada di meja 2 dan 3 (boleh mengerjakan semua soal yang ada di semua meja)

- Kelompok 3 wajib mengerjakan soal yang ada di semua meja

 Guru memberikan scaffolding yang berbeda kepada setiap kelompok

 Guru meminta peserta didik pada kelompok 1 untuk keluar kelas kemudian mengamati yang termasuk contoh kedudukan garis yang ada di lingkungan sekolah

 Guru meminta kelompok 1 untuk mempresentasikan hasil pengamatan mereka

 Guru meminta peserta didik untuk mengumpulkan hasil pekerjaan setiap kelompok Kegiatan Penutup (10 menit)

 Guru meminta peserta didik memberikan kesimpulan terhadap pembelajaran hari ini

 Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dengan menuliskannya di kertas post it dan menempelkan di tempat yang telah disediakan

 Guru menyampaikan garis besar kegiatan pada pertemuan berikutnya

 Berdoa

 Mengucapkan salam penutup

E. Penilaian

Penilaian Teknik Bentuk Lampiran

Pengetahuan Tes tulis Uraian Lampiran 3

Sikap Observasi Jurnal Lampiran 4

Keterampilan Kinerja Lembar Observasi Lampiran 5

Tual, April 2022 Mengetahui,

Kepala SMP Negeri 10 Tual

MOHTAR WUSURWUT, S.Pd.

NIP. 19720328 200312 1 005

Guru Mata Pelajaran

JUSMARIANI ASIRI SINAR, S.Pd.,M.Pd.

NIP. 19910312 201503 2 001

(3)

LAMPIRAN 1

PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR PESERTA DIDIK KOMPETENSI DASAR

3.10 Menganalisis hubungan antar sudut sebagai akibat dari dua garis sejajar yang dipotong oleh garis transfersal

4.10 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hubungan antar sudut sebagai akibat dari dua garis sejajar yang dipotong oleh garis transfersal

TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui pembelajaran berdiferensiasi, peserta didik dapat:

1. Memahami dan menjelaskan hubungan antar sudut dengan baik

2. Menjelaskan kedudukan dua garis (sejajar, berhimpit, berpotongan) melalui benda kongkrit dengan benar 3. Membagi garis menjadi beberapa bagian sama panjang dan membandingkannya dengan teliti

TABEL PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR

DIFERENSIASI KONTEN

GAYA BELAJAR DOMINAN

AUDIO VISUAL KINESTETIK

KONTEN (Berdasarkan

Profil/gaya Belajar)

- Guru meminta peserta didik untuk memperhatikan Media PPt dalam kelompok besar

- Guru meminta peserta didik membaca Modul Ajar dalam kelompok kecil

Guru meminta peserta didik untuk mengamati Video Pembelajaran (Link Video:

https://www.youtube.com/

watch?v=115PSQybqQs) dalam kelompok besar

Melakukan aktivitas mengerjaan setiap kegiatan yang disediakan, dan melakukan pengamatan di lingkungan sekolah secara berkelompok

DIFERENSIASI PROSES

KESIAPAN BELAJAR (Pengelompokan dilakukan berdasarkan hasil apersepsi pada pertemuan awal pembelajaran)

Kelompok peserta didik yang telah memahami hubungan, namun masih kurang memahami kedudukan dua garis dan perbandingan dua garis

Kelompok peserta didik yang telah memahami hubungan namun belum memahami kedudukan dan perbandingan dua garis

Kelompok peserta didik yang masih kurang memahami hubungan namun, kedudukan dan perbandingan dua garis

PROSES (Berdasarkan

Kesiapan Belajar)

- Guru mewajibkan kelompok 1 untuk mengerjakan soal yang ada pada Meja 3 (tetap boleh mengerjakan semua soal yang ada di semua meja)

- Guru hanya memberikan arahan tentang apa yang akan dikerjakan

- Guru mewajibkan kelompok 2 untuk mengerjakan soal yang ada pada Meja 2 dan 3 (tetap boleh mengerjakan semua soal yang ada di semua meja) - Guru memberikan

scaffolding berupa menuntun kelompok untuk melakukan aktivitas yang ada pada meja yang akan dilakukan

- Guru mewajibkan kelompok 3 untuk mengerjakan soal yang ada pada semua Meja

- Guru memberikan lebih banyak scaffolding dalam menyelesaikan soal yang ada di setiap Meja

(4)

LAMPIRAN 2

MEDIA POWER POINT

(5)

LAMPIRAN 3

KEGIATAN 1

MEJA 1

JELASKAN HUBUNGAN ANTAR GARIS YANG TERJADI PADA GAMBAR BERIKUT!

(6)

KEGIATAN 2

MEJA 2

DI ATAR MEJA TELAH DISEDIAKAN BEBERAPA BUAH LIDI. KREASIKAN LIDI TERSEBUT SEHINGGA

TERBENTUK KEDUDUKAN DUA GARIS. KEMUDIAN GAMBARKAN DAN JELASKAN DUA GARIS YANG

TELAH KALIAN BENTUK DARI LIDI TERSEBUT!

(7)

KEGIATAN 3

MEJA 3

1. BAGILAH RUAS GARIS BERIKUT MENJADI 5 BAGIAN YANG SAMA PANJANG DENGAN MENGGUNAKAN PENGGARIS, BERILAH NAMA MASING-MASING TITIK PEMBAGINYA!

2. TENTUKAN PERBANDINGAN DUA GARIS BERIKUT!

𝑷𝑲 ∶ 𝑷𝑸 = 𝑷𝑨 ∶ … . = 𝟏 ∶ ….

𝑷𝑩 ∶ 𝑩𝑬 = ⋯ . ∶ 𝑳𝑸 = 𝟐 ∶ ….

𝑷𝑴 ∶ 𝑲𝑸 = ⋯ . ∶ … . = 𝟐 ∶ ….

(8)

Matematika - Modul 7. Garis dan Sudut 6

Pada pembelajaran matematika ini, indikator pembelajaran yang harus Ananda capai setelah mempelajari modul ini adalah menjelaskan hubungan titik, garis dan bidang dan perbandingan ruas garis, serta menentukan solusi dari masalah tentang perbandingan ruas garis.

Hubungan Titik, Garis dan Bidang

Dalam kehidupan sehari-hari beberapa benda yang ada di sekitar Ananda yang menunjukkan garis. Misalnya saja benda yang menunjukan garis yang sejajar antara lain rel kereta api, senar gitar, pagar rumah, pohon di pinggir jalan, dan zebra cross.

Sedangkan benda yang menunjukkan garis berpotongan di antaranya adalah jalan tol, lintasan atletik, roller coaster, tower cellular, jembatan penghubung sungai, dan besi penyangga. Perhatikan gambar berikut!

Gambar 7.2. Jembatan

Sumber:https://www.freepik.com/

A. Indikator Pembelajaran

D

B. Aktivitas Pembelajaran

D

K L

(9)

Matematika - Modul 7. Garis dan Sudut 7

Jembatan pada gambar 7.2. sebagai penyambung dua kota yang dipisahkan oleh sungai. Sisi kiri sungai sebagai titik K, sisi kanan sungai sebagai titik L, dan ruas garis KL merepresentasi jembatan itu sendiri.

Dalam ilmu Geometri, terdapat beberapa istilah atau sebutan yang tidak memiliki definisi (undefined terms), antara lain, titik, garis, dan bidang. Meskipun ketiga istilah tersebut tidak secara formal didefinisikan, sangat penting disepakati tentang arti istilah tersebut.

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan titik, garis, bidang ? Titik adalah suatu idea, benda pikiran yang bersifat abstrak. Titik dapat dilukiskan dengan tanda noktah ( . ). Sebuah titik diberi penamaan dalam huruf kapital, misalkan titik P, titik Q, titik R, dan sebagainya.

Garis direpresentasikan memiliki panjang tak terbatas, lurus, tidak mempunyai ketebalan, dan tidak mempunyai ujung. Garis tidak memiliki berujung dan tidak memiliki berpangkal, dan garis dapat diperpanjang pada kedua arahnya. Sebuah garis dapat diberi nama dengan huruf kecil, misalkan garis k, garis l, garis m, garis n, dan sebagainya.

Bidang datar direpresentasikan sebagai suatu daerah yang memiliki panjang dan lebarnya tak terbatas.

Hubungan Antara Titik dan Garis

Hubungan antara titik dan garis dapat terjadi dalam dua keadaan. Pada keadaan yang pertama, titik berada pada garis dan kedua titik berada di luar garis. Titik disebut berada pada garis jika titik tersebut ada pada garis, atau titik tersebut menjadi bagian dari garis.

Gambar 7.3 Hubungan antara titik dan garis

Titik-titik segaris

Jika diambil sembarang titik pada garis k misal titik A dan B, maka garis k juga

dapat dinotasikan . Dua titik atau lebih dikatakan segaris apabila titik-titik tersebut

terletak pada garis yang sama. Istilah titik-titik segaris bisa disebut kolinear.

(10)

Matematika - Modul 7. Garis dan Sudut 8

Gambar 7.4 Representasi garis k dan garis

Sinar garis adalah garis yang berpangkal tetapi tidak berujung.

P Q

Gambar 7.5 Representasi sinar garis

Sinar garis PQ yang dapat dinotasikan , dengan P sebagai titik pangkal.

Ruas garis adalah garis yang berpangkal dan berujung.

A B Gambar 7.6 Representasi ruas garis

Ruas garis AB dinotasikan dengan Hubungan Antara Titik dan Bidang

Perhatikan gambar berikut!

Titik A pada bidang α Titik B di luar bidang β

Gambar 7.7 Hubungan titik dan bidang

Dalam kedudukan ini juga terdapat dua macam. Pertama titik yang berada di dalam bidang dan titik yang berada di luar bidang.

Hubungan Antara Garis dan Bidang Perhatikan gambar berikut!

B

A

α β

A B

garis k Garis

(11)

Matematika - Modul 7. Garis dan Sudut 9

garis k pada bidang α garis l diluar bidang α garis m pada menembus bidang α Gambar 7.8 Hubungan garis dan bidang α

Hubungan Antara Dua Garis

Pada pembahasan kali ini, Ananda akan mempelajari tentang hubungan antara dua buah garis. Ada tiga kemungkinan hubungan antara dua garis, yaitu dua garis bisa saling sejajar, dua garis bisa saling berpotongan, dan dua garis saling berhimpit pada bidang. Ketiga kemungkinan hubungan diantara dua garis itu disajikan seperti pada gambar di bawah ini.

garis k dan l saling sejajar garis k dan l saling berpotongan garis k dan l saling berhimpit

Gambar 7.9 Hubungan garis dan garis pada bidang α Berdasarkan gambar di atas, maka hubungan antara dua garis, yaitu:

a. Dua buah garis dinyatakan sejajar jika kedua garis tersebut tidak memiliki titik persekutuan.

b. Dua buah garis dinyatakan berpotongan jika kedua garis tersebut memiliki sebuah titik persekutuan. Titik persekutuan ini disebut titik potong.

c. Dua garis dinyatakan saling berhimpit jika kedua garis tersebut memiliki lebih dari satu titik persekutuan.

Perbandingan Ruas Garis

Untuk dapat mengetahui perbandingan ruas garis Ananda dapat memperhatikan contoh langkah-langkah di bawah ini.

`

α .

α

`

α

k

l

m

k l

k

l

k l

`

α

`

α

`

α

(12)

Matematika - Modul 7. Garis dan Sudut 10

Tabel 7.2 Perbandingan ruas garis No Langkah-langkah Kegiatan Keterangan 1 Pada garis PQ dan PR, buat garis

QR//FL//EK//DJ// CI// BH //AG

2 Buatlah garis sejajar dengan garis PQ melalui titik G sehingga memotong garis QR di titik G1

3 Buatlah garis yang sejajar juga dengan garis PQ dan GG1 masing- masing melalui titik H, I, J, K, dan L sehingga memotong garis QR di titik H1, I1, J1, K1, dan H1

Perbandingan ruas garis dengan garis-garis sejajarnya adalah sama dan hasil perbandingan garis bantu dengan garis-garis sejajarnya juga sama.

Gambar tersebut menunjukkan ruas garis PQ dibagi menjadi 7 bagian yang sama

panjang, sehingga PA = AB = BC = CD = DE = EF = FQ. Jika dari titik A, B, C, D, E, F, dan

Q dibuat garis sejajar sehingga memotong pada ruas garis PR, sedemikian sehingga

PG = GH = HI = IJ = JK = KL = LR maka diperoleh sebagai berikut.

(13)

Matematika - Modul 7. Garis dan Sudut 11

Tabel 7.3 Kesimpulan Perbandingan Ruas Garis

No Perbandingan Kesimpulan

1 PC : CQ = 3 : 4 PC : CQ = PI : IR PI : IR = 3 : 4

2 QE : EP = 2 : 5 QE : EP = RK : KP RK : KP = 2 : 5

3 PC : PQ = 3 : 7 PC : PQ = PQ : PR PI : PR = 3: 7

4 QB : QP = 5: 7 QB : QP = RH : RP RH : RP = 5 : 7

Dengan demikian dapat disimpulkan sebagai berikut.

1. PA : PQ = PG : PR = AG : QR atau

QR AG PR PG PQ

PA = =

2. PB : PQ = PH : PR = BH : QR atau

QR BH PR PH PQ

PB = =

3. PC : PQ = PI : PR = CI : QR atau

QR CI PR

PI PQ

PC = =

4. PD : PQ = PJ : PR = DJ : QR atau

QR DJ PR PJ PQ

PD = =

5. PE : PQ = PK : PR = EK : QR atau

QR EK PR PK PQ

PE = =

6. PF : PQ = PL : PR = FL : QR atau

QR FL PR PL PQ

PF = =

Referensi

Dokumen terkait

3 Peserta didik melaporkan dengan tata bahasa yang baik, pengemasan rapi , benar dan kurang tepat waktu. 2 Peserta didik melaporkan dengan tata bahasa yang baik, pengemasan kurang

• Melalui gambar pada LKPD peserta didik dapat menentukan perbandingan dua besaran yang sama dan berbeda dengan benar dan salah.. • Melalui masalah dalam LKPD

kelompok peserta didik dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan perbandingan berbalik nilai dengan benar.. Media Pembelajaran,

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning (DL)dipadukan dengan metode diskusi kelompok dan pendekatan saintifik, peserta didik dapat Menganalisis titik,

Peserta didik di Google Meet kelompok, berdiskusi untuk memecahkan masalah dan menganalisis masalah yang berkaitan dengan diagram kotak garis (Box Plot) baik data

4.2.3.1 Melalui kegiatan pada LKPD 2, peserta didik menganalisis hasil pengamatan tentang hubungan gaya dengan percepatan benda1. 4.2.4.1 Melalui kegiatan pada LKPD 2, peserta didik

1) Melalui kegiatan mengamati video yang diberikan oleh guru, peserta didik dapat Menerapkan perawatan perangkat keras komputer dengan baik. 2) Melalui tanya jawab,

RPP pertemuan Hukum Coulomb 1. Melalui pengamatan peserta didik mampu menjelaskan medan listrik suatu muatan. 2. Melalui diskusi peserta didik mampu menghitung besar medan listrik suatu muatan. 3. Melalui pengamatan peserta didik mampu menjelaskan beda potensial dua benda bermuatan. 4. Melalui diskusi peserta didik mampu menjelaskan hubungan beda potensial dan energi listrik. 5. Melalui diskusi peserta didik mampu menghitung besar beda potensial listrik.