RPP KWU XI Semester 1

27  10 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1

BAB : Pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas

daerah Kelas / Semester : XI / 1

Materi Pokok : Pengolahan dan Kewirausahaan Bahan Nabati dan Hewani sebagai Makanan Khas Daerah

Alokasi Waktu : 6 x 45 menit Jumlah Pertemuan : 3

A. KOMPETENSI INTI:

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan

lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)

berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,

menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

1.1 Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan.

2.1 Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk pengolahan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya.

2.2 Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha.

2.3 Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk

membangun semangat usaha.

3.1 Memahami desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

3.1.1 Menghayati, menunjukkan rasa syukur atas anugerah Tuhan atas keanekaragaman jenis bahan pangan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

(2)

3.1.3 Menjelaskan pengertian berbagai jenis bahan pangan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

4.1 Mendesain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

4.1.1 Mengklasifikasikan berbagai jenis bahan pangan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

4.1.2 Mempresentasikan berbagai jenis, bahan dan alat bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk makanan khas daerah berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

C. MATERI PEMBELAJARAN Fakta:

 Di lingkungan sekitar kita terdapat beragam kekayaan flora dan fauna

 Produksi karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk makanan khas daerah berkembang pesat saat ini

 Masyarakat di sekitar kita banyak menggunakan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah.

 Kita perlu mensyukuri nikmat Tuhan yang sudah memberikan begitu banyak sumber makanan disekitar kita.

Prinsip:

 Membuat pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah dengan menggunakan alam sekitar sebagai sumber ide

 Penggunaan jejaring social sebagai sumber belajar untuk menemukan berbagai jenis, bahan dan alat dalam pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

 Penggunaan kepustakaan untuk menggali ide baru tentang bahan pengolahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

Procedural:

 Penggalian ide dari jenis aneka produk olahan yang sudah ada di lingkungan sekitar  Eksplorasi ide (pencarian ide baru) dari lingkungan sekitar (nabati dan hewani)  Menggunakan jejaring social sebagai sumber ide

 Memadukan hasil ide dari lingkungan sekitar dan jejaring social untuk dijadikan ide kreatif dalam memahami jenis aneka produk olahan dari nabati dan hewani

D. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Pertemuan Pertama ( 2 Jam Pelajaran)

a. Pendahuluan

1. Pendidik memberi Salam dan menanyakan kabar kepada peserta didik dengan kalimat

: “Bagaimana kabar kalian hari ini, sehat semua?

(3)

3. Pendidik menyampaikan cakupan materi yang akan dibahas dan peserta didik menyepakati langkah-langkah kegiatan yang akan ditempuh untuk mencapai kompetensi.

4. Pendidik menunjukkan kepada peserta didik contoh gambar dan beberapa hasil produk olahan bahan nabati dan hewani

b. Kegiatan Inti Mengamati:

1. Peserta didik mengamati beberapa :

2. Jenis makanan olahan bahan nabati dan hewani dengan serius

3. Bahan yang digunakan dalam olahan nabati dan hewani dengan cermat dan teliti

Menanya:

1. Peserta didik dengan atau tanpa bantuan guru menanya tentang bahan nabati dan hewani produk makanan khas daerah

2. Peserta didik mendiskusikan dengan teman sejawat tentang bahan nabati dan hewani untuk produk makanan khas daerah

3. Pendidik bertanya tentang bahan nabati dan hewani untuk produk makanan khas daerah 4. Pendidik bertanya tentang bahan nabati dan hewani untuk produk makanan khas daerah

dari sumber jejaring social, perpustakaan, dan sumber lain.

Mengumpulkan informasi:

1. Peserta didik mengakses jejaring social tentang bahan nabati dan hewani produk makanan khas daerah

2. Peserta didik ke perpustakaan untuk mencari data tentang bahan nabati dan hewani produk makanan khas daerah

3. Peserta didik ke lingkungan sekolah untuk melihat bahan nabati dan hewani produk makanan khas daerah sebagai sumber ide

Mengasosiasikan :

Peserta didik mengaitkan data dari jejaring social, perpustakaan dan lingkungan sekitar sebagai sumber ide untuk ditarik menjadi satu kesimpulan

Mengomunikasikan

Peserta didik mempresentasikan hasil kesimpulan dari perpaduan data dari jejaring social, perpustakaan, dan lingkungan sekitar dengan sopan dan tenang serta menghargai siswa yang lain yang mengajukan pendapat yang berbeda

c. Kegiatan Penutup

1. Pendidik dan peserta didik membuat kesimpulan atau reflksi dari informasi yang sudah dikomunikasikan di depan kelas.

2. Peserta didik menyampaikan usulan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya 3. Peserta didik menerima tugas mencari contoh aneka makanan olahan nabati dan

hewani

4. Guru memberikan pesan moral terkait dengan makanan khas daerah

2. Pertemuan Kedua (2 Jam Pelajaran)

a. Kegiatan Pendahuluan

1. Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar dilanjutkan dengan apersepsi.

(4)

3. Guru mempersiapkan pembahasan materi melalui metode diskusi. Kelompok yang telah ditentukan topiknya pada pertemuan pertama (kelompok 1 agar mempersiapkan

kelompoknya).

b. Kegiatan Inti

Mengamati:

1. Peserta didik menyimak pendapat dari beberapa sumber tentang pengertian bahan nabati dan hewani

2. Peserta didik menyimak berbagai kandungan dan manfaat bahan nabati dan hewani 3. Pendidik menilai keterampilan siswa mengamati

Menanya:

1. Peserta didik mendiskusikan dengan teman sebangku mengenai contoh gambar dengan menjelaskan alat yang diperlukan dan teknik yang digunakan

2. Peserta didik mendiskusikan dengan teman sebangku mengenai berbagai kandungan dan manfaat bahan nabati dan hewani

3. Pendidik bertanya tentang gambar yang ditampilkan

4. Pendidik bertanya tentang pendapat dari berbagai sumber tentang pengertian bahan nabati dan hewani

5. Pendidik bertanya tentang kandungan dan manfaat bahan nabati dan hewani

Mencoba:

1. Peserta didik membaca buku teks yang berkaitan dengan tekstil 2. Peserta didik membaca buku teks tentang berbagai kerajinan tekstil 3. Peserta didik membaca buku teks tentang berbagai fungsi kerajian tekstil

Mengasosiasi:

1. Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 5 orang 2. Peserta didik dalam kelompok diminta mendiskusikan pendapat para ahli mengenai

pengertian bahan nabati dan hewani

3. Peserta didik dalam kelompok diminta mendiskusikan berbagai jenis olahan bahan nabati dan hewani (setiap kelompok berbeda pembahasan)

4. Peserta didik dalam kelompok diminta mendiskusikan berbagai kandungan dan manfaat bahannabati dan hewani

Mengomunikasikan:

Pendidik menilai sikap siswa dalam kerja kelompok dan membimbing /menilai

keterampilan, menganalisis, meng-gunakan teori dan menyimpulkan data, serta menilai kemampuan siswa memahami pengertian bahan nabati dan pangan serta kandungan dan manfaatnya

c. Kegiatan Penutup

1. Pendidik dan peserta didik membuat kesimpulan atau reflksi dari informasi yang sudah dikomunikasikan di depan kelas.

2. Peserta didik menyampaikan usulan untuk 3. perbaikan pembelajaran berikutnya

4. Peserta didik menerima tugas mencari contoh aneka makanan olahan nabati dan hewani

5. Guru memberikan pesan moral terkait dengan makanan khas daerah

(5)

Teknik dan Bentuk Instrumen Penilaian

Teknik Bentuk Instrumen

Observasi Lembar pengamatan sikap, lembar observasi pembelajaran,

lembar observasi diskusi, lembar observasi presentasi dan rubrik

Tes Pengetahuan Tes tertulis (uraian), tes lisan, tes penugasan Tes praktek-proyek

Contoh Instrumen

1. Sikap Spiritual

Untuk mengukur pencapaian kompetensi sikap dilakukan melalui pengamatan/observasi baik pada saat pembelajaran maupun diskusi dan presentasi.

Lembar Pengamatan Sikap

No. Indikator Intrumen

1. Peserta didik merasa senang akan berbagai sumber bahan nabati dan hewani sebagai karya Tuhan YME

2. Peserta didik merasa bertanggungjawab atas pelestarian lingkungan nabati dan hewani

Pedoman penskoran:

No. Kriteria Skor

1 Ya 2

2 Tidak 1

2. Sikap Sosial

Lembar Observasi Pembelajaran

No

Keterangan pengisian skor:

 4 : Sangat baik

 3 : Baik

 2 : Cukup

 1 : Kurang.

Lembar Observasi Diskusi

(6)

No Nama

Lembar Observasi Presentasi

Nama Siswa : ... Kelas : ...

No Aspek yang dinilai Penilaian

1 2 3

1 Komunikasi

2 Sistematika penyampaian 3 Wawasan

4 Keberanian 5 Antusias 6 Penampilan

Rubrik lembar observasi penilaian presentasi

Aspek yang dinilai Penilaian

1 2 3

Komunikasi Tidak ada

komunikasi

Komunikasi sedang Komunikasi Lancar dan baik Sistematika

Wawasan Wawasan kurang Wawasan sedang Wawasan luas

Keberanian Tidak ada

keberanian

Keberanian sedang Keberanian baik

Antusias Tidak antusias Antusias sedang Antusias dalam

kegiatan

Penampilan Penampilan

kurang

Penampilan sedang Penampilan baik

3. Tes kognitif (Pengetahuan)

(7)

1) Jelaskan yang dimaksud bahan nabati dan hewani! 2) Sebutkan jenis-jenis makanan khas daerah!

3) Berikan 5 contoh makanan khas daerah!

4) Bandingkan jenis dan bahan makanan khas daerah jawa tengah dengan jawa barat!

5) Sebutkan teknik-teknik pengolahan bahan nabati dan hewani!

b. Tes lisan

Guru memberikan pertanyaan seputar materi yang dipelajari.

c. Tes penugasan:

 Carilah contoh bahan nabati dan hewani untuk produk makanan khas daerah setempat.

 Amati aneka makanan dari segi bahan, alat dan proses pengolahannya.  Catat hasil pengamatan dalam bentuk portofolio

4. Penilaian Keterampilan

Instrumen Penilaian Keterampilan

Indikator:

 Mempresentasikan berbagai jenis bahan bahan, alat, dan proses pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah.

o Tes Praktik

Melakukan pengamatan terhadap bahan pangan nabati dan hewani yang menjadi makanan khas daerah

o Tes Proyek

- Proyek

Membuat laporan hasil dari pengamatan yang sudah dilakukan

No Aspek Skor

(1-4) 1 Perencanaan:

a. Persiapan b. Rumusan judul

3 3 2. Pelaksanaan:

a. Sistematika kegiatan b.Keakuratan informasi c. Kuantitas sumber data d.Analisis data

e. Penarikan kesimpulan

3

Paper, laporan hasil pengamatan

o Portofolio

(8)

Kelompok : ... Nama anggota : ... Kelas : ...

Macam-Macam Makanan Khas Daerah

Nama Makanan dan

Foto/Gambar Bahan Baku Daerah Asal Ciri Khas

F. MEDIA/ALAT, BAHAN DAN SUMBER BELAJAR Media:

 Aneka produk pengemasan

 Macam-macam gambar produk olahan nabati dan hewani  Powerpoint

 Papan tulis  Spidol  Penghapus

Alat:

 Perangkat komputer (PC atau Laptop)  LCD Projector

 Pensil  Penghapus

Sumber:

 Kementrian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia, 2014, Prakarya dan kewirausahaan

 Buku lainnya yang sesuai dengan materi

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Jember, ...2016

(9)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 2

BAB : Pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas

daerah Kelas / Semester : XI / 1

Materi Pokok : Pembuatan Produk Makanan Khas Daerah dari Bahan Nabati dan hewani

Alokasi Waktu : 8 x 45 menit Jumlah Pertemuan : 4

A. KOMPETENSI INTI

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu

menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

1.1 Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan.

2.1 Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk pengolahan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya. 2.2 Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk

pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha.

2.3 Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk

membangun semangat usaha.

3.2 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

3.2.1 Menghayati, menunjukkan rasa syukur atas anugerah Tuhan atas potensi sumber daya alam yang melimpah di alam sekitar.

3.2.2 Memiliki sikap tanggung jawab dalam menjaga sumber alam untuk memanfaatkan hasil alam menjadi bahan yang diolah menjadi produk makanan khas daerah 3.2.3 Menjelaskan standar Proses produksi makanan khas daerah

(10)

4.2 Mendesain proses produksi pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi menjadi makanan khas daerah berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.2.1 Menjelaskan Proses pembuatan produk makanan khas daerah 4.2.2 Menetapkan desain proses pembuatan produk makanan khas daerah 4.2.3 Memahami Langkah keselamatan kerja

C. MATERI PEMBELAJARAN

Mendesain proses pembuatan produk makanan khas daerah sumatra dari bahan lunak, meliputi:

1. Standar proses produksi

2. Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (Standar Produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa)

3. Proses pembuatan produk pembuatan makanan khas daerah sumatra dengan berbagai teknik.

4. Menetapkan desain proses pembuatan produk makanan khas daerah berdasarkan prosedur berkarya

5. Langkah keselamatan kerja

Fakta:

1. Di lingkungan sekitar kita terdapat beragam bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

2. Makanan khas daerah memiliki peluang untuk berkembang dan menjadi produk yang bernilai ekonomis dan menguntungkan

3. Tingginya minat masyarakat terhadap kuliner terutama kamanan khas daerah 4. Semakin variasinya bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

Prinsip:

1. Semakin berkembangnya bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang sangat diterima oleh pasar.

2. Penggunaan jejaring sosial sebagai sumber belajar untuk proses pembuatan produk makanan khas daerah

Prosedural:

1. Penggalian ide makanan khas daerah sumatra yang sudah ada di lingkungan sekitar 2. Eksplorasi ide (pencarian ide baru) dari lingkungan sekitar

3. Menggunakan jejaring social sebagai sumber ide

4. Memadukan hasil ide dari lingkungan sekitar dan jejaring sosial untuk dijadikan ide kreatif dalam mendesain bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah 5. Membuat desain menu produk makanan khas daerah

D. KEGIATAN PEMBELAJARAN

a. Pendahuluan

1. Pendidik memberi Salam dan menanyakan kabar kepada peserta didik.

2. Pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran dan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik melalui power point.

3. Pendidik menyampaikan cakupan materi yang akan dibahas dan peserta didik

(11)

5. Pendidik menunjukkan kepada peserta didik contoh gambar dan tayangan video produk makanan khas daerah

b. Kegiatan Inti Mengamati:

Peserta didik mengamati tayangan contoh gambar dan video media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualtas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pembuatan produk makanan khas daerah

Menanya:

Peserta didik melakukan diskusi tentang rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan produk makanan khas daerah sumatra agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.

Mengumpulkan informasi:

Peserta didik menggali informasi yang berkaitan dengan tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung proses pembuatan makanan khas daerah yang berkembang di wilayah setempat.

Mengasosiasikan:

Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan makanan khas daerah

Mengomunikasikan:

Peserta didik memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada pembuatan makanan khas daerah sumatra dengan sopan dan tenang serta menghargai siswa yang lain yang mengajukan pendapat yang berbeda.

c. Penutup

1. Pendidik dan peserta didik membuat kesimpulan atau refleksi dari informasi yang sudah dikomunikasikan di depan kelas.

2. Peserta didik menyampaikan usulan untuk 3. perbaikan pembelajaran berikutnya

4. Peserta didik menerima tugas mencari contoh 5. Pembenihan ikan di lingkungan sekitar

6. Guru memberikan pesan moral terkait pembuatan makanan khas daerah

E. PENILAIAN

Teknik dan Bentuk Instrumen Penilaian

Teknik Bentuk Instrumen

Observasi Lembar pengamatan sikap, lembar observasi pembelajaran, lembar observasi diskusi, lembar observasi presentasi dan rubrik

Tes Pengetahuan Tes tertulis (uraian), tes lisan, tes penugasan Tes praktek-proyek

Contoh Instrumen

(12)

Untuk mengukur pencapaian kompetensi sikap dilakukan melalui pengamatan/observasi baik pada saat pembelajaran maupun diskusi dan presentasi.

Lembar Pengamatan Sikap

No. Nama Siswa Rasa Syukur

1 2 3 4

Keterangan pengisian skor:  4 : Sangat baik

 3 : Baik  2 : Cukup  1 : Kurang

2. Sikap Sosial

No Nama Siswa

Tanggung Jawab

1 2 3 4

Keterangan pengisian skor:  4 : Sangat baik

 3 : Baik  2 : Cukup  1 : Kurang

Lembar Observasi Diskusi

No Nama

Siswa

Observasi

Jml

Skor Nilai Kerjasa

ma

Tanggu ng Jawab

Tolera

n Disiplin

Santu n

(13)

 4 : Sangat Baik

 3 : Baik

 2 : Cukup

 1 : Kurang

Lembar Observasi Presentasi

Nama Siswa : ... Kelas : ...

No Aspek yang dinilai Penilaian

1 2 3

1 Komunikasi

2 Sistematika penyampaian

3 Wawasan

4 Keberanian 5 Antusias 6 Penampilan

Rubrik lembar observasi penilaian presentasi

Aspek yang dinilai Penilaian

1 2 3

Komunikasi Tidak ada

komunikasi

Komunikasi sedang Komunikasi Lancar dan baik Sistematika

Wawasan Wawasan kurang Wawasan sedang Wawasan luas

Keberanian Tidak ada

keberanian

Keberanian sedang Keberanian baik

Antusias Tidak antusias Antusias sedang Antusias dalam

kegiatan

Penampilan Penampilan

kurang

Penampilan sedang Penampilan baik

3. Penilaian Pengetahuan

Tes Tertulis

1) Jelaskan mengenai standar proses produksi makanan khas daerah sumatra? 2) Sebutkan ciri ciri makanan khas daerah sumatra yang terkenal?

3) Jelaskan langkah langkah pembuatan makanan khas daerah sumatra seperti rendang?

Pedoman Penskoran

No. Soal

Petunjuk Penskoran Skor

(14)

3. Tepat 3

Kurang tepat 2

Tidak tepat 1

Keterangan:

4. Penilaian Keterampilan Indikator:

 Menetapkan desain proses produksi pengolahan dari bahan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya

Penugasan: Buatlah makanan khas daerah, contohnya rendang dari daerah Sumatera

Format Penilaian Proyek

No. Aspek Diskripsi Aspek Penilaian Skor ( 1–5 )

1 2 3 4

1 Perencanaan: a. Persiapan

b. Rumusan Judul

Apakah kegiatan sudah direncnakan dengan baik

Apakah judul sudah memunculkan ciri khas dari sesuatu yang hendak diinformasikan

2 Pelaksanaan: a. Sistematika d. Analisis data e. Penarikan

kesimpulan

Apah sudah direncanakan secara runtut

Apkah sudah ada sasaran sumber informasi

Kelengkapan data

Penyajian dan interpretasi data Kesimpulan berdasar perolehan data

3 Laporan Proyek a. Kinerja b. Presentasi/

penguasaan

Kelengkapan laporan dan penampilan

Penguasaan kegiatan

Total Skor Keterangan:

Peringkat Nilai

Amat Baik ( AB) 90 < AB ≤ 100 Baik (B) 80 < B ≤ 90 Cukup (C) 70 < C ≤ 80

(15)

5. Penilaian Produk

Mata pelajaran : ... Nama Proyek : ... Nama peserta didik : ... Kelas : ...

No. Karya Peserta Didik Skor (1-4)

1. Ketepatan:  Ukuran  Waktu 2. Kerapian 3. Kehalusan

4. Kesesuaian gambar dengan hasil karya

F. MEDIA/ALAT, BAHAN DAN SUMBER BELAJAR

Media:

 Macam-macam gambar produk makanan khas daerah  Power point

 Spidol  Penghapus Alat :

 Seperangkat komputer

 LCD

Sumber Belajar :

 Kementrian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia, Hendriana W, dkk, 2014, Prakarya dan kewirausahaan

 Sumber belajar dari media internet  Buku lainnya yang sesuai dengan materi

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Jember, ...2016

(16)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 3

BAB : Pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas

daerah Kelas/Semester : XI / 1

Materi Pokok : Penyajian dan Kemasan produk makan khas daerah

Alokasi Waktu : 6 x 45 menit Jumlah Pertemuan : 3

A. KOMPETENSI INTI

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu

menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

1.1 Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan.

2.1 Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk pengolahan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya. 2.2 Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk

pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha.

2.3 Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk

membangun semangat usaha.

3.3 Menganalisis proses produksi pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

3.3.1 Menghayati, menunjukkan rasa syukur atas anugerah Tuhan atas sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

3.3.2 Memiliki sikap tanggung jawab dalam proses produksi pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

3.3.3 Menjelaskan pengertian proses produksi pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

(17)

3.3.5 Mempresentasikan berbagai jenis proses produksi pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah sesuai teknik dan prosedur dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.3 Membuat karya pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur

4.3.1 Membuat berbagai jenis proses produksi pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah sesuai teknik dan prosedur dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.3.2 Menyajikan berbagai proses produksi makanan khas daerah sesuai teknik dan prosedur dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

C. MATERI PELAJARAN Fakta:

1. Makanan merupakan sebuah kebutuhan pokok manusia, sumber makanan pun beraneka ragam mulai dai bahan nabati, hewani, maupun limbah pun bisa kita makan jika tahu cara mengolahnya

2. Kita jangan merasa gengsi untuk makan makanan apapun selama makanan itu tidak merugikan kesehatan dan halal karena masih banyak sekali saudara saudara kita yang kekurangan pangan

3. Kita perlu mensyukuri karena di sekeliling kita masih tersedia sumber makanan

Prinsip:

1. Membuat pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah dengan menggunakan alam sebagai sumber ide

2. Penggunaan jejaring sosial sebagai sumber belajar untuk menemukan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah dengan menggunakan alam sebagai sumber ide

Procedural:

1. Penggalian ide dari produk yang sudah pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah dengan menggunakan alam sebagai sumber ide yang sudah ada dilingkungan sekitar

2. Eksplorasi ide ( pencarian ide baru ) dari lingkungan sekitar ( nabati dan hewani ) 3. Memadukan hasil ide dari berbagai sumber untuk dijadikan ide dalam proses produksi

pengolahan dari nabati dan hewani

4. Membuat produksi pengolahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

D. KEGIATAN PEMBELAJARAN

a. Pendahuluan

1. Pendidik memberi salam dan menanyakan kabar peserta didik

2. Pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran dan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik melalui power point

3. pendidik menyampaikan cakupan materi yang akan di bahas dan peserta didik

menyepakati langkah langkah kegiatan yang akan di tempuh untuk mencapai kompetensi 4. Pendidik menunjukkan kepada peserta didik contoh gambar makanan khas daerah

b. Kegiatan Inti Mengamati:

Peserta didik mengamati berbagai makanan khas daerah

(18)

1. Peserta didik dengan atau tanpa bantuan guru menanya tentang makanan khas daerah, aneka jenis makanan daerah, kandungan manfaat makanan khas daerah

2. Peserta didik mendiskusikan dengan teman sejawat tentang makanan khas daerah 3. Guru bertanya pada peserta didik tentang makanan khas daerah

4. Guru bertanya tentang jenis jenis makanan khas daerah dari sumber jejaring sosial, perpustakaan dan sumber lain

Mengumpulkan informasi:

1. Peserta didik mengakses jejaring sosial tentang makanan khas daerah

2. Peserta didik ke perpustakaan dan lingkungan sekolah untuk mencari data tentang jenis jenis makanan khas daerah dan menemukan sumber ide

3. Mengasosiasikan:

4. Peserta didik mengaitkan data dari semua sumber data untuk ditarik menjadi satu kesimpulan

Mengkomunikasikan:

Peserta didik mempresentasikan hasil kesimpulan dari perpaduan berbagai sumber dengan sopan serta menghargai pendapat peserta didik yang lain

c. Penutup

1. Pendidik dan peserta didik membuat kesimpulan dari informasi yang disampaikan 2. Peserta didik menyampaiakan usulan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya 3. Peserta didik menerima tugas mencari artikel pengolahan bahan nabati dan hewani

menjadi makanan khas daerah

4. Pendidik memberikan pesan moral terkait dengan makanan khas daerah

E. PENILAIAN

Teknik dan Bentuk Instrumen Penilaian

Teknik Bentuk Instrumen

Observasi Lembar pengamatan sikap, lembar observasi pembelajaran,

lembar observasi diskusi, lembar observasi presentasi dan rubrik

Tes Pengetahuan Tes tertulis (uraian), tes lisan, tes penugasan Tes praktek-proyek

Contoh Instrumen

1. Sikap Spiritual

Untuk mengukur pencapaian kompetensi sikap dilakukan melalui pengamatan/observasi baik pada saat pembelajaran maupun diskusi dan presentasi.

Lembar Pengamatan Sikap Spiritual

No Indikator Instrumen

1. Peserta didik merasa senang akan nabati dan hewani sebagai karya Tuhan YME

2. Peserta didik merasa bertanggungjawab atas pelestarian lingkungan nabati dan hewani

(19)

menemukan ide pengolahan bahan nabati dan hewani

Pedoman penskoran

Kriteria Skor

Ya 2

Tidak 1

2. Sikap Sosial

Lembar Pengamatan Sikap Sosial

No Indikator Skor

Lembar Observasi Presentasi

Nama Siswa : ... Kelas : ...

No Aspek yang dinilai

Penilaian

1 2 3

1 Komunikasi

2 Sistematika penyampaian 3 Wawasan

4 Keberanian 5 Antusias 6 Penampilan

Rubrik lembar observasi penilaian presentasi

Aspek yang dinilai Penilaian

1 2 3

Komunikasi Tidak ada

komunikasi

Komunikasi sedang Komunikasi Lancar dan baik Sistematika

(20)

Keberanian Tidak ada keberanian

Keberanian sedang Keberanian baik

Antusias Tidak antusias Antusias sedang Antusias dalam

kegiatan

Penampilan Penampilan

kurang

Penampilan sedang Penampilan baik

3. Penilaian Pengetahuan

Tes Tertulis

A. Pilihan Ganda

2. Dibawah ini yang bukan termasuk bahan pangan nabati adalah .... a. Sayuran

b. Buah-buahan c. Umbi-umbian

d. Serealia e. susu

3. Dibawah ini merupakan sumber makanan nabati adalah.... b. Kerupuk kulit sapi

c. Rengginang d. Keripik ceker

e. Telur asin f. dendeng

4. Bahan dasar membuat kerupuk gendar adalah .... a. Nasi

b. Ketan c. Jagung

d. Tepung e. kentang

5. Salah satu produk makanan khas yang dihasilkan dari daerah jawa barat adalah .... a. Gudeg

b. Rujak cingur c. Karedok

d. Rendang e. Pempek

B. Essay

1) Apakah yang dimaksud dengan bahan pangan nabati dan Berikan 5 contoh aneka produk olahan bahan pangan nabati dan hewani!

2) Bagaimana teknik pengolahan makanan khas daerah tempat tinggal Anda!

Tes Lisan

Sebutkan 5 makanan khas daerah yang ada di daerahmu, dan dari salah satunya kamu jelaskan tahap tahap pembuatannya!

Tes Penugasan

 Penugasan pertama

o Peserta didik mencari artikel makanan khas daerah  Penugasan kedua

1) Lakukan kunjungan ke warung-warung makan sekitar tempat tinggal Anda

2) Apa saja jenis olahan nabati dan hewani yang terdapat di sana dan tentukan bahan-bahan yang digunakan

(21)

Kunci Jawaban

A.Pilihan ganda No Jawaban

1 E

2 B

3 A

4 B

B.Essay

1) Bahan pangan nabati adalah pengolahan tanaman mengunakan tanaman, cth produk hewani dan nabati : Rendang, keripik ceker, telur asin, rengginang dan balung kuwuk 2) Disesuaikan dengan makanan khas yang dipilih peserta didik

C.Lisan

 Disesuaikan dengan keadaan peserta didik D.Penugasan

 Disesuaikan dengan keadaan peserta didik

Pedoman Penilaian

A.Tes Tertulis

- Pilihan ganda

No Skor

1 10

2 10

3 10

4 10

Nilai= jumlah skor : 4

- Essay

No Skor

1 10

2 10

Nilai= jumlah skor : 5 B.Lisan

 Disesuaikan dengan keadaan peserta didik  Kriteria:

1. Sangat sempurna = 4

2. Sempurna = 3

3. Cukup sempurna = 2 4. Kurang sempurna = 1

C.Penugasan

 Disesuaikan dengan keadaan peserta didik  Kriteria:

1. Sangat baik = 4 2. Baik = 3

(22)

4. Kurang Baik = 1

F. MEDIA/ALAT, BAHAN DAN SUMBER BELAJAR

Media:

 Macam macam makanan khas daerah  Powerpoint

 Papan tulis  Spidol  Penghapus

Alat:

 Perangkat komputer (PC atau Laptop)  LCD Projector

 Pensil  Penghapus

Sumber:

 Pesanggrahan guru,2013, Prakarya dan kewirausahann  Lembar Kerja Siswa

 Buku pengolahan makanan khas daerah  Buku yang mendukung materi

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Jember, ...2016

(23)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 4

BAB : Pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas

daerah Kelas / Semester : XI / 1

Materi Pokok : Wirausaha produk makanan khas daerah

Alokasi Waktu : 6 x 45 menit Jumlah Pertemuan : 3

A. KOMPETENSI INTI

5. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

6. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

7. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

8. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu

menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

1.1 Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan.

2.1 Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk pengolahan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya. 2.2 Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk

pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha.

2.3 Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk

membangun semangat usaha.

3.4 Menganalisa peluang usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan pengalaman pasar di lingkungan wilayah setempat

3.4.1 Menghayati, menunjukkan rasa syukur atas anugerah Tuhan atas sumber daya yang dibutuhkan dalam menganalisa peluang usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasrkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat

(24)

Menjelaskan pengertian peluang usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasrkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat 3.4.3 Mengklasifikasikan berbagai jenis peluang usaha pengolahan dari bahan nabati dan

hewani menjadi makanan khas daerah berdasrkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat

3.4.4 Mempresentasikan berbagai jenis peluang usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasrkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat

4.4 Menciptakan peluang usaha sesuai dengan produk pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik yang di hasilkan berdasarkan pengalaman pasar

4.4.1 Menciptakan berbagai jenis peluang usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasrkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat

4.4.2 Menyajikan berbagai jenis peluang usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasrkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat

C. MATERI PEMBELAJARAN Fakta:

1. Peluang berasal dari kesempatan yang muncul dan menjadi gagasan bagi seseorang. 2. Pertumbuhan ekonomi indonesia makin meningkat setiap tahunnya, dengan pertumbuhan

dan pendapatan nasional yang makin meningkat dapat menunjukkan perkembangan dan kemajuan Indonesia di banding dengan negara lain.

3. Kegiatan pengolahan produk makanan daerah saat ini merupakan salah satu usaha yang sangat menjajikan bagi masyarakat,di mana potensi sumber daya alam Di Indonesia sangat potensial untuk di olah menjadi makanan khas daerah ,seperti Provinsi Banten yang memiliki potensi laut yang besar.

Prinsip:

1. Menciptakan peluang usaha pengolahan makanan khas daerah.

2. Menggunakan jejaring sosial sebagai sumber untuk menciptakan peluang usaha pengolahan makanan khas daerah

3. Penggalian ide dari setiap individu untuk menciptakan peluang usaha pengolahan makanan khas daerah.

Prosedural:

1. Penggalian ide dari peluang usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah sekitar

2. Exsplorasi ide (pencarian ide baru) dari lingkungan sekitar 3. Menggunakan jejaring social sebagai sumber ide.

D. KEGIATAN PEMBELAJARAN

a. Pendahuluan

1. Pendidik memberi Salam dan menanyakan kabar kepada peserta didik dengan

kalimat : “Bagaimana kabar kalian hari ini? Sehat semua?

2. Pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran dan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik melalui power point.

(25)

4. Pendidik menunjukkan kepada peserta didik contoh gambar dan beberapa jenis peluang usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan pengamatan pasar di lingkungan sekitar.

b. Kegiatan Inti Mengamati:

Peserta didik mengamati beberapa gambar dan video jenis-jenis peluang usaha pengolahan bahan nabati dan hewani dengan serius,cermat dan teliti.

Menanya:

1. Pesrta didik mendiskusikssn dengan teman sebangku mengenai jenis-jenis peluang usaha penolahan bahan nabati dan hewani.

2. Peseta didik bertanya tentang gambar jenis-jenis peluang usaha pengolahan bahan nabati dan hewani.

3. Guru bertanya tenang jenis-jenis peluang usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah sekitar.

Mencoba:

Peserta didik membaca teks yang berkaitan dengan jenis-jenis peluang usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah sekitar.

Mengasosiasikan:

1. Siswa di bagi dalam kelompok kecil , masing-masing terdiri dari 5 orang

2. Peserta didik dalam kelompok diminta mendiskusikan jenis-jenis peluang usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah setempat.

Mengkomunikasikan:

Peserta didik mempresentasikan hasil kesimpulan dari perpaduan data dari jejaring soscial,perpustakaan,dan lingkungan sekitar dengan sopan, dan tenang serta menghargai siswa yang lain yang mengajukan pendapat berbeda.

c. Penutup

1. Pendidik dan peserta didik membuat kesimpulan atau refleksi dari informasi yang sudah dikomunikasikan di depan kelas.

2. Peserta didik menyampaikan usulan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya.

3. Peserta didik menerima tugas tentang jenis-jenis peluang usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah sekitar

4. Guru memberi pesan moral terkait dengan jenis-jenis peluang usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah setempat.

E. PENILAIAN

Teknik dan Bentuk Instrumen Penilaian

Teknik Bentuk Instrumen

Observasi Lembar pengamatan sikap, lembar observasi pembelajaran,

lembar observasi diskusi, lembar observasi presentasi dan rubrik

Tes Pengetahuan Tes tertulis (uraian), tes lisan, tes penugasan Tes praktek-proyek

Contoh Instrumen

(26)

Untuk mengukur pencapaian kompetensi sikap dilakukan melalui pengamatan/observasi baik pada saat pembelajaran maupun diskusi dan presentasi.

Lembar Pengamatan Sikap

No. Indikator Intrumen

1. Peserta didik merasa senang akan berbagai sumber bahan nabati dan hewani sebagai karya Tuhan YME

2. Peserta didik merasa bertanggungjawab atas pelestarian lingkungan nabati dan hewani

Pedoman penskoran:

No. Kriteria Skor

1 Ya 2

2 Tidak 1

2. Sikap Sosial

Lembar Observasi Diskusi

No Nama

Siswa

Observasi

Jml

skor Nilai kerjasam

a

Tanggu ng jawab

toleran disiplin Santu n

Kriteria:

 4 : Sangat Baik

 3 : Baik

 2 : Cukup

 1 : Kurang

Lembar Observasi Presentasi

Nama Siswa : ... Kelas : ...

No Aspek yang dinilai

Penilaian

1 2 3

1 Komunikasi

2 Sistematika penyampaian 3 Wawasan

4 Keberanian 5 Antusias 6 Penampilan

Rubrik lembar observasi penilaian presentasi

(27)

1 2 3

Komunikasi Tidak ada

komunikasi

Komunikasi sedang Komunikasi Lancar dan baik Sistematika

Wawasan Wawasan kurang Wawasan sedang Wawasan luas

Keberanian Tidak ada

keberanian

Keberanian sedang Keberanian baik

Antusias Tidak antusias Antusias sedang Antusias dalam

kegiatan

Penampilan Penampilan

kurang

Penampilan sedang Penampilan baik

Tes kognitif

a. Tes tertulis : pilihan ganda dan uraian b. Tes lisan

c. Penugasan

F. MEDIA/ALAT, BAHAN DAN SUMBER BELAJAR

Media:

 Macam-macam gambar flora fauna  Video jenis-jenis usaha

 Powerpoint  Papan tulis  Spidol

 Perangkat komputer (PC atau laptop)  LCD Projector

 Pensil, Spidol  Penghapus

Sumber:

 Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Hendriana w, dkk, 2014, Prakarya dan Kewirausahaan

 Buku pengolahan pengawet dari nabati dan hewani  Buku lainnya yang sesuai dengan materi

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Jember, ...2016

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...