RAGAM TRADISI PENJAGAAN AL-QUR AN DI PESANTREN
Teks penuh
Dokumen terkait
Qur`ān memiliki implementasi metode yang berbeda bahkan sama antara yang satu dengan yang lain serta memiliki sisi kelebihan kelemahan masing-masing. Rumusan
Menurut K.H Munhammir Malik “sesungguhnya setiap sesuatu memiliki hati (qalbun), mempunya inti”.. Barangsiapa yang membacanya maka dia seakan-akan telah membaca Al-Qur‟an
Kesimpulan dari penelitian ini adalah, upaya sekolah dalam pengembangan kualitas pengetahuan agama islam selain itu untuk memberantas kebodohan dalam kemampuan
Berdasarkan analisis data penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa kontribusi pengasuh dalam meningkatkan hafalan al-Qur‟an santri di Pondok Pesantren Al-Ihsan
Yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Resepsi Kegiatan Tahfiz Al-Qur‟an (Kajian Living Qur‟an Di
Skripsi yang ditulis oleh Khanifuddin berjudul “Pendidikan Akhlak Bagi Santri Dalam Kegiatan Mujahadah Jam’iyyah Ta’lim wal Mujahadah Jum’at Pon (JTMJP) “Padang
Model utama pesantren ini adalah tetap melaksanaan penghafalan Al-Qur′an sebagai rutinitas, namun disisi lain pondok pesantren ini juga mengadopsi sekolah formal dalam
Di samping mengkaji faktor yang memotivasi para lansia ini untuk kembali menghafalkan al-Qur`an, hal menarik lainnya yang patut diungkap adalah bagaimana pelaksanaan tahfizh al-Qur`an