• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PENDAHULUAN AMPUTASI.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN PENDAHULUAN AMPUTASI.docx"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PENDAHULUAN AMPUTASI LAPORAN PENDAHULUAN AMPUTASI A.

A. DEDEFIFININISISI

Amputasi adalah pengangkatan organ yang berada di luar tubuh (misal paha) dan embel –  Amputasi adalah pengangkatan organ yang berada di luar tubuh (misal paha) dan embel –  embel tubuh (misal ekor), baik sebagian maupun keseluruhan. (kedaruratan medik. 2000)

embel tubuh (misal ekor), baik sebagian maupun keseluruhan. (kedaruratan medik. 2000)

Amputasi adalah pengangkatan melalui pembedahan kaki karena trauma, penyakit, tumor  Amputasi adalah pengangkatan melalui pembedahan kaki karena trauma, penyakit, tumor  at

atau au ananomomaly aly konkongegeninitatal; l; teterkrkelelupaupasnysnya a kulkulit it sesecacara ra umumum um didipeperbrbaiaiki ki kemkembalbali i untuntuk uk  memudahkan penyembuhan dan penggunaan peralatan protetik (Standart Peraatan Pasien !ol. memudahkan penyembuhan dan penggunaan peralatan protetik (Standart Peraatan Pasien !ol. ". #$$%)

". #$$%)

Amputasi adalah tindakan pembedahan dengan membuang bagian tubuh. &ntuk amputasi Amputasi adalah tindakan pembedahan dengan membuang bagian tubuh. &ntuk amputasi tertutup, dokter bedah menutup luka dengan klap kulit yang terbuat dengan memotong tulang tertutup, dokter bedah menutup luka dengan klap kulit yang terbuat dengan memotong tulang kira'kira dua inci lebih pendek dari pada kulit dan otot.

kira'kira dua inci lebih pendek dari pada kulit dan otot.

B

B.. EETTIIOOLLOOGGII Penyeba

Penyebab amputasi adalb amputasi adalah ah kelaikelainan ekstremnan ekstremitas yang diseitas yang disebabkan oleh penybabkan oleh penyakit ,akit , *angren, cedera, dan tumor ga

*angren, cedera, dan tumor ganas. +indakan amputasi dapat dilakukan pada kondisi nas. +indakan amputasi dapat dilakukan pada kondisi  a.

a. -rakt-raktur mulur multiple tiple orgorgan tubuan tubuh yang h yang tidak tidak mungkimungkin dapat n dapat diperbdiperbaiki.aiki.  b.

 b. ehancuran /aringan kulit yang tidak mungkin diperbaiki.ehancuran /aringan kulit yang tidak mungkin diperbaiki. c.

c. *anggua*angguan asn askuler1kuler1sirksirkulasi ulasi pada pada ekstrekstremitaemitas ys yang beang berat.rat. d.

d. n3eksn3eksi yang bei yang berat atrat atau bereau beresiko tisiko tinggi menggi menyebar knyebar ke anggote anggota tubuh la tubuh lainnyainnya.a. e.

e. Adanya tAdanya tumor padumor pada orga organ yang tan yang tidak munidak mungkin digkin diterapi terapi secarsecara konsera konserati3ati3.. 3.

3. ee3o3ormrmititas oas orrgganan..

C.

C. PPAATTOFIOFISIOLSIOLOGIOGI

ilakukan sebagian kecil sampai dengan sebagian besar dari tubuh dengan dua metode  ilakukan sebagian kecil sampai dengan sebagian besar dari tubuh dengan dua metode  #.

#. etetode ode terterbuka buka (gu(guilillotlotineine))

etode ini digunakan pada klien dengan in3eksi yang mengembang. 4entuknya benar' etode ini digunakan pada klien dengan in3eksi yang mengembang. 4entuknya benar'  benar terbuka dan di pasang drainase

 benar terbuka dan di pasang drainase agar luka bersih dan luka dapat ditutup setelah tidak agar luka bersih dan luka dapat ditutup setelah tidak  terin3eksi.

terin3eksi.

2.

(2)

Pada metode ini kulit tepi ditarik pada atas u/ung tulang dan di/ahit pada daerah yang di Pada metode ini kulit tepi ditarik pada atas u/ung tulang dan di/ahit pada daerah yang di amputasi, tidak semua amputasi di operasi dengan terencana, klasi3ikasi yang ada karena amputasi, tidak semua amputasi di operasi dengan terencana, klasi3ikasi yang ada karena trauma amputasi.

trauma amputasi.

Amputasi ter/adi karena kelainan e5tremitas yang disebabkan penyakit pembuluh darah, Amputasi ter/adi karena kelainan e5tremitas yang disebabkan penyakit pembuluh darah, cede

cedera ra dan dan tumtumor or oleoleh h karkarena ena penypenyebab ebab di di ataatas, s, AmAmputputasi asi harharus us dildilakuakukan kan karkarena ena dapadapatt mengancam /ia manusia. Adapun pengaruhnya meliputi 

mengancam /ia manusia. Adapun pengaruhnya meliputi  a.

a. eececepapatatan metn metababololisismm

6ika seseorang dalam keadaan immobilisasi maka akan menyebabkan penekanan pada 6ika seseorang dalam keadaan immobilisasi maka akan menyebabkan penekanan pada 3ungs

3ungsi i simpsimpatik atik sertserta a penurupenurunan nan katekokatekolamin dalam lamin dalam darah sehingga menurunkandarah sehingga menurunkan kecepatan metabolisme basal.

kecepatan metabolisme basal.  b.

 b. etidakseimbangan cairan dan elektrolitetidakseimbangan cairan dan elektrolit

Adanya penurunan serum protein tubuh akibat proses katabolisme lebih besar dari Adanya penurunan serum protein tubuh akibat proses katabolisme lebih besar dari an

anababololisismeme, , mamaka ka akakan an memengngububah ah tetekakananan n ososmomotitik k kokololoid id plplasasmama, , hahal l ininii menyebabkan pergeseran cairan intraaskuler ke luar keruang interstitial pada bagian menyebabkan pergeseran cairan intraaskuler ke luar keruang interstitial pada bagian tub

tubuh uh yang yang renrendah dah sehsehingingga ga menmenyebyebabkaabkan n oedoedemaema. . mmmmobiobilitlitas as menymenyebabebabkankan sumber stressor bagi klien sehingga menyebabkan kecemasan yang akan memberikan sumber stressor bagi klien sehingga menyebabkan kecemasan yang akan memberikan rangsangan ke hypotalamus posterior untuk menghambat pengeluaran A7, sehingga rangsangan ke hypotalamus posterior untuk menghambat pengeluaran A7, sehingga ter/adi peningkatan diuresis.

ter/adi peningkatan diuresis. c.

c. SiSiststem em rerespspirirasasii #.

#. PePenurnurunaunan kan kapapasisitatas pas paruru

Pada klien immobilisasi dalam posisi baring terlentang, maka kontraksi otot intercosta Pada klien immobilisasi dalam posisi baring terlentang, maka kontraksi otot intercosta rel

relatiati3 3 kecikecil, l, diadia3ra3ragma gma otootot t perperut ut daldalam am ranrangka gka menmencapacapai i insinspirpirasi asi makmaksimsimal al dandan ekspirasi paksa.

ekspirasi paksa. 2.

2. PePerurubabahan phan perer3u3usi ssi setetemempatpat

alam posisi tidur terlentang, pada sirkulasi pulmonal ter/adi perbedaan rasio entilasi alam posisi tidur terlentang, pada sirkulasi pulmonal ter/adi perbedaan rasio entilasi de

dengangan n peper3r3ususi i sesetetempmpatat, , /i/ika ka sesecacara ra memendandadak dak mamaka ka akakan an teter/r/adi adi penpeniningkagkatatann metabolisme (karena latihan atau in3eksi) ter/adi hipoksia.

(3)
(4)

".

". ekekanianisme sme batbatuk uk titidak dak e3ee3ektikti3 3 

Akibat immobilisasi ter/adi penurunan ker/a siliaris saluran perna3asan sehingga sekresi Akibat immobilisasi ter/adi penurunan ker/a siliaris saluran perna3asan sehingga sekresi mukus cenderung menumpuk dan men/adi lebih kental dan mengganggu gerakan siliaris mukus cenderung menumpuk dan men/adi lebih kental dan mengganggu gerakan siliaris normal.

normal. d.

d. SiSiststem em aardrdioioaaskskululer er  #.

#. PePeniningngkatkatan an dedenyunyut nt nadiadi +e

+er/adi sebagai r/adi sebagai mani3emani3estasstasi i kliniklinik k pengarpengaruh uh 3akto3aktor r metabmetabolik, endokrin olik, endokrin dan dan mekanimekanismesme  pada

 pada keadaan keadaan yang yang menghasilkan menghasilkan adrenergik adrenergik sering sering di/umpai di/umpai pada pada pasien pasien dengandengan immobilisasi.

immobilisasi. 2.

2. PePenurnurunaunan can cardrdiaiac rec reseserree

ibaah pengaruh adrenergik denyut /antung meningkat, hal ini mengakibatkan aktu ibaah pengaruh adrenergik denyut /antung meningkat, hal ini mengakibatkan aktu  pengisian diastolik memendek dan penurunan isi sekuncup.

 pengisian diastolik memendek dan penurunan isi sekuncup. ".

". 8r8rththosostatatitik 7k 7ipipototenensisi

Pada keadaan immobilisasi ter/adi perubahan sirkulasi peri3er, dimana arteriol dan enula Pada keadaan immobilisasi ter/adi perubahan sirkulasi peri3er, dimana arteriol dan enula tungkai berkontraksi tidak adekuat, asodilatasi lebih pan/ang dari pada asokontriksi tungkai berkontraksi tidak adekuat, asodilatasi lebih pan/ang dari pada asokontriksi sehingga darah banyak berkumpul di ekstremitas baah, olume darah yang bersirkulasi sehingga darah banyak berkumpul di ekstremitas baah, olume darah yang bersirkulasi menurun, /umlah darah ke 

menurun, /umlah darah ke entrikel saat diastolik tidak cukup untuk memenuhi per3usi keentrikel saat diastolik tidak cukup untuk memenuhi per3usi ke otak dan tekanan darah menurun, akibatnya klien merasakan pusing pada saat bangun otak dan tekanan darah menurun, akibatnya klien merasakan pusing pada saat bangun tidur serta dapat /uga merasakan pingsan.

tidur serta dapat /uga merasakan pingsan. e.

e. SiSiststem em uuskskululososkekeleletatall #.

#. PePenurnurunaunan kn kekekuatuatan an otototot

engan adanya immobilisasi dan gangguan sistem askuler memungkinkan suplai 8 engan adanya immobilisasi dan gangguan sistem askuler memungkinkan suplai 822 dan dan

nut

nutririsi si sasangangat t beberkrkururanang g papada da /a/ariringangan, n, demdemikikiaian n pulpula a dedengangan n pempembuabuangngan an sisisasa metabolisme akan terganggu sehingga men/adikan kelelahan otot.

metabolisme akan terganggu sehingga men/adikan kelelahan otot. 2.

2. AAttrrooppi i ototoott

arena adanya penurunan stabilitas dari anggota gerak dan adanya penurunan 3ungsi arena adanya penurunan stabilitas dari anggota gerak dan adanya penurunan 3ungsi  persara3an. 7al ini menyebabkan ter/adinya atropi dan paralisis otot.

 persara3an. 7al ini menyebabkan ter/adinya atropi dan paralisis otot. ".

". oontntraraktktur ur sesendndii

ombinasi dari adanya atropi dan penurunan kekuatan otot serta adanya keterbatasan ombinasi dari adanya atropi dan penurunan kekuatan otot serta adanya keterbatasan gerak.

gerak.

9.

9. 8s8stteoeopoporrososiiss

+er/adi penurunan metabolisme kalsium. 7al ini menurunkan persenyaaan organik dan +er/adi penurunan metabolisme kalsium. 7al ini menurunkan persenyaaan organik dan anorganik sehingga massa tulang menipis dan tulang men/adi keropos.

anorganik sehingga massa tulang menipis dan tulang men/adi keropos. 3.

3. SiSiststem Pem Penencecernrnaaaann #

(5)

Akibat penurunan dari sekresi kelen/ar pencernaan dan mempengaruhi sekresi kelen/ar  Akibat penurunan dari sekresi kelen/ar pencernaan dan mempengaruhi sekresi kelen/ar   pencernaan dan

 pencernaan dan mempengaruhi perubahan mempengaruhi perubahan sekresi serta penurunan sekresi serta penurunan kebutuhan kalori kebutuhan kalori yangyang menyebabkan menurunnya na3su makan.

menyebabkan menurunnya na3su makan. 2.

2. oonsnsttiippaassii

eningkatnya /umlah adrenergik akan menghambat pristaltik usus dan spincter anus eningkatnya /umlah adrenergik akan menghambat pristaltik usus dan spincter anus men/adi kontriksi sehingga reabsorbsi cairan meningkat dalam colon, men/adikan 3aeces men/adi kontriksi sehingga reabsorbsi cairan meningkat dalam colon, men/adikan 3aeces lebih keras dan orang sulit buang

lebih keras dan orang sulit buang air besar.air besar. g.

g. SiSiststem pem pererkekemimihahann

alam kondisi tidur terlentang, renal pelis ureter dan kandung kencing berada alam kondisi tidur terlentang, renal pelis ureter dan kandung kencing berada dalam keadaan se/a/ar, sehingga aliran urine harus melaan gaya graitasi dan pelis dalam keadaan se/a/ar, sehingga aliran urine harus melaan gaya graitasi dan pelis renal banyak menahan urine sehingga dapat menyebabkan 

renal banyak menahan urine sehingga dapat menyebabkan 

• Akumulasi endapan urine di renal pelis akan mudah membentuk batu gin/al.Akumulasi endapan urine di renal pelis akan mudah membentuk batu gin/al. •

• +ertahannya urine pada gin/al akan menyebabkan berkembang biaknya kuman+ertahannya urine pada gin/al akan menyebabkan berkembang biaknya kuman

dan dapat menyebabkan S. dan dapat menyebabkan S. h.

h. SiSiststem em inintetegugumemenn

+irah baring yang lama, maka tubuh bagian baah seperti punggung dan bokong +irah baring yang lama, maka tubuh bagian baah seperti punggung dan bokong akan

akan tertertektekan an sehsehingingga ga akaakan n menymenyebabebabkan kan penpenuruurunan nan supsuplai lai dardarah ah dan dan nutnutrisrisi i keke  /aringan. 6ika hal ini dibiarkan akan ter/adi ischemia, hyperemis dan akan normal kembali  /aringan. 6ika hal ini dibiarkan akan ter/adi ischemia, hyperemis dan akan normal kembali  /ika tekanan dihilangkan dan kulit dimasase untuk meningkatkan suplai darah.

 /ika tekanan dihilangkan dan kulit dimasase untuk meningkatkan suplai darah.

D.

D. MANMANIFESIFESTTASASI I KLIKLINISNIS a)

a) ehilaehilangan angan anggota nggota gerak gerak (ektr(ektremitaemitas atas atas ats atau baau baah)ah)  b)

 b) :yeri :yeri pada pada bagian bagian yang yang diamputasi diamputasi yang yang berasal berasal dari dari neuroma neuroma u/ung u/ung sara3 sara3 yangyang dekat dengan permukaan.

dekat dengan permukaan. c)

c) ddemema a yayang ng apapababilila a titidadak k diditatangnganani i memenynyebebababkakan n hihipeperprplalasisia a aaririkokosasa dengankeronitis.

dengankeronitis. d)

d) ermatermatitis pitis pada tempada tempat tekanat tekanan diteman ditemukan kisukan kista (epidta (epidermal atermal atau ateromau aterom)) e)

e) 4usit4usitis (tis (terbenterbentuk bursuk bursa tekanaa tekanan antarn antara penon/oa penon/olan tullan tulang dan kang dan kulit)ulit) 3)

3) 4ila ke4ila kebersibersihan kulihan kulit diabait diabaikan terkan ter/adi 3o/adi 3olikullikulitis ditis dan 3uran 3urunkuliunkulitis.tis. g)

g) Sedih dan haSedih dan harga dirga diri rendari rendah (selh (sel3 esteem3 esteem) dan diik) dan diikuti prosuti proses kehiles kehilanganangan

E.

E. JENJENIS- IS- JENJENIS IS AMAMPUTPUTASASII

4erdasarkan pelaksanaan amputasi, dibedakan men/adi  4erdasarkan pelaksanaan amputasi, dibedakan men/adi 

(6)

a.

a. AmpAmputautasi selektsi selekti3i31te1terenrencanacana. . AmAmputputasi /enis ini dilakuasi /enis ini dilakukan pada kan pada penypenyakiakit t yanyangg terdiagnosis dan mendapat penanganan yang baik serta terpantau secara terus' terdiagnosis dan mendapat penanganan yang baik serta terpantau secara terus' menerus. Amputasi dilakukan sebagai salah satu

menerus. Amputasi dilakukan sebagai salah satu tindakan alternati3 terakhir.tindakan alternati3 terakhir.  b.

 b. Amputasi akibat Amputasi akibat trauma. erupakan trauma. erupakan amputasi yang amputasi yang ter/adi sebagai ter/adi sebagai akibat traumaakibat trauma dan

dan titidak dak dirdirencencanaanakan. kan. egegiatiatan an tim tim keskesehatehatan an adaadalah lah memmemperperbaibaiki ki kondkondisiisi lokasi amputasi serta memperbaiki kondisi umum klien.

lokasi amputasi serta memperbaiki kondisi umum klien. c.

c. AmputaAmputasi darusi darurat. egirat. egiatan ampuatan amputasi ditasi dilakukan slakukan secara darecara darurat oleurat oleh tim keseh tim kesehatan.hatan. 4iasanya merupakan tindakan yang memerlukan ker/a yang cepat seperti pada 4iasanya merupakan tindakan yang memerlukan ker/a yang cepat seperti pada trauma dengan patah tulang multiple dan kerusakan1kehilangan kulit yang luas. trauma dengan patah tulang multiple dan kerusakan1kehilangan kulit yang luas. 6enis amputasi yang dikenal adalah 

6enis amputasi yang dikenal adalah  a.

a. AmpAmputautasi terbusi terbuka. Ampka. Amputautasi terbusi terbuka ka dildilakukakukan pada an pada kondkondisi in3isi in3ekseksi i yanyang g berberatat dim

dimana ana pempemotootongangan n padpada a tultulang ang dan dan otootot t padpada a tintingkat yang gkat yang samsama. a. AmpAmputasutasii terbuka dilakukan pada luka yang kotor, seperti luka perang atau in3eksi berat terbuka dilakukan pada luka yang kotor, seperti luka perang atau in3eksi berat anta

antara ra lailain n gangangregrene, ne, dibdibuat uat saysayataatan n dikdikuliulit t secsecara ara sirsirkulkuler er sedsedangkangkan an otootott dipotong sedikit pro5imal dari sayatan kulit dan digerga/i sedikit pro5imal dari dipotong sedikit pro5imal dari sayatan kulit dan digerga/i sedikit pro5imal dari otot.

otot.  b.

 b. Amputasi Amputasi tertutup. tertutup. Amputasi Amputasi tertutup tertutup dilakukan dilakukan dalam dalam kondisi kondisi yang yang lebihlebih memungkinkan dimana dibuat skai3 kulit untuk menutup luka yang dibuat dengan memungkinkan dimana dibuat skai3 kulit untuk menutup luka yang dibuat dengan memotong kurang lebih < sentimeter dibaah potongan otot dan tulang. Setelah memotong kurang lebih < sentimeter dibaah potongan otot dan tulang. Setelah dilakukan tindakan pemotongan, maka kegiatan selan/utnya meliputi peraatan dilakukan tindakan pemotongan, maka kegiatan selan/utnya meliputi peraatan luk

luka a opeoperasrasi1mi1mencencegah egah terter/adi/adinya nya in3in3ekseksi, i, menmen/aga /aga kekukekuataatan n otootot1mt1menceencegahgah kontra

kontrakturktur, , mempermempertahankatahankan n intakintaks s /arin/aringan, gan, dan dan persipersiapan apan untuk untuk penggunpenggunaanaan  protese

 protese ( ( mungkin mungkin ). Amputasi ). Amputasi tertutup tertutup dibuat dibuat 3lap 3lap kulit yankulit yang g direncanakan direncanakan luasluas dan bentuknya secara teliti untuk memperoleh kulit penutup u/ung putung yang dan bentuknya secara teliti untuk memperoleh kulit penutup u/ung putung yang  baik dengan lokasi bekas pembedahan

 baik dengan lokasi bekas pembedahan

F.

F. TINGTINGKAKATTAN AN AMAMPUTPUTAASISI a.

a. stremitas atas. Amputasi pada ekstremitas atas dapat mengenai tangan kananstremitas atas. Amputasi pada ekstremitas atas dapat mengenai tangan kanan atau kiri. 7al ini berkaitan dengan aktiitas sehari'hari seperti makan, minum, atau kiri. 7al ini berkaitan dengan aktiitas sehari'hari seperti makan, minum, ma

mandindi, , berberpapakaikaian an dadan n aktaktiiititas as yayang ng lalaininnynya a yayang ng memelilibabatktkan an tatangnganan.. kstremitas atas, terdiri dari  telapak, pergelangan tangan, lengan baah, siku kstremitas atas, terdiri dari  telapak, pergelangan tangan, lengan baah, siku dan lengan atas.

(7)

b.

b. kstremitas baah. Amputasi pada ekstremitas ini dapat mengenai semua ataukstremitas baah. Amputasi pada ekstremitas ini dapat mengenai semua atau sebagian dari /ari'/ari kaki yang menimbulkan penurunan seminimal mungkin sebagian dari /ari'/ari kaki yang menimbulkan penurunan seminimal mungkin kemampu

kemampuannya. kstrannya. kstremitemitas baah terdiri dari as baah terdiri dari  /ari kaki dan  /ari kaki dan kaki, proksikaki, proksimalmal sen

sendi di perpergelgelangaangan n kakkaki, i, tuntungkai gkai babaah, ah, tuntungkai gkai atasatas, , sensendi di pangpanggulgul, , lutlutut,ut, hemipeiektomi. Adapun amputasi yang sering ter/adi pada ekstremitas ini dibagi hemipeiektomi. Adapun amputasi yang sering ter/adi pada ekstremitas ini dibagi men/adi dua letak amputasi yaitu 

men/adi dua letak amputasi yaitu  1)

1) Amputasi dibaah lutut (belo knee amputation).Ada 2 metode padaAmputasi dibaah lutut (belo knee amputation).Ada 2 metode pada amputasi /enis ini yaitu amputasi pada nonischemic limb dan inschemic amputasi /enis ini yaitu amputasi pada nonischemic limb dan inschemic limb.

limb. 2)

2) AmpAmputautasi si diadiatas tas lutlutut ut AmAmputputasi asi ini ini memmemeganegang g angangka ka penypenyembembuhanuhan tertinggi pada pasien dengan pen

tertinggi pada pasien dengan pen yakit askuler peri3er.yakit askuler peri3er. c.

c.  :ekrosis. Pada  :ekrosis. Pada keadaan keadaan nekrosis biasanya nekrosis biasanya dilakukan dilakukan dulu dulu terapi kterapi konserati3, bilaonserati3, bila tidak berhasil dilakukan reamputasi dengan leel yang lebih tinggi.

tidak berhasil dilakukan reamputasi dengan leel yang lebih tinggi. d.

d. ontontrakrakturtur. . onontratraktuktur r sensendi di dapdapat at dicdicegaegah h dengdengan an menmengatgatur ur letletak ak stustumpmp amputasi serta melakukan latihan sedini mungkin. +er/adinya kontraktur sendi amputasi serta melakukan latihan sedini mungkin. +er/adinya kontraktur sendi karena sendi terlalu lama diistirahatkan atau tidak di gerakkan.

karena sendi terlalu lama diistirahatkan atau tidak di gerakkan. e.

e.  :euroma.  :euroma. +e+er/adi r/adi pada pada u/ung'u/ung u/ung'u/ung sara3 sara3 yang yang dipotong dipotong terlalu terlalu rendah rendah sehinggasehingga melengket dengan kulit u/ung stump. 7al ini dapat dicegah dengan memotong melengket dengan kulit u/ung stump. 7al ini dapat dicegah dengan memotong sara3 lebih pro5imal dari stump sehingga tertanam di dalam

sara3 lebih pro5imal dari stump sehingga tertanam di dalam otot.otot. .

. Phantom sensation. Phantom sensation. 7ampir selalu ter/adi 7ampir selalu ter/adi dimana penderita merasakan masihdimana penderita merasakan masih utuhnya ekstremitas tersebut disertai rasa nyeri. 7al ini dapat diatasi dengan obat' utuhnya ekstremitas tersebut disertai rasa nyeri. 7al ini dapat diatasi dengan obat' obatan, stimulasi terhadap sara3 dan /uga dengan cara kombinasi.

obatan, stimulasi terhadap sara3 dan /uga dengan cara kombinasi.

G.

G. KOKOMPMPLILIKAKASISI

omplikasi amputasi meliputi perdarahan, in3eksi dan kerusakan kulit. Perdarahan omplikasi amputasi meliputi perdarahan, in3eksi dan kerusakan kulit. Perdarahan dapat ter/adi akibat pemotongan pembuluh darah besar dan dapat men/adi masi3. n3eksi dapat ter/adi akibat pemotongan pembuluh darah besar dan dapat men/adi masi3. n3eksi dapat ter/adi pada semua pembedahan dengan peredaran darah yang buruk atau adanya dapat ter/adi pada semua pembedahan dengan peredaran darah yang buruk atau adanya kontaminasi serta dapat ter/adi kerusakan kulit akibat penyembuhan luka yang buruk dan kontaminasi serta dapat ter/adi kerusakan kulit akibat penyembuhan luka yang buruk dan iritasi penggunaan protesis.

iritasi penggunaan protesis.

H.

H. PEMPEMERIKERIKSAASAAN DIAN DIAGNOGNOSTIK STIK 

(8)

S

Sccaan n ==++   eennggiiddeennttii33iikkaassi i lleessi i nneeooppllaassttiikk, , oosstteeoommiieelliittiiss,,  pembentukan hematoma

 pembentukan hematoma >

>   eennggiinnddiikkaassiikkaan n rreessppoonns s iinn33llaammaassii 

uullttuur r lluukkaa  e ennggiiddeennttii33iikkaassi ai addaannyya lua lukka 1 a 1 iinn33eekkssi dai dan orn orggaanniissmmee  penyebab.

 penyebab. 4

4iiooppssyy   eennggkkoonn33iirrmmaassiikkaan n ddiiaaggnnoossa a mmaassa a bbeenniiggnna a 1 1 mmaalliiggnnaa..

I.

I. PENPENAATTAALAKLAKSANSANAAN AAN AMPAMPUTUTAASISI +

+u/u/uauan n ututamama a pepembmbededahahan an adadalalah ah memencncapapai ai pepenynyemembubuhahan n luluka ka amampuputatasisi dan

dan menghamenghasilkasilkan sisa tungkai (puntung) yang tidak nyeri tekan dengan kulit yang sehat .n sisa tungkai (puntung) yang tidak nyeri tekan dengan kulit yang sehat .  pada

 pada lansia lansia mungkin mungkin mengalami mengalami kelembatan kelembatan penyembuhan penyembuhan luka luka karena karena nutrisi nutrisi yang yang buruk buruk  dan

dan mamasasalalah h kekesesehahatatan n lalaininnynya. a. PePercrcepaepatatan n pepenynyemembubuhan han dapdapat at didilalakukkukan an dedengangann  penanganan

 penanganan yang yang lembut lembut terhadap terhadap sisa sisa tungkai, tungkai, pengontrolan pengontrolan edema edema sisa sisa tungkai tungkai dengandengan  balutan

 balutan kompres lunak kompres lunak (rigid) dan (rigid) dan menggunakan menggunakan teknik aseptik teknik aseptik dalam peraatan dalam peraatan luka luka untuk untuk  menghindari in3eksi.

menghindari in3eksi. a.

a. 4a4alulutatan rn rigigid id tetertrtututupup

4alutan rigid adalah balutan yang menggunakan plaster o3 paris yang dipasang aktu 4alutan rigid adalah balutan yang menggunakan plaster o3 paris yang dipasang aktu dik

dikamaamar r operoperasiasi. . Pada Pada akaktu tu memmemasaasang ng balbalutautan n ini ini harharus us dirdirencaencanakanakan n apaapakahkah  penderita

 penderita harus harus imobilisasi atau imobilisasi atau tidak tidak dan dan pemasangan pemasangan dilengkapi dilengkapi tempat tempat memasangmemasang ekstensi prosthesis sementara (pylon) dan kaki buatan. 4alutan ini sering digunakan ekstensi prosthesis sementara (pylon) dan kaki buatan. 4alutan ini sering digunakan un

untutuk k memendndapapatatkakan n kokompmpreresi si yayang ng memeraratata, , memenynyanangggga a /a/ariringngan an lulunanak k dadann mengontrol nyeri dan mencegah kontraktur. aoskaki steril dipasang pada sisi steril mengontrol nyeri dan mencegah kontraktur. aoskaki steril dipasang pada sisi steril dan bantalan dipasang pada daerah peka tekanan. Sisa tungkai (punting) kemudian dan bantalan dipasang pada daerah peka tekanan. Sisa tungkai (punting) kemudian dibalut dengan gips elastic yang ketika mengeras akan memberikan tekanan yang dibalut dengan gips elastic yang ketika mengeras akan memberikan tekanan yang merata. 7ati'hati /angan sampai men/erat pembuluh darah. *ips diganti sekitar #0'#9 merata. 7ati'hati /angan sampai men/erat pembuluh darah. *ips diganti sekitar #0'#9 hari. 4ila ter/adi peningkatan suhu tubuh, nyeri berat atau gips mulai longgar harus hari. 4ila ter/adi peningkatan suhu tubuh, nyeri berat atau gips mulai longgar harus segara diganti.

segara diganti.  b.

 b. 4alutan lunak 4alutan lunak  4alut

4alutan an lunak dengan lunak dengan atau tanpa atau tanpa komprekompresi dapat si dapat digunakdigunakan an bila diperlukabila diperlukan n inspekinspeksisi  berkala

 berkala sisa sisa tungkai tungkai (puntung) (puntung) sesuai sesuai kebutuhan. kebutuhan. 4idai 4idai imobilisasi imobilisasi dapat dapat dibalutkandibalutkan  pada

 pada balutan. balutan. 7ematoma 7ematoma puntung puntung dikontrol dikontrol dengan dengan alat alat drainase drainase luka luka untuk untuk  meminimalkan in3eksi.

meminimalkan in3eksi. c.

(9)

Amputasi

Amputasi bertahap dilakukan bila ada gangren atau in3eksi. bertahap dilakukan bila ada gangren atau in3eksi. Pertama'tama dilakukanPertama'tama dilakukan amputasi guillotine untuk mengangkat semua /aringan nekrosis dan sepsis. >uka amputasi guillotine untuk mengangkat semua /aringan nekrosis dan sepsis. >uka did

didebrebrideidemen men dan dan dibdibiariarkan kan menmengergeringing. . 6ik6ika a daladalam m bebebeberaprapa a harhari i in3in3ekseksi i teltelahah terko

terkontrol dank ntrol dank lien telah lien telah stabistabil, l, dilakdilakukan ukan amputaamputasi si de3inde3initi3iti3e e dengan penutupandengan penutupan kulit.

kulit. d

d.. PPrrootteessiiss ad

adang ang dibdiberierikan kan pada pada harhari i perpertamtama a paspasca ca bedbedah ah sehsehingingga ga latlatihaihan n segsegera era dapadapatt dimul

dimulai. ai. euntueuntungan ngan menggumenggunakan nakan proteprotesis sis sementsementara ara adalaadalah h membimembiasakan klienasakan klien men

mengguggunakanakan n proprotestesis is sedsedini ini munmungkigkin. n. adadang ang proprotestesis is dardarurat urat barbaru u dibdiberierikankan setelah satu minggu luka sembuh. Pada amputasi, untuk penyakit pembuluh darah setelah satu minggu luka sembuh. Pada amputasi, untuk penyakit pembuluh darah  proteis sementara diberikan

 proteis sementara diberikan setelah 9 setelah 9 minggu. Protesis ini minggu. Protesis ini bertu/uan untuk bertu/uan untuk menggantimengganti  bagian

 bagian ekstremitas ekstremitas yang yang hilang. hilang. Artinya de3ek Artinya de3ek system system musculoskeletal musculoskeletal harus harus diatasi,diatasi, temasuk de3ek 3aal. Pada ekstremitas baah, tu/uan protesis ini sebagian besar dapat temasuk de3ek 3aal. Pada ekstremitas baah, tu/uan protesis ini sebagian besar dapat dicapai. Sebaliknya untuk ekstremitas atas tu/uan itu sulit dicapai, bahkan dengan dicapai. Sebaliknya untuk ekstremitas atas tu/uan itu sulit dicapai, bahkan dengan tangan miolektrik canggih yang beker/a atas sinyal miolektrik dari otot biseps dan tangan miolektrik canggih yang beker/a atas sinyal miolektrik dari otot biseps dan triseps.

(10)

ASUHAN KEPERA!ATAN ASUHAN KEPERA!ATAN I.

I. PENGKAJIANPENGKAJIAN a.

a. Pe"#$%&$'a" Da(aPe"#$%&$'a" Da(a #.

#. dentitas liendentitas lien

eliputi  :ama, umur, /enis kelamin, agama, pendidikan,

eliputi  :ama, umur, /enis kelamin, agama, pendidikan, peker/aan, diagnosa medis, no peker/aan, diagnosa medis, no register register  dan tanggal ?S.

dan tanggal ?S. 2.

2. eluhan &tamaeluhan &tama

4iasanya p5 mengeluh sakit (nyeri) pada daerah luka post op apabila digerakkan. 4iasanya p5 mengeluh sakit (nyeri) pada daerah luka post op apabila digerakkan. ".

". ?iayat Penyakit ahulu.?iayat Penyakit ahulu.

Pada klien 3raktur pernah mengalami ke/adian patah tulang apa pernah mengalami tindakan Pada klien 3raktur pernah mengalami ke/adian patah tulang apa pernah mengalami tindakan operasi apa tidak.

operasi apa tidak. 9.

9. ?iayat Penyakit Sekarang.?iayat Penyakit Sekarang.

Pada umumnya penderita mengeluh nyeri pada daerah luka operasi. Pada umumnya penderita mengeluh nyeri pada daerah luka operasi. <.

<. ?iayat Penyakit eluarga.?iayat Penyakit eluarga. idalam anggota keluara tidak 1 ad

idalam anggota keluara tidak 1 ada yang pernah mengalami pena yang pernah mengalami penyakit 3raktur 1 penyakit menular.yakit 3raktur 1 penyakit menular. b.

b. P'a * P'a F$"#+,P'a * P'a F$"#+, #.

#. Aktiitas1stirahatAktiitas1stirahat *e/ala

*e/ala   keterbatasan keterbatasan actual actual atau atau antisipasi antisipasi yang yang dimungkinkan dimungkinkan oleh oleh kondisi1amputasikondisi1amputasi 2.

2. ntegritas egontegritas ego +a

+anda  ansietas, ketakutan, peka, nda  ansietas, ketakutan, peka, marah, ketakutan, menarik diri, keceriaan berdamarah, ketakutan, menarik diri, keceriaan berdayaya

*e/ala  masalah tentang antisipasi perubahan pola hidup, situasi 3inancial, reaksi orang lain *e/ala  masalah tentang antisipasi perubahan pola hidup, situasi 3inancial, reaksi orang lain  perasaan putus asa, tidak berdaya.

 perasaan putus asa, tidak berdaya. ".

". SeksualitasSeksualitas *e/ala

*e/ala  masalah  masalah tentang tentang keintiman keintiman hubunganhubungan 9.

9. nteraksi socialnteraksi social *e/ala

*e/ala   masalah masalah hubungan hubungan dengan dengan penyakit penyakit atau atau kondisi.kondisi. ..

(11)

A.

A. Pe"Pe"#a#a,a" R,,a" R,/a0a/a0a( Ke+( Ke+ea(ea(a".a". Per

Peraaaat t memmem3ok3okuskuskan an padpada a ririayaayat t penypenyakit akit terterdahdahulu ulu yang yang munmungkigkin n dapadapatt mempengaruhi resiko pembedahan seperti adanya penyakit diabetes mellitus, penyakit mempengaruhi resiko pembedahan seperti adanya penyakit diabetes mellitus, penyakit  /antung,

 /antung, penyakit penyakit gin/al gin/al dan dan penyakit penyakit paru. paru. Peraat Peraat /uga /uga mengka/i mengka/i riayat riayat penggunaanpenggunaan rokok dan obat'obatan.

rokok dan obat'obatan.

B.

B. PePe"#"#aa,,a" F,a" F,+,+,  

Pengka/ian 3isik dilaksanakan untuk menin/au secara umum kondisi tubuh klien Pengka/ian 3isik dilaksanakan untuk menin/au secara umum kondisi tubuh klien sec

secara ara utuutuh h untuntuk uk keskesiapiapan an dildilaksaksanaanakannkannya ya tintindakadakan n operoperasi asi manmanakalakala a titindakndakanan amp

amputautasi si mermerupaupakan kan tintindakadakan n terterencaencana1na1selselektekti3, i3, dan dan untuntuk uk memmemperspersiapiapkan kan konkondisdisii tubuh sebaik mungkin manakala merupakan trauma1 tindakan darurat.

tubuh sebaik mungkin manakala merupakan trauma1 tindakan darurat.

ondisi 3is

ondisi 3isik yang harus ik yang harus dika/i meliputi dika/i meliputi  S

SSS++  ++&&44&&77 **AA++AA:: ntegumen 

ntegumen 

ulit secara umum. ulit secara umum. >okasi amputasi >okasi amputasi

en

engka/gka/i i kondkondisi isi umuumum m kulkulit it untuntuk uk menmenin/in/au au titingkangkatt hidrasi.

hidrasi.

>okasi amputasi mungkin mengalami keradangan akut >okasi amputasi mungkin mengalami keradangan akut atau kondisi semakin buruk, perdarahan atau kerusakan atau kondisi semakin buruk, perdarahan atau kerusakan  progesi3.

 progesi3. a/i a/i kondisi kondisi /aringan /aringan diatas diatas lokasi lokasi amputasiamputasi ter

terhadahadap p terter/adi/adinya nya stastasisis s ena ena ataatau u ganggangguan guan enuenuss return. return. Sistem =ardioaskuler  Sistem =ardioaskuler  =ardiac resere =ardiac resere Pembuluh darah Pembuluh darah

engka/i tingkat aktiitas harian yang dapat dilakukan engka/i tingkat aktiitas harian yang dapat dilakukan  pada

 pada klien klien sebelum sebelum operasi operasi sebagai sebagai salah salah satu satu indikator indikator  3ungsi /antung.

3ungsi /antung.

engka/i kemungkinan atherosklerosis melalui penilaian engka/i kemungkinan atherosklerosis melalui penilaian terhadap elastisitas pembuluh darah.

terhadap elastisitas pembuluh darah. Sistem

Sistem ?espi?espirasi rasi engka/engka/i i kemampkemampuan uan suplasuplai i oksigoksigen en dengan dengan menilmenilaiai adanya sianosis, riayat gangguan na3as.

adanya sianosis, riayat gangguan na3as. S

Siisstteem m &&rriinnaarrii eennggkkaa//i i //uummllaah h uurriinne e 229 9 //aamm..

enka/i adanya perubahan arna, 46 urine. enka/i adanya perubahan arna, 46 urine. =a

=airiran an dadan n elelekektrtrololiitt engengkaka/i /i ttiningkgkat at hihidrdrasasii..

emonitor intake dan output cairan. emonitor intake dan output cairan. Si

Sissttem em ::eeururoollooggiiss eennggkka/a/i i ttiinnggkakat t kekessaadadarraan n kklliieenn..

engka/i sistem persyara3an, khususnya sistem motorik  engka/i sistem persyara3an, khususnya sistem motorik 

(12)

dan sensorik daerah yang akan diamputasi. dan sensorik daerah yang akan diamputasi. Sis

Sistem tem ukukulouloskeskeletletalal enengka/gka/i i kemkemampampuan uan otootot t konkontratralatlateraeral.l.

C.

C. Pe"Pe"#a#a,a" P+,,a" P+,'#,'#,+ S+,a'+ S+,a' S&,3,($ S&,3,($a'a' is

isampamping ing pengpengka/ka/ian ian secsecara ara 3is3isik ik perperaat aat melmelakukakukan an pengpengka/ka/ian ian pada pada kondkondisiisi  psikologis

 psikologis ( ( respon respon emosi emosi ) ) klien klien yaitu yaitu adanya adanya kemungkinan kemungkinan ter/adi ter/adi kecemasan kecemasan pada pada klienklien mel

melalualui i penpenilailaian ian kliklien en terterhadahadap p ampamputasutasi i yanyang g akaakan n dildilakukakukan, an, penpenerierimaamaan n kliklien en padpadaa amputasi dan dampak amputasi terhadap gaya hidup. a/i /uga tingkat kecemasan akibat amputasi dan dampak amputasi terhadap gaya hidup. a/i /uga tingkat kecemasan akibat operasi itu sendiri. isamping itu /uga dilakukan pengka/ian yang mengarah pada antisipasi operasi itu sendiri. isamping itu /uga dilakukan pengka/ian yang mengarah pada antisipasi terhadap nyeri yang mungkin timbul.

terhadap nyeri yang mungkin timbul. Per

Peraaaat t melmelakuakukan kan pengpengka/ka/ian ian pada pada gamgambarbaran an dirdiri i kliklien en dengdengan an memmemperperhathatikaikann tingkat persepsi klien terhadap dirinya, menilai gambaran ideal diri klien dengan menin/au tingkat persepsi klien terhadap dirinya, menilai gambaran ideal diri klien dengan menin/au  persepsi

 persepsi klien klien terhadap terhadap perilaku perilaku yang yang telah telah dilaksanakan dilaksanakan dan dan dibandingkan dibandingkan dengan dengan standar standar  yang dibuat oleh klien sendiri, pandangan klien terhadap rendah diri antisipasi3, gangguan yang dibuat oleh klien sendiri, pandangan klien terhadap rendah diri antisipasi3, gangguan  penampilan peran dan gangguan identitas.

 penampilan peran dan gangguan identitas. Ada

Adanya nya gangangguagguan n konkonsep sep dirdiri i antantisiisipaspasi3 i3 harharus us dipdiperherhatiatikan kan secsecara ara sekseksamsama a dandan  bersama'sama

 bersama'sama dengan dengan klien klien melakukan melakukan pemilihan pemilihan tu/uan tu/uan tindakan tindakan dan dan pemilihan pemilihan kopingkoping konstrukti3.

konstrukti3.

Adanya masalah kesehatan yang timbul secara umum seperti ter/adinya gangguan Adanya masalah kesehatan yang timbul secara umum seperti ter/adinya gangguan 3ungsi /antung dan sebagainya perlu didiskusikan dengan klien setelah klien benar'benar siap 3ungsi /antung dan sebagainya perlu didiskusikan dengan klien setelah klien benar'benar siap untuk men/alani operasi amputasi itu sendiri. esadaran yang penuh pada diri klien untuk  untuk men/alani operasi amputasi itu sendiri. esadaran yang penuh pada diri klien untuk   berusaha berbuat

 berusaha berbuat yang terbaik byang terbaik bagi kesehatan agi kesehatan dirinya, sehingga memungkinkan dirinya, sehingga memungkinkan bagi peraatbagi peraat untuk melakukan tindakan interensi dalam mengatasi masalah umum pada saat pre operati3. untuk melakukan tindakan interensi dalam mengatasi masalah umum pada saat pre operati3.

D.

D. D,D,a#"a#"+a Ke+a Ke&e&e3a3a/a(/a(a"a"

• P3e O&e3a+,P3e O&e3a+,

a.

a. :yeri :yeri (akut) (akut) berhububerhubungan dengngan dengan cederan cedera 3isia 3isik1/ark1/aringan daingan dan traumn trauma saraa sara3.3.  b.

 b. *angguan mobilitas *angguan mobilitas 3isik berhubungan 3isik berhubungan dengan dengan penurunan 3ungsi penurunan 3ungsi otot dan otot dan pergerakanpergerakan akibat gangren.

akibat gangren. c.

(13)

d.

d. 4e4erdrduka uka yayang antng antisisipipasasi i (a(antnticicipaipateted d grgrieie3i3ing) ng) beberhrhububungungan an dedengangan n kekehihilalangangann akibat amputasi.

akibat amputasi.

• P+( O&e3a+,P+( O&e3a+,

a.

a. *an*angguagguan rasa nyamn rasa nyaman  an  :ye:yeri berhuri berhubungbungan dengaan dengan insisn insisi bedah sekui bedah sekunder tender terharhadapdap amputasi.

amputasi.  b.

 b. ?esiko ?esiko tinggi tinggi perubahan perubahan per3usi per3usi /aringan /aringan peri3er peri3er berhubungan berhubungan dengan dengan penurunanpenurunan aliran darah arteri1 ena

aliran darah arteri1 ena c.

c. PerubaPerubahan nutrhan nutrisi kisi kurang daurang dari keburi kebutuhan ttuhan tubuh b.d pubuh b.d penurunenurunan na3su an na3su makan1makan1anorekanoreksia.sia. d.

d. ?esik?esiko kerusao kerusakan ntekan ntegritagritas kulit bs kulit b.d adanya de.d adanya dekubitukubitus akibat ts akibat tirah barirah baring laming lama.a. e.

e. ererusausakan mobilkan mobilitaitas s 3is3isik berhuik berhubunbungan dengagan dengan n kelkelemaemahan otot akibahan otot akibat t tirtirah ah barbaringing lama post amputasi.

lama post amputasi. 3.

3. ururang peraang peraatatan diri  makan, manan diri  makan, mandi, berpdi, berpakaiakaian, berdan, berdandaandan berhubn berhubungaungan n dendengangan kehilangan bagian tubuh

kehilangan bagian tubuh g.

g. *anggua*angguan citrn citra tubuh ba tubuh berhubunerhubungan dengagan dengan hilann hilangnya salgnya salah satu aah satu anggota nggota badan akibadan akibatbat amputasi.

amputasi.

E.

E. I"(I"(e34e34e"e"+, Ke&+, Ke&e3ae3a/a(/a(a"a"

• P3e O&e3a+,P3e O&e3a+,

 :o  :o

..

A

Annaalliissa a aattaa iiaaggnnoossa a kkeeppeerraaaattaann ::88== ::==

#. s #. s

Pasien mengatakan Pasien mengatakan ny

nyereri i papada da dadaererahah luka.

luka. o o '

' @a@a/ah /ah meringimeringiss ' ' :adi :adi #2051mnt#2051mnt ' ' ?? ?? 2<51mnt2<51mnt + #01$0mm7g + #01$0mm7g  :yeri

 :yeri (akut)(akut)  berhubungan

 berhubungan dengandengan cede

cedera ra 3i3isiksik1/a1/arinringangan dan trauma sara3. dan trauma sara3.

Se

Settelelaah h didillaakkuukakann as

asuhuhan an kekepeperaraatatanan sseellaamma a ""55229 9 //aamm  pasien

 pasien dapatdapat me

mentntololereranansi si nynyererii dan

dan nyenyeri ri berberkurkurang.ang. engan kriteria hasil engan kriteria hasil 'P5. +ampak rileks 'P5. +ampak rileks  :adi B0'#0051mnt  :adi B0'#0051mnt ??#B'2951mnt ??#B'2951mnt +#201%0mm7g +#201%0mm7g Skala nyeri berkurang Skala nyeri berkurang 0'2.

0'2.

andiri andiri #

#. . ==aattaat t llookkaassii,, 33rreekkeennssi i ddaann intensitas nyeri (skala intensitas nyeri (skala 0

0''##00)). . AAmmaattii  perubahan

 perubahan ka

kararaktktererisistitik k nynyereri,i, mi

misasalnlnya ya kekebabas s dadann kesemutan.

kesemutan. 2.

2. ++iingnggigikakan n babagigianan y

yanang g ssaakkiit t ddeengngaann me

menininggnggikikan an tetempmpatat ttiidduur r aattaau u bbaannttaall g

guulliinng g sseebbaaggaaii  penyangga.

(14)

". +ingkatkan ". +ingkatkan

k

keenynyamamaananan n kklliieenn (rubah posisi sesering (rubah posisi sesering m

mununggkkiinn, , ddaan n bbererii  pi/atan

 pi/atan punggung).punggung). o

ototong ng pepenggnggununaaaann ttekeknniik k mmaanana//eemmeenn st

streres s (n(napapas as dadalalam,m, isualisasi).

isualisasi). 9.

9. 4e4eririkakan n pipi/a/atatann lleemmbbuut t ppaadda a ssiissaa ttununggkkaai i ((ppuunnttunungg)) se

sesusuai ai totoleleraransnsi i bibilala  balutan telah dilepas.  balutan telah dilepas. <.

<. ololaboraborasi asi daldalamam  pemberian analgetik   pemberian analgetik 

2

2.. aatta a SSuubb//eettii33 '

' papasisien en seseriringng menanyakan

menanyakan te

tentntanang g prprososededur ur  tindakan yang akan tindakan yang akan dilakukan. dilakukan. ata 8b/ekti3 ata 8b/ekti3 ' ' nadi nadi #2051mnt#2051mnt ' ' ?? ?? 2<51mnt2<51mnt ' + ' + #01$0mm7g #01$0mm7g '

' +ampak +ampak bingunbingungg

ecemasan ecemasan  berhubungan

 berhubungan dengandengan ku

kurarang ng pepengngetetahuahuanan tteennttaanng g kkeeggiiaattaann  perioperati3.

 perioperati3.

Se

Settelelaah h didillaakkuukakann tindak

tindakan an keperakeperaatanatan se

selalama ma " " /a/am m papasisienen ma

mammpu pu memengngonontrtrolol ti

tingngkakat t anansisietetasasnynyaa sseerrtta a mmaammppuu mengkomunikasikan mengkomunikasikan  perasaan

 perasaan negati3nyanegati3nya dengan tepat. engan dengan tepat. engan 7 7  :adi B0'#0051mnt  :adi B0'#0051mnt ??#B'2951mnt ??#B'2951mnt +#201%0mm7g +#201%0mm7g Pasien tampak rileks Pasien tampak rileks

#.

#. emberikan emberikan bantuanbantuan sseeccaarra a 33iissiik k ddaann  psikologis,  psikologis, memberikan memberikan dukungan moral. dukungan moral. 2. enerangkan 2. enerangkan  prosedur

 prosedur operasioperasi d

deennggaan n sseebbaaiikk''  baiknya.

 baiknya. ".

". eengngatatur ur aktaktuu khu

khususus s dedengangan n klklieienn u

unnttuuk k bbeerrddiisskkuussii ttenenttanang g kekececemmasasanan klien.

(15)

9.

9. 4ina 4ina hubungan salihubungan salingng  percaya dengan

 percaya dengan pasienpasien dan keluarga pasien. dan keluarga pasien. <.

<. olaborasi olaborasi beri beri obatobat u

untntuuk k mmenengguurraannggii aannssiieettaas s sseessuuaaii kebutuhan

kebutuhan "

".. ss  '' o

o  aa/a/ah h papasisienen tampak murung. tampak murung. Pas

Pasien ien tidtidak ak inginginin melihat tubuh yang melihat tubuh yang telah di amputasi. telah di amputasi. 4erduka 4erduka yang antisipasi yang antisipasi (anti

(anticipatcipated ed grie3igrie3ing)ng)  berhubungan

 berhubungan dengandengan k

keehhiillananggaan n aakkiibabatt amputasi.

amputasi.

Se

Settelelaah h didillaakkuukakann as

asuhuhan an kekepeperaraatatanan selama #529 /am klien selama #529 /am klien mampu

mampu

mendemontrasikan mendemontrasikan k

keessaaddaarraan n aakkaann dam

dampak pak pempembedbedahanahan  pada

 pada citra citra diri diri dengandengan 7

7 Pas

Pasien ien menymenyadaradaridaidann m

meenenerriimma a kkoonnddiissii ttuubbuuhnhnyya a ssaaaat t iinini,,  pasien tampak tenang.  pasien tampak tenang.

#.

#. An/urkan An/urkan klien untuk klien untuk  mengekspresikan

mengekspresikan  perasaan

 perasaan tentangtentang dam

dampak pak pempembedbedahanahan  pada gaya hidup.

 pada gaya hidup. 2.

2. 4er4erikaikan n in3in3ormormasiasi y

yaanng g aaddeekkuuaat t ddaann rasional tentang alasan rasional tentang alasan  pemilihan

 pemilihan tindakantindakan  pemilihan amputasi.  pemilihan amputasi. ".

". 4eri 4eri in3ormasi in3ormasi bahabaha amp

amputautasi si mermerupaupakankan ttiinnddaakkaan n uunnttuuk  k   mem

memperperbaibaiki ki kondkondisiisi kli

klien en dan dan mermerupaupakankan la

langngkakah h aaal al ununtutuk k  menghindari

menghindari ketid

ketidakmampakmampuan uan atauatau ko

kondndiisi si yyanang g lelebibihh  parah.

 parah. 9.

9. -a-asisililitatasi si ununtutuk k   bertemu

 bertemu dengan dengan orangorang dengan amputasi yang dengan amputasi yang te

(16)

 penerimaan

 penerimaan terhadapterhadap situasi amputasi. situasi amputasi. • • P+( O&e3a+,P+( O&e3a+,  :o  :o .. A

Annaalliissa a aattaa iiaaggnnoossa a kkeeppeerraaaattaann ::88== ::==

#

#.. ss  PPaassiieenn me

mengngatatakakan an nynyererii  pada

 pada bagian bagian tubuhtubuh yang diamputasi. yang diamputasi. o

o '

' @a@a/ah /ah meringismeringis ' ' nadi nadi #2051mnt#2051mnt ' ' ?? ?? 2<51mnt2<51mnt ' ' + + #01$0mm7g#01$0mm7g *

*aanngggguuaan n rraassaa nyaman :yeri nyaman :yeri  berhubungan

 berhubungan dengandengan insi

insisi si bedah bedah sekundsekunder er  terhadap amputasi. terhadap amputasi. Setelah Setelah dilakukanasuhan dilakukanasuhan ke

keperperaaatatan an seselalamama "529 /am pasien dapat "529 /am pasien dapat me

mentntololereranansi si nynyererii dan

dan nyenyeri ri berberkurkurangang.. engan kriteria hasil engan kriteria hasil 'P5. +ampak rileks 'P5. +ampak rileks  :adi B0'#0051mnt  :adi B0'#0051mnt ??#B'2951mnt ??#B'2951mnt +#201%0mm7g +#201%0mm7g Skala nyeri berkurang Skala nyeri berkurang 0'2.

0'2.

#.

#. alaluauasi si nynyereri i   berasal

 berasal dari dari sensasisensasi  panthom

 panthom limb limb atauatau dar

dari i lukluka a insinsisiisi. . 4il4ilaa ter/adi nyeri panthom ter/adi nyeri panthom limb

limb 2

2. . AA//aarrkakan n kklliieenn mem

memberiberikan kan tektekanananan lleemmbbuut t ddeennggaann menempatkan

menempatkan  puntung

 puntung pada pada handuk handuk  dan

dan memenanaririk k hanhanduduk k  dengan berlahan.

dengan berlahan. ".

". AA/a/arrkakan n ttekekninik k  di

disstrtrakaksi si rerelalaksksasasii untuk

untuk menangmenanggulangigulangi nyeri.

nyeri. 9.

9. 4eri 4eri analgesicanalgesic  ( kolaborati3 )  ( kolaborati3 ) 2 2.. ss  '' o o +erdapat

+erdapat sianosissianosis Suhu

Suhu kstremitaskstremitas dingin

dingin

  enyut

  enyut

 proksimal

 proksimal dandan ?

?eessiikko o ttiinnggggii  perubahan

 perubahan per3usiper3usi  /aringan

 /aringan peri3er peri3er   berhubungan

 berhubungan dengandengan  penurunan

 penurunan aliranaliran darah arteri1 ena darah arteri1 ena

S

Seetteellaah h didillaakukukakann as

asuhuhan an kepkepereraaaatatann sseellaamma a ##55229 9 //aamm men

menun/un/ukkaukkan n perper3us3usii  /aringan

 /aringan yang yang baik baik  dengan kriteria hasil dengan kriteria hasil

Sianosis Sianosis (')(')

#.

#. PantPantau au tantanda da itital,al,  palpasi

 palpasi nadi nadi peri3er,peri3er,  perhatikan

 perhatikan kekuatankekuatan dan kesamaan.

dan kesamaan. 2.

2. >akukan >akukan pengka/ianpengka/ian neuroascular 

neuroascular   periodic

(17)

 peri3er distal lemah  peri3er distal lemah

:

: <051mnt<051mnt @a

@arna rna kulit kulit pucatpucat

Suhu

Suhu eksterekstermitasmitas hangat

hangat enyut

enyut proksiproksimalmal dan peri3er distal kuat dan peri3er distal kuat

: : B0'#0051mntB0'#0051mnt @ @aarrnna a kkuulliitt normal. normal.

sensasi, gerakan, nadi, sensasi, gerakan, nadi, arna kulit dan suhu. arna kulit dan suhu. ". nspeksi ". nspeksi

 balutan1drainase,  balutan1drainase,  perhatikan

 perhatikan /umlah /umlah dandan karakteristik balutan. karakteristik balutan. 9.

9. 4e4eririkakan n tetekakanannan la

langngsusung ng papada da ssisisii  perdarahan,

 perdarahan, bilabila te

terr/a/adi di peperdrdararahahanan segera hubungi dokter. segera hubungi dokter. <.

<. aalualuasi si tuntungkaigkai  baah

 baah yang yang tidak tidak  dioper

dioperasi asi dari dari adanyaadanya in3lamasi

in3lamasi B. olaborasi B. olaborasi

4

4eerriikkaan n ccaaiirraann !1darah sesuai order  !1darah sesuai order  *

*uunanakkaan n kkaaoosskkaakkii ant

antieiembmbololititik ik untuntuk uk  k

kaakki i yyaanng g ttiiddaak  k   dioperasi.

dioperasi. Pan

Pantatau u pepememeririksksaaaann laboratorium  laboratorium    7b17t   7b17t   Pt1AP++.   Pt1AP++. " ".. ss  ppaassiieenn men

mengatgatakan akan adanadanyaya sensasi rasa pahit di sensasi rasa pahit di lidahnya

lidahnya

P

Peerruubbaahhan an nunuttrriissii kurang dari kebutuhan kurang dari kebutuhan tu

tububuh h b.b.d d pepenurnurunaunann na3su

na3su

S

Seetteellaah h didillaakukukakann as

asuhuhan an kepkepereraaaatatann sseellaamma a ""55229 9 //aamm k

keebbututuuhhan an nnuuttrriissii #.

#. 4er4erikaikan n in3in3ormormasiasi te

tentntanang g kekebubuttuhuhanan nutrisi dan bagaimana nutrisi dan bagaimana cara memenuhinya cara memenuhinya

(18)

o o

''aaddaannyya a ssiissaa ma

makakananan n di di pipiriringng  pasien

 pasien

''44iissiinng g uussuuss hiperakti3 

hiperakti3 

''kokon/n/unungtgtiia a dadann mukosa pucat

mukosa pucat 

eennoollaak k uunnttuuk  k   makan

makan

m

maakkaann11aannoorreekkssiiaa.. ppaassiieen n tteerrppeennuuhhii dengan kriteria hasil dengan kriteria hasil 'rasa pahit di lidah(') 'rasa pahit di lidah(') 'sisa makanan (') 'sisa makanan (') '4ising &sus (') '4ising &sus (')

''oonn//uunnggttiia a ddaann m

muukkoossa a bbeerraarrnnaa merahmuda

merahmuda 'annoreksia(') 'annoreksia(')

2.

2. 4e4eririkakan n asasupupanan maka

makanan nan daldalam am porporsisi sedikit tapi sering sedikit tapi sering ".

". 4eri 4eri asupan asupan makananmakanan ti

tingnggi gi kakalolori ri titingnggigi  protein

 protein 9.

9. ololaboaborasrasi dengani dengan aahhlli i ggiiCCi i ddaallaamm menentukan

menentukan k

kebebuuttuhuhaan n nnututrriissii  pasien

 pasien untuk untuk  memenu

memenuhi hi kebutukebutuhanhan nutrisi pasien.

nutrisi pasien.

DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA

• ngram, 4arbara ( #$$$ ), ?encana Asuhan eperaatan edikal – 4edah, edisingram, 4arbara ( #$$$ ), ?encana Asuhan eperaatan edikal – 4edah, edisi

ndonesia,

ndonesia, *= *= 6akarta.6akarta.

• @i@ilkinslkinson, 6udith.. 200B.on, 6udith.. 200B.  Buku  Buku saku saku Diagnosis Diagnosis Keperawatan Keperawatan Dengan Dengan IntervensiIntervensi

 NIC dan Kriteria Hasil NOC.

 NIC dan Kriteria Hasil NOC. disi . *= 6akartadisi . *= 6akarta

Referensi

Dokumen terkait

11 Ilmu Pengetahuan Alam yang dimaksud peneliti disini adalah materi sistem peredaran darah (Sistem peredaran darah kecil dan sistem peredaran darah besar) pada

penyakit yang tidak diduga, nyeri, kurang tidur/ istirahat ditandai denganc. ansietas, putus asa, tegangan emosi, harga

Tujuan pada pembedahan kanker paru sama seperti penyakit paru lain, untuk mengankat semua jaringan yang sakit sementara mempertahankan sebanyak mungkin fungsi paru –paru yang

Pecahnya pembuluh darah (mikroaneurisma) terutama karena hipertensi mengakibatkan darah masuk ke dalam jaringan otak, membentuk massa yang menekan

Selain itu, dalam proses pembedahan juga akan dilakukan tindakan insisi pada dinding abdomen sehingga menyebabkan terputusnya inkontinuitas jaringan, pembuluh darah,

teradinya perdarahan internal. 8nsefalopati dengue dapat teradi pada D&#34;D dengan maupun tanpa syok,$enderung teradi 8nsefalopati dengue dapat teradi pada D&#34;D dengan

Ahli bedah atau anesthesiologist mereview catatan klien dengan perawat PACU dan menjelaskan type dan luasnya pembedahan, type anesthesia, kondisi patologis, darah, cai ran intra

@n%ertilita ekunder yaitu ika itri /ernah hail, akan teta/i keudian tidak teradi kehailan lai alau/un 3erenaa dan dihada/kan ke/ada